Anda di halaman 1dari 28

LAPORAN KASUS

ULKUS MOLE
PEMBIMBING:
DR. CHADIDJAH RIFAI, SP.KK
PENYUSUN:
MUTIARA PUTRI CAMELIA
KEPANITERAAN KLINIK ILMU PENYAKIT KULIT DAN
KELAMIN
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIV. MUHAMMADIYAH
JAKARTA
RUMAH SAKIT ISLAM JAKARTA CEMPAKA PUTIH
PERIODE 5 FEBRUARI– 10 MARET 2018
LAPORAN KASUS

 IDENTITAS PASIEN
 Nama : Tn. G
 Umur : 57 tahun
 Jenis Kelamin : Laki-laki
 Alamat : Jl.Pintu Air IV
 Agama : Protestan
 No. RM : 00678**
 Tgl pemeriksaan :15 februari 2018
Anamnesis

Luka pada ujung


Autoanamnesis Keluhan Utama kemaluan sejak 1
minggu SMRS
Riwayat perjalanan penyakit

 Pasien datang ke RSIJ Cempaka Putih dengan keluhan luka


pada ujung kemaluan sejak 1 minggu SMRS. Keluhan ini
dirasakan sejak pasien sering memakai kondom untuk
menampung air seninya . Pasien memakai kondom
tersebut karena pasien tidak dapat bangun dari tempat
tidur menuju kamar mandi. Setelah beberapa kali memakai
kondom pasien merasakan terdapat luka pada ujung
kemaluan pasien. Luka tersebut terasa perih dan nyeri.
Selain itu pasien juga merasa terdapat cairan berwarna
kuning keluar dari luka pada penis tersebut. Pasien juga
merasa buah zakar nya bertambah besar. Pasien juga
merasa lemas, tidak nafsu makan dan telah terjadi
penurunan berat badan pada pasien.
Riwayat Penyakit
Riwayat Penyakit Dahulu
Keluarga

 Pasien mengatakan bahwa


 Pasien mengatakan
di keluarga pasien tidak
belum pernah
ada mengeluhkan hal
mengalami ini
yang sama seperti pasien
sebelumnya. Pasien
memiliki Riwayat  Ayah pasien memiliki
Diabetes mellitus (+), riwayat Diabetes Mellitus
stroke (+), Hipertensi
(+)
Riwayat pengobatan Riwayat Psikososial Riwayat Alergi
 Tidak ada obat-  Pasien adalah • Tidak memiliki
obatan jangka seorang ibu rumah
tangga dan pasien alergi terhadap
panjang yang rutin
dikonsumsi oleh
tinggal di makanan,
lingkungan rumah debu, cuaca
pasien yang padat, pasien
mengaku
sebelumnya sedang
banyak pikiran dan
stress.
.
Pemeriksaan Fisik
Status Generalisata

Keadaan
umum Tampak sakit ringan

Kesadaran
kompos mentis

TD : 120/80
Vital sign Nadi : 86 x/menit, regular, isi dan
kuat angkat
RR : 20 kali/menit, regular
Suhu : 36.60C
Normo
mukosa
cephal, konjungti simetris,
bentuk bibir dan
rambut va tidak deviasi
daun mulut
hitam anemis, septum (-
telinga lembab,
keabuan, sclera ), sekret (-
normal, sianosis (-
distribusi tidak )
sekret (-) ),lidah kotor
rambut ikterik,
(+)
merata
Jantung Paru - paru Abdomen

BJ I-II Auskultasi: supel, nyeri tekan


reguler, Vesikuler (-), pembesaran
hepar dan lien
murmur (-), Ronkhi (-/-) tidak teraba
gallop (-). Wheezing (-/-)
Ekstremitas

SUPERIOR INFERIOR
Akral dingin -/- -/-
CRT < 2 detik
Edema -/- -/-
Status Dermatologis

Gambar 1.1 Pada regio penis


,terdapat ulkus eritematosa
multipel dengan diameter ± 5mm,
tepi ulkus sedikit menggaung dan
tidak rata, dasar ulkus dilapisi
eksudat nekrotik kuning, lunak dan
nyeri pada perabaan.
Resume

 Tn.G, 57 tahun datang dengan keluhan luka pada ujung


kemaluan sejak 1 minggu SMRS. Keluhan dirasakan
sejak pasien rutin menggunakan kondom untuk
menampung air seninya. Luka tersebut terasa perih dan
nyeri. Dan pasien merasa bahwa terdapat cairan kuning
di sekitar luka tersebut. Pasien juga merasa buah zakar
membesar. Berat badan pasien menurun.
 Status generalis dalam batas normal
 Status dermatologikus
Pada regio penis ,terdapat ulkus eritematosa multipel
dengan diameter ± 5mm, tepi ulkus sedikit menggaung
dan tidak rata, dasar ulkus dilapisi eksudat nekrotik
kuning, lunak dan nyeri pada perabaan
Usulan Pemeriksaan
Penunjang

Pewarnaan gram
Diagnosis Utama

Ulkus Mole
Penatalaksanaan
Non
Farmakologi
Farmakologi

Menjelaskan kepada Sistemik-Ciproflaxacin


pasien tentang 2x500 mg/hari per oral
penyakitnya -Asam mefenamat 500 mg
3x1 tab

Menjaga kebersihan
dan kelembapan
daerah kelamin
Topikal
Kompres dengan Nacl
0,9% pada lesi

Istirahat yang cukup

Memotivasi pasien
untuk menghindari /
menghentikan gaya
hidup tidak sehat
(multiple sex partner)
Prognosis
Quo ad
vitam dubia ad bonam

Quo ad
sanationam dubia ad bonam

Quo ad dubia ad bonam


fungsionam
Tinjauan Pustaka
Definisi

Ulkus mole adalah penyakit


infeksi pada alat kelamin yang
akut, setempat,disebabkan
oleh Streptobacillus ducrey
(Haemophilusducreyi) dengan
gejala klinis yang khas berupa
ulkus nekrotik yang nyeri pada
tempat inokulasi, dan sering
disertai pernanahan kelenjar
getah bening regional
Epidemiologi

>
Etiologi

 Basil H.ducreyi
berbentuk batang
pendek, ramping dengan
ujung membulat, tidak
bergerak dan tidak
membentuk spora,
Gram-negatif, anaerob
fakultatif yang
membutuhkan hemin
(faktor X) untuk
pertumbuhan
Gejala klinis
 Masa inkubasi berkisar antara 3
– 7 hari, jarang sampai 14 hari
 Lesi kebanyakan multipel,
dangkal, jarang soliter, biasanya
pada daerah genital, jarang pada
daerah ekstragenital
 Ulkus kecil, lunak pada
perabaan, tidak terdapat
indurasi, berbentuk cawan,
pinggir tidak rata, bagian tepi
sering bergaung dan eritematosa
dan mengalami ulserasi
 dasar ulkus berupa jaringan
granulasi yang mudah berdarah
jika lapisan tersebut diangkat
Diagnosis

Pemeriksaan
Biakan Kuman
Sediaan Hapus

Teknik
Biopsi
Imunoflouresen
Diagnosis banding

 Herpes genitalis
 Sifilis stadium 1
 Limfogranuloma venerium
 Granuloma Inguinale
Diagnosis Banding

Herpes Genitalis Sifilis stadium 1


Diagnosis Banding

Limfogranuloma
Granuloma Inguinale
Venerium
Penatalaksanaan

Sistemik Lokal

 Siprofloksasin 2x500 mg/hari  Kompres atau rendam dengan


per oral,selama 3 hari larutan salin
 Eritromisin 4x500 mg/hari per  Aspirasi jarum dianjurkan
oral, selama 7 hari, atau dengan bubo ukuran 5 cm atau
 Azitromisin 1 gram per lebih,dengan fluktuasi di
oral,dosis tunggal,atau bagian tengah,untuk mencegah
 Seftriakson 250 mg injeksi
pecahnya bubo.
intramuskular, dosis tunggal
Terimakasih