Anda di halaman 1dari 32

STATISTIK DAN SAMPLING | MULTISTAGE SAMPLING

STATISTIK DAN SAMPLING | MULTISTAGE SAMPLING

1 TINJAUAN MULTISTAGE

2 TWO STAGE SAMPLING

3 STRATIFIED TWO STAGE SAMPLING

4 RATIO ESTIMATOR UTK STS

5 LATIHAN SOAL
STATISTIK DAN SAMPLING | MULTISTAGE SAMPLING
STATISTIK DAN SAMPLING | MULTISTAGE SAMPLING

Multi-stage sampling merupakan bentuk


kompleks dari cluster sampling di mana
kelompok yang lebih besar yang
kemudian dibagi lagi menjadi lebih kecil,
kelompok yang lebih bertarget untuk
tujuan survei.
STATISTIK DAN SAMPLING | MULTISTAGE SAMPLING

Multistage sampling mengacu pada


rencana sampling dimana pengambilan
sampel dilakukan secara bertahap dengan
menggunakan unit sampling yang lebih
kecil dan lebih kecil pada setiap tahap.
Dalam Desain sampling dua tahap, sampel
unit primer dipilih, kemudian sampel unit
sekunder dipilih dari setiap unit primer
dan seterusnya. ATAU beberapa cluster
dipilih menjadi sampel cluster kemudian
unit sampel dipilih dari unit cluster
dengan simple random. Clustering dapat
dilakukan lebih dari satu tahap.
STATISTIK DAN SAMPLING | MULTISTAGE SAMPLING

Multistage sampling hampir sama dengan


cluster sampling, tetapi melibatkan
sampel terpilih dari setiap kluster yang
dipilih, daripada melibatkan semua unit
yang terdapat dalam cluster. Dengan
demikian pengambilan sampel multistage
sampling melibatkan sampel setidaknya
minimal dua tahap.
STATISTIK DAN SAMPLING | MULTISTAGE SAMPLING

Multistage sampling biasanya digunakan


ketika biaya yang dibutuhkan adalah
mahal atau tidak mungkin untuk
membentuk daftar dari semua unit
dalam populasi target (karena populasi
mencakup wilayah yang luas). Sayangnya,
sampel multistage memberikan estimasi
yang kurang tepat daripada sampel acak
sederhana dengan ukuran yang sama.
Namun sampel multistage seringkali
lebih tepat daripada sebuah sampel acak
sederhana dari segi biaya yang sama,
dan untuk itulah alasan tersebut bahwa
metode ini digunakan.
STATISTIK DAN SAMPLING | MULTISTAGE SAMPLING
STATISTIK DAN SAMPLING | MULTISTAGE SAMPLING

Misalkan suatu survai dilakukan dengan


penarikan sampel dua taha (two stage
sampling), dengan tahapan sebagai berikut,
1. Dari N unit penarikan sampel tahap
pertama dipilih n unit dengan
menerapkan metode penarikan sampel
sebanding terhadap ukuran unit Xi,
dengan penulihan. Nilai-nilai Xi untuk
seluruh unit untuk penarikan sampel
tahap pertama harus tersedia sehingga
dapat dihitung.
2. Misalkan pada setiap unit sampel
primer (psu) yang terpilij memuat Mi
unit sampel sekunder (ssu), selanjutnya
dipilih mi unit dengan menerapkan
metode acak sederhana dengan
pemulihan.
STATISTIK DAN SAMPLING | MULTISTAGE SAMPLING

• Skema Sampling,

• Overall Sampling Fraction merupakan perkalian


fraksi sampling antar tahap penarikan sampel,
yaitu,

• Design weight merupakan kebalikan dari overall


sampling fraction, yaitu,
STATISTIK DAN SAMPLING | MULTISTAGE SAMPLING

• Jika yij merupakan nilai karakteristik yang diteliti


pada psu ke-i ssu ke-j maka :
Unbiased estimator untuk total karakteristik
yang hanya didasarkan pada psu ke-i adalah,

Unbiased estimator untuk total karakteristik


yang hanya didasarkan seluruh sampel psu adalah,

• Unbiased Estimator untuk sampling varians adalah,


STATISTIK DAN SAMPLING | MULTISTAGE SAMPLING

• Secara umum tujuan daripada penarikan


sampel adalah untuk menduga
parameter-parameter populasi dengan
presisi yang ditentukan pada biaya yang
minimum.
• Presisi dalam hal ini biasanya dinyatakan
dengan varians daripada statistik yang
dihasilkan. Semakin rendah varians yang
diharapkan, maka semakin tinggi biaya
yang harus disiapkan.
• Fungsi biaya yang sederhana dalam
kaitannya dengan rancangan penarikan
sampel dua tahap dapat dinyatakan
sebagai persamaan sebagai berikut,
STATISTIK DAN SAMPLING | MULTISTAGE SAMPLING

• Ukuran sampel optimum dengan kendala


varians minimum (diusahakan sekecil
mungkin dengan biaya yang telah
ditentukan) adalah sebagai berikut,

• Keterangan,
STATISTIK DAN SAMPLING | MULTISTAGE SAMPLING

• Total varians :

• Bila varians (tingkat presisi), misalkan V


telah ditetapkan, maka ukuran sampel
tahap pertama yang optimum adalah:

• Ukuran sampel tahap kedua yang


optimum dapat juga dinyatakan dalam
kaitannya dengan intra-class correlation
ρ (rho) yaitu:
STATISTIK DAN SAMPLING | MULTISTAGE SAMPLING
STATISTIK DAN SAMPLING | MULTISTAGE SAMPLING

• Rancangan penarikan sampel bertahap


dapat juga dilaksanakan dibawah
rancangan penarikan sampel berstrata.
• Oleh sebab itu, sebelum penarikan
sampel dilaksanakan, unit-unit penarikan
sampel tahap pertama (psu) terlebih
dahulu dikelompokkan berdasarkan
kemiripan karakteristik yang dimilikinya.
• Variabel yang digunakan untuk dasar
pembentukan strata dapat berupa
variabel kuantitatif maupun variabel
kategorik.
• Misalkan suatu populasi dibagi habis
menjadi L strata, Nh menyatakan
banyaknya psu dalam strata ke-h
sehingga:
STATISTIK DAN SAMPLING | MULTISTAGE SAMPLING

• Mhi menyatakan banyaknya ssu pada psu


ke-i dalam strata ke-h,

menyatakan bahwa unit penarikan sampel


tahap kedua (secondary sampling unit-
ssu) pada seluruh strata.

• Misalkan nh adalah banyaknya sampel psu


yang ditarik dari starata ke-h, dan mhi
menyatakan banyaknya sampel ssu yang
ditarik dari psu ke-i strata ke-h.

• Secara skematis kerangka sampel


penarikan sampel dua tahap dalam
rancangan penarikan sampel berstrata
seagai berikut,
STATISTIK DAN SAMPLING | MULTISTAGE SAMPLING
STATISTIK DAN SAMPLING | MULTISTAGE SAMPLING

• Estimator tak bias bagi total


karakteristik Y dalam strata
dinyatakan sebagai Yh.
• Yhij menyatakan nilai karakteristik Y
pada ssu ke-j dalam psu ke-i strata
ke-h (h=1,2,3,…,L; i=1,2,3,…,nh ; dan
j=1,2,3,…mhi)
• Penarikan sampel tahap pertama pada
setiap strata menerapkan metode
penarikan sampel acak sederhana
dengan pemulihan, yaitu dari Nh unit
dipilih sebanyak nh unit, demikian juga
penarikan sampel pada tahap kedua
dari Mhi ssu dipilih mhi unti dengan
menerapkan penarikan sampel acak
sederhana dengan pemulihan.
STATISTIK DAN SAMPLING | MULTISTAGE SAMPLING

• Jumlah sampel pada penarikan sampel


tahap pertama dan kedua masing-
masing adalah,
STATISTIK DAN SAMPLING | MULTISTAGE SAMPLING

• Skema Sampling untuk strata ke-h,


STATISTIK DAN SAMPLING | MULTISTAGE SAMPLING
• Jika yhij merupakan nilai karakteristik y pada
strata ke-h psu ke-i ssu ke-j maka :
Unbiased estimator untuk total karakteristik
y pada strata ke-h berdasarkan pada psu ke-i
dirumuskan,

Unbiased estimator untuk total karakteristik y


pada strata ke-h berdasarkan seluruh sampel psu
distrata ke-h dirumuskan,

• Estimasi sampling varians untuk estimasi total


karakteristik di strata ke-h adalah,,
STATISTIK DAN SAMPLING | MULTISTAGE SAMPLING

• Unbiased estimator untuk total karakteristik


populasi merupakan penjumlahan dari estimasi
total karakteristik Ŷh untuk semua strata,
dirumuskan,

• Estimasi sampling varians untuk estimasi total


karakteristik populasi adalah,,
STATISTIK DAN SAMPLING | MULTISTAGE SAMPLING
• Jika total ukuran sampel tahap pertama
(n) dialokasikan sebanding terhadap
ukuran strata (Nh), dan fraksi sampling
pada penarikan sampel tahap kedua sama,
yaitu sebesar k untuk seluruh unit
penarikan sampel tahap pertama, maka
akan diperoleh estimator yang tertimbang
secara otomatis (self-weighting
estimator)
• Ukuran sampel pada penarikan sampel
tahap kedua akan bervariasi sebanding
terhadap ukuran populasi pada setiap unit
penarikan sampel tahap pertama yang
dipilih.
• Suatu rancangan penarikan sampel yang
menghasilkan estimator yang tertimbang
secara otomatis disebut sebagai
rancangan penarikan sampel tertimbang
otomatis (self-weighting design)
STATISTIK DAN SAMPLING | MULTISTAGE SAMPLING
• Ukuran sampel pada penarikan tahap
pertama untuk masing-masing strata
adalah,

• Ukuran sampel penarikan sampel tahap


kedua untuk masing-masing unit penarika
sampel tahap pertama yang terpilih
adalah,

• Dengan demikian, maka unbiased


estimator bagi total karakteristik Y
adalah,
STATISTIK DAN SAMPLING | MULTISTAGE SAMPLING
• Estimasi sampling variansnya,

• Keterangan,

Penerapan rancangan penarikan sampel


tertimbang otomatis pada desain diatas
memang menguntungkan bila ditinjau dari
aspek pengolahan data (tabuasi), tetapi
ditinjau dari aspek lapangan kurang praktis
terlebih bila populasi penarikan sampel tahap
kedua diperoleh langsung dilapangan.
STATISTIK DAN SAMPLING | MULTISTAGE SAMPLING
STATISTIK DAN SAMPLING | MULTISTAGE SAMPLING

• Misalkan selain variabel Y, variabel X


juga merupakan variabel yang diteliti.
• Ratio estimator untuk estimasi strata
ke-h

• Ratio estimator untuk estimasi populasi,

• Keterangan,
STATISTIK DAN SAMPLING | MULTISTAGE SAMPLING
STATISTIK DAN SAMPLING | MULTISTAGE SAMPLING

Sebuah pabrik garmen memiliki 90 pabrik di


seluruh USA ingin diperkirakan rata-rata jumlah
jam bahwa mesin jahit turun untuk perbaikan
dalam beberapa bulan terakhir. Karena pabrik
secara luas tersebar, dia memutuskan untuk
menggunakan cluster sampling, menentukan
setiap pabrik sebagai sekelompok mesin. Setiap
pabrik memiliki banyak mesin, dan memeriksa
catatan perbaikan untuk setiap mesin akan
memakan waktu. Oleh karena itu, dia
menggunakan dua tingkat sampling. Cukup waktu
dan uang yang tersedia untuk sampel n = 10
pabrik dan sekitar 20% dari mesin di setiap
pabrik. Menggunakan tabel 9.1, memperkirakan
penurunan kinerja rata-rata per mesin dan
standar error dari estimasi. Produsen memiliki
total gabungan dari 4500 mesin di semua pabrik
STATISTIK DAN SAMPLING | MULTISTAGE SAMPLING

Pabrik Mi Mi Downti Y bar I Si^2


me
(hours)
1 50 10 5.40 11.38
2 65 13 4.00 10.67
3 45 9 5.67 16.75
4 48 10 4.80 13.29
5 52 10 4.30 11.12
6 58 12 3.83 14.88
7 42 8 5.00 5.14
8 66 13 3.85 4.31
9 40 8 4.88 6.13
10 56 11 5.00 11.80
STATISTIK DAN SAMPLING | MULTISTAGE SAMPLING

TERIMAKASIH

KASIH

KASIH