PEMBUATAN BOWL
OLEH :
S T. M U ` TA M I R A H , S K M ,
M.KES
1. TUJUAN
Untuk menghasilkan/memperoleh
suatu bowl yang sederhana tetapi
memenuhi syarat kesehatan dan
tidak mengganggu estetika.
2. PRINSIP
Membuat suatu adukan
semen pasir kemudian
dicetak pada cetakan bowl
dan water seal (leher angsa).
ALAT DAN BAHAN
A L AT : BAHAN :
1.Cetakan bowl
2.Obeng 1.Pasir
3. Kuas 2.Semen
4.Cetakan water 3.Amplas
seal 4.Oli bekas
5.Cetok(sendok 5.Cat
semen)
6.Ayakan pasir
7.Takaran
4. CARA KERJA :
1. Persiapkan alat dan bahan yang akan
digunakan
2. Pasir terlebih dahulu diayak untuk
memperoleh diameter yang lebih baik
3. Ukur banyaknya pasir yang akan dipakai
sesuai dengan cetakan pada takaran
baik berupa ember ataupun wadah lain
4. Buat adukan (campuran) pasir semen
dengan perbandingan 3 pasir : 1 semen
secara merata dengan kekentalan yang
cukup (tidak terlalu encer)
5. Olesi cetakan bowl dan water seal dengan oli
bekas dengan menggunakan kuas secara merata
6. Lakukan pencetakan pada alat tersebut dengan
menempelkan secara merata kemudian tutup
dan
selanjutnya dilakukan pengisian sampai penuh
pada seluruh bagian cetakan dengan
menggunakan lidi atau kayu supaya tidak
terdapat
ruang kosong
7. Lakukan pembebanan supaya cetakan tidak
bergeser dan tempatkan yang aman dan
terlindung.
8. Cetakan dapat di lepaskan
setelah kering
dalam waktu kurang lebih 2 s.d
3 hari
9. Sambungkan/hubungkan bowl
atau water
seal supaya terbentuk 1 buah
bowl dengan
menggunakan semen
10. Ratakan bowl dengan
memberikan lapisan
semen atau campuran semen
MEMBUAT ADONAN SPASI UNTUK DINDING
Material bangunan sangat penting
untuk menentukan kualitas dari
bangunan. Komposisi bahan
bangunan pada umumnya terdiri
dari campuran pasir dan semen,
baru split atau batu kerikil.
Komposisi ini akan lebih optimal
kalau perbandingannya atau
campurannya tepat. Itulah
sebabnya harus diperhatikan juga
fungsi dan adukan tersebut.
Beda fungsi pasti beda
komposisi. Berikut ini adalah
1. CAMPURAN PASIR DAN SEMEN UNTUK PASANGAN
BATA
Banyak tukang bangunan memang sudah sudah memahami
campuran yang baik, akan tetapi tidak sedikit pula yang masih
melakukannya tanpa takaran dan perhitungan yang tepat.
Dari segi campuran adukan bahan bangunan semen untuk
pasangan bata terdiri dari dua macam yaitu :
1. Campuran semen 1 : pasir 4
Gunakan campuran ini untuk pemasangan dinding bata
yang tertutup tanah. Biasanya komposisi ini di perlukan
ketika kita membuat kolam atau bak air yang terletak di tanah
yang
digali sebelumnya. Komposisi ini penting diikuti guna menghindari
rembes di kemudian hari.
2. Campuran semen 1 : pasir 6
Untuk pemasangan dinding bata yang berada di atas tanah, anda
cukup menggunakan campuran tersebut.
2. CAMPURAN PASIR DAN SEMEN UNTUK PLESTERAN DINDING
Untuk plesteran dinding biasanya
ada dua macam campuran yaitu :
1. Untuk memplester dinding bata
yang berada
di dalam tanah, plesteran dinding
menggunakan campuran semen
dan pasir 1:4
2. Untuk memplester dinding bata
yang berada di
atas tanah, bisa menggunakan
campuran
3. CAMPURAN BETON
o Campuan beton biasanya terdiri dari
pasir dengan semen dan batu split.
o Campuran umumnya adalah 1:2:3,
artinya satu bagian semen, 2 bagian
pasir dan tiga bagian batu split.
o Tapi untuk bangunan yang
membutuhkan struktur khusus, maka
campuran betonnya adalah dengan
perbandingan 1 : 1,5 : 2,5 yaitu 1
bagian semen, 1,5 bagian pasir dan 2,5
bagian split.
o Apabila campuran pasir dan semen
tidak sesuai, akibatnya air dari dalam
tanah akan meresap kedalam dinding ,
o Apalagi untuk bata yang berada di
dalam tanah misalnya ketika membuat
kolam atau ruang bawah tanah.
o Campurannya harus berubah menjadi
1:5 atau ! : 6 untuk menghindari
rembesan tersebut.
o Jadi untuk pekerjaan yang
menggunakan plesteran, sangat
penting untuk memperhatikan
campuran pasir dengan semen.
o Komposisi campuran juga harus
disesuaikan dengan fungsi dan jenis
pekerjaannya agar hasilnya lebih
optimal.
EKIAN DAN TERIMA KASI