Anda di halaman 1dari 19

PENDIDIKAN AGAMA

KATOLIK DAN BUDI


PEKERTI
SMA/SMK
OMNIA BONA BOSIS
MATERI PEMBELAJARAN AGAMA KELAS XI
Created by: Yohanes Debrito Suta Go’o, S. Fil
Terstruktur, Sistematis dan Masif (TSM). Koheren dan
bertalian..
  
  

SIFAT-SIFAT GEREJA
SIFAT-SIFAT
SIFAT-SIFAT GEREJA
GEREJA
KATOLIK
KATOLIK

GEREJA
GEREJA YANG
YANG GEREJA
GEREJA YANG
YANG
SATU
SATU APOSOTOLIK
APOSOTOLIK
GEREJA
GEREJA GEREJA
GEREJA
YANG
YANG YANG
YANG
KUDUS
KUDUS KATOLIK
KATOLIK

DASAR DASAR
BIBLIS BIBLIS
GEREJA GEREJA
YANG DASAR YANG
DASAR BIBLIS
SATU BIBLIS APOSTOLIK
GEREJA
GEREJA
YANG
YANG
KATOLIK
KUDUS

Kis
Kis
2:41-47
2:41-47
11 Kor
Kor 12:12-31
12:12-31
  
Mat
Mat 13:24-30
13:24-30 Ibr
Ibr 1:2
1:2
POIN-POIN PENTING DALAM MATERI:
PENGANTAR
Syahadat iman (credo: credere artinya aku percaya).
A. GEREJA YANG SATU
Ciri Gereja yang satu menuntut suatu communion dengan Gereja Roma atau sekurang-
kurangnya tidak terpisah daripadanya (ex-communicatio).
Para Paus merupakan pengganti Petrus (Paus yang pertama), yang memimpin dan
menggembalakan Gereja bersama semua Uskup seluruh dunia secara kolegial (succession
apostolica).
 
Mendalami Makna dan Segi-segi Kesatuan Gereja.
Gereja yang Satu menurut Kitab Suci. Ajaran Kitab Suci 1 Kor 12:12-31 (Banyak Anggota
tetapi Satu Tubuh).

B. GEREJA YANG KUDUS.


Mendalami Makna dan Segi-segi Kekudusan Gereja. Baca dan simaklah kisah Santo Padre Pio
dari Pietrelcina.
Gereja yang Kudus Menurut Kitab Suci.
Ajaran Kitab Suci Mat 13:24-30 (Perumpamaan tentang Lalang di antara Gandum).
Pesan Kitab Suci.
C. GEREJA YANG KATOLIK.
Kata “Katolik” berasal dari bahasa Latin “catholicus” yang berarti universal atau umum.
Gereja Katolik itu mengandung arti Gereja yang utuh, lengkap, tidak hanya setengah atau
sebagian dalam menerapkan sistem yang berlaku dalam Gereja. Gereja bersifat umum atau
universal artinya, Gereja Katolik itu mencakup semua orang yang telah dibaptis secara katolik di
seluruh dunia, dimana setiap orang menerima pengajaran iman dan moral serta berbagai tata
liturgi yang sama di seluruh dunia.
Mendalami Makna dan Segi-segi Kekatolikan Gereja.
Menggali Makna Kekatolikan Gereja menurut Ajaran Gereja.
Menyimak Dokumen Gereja.
 
D. GEREJA YANG APOSTOLIK.
Menggali Makna dan Segi-segi Keapostolikan Gereja.
Habemus Papam (Paus). Habemus (kita mempunyai).

Mendalami Makna Keapostolikan Gereja dalam Kitab Suci.

Menyimak ajaran Kitab Suci tentang Keapostolikan Gereja. Kis 2:41-47 (Cara Hidup Jemaat
Pertama).
A. GEREJA YANG SATU
 
Mendalami Makna dan Segi-segi Kesatuan Gereja.
2. Gereja yang Satu menurut Kitab Suci. Ajaran Kitab Suci 1 Kor 12:12-31
(Banyak Anggota tetapi Satu Tubuh).
B. GEREJA YANG KUDUS.
C. GEREJA YANG KATOLIK.
1. Mendalami Makna dan Segi-segi Kekatolikan Gereja. (Simaklah cerita berikut)!.
2. Menggali Makna Kekatolikan Gereja menurut Ajaran Gereja.
Perlu juga menyimak Dokumen Gereja berikut:
D. GEREJA YANG APOSTOLIK.
1. Menggali Makna dan Segi-segi Keapostolikan Gereja.
2. Mendalami Makna Keapostolikan Gereja dalam Kitab Suci.
 
Bacaan Kitab Suci: Cara Hidup Jemaat yang Pertama (Kis 2:41-47).
Tugas Rumah:

1. Tulislah unsur-unsur yang berguna dalam mewujudkan kekudusan Gereja.

2. Bagaimanakah cara mewujudkan Kekatolikan Gereja?

TERIMA KASIH
SELAMAT BELAJAR
SEMOGA YANG BERBUDI LUHUR
MENCERAHIMU.