Anda di halaman 1dari 24

PELATIHAN DASAR CPNS 2019

PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BUTON SELATAN


BEKERJA SAMA DENGAN
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PR
OVINSI SULAWESI TENGGARA

http://www.free-powerpoint-templates-design.com
OPTIMALISASI PENGELOLAAN OBAT KEWASPADAAN TINGGI (HIGH
ALERT MEDICATION) MELALUI PENATAAN OBAT PADA PUSKESMAS
LAPANDEWA KABUPATEN BUTON SELATAN

Andi Sulfiana Aprianti, A.Md. Farm


19940415 201903 2 006
Asisten Apoteker Terampil
UPTD Puskesmas Lapandewa
PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

2. Tujuan dan Manfaat


Latar Belakang

ASN

UU No. 5 Tahun 2014


bertugas dan “Instansi Pemerintah untuk Undang-Undang Nomor 25
berperan untuk wajib memberikan Tahun 2009 Tentang Pelayanan
memberikan Pendidikan dan Pelatihan Publik
PERMENKES RI No.75 tahun 2014,
pelayanan public (Diklat) terintegrasi bagi Pusat Kesehatan Masyarakat yang
yang professional calon Pegawai Negeri Sipil selanjutnya disebut Puskesmas
dan berkualitas. (CPNS) selama 1 (satu) tahun
masa percobaan “
Peran ASN di bidang kesehatan
 mewujudkan pelayanan
kesehatan yang
Professional dan berkualitas

aktualisasi nilai dasar profesi


PNS

ANEKA
(Akuntabilitas,
Nasionalisme, Etika
Publik, Komitmen Mutu,
Anti Korupsi)
Manfaat Dan Tujuan
Manfaat
 Diri Pribadi: Menambah pengetahuan, keterampilan dan pengalaman
dalam mengamalkan nilai-nilai ANEKA terhadap pelaksanaan tugas
dan fungsi asisten apoteker di puskesmas Lapandewa.
• Organisasi Puskesmas Lapandewa: Mendukung terwujudnya visi dan
misi, keselamatan pasien, serta meningkatkan mutu pelayanan
kefarmasian di puskesmas Lapandewa.
• Stakeholder terkait: Mendapatkan pelayanan yang prima di puskesmas
Lapandewa.
Tujuan
Tujuan Umum : Teraktualisasinya nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara
(ASN) dalam pelaksanaan tugas secara professional.
Tujuan Khusus : Berdasarkan identifikasi isu dan rumusan masalah yang
telah ditemukan, tujuan yang akan dicapai ini adalah sebagai
salah satu meningkatkan derajat kesehatan dan keselamatan
pasien serta mengoptimalkan pengelolaan obat kewaspadaan
tinggi (High Alert Medication) melalui penataan obat
kewaspadaan tinggi di UPTD Puskesmas Lapandewa.
Tugas Pokok
Tugas pokok dan fungsi Asisten Apoteker di puskesmas yaitu:
a. Pengelolaan Sediaan Farmasi dan Bahan Medis Habis Pakai
Pengelolaan Sediaan Farmasi dan Bahan Medis Habis Pakai sebagaimana dimaksud meliputi
• Perencanaan kebutuhan;
• Permintaan;
• Penerimaan;
• Penyimpanan;
• Pencatatan, pelaporan, dan pengarsipan
b. Pelayanan farmasi klinik
Pelayanan farmasi klinik sebagaimana dimaksud meliputi
• Mempersiapkan alat dan bahan obat yang diperlukan untuk layanan kefarmasian.
• Memberikan pelayanan obat (Meracik dan mengemas Obat) sesuai dengan resep yang ditulis dokter.
• Pemberian informasi obat
VISI & MISI ORGANISASI
Mendorong kemandirian masyarakat
01
VISI untuk berprilaku hidup bersih dan
sehat

“Mewujudkan pelayanan kesehatan


Memberi pelayanan kesehatan
yang bermutu, merata, dan
02
yang bermutu, menuju kecamatan terjangkau
Lapandewa sehat mandiri” Meningkatkan peran serta
masyarakat dalam melaksanakan
03
program pada
bidang kesehatan
Meningkatkan kualitas SDM guna
mewujudkan tenaga kesehatan yang
04
profesional.
ANALISA ISU
Belum optimalnya pengelolaan obat kewaspadaan tinggi (High Alert Medication)
di UPTD Puskesmas Lapandewa
01
Belum optimalnya pengelolaan obat yang akan kadaluwarsa dan
02 kadaluwarsa dengan menggunakan Daftar Obat Expired di UPTD
Puskesmas Lapandewa

Belum tersedianya alat pantau suhu ruangan untuk apotek


03 dan
gudang farmasi UPTD Puskesmas Lapandewa
ANALISA ISU

KONDISI SAAT INI KONDISI YANG DIHARAPKAN

Obat – obatan kewaspadaan tinggi (High


Obat – obat Kewaspadaan Tinggi dapat dikelola dengan
01 Alert Medication) di UPTD Puskesmas
benar sesuai dengan standar yang berlaku
Lapandewa belum dilakukan pengelolaan
Obat – Obat yang akan mendekati
tanggal Kadaluwarsa masih dipantau Terpantaunya obat – obatan yang akan mendekati tanggal
02 secara expired date sehingga meminimalisir obat ED.
manual.
Suhu ruang dalam ruang farmasi dan
Suhu ruang farmasi dan gudang farmasi UPTD
gudang farmasi tidak dapat dipantau
03 dengan
Puskesmas Lapandewa dapat terpantau dengan baik,
demi menunjang stabilitas penyimpanan obat.
baik
Identifikasi, Analisis dan Penetapan Isu

No Isu A K P L Total Nilai Ranking

Belum optimalnya pengelolaan obat kewaspadaan


1. 4 5 5 5 19 I
tinggi (High Alert Medication) di UPTD Puskesmas
Lapandewa

Belum optimalnya pengelolaan obat yang akan


2. 3 4 4 3 14 II
kadaluwarsa dan kadaluwarsa dengan menggunakan
Daftar Obat Expired di UPTD Puskesmas Lapandewa

Belum tersedianya alat pantau suhu ruangan untuk


3. 3 4 3 2 12 III
apotek dan gudang farmasi UPTD Puskesmas
Lapandewa
Berdasarkan penentuan kualitas isu menggunakan dengan alat analisis isu APKL
maka tergambar ranking tertinggi yang merupakan isu final yang perlu dicarikan
Pemecahan isu yang diangkat dalam rancangan aktualisasi ini adalah belum
optimalnya pengelolaan obat kewaspadaan tinggi (High Alert Medication) di UPTD
Puskesmas Lapandewa
Dampak Isu
Dampak yang mungkin terjadi apabila isu belum optimalnya pengelolaan obat
kewaspadaan tinggi (High Alert Medication) tidak diatasi adalah:
• Dapat menyebabkan kesalahan pengambilan obat untuk pasien saat pelayanan
• Dapat membahayakan keselamatan pasien
• Terjadinya kekeliruan saat pengambilan obat yang memiliki bentuk, atau terdengar
sama, atau pemaketan produk serupa (LASA/ NORUM)
Faktor Penyebab Isu
1. Belum tersediannya regulasi untuk pengelolaan obat kewaspadaan tinggi
(High Alert Medication) di Puskesmas Lapandewa
2. Minimalnya kelengkapan fasilitas dalam pelayanan mempengaruhi kualitas
pelayanan kefarmasian dalam Puskesmas.
Your Text Here
You can simply impress your
audience and add a unique zing
Your Text Here
You can simply impress your
audience and add a unique zing
Your Text Here
You can simply impress your
audience and add a unique zing
RANCANGAN
AKTUALISASI
Merencanakan kegiatan yang akan dilaksanakan
TAHAPAN KEGIATAN
OUTPUT/HASIL
• Adanya arahan dan petunjuk
1. Konsultasi pada atasan
dari atasan
2. Menyiapkan blangko persetujuan • Adanya persiapan blangko
• Adanya perencanaan yang
sesuai arahan atasan
matang
3. Melaksanakan kegiatan yang telah
di rencanakan
Simple
PowerPoint KONTRIBUSI TERHADAP
NILAI-NILAI ANEKA Designed ORGANISASI
• ANTI KORUPSI (Tanggung “meningkatkan kualitas Sumber
jawab) daya manusia guna mewujudkan
• KOMITMEN MUTU (Teliti, tenaga kesehatan yang
cermatsesuai prosedur) profesianal”.
• AKUNTABILITAS (Integrasi)
• NASIONALISME (menggunakan
bahasa Indonesia yang baku)
• Etika Publik ( Sopan, Ramah,
Tanggung Jawab)
Mengusulkan draf tentang Pedoman Pengelolaan obat kewaspadaan tinggi
TAHAPAN KEGIATAN
(High Alert Medication)
1. Konsult Berkonsultasi kepada kepala OUTPUT/HASIL
puskesmas terkait dengan
• Mendapatkan arahan dan
pengusulan draf pedoman
persetujuan
pengelolaan obat
• Mendapatkan gambaran tentang
kewaspadaan tinggi (High Alert
konsep pedoman pengelolaan
Medication) akan dilakukan.
• Mendapatkan aturan – aturan
2. Berkoordinasi dengan rekan satu unit
baku tentang pengelolaan obat
3. Mengumpulkan data
• Adanya penyusunan Draft
4. Menyusun draft pedoman pengelolaan
pedoman pengelolaan terbentuk
obat kewaspadaan tinggi Simple • Mendapatkan persetujuan atasan
5. Menyiapkan draft pedoman
pengelolaan obat kewaspadaan tinggi
PowerPoint tentang draft pedoman yang telah
Designed dibuat
NILAI-NILAI ANEKA
• ANTI KORUPSI (Tanggung KONTRIBUSI TERHADAP
jawab) ORGANISASI
• KOMITMEN MUTU (Teliti, “meningkatkan kualitas Sumber
cermatsesuai prosedur) daya manusia guna mewujudkan
• AKUNTABILITAS (cermat teliti) tenaga kesehatan yang
• NASIONALISME (Musyawarah) profesianal”.
• Etika Publik ( Sopan)
Penyusunan draf SOP tentang sistem double check (pengecekan ganda) Pengelolaan obat
kewaspadaan tinggi
TAHAPAN KEGIATAN (High Alert Medication)
1. Konsultasi dan berdiskusi tentang langkah OUTPUT/HASIL
penyusunan draft SOP dengan atasan
• Mendapatkan persetujuan atasan
2. Menyusun Draf SOP
tentang draft pedoman yang telah
3. Menyerahkan draf SOP kepada Atasan
dibuat
• Mendapatkan gambaran tentang
langkah – langkah penyusunan
drafSOP
• Adanya Draft penyusunan SOP
• Draf SOP disetujui oleh kepala
Simple Puskesmas
PowerPoint
NILAI-NILAI ANEKA
Designed
• ANTI KORUPSI (Tanggung KONTRIBUSI TERHADAP
jawab) ORGANISASI
• KOMITMEN MUTU (Teliti, “meningkatkan kualitas Sumber
cermatsesuai prosedur) daya manusia guna mewujudkan
• AKUNTABILITAS (Tanggung tenaga kesehatan yang
Jawab) profesianal”.
• NASIONALISME (Musyawarah)
• Etika Publik ( Sopan)
Sosialisasi Panduan Obat – Obatan dengan kewaspadaan tinggi
(High Alert Medication)
TAHAPAN KEGIATAN
OUTPUT/HASIL
1. Berkoordinasi dengan Kepala Tata Usaha • Mendapatkan kesepakatan Jadwal
2. Membuat undangan, daftar hadir peserta kegiatan sosialisasi
sosialisasi • Surat Undangan
3. Menyiapkan materi sosialisasi • Materi penjelasan mengenai
4. Melakukan sosialisasi sosialisasi mengenai pengelolaan
5. Membuat Laporan tentang kegiatan obat kewaspadaan tinggi
sosialisasi yang telah dilaksanakan • Sosialisasi terlaksana
• Laporan serta notulen hasil sosilisasi
Simple
PowerPoint
NILAI-NILAI ANEKA
Designed
• ANTI KORUPSI (Tanggung KONTRIBUSI TERHADAP
jawab) ORGANISASI
• KOMITMEN MUTU (Teliti, “meningkatkan kualitas Sumber
cermatsesuai prosedur) daya manusia guna mewujudkan
• AKUNTABILITAS (Tanggung tenaga kesehatan yang
Jawab) profesianal”.
• NASIONALISME (Musyawarah)
• Etika Publik ( Sopan)
Membuat label obat LASA (Look A Like, Sound A Like), HAM
(High Alert Medication)
TAHAPAN KEGIATAN
OUTPUT/HASIL
1. Menyiapkan bahan referensi • Adanya bahan refrensi tentang design
2. Berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas label
3. Berkoordinasi dan konsultasi dengan • Mendapatkan design yang akan
atasan mengenai design Label dan dicetak
pengadaan • Mendapatkan persetujuan dari Atasan
label dan mendapatakan arahan untuk
4. Melakukan pemesanan label sesuai pengadaan label
kebutuhan • Tersediannya label penandaan obat
Simple LASA dan HAM
PowerPoint
NILAI-NILAI ANEKA
Designed
• ANTI KORUPSI (Tanggung KONTRIBUSI TERHADAP
jawab) ORGANISASI
• KOMITMEN MUTU (Teliti, “meningkatkan kualitas Sumber
cermatsesuai prosedur) daya manusia guna mewujudkan
• AKUNTABILITAS (Tanggung tenaga kesehatan yang
Jawab) profesianal”.
• NASIONALISME (Musyawarah)
• Etika Publik ( Sopan)
Penataan Obat LASA dan High Alert Medication di Apotek

TAHAPAN KEGIATAN
OUTPUT/HASIL
1. Berkoordinasi dengan atasan tentang • Adanya persetujuan dari atasan
konsep penataan obat tentang konsep penataan obat
2. Mengidentifikasi dan membuat daftar obat- • Adanya daftar obat apa saja yang
obat yang termasuk dalam kategori obat masuk kategori LASA dan HAM
LASA dan HAM • Adanya tempat untuk memudahkan
3. Memisahkan tempat penyimpanan obat pengambilan obat
4. Memberikan stiker “LASA” • Mencegah kesalahan pengambilan
5. Memberikan stiker “High Alert” obat dan dosis
Simple • Memudahkan dalam pengambilan
PowerPoint obat

NILAI-NILAI ANEKA
Designed
• ANTI KORUPSI (Tanggung KONTRIBUSI TERHADAP
jawab) ORGANISASI
• KOMITMEN MUTU (Teliti, “Menigkatkan pelayanan kesehatan
cermatsesuai prosedur) yang bermutu, merata, dan
• AKUNTABILITAS (Tanggung terjangkau”.
Jawab)
• NASIONALISME (Musyawarah)
• Etika Publik ( Sopan)
Melaksanakan pelayanan Double Check (Pengecekan ganda) di pelayanan
TAHAPAN KEGIATAN
1. Konsultasi dengan atasan mengenai
Farmasi
pelayanan dengan sistem pengecekan
ganda OUTPUT/HASIL
2. Penerimaan Resep dan memastikan yang • Mendapatkan arahan untuk melakukan
menyerahkan dan memerima resep adalah sistem pengecekan ganda
pasien atau keluarga pasien • Resep diterima petugas, Benar
3. Penyiapan obat , mulai dari pengambilan penerima, Benar Identitas,Resep telah
obat, pemberian etiket sesuai dengan pasien
4. Dilakukan pengulangan tahapan dari nomor • Obat telah siap diberikan kepada pasien
3 – 6 dengan orang yang berbeda.(double • Pengecekan ganda telah dilakukan
check) • Ada bukti pelaksana pengecekan ganda
5. tanda tangan di belakang resep sebagai Simple • Obat telah diserahkan ke pasien
bukti bahwa mereka yang melakukan PowerPoint
double
check Designed
6. Menyerahkan obat KONTRIBUSI TERHADAP
NILAI-NILAI ANEKA
ORGANISASI
• ANTI KORUPSI (Tanggung
“Menigkatkan pelayanan kesehatan
jawab)
yang bermutu, merata, dan
• KOMITMEN MUTU (Teliti,
terjangkau”.
cermatsesuai prosedur)
• AKUNTABILITAS (Tanggung
Jawab)
• NASIONALISME (Musyawarah)
• Etika Publik ( Sopan)
Terima Kasih