Anda di halaman 1dari 16

POSTUR DAN KESEIMBANGAN

DISUSUN OLEH:

1. RORO SETYA NINGRUM

2. TARI SUGIARTI
PENGERTIAN POSTUR

 Posturmerupakan posisi ketika seseorang dapat menahan


tubuh dengan baik dan benar saat berdiri dan duduk.
 Dalampengertian lain, postur merupakan gabungan atau
kombinasi sendi-sendi tubuh pada suatu waktu. Secara
umum, postur tubuh yang benar adalah posisi tubuh yang
memberikan tekanan minimum bagi setiap sendi.
 Sementarapostur tubuh yang salah adalah posisi tubuh
yang meningkatkan tekanan pada sendi.
Jenis gangguan postur tubuh
 Hiperlordosis, kondisi saat tulang belakang melengkung ke depan secara berlebihan.
Biasanya hiperlordosis memengaruhi punggung bawah dan leher.
 Hiperkifosis, kondisi saat lengkungan pada punggung atas lebih dari 50 derajat.
Penderita hiperkifosis biasanya memiliki postur tubuh membungkuk.
 Skoliosis, kondisi saat lengkungan tulang belakang justru menyamping dan menyerupai
huruf S atau C, sehingga tinggi bahu atau pinggulnya tidak sejajar. Seseorang dikatakan
skoliosis ketika sudut lengkungnya lebih dari 10 derajat
Mencegah postur tubuh yang
salah
 Biasakan duduk tegak dengan kaki menyentuh lantai dan usahakan bahu tetap relaks.
 Cari bangku yang sesuai jika melakukan aktivitas yang membutuhkan duduk dalam
waktu lama.
 Saat berdiri lama, usahakan satu kaki bertumpu di atas dingklik kecil, dilakukan secara
bergantian.
 Hindari sepatu berhak tinggi (high heels) dalam waktu lama.
 Pilih alas tidur atau bantal yang sesuai, tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah.
 Rutin berolahraga terutama olahraga yang dapat membantu memperbaiki postur seperti
pilates, yoga, dan lain lain. Selain itu, perhatikan juga gerakan tubuh selama beraktivitas
terutama saat mengangkat benda berat untuk menjaga postur tubuh tetap baik.
Pengertian Keseimbangan
Pengertian Keseimbangan Kemampuan tubuh untuk mempertahankan perilaku tubuh
yang sempurna ketika melaksanakan Gerakan yang disebut latihan keseimbangan.

Berdasarkan artikel terbitan Ikatan Fisioterapi Indonesia, pengertian keseimbangan


adalah kemampuan untuk mempertahankan kesetimbangan tubuh ketika di tempatkan di
berbagai posisi.

Sementara menurut O’Sullivan dalam bukunya, Physical Rehabilitation, keseimbangan


adalah kemampuan untuk mempertahankan pusat gravitasi pada bidang tumpu terutama
ketika saat posisi tegak.
Jenis keseimbangan
Keseimbangan Statis
Keseimbangan Dinamik
Keseimbangan Statis

Keseimbangan statis adalah kemampuan


mempertahankan posisi anggota tubuh tertentu
untuk tidak berubah atau tidak bergerak.
Adapun contoh latihan keseimbangan statis
seperti meniru sikap pesawat terbang, berdiri
dengan satu kaki jinjit, hingga kayang.
Keseimbangan Dinamik

Kemampuan untuk mempertahankan


tubuh agar tidak jatuh pada saat sedang
melakukan gerakan.
Latihan keseimbangan dinamis seperti
sikap berdiri kemudian jongkok atau
squat trust.
Manfaat Keseimbangan
 Mencegah agar tidak jatuh

 Meningkatkan respon dan koordinasi tubuh

 Mengurangi cedera

 Menunjang kebugaran jasmani

 Meningkatkan kemampuan gerak tubuh secara keseluruhan


Faktor-faktor yang mempengaruhi keseimbangan
antara lain

 Pusat gravitasi (Center of Gravity- COG) Pusat gravitasi bekerja menyebarkan massa benda secara merata.
Beban tubuh manusia ditopang oleh titik gravitasi sehingga tubuh tetap pada posisi seimbang. Tubuh akan
tetap seimbang apabila pusat gravitasi bergerak secara spontan sesuai arah perubahan berat. Pusat gravitasi
pada manusia saat berdiri tegak ditemukan 1 inci di depan tulang Sacrum belakang 2.
 Garis gravitasi (Line of Gravity- LOG) Garis gravitasi merupakan garis imajiner yang membujur secara
vertikal melalui bagian tengah titik gravitasi. Tingkat stabilitas tubuh akan ditentukan oleh hubungan antara
garis gravitasi, Tingkat stabilitas tubuh akan ditentukan oleh hubungan antara garis gravitasi,pusat gravitasi,
dan titik tumpu. Contoh garis gravitasi seseorang saat berjalan dimulai dari prosesus stiloideuss temporal,
sakral, anterior kedua, bagian pinggul anteriot posterior dan lutut.
 Bidang tumpu (Base of Support- BOS) Bagian yang berhubungan dengan permukaan penyangga pada
tubuh adalah titik tumpu. Tubuh akan tetap seimbang apabila garis gravitasi tepat di titik tumpu. Stabilisasi
tinggi dapat dicapai dengan membuat titik tumpu lebih besar, misalnya berdiri dengan dua kaki akan lebih
stabil daripada satu kaki. Bidang tumpu adalah bagian titik tumpu tubuh yang berhubungan dengan
permukaan alas. Saat garis gravitasi berada di titik tumpu maka tubuh berada dalam kondisi seimbang.
Stabilitas yang baik terbentuk dari area titik tumpu yang luas. Semakin besar titik tumpu maka semakin
tinggi stabilitas.
Faktor lain yang berpengaruh pada
keseimbangan:
 Usia
 Jenis kelamin
 Indek Masa Tubuh
 Tekanan Darah
 Aktivitas Tubuh
 Hormon
 Kekuatan Otot
Hubungan Postur Terhadap
Keseimbangan Statis dan Dinamis
 Postur tubuh dalam menjaga keseimbangan merupakan hal yang sangat penting terutama untuk
melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian Sulaiman & Anggriani (2018)
melaporkan bahwa semakin tinggi usia maka keseimbangan akan semakin menurun.contohnya pada
lansia. Salah satu contohnya adalah pada aktivitas berdiri. Lansia sudah mengalami perubahan
postur akan sangat kesulitan untuk mengontrol keseimbangan karena pusat gravitasi (COG =Center
Of Gravity) hampir selalu berubah. Kontrol keseimbangan tegak akan memposisikan kepala hingga
kaki dalam posisi segaris (Juhn et al., 2018).
 Kemampuan fisiologi yang paling penting dalam menjaga keseimbangan adalah proprioception.
Proprioception merupakan kemampuan untuk merasakan posisi suaatu sendi atau bagian tubuh yang
sedang bergerak. Pada jaringan otak manusia terdapat kontrol postural dan lokomotor yang
mengatur keseimbangan tubuh dalam beraktivitas. Pada proses penuaan interaksi antara struktur
otak untuk kontrol postural dan lokomotif terganggu sehingga mengakibatkan perubahan control
pusat gravitasi serta massa tubuh yang didukung berkurangnya kemampuan system pengatur
keseimbangan yang lain. Contohnya adalah penghambatan modalitas sensorik untuk menginduksi
adanya sinyal sensorik.
Terima Kasih
……………………………………………………………………………………….

Anda mungkin juga menyukai