Anda di halaman 1dari 4

MANAJEMEN PEMASARAN BANK SYARIAH

PERBEDAAN MARKET DRIVEN STRATEGY, CORE COMPETENCIES DRIVEN STRATEGY, RESOURCE DRIVEN STRATEGY

Nama Anggota : Ilhamiah Nurlaila (105144010) Sarah Annisa Artikarani (105144028) Tahmida Masita Syahrul (105144029) Tantya Ayu Astari (105144030)

JURUSAN AKUNTANSI D-IV KEUANGAN SYARIAH POLITEKNIK NEGERI BANDUNG 2011/2012

Ciri-ciri a. Poin utama dari market driven strategi ini adalah selalu berorientasi pada pasar dan pelanggan dalam setiap aktivitas bisnis. memahami perilaku pelanggan. Pengertian Market driven strategy sangat penting dalam merumuskan strategi bisnis. Memperoleh hasil yang unggul dari menyediakan nilai tambah yang unggul bagi konsumen. Dapat diaplikasikan dalam berbagai macam pasar c. Berorientasi kepada pasar b.Market Driven Strategy 1. Ciri-ciri a. Menemukan hubungan antara nilai pelanggan dan kemampuan organisasi d. Core Competence Driven Strategy 1. dan mengukur interaksi antarpelanggan. Titik awal yang digunakan dalam menganalisa core competencies adalah perlunya memahami terlebih dulu bahwa berkompetisi di dunia bisnis berarti berlomba dalam penguasaan kompetensi. sebagaimana layaknya kompetisi tiada akhir lainnya seperti penguasaan posisi pasar dan meraih kekuatan pasar. Penggunaan strategi ini selalu market-oriented dan customer-oriented. 2. sehingga perusahaan dapat meraih keunggulan bersaing dan membangun long-term relationship dengan pelanggan. Market driven strategy merupakan sistem organisasi yang paling popular dalam bisnis sekarang ini karena dengan strategi ini perusahaan dapat lebih memahami pasar dan pelanggannya. Pengertian Core competencies driven adalah semua kapabilitas kritis yang dimiliki suatu organisasi/perusahaan dalam upaya mencapai keunggulan kompetitif. Kemudian memahami apa yang pelanggan lakukan. Menentukan kemampuan khusus c. Sulit untuk ditiru oleh pesaing . 2. Strategi ini merupakan sumber keunggulan bersaing yang dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap manfaat yang dirasakan oleh pelanggan b.

langka. Dalam hal ini. biaya yang sangat tinggi untuk melakukannya akan menempatkan mereka pada kerugian kompetitif dibandingkan dengan perusahaan yang telah memiliki yang berharga. makan sumber daya tersebut tidak akan mampu untuk mengimplementasikan strategi untuk memanfaatkan sumber daya. Dalam kasus apapun. Jika sumber daya atau kemampuan yang berharga dan langka tapi tidak mahal untuk meniru (duplikat). Jika sumber daya atau kemampuan yang bernilai tetapi tidak langka. c. kelangkaan dan sumber daya yang tidak mudah ditiru dan perusahaan dapat digabungkan dalam sebuah kerangka kerja untuk mengetahui potensi pengembalian dari pemanfaatan sumber daya perusahaan. ambiguitas kausal tentang yang sumber daya untuk meniru. sumber daya yang tidak langka dapat dianggap sebagai kekuatan organisasi. dan mahal untuk meniru sumber daya. Perusahaan juga harus memperbaiki kelemahan ini atau menghindari pemakaian tersebut ketika memilih mengimplementasikan strateginya. dan dengan demikian tidak bisa meniru strategi ini perusahaan. dan mahal untuk ditiru. mencoba untuk bersaing menjauh keuntungan dari perusahaan-perusahaan yang mengeksploitasi sumber daya tidak akan menghasilkan kinerja di atas normal atau bahkan normal untuk meniru perusahaan. langka. Jika sumber daya yang berharga. memanfaatkan sumber daya ini akan menghasilkan keunggulan kompetitif sementara untuk sebuah perusahaan dan di atas normal keuntungan ekonomi. Jenis sumber daya ini memiliki kekurangan. Dengan mengatur pemanfaatan sumber daya akan meningkatkan biaya-biaya perusahaan atau mengurangi pendapatannya. atau sifat sosial kompleks sumber daya dan kemampuan. Bahkan jika perusahaan mampu memperoleh atau mengembangkan sumber daya dan kemampuan yang bersangkutan. . d. Pengertian Membahas bagaimana nilai. dalam menerapkan strategi untuk menghasilkan keseimbangan kompetitif dan kinerja ekonomi yang normal. namun jika gagal perusahaan berada pada posisi kerugian bersaing. Keuntungan ini mungkin mencerminkan sejarah yang unik dari perusahaan yang sukses. pemanfaatan sumber daya ini akan menghasilkan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan dan di atas normal keuntungan ekonomi. Dalam pengertian ini. Jenis sumber daya dan kemampuan yang kekuatan organisasi dan kompetensi khas berkelanjutan. b. 2. Jika sumber daya atau kemampuan yang dikontrol oleh perusahaan tidak bernilai. perusahaan bersaing menghadapi kerugian biaya yang signifikan dalam meniru sumber daya perusahaan yang sukses dan kemampuan.Resource Driven Strategy 1. Pemanfaatan sumber daya yang bernilai tapi tidak langka pada umumnya tidak akan menciptakan kinerja ekonomi perusahaan di atas normal. mereka dapat memposisikan perusahaan dalam ketidakunggulan bersaing dibandingkan dengan perusahaan yang tidak memiliki sumber daya yang tidak bernilai atau tidak menggunakannya dalam mengimplementasikan strategi. Jika perusahaan memanfaatkan jenis sumber daya ini. Ciri-ciri a.

Pendekatan untuk mencapai target Objek Strategi Kendala yang dihadapi Memahami perilaku pelanggan.Perbedaan Market Driven Strategy. dan mengukur interaksi antarpelanggan Pasar Kepercayaan dan kepuasaan konsumen Penguasaan posisi pasar dan meraih kekuatan pasar Menggunakan sumber daya secara optimals Perusahaan lain Strategi yang dipakai oleh perusahaan lain Sumber daya. . Keterbatasan pengelolaan sumber daya. Core Competence Driven Strategy dan Resource Driven Strategy. Market Driven Strategy Tujuan strategi Target yang ingin dicapai Berorientasi pasar dan pelanggan Long-term relationship dengan pelanggan Core Competence Driven Strategy Menguasai kompetensi yang tersedia Menguasai pasar Resource Driven Strategy Mengendalikan sumber daya Mengetahui potensi pengembalian dari pemanfaatan sumber daya perusahaan.