P. 1
Makalah Jagat Raya Dan Tata Surya

Makalah Jagat Raya Dan Tata Surya

|Views: 2,196|Likes:
Dipublikasikan oleh Ekmal Adi Mahardika
Makalah KOMPLIT tentang Jagat Raya dan Tata Surya
Makalah KOMPLIT tentang Jagat Raya dan Tata Surya

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Ekmal Adi Mahardika on May 09, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/25/2014

pdf

text

original

JAGAT RAYA DAN TATA SURYA

Disusun untuk memenuhi tugas Geografi Kelas X 7 Semester Gasal Tahun Pelajaran 2011/2012 Oleh :

Ekmal Adi Mahardika

DINAS PENDIDIKAN KAB. BREBES SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) NEGERI 1 BREBES Jl. Dr. Setia Budi 11 Telp. (0283) 671221 Kode Pos 52212 Tahun 2011

KATA PENGANTAR
Puji syukur atas kehadirat Allah SWT sehingga kami dapat menyelesaikan tugas Geografi ini. Terima kasih kepada Bapak Margiono S.Pd dan teman-teman kami yang telah membantu dan membimbing kami dalam pembuatan makalah ini yang berjudul JAGAT RAYA DAN TATA SURYA. Dalam pembuatan makalah ini kami mengalami beberapa kesulitan dan kendala, antara lain minimnya pengetahuan kami dan susahnya menentukan waktu dalam mengerjakan makalah ini. Kami menyadari dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangan, maka kami sangat mengharapkan kritik, saran, dan masukan yang membangun untuk kami. Dan semoga dengan selesainya makalah ini dapat bermanfaat bagi seluruh pembaca dan teman-teman kami.

Brebes,

November 2011

Penulis

melainkan terdapat ratusan. komet. matahari. bintang. asteroid. Galaksi. . Lebih jauh lagi berdasarkan penelitian. Matahari merupakan salah satu bintang dari sekitar 200 miliar bintang yang ada di Galaksi Bima Sakti (The Milky Ways). Jagat raya tidak dapat diukur. planet. Jagat Raya A. Hal ini antara lain disebabkan karena tingkat ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimiliki manusia dalam mengungkap rahasia alam semesta masih sangat terbatas. dalam arti batas-batasnya tidak dapat diketahui dengan jelas. bahkan terdapat miliaran galaksi yang mengisi jagat raya ini. dan bulan hanyalah sebagian kecil dari materi di jagat raya yang dikenal manusia yang hidup di Bumi. Bima Sakti bukanlah satu-satunya galaksi yang ada di jagat raya. termasuk tenaga dan radiasi. nebula. jutaan. Pengertian Jagat Raya Jagat raya atau alam semesta (the universe) merupakan ruang tidak terbatas yang didalamnya terdiri atas semua materi. meteor. secara lebih mendalam semua yang ada di jagat raya masih merupakan rahasia yang sama sekali belum terungkap.1. Akan tetapi. Seperti diketahui Bumi tempat tinggal manusia merupakan suatu bulatan kecilyang dikenal sebagai suatu planet anggota dari sistem tata surya dengan Matahari sebagai pusatnya.

B. Ketika terjadi ledakan besar. pada tahap ini terbentuklah galaksi-galaksi.  Teori Mengambang dan Memampat (The Osciliating Theory) Teori ini dikenal pula dengan nama teori ekspansi dan kontraksi. bagianbagian inti massa tersebut berserakan dan terpental menjauhi pusat dari ledakan. Setelah tahap memampat. Setelah miliaran tahun berlalu. Tahap ini diperkirakan berlangsung sekitar selama 30 miliar tahun. kemudian bagian-bagian yang berserakan karena terpental tersebut membentuk kelompok-kelompok yang dikenal sebagai galaksi-galaksi dalam sistem tata surya. Teori Terbentuknya Jagat Raya Rahasia mengenai bagaimana terbentuknya asal muasal jagat raya telah melahirkan asumsi dan teori yang dikemukakan oleh para ahli. maka tahap selanjutnya adalah tahap mengembang dan kemudian pada akhirnya memampat kembali. Selanjutnya. Menurut teori ini jagat raya terbentuk karena adanya suatu siklus materi yang diawali dengan masa ekspansi (mengembang) yang disebabkan oleh adanya reaksi inti Hidrogen. . galaksi-galaksi dan bintang yang telah terbentuk akan meredup kemudian memampat didahului dengan keluarnya pancaran panas yang sangat tinggi. antara lain adalah sebagai berikut :  Teori Ledakan Besar (The Big Bang Theory) Menurut Teori Ledakan Besar jagat raya berawal dari adanya suatu massa yang sangat besar dengan berat jenis yang besar pula dan mengalami ledakan yang sangat dahsyat karena adanya reaksi pada inti massa.

Jadi 1 tahun cahaya adalah 9.5 juta kilometer. Istilah tahun cahaya menggambarkan jarak yang ditempuh oleh cahaya dalam waktu 1 tahun. menurut morfologinya galaksi dibagi menjadi 3 tipe.000 ⁄ . bukan berati galaksi spiral adalah galaksi yang paling banyak terdapat di alam semesta ini. Pusat galaksi berada dalam gugusan Bintang Sagitarius. Hal ini berarti garis tengah galaksi Bimasakti sekitar 100. 20% galaksi elips. Di dalam ilmu astronomi. Galaksi (The Galaxy) Galaksi adalah kumpulan bintang yang membentuk suatu sistem.5 juta kilometer. Secara garis besar. dimana anggotanya memiliki gaya tarik menarik (gravitasi). atau 950 ribu juta kilometer. Galaksi-galaksi yang dipelajari dan diamati oleh para astronom sejauh ini komposisinya sekitar 75% galaksi spiral. dan 5% galaksi tak beraturan.000 tahun cahaya. orang akan menemukan lebih banyak galaksi elips daripada galaksi spiral. yaitu Galaksi Spiral. Hanya saja galaksi tipe ini banyak yang redup sehingga teramat sulit untuk diamati. gas. Dengan kecepatan 300.000 X 9. dan debu yang amat luas. garis tengahnya sekitar 100. Namun. Galaksi Elips. Sesungguhnya yang paling banyak terdapat di alam semesta ini adalah galaksi elips. Galaksi Bimasakti (The Milky Ways) termasuk galaksi spiral yang berbentuk seperti cakram.warna. dan Galaksi Tak Beraturan. . dan karakteristik yang sangat beraneka ragam. Jika diambil volume ruang angkasa yang sama. Suatu galaksi pada umumnya terdiri atas miliaran bintang yang memiliki ukuran. terdiri atas satu atau lebih angkasa yang berukuran besar dan dikelilingi oleh benda-benda angkasa lainnya sebagai anggotanya yang bergerak mengelilinginya secara teratur. Diperkirakan galaksi ini berumur 12-14 biliun tahun dan terdiri atas 100 biliun bintang.5 juta kilometer. galaksi diartikan sebagai suatu sistem yang terdiri atas bintang-bintang. Pembagian tipe ini berdasarkan bentuk atau penampakan galaksigalaksi tersebut. Dalam waktu 1 tahun cahaya akan menempuh jarak sekitar 9.C.

. Dalam alam semesta. orang tersebut dapat melihat jauh lebih banyak galaksi-galaksi di alam semesta ini. jarak antar bintang semakin dekat. melainkan hanya salah satu dari 200 miliar bintang anggota Bimasakti. seperti sistem bintang matahari atau tata surya. Jumlah keseluruhan galaksi yang dapat dipotret oleh teleskop yang berdiameter 500 cm di Mt.000 tahun cahaya. D. Jadi. Nebula banyak diyakini oleh para ahli sebagai suatu materi cikal bakal terbentuknya suatu sistem bintang. Matahari terletak sekitar 30. Palomar sampai kira-kira 1 miliar galaksi. Nebula yang terkenal antara lain Nebula Orion M42 pada rasi Orion dan Nebula Trifid pada rasi Sagitarius. atau dengan kata lain kerapatan galaksi ke arah pusat semakin besar. Matahari bukanlah bintang yang istimewa. Bimasakti bukanlah satu-satunya galaksi yang ada di alam semesta ini. Bintang terdekat dengan matahari adalah Proxima Centauri (anggota dari sistem tiga bintang Alpha Centauri). yang berjarak 4. Nebula Nebula adalah kabut atau awan debu dan dalam gas yang suatu brcahaya kumpulan yang sangat luas. Dengan satuan ini tebal bagian pusat galaksi Bimasakti sekitar 10. digunakan satuan jarak yaitu tahun cahaya. Bintang-bintang anggota galaksi Bimasakti tersebar dengan jarak dari 1 bintang ke bintang lain berkisar antara 4-10 tahun cahaya. ada begitu banyak sistem seperti ini yang mengisi tiap sudut langit sampai batas yang dapat dicapai oleh teleskop yang paling besar.23 tahun cahaya. tidaklah salah jika seseorang memperkirakan bahwa andaikan seseorang memiliki teleskop yang jauh lebih besar.Untuk memudahkan perhitungan.000 tahun cahaya dari pusat Bimasakti. Semakin ke arah pusat galaksi.

Bintang (The Star) Bintang benda angkasa adalah yang cahaya Salah satu memiliki sendiri. rasi bintang Pari (Crux) yang merupakan kumpulan dari 4 bintang yang letaknya berdekatan. dan Delta. Antares. dan Vega. Aquarius. Pegasus. Lyra. Betelguese.E. Centauri. Hidra. dan Aquilla. Sagitarius. Ursa Mayor. Carina. Aries. Scorpio. 12 rasi bintang yang terdapat di sekitar ekliptika adalah. Libra. bintang adalah matahari atau disebut bintang Sun matahari Star). Selain rasi bintang Crux. Leo. Bintang Polaris. Aldebaran. Taurus. Beta. Di sekitar ekliptika yang seolah-olah melingkari bola langit terdapat 12 rasi bintang Zodiak. Phoenix. Kelompok bintang-bintang yang membentuk pola tertentu dan letaknya berdekatan disebut Rasi Bintang. Spica. dan Pisces. Virgo. Contohnya. antara lain rasi bintang Orion. nama-nama rasi bintang lainnya. Capricornus. yakni bintang Alfa. Cancer. Gemini. . (The Nama-nama bintang lainnya antara lain. Gamma. Sirius.

2. Lalu mungkinkah ada kehidupan lain selain di bumi? Benda-benda angkasa yang termasuk struktur utama dari sistem tata surya adalah : 1. Dengan arti lain. komet. kabut. planetplanet. asteroid. karena matahari hanya merupakan satu dari miliaran bintang yang ada di jagat raya. 4. bukan tidak mungkin setiap bintang memiliki sistem bintang seperti matahari. yakni matahari pada orbit atau garis edarnya masing-masing. dapatlah diduga bahwa bintang-bintang yang lainnya pun kemungkinan besar memiliki sistem seperti tata surya dengan pusat dan lintasan orbit tertentu. 2. debu. Tata Surya Tata atau adalah sistem suatu di surya matahari sistem jagat yangterdapat raya terdiri atas matahari sebagai pusatnya. dan benda-benda lainnya sebagai anggota dari tata surya yang beredar mengelilingi pusatnya. satelit-satelit. Matahari (The Sun) Planet-planet (The Planets) Bulan (The Moon) dan satelit lainnya Asteroid Komet . Berdasarkan pengertian tersebut. 3. 5. meteor.

sedangkan yang kecil terbentuk di sekitarnya. Teori nebula lainnya yang berkembang dikemukakan oleh astronom berkebangsaan perancis yang bernama Pierre Simon De Lapplace yang hidup antara 1749-1827. . sedangkan bola gas asal menjadi matahari. Perputaran tersebut terbentuknya yang lambat menyebabkan konsentrasi materi yang memiliki berat jenis tinggi yang disebut inti massa pada beberapa tempat yang berbeda. Teori Terjadinya Tata Surya 1. Teori Nebula Teori nebula pertama kali ditemukan oleh seorang filsuf berkebangsaan jerman yang bernama Immanuel Kant yang hidup antara tahun 1724-1804. Akibat terjadinya proses pendinginan intiinti massa yang lebih kecil maka berubahlah menjadi planet-planet. yaitu gas atau kabut tipis yang sangat luas dan bersuhu tinggi berputar sangat lambat. tata surya berasal dari nebula. Menurut Lapplace. maka terlepaslah bagian-bagian dari bola gas tersebut dalam ukuran dan jangka waktu yang berbeda-beda.A. Oleh karena perputaran yang terjadi sangat cepat. tata surya berasal dari bola gas yang bersuhu tinggi dan berputar sangat cepat. sedangkan yang paling besar tetap dalam keadaan pijar dan bersuhu tinggi disebut matahari. Menurut Kant. Inti massa yang terbesar terbentuk ditengah. Bagian-bagian yang terlepas tersebut berputar dan pada akhirnya mendingin membentuk planet-planet.

Gabungan dari bahan-bahan padat kecil itu kemudian membentuk planet-planet. Teori Planetesimal Moulton dan Chamberlain (1900) mengemukakan pendapat bahwa tata surya berasal dari adanya bahan-bahan padat yang kecil yang disebut planetesimal yang mengelilingi inti berwujud gas dan bersuhu tinggi. . sedangkan inti massa yang bersifat gas dan bersuhu tinggi membentuk matahari 3. Teori Pasang Surut Astronom Jeans dan Jeffreys (1917) mengemukakan pendapat bahwa tata surya awalnya hanya terdiri dari matahari tanpa memiliki anggota.2. Planet-planet dan anggota lainnya terbentuk karena adanya bagian dari matahari yang tertarik dan terlepas oleh adanya pengaruh gravitasi bintang yang melintas ke dekat matahari. Bagian yang terlepas itu terbentu seperti cerutu panjang (bagian tengah besar dan kedua ujungnya kecil) yang terus berputar mengelilingi matahari. Lama kelamaan mendingin dan membentuk bulatan-bulatan yang disebut planet.

L Whippel dari Amerika Serikat dan Hannes Alven dari Swedia. Adanya ketidakteraturan dalam awan tersebut menyebabkan adanya penyusutan karena daya tarik menarik dan gerakan perputaran yang sangat cepat dan teratur sehingga terbentuklah piringan seperti cakram. . Teori Bintang Kembar Teori bintang kembar dikemukakan oleh seorang astronom berkebangsaan inggris yang bernama Teori ini Littleton (1930).4. Inti cakram yang menggelembung yang kemudian menjadi matahari sedangkan bagian pinggirnya berubah bentu menjadi planet-planet. 5. yaitu matahari.P Kuiper (1950) mengemukakan pendapat bahwa tata surya berasal dari awan yang sangat luasyang terdiri dari debu dan gas (Hidrogen dan Helium). mengemukakan bahwa awalnya matahari awalnya merupakan bintang kembar yang satu dengan lainnya saling mengelilingi. Menurutnya tata surya berawal dari matahari yang berputar dengan cepat dengan piringan gas di sekelilingnya yang kemudian membentuk planet-planet yang beredar mengelilingi matahari. Ahli astronomi lainnya mengemukakan teori awan debu antara lain F. melintasi bintang lain dan menabrak salah satu bintang kembar tersebut kemudian menghancurkannya menjadi bagian-bagian kecil yang terus berputar dan mendingin menjadi planet-planet yang mengelilingi bintang tetap bertahan. Teori Awan Debu Von Weizsaecker (1945) dan G. Pada satu masa.

volumenya diperkirakan 1. massa. Dan temperatur di permukaannya mencapai sekitar 5.000 C.000 Km atau sekitar 109 kali garis tengah Bumi. volume. Matahari Sebagai Pusat Tata Surya Matahari merupakan salah satu bintang di galaksi Bimasakti yang memiliki fungsi dan peranan paling penting dalam struktur tata surya.000 kali berat Bumi.300. sedangkan temperatur di pusatnya sekitar 15. temperatur. Temperatur matahari sangat tinggi menurut Dr. atomatom didalam tubuh matahari akan kehilangan elektron-elektronnya sehingga kemudian menimbulkan tumbukan antar inti atom dan penghancuran sebagian massanya (massa defect).392. Matahari merupakan bagian dari tata surya yang memiliki ukuran.000. Ia berpendapat bahwa dalam keadaan panas dan tekanan yang sangat tinggi. Matahari memiliki garis tengah sekitar 1.B. dan gravitasi yang paling besar sehingga matahari memiliki pengaruh yang sangat besar pula terhadap benda-benda angkasa yang beredar mengelilinginya. kemudian berubah menjadi energi panas dan cahaya yang dipancarkan ke berbagai arah.000 C. Bethe (1938) disebabkan oleh adanya reaksi inti di dalam tubuh matahari.000 kali volume Bumi. . Massa atau berat totalnya sekitar 322.

yaitu Kromosfer dan Korona. Struktur Matahari  Atmosfer Matahari Atmosfer matahari adalah lapisan paling luar dari matahari yang berbentuk gas dan terdiri dari 2 lapisan. Bahkan ada yang lebih dari besar dari diameter Bumi dengan kedalaman sekitar 800 Km yang disebut Umbra. serta memiliki ketebalan sekitar ribuan Km. biasanya terdapat lingkaran lebih terang yang disebut Penumbra. Atmosfer matahari (Kromosfer.000 Km.000 Km. Kromosfer merupakan lapisan atmosfer matahari bagian bawah yang terdiri atas gas yang renggang berwarna merah dengan ketebalan 10. . Korona adalah lapisan atmosfer matahari paling atas yang terdiri atas gas yang sangat renggang yang berwarna putih atau kuning kebiruan.  Fotosfer Matahari Fotosfer matahari adalah lapisan berupa bulatan berwarna perak kekuning-kuningan yang terdiri atas gas padat bersuhu tinggi.000 Km yang disebut Prominensa (Protuberans). dan Prominensa) dapat terlihat jelas jika bulatan matahari tertutup oleh bulatan bulan pada saat terjadi gerhana matahari total atau melalui pengamatan dengan menggunakan alat yang disebut Koronagraf. Di sekeliling Umbra. Korona. Lapisan gas ini merupakan lapisan paling dinamis karena seringkali muncul tonjolan cahaya yang berbentuk lidah api yang memancar sampai ketinggian lebih dari 200. Noda-noda hitam pada matahari secara keseluruhan disebut Sun Spots.1. Pada Fotosfer matahari terlihat ada bintik atau noda hitang berdiameter 300. Kromosfer dan Korona dalam keadaan normal tidak dapat terlihat jelas dari Bumi karena tingkat sinar keterangannya lebih rendah dari lapisan permukaan matahari.

Peranan Matahari Terhadap Kehidupan di Bumi Matahari merupakan angkasa memiliki benda yang cahaya sendiri. antara lain sebagai sumber cahaya dan panas bagi planet-planet disekitarnya termasuk Bumi. 3. Revolusi matahari adalah gerakan matahari beserta anggota-anggotanya mengelilingi pusat Galaksi Bimasakti. matahari memiliki peranan sebagai pengatur iklim dan cuaca sehingga memungkinkan terjadinya kehidupan di muka Bumi. Selain sebahai sumber panas dan cahaya. Inti Matahari (Barisfer) Inti matahari adalah bagian matahari yang terletak paling dalam. Pada bagian ini berlangsung reaksi inti yang menyebabkan terjadinya sintesis Hidrogen menjadi Helium dengan Karbon sebagai katalisatornya.000.berdiameter 500.000 C.5 hari di bagian ekuator dan sekitar 27 hari di bagian kutub untuk satu kali putaran. Rotasi matahari adalah gerakan matahari berputar pada sumbunya yang berlangsung sekitar 25.000 Km dengan tingkat tempratur sekitar 15. 2. memiliki matahari peranan yang sangat penting. dan hewan di Bumi. tumbuhan. Pergerakan Matahari Matahari tidaklah bedara dalam keadaan statis akan tetapi selalu bergerak dinamis baik individu maupun sistem. sehingga dapat berlangsung kehidupan manusia. . Oleh karena itu. Adapun gerakan matahari secara garis besar terdiri dari atas gerakan rotasi dan revolusi matahari.

Yupiter. Planet Merkurius ataupun Venus memiliki kecepatan peredaran mengelilingi matahari berbeda-beda sehingga letak atau kedudukan planet tersebut jika dilihat dari Bumi akan berubah-ubah. berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari. Venus. Mars. Berdasarkan kriteria tersebut. dan Mars. 1.C. Bumi. matahari dan Venus adalah antara 0 sampai 50 . dan Neptunus. Saturnus. matahari dan Merkurius. Planet Dalam (Interior Planet) yaitu planet-planet yang jarak rataratanya ke matahari lebih dekat dari jarak rata-rata Bumi ke matahari atau lintasannya berada di antara lintasan Bumi dan Matahari. Planet Bermassa Kecil (Inferior Planet) yang terdiri dari Planet Merkurius. maka yang termasuk planet dalam adalah Merkurius dan Venus. Uranus. . Berdasarkan sudut elongasi yang dibentuk oleh garis yang menghubungkan Bumi. Berdasarkan urutannya dari matahari. Sebagian besar planet memiliki pengiring atau pengikut planet yang disebut satelit yang beredar mengelilingi planet. Sudut yang dibentuk oleh garis yang menghubungkan Bumi dan Matahari dengan suatu planet disebut elongasi. yaitu antara 0 sampai 28 sedangkan sudut elongasi yang menghubungkan Bumi. Uranus.  Berdasarkan Jarak ke Matahari : 1. Planet-planet (The Planets) Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri. Bumi. Planet-planet tersebut terdiri atas Merkurius. Klasifikasi Planet  Berdasarkan Massanya : 1. 2. dan Neptunus yang beredar mengelilingi matahari pada orbit atau garis edarnya masing-masing dalam suatu sistem tata surya. Venus. Saturnus. Planet Bermassa Besar (Superior Planet) yang terdiri dari Planet Yupiter. Dalam sistem tata surya terdapat 8 planet.

Planet-planet yang termasuk kedalam kelompok planet luar adalah Mars. Deskripsi Planet  Merkurius Merkurius merupakan planet yang letaknya paling dekat ke matahari. yaitu suatu keadaan dimana suatu planet berada dalam posisi searah dengan matahari dilihat dari Bumi. garis tengahnya hanya 4.000 Km. Planet ini beredar mengelilingi matahari dalam suatu orbit eliptis (lonjong) dengan periode revolusinya sekitar 88 hari. .2.476 Km. Pada saat oposisi berarti planet tersebut berada pada jarak paling dekat dengan Bumi.800. Planet Luar (Eksterior Planet) yaitu planet-planet yang jarak rataratanya lebih jauh dari jarak rata-rata Bumi ke matahari atau lintasannya berada diluar lintasan Bumi. pada saat konjungsi berarti planet tersebut berada pada jarak paling jauh dengan Bumi. dan sedangkan pada malam hari menjadi sangat dingin mencapai -2000 C. Merkurius memiliki ukuran paling kecil dalam sistem tata surya. maka suhu udara siang hari menjadi sangat panas mencapai sekitar 400 C. yaitu suatu kedudukan dimana suatu planet berkedudukan berlawanan arah dengan posisi matahari dilihat dari Bumi. Uranus. Oleh karena jaraknya yang sangat dekat ke matahari. dan Neptunus. Adapun jika sudut elongasi satu planet mencapai 0 berarti planet tersebut mencapai kedudukan konjungsi. dan periode rotasinya sekitar 59 hari. Dilihat dari Bumi sudut elongasi kelompok planet luar dalam kedudukan oposisi. Perbedaan suhu harian yang sangat besar disebabkan Merkurius tidak memiliki atmosfer. Saturnus. Yupiter. 2. jarak rataratanya sekitar 57.850 Km yang hampir sama ukurannya dengan Bulan yang memiliki diameter sekitar 3.

Diameter Venus sekitar 12. Oleh karena itu planet ini dapat terlihat jelas dari Bumi sebagai noktah kecil yang sangat terang dan berkilauan menyerupai bintang pada pagi atau senja hari.140 Km. Orang-orang di Bumi seringkali menyebutnya sebagai bintang pagi hari atau timur ketika Venus berada pada posisi elongasi barat. .000 Km diselubungi atmosfer sangat tebal terdiri atas gas Karbondioksida dan Sulfat. yaitu sekitar 42. Atmosfer tersebut berfungsi memantulkan cahaya matahari yang diterimanya. sedangkan pada malam hari suhunya tetap tinggi karena panas yang diterimanya tertahan atmosfer planet tersebut. Sehingga pada siang hari suhunya mencapai 477 C. kecemerlangan Venus disebabkan oleh adanya atmosfer berupa awan putih yang menyelubungi planet.000. Selain karena letaknya paling dekat dengan Bumi. periode rotasinya sekitar 244 hari dengan arah sesuai jarum jam. sedangkan periode revolusinya sekitar 225 hari. Jarak rata-rata Venus dengan matahari sekitar 108. Venus Venus merupakan planet yang letaknya paling dekat dengan Bumi.000.000 Km. dan bintang senja pada waktu elongasi timur.

dan memiliki periode rotasi sekitar 23 jam 56 menit dengan arah dari barat ke timur. yaitu pada kedudukan oposisi. para astronom lebih banyak menghabiskan waktunya untuk mempelajari Mars dibandingkan planet lain dalam jagat raya. Pada saat itu jaraknya hanya sekitar 56.756 yang hampir sama dengan diameter planet Venus. Bumi memiliki diameter sekitar 12.25 hari. yaitu Bulan (The Moon). Adapun planet-planet lain yang terlalu sulit untuk diamati karena diselubungi oleh gas berupa awan tebal dan jaraknya terlalu jauh dari Bumi. . Oleh karena itu. Planet ini tampak tampak sangat jelas dari Bumi setiap 2 tahun 2 bulan sekali.  Mars Mars merupakan (Eksterior planet Planet) luar yang paling dekat dengan Bumi.000 Km dari Bumi.000. Mars merupakan planet yang keadaannya paling mirip dengan Bumi sehingga memungkinkan adanya kehidupan. Bumi memiliki periode revolusi 365. Planet ini merupakan satu-satunya planet yang bagian permukaannya dapat diamati dari Bumi dengan menggunakan teleskop. Bumi Bumi merupakan planet yang berada pada urutan ketiga dari matahari. Bumi memiliki satu satelit yang selalu beredar mengelilingi Bumi.000. Jarak rata-rata Bumi dengan matahari sekitar 150.000 Km.

Planet Yupiter memiliki satelit yang jumlahnya paling banyak. sedangkan periode rotasinya sekitar 24 jam 37 menit. yaitu Phobos dan Deimos. sedangkan periode revolusinya sekitar 11.000. yang berotasi pada sumbunya dengan sangat cepat sekitar 9 jam 50 menit. dan Cincin Dalam. yaitu Cincin Luar.  Yupiter Yupiter merupakan planet terbesar dalam sistem tata surya.Jarak rata-rata planet Mars ke matahari sekitar 228.000 Km.790 Km yang diselimuti oleh lapisan atmosfer tipis dengan suhu udara relatif lebih rendah daripada suhu udara di Bumi. diantaranya terdapat beberapa satelit yang ukurannya besar seperti Ganimedes.600 Km. Planet ini memiliki 2 satelit. Planet ini memiliki 3 cincin tipis yang arahnya selalu sejajar dengan ekuatornya. Periode rotasinya sekitar 10 jam 14 menit dan revolusinya sekitar 29. diameternya sekitar 120.5 tahun. yaitu sekitar 6. yang terdiri atas materi dengan tingkat kerapatan yang rendah terutama Hidrogen dan Helium.  Saturnus Saturnus merupakan planet terbesar kedua setelah Yupiter.000.000 Km. Jarak rata-rata Yupiter dengan matahari sekita 778.9 tahun. Galilea. Io. Diameter planet ini sekitar setengah dari diameter Bumi. dan Europa. yaitu 13 satelit. diameternya sekitar 142. . yang memiliki periode revolusi sekitar 687 hari. Calisto.200 Km. Cincin Tengah.

dan Oberon. yaitu Miranda. Antara Cincin Dalam dan permukaan Saturnus dipisahkan ruang kosong berjarak sekitar 11.  Uranus Planet memiliki Uranus diameter sekitar 49. Titania. dan Cincin Dalam sekitar 160. Planet Saturnus memiliki atmosfer yang sangat rapat terdiri atas Hidrogen. Periode revolusinya sekitar 84 tahun. Jarak rata-rata Uranus ke matahari adalah sekitar 2.000 Km. Rhe.000 Km. . sumbu rotasi pada planet Uranus searah dengan arah datangnya sinar matahari sehingga kutubnya seringkali menghadap ke arah matahari. Helium.870. Seperti halnya dengan Yupiter dan Saturnus. periode sedangkan rotasinya sekitar 10 jam 49 menit. Di luar batas atmosfer Uranus terdapat 5 satelit mengelilinginya.Diameter Cincin Luar planet Saturnus adalah sekitar 273. Metana. ketebalan cincinnya sekitar 1 meter terdiri atas partikel-partikel gas yang sangat tipis dan redup.265 Km. Thetys. planet ini pun merupakan planet raksasa yang sebagian besar massanya berupa gas. Umbriel.000 Km. dan Dione. Atmosfer planet ini dipenuhi oleh Hidrogen. Cincin Tengah sekitar 152. Berbeda dengan planet lainnya.000. Ariel. Saturnus memiliki 11 satelit. Helium.600 Km. dan Metana. diantaranya adalah Titan. Uranus merupakan planet bercincin. dan Amoniak.000 Km yang hampir empat kali diameter Bumi.

setelah diselenggarakannya pertemuan International Astronomical Union (IAU) ke-26 di Praha.8 tahun. Planet Neptunus memiliki 2 cincin utama dan 2 cincin redup di bagian dalam yang memiliki lebar sekitar 15 Km. Akan tetapi.  Kesepakatan Para Astronom Pada awalnya planet yang diakui dalam sistem tata surya jumlahnya ada 9 planet. Helium. Pluto yang selama ini dikenal sebagai planet terkecil yang menempati urutan kesembilan harus keluar dari daftar planet anggota dari tata surya. Jarak rata-ratanya ke matahari sekitar 4.000 Km. masih ada planet kesembilan yaitu Pluto. dan Amoniak yang lebih padat jika dibandingkan dengan Yupiter dan Saturnus.497. 424 ahli astronom dari seluruh dunia memutuskan dan menyepakati untuk mengeluarkan Pluto dari statusnya sebagai suatu planet. Status Pluto sekarang adalah menjadi planet kerdil (Dwarf Planet). yaitu Triton dan Nereid. sedangkan revolusinya sekitar 164. Metana. Satelit yang beredar mengelilingi Neptunus ada 2. Republik Ceko pada 24 Agustus 2006. . Atmosfer Neptunus dipenuhi oleh Hidrogen. Akibatnya. Neptunus Neptunus merupakan planet superior dengan diameter sekitar 50.000.200 Km. Para ahli astronom menyepakati bahwa benda angkasa disebut planet jika memiliki ukuran cukup besar dan berada tetap pada garis orbitnya selama mengitari matahari. garis orbit Pluto tumpang tindih dengan orbit Neptunus sehingga secara otomatis Pluto terdiskualifikasi dari klasifikasi planet dalam sistem tata surya. Neptunus memiliki periode rotasi sekitar 15 jam 48 menit. serta tidak mengalami garis edar tumpang tindih dengan planet lain. Manurut para ahli. Setelah kedelapan planet yang sudah diuraikan diatas.

komet tersebut melepaskan gas sehingga membentuk koma dan ekor yang sangat panjang. yaitu sebagai berikut : Kepala komet 1. . Berdasarkan bentuk dan lintasannya. es.D.000 Km meliputi inti dan koma. Komet Berekor Pendek Komet berekor pendek adalah komet yang garis lintasannya sangat pendek sehingga kurang memiliki kesempatan untuk menyerap gas di daerah yang dilaluinya. Ketika mendekati matahari.3 tahun sekali. komet dapat dibagi menjadi 2. Komet (Comet) Komet merupakan anggota tata surya yang terdiri atas pecahan benda angkasa. komet tersebut melepaskan gas yang sangat sedikit sehingga hanya membentuk koma dan ekor yang sangat pendek bahkan hampir tidak berekor. Strukturnya terdiri atas kepala dan ekor komet. Komet Berekor Panjang Komet berekor panjang adalah komet dengan garis lintasannya sangat jauh melalui daerah-daerah yang sangat dingin di angkasa sehingga berkesempatan menyerap gas-gas daerah yang dilaluinya. 2. Contohnya Komet Encke yang melintas dekat matahari setiap 3. Komet mengorbit matahari dalam suatu lintasan yang berbentu elips. Ketika mendekati matahari.000 tahun sekali dan Komet Halley setiap 76 tahun sekali. Contohnya Komet Kohoutek yang melintas dekat matahari setiap 75. berdiameter lebih dari 65. Adapun ekor komet memiliki panjang sampai ribuan Km yang arahnya selalu menjauhi atau berlawanan dengan matahari. dan gas yang membeku.

Vesta sekitar 490 Km. Juno 360 Km. Tumbukan Meteorit berukuran besar pada permukaan Bumi seringkali menimbulkan lubang besar di permukaan Bumi yang disebut Kawah Meteorit.265 Km.E.000 asteroid. dan Devada sekitar 272 Km. Pallas dengan diameter 560 Km. F. Para astronom berlomba untuk menyelidikinya dan berkeyakinan bahwa di tempat tersebut planet yang belum diketahui Sampai saat ini telah teridentifikasi lebih kurang 5. Meteor yang tidak habis terbakan di atmosfer Bumi dan sampai ke permukaan Bumi disebut Meteorit. Meteor Meteor adalah benda angkasa berupa pecahan batuan angkasa yang jatuh dan masuk ke dalam atmosfer Bumi. Beberapa asteroid yang telah teridentifikasi diantaranya antara lain Ceres yang merupakan asteroid terbesar dengan diameter 780 Km. Asteroid Asteroid adalah planet terdapat orbis Yupiter. asteroid karena kumpulan kecil yang diantara Mars dan Penemuan diawali adanya kecurigaan para ahli astronomi yang melihat bahwa antara planet Mars dan Yupiter dipisahkan oleh jarak yang sangat jauh. Ketika meteor masuk kedalam atmosfer Bumi maka akan terjadi gesekan dengan udara sehingga benda tersebut akan menjadi panas dan terbakar. . Contohnya Kawah Meteorit Arizona di Amerika Serikat yang lebarnya sekitar 1.000 asteroid pada daerah tersebut dan diprediksi seluruhnya terdapat lebih dari 50.

Akibatnya Bulan tidak mampu mengikat atmosfer. Yupiter. Bulan (The Moon) Bulan merupakan benda angkasa berbentuk bulat yang beredar dalam mengelilingi suatu lintasan Bumi yang disebut garis edar atau orbit tertentu. Bulan memiliki periode revolusi terhadap Bumi sekitar 27. Bulan merupakan benda angkasa yang sangat kecil gravitasinya yang kirakira hanya ⁄ gravitasi Bumi. dan Neptunus. Akibat lainnya adalah pada siang hari suhu permukaan Bulan menjadi sangat panas mencapai 100 C. Saturnus. Ciri-ciri dari Bulan yang telah menyelesaikan satu lingkaran penuh adalah posisi Bulan terhadap Bumi telah kembali pada posisi semula. .3 hari atau satu bulan sideris. planet-planet lain yang memiliki satelit adalah Mars. Oleh karena Bulan selalu Bumi bergerak mengelilingi Bumi kemanapun bergerak maka Bulan merupakan satelit Bumi. ada pula beberapa asteroid yang menyimpang keluar melintasi garis edar dari kedua planet tersebut. Uranus. G.Garis edar asteroid pada umumnya beredar diantara garis edar Mars dan Yupiter.000 Km. Akan tetapi. Secara teoritis diyakini bahwa asteroid terbentuk karena terjadi benturan diantara planet-planet kecil sehingga terpecah belah menjadi asteroid dengan jumlah yang cukup banyak. yaitu peredaran Bulan mengelilingi Bumi dalam suatu lingkaran penuh (360 ). Selain Bumi. Awal mula keberadaan asteroid yang berjumlah puluhan ribu diantara orbit Mars dan Yupiter belum diketahui secara pasti.3 hari.476 Km atau sekitar ⁄ diameter Bumi. Diameter Bulan sekitar 3. jarak rata-rata Bulan dengan Bumi sekitar 384. Ketiadaan atmosfer di Bulan menjadikan keadaan Bulan sangat sunyi karena tidak ada media yang dapat berfungsi merambatkan gelombang suara. sedangkan pada malam hari suhu permukaannya sangat dingin mencapai 150 C. sedangkan periode rotasinya sama dengan periode revolusinya yaitu 27.

Sementara Bulan melanjutkan pergerakannya mengitari Bumi. Diameter Bumi yang lebih besar dari diameter Bulan menyebabkan seluruh bulatan Bulan akan tertutup oleh bulatan Bumi sehingga ketika peristiwa Gerhana Bulan . artinya cahaya matahari yang menuju Bulan pada malam hari terhalang oleh bulatan Bumi. H. Ada 2 macam gerhana. dan Bulan. 2. lalu Bulan Menengah. Pergerakan Bulan dari waktu ke waktu menyebabkan terjadinya perubahan sudut yang dibentuk oleh garis yang menghubungkan antara matahari. maka Gerhana Matahari hanya terjadi pada sebagian kecil permukaan Bumi dan berlangsung sekitar kurang lebih 7 menit. yaitu : 1. keadaan seperti itu disebut Fase Bulan Baru. fase berikutnya adalah kebalikannya sampai pada akhirnya terjadi Fase Gelap atau Bulan Baru kembali. Oleh karena diameter Bulan tidak lebih besar dari diameter Bumi. Gerhana Bumi dan Bulan merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri. Gerhana Bulan Gerhana Bulan adalah gerhana yang terjadi akibat bayang-bayang Bumi mengenai Bulan.Bulan mengelilingi Bumi dalam jangka waktu satu bulan. kemudian menjadi Bulan Purnama. maka memungkinkan terjadinya peristiwa gerhana. Bulan Tiga Perempat. maka Bumi tidak akan terlihat dari Bulan demikian juga sebaliknya. Jika dalam peredarannya Bumi maupun Bulan berada dalam suatu garis lurus dengan matahari. dimana cahaya matahari yang menuju Bumi pada siang hari terhalang bulatan Bulan. seluruh permukaan . Gerhana Matahari Gerhana Matahari merupakan gerhana yang terjadi sebagai akibat bayang. bagian Bulan yang menghadap ke Bumi akan tampak gelap. Perubahan sudut tersebut mengakibatkan terjadinya perubahan penampakan Bulan jika dilihat dari Bumi yang disebut Fase Bulan. tampak Bulan berubah pula menjadi Fase Bulan Sabit. Bumi.bayang Bulan mengenai Bumi. Tanpa adanya cahaya matahari yang dipantulkan oleh Bumi ataupun Bulan. Setelah tercapai Fase Purnama. Jika Bulan berada pada posisi terdekat ke matahari.

Bumi yang pada saat itu terjadi malam hari akan mengalami Gerhana Bulan yang berlangsung kurang lebih sekitar 1 jam 40 menit. .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->