Anda di halaman 1dari 20

Hepatitis B Akut

Auliana Danisya 1010211090

Etiologi
Virus Hepatitis B (HBV) a. Morfologi Virus DNA Hepatotropik, Hepadnaviridae 6 genotipe Bentuk : spiral Diameter : 42 nm Terdiri dari : Inti nukleokapsid (diameter: 27nm dan mengandung DNA Partial (HBcAg dan HBeAg)) dan selubung luar lipoprotein (tebal : 7nm dan mengandung HBsAg&lipid minor&karbohidrat) Virus HBV mutan

b. Transmisi Darah Transfusi darah Perinatal Pasien hemidialisis

Seksual
Perkutan Iritasi berulang peralatan medis Tatto

Epidemiologi
Anak > dewasa 90% neonatus 50% bayi 5%

Gejala Klinis
1. Fase Inkubasi (15-180hari) asimtomatik 2. Fase Prodomal (Pra-ikterik) Malaise Mialgia Atralgia Anoreksia Mual & muntah Faringitis, batuk, flu Nyeri abdomen di kuadran atas atau epigastrium yang ringan dan menetap Serum sickness

3. Fase Ikterik Urin warna gelap Pruritus Kulit, sklera mata, palatum mole, frenulum linguae ikterik

4. Fase Penyembuhan Hepatomegali Abnormalitas fungsi hati

Diagnosis
A. Anamnesis + gejala B. Pemeriksaan Fisik Inspeksi : kulit, sklera mata, palatum mole, frenulum linguae ikterik Palpasi : Hepatomegali (konsistensi lunak dan nyeri tekan +) dan Spleenomegali Perkusi : Fist Percussion +

C. Pemeriksaan Labolatorium Darah Bilirubin , SGOT&SGPT, Serum Asam Empedu Puasa (SAEP) Urine Bilirubinuria Tinja steatoroe Serologis 1. IgM anti HBcAG + 2. IgM anti HBsAg + 3. DNA HBV serum + 4. HbeAg + 5. IgG anti HbcAg +

Pencegahan
Imunoprofilaksis Pemberian vaksin hepatitis B sebelum paparan Pemberian pasca paparan dengan vaksin hepatitis B dan imunoglobulin hepatitis B (HBIG)

Hepatitis B Kronis

Definisi
Adanya persisten virus hepatitis B (HBV) yang lebih dari 6bulan.

Etiologi
1. Faktor Virus Terjadi imunotoleransi thd HBV Hambatan thd CTL 2. Faktor Penjamu Genetik Penurunan produksi IFN Kelainan fungsi limfosit

Epidemiologi
Anak & dewasa muda > dewasa tua 90% terjadi pada perinatal

Patogenesis

FLIPCHART

Perjalanan Penyakit Hepatitis B Kronis

FLIPCHART

Gejala Klinis
Fase Hepatitis B Kronik Aktif Tanda penyakit hati kronik Hepatomegali , eritema palmar, spider naevi Fase Carrier HBV Inaktif asimtomatik

Penatalaksanaan
Imunomodulasi Interferon (IFN)
- IFN Alfa
Kerja : produksi oligiadenylate synthease (OAS) aktivitas antivirus Dosis : 5 10 MU 3x seminggu ES : Flare up, rambut rontok, Penurunan BB, depresi, dll

- PEG interferon
Kerja : meningkatkan waktu paruh IFN Dosis : 90, 180, 270 mikrogram/minggu selama 24minggu

Timosin Alfa 1
Kerja : merangsang fungsi sel limfosit

Vaksinasi
Mengandung protein pre-core atau mengandung CTL.

Antivirus Lamivudin
Kerja : hambat enzin reverse transkriptase hambat replikasi HBV Dosis : 100mg tiap hari, oral Keuntungan : harga murah dan tidak memiliki efek samping Kerugian : kekebalan dari mutan HBV thd lamivudin

Adefovir Dipivoksil
Kerja : hambat enzin reverse transkriptase hambat replikasi HBV Dosis : 10mg tiap hari, oral selama 48minggu Keuntungan : jarang mengalami kekebalan virus Kerugian : Harga mahal dan memiliki toksisitas thd ginjal bila diberikan dengan dosis >30mg