Anda di halaman 1dari 1

manfaat minyak ikan pada psoriasis

Kalbe.co.id - Psoriasis merupakan kelainan kulit yang cukup sering dijumpai yang ditandai dengan gatal, kulit bersisik dan eritema. Salah satu karakteristik utama psoriasis adalah peningkatan konsentrasi asam arakidonat dan metabolitnya, leukotrien B4 pada dan di sekitar plak psoriasis. Telah diketahui bahwa minyak ikan dapat menekan pembentukan leukotrien B4 sehingga para peneliti di Universitas Kedokteran Buenos Aires memutuskan untuk meneliti apakah aplikasi topikal minyak ikan pada kulit yang terkena psoriasis dapat mengurangi gejala psoriasis. Uji klinik tersebut melibatkan 25 pasien psoriasis yang secara acak mendapat mintak ikan atau parafin cair yang diaplikasikan secara topikal pada plak psoriasis pada malam hari dan ditutup selama 6 jam dengan dressing oklusif. Terapi diulang setiap hari selama periode 4 minggu. Hasilnya menunjukkan bahwa minyak ikan topikal terbukti sangat efektif dalam mengurangi kulit bersisik, ketebalan plak psoriasis dan eritema (derajat sisik berkurang dari 2,91 menjadi 0,32 pada skala 0-4, derajat ketebalan plak berkurang dari 2,21-0,52 dan derajat eritema berkurang dari 2,72 menjadi 0,90). Namun terapi minyak ikan topikal tidak mengurangi rasa gatal. Terapi parafin cair selama 4 minggu juga efektif dalam mengurangi eritema, tetapi tidak efektif untuk mengurangi gatal dan ketebalan plak psoriasis dan minyak ikan secara bermakna lebih unggul dalam mengurangi sisik. Kedua terapi dapat diterima oleh pasien. Dari studi tersebut disimpulkan bahwa minyak ikan yang diaplikasikan secara topikal lebih unggul dalam mengurangi gejala dan tanda psoriasis dibanding parafin cair. Para dokter di Royal Hallamshire Hospital juga telah mengeluarkan hasil uji klinik yang dibuat untuk menilai efek suplementasi oral minyak ikan pada terapi psoriasis. Uji klinik tersebut melibatkan 28 pasien dengan psoriasis kronik yang secara acak mendapat 10 kapsul minyak ikan (mengandung 1,8 gram EPA (asam eikosapentanoat), suatu komponen utama minyak ikan yang dapat mencegah efek buruk dari leukotrien dan terbukti mempunyai efek antiinflamasi yang bermakna) atau 10 kapsul minyak zaitun setiap hari selama periode 12 minggu. Hasilnya menunjukkan bahwa setelah 8 minggu terapi, terdapat penurunan rasa gatal, eritema, dan sisik pada lesi yang bermakna pada kelompok minyak ikan dan cenderung ke arah penurunan luas lesi psoriasis. Tidak ada perubahan yang bermakna pada kelompok minyak zaitun. Dari hasil studi ini para peneliti menyimpulkan bahwa suplementasi minyak ikan bermanfaat dalam terapi psoriasis.