Anda di halaman 1dari 10

Mekanisme Pasar Permintaan

Mata Kuliah Kode MK

: :

Pengantar Ekonomi Mikro EKU 111

OLEH:

Kelompok 4
Renno Reynaldi Repie Muhammad Farid Al Habib I.G.N.A. Dananjaya Putra Ardhana Reswara I Komang Deny Widnyana I Made Priyana Benny I Gst. Ngr. Ari Samitha (1106205013) (1106205055) (1106305182) (1106305084) (1106305179) (1106305181) (1106305160)

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS UDAYANA 2011

1. Penentu-Penentu Pemintaan
Permintaan seseorang atau suatu masyarakat kepada suatu barang ditentukan oleh beberapa faktor. Di antara faktor-faktor tersebut yang terpenting adalah yang dinyatakan di bawah ini : a. Harga barang itu sendiri Jika harga barang semakin murah, maka permintaan terhadap barang itu bertambah. Begitu juga sebaliknya. Hal ini sesuai dengan hukum permintaan, yang menyatakan rendah harga suatu barang, maka makin banyak permintaan terhadap barang tersebut, dan sebaliknya. b. Harga barang lain yang terkait Harga barang lain juga dapat mempengaruhi permintaan suatu barang, tetapi kedua macam barang tersebut mempunyai keterikatan. Keterikatan kedua macam barang tersebut dapat bersifat substitusi dan bersifat komplemen. c. Tingkat pendapatan per kapita Tingkat pendapatan per kapita dapat mencerminkan daya beli. Makin tinggi pendapatan, daya beli makin kuat, sehingga permintaan terhadap suatu barang meningkat. d. Selera atau kebiasaan Selera atau kebiasaan juga dapat mempengaruhi permintaan suatu barang. Karena selera atau kebiasaan masyarakat terhadap suatu produk di suatu daerah belum tentu sama dengan masyarakat di daerah lainnya. e. Jumlah penduduk Permintaan berkaitan erat dengan jumlah penduduk. Makin banyak jumlah penduduk yang menyukai produk tertentu, maka makin banyak jumlah permintaan terhadap produk tersebut. f. Perkiraan harga di masa mendatang Bila kita memperkirakan bahwa harga suatu barang akan naik, lebih baik jika kita membeli barang itu sekarang. Sehingga mendorong orang untuk membeli lebih

banyak saat ini guna menghemat belanja di masa mendatang. Hal itu merupakan salah satu hal yang akan mendorong jumlah permintaan terhadap suatu barang. g. Distribusi pendapatan Distribusi pendapatan dapat mempengaruhi jumlah permintaan. Maksudnya jika distribusi pendapatan baik, berarti daya beli masyarakat secara umum menguat, sehingga permintaan terhadap suatu barang meningkat. h. Usaha-usaha produsen meningkatkan penjualan Usaha-usaha promosi penjualan seperti iklan pemberian potongan harga, pemberian hadiah kepada pembeli apabila membeli suatu barang, sering mendorong orang untuk membeli lebih banyak daripada biasanya. Sangat sukar untuk menganalisis pengaruh berbagai faktor tersebut terhadap permintaan suatu barang secara sekaligus. Oleh sebab itu, dalam membicarakan teori permintaan, ahli ekonomi membuat analisis yang lebih sederhana. Dalam analisis ekonomi dianggap bahwa permintaan suatu barang terutama dipengaruhi oleh tingkat harganya. Oleh sebab itu, dalam teori permintaan yang terutama dianalisis adalah hubungan antara jumlah permintaan suatu barang dengan harga barang tersebut.

2. Hukum Permintaan
Dalam hukum permintaan dijelaskan sifat hubungan antara permintaan suatu barang dengan tingkat harganya. Hukum permintaan pada hakikatnya merupakan suatu hipotesis yang menyatakan : Semakin rendah harga suatu barang, maka makin banyak permintaan terhadap barang tersebut. Sebaliknya, semakin tinggi harga suatu barang, maka makin sedikit pemintaan terhadap barang tersebut. Ada dua hal yang menyebabkan jumlah permintaan dan tingkat harga memiliki sifat hubungan seperti yang disebutkan dalam hukum permintaan. Yang pertama, sifat hubungan seperti itu disebabkan karena kenaikan harga dapat menyebabkan para pembeli mencari barang lain yang dapat digunakan sebagai pengganti barang yang mengalami kenaikan harga. Sebaliknya, apabila harga turun

maka orang mengurangi pembelian terhadap barang lain yang sama jenisnya dan menambah pembelian terhadap barang yang mengalami penurunan harga. Yang kedua, kenaikan harga menyebabkan pendapatan riil para pembeli berkurang. Pendapatan yang merosot tersebut memaksa para pembeli untuk mengurangi pembeliannya terhadap berbagai jenis barang, dan terutama barang yang mengalami kenaikan harga

3. Kurva Permintaan
Sebelum membuat kurva permintaan, terlebih dahulu kita harus membuat daftar permintaan. Yang dimaksud dengan daftar permintaan adalah suatu tabel yang memberi gambaran dalam angka-angka tentang hubungan antara harga dengan jumlah barang yang diminta masyarakat. Setelah daftar permintaan tersusun, barulah kita dapat membuat kurva permintaan. Kurva permintaan adalah suatu kurva yang menggambarkan sifat hubungan antara harga sesuatu barang tertentu dengan jumlah barang yang diminta para pembeli. Dalam gambar 4.1, pada kurva permintaan DD terdapat 5 titik yaitu P, Q, R, S dan T. Masing masing titik menggambarkan keadaan yang berbeda. Sebagai contoh, dalam Tabel 4.1 keadaan P menggambarkan bahwa pada harga Rp 5000 jumlah buku tulis yang akan di beli adalah 200. Dalam Gambar 4.1, titik P juga menggabarkan keadaan seperti itu. TABEL 4.1 Permintaan Terhadap Buku Tulis pada Berbagai Tingkat Harga

Keadaan P Q R S T

Harga (rupiah) 5000 4000 3000 2000 1000

Jumlah yang diminta (unit) 200 400 600 900 1300

GAMBAR 4.1 Kurva Permintaan Terhadap Buku Tulis

D 5 P Q R S

h arga (ribu rupiah)

4 3 2 1 0 200

T D 600 kuantitas 1000 1400

4. Fungsi Permintaan
Fungsi permintaan adalah permintaan yang dinyatakan dalam hubungan matematis dengan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Dengan fungsi permintaan, maka kita dapat mengetahui hubungan antara variabel tidak bebas (dependent variable) dan variabel-variabel bebas (independent variables). Berikut adalah bentuk persamaan matematis yang menjelaskan hubungan antara tingkat permintaan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan. - +/+ + + + + + Dx = f(Px , Py , Y/Cap , sel , pen , Pp , Ydist , prom) Di mana : Dx = Px = Py = Y/cap = permintaan barang X harga X harga Y (barang substitusi atau komplemen) pendapatan per kapita

Sel Pen Pp Ydist Prom

= = = = =

selera atau kebiasaan jumlah penduduk perkiraan harga X periode mendatang distribusi pendapatan upaya produsen meningkatkan penjualan (promosi)

Dx adalah variable tidak bebas (dependent variable) karena besar nilainya ditentukan oleh variable variable lain, yaitu yang berada di sisi kanan persamaan (2.1). Variabel variabel ini disebut variabel bebas (independent variable), karena besar nilainya tidak tergantung besarnya nilai variabel lain. Tanda positif (+) dan negatif (-) menunjukkan pengaruh masing masing variabel bebas terhadap permintaan barang X. Tanda positif menunjukkan hubungan searah sedangkan tanda negatif menunjukkan hubungan terbalik. Misalnya, pertambahaan jumlah penduduk (pen) akan meningkatkan permintaan barang X. Sementara jika harga X (Px) naik, permintaan barang X turun. Dalam analisis ekonomi tidak semua variabel diperhitungkan. Biasanya yang diperhitungkan adalah yang perngaruhnya besar dan langsung. Dalam hal ini variabel yang dianggap mempengaruhi permintaan suatu barang adalah harga barang itu sendiri, harga barang lain, dan pendapatan. Persamaan (2.1) dapat disusun dengan lebih sederhana menjadi Persamaan (2.2). +/- +

Dx = f(Px, Py, Y / cap).................................................................................. (2.2)

Tanda- tanda positif atau negatif dapat ditulis dalam persamaan matematis Dx / Px < 0 (jika harga X naik, permintaan barang X turun, atau sebaliknya), Dx / Py > 0 (jika harga barang substitusi X naik, permintaan barang X naik, dan sebaliknya).

5.

Permintaan Perseorangan dan Permintaan Pasar


Permintaan terhadap suatu barang dapat dilihat dari dua sudut, yaitu permintaan yang dilakukan oleh seseorang dan permintaan yang dilakukan oleh semua orang dalam pasar. Oleh karena itu, dalam analisis perlu dibedakan antara kurva permintaan perseorangan dan kurva permintaan pasar. Untuk memperoleh kurva

permintaan pasar, kurva berbagai individu dalam pasar harus dijumlahkan. Dalam Tabel 4.2 ditunjukkan suatu gambaran hipotesis untuk memperoleh permintaan pasar dengan menjumlahkan permintaan individu-individu dalam pasar. Dalam contoh itu dimisalkan hanya terdapat dua individu dalam pasar buku tulis, yaitu Ali dan Badu. Dalam tabel tersebut digambarkan permintaan ali maupun Badu terhadap buku tulis pada harga-harga diantara Rp. 5000 dan Rp. 1000. Permintaan pasar diperoleh dengan menjumlahkan banyaknya barang yang diminta oleh Ali dan Badu pada setiap tingkat harga. Berdasarkan kepada data dalam Tabel. Harga Rp. 5000 Rp. 4000 Rp. 3000 Rp 2000 Rp. 1000 Jumlah yang diminta Permintaan Ali 10 15 30 50 70 + + + + + Permintaan Badu 10 15 20 30 45 = = = = = Permintaan Pasar 20 30 50 80 115

harga (ribu rupiah)


5 4 3 2 1

harga (ribu rupiah)


5 4 3 2 1

harga (ribu rupiah)


5 4 3 2 1

Da
0 10 20 30 40 50 60 70 80 (i) permintaan Ali

Db
0 10 20 30 40 50 60 70 80 (ii) permintaan Badu

D
0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 110 120

(iii) permintaan pasar

6. Pergerakan Sepanjang Kurva Permintaan dan Pergeseran Kurva Permintaan


Gerakan Sepanjang Kurva Permintaan Perubahan sepanjang kurva permintaan berlaku apabila harga barang yang diminta menjadi makin tinggi atau makin menurun. Perhatikan Gambar 4.3. misalkan DD adalah kurva permintaan pasar terhadap buku tulis dan pada permulaannya harga adalah Rp. 3000 dan jumlah barang yang diminta adalah 600. Keadaaan inni ditunjukkan oleh titik R. Seterusnya misalkan para produsen buku tulis menurunkan harga penjualan buku tulis menjadi hanya Rp. 2000 per buku. Perubbahan yang bagaimanakah yang terjadi terhadap jumlah yang diminta? Dari kurva DD dalam gambar 4.3 dapat dilihat bahwa perubahan harga tersebut menyebabkan keadaan permintaan berubah, yaitu dari yang ditunjukkan titik R kepada titik S. Ini berarti penurunan harga buku dari Rp. 3000 menjadi Rp. 2000 telah menambah jumlah yang diminta dari 600 kepada 900 buku tulis. Kenaikan harga akan mengurangi jumlah yang diminta. Akibat dari kenaikan harga juga dapat diikuti sepanjang kurva permintaan. Katakanlah yang berlaku adalah kenaikan harga dari Rp. 3000 menjadi Rp. 4000. Ini berarti kedudukan dalam kurva DD berubah dari R menjadi T, yang menggambarkan bahw akenaikan harga itu telah mengurang jumalah barang yang yang diminta dari 600 kepada 400 buku tulis.

Gambar 4.3 Gerakan Sepanjang Kurva Permintaan


D
5 4 3

harga (ribu rupiah)

T R S

2 1

D
0

400

600

900

130

kuantitas

Pergeseran Sepanjang Kurva Permintaan Kurva permintaan akan bergerak ke kanan atau ke kiri, yaitu seperti yang ditunjukan dalam Gambar 4.4, apabila terdapat perubahan permintaan yang ditimbulkan oleh faktor bukan harga. Sekiranya harga barang lain, pendapatan para pembeli dan berbagai faktor bukan harga lainnya mengalami perubahan, maka perubahan ini akan menyebabkan kurva permintaan pindah ke kanan atau ke kiri. Ke arah manakah kurva permintaan akan bergerak apabila perubahan itu ditimbulkan oleh perubahan faktor bukan harga, misslnya perubahan pendaptan pembeli? Bagian ini akan menganalisis suatu contoh dimana dimisalkan bahwa pendapatan para pembeli mengalami kenaikan. Apabila faktor faktor lain tidak mengalami perubahan, kenaikan pendapatan ini akan menaikkan permintaan, yaitu pada setiap tingkat harga jumlah yang diminta menjadi bertambah banyak. Keadaan seperti ini digambarkan oleh perpindahan kurva permintaan dan menurut contoh Gambar 4.4 perubahan itu adalah dari kurva DD menjadi D 1 D1. Perhatikanlah sekarang titik A dan A1. Titik A menggambarkan bahwa pada harga P, jumlah yang diminta adalah Q sedangkan titik A1 menggambarkan bahwa pada harga P jumlah yang diminta adalah

Q1. Dapat dilihat bahwa Q1 > Q dan berarti kenaikan pendapatan menyebabkan pada harga P permintaan bertambah sebesar Q Q1. Contoh ini menunjukkan bahwa apabila kurva permintaan bergerak ke sebelah kanan, maka perpindahaan itu menunjukkan pertambahan dalam permintaan. Sebaliknya pergeseran kurva permintaan ke sebelah kiri, misalnya menjadi D2, berarti bahwa permintaan telah berkurang. Sebagai akibat dari perubahaan ini pada harga P, jumlah barang yang diminta adalah Q2. Keadaan ini ditunjukkan oleh A2. Gambar 4.4 Pergeseran Sepanjang Kurva Permintaan

D2

D1

P
harga

D D2
kuantitas

D1