GBRP

(GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN) FAKULTAS FARMASI
1. S1 Program Studi Farmasi

GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN
BOTANI FARMASI (Morfologi, Anatomi, Fisiologi Tumbuhan) A. RENCANA PEMBELAJARAN 1. Deskripsi Singkat Mata Kuliah Botani Farmasi Mata kuliah Botani Farmasi berisi pokok bahasan tentang morfologi tumbuhan, struktur anatomi dan proses fisiologi yang terjadi dalam sel tumbuhan. Pada mata kuliah ini juga dibahas klassifikasi tumbuhan tingkat tinggi, karakter, karakteristik tumbuhan, bentuk morfologi organ vegetatif dan organ generatif tumbuhan, perkembangan tumbuhan dari embrio hingga dewasa, struktur sel tumbuhan, klassifikasi jaringan tumbuhan, metabolisme tumbuhan dan peranan enzim, fotosintesis, reaksi fotoisis, fiksasi CO2, respirasi, glikolisis, siklus Kreb’s, senyawa kimia yang dihasilkan tumbuhan. 2. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari mata kuliah ini diharapkan mahasiswa dapat mengenal dan memahami tumbuhan yang meliputi : terminology morfologi, karakter dan karakteristik tumbuhan, klassifikasi tumbuhan tingkat tinggi (Spermatophyta) dengan contoh spesies yang berkhasiat sebagai tumbuhan obat, bentuk dan type akar, batang, daun, bentuk dan type bunga, buah dan biji. Selain itu mahasiswa dapat memahami struktur bagian dalam dari tumbuhan, bentuk sel, organel dan zat ergastik beserta fungsinya, proses kimia yang terjadi dalam sel, enzim-enzim yang membantu reaksi kimia dalam sel tumbuhan, fotosintesis reaksi umum, mekanisme masuknya energi cahaya kedalam sel tumbuhan, fiksasi CO2 dan metabolisme karbohidrat, respirasi, reaksi umum, pemecahan substrat respirasi menjadi asam piruvat, siklus Kreb’s, senyawa kimia (metabolit sekunder) yang dihasilkan tumbuhan. 3. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu : a. Menjelaskan terminology morfologi, karater dan karekteristik tumbuhan, klassifikasi tumbuhan tingkat tinggi.
15

b. Menjelaskan tentang struktur sel tumbuhan meliputi struktur dan fungsi dinding sel, protoplasma, inti sel, protoplasma, inti sel, sitoplasma dan organel yang tersuspensi didalamnya, serta zat ergastik. c. Menjelaskan macam dan fungsi jaringan tumbuhan, jaringan dermal (kulit; epidermis dan periderm), fundamental (dasar ; parenkim, kollenkim dan sklerenkim) dan vascular (pembuluh ; xylem dan floem). Struktur dan fungsi stomata, trikom, parenkim, kollenkim dan sklerenkim, struktur dan fungsi xylem dan floem. d. Menjelaskan proses metabolisme yang tejadi dalam seltumbuhan, macam dan peran enzim. e. Menjelaskan reaksi fotosintesa, mekanisme masuknya energi cahaya mata hari kedalam sel tumbuhan, penambatan CO2 dalam sel dan metabolisme karbohidrat. f. Menjelaskan reaksi respirasi, substrat respirasi, glikolisis, pemecahan karbohidrat menjadi asam piruvat, siklus Kreb’s. g. Menjelaskan senyawa kimia (metabolit sekunder) yang dihasilkan tumbuhan . B. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. Jadwal Kegiatan Mingguan Pertemuan Topik Minggu 1 Pendahuluan, pengertian dan ruang lingkup morfologi, anatomi dan fisiologi tumbuhan Minggu 2 Terminologi morfologi Minggu 3 Substansi Metode Fasilitas Peran tumbuhan bagi Ceramah dan WB,LCD kehidupan, dan lingkungan Tanya jawab

Minggu 4 Minggu 5 Minggu 6

Minggu 7

Karater dan karekteristik tumbuhan berdasarkan habit dan morfologi serta kegunaan Organ Tipe organ vegetatif; akar, tumbuhan batang, daun dan organ tingkat tinggi generatif ; bunga buah dan biji Sistim Tumbuhan tallophyta, klassifikasi Tracheophyta, Klassifikasi, tumbuhan identifikasi Lanjutan Deskripsi,,nomenklatur, Tumbuhan thallophyta dan tracheophyta Perkembangan Pembentukan embrio, tumbuhan dari differensiasi jaringan embrio hingga tumbuhan dewasa Struktur sel Struktur dinding sel, tumbuhan dinding primer, dinding sekunder, lamel tengah

Ceramah dan WB, LCD Tanya jawab WB,LCD

Ceramah dan WB,LCD Tanya jawab Ceramah dan WB,LCD Tanya jawab Ceramah dan WB,LCD Tanya jawab Ceramah dan WB,LCD Tanya jawab

Minggu 8 Minggu 9 Minggu 10 Minggu 11

lanjutan

Minggu 12 Minggu 13 Minggu 14 2.

Protoplasma, struktur dan fungsi inti sel, sitoplasma, organel dan zat ergastik Klassifikasi Jaringan meristematis, jaringan permanent, jaringan dermal, tumbuhan fundamental, vaskular Metabolisme Proses anabolisme, sel dan peranan katabolisme, peranan enzim enzim, sifat enzim Fotosinteis Reaksi umum fotosintesis, peranan klorofil dan cahaya, mekanisme masuknya energi dari cahaya matahari ke dalam se tumbuhan. lanjutan Reaksi fotolisis, mecahan molekul air, penambatan CO2, metabolisme karbohidran. Respirasi Reaksi umum respirasi, substrat respirasi dan penguraiannya, glikolisis, siklus Kreb’s Senyawa kimia Senyawa metabolit primer yang dihasilkan dan metabolit sekunder tumbuhan

Ceramah dan WB,LCD Tanya jawab Ceramah dan WB,LCD Tanya jawab Ceramah dan WB,LCD Tanya jawab Ceramah dan WB,LCD Tanya jawab

Ceramah dan WB,LCD Tanya jawab Ceramah dan WB,LCD Tanya jawab Ceramah dan WB,LCD Tanya jawab

Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Bentuk kegiatan adalah tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut : Dosen menerangkan dengan alat Bantu buku ajar, WB, Laptop dan LCD projector yang dilanjutkan diskusi dan Tanya jawab antara Dosen dan mahasiswa. Bentuk kegiatan lain adalah pemberian tugas mandiri wajib membuat summary dari suatu topic yang di cari dari bahan bacaan dari internet, kemudian dipresentasikan di depan local. Bentuk diskusi ini ditujukan agar mahasiswa mapu menganalisis bahan yang diberikan, dan aktif memberikan pendapat, saling memberi masukan sesuai dengan pokok bahasan, sehingga diskusi berjalan lancar dan mahasiswa tidak hanya menerima bahan kuliah dari Dosen, tetapi berperan aktif dan mampu merangkum pendapat yang ada sehingga pemahaman terhadap suatu pokok bahasan menjadi mendalam. Untuk lebih memantapkan pengetahuan mahasiswa tentang tumbuhan, kuliah tatap muka juga dilengkapi dengan kegiatan praktikum di laboratorium dengan beberapa objek praktikum meliputi pengenalan tumbuhan secara morfologi dan anatomi.

3.

RENCANA EVALUASI PEMBELAJARAN 1. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur berdasarkan evaluasi dari kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. Komponen evaluasi meliputi : pemahaman, keterampilan, kreativitas, dan leardership seorang mahasiswa

Penilaian (assessment) Aspek penilaian meliputi No 1.Komponen pemahaman dan keterampilan meliputi tugas-tugas yang diberikan pada setiap pokok bahasan.5 2. 2. ujian tengah semester.5 7. kritik. sklereid dan fiber 11 Organ tanaman monokotil dan dikotil .100 Nilai A untuk 85 -90 Nilai A. Monitoring dan umpan balik dari mahasiswa selama kuliah dilakukan melalui pengisian kuisioner. pati dan kristal 7 Jaringan epidermis. pendapat. stomata. ujian akhir semester dan ujian praktikum.5 7. kromoplas dan leukoplas 6 Zat ergastik.85 Nilai B+ untuk 75 -80 Nilai B untuk 70 . Ujian semester Kreativitas Keaktifan dalam diskusi Membuat resume Leadership Kedisiplinan pengumpulan tugas Presentasi Partisipasi di kelas Jumlah skor Skor maks Persentase 7.5 15 15 25 7. Aspek Penilaian Unsus penilaian Pemahaman Tugas keterampilan Ujian Tengah semester. Hasil akhir ditentukan sebagai berikut : Nilai A+ untuk 90 .65 Nilai C untuk 50 .untuk 80 .75 Nilai B. Ujian raktikum. 3.5 7.55 Kurang dari 50 dianggap tidak lengkap/tidak lulus Objek Praktikum Morfologi Anatomi Fisiologi Tumbuhan (Botani) Farmasi Minggu Topik Praktikum 1 Pengenalan tumbuhan berdasarkan habitus dan kegunaan 2 Melakukan deskripsi tumbuhan berdasarkan karakter dan karakter state 3 Pengenalan koleksi dan pembuatan herbarium 4 Pengenalan Sel tumbuhan 5 Kloroplas. maka skor tertinggi diberikan untuk point tugas. saran dan harapan dari mahasiswa.untuk 65 . Karena mata kuliah ini merupakan mata kuliah keahlian dan memerlukan latihan yang intensif.5 7.70 Nilai C+ untuk 60 . trikom 8 Jaringan parenkim 9 Jaringan kollenkim 10 Jaringan sklerenkim.

USA. USA.. 1978. Botany an Introduction to Plant Biology. New York. DAFTAR PUSTAKA 1. Plant physiology. L. Backer. Univ California. C. H.Popp. Katherine Esau. John Willey & Sons. 1960. D. 2. New York. 1985. Shukla. 1989 Plants physiology. B. Inc. T. W-2. M. L. John Wiley & Sons. Ross. J. Stocking. 1979. T. R. W. New York. 1982. A -2. Inc. USA. P. W-3. G. Shital. Rost. LTD. W-4..... Vikas. Mc Millan Publishing Co. S. Inc. . New Delhi India. Anjuran A-1. Longman.. R. 1999. W. Aplied Plant Anatomy. A. Publishing Hous PVT.. Wajib W-1. Univ California. McGraw-Hill Book Company. London. Anatomy of Seed Plants.o. Plant Classification. P. 1979. John Willey & Sons. Elliot.4. Cutler. Grove. F.. R. Botany. Hill.. An Introduction to Taxonomy of angiospermae. Bidwell. A-2. W-5 Salisbury and W. Barbour. C. Overholts. M.C.

Membedakan (distinguish) struktur sel prokaryotik dengan eukariotik (Bloom comprehension) c. Di samping itu. Deskripsi singkat matakuliah Biologi Sel Matakuliah Biologi Sel didesain untuk mengantar mahasiswa memahami pokokpokok bahasan tentang sejarah perkembangan teori sel. reseptor permukaan sel. tipe pengisyaratan. sistem transpor baik aktif maupun pasif. mendeskripsikan teori-teori sel dengan dukungan bukti-bukti ilmiah (Bloom knowledge) b. Di samping itu. 2. Di dalam matakuliah ini juga dibahas proses-proses biologi meliputi anabolisme dan katabolisme. dalam mata kuliah biologi sel dibahas pula dasar-dasar ekspresi gen. melalui mata kuliah ini mahasiswa dapat memahami dasar-dasar ekspresi gen serta fungsi plasmid di dalam perekayasaan produk-produk rekombinan dalam dunia farmasi. reseptor intra selular. organisasi sel. fungsi-fungsi dari organella. mendeskripsikan fungsi protein dalam sel (Bloom knowledge) f. menjelaskan keterkaitan fungsi organela satu dengan yang lain ( Blomm comprehension) e. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. menjelaskan proses sintesis protein (Bloom knowledge) .GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN BIOLOGI SEL A. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa diharapkan mampu: a. inisiasi isyarat intra selular dan amplifikasi isyarat. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari matakuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memahami struktur sel. dan protein sebagai salah satu makromolekul penyusun sel. menyebutkan bagian-bagian sel dan fungsi masing-masing bagian (Bloom knowledge) d. struktur dan fungsi plasmid dalam proses rekayasa genetika serta prinsip-prinsip perekayasaan produkproduk rekombinan dalam dunia farmasi. 3. serta proses-proses biologi yang berlangsung pada setiap bagian sel.

menjelaskan proses-proses pengaturan tekanan osmosis sel. j. Struktur dan Fungsi. menjelaskan proses perekayasaan produk-produk rekombinan dalam farmasi. h. mengklasifikasikan tipe-tipe pengisyaratan dari suatu contoh-contoh proses di dalam sel (Bloom analysis). Jadwal Kegiatan Mingguan Topik Substansi Metode Ceramah Tanya jawab Ceramah tanya jawab Ceramah Tanya jawab Fasilitas WB LCD Pertemua n Minggu 1 Minggu 2 Minggu 3 Pendahuluan dan Penjelasan proses perkuliahan Pengantar teori dan penilaian sel Pengantar Teori Sel (kronologi perkembangan teori) Organisasi Sel Struktur Prokariotik Struktur Eukariotik Perbandingan Sel Hewan dan Tumbuhan Organisasi sel Struktur dan Fungsi Organella : lanjutan Retikulum Endoplasmik dan Ribosom. l. i. Lisosom dan Peroksisom. menjelasakan tentang struktur plasmid dan perannya dalam rekayasa genetika. m. menjelaskan mekanisme sistem transpor aktif dan pasif (difusi terfasilitasi). n.g. menjelaskan dasar dan mekanisme ekspresi gen. endositosis dan eksositosis. membedakan proses katabolisme dan anabolisme pada prokariotik dan eukariotik (Bloom comprehension). Kompleks Golgi. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. dan proses translasi. pematangan mRNA. menjelaskan proses pengekpresian suatu gen dari proses transkripsi. Organisasi lanjutan Protein Protein lanjutan Proses-proses WB LCD WB LCD Minggu 4 sel Inti Sel. dan Organela yang Ceramah mengandung DNA tanya jawab (mitokondria dan kloroplas) Fungsi protein dalam sel (unit Ceramah struktural dan fungsional) Tanya jawab Sintesis Protein Ceramah tanya jawab Metabolisme: anabolime dan Ceramah WB LCD WB LCD WB LCD WB Minggu 5 Minggu 6 Minggu 7 . k. B.

biologi Minggu 8 Minggu 9 Minggu 10 Minggu 11 Minggu 12 Tanya jawab Proses-proses Pengisyaratan: Tipe Ceramah biologi lanjutan pengisyaratan. reseptor intra tanya jawab selular dan reseptor permukaan sel Inisiasi isyarat intra selular dan amplifikasi isyarat Ekspresi Gen Genome. Bahan pancingan untuk diskusi disiapkan oleh dosen dan mahasiswa secara pribadi mempersiapkan bahan tersebut sebagai tugas mandiri dan membawanya pada pertemuan kuliah berikutnya untuk didiskusikan dalam kelompok-kelompok. translasi tanya jawab Genetika Mikrobia Sistem transport Plasmid dan fungsinya dalam Ceramah rekayasa genetika Tanya jawab Prokariotik: Ceramah Eukariotik: Pengaturan tanya jawab tekanan osmosis sel. LCD projector dan white board bila diperlukan. pematangan Ceramah lanjutan mRNA. Mahasiswa dilibatkan untuk melakukan diskusi pada akhir setiap topik guna memperdalam pemahaman akan topik yang sudah dibicarakan sekaligus mendiskusikan lagi pokok-pokok yang menarik dan perlu pendalaman. Gen. Tanya jawab Ekspresi Gen Transkripsi. Diskusi dilaksanakan sebagai berikut: Kelas dibagi ke dalam kelompok-kelompok sesuai banyaknya topik yang diputuskan untuk didalami melalui tugas mandiri. Endositosis dan eksositosis katabolisme LCD WB LCD WB LCD WB LCD WB LCD WB LCD Minggu 13 Minggu 14 Sistem transport Sistem transpor aktif dan pasif Ceramah lanjutan (difusi terfasilitasi) Tanya jawab Rekayasa Prinsip-prinsip Perekayasaan Ceramah Genetika Produk-produk rekombinan tanya jawab dalam Farmasi WB LCD WB LCD 2. Poin-poin . Materi diberikan dalam bentuk lekturet menggunakan powerpoint dengan alat bantu utama lap-top. mekanisme Ceramah epigenetik metilasi histone. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Kuliah tatap muka diselenggarakan oleh team teaching dikoordinasi oleh salah satu dosen pengampu.

Oleh karena itu evaluasi pembelajaran lebih ditekankan pada aspek pemahaman dan kreativitas mahasiswa untuk mengembangkan pemahaman. Monitoring proses pembelajaran ditempuh melalui refleksi-evaluasi perkuliahan di tengah semester. Hasil Pembelajaran Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib untuk semester I.penting dari hasil diskusi kelompok selanjutnya disampaikan di depan kelas untuk memperkaya pemahaman kelas akan topik yang didiskusikan. ujian akhir semester dan kuis-kuis. Komponen kreativitas mahasiswa diukur melalui tugas-tugas mandiri dan diskusi-diskusi kelompok. Komponen pemahaman diukur melalui ujian tengah semester. Di samping itu melalui diskusi dan tugas mandiri akan dievaluasi juga kemampuan-kemampuan kepemimpinan dan kerjasama. Refleksi-evaluasi ini dilakukan untuk memberi makna sekaligus mengumpulkan umpan balik dari mahasiswa baik untuk materi pembelajaran maupun metode perkuliahan. 2. Penilaian (assessment) Aspek penilaian meliputi: Aspek Penilaian Unsur Penilaian Pemahaman Softskills Ujian Mid Semester Ujian Akhir Tugas mandiri Keaktifan dalam diskusi Kedisiplinan pengumpulan tugas Tugas kelompok Partisipasi di kelas Skor Maks 200 300 200 100 100 100 100 1000 Persentase (%) 20 30 20 10 10 10 10 100 Jumlah Hasil akhir ditentukan sebagai berikut: Nilai A untuk ≥ 750 poin (>75%) Nilai B untuk 650 – <750 poin (65 – <75%) Nilai C untuk 550 – <650 poin (55 – <65%) Nilai D untuk 450 – <550 poin (45 – <55%) Nilai F kurang dari 450 dianggap Tidak Lengkap / Tidak Lulus . C. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1.

2. 2003. N. Juono dan Juniarto. Biologi Modern: Biologi Sel. 2002. 2002. New York. Cell Biology.L. Biologi. Biologi Sel.com/ . Thorpe.. 5. 1993. Molecular and Cellular Biology. Philip. Albert. Biologi Sel. Bandung. Biochemistry and Function. Reece dan L. 1996. S. Yatim W.B.cellsalive. Penerbit Tarsito. 3. Structure. Jakarta 4..G. Penerbit EGC 2. Garland Science 3. 1984. 1980. O.A. Co. Cell Biology. DAFTAR PUSTAKA A. John Willey Sons Publishing Company. N. Pustaka Wajib 1. J. Penerbit Erlangga. New York.. Dikti: Jakarta. 1993. Campbell.D.. et al. Mitchell. Sheeler. California B. Pustaka Penunjang 1. The Cell. John Willey Son. Wolfe. B. Is Soegianti R. Wadsworth Pub. http://www. 6.

sifat. ikatan kimia. Memahami tata nama. sifat dan reaksi-reaksi senyawa golongan alkana. sifatsifat molekul secara umum dan prinsip-prinsip stereokimia. tiol. Teori Ikatan Kimia. C. B. struktur kimia. konfigurasi elektron atom . Tujuan pembelajaran khusus Setelah mengikuti praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu : 1. Jadwal Kegiatan Mingguan Minggu I Topik Struktur ikatan Substansi Metode dan Teori Mekanika Ceramah kuantum. alkena. 3. pengenalan stereokimia. epoksida. alkil halida. alkohol. laptop. Memahami teori-teori dasar atom. 2. N. O. alkohol. 3. alkohol. sulfida. Deskripsi singkat kuliah Kimia Organik I Matakuliah Organik I mempelajari tentang teori dasar struktur atom. sifat dan reaksi senyawa-senyawa alkana. viewer. alkena. ikatan kimia. alkil halida. Tujuan pembelajaran Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa dapat memahami dan menguasai teori dasar mengenai struktur atom. KIMIA ORGANIK I A. whiteboard . sifat molekul. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. sp. alkena. eter. amina dan senyawa-senyawa aromatis. amina dan senyawa-senyawa aromatis. tiol. pembentukan dan klasifikasi ikatan kimia.GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN KIMIA ORGANIK 1. sp2. 2. epoksida. F. Cl dan Fosfor. dan amina. struktur dan reaksi senyawa-senyawa alkana. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. hibridisasi. alkil halida. eter. I. orbital atom. Memahami tata nama. sulfida. sifat khusus dan reaksi–reaksi senyawasenyawa aromatis. Fasilitas LCD. sp3 atom B. pembuatan. eter. stereokimia.

nomenklatur sikloalkana dan isomer cis . Kecepatan kesetimbangan. diagram reaksi. whiteboard Ceramah dan diskusi LCD. proyeksi Fischer. sifat alkana. momen dipol. laptop. viewer. Alkana : Struktur Alkana dan gugus alkil. laptop. senyawa meso dengan pusat khiral lebih dari 2. siklobutan dan siklopentan dan sikloheksan. reaksi intermediet. keadaan transisi. penandaan konfigurasi R. Ceramah stabilitas sikloalkan : dan Teori regangan Beayer. energi resonansi. terplintir. laptop. dan sifat Nomenklatur alkana dan gugus alkil. viewer. enantiomer.S. hukum konfigurasi spesifik pada senyawa diastereomer. sifat fisika stereoisomer. polarisasi. diskusi Sifat regangan cincin siklopropan. Karbon tetrahidral : khiralitas. Konformasi kursi dan kapal. reaksi perisiklik. teori asam-basa menurut Bronsted-Lowry dan Lewis. konformasi alkana : etana propana dan butana. campuran rasemis.II Ikatan dan Sifat Molekul Mekanisme reaksi Organik III IV Muatan formal. stereokimia rotasi spesifik. Pengenalan Sifat Optis Aktif. . viewer. elektronegativitas. whiteboard V Nomenklatur. whiteboard Ceramah LCD. reaksi polar.trans Molekul alisiklik Ceramah LCD.

Sintesis dan Mekanisme Alkilasi reaksi alkil Friedel-Crafts . diskusi Hukum E dan Z . whiteboard X Ceramah dan diskusi LCD. aromatisitas struktur benzen. Dehidrohalogenasi. viewer. viewer. whiteboard IX Ceramah dan diskusi LCD. Reaksi alkena. nitrasi aromatik pada sulfonasi. laptop. whiteboard Ujian tertulis Ceramah VIII soal dan lembar jawaban LCD. addisi elektrofilik. ion aromatik heterosiklik aromatik. reduksi aril alkil keton. fenantrena. laptop. senyawa poliaromatik. dehidrasi. whiteboard VII Alkil halida : Struktur dan reaksi substitusi nomenklatur alkil halida. laptop. dan benzen hidroksilasi.VI Struktur dan reaktivitas alkena. dan nomenklatur alkena. viewer. dan eliminasi pembuatan alkil halida. struktur Kekule. Karakterisasi reaksi SN1 dan 2 serta eliminasi – 1 dan-2 Ujian tengah semester Benzen dan Nomenklatur. laptop. viewer. stabilitas benzen. Substitusi Mekanisme SE aromatik elektrofilik : halogenasi. brominasi dan oksidasi rantai samping alkil LCD. Asilasi Friedel-Crafts. viewer. Ceramah dan diskusi LCD. whiteboard . Efek substituen pada SE dan SN dalam senyawa aromatik. Efek elektronik pada SE dan SN dalam senyawa aromatik. Hukum Markovnikov. Hukum Huckel. benzen Penataan ulang selama reaksi Friedel-Crafts. kegunaan alkena. reaksi dan sintesis Struktur elektronik dan Ceramah stabilitas alkena. laptop. naftalena. Struktur dan stabilitas karbokation. antrasena.

Ujian akhir semester Ceramah Ceramah dan diskusi LCD. kemudian secara random mahasiswa ditunjuk untuk mengerjakan di papan tulis. Reaksi aoksidasi alkohol. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan: Pembelajaran dilakukan dengan ceramah/tatap muka. 2. diskusi dan latihan. Penilaian (student assessment) Bobot penilaian : Ujian tengah semester : (50%) Ujian akhir semester : (50%) . kemudian dibahas bersama. whiteboard XIV Ceramah dan diskusi Ujian tertulis Soal ujian. Diskusi dilakukan secara terbuka dan random (tanpa dibentuk kelompok). kebasaan gugus amina. Arilamina dan Anilin: kebasaan fenol arilamina. epoksida dan sulfida Alkohol dan Tiol Nomeklatur dan sifatsifat alkohol. whiteboard LCD. Struktur dan ikatan amina. Sintesis dan reaksi amina. viewer. Mahasiswa diberi kesempatan untuk mengerjakan sendiri atau berkelompok terlebih dahulu. viewer. Diskusi dilakukan untuk mengetahui tingkat penguasaan mahasiswa terhadap materi yang diberikan. pembuatan alkohol: reaksi adisi Grignard pada gugus karbonil. Sifat fisika amina. laptop. epoksida Nomenklatur dan sifatdan sulfida sifat eter. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. Komponen evaluasi adalah ujian tengah dan akhir semester. lembar jawaban 2. laptop. Disamping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama proses pembelajaran (berupa kuesioner dan kritik saran dari mahasiswa). pembuatan dan reaksi arilamina dan fenol. viewer. whiteboard XIII Ceramah dan diskusi LCD. laptop. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran.benzen XI XII Eter. proteksi terhadap gugus alkohol dan Tiol Amina alifatik Nomeklatur amina. C. Latihan diberikan untuk lebih memantapkan mahasiswa dalam hal penguasaan materi kuliah.

. California.G. Alih bahasa A. John Wiley & Sons. Edisi kedua. Monterey. 1984. New York. Organic Chemistry. DAFTAR PUSTAKA McMurry.. Erlangga. 1997.J. Inc. T.W. . dan Fessenden J. Solomons. Fessenden.S. Fundamentals of Organic Chemistry.. J. 1997.Konversi nilai : A jika nilai  75 60  B  75 50  C  60 40  D  60  40 E D. R. Kimia Organik. Pudjaatmaka.. Brooks / Cole Publishing Company.H. Surabaya.

II. KIMIA ORGANIK II A. Materi Kimia Organik II meliputi: kimiawi senyawa karbonil. dan nitril). asam karboksilat. Tujuan pembelajaran Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa dapat memahami dan menguasai sifat-sifat. Memahami tata nama. sifat-sifat. amida) serta nitril. 2. Memahami reaksi kondensasi karbonil. ester. Memahami pembentukan dan reaksi-reaksi trigliserida. asam karboksilat dan turunannya (asil halida. Memahami struktur dan sifat-sifat asam lemak. lemak dan asam nukleat. pembuatan dan reaksi-reaksi karbohidrat. karbohidrat. 5. Tujuan pembelajaran khusus Setelah mengikuti praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu : 1. tata nama. Memahami reaksi substitusi alfa. Memahami struktur protein. turunan asam karboksilat dan substitusi asil nukleofilik. 7. yang meliputi aldehida. aldehida dan keton. di. karbohidrat (mono-. pembuatan dan reaksi-reaksi aldehid dan keton. 8. reaksi kondensasi karbonil. 4. anhidrida asam. Deskripsi singkat kuliah Kimia Organik II Matakuliah Organik II mempelajari tentang sifat-sifat. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. pembuatan dan reaksireaksi senyawa karbonil. lemak dan asam nukleat. reaktivitas. Memahami tata nama. 10. 6. keton. protein. pembuatan dan reaksi-reaksi asam amino. penggolongan. 3. ester. reaksi substitusi alfa karbonil. 3. sifat-sifat. 2. 9. pembuatan dan reaksi-reaksi senyawa karbonil. amida. Memahami definisi. sifat-sifat dan reaktivitas senyawa karbonil. tata nama. protein. Memahami struktur umum asam nukleat (DNA dan RNA). 11.dan polisakarida). Memahami tata nama. pembuatan dan reaksi-reaksi asam karboksilat dan turunannya (asil halida. anhidrida asam. Memahami tata nama. .

Jadwal Kegiatan Mingguan Minggu Topik Substansi Metode I Pengantar .-unsaturated karbonil) Asam Tata nama asam karboksilat karboksilat Struktur dan sifat-sifat asam karboksilat Dissosiasi asam karboksilat Pengaruh substituen pada keasaman Pembuatan asam karboksilat Reaksi-reaksi asam Ceramah LCD. ilida fosfat. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. laptop.B. laptop. alkohol. Reaksi adisi nukleofilik Reaksi substitusi asil nukleofilik Reaksi substitusi alfa Reaksi kondensasi karbonil II Aldehid keton dan .Reaksi-reaksi umum senyawa karbonil.Reaksi-reaksi adisi nukleofilik (adisi HCN.Pembuatan keton . viewer.Struktur dan sifat Ceramah Kimia Organik gugus karbonil II Definisi dan penggolongan senyawa karbonil .Pembuatan aldehida . viewer.Tata nama aldehida dan keton . whiteboard IV Ceramah LCD.Reaktivitas relatif aldehida dan keton . tiol. viewer. Cannizzaro. whiteboard . amina primer dan amina sekunder) Aldehid dan Reaksi adisi keton nukleofilik (adisi (lanjutan) hidrazin. laptop. laptop. whiteboard III Ceramah dan diskusi LCD. adisi konjugat pada . whiteboard Fasilitas LCD. viewer.Sifat-sifat aldehida dan keton .

viewer. laptop. laptop.Dehidrasi produk aldol Reaksi aldol campuran Reaksi aldol campuran Reaksi Kondensasi Claisen kondensasi Siklisasi Dieckman karbonil Reaksi Michael (lanjutan) Reaksi enamina Stork ReaksiAnnelasi Robinson Karbohidrat Definisi dan klasifikasi karbohidrat Konfigurasi Ceramah LCD. laptop. whiteboard Ceramah dan diskusi LCD. viewer. pembentukan dan reaksi-reaksi asil halida dan anhidrida asam Turunan asam Tata nama. whiteboard LCD. viewer. laptop. amida dan nitril Reaksi Keto-enol tautomerisme substitusi alfa Reaktivitas enol karbonil Halogenasi alfa dari keton dan aldehida Ujian tengah semester Ceramah dan diskusi LCD. whiteboard . viewer. whiteboard Ujian tertulis Ceramah dan diskusi VIII IX X XI Reaksi Keasaman hidrogen substitusi alfa alfa: pembentukan karbonil enolat (lanjutan) Reaktivitas enolat .V VI VII karboksilat Turunan asam Reaksi substitusi asil karboksilat nukleofilik Stabilitas relatif turunan asam karboksilat Tata nama.Sintesis ester malonat Sintesis ester asetoasetat Reaksi Mekanisme umum kondensasi reaksi kondensasi karbonil karbonil Kondensasi aldehida dan keton: reaksi aldol . laptop. laptop. whiteboard Ceramah dan diskusi Ceramah LCD. viewer. viewer. whiteboard Ceramah LCD. laptop. karboksilat pembentukan dan (lanjutan) reaksi-reaksi ester. whiteboard Soal ujian. viewer. lembar jawaban LCD.

Diskusii . sifat-sifat dan protein dan stereokimia asam amino lemak Klasifikasi asam amino Elektroforesis Reaksi-reaksi asam amino Klasifikasi protein Struktur protein Struktur dan sifat asam lemak Pembentukan dan reaksi-reaksi trigliserida Asam nukleat Struktur umum asam nukleat Perbedaan struktur DNA dan RNA Ujian akhir semester Ceramah dan diskusi LCD. Diskusi dilakukan untuk mengetahui tingkat penguasaan mahasiswa terhadap materi yang diberikan. Struktur. lembar jawaban Ujian tertulis 2. whiteboard Soal ujian. laptop. viewer. diskusi dan latihan. viewer. whiteboard Ceramah LCD. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan: Pembelajaran dilakukan dengan ceramah/tatap muka. laptop. whiteboard Ceramah LCD. dandiskusi laptop.XII XIII XIV monosakarida: Proyeksi Fischer 1. Sistem D dan L Konfigurasi aldosa Struktur siklik monosakarida: Pembentukan hemiasetal Anomer 1.Pemendekan rantai Disakarida Polisakarida Asam amino. K onformasi monosakarida Mutarotasi Karbohidrat Reaksi-reaksi (lanjutan) monosakarid .Oksidasi .Perpanjangan rantai .Pembentukan ester dan eter Pembentukan glikosida . viewer.

50  B  60 5.dilakukan secara terbuka dan random (tanpa dibentuk kelompok). C. Latihan diberikan untuk lebih memantapkan mahasiswa dalam hal penguasaan materi kuliah. J. 2. kemudian dibahas bersama. Disamping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama proses pembelajaran (berupa kuesioner dan kritik saran dari mahasiswa). III. Fundamentals of Organic Chemistry. Penilaian (student assessment) Bobot penilaian : Ujian tengah semester Ujian akhir semester Konversi nilai : 2. kemudian secara random mahasiswa ditunjuk untuk mengerjakan di papan tulis. 1997. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II A. 1984. Monterey. John Wiley & Sons. Inc... Brooks / Cole Publishing Company. Komponen evaluasi adalah ujian tengah dan akhir semester. 2. A jika nilai  75 3. Solomons. Deskripsi singkat praktikum Kimia Organik II Praktikum Kimia Organik II menerapkan cara pembuatan dan mengenal sifat-sifat senyawa karbonil.G. DAFTAR PUSTAKA McMurry.W. 60  B  75 4.  40 D. Organic Chemistry. T. Mahasiswa diberi kesempatan untuk mengerjakan sendiri atau berkelompok terlebih dahulu. California. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. 40  B  60 6. keton.. New York. Tujuan pembelajaran : (50%) : (50%) . PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. asam karboksilat dan turunannya. seperti aldehid.

B.Mengantarkan mahasiswa untuk mengetahui cara pembuatan senyawa karbonil (golongan aldehid dan keton serta golongan asam karboksilat dan turunannya) dan mengetahui sifatsifat kimia kedua golongan senyawa karbonil tersebut. buku petunjuk. fenilhidrazon. es. Jadwal Kegiatan Mingguan Mingg u 1 Topik Pembuata n asetaldehi d Substansi Bahan: Etanol. erlenmeyer. asam sulfat pekat Alat: Labu destilasi. Bila filtrat masih berwarna merah jambu tambahkan NaHSO3 10%. Fehling. Tambahkan HCl p Fasilitas Laboratoratoriu m. Tujuan pembelajaran khusus Setelah mengikuti praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu: 12. membuat yodoform dari reaksi halogenasi alfa. HCl pekat. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. 15. Alat: LAB 100 ml. tabung reaksi. pendamaran alkali. pipet. menerangkan sifat-sifat aldehid dan keton. pendingin Liebig. benzoat KmnO4. drupple plat. + 3 ml benzil alkohol + 5 g KmnO4 + batu didih. buku petunjuk. adisi natrium bisulfit terhadap beberapa aldehid dan keton. saring. 17. 2 Pembuata Bahan: Benzil n asam alkohol. batu didih. Kalium bikromat. membuat ester dari reaksi antara asam karboksilat dan alkohol dan katalis asam. cuci dengan air. . 13. refluks 30 menit. 3. 2 g Na2CO3 dilarutkan dalam 25 ml air. membuat dibenzalaseton dari reaksi kondensasi aldol. Schiff. membuat aldehid melalui oksidasi alkohol primer. Laboratoratoriu m. Reaksi akan berjalan dengan sendirinya dan asetaldehid akan terdestilir. NaHSO3. buku rujukan. Na2CO3. Pendingin Metode Kalim bikromat dicampur dengan asam sulfat pekat dalam air dan etanol 96%. 14. 16. buku rujukan. membuat asam karboksilat melalui oksidasi alkohol primer. Selanjutnya dilakukan reaksi reduksi perak amoniakal.

alkohol. Lapisan ester dipisahkan dan ester yang terlarut dalam air diekstraksi dengan eter dengan terlebih dahulu ditambah larutan NaCl jenuh. gelas ukur. I2. pendingin Allihn. dinginkan dalam wadah berisi es. NaOH. Dalam erlenmeyer dimasukkan 2. 8 g asam sulfat pekat dan batu didih. Corong Buchner. 3 Pembuata Bahan: n etil Asam asetat. larutan perak nitrat. Ester didestilasi lagi dan ditentukan rendemen dan index biasnya. Laboratoratoriu m. pemanas air. . kaporit. Dalam LAB dimasukkan 6 g KI dan 100 ml akuades dan 2 ml aseton. Hitung rendemen. almari asam. Destilat dinetralkan dengan NaHCO3. buku petunjuk. Tambahkan larutan 5% kaporit bertetes-tetes sambil digojog sampai tidak terbentuk endapan lagi. tabung reaksi. refluks selama 30 menit. Ester didestilasi. gelas arloji. 4 Pembuata n Yodoform Bahan: Aseton. Asam benzoat disaring. hingga larutan asam. Dalam LAB 125 ml campurkan 15 g etanol. Kristal ditentukan titik lebur dan perolehan kembalinya. kristal dicuci dengan akuades. Laboratoratoriu m. Alat: LAB.Allihn. corong Buchner. corong pisah. asetat etanol. dikeringkan. b. titik lebur dan cek bentuk kristalnya serta test dengan perak nitrat. kertas indikator. a. buku petunjuk. labu hisap. 15 g asam asetat. lalu didestilasi. Alat: Labu destilasi. Liebig. buku rujukan. ditimbang lalu rekristalisasi dengan air panas. Lapisan eter dikeringkan dengan CaCl 2 anhidrat.5 g I2. Campuran disaring. buku rujukan. NaHSO4. H2SO4 p. kemudian direkristalisasi dengan etanol. gelas arloji. CaCl2 anhidrat. KI. pendingin balik. kertas saring.

C. kemudian tentukan titik leburnya. buku rujukan. Pada akhir praktikum diadakan evaluasi dengan cara ujian tertulis. laporan dan ujian praktikum. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan: Sebelum praktikum dilakukan diskusi/presentasi yang dipandu oleh dosen. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. cuci dengan air. Rekristalisasi yodoform dengan alkohol. labu dengan kuat selama 10 hisap. buku petunjuk. kemudian setelah selesai praktikum diadakan postest dan pembuatan laporan praktikum.5 Pembuata n dibenzalaseton kemudian tambahkan 2. Saring kristal yang terjadi dan cuci dengan air. Tambahkan ke Erlenmeyer dalamnya 6 ml larutan bertutup. benzaldehid dan 1 ml NaOH dan es. larutkan 2. Komponen evaluasi antara lain meliputi pemahaman berupa post test. Laboratoratoriu m. Disamping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa .5 ml aseton. etanol. 10% NaOH dalam 19 gelas ukur. Bahan: Di dalam erlenmeyer Benzaldehid. Rekristalisasi dengan etanol. Tambahkan NaOH 8 N bertetes-tetes hingga terbentuk kristal kuning. Saring kristal dengan corong Buchner. Kristal dikeringkan dan dihitung rendemennya. 2. Biarkan 30 menit sambil sesekali digojog kemudian didinginkan dalam rendaman air es. menit. Segera encerkan dengan air. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1.5 g aseton. aseton di dalam 25 ml Alat: etanol. ml air. Tutup corong erlenmeyer dan gojog Buchner.

Health and Company. Laboratory Experiments in Organik Chemistry.C. USA. J. DAFTAR PUSTAKA 1. L. 50 ≤ C < 60 4. London 2. The Macmillan Company. A jika nilai  75 2. Penilaian (student assessment) Aspek penilaian meliputi : Post test Laporan praktikum Ujian praktikum 1. . 1963.Fiesher. Third edition. 1990: a textbook of Practical Organic Chemistry. 3. 60 ≤ B < 75 3.. Vogel A. Fifth edition. Boston. 2. 1978. D. New York. Experiments in Organic Chemistry. E ≤ 40 30% 20% 50% Nilai akhir ditentukan sebagai berikut: D. Longman.diharapkan dapat memantau selama masa praktikum (berupa kuesioner dan kritik-saran dari mahasiswa).. P. R. 40 ≤ D < 50 5.Adam R & Johnson.I.

c. e. pembuluh darah. darah. pembuluh darah. j. Menjelaskan Anatomi dan Fisiologi syaraf h. menjelaskan pengertian Anatomi dan Fisiologi Manusia. pernafasan dan ginjal. menjelaskan tentang Anatomi dan Fisiologi tulang. Menjelaskan Anatomi dan Fisiologi jantung. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa diharapkan mampu: a. Menjelaskan Anatomi dan Fisiologi pembuluh darah g. Menjelaskan Anatomi dan Fisiologi syaraf otonom i. Deskripsi singkat matakuliah Anatomi Fisiologi Manusia Matakuliah Anatomi Fisiologi Manusia berisi pokok-pokok bahasan Anatomi dan Fisiologi tubuh manusia yaitu sistem Integumen. jantung. 2. tulang. pernafasan dan ginjal. pencernaan. Matakuliah ini merupakan dasar dari matakuliah Farmakologi Toksikologi. syaraf otonom. Farmakokinetika dan Biofarmasetika 3. otot. otot. tulang. Menjelaskan Anatomi dan Fisiologi Sistem pernafasan . syaraf. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. b. jantung.GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN ANATOMI FISIOLOGI MANUSIA A. homeostasis dan Sistem Integrasi dan Kerangka referensi studi anatomi (anatomi superfisial dan anatomi sectional). syaraf. Selain itu mahasiswa dapat memahami berbagai Anatomi dan Fisiologi Manusia meliputi Anatomi dan Fisiologi sistem Integumen. syaraf otonom. Menjelaskan Anatomi dan Fisiologi sistem endokrin Menjelaskan Anatomi dan Fisiologi Sistem pencernaan Menjelaskan Anatomi dan Fisiologi Sistem Ginjal k. pencernaan. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari matakuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memahami pengertian Anatomi dan Fisiologi. Menjelaskan Anatomi dan Fisiologi otot. f. menjelaskan tentang Anatomi dan Fisiologi sistem Integumen. l. d.

suplai darah dan persyarafan) • • • • • • • • Minggu 3 Jaringan dan Struktur Tulang • . kelenjar kulit. faktor tumbuh epidermis) Dermis (susunan dermis. sel-sel dalam tulang. tulang kompak dan tulang berongga) Perkembangan dan Pertumbuhan Tulang (Ossifikasi intramembran. kuku) Pengawasan lokal dari fungsi integumen (luka dan penyembuhan luka) Penuaan dan sistem integumen Integrasi dengan sistem lain Klasifikasi tulang (ukuran tulang. ossifikasi endochondral. Jadwal Kegiatan Mingguan Pertemuan Minggu 1 Topik Pengantar Anatomi Fisiologi dan • • • Substansi Pengertian Anatomi dan Fisiologi Homeostasis dan Sistem Integrasi Metode Ceramah dan tanya jawab Fasilitas -WB -LCD Minggu 2 Sistem Integumen • Kerangka referensi studi anatomi (anatomi superfisial dan anatomi sectional) Epidermis (lapisan-lapisan Presentasi dan LCD epidermis. epidermis Diskusi dan vitamin D3. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1.B. warna kulit. Presentasi dan LCD Diskusi stuktur tulang) Histologi tulang (matriks tulang. sirkulasi dan persyarafan dermis) Lapisan subkutan Struktur aksesori (folikel rambut dan rambut.

Kecepatan Minggu 6 Jaringan Syaraf • • LCD . pembuluh darah dan syaraf. Performans Otot) Penuaan dan Sistem Otot Integrasi dengan Sistem Lain Jaringan Otot Jantung Jaringan Otot Polos Penelaahan Menyeluruh Sistem Presentasi dan LCD Diskusi Kasus Syaraf Syaraf (struktur klasifikasi syaraf) syaraf dan • • • • • • • • • • Minggu 5 Jaringan Syaraf Neuroglia (Neuroglia SSP dan Neuroglia Sistem Syaraf Perifer) Fisiologi Syaraf (Potensial Transmembran. Inhibisi Presinaps dan Fasilitasi. Presentasi dan Diskusi Sinaps Kimia) Pemrosesan Informasi (Potensial Postsinaptik. Perubahan dalam Potensial Transmembran. skeleton sebagai cadangan kalsium.• Minggu 4 Jaringan Otot • • Sifat dinamis tulang (efek latihan pada tulang. Relaksasi) Mekanika Otot (Energi untuk Aktivitas Otot. mikro anatomi jaringan otot skelet) Kontraksi Otot Skelet (Teori Filament Sliding. efek nutrisi dan hormon pada tulang. Potensial Aksi) Aktivitas Sinaptik (Sinaps Listrik. penuaan dan sistem tulang) Presentasi dan LCD Jaringan otot dan sistem otot Diskusi Kasus Anatomi Otot Skelet (susunan jaringan penghubung. penyembuhan patah tulang. Kontrol Aktivitas Otot Skelet.

fungsi umum syaraf parasimpatis. Jantung. Medula Adrenal) Kelenjar Pineal Jaringan Endokrin Sistem Lain (Intestin. Kontrol Aktivitas Endokrin) Kelenjar Pituitari (Pituitari Anterior dan Pituitari Posterior) Kelenjar Tiroid (Folikel Tiroid dan Hormon Tiroid. Sel C Kelenjar Tiroid: Kalsitonin) Kelenjar Paratiroid (Sekresi Hormon Paratiroid) Kelenjar Adrenal (Korteks Presentasi dan LCD Diskusi Kasus Adrenal. Distribusi dan Diskusi Kasus Transportasi Hormon. Pengawasan Otonom Tingkat Tinggi) Penelaahan Sistem Endokrin Presentasi dan LCD (Struktur Hormon. Aktivasi Syaraf Parasimpatis dan Pelepasan Neurotransmitter) Interaksi antara Syaraf Simpatis dan Syaraf Parasimpatis Integrasi dan Pengawasan Fungsi Otonom (Refleks Visceral. Aktivasi Simpatis. Neurotransmitter dan Fungsi Simpatis) Syaraf Parasimpatis (Susunan dan Anatomi syaraf parasimpatis.Pembentukan Potensial Aksi) • • • Integrasi dengan Sistem Lain Penelaahan menyeluruh Sistem Presentasi dan LCD Diskusi Kasus Syaraf Otonom Syaraf Simpatis (Ganglia kolateral. Fungsi dan Mekanisme Kerja Hormon. Medulla Adrenal. Minggu 7 Sistem Syaraf Otonom • • • Minggu 8 Minggu 9 Mid Test Sistem Endokrin • • • • Minggu 10 Sistem Endokrin • • • . Ginjal. Timus.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Stroke Volume. Dinding Jantung. Suplai Darah ke Jantung) Denyut Jantung Kontraktil. Sistem Elektrokardiogram. Hormon dan Stres. Vena. Tekanan Vena danKembalinya darah ke Jantung) Pengaturan ( Autoregulasi Kardiovaskuler Aliran Darah • Minggu 12 Pembuluh Darah Sirkulasi dan • • • . Susunan dan Anatomi Internal. Tekanan Darah Arteri. Perubahan Kapiler. Siklus Minggu 11 Jantung • • • • • Dinamika Jantung (Pengawasan Cardiac Output. Resistensi. Penuaan dan Produksi Hormon) Integrasi dengan Sistem Lain Penelaahan Umum Sistem Presentasi dan LCD Diskusi Kasus Kardiovaskuler Anatomi Jantung (Perikardium. Arteri. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Denyut Jantung. Latihan dan Cardiac Output) Sistem Jantung dan Sistem Kardiovaskuler Anatomi Pembuluh Darah Presentasi dan LCD (Struktur Dinding Pembuluh. Anatomi Superfisial Jantung. Gonad) • Susunan Interaksi Hormon (Hormon dan Pertumbuhan. Jantung) (Sel-Sel Konduksi. Kapiler. Hormon dan Sifat. Penelaahan Tekanan Sirkulasi. Jaringan Penghubung dan Tulang Fibrous.Pankreas. Distribusi Darah) Fisiologi Kardiovaskuler (Tekanan. Diskusi Kasus Perbedaan antara Arteri dan Vena.

Otot Laringeal) Trakhea Bronkus Primer Paru-Paru Rongga dan Membran Pleural Fisiologi Pernafasan (Ventilasi Pulmonal. Pengambilan dan Penyaluran Gas) Pengawasan Pernafasan (Pengaturan Lokal Transpor Gas dan Fungsi Alveolar. Pharings) Larings (Kartilago dan Ligamen Larings. Respon Kardiovaskuler terhadap Hemorrhage) Pembuluh Darah (Sirkulasi Pulmonal. Hormon dan Pengaturan Jantung) • Pola Respons Kardiovaskuler (Latihan dan Sistem Kardiovaskuler. Mekanisme Syaraf. Pusat Pernafasan di Otak) Penuaan dan Sistem Respirasi Rongga Oral • Minggu 13 Pernafasan • • • • • • • • • • Presentasi dan LCD Diskusi Kasus • Minggu 14 Pencernaan • • Presentasi dan LCD Diskusi Kasus . Pertukaran Gas pada Membran Respiratori. Sirkulasi Sistemik dan Sirkulasi Fetus) Penuaan dan Sistem Jantung Fungsi Sistem Pernafasan Susunan Sistem Pernafasan Sistem Pernafasan Atas (Hidung dan Rongga Hidung.Dalam Jaringan.

Uretra. Lemak. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan . Absorpsi Air. Filtrasi. Kolon. Protein. Pankreas. Suplai Darah ke Ginjal. Hati. Refleks Mikturisi dan Urinasi). Pergerakan Usus. Reabsorpsi dan Sekresi. Penyimpanan dan Eliminasi Urin (Ureter. Pencernaan dan Absorpsi Karbohidrat. Pencernaan dan Absorpsi dalam Lambung) Usus Halus dan Organ Kelenjarnya (Usus Halus. Koordinasi antara Sekresi dan Absorpsi) Usus Besar (Cecum. Pengaturan Aktivitas Gastrik. Fisiologi Usus Besar) Digesti dan Absorpsi (Pemrosesan dan Absorpsi Makanan. Kandung Kemih. Fungsi Vasa Recta) Transpor. Kandung Empedu. Histologi Usus Besar. Ion dan Vitamin) Presentasi dan LCD Susunan Sistem Ginjal Diskusi Kasus Ginjal (Anatomi Ginjal. Integrasi dengan Sistem Lain • • • Minggu 15 Ginjal • • • • • Minggu 16 Final Test 2. Persyarafan Ginjal.• • • Pharings Esophagus Lambung (Anatomi Lambung. Rektum. Nefron) Fisiologi Ginjal (Prinsip Dasar Pembentukan Urin.

ujian tengah semester.00 25. Komponen evaluasi antara lain meliputi pemahaman. Komponen pemahaman dan ketrampilan meliputi tugas-tugas yang diberikan setiap pokok bahasan. ketrampilan. Pelaksanaan diskusi adalah sebagai berikut: Dosen menyiapkan bahan diskusi berupa kasus yang berhubungan dengan SAP. maka skor tertinggi diberikan untuk mid dan final test. Pemberian tugas mandiri bersifat wajib.00 9 9 9 9 . yaitu presentasi dan diskusi kasus.00 25. 2.Tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut: Dosen menerangkan secara umum intisari mata kuliah dengan alat bantu buku ajar. dan ujian akhir semester. Penilaian (assessment) Aspek penilaian meliputi: Aspek Penilaian Pemahaman Kreativitas Leadership Unsur Penilaian Tugas Ujian Mid Semester Ujian Akhir Keaktivan dalam diskusi Kedisiplinan pengumpulan tugas Presentasi Partisipasi di kelas Skor Maks 200 200 300 100 100 100 100 Persentase 14. dilakukan sebanyak 3 kali dengan tujuan untuk mempersiapkan diskusi kelompok. merangkum pendapat-pendapat yang ada sehingga terjadi satu pemahaman mengenai satu pokok bahasan. Bentuk kegiatan lain. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. White Board. Bentuk diskusi ini bagi mahasiswa akan mampu menganalisis kasus yang diberikan secara kelompok. Karena mata kuliah ini merupakan mata kuliah dasar dan memerlukan pemahaman yang intensif. Laptop dan LCD projector dilanjutkan tanya jawab antara dosen dan mahasiswa. dan leadership. bekerja sama dengan teman satu kelompok. kreativitas. aktif memberikan pendapat (saling memberi masukan) sesuai dengan pokok bahasan sehingga diskusi akan berjalan lancar. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. C. Di samping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama masa perkuliahan (berupa kuesioner dan kritik-saran dari mahasiswa).

4th Ed. Principles of Anatomy and Physiology. Prentice Hall.G. Wood. New Jersey 2. G. Tortora. DAFTAR PUSTAKA poin (>80%) poin (70 – 80%) poin (60 – 70%) poin (40 – 60%) dianggap Tidak Lulus 100% 1.. 5th Ed.. Taschenatlas der Physiologie. Martini..J...1200 Hasil akhir ditentukan sebagai berikut: Nilai A untuk ≥ 960 Nilai B untuk 840 – 959 Nilai C untuk 720 – 839 Nilai D untuk 480 – 719 Kurang dari 480 D.. M.. 4th Ed. Harper and Row Publ. Laboratory Textbook of Anatomy and Physiology .. Freeman Co. San Fransisco 4. 4th. Fundamentals of Anatomy and Physiology. and Anagnostakos. JR Levick. 5. N.P. 1998. Thieme Verlag . An Introduction to Cardiovascular Physiology. Ed. New York 3. A. Silbernagl S and Despopoulus.

.

tehnik aseptis dan sterilisasi. Pada kegiatan praktikum berisi pokok-pokok bahasan mengenai media kultur. Deskripsi singkat matakuliah Mikrobiologi dan Virologi Matakuliah Mikrobiologi dan Virologi berisi pokok-pokok bahasan mengenai sejarah mikrobiologi dan hubungannya dengan bidang farmasi. termasuk di dalamnya konsep antibiosis dan antisepsis. mampu melakukan isolasi suatu spesies mikroorganisme dari suatu populasi campuran dan mengidentifikasi karakter biologi mikroorganisme baik secara . virus dan protozoa). pertumbuhan dan kontrol pertumbuhan mikroorganisme. jamur. Selain itu juga dibahas tentang prinsip dasar penyakit infeksi dan mekanisme patogenisitas mikroorganisme. 2. identifikasi karakteristik biologis mikroorganisme baik secara mikroskopis dan makroskopis Selain itu juga dilakukan analisis penghitungan cemaran mikroorganisme dalam produk farmasi. karakteristik mikroskopik dan makroskopik mikroorganisme. pengujian sensitivitas zat-zat antimikroorganisme. menjelaskan tehnik dan proses sterilisasi. pengujian daya dan resistensi zat-zat antimikroorganisme. tehnik isolasi suatu spesies mikroorganisme dari suatu populasi campuran. studi hubungan filogenetik. karakteristik biologis mikroorganisme (bakteri. prinsip penyakit infeksi dan mekanisme patogenisitas mikroorganisme Setelah mengikuti praktikum mahasiswa diharapkan memahami aspek penting tehnik aseptik dan pemilihan media kultur. mekanisme kerja. pengertian dan prinsip metode klasifikasi dan identifikasi mikroorganisme. sifat pertumbuhan dan mekanisme kontrol pertumbuhan mikroorganisme. klasifikasi dan indentifikasi mikroorganisme. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1.GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN MIKROBIOLOGI dan VIROLOGI [ 3(1) ] A. mekanisme kerja dan resistensi zat-zat antimikroorganisme. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari matakuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memahami dan menjelaskan aspek penting ilmu mikrobiologi yang terkait dengan bidang farmasi.

biokimia. Menjelaskan karakteristik fungi. N. komposisi DNA. bakteri tahan asam. Selain itu mahasiswa juga diharapkan mampu melakukan. Menjelaskan stuktur dasar sel bakteri. prokariotik dan virus 4. metode hibridisasi asam nukleat. Membedakan karakteristik virus dari bakteri. kegunaan elemen-elemen (unsur C. fimbriae dan pili. Memahami keterkaitan mikroorganisme dengan kehidupan 2. profil asam lemak. Memahami prinsip metode-metode klasifikasi dan identifikasi mikroorganisme (metode pewarnaan. flagela. 3. menjelaskan sistem tata nama ilmiah dan membedakan spesies eukariotik. siklus litik dari T-even bacteriophage dan siklus lisogenik dari bacteriophage lambda 8.mikroskopis maupun makroskopis. serologi. struktur dan fungsi glikokaliks. membedakan sifat motilitas bakteri. menyebutkan berbagai macam metode dan media pertumbuhan mikroorganisme 9. Memahami definisi taksonomi. menjelaskan fungsi endospora dan mekanisme pembentukan sampai germinasi. tekanan osmotik. flowcytometry. membandingkan setiap fase pertumbuhan mikroorganisme dan menjelaskan . Mendefinisikan koloni. tipe faga. menjelaskan struktur kimia dan fungsi plasma membran sel prokariotik 6. filamen aksial. menjelaskan struktur virus. arkaea dan mikoplasma. filogeni dan menjelaskan karakteristik domain bakteria. membandingkan dan membedakan struktur dinding sel bakteri gram positif dan negatif. Menjelaskan aspek penting sejarah mikrobiologi dan keterkaitannya dengan bidang farmasi dan kedokteran 3. menjelaskan cara pengawetan mikroorganisme. menjelaskan pentingnya pH. menghitung dan menganalisis cemaran mikroorganisme dalam produk farmasi. tahapan proses reproduksi fungi (aseksual dan seksual) dan karakteristik tiga filum yang penting di bidang medis 7. S dan P) terhadap pertumbuhan mikroorganisme. takson. arkaea dan eukarya. mampu melakukan pengujian sensitivitas zat-zat antimikroorganisme. sidik jari DNA dan PCR) 5. Mengklasifikasikan mikroorganisme ke dalam lima kelompok berdasarkan temperatur hidupnya dan keperluan akan oksigen. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa diharapkan mampu: 1.

metode transmisi suatu penyakit 13. hewan dan benda tidak hidup). Menjelaskan tehnik dan proses sterilisasi panas (oven dan autoclave) 4. menjelaskan postulat Koch. Mengenali jalur masuk keluarnya mikroorganisme dari host. mahasiswa diharapkan mampu: 1. faktor-faktor yang menyebabkan seseorang menjadi rentan terhadap penyakit. kinase. perusakan langsung dan membandingkan toksin yang dihasilkan. sumber-sumber infeksi (manusia. ukuran.hubungannya 10. menjelaskan mekanisme aksi dan penggunaan disinfektan kimia 11. menjelaskan penetrasi bakteri ke dalam sitoskeleton sel host. menjelaskan cara pencegahan infeksi nosokomial di rumah sakit 14. Mengenal karakter biologis mikroorganisme (bakteri dan jamur) baik secara mikroskopis (struktur. komponen kapsul dan dinding sel yang berkontribusi terhadap patogenisitas. menjelaskan antimikroorganisme. menjelaskan pengendalian pertumbuhan mikroorganisme baik secara fisik maupun kimia. Mendefinisikan infeksi nosokomial. bentuk. membandingkan efek koagulase. menjelaskan mekanisme resistensi obat 12. menjelaskan metode-metode uji daya antimikroorganisme. motilitas) maupun makroskopis (morfologi koloni) . menyebutkan beberapa metode transmisi penyakit di rumah sakit. Mampu menggunan mikroskop cahaya dengan baik 5. Mendefinisikan mikrobiota normal dan transient. mikroorganisme opportunistik. membedakan efek eksotoksin dan endotoksin Setelah mengikuti praktikum. Mengetahui dan melakukan tehnik aseptik dengan baik 2. menjelaskan cara perlekatan mikroorganisme terhadap sel host. menjelaskan host yang compromised. hialuronidase dan kolagenase. dan menjelaskan kontrol metode-metode pertumbuhan pengukuran pertumbuhan sel mikroorganisme beberapa terminologi mengenai mikroorganisme. Menjelaskan terminologi yang berhubungan lima mekanisme dengan aksi obat-obat obat-obat antimikroorganisme. Menjelaskan prinsip pembuatan dan pemilihan media biakan 3. Mampu melakukan tehnik isolasi dengan metode streak plate atau pour plate 6. Mendefinisikan dengan waktu generasi.

Whittaker dan Woese mikroorganisme • Sistem tiga domain (arkaea. bakteria . Melakukan pengujian. tahan asam. Needham. takson dan Ceramah -WB filogenetik dan tanya -LCD filogeni • Sejarah pengklasifikasian yang jawab dilakukan Linnaeus. von Nageli. 9. penghitungan dan analisis cemaran mikroorganisme dalam produk farmasi dengan metode angka lempeng total dan Jumlah Perkiraan Terdekat (JPT). mikologi. imunologi.7. Klasifikasi Chatton. Spallanzani dan Pasteur Penemuan disinfektan pertama oleh Lister Penemuan teori penyakit oleh Koch Penemuan vaksin pertama oleh Jenner Penemuan kemoterapi oleh Erlich Penemuan antibiotik oleh Fleming Munculnya cabang ilmu mikrobiologi (bakteriologi. spora) maupun uji biokimia 8. Melakukan pengujian sensitivitas zat-zat antimikroba dengan metode difusi agar dan koefisien fenol B. dan virologi) Teknologi DNA Rekombinan Daur ulang elemen vital Bioremediasi Kontrol hama Flora normal (mikrobiota) Bidang kedokteran Bidang farmasi Studi hubungan • Definisi taksonnomi. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. Melakukan identifikasi mikroorganisme dengan metode pewarnaan (gram. Jadwal Kegiatan Mingguan Perkuliahan Pertemuan Minggu 1 Topik Pendahuluan Peletak batu pertama mikrobiologi Substansi • • • • • Metode Fasilitas Jaman keemasan • ilmu mikrobiologi Kemoterapi modern pertama Perkembangan mikrobiologi modern Peranan mikroorganisme bagi kesejahteraan manusia Minggu 2 dan 3 • • • • • • • • • • • • Mikroorganisme di dalam kehidupan Ceramah -WB dan tanya -LCD Jenis-jenis mikroorganisme jawab Observasi Hooke dan Leeuwenhoek Debat teori abiogenesis dan biogenesis Percobaan oleh Redi. parasitologi.

dinding sel dan glikokaliks Membran sitoplasma Organel (nukleus. -WB diskusi dan -LCD dan cendawan) tanya jawab Fungi dimorfik Spora seksual Spora aseksual Kebutuhan nutrisi fungi Zygomycota Ascomycota Basidiomycota Minggu 3 dan 4 Sel prokariotik • • • • Sel eukariotik • • • Minggu 5 Karakteristik fungi Siklus hidup fungi Filum fungi dalam bidang kesehatan • • • • • • • • . flagela (motilitas). granula polisakarida. lisosom. mekanisme pewarnaan) Struktur dalam dari dinding sel bakteri (sitoplasma. magnetosom) dan endospora) Flagela. nukleoid. -WB diskusi dan -LCD bakteri Struktur luar dari dinding sel bakteri tanya jawab (glikokaliks. bentuk dan susunan sel Ceramah. fimbriae dan pili) Struktur dinding sel bakteri (komposisi. vakuola. eukariotik dan virus Karakteristik morfologi Pewarnaan diferensial Test biokimia Serologi Tipe faga Profil asam lemak Flow cytometry Komposisi basa DNA dan sidik jari DNA Penentuan urutan RNA ribosom PCR Hibridisasi asam nukleat Ukuran. filamen aksial. ribosom. karboksisom. karakteristik. retikulum endoplasma. kloroplas. granula sulfur. kapang Ceramah. mitokondria. inklusi lipid.Metode klasifikasi dan identifikasi • • • • • • • • • • • • • • dan eukarya) Sistem tata nama ilmiah Hirarki taksonomi Klasifikasi prokariotik. benda inklusi (granula metakromatik. peroksisom dan sentrosom) Struktur vegetatif (khamir. kompleks golgi.

Minggu 5 dan 6 Efek fungi bagi manusia Karakteristik virus • Host dari virus Ceramah. disinfeksi. sterilisasi. diskusi dan -LCD . komersial Ceramah. virus berselubung. virus Multiplikasi kompleks) bakteriofage • Siklus litik dari T-even bacteriophage • Siklus lisogenik dari bacteriophage lambda Persyaratan fisik • Temperatur Ceramah. -WB antiseptik. sulfur dan fosfor pertumbuhan • Trace element mikroba • Oksigen • Organic growth f actor • Chemically defined media • Media kompleks Media kultur • Media dan metode pertumbuhan anaerob • Tehnik kultur khusus (candle jar) • Media selektif dan diferensial • Media pengkaya • Definisi koloni dan isolasi Kultur murni • Macam metode isolasi • Morfologi makroskopik pada beberapa media Pengawetan • Deep freezing mikroba • Lyophilization (freeze drying) • Fase pertumbuhan mikroba (fase lag. -WB diskusi dan -LCD • Ukuran virus Struktur virus tanya jawab • Asam nukleat virus • Kapsid dan selubung virus • Morfologi umum (virus helikal. virus polihedral. fase stasioner dan mikroba fase kematian) • Waktu generasi • Hitungan mikroskopik • Metode ALT (Plate count) Metode • Metode MPN (Most Probable pengukuran Number) pertumbuhan sel • Filtrasi mikroba • Turbidity Terminologi kontrol mikroba • • • Penyakit yang disebabkan fungi Bidang famasi. -WB pertumbuhan diskusi dan -LCD • pH mikroba tanya jawab • Tekanan osmotik • Karbon Persyaratan kimia • Nitrogen. pertanian dan industri Minggu 6 dan 7 Minggu 8 Definisi sterilisasi. Pertumbuhan fase eksponensial.

Mekanisme aksi baktersidal. antibiotik dan aldehid) Terminologi obat. sanitasi pengendalian • Pemanasan (panas kering dan panas pertumbuhan basah) mikroba • Pasteurisasi • Filtrasi • Penurunan temperatur • Desikasi • Tekanan osmotik • Radiasi (radiasi terionisasi dan tidak terionisasi) Cara kimia • Prinsip disinfektan yang efektif pengendalian • Cara evaluasi disinfektan pertumbuhan • Tipe disinfektan (bisphenol. halogen. alkohol. bakteriostatik obat antimikroba • Penghambatan sintesis dinding sel • Penghambatan sintesis protein • Penghambatan sintesis asam nukleat • Kerusakan membran plasma Metode uji daya • Penghambatan sintesis metabolit antimikroba esensial • Metode difusi (cakram kertas. amonium kuartener. -WB diskusi dan -LCD tanya jawab Ceramah. Mekanisme silinder cup dan sumuran agar) resistensi obat • Metode dilusi (MIC dan MBC) • Penghancuran / inaktivasi obat oleh enzim mikroba • Pencegahan penetrasi obat ke target spesifik mikroba • Mengubah target spesifik obat • Pemompaan obat ke luar dari mikroba sebelum obat aktif Pengertian • Patologi.Minggu 9 dan 10 Minggu 11 Cara fisik degermining. mikroba biguanida.• Definisi antibiotik. -WB diskusi dan -LCD tanya jawab . logam berat dan komponennya. antibiotik obat antimikroba spektrum luas dan sempit. infeksi dan penyakit definisi • Hubungan mikrobiota normal dan Mikrobiota host normal • Mikroorganisme opportunistik • Postulat Koch Etiologi penyakit • Perkecualian postulat Koch infeksi • Tingkat keparahan atau durasi suatu penyakit Klasifikasi • Perluasan suatu penyakit penyakit infeksi (berdasarkan tubuh host yang terkena) Pola suatu • Faktor yang menyebabkan kerentanan penyakit suatu penyakit tanya jawab Ceramah. surfaktan.

Aseptic technique and transfer of the microorganisms Introduction to the microscope Comparison of sizes and shapes of living microorganisms Motility of the bacteria Gram staining 2 3 4 Acid-fast and endospore (spore) staining Microscopic identification of fungi .Overview of the growth media and sterilization process . spesifik untuk mikroorganisme patogen pada manusia) Penyakit mikroba pada mata dan kulit Penyakit mikroba pada sistem saraf Penyakit mikroba pada kardiovaskular dan sistem limfatik • Penyakit mikroba pada sistem respirasi • Penyakit mikroba pada sistem pencernaan • Penyakit mikroba pada sistem urinary dan sistem reproduksi • • • Ceramah. rute parenteral) 13 host tanya jawab • Jumlah mikroba yang menginvasi • Perlekatan Penetrasi mikroba • Kapsula patogen ke dalam • Komponen dinding sel pertahanan host • Enzim • Penetrasi ke dalam sitoskeleton host Perusakan sel host • Nutrisi host oleh mikroba • Perusakan langsung • Produksi toksin (eksotoksin dan endotoksin) Minggu 14 Penyakit infeksi (topik terpilih. Jadwal Kegiatan Mingguan Praktikum Weeks 1 Laboratory Course Topics . kulit. diskusi dan tanya jawab 2. -WB 12 dan mikroba ke dalam diskusi dan -LCD mukosa.General rules working in the microbiology laboratory . course topics content. and grading system .Explain the goals.Penyebaran suatu infeksi Infeksi nosokomial • • • • • • • Perkembangan penyakit Sumber-sumber infeksi Transmisi suatu penyakit Mikroorganisme di rumah sakit Host yang compromised Rantai transmisi infeksi nosokomial Kontrol infeksi nosokomial Minggu Masuknya • Jalur masuk mikroba (membran Ceramah. -WB Presentasi -LCD topik terpilih.

END SEMESTER EXAMINATION --to 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut: Dosen menerangkan dengan alat bantu buku ajar.5 . komputer dan LCD projector dilanjutkan tanya jawab antara dosen dan mahasiswa.Disinfectant test (Phenol coefficient) Discussion of factors influence the microbial growth Discussion of the test for microbial susceptibility chemotherapeutic agents --.Obtaining pure cultures (isolation) from a mixed population (Streak Plate Method) .Examination of macroscopic colony morphology Discussion of Gram.Identification of bacteria through biochemical testing . White Board. osmotic pressure and oligodynamic action) Enumeration of microorganisms (Total Plate Count) Enumeration of coliform bacteria (Most Probable Number) . Selama proses menerangkan. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN . mahasiswa diperkenankan untuk bertanya.MID SEMESTER EXAMINATION --. Pemberian tugas mandiri bersifat wajib. Bentuk kegiatan lain. Pertanyaan tersebut didiskusikan bersama dan ditarik suatu kesimpulan. Tugas mandiri akan dipresentasikan di akhir pertemuan. C. dilakukan sebanyak 1 kali dengan tujuan untuk mempersiapkan presentasi dan diskusi kelompok. yaitu pemberian tugas mandiri berupa pembuatan makalah dan dipresentasikan.Test for microbial susceptibility to chemotherapeutic agents (diffusion method) . Handout sudah dibagikan satu minggu sebelumnya. Acid-fast and endospore (spore) staining Discussion of microscopic identification of fungi --.Factors influence the microbial growth (temperature. Mahasiswa diharapkan sudah menyerahkan makalah paling lambat satu minggu sebelum presentasi berlangsung. ditetapkan di awal perkuliahan dengan topik yang berbeda-beda disesuaikan dengan pokok bahasan.

Penilaian (assessment) Aspek penilaian meliputi: Aspek Penilaian Pemahaman ketrampilan Kreativitas Leadership Unsur Penilaian Tugas Ujian Mid Semester Ujian Akhir Keaktifan dalam diskusi Penelusuran literatur dan pembuatan makalah Kedisiplinan dalam kuliah dan pengumpulan tugas Presentasi Partisipasi di kelas Skor Maks 100 100 100 100 100 100 100 100 1200 Persentase 15% 25% 35% 5% 5% 5% 5% 5% 100 Jumlah Hasil akhir ditentukan sebagai berikut: Penilaian disesuaikan dengan buku pedoman akademik . ketrampilan. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. dan leadership. Monitoring dan umpan balik dari mahasiswa dilakukan melalui penyebaran kuisioner dan permintaan saran langsung kepada mahasiswa. 2. kreativitas. ujian tengah semester dan ujian akhir semester.1. Penilaian dilakukan pada setiap pertemuan. Komponen evaluasi antara lain meliputi pemahaman. Skor tertinggi pada tingkat pemahaman.

7th edition. Jakarta. Blackwell Science 4. 7th edition. Anonim. 2005. 2004. Funke BR.. San Francisco. 2nd edition. Denyer SP. Merck KGaA. 1st edition.. USA 3. Germany . Case CL. An imprint of Addison Wesley. Sjamsuridzal W. Microbiology with Disease by Taxonomy. Longman Inc. Mikologi Dasar dan Terapan. Indonesia 6. Martinko JM. DAFTAR PUSTAKA 1. Pearson Benjamin Cumming. Tizard I. Brock Biology of Microorganisms. 12th ed. USA (BUKU ACUAN) 2. Merck Microbiology Manual. Machunis-Masuoka E. Pearson Education Inc. Hugo and Russell’s: Pharmaceutical Microbiology. USA 5. Madigan MT. 2006. Gandjar I. Benjamin Cummings. 2006. Yayasan Obor Indonesia. 11th edition. Darmstadt. 2007. 2007. Microbiology an Introduction. Gorman SP. Bauman BR. Hodges NA. Oetari A.D. Tortora GJ.

efisien kolom. Deskripsi Singkat Mata Kuliah Membicarakan metode analisis baik kualitatif maupun kuantitatif dengan mengaitkan terjadinya interaksi radiasi elektromagnetik dengan molekul menggunakan instrumentasi seperti spektrometri (uv-vis. membedakan. elusi. fluoro). ir. 3. RENCANA PEMBELAJARAN 1. dan suhu lebur. tr. kecepatan aliran. deteksi). cair kinerja tinggi) dan analisis elektrokimia (potensiometri. Rf. fase gerak. untuk memisahkan . volumetri dan gravimetri. volumetri dan gravimetri. Tujuan Instruksional Khusus Agar mahasiswa mampu :  Menganalisa satuan-satuan bagian metode analisa zat kimia untuk diterapkan pada penyusunan dan mampu menjelaskan pemakaian bobot jenis. koefisien resolusi dan dapat mengatur faktor-faktor tertentu untuk mencapai hasil kromatografi yang sesuai .  Menerapkan pengetahuan tentang sifat-sifat reaksi ion. temperatur waktu elusi. ukuran partikel. gugus fungsional yang ada  Menjelaskan berbagai mekanisme pemisahan secara kromatografi dan dapat menganalisa fungsi dan peranan dari tiap komponen dalam sistim kromatografi (fase diam. fase gerak. zat yang akan dipisahkan)  Menganalisa fungsi tiap tahap dalam proses kromatografi (penyiapan. 2.  Menjelaskan hubungan antara berbagai faktor yang berhubungan dengan kromatografi (jenis fase diam.GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN KIMIA ANALISIS A. dan mengidentifikasi  Memilih metode yang sesuai untuk mengidentifikasi unsur kimia. coulometri dan polarografi). indeks bias. adsorben. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat :menguasai berbagai metode analisis menggunakan instrumentasi. pemisahan senyawa dari campurannya menggunakan sistem kromatografi (gas.

unsur. dan analisis penerapan kadarnya Menjelaskan teori titrasi kompleksometri dan argentometri. serta penerapannya. LCD Agar mahasiswa mampu : Colaboration Menjelaskan pengaruh pada tiap tahap Learning prosedur identifikasi kation dan anion dari senyawa anorganik WB OHP LCD WB OHP LCD Minggu 2 Minggu 3 Identifikasi Agar mahasiswa mampu : Colaboration unsur logam dan Memilih metode yang sesuai umtuk Learning non logam mengidentifikasi unsur kimia . instrumentasi dan aplikasinya untuk analisis senyawa kimia B.  Mahasiswa mampu menganalisa zat anorganik berupa kation.1 Perkuliahan Pertemuan Topik Minggu 1 Pendahuluan dan pembandingan sifat-sifat zat Identifikasi ion Substansi Metode Fasilitas Agar mahasiswa mampu : Ceramah dan WB Pembandingan sifat-sifat zat. bebas air.dengan tujuannya  Memahami dan menjelaskan metode analisis kuantitatif konvensional dan modern serta sumber-sumber kesalahan dalam analisis       Menjelaskan teori titrasi asam basa. serta mampu memahami teori dasar analisis fisiko kimia. anion. indeks bias. dan suhu lebur. teori dan aplikasi analisis kuantitatif secara KCKT dan kromato grafi gas-cair. pemakaian Tanya jawab OHP bobot jenis. Pelaksanaan Pembelajaran 1. gugusan. Jadwal Kegiatan Mingguan 1. Menjelaskan teori titrasi redoks serta penerapannya Menjelaskan teori titrasi nitrimetris serta penerapannya Menjelaskan teori metode gravimetri dan penerapnnya Menjelaskan prinsip metode kromatografi.

gravimetri. dan Learning. fase gerak. Fayans. serimetri. destilasi.Pertemuan Topik Minggu 4 Identifikasi gugus fungsionsl Cara-cara pemisahan Substansi Metode Fasilitas WB OHP LCD WB OHP LCD Agar mahasiswa mampu : Colaboration Mengidentifikasi gugus funsional dalam Learning zat kimia yang diberikan (alkohol. kecepatan aliran. waktu elusi. Kuantitatif Memahami dan menjelaskan berbagai Colaboration metode analisis kuantitatif. dan tr) Minggu 5 Minggu 6 Kromatografi WB OHP LCD Ujian Minggu 7 Metode Analisis Agar mahasiswa mampu : Orientasi. asam. Rf. temperatur. Volhard. fase gerak. fenol. titrimetri. Agar mahasiswa mampu : Colaboration Memahami dan menjelaskan teori titrasi Learning redoks permanganometri. pemisahan secara kromatografi dan Diskusi dapat menganalisa fungsi dan peranan dari tiap komponen dalam sistem kromatografi (fase diam. serta penerapannya. adsorben. dan iodi/ iodometri Agar mahasiswa mampu : Problem Memahami dasar-dasar teori pengendapan Learning dan isolasi secara kuantitatif metode garvimetri dan melakukan penetapan kadar zat uji atau sampel WB OHP LCD WB OHP LCD WB OHP LCD WB OHP LCD Minggu 8 Minggu 9 Minggu 10 Titrasi redoks Minggu 11 Gravimetri Base WB OHP LCD . Teori titrasi Agar mahasiswa mampu : Colaboration asam-basa dan Memahami dan menjelaskan teori titrasi Learning titrasi bebas air asam-basa dan penerapannya dalam penetapan kadar bahan Teori titrasi Agar mahasiswa mampu : Colaboration pengendapan Memahami dan menjelaskan teori titrasi Learning argentometri cara Mohr. dan sublimasi Agar mahasiswa mampu : Colaboration a)Menjelaskan berbagai mekanisme Learning. ukuran partikel. dan karbohidrat) Agar mahasiswa mampu : Colaboration Memilih metode yang sesuai untuk Learning memisahkan komponen tertentu dari campuran zat kimia yang diberikan dengan pengendapan. dan zat yang akan dipisahkan) b) Menjelaskan hubungan antara berbagai faktor yang berhubungan dengan kromatografi (jenis fase diam.

Jenis kromatografi b. Minggu 13 Analisis spektrofotome tri uv-vis . Analisis kuantitatif Minggu 15 Ujian WB OHP LCD .Hal-hal yang mempengaruhi serapan Agar mahasiswa mampu : Colaboration f)Menjelaskan interaksi REM dengan Learning molekul sehingga terjadi eksitasi g) Menjelaskan terjadinya serapan dan cara menghitung serapan h) Menyiapakan sampel dan menganalisis secara kuantitatif Agar mahasiswa mampu : Colaboration i) Menjelaskan mekanisme serapan atom Learning dan instrumentasi alat j) Memilih metode kromatografi . Kromatografi Gas d.Menentukan kadar zat dalam sampel WB OHP LCD Minggu 14 Kromatografi a.Pertemuan Topik Substansi Metode Fasilitas WB OHP LCD Minggu 12 a) Analisis Agar mahasiswa mampu : Colaboration spektrofotome c) Memahami teori dasar reaksi REM Learning tri IR dan sinar dan senyawa organik. Hukum Hooked X dan menghitung bilangan suatu gugus b) Faktor-faktor fungsi yang d) Menggambarkan spektrum IR suatu mempengaruhi senyawa organik berdasarkan data vibrasi bilangan gelombang yang ada pada tabel e) Menghitung IDH suatu senyawa organik dan meramalkan jenis ikatan rangkap yang dimiliki senyawa tersebut. Metode KCKT c.

Alatspektrofotometri menginterpretasikan spektrum serapan IR praktikum dan gelas alat alat . laporan Titrasi pengendapan Agar mahasiswa mampu : Orientasi. laporan Fayans.Kol Memilih metode yang sesuai untuk om. Praktikum Pertemuan Topik Minggu 1 Substansi Metode Fasilitas Analisa kation Agar mahasiswa mampu : Orientasi. praktikum. asam. Alat-alat gelas Menjelaskan pengaruh pada tiap tahap praktikum. memisahkan komponen tertentu dari campuran zat kimia yang diberikan Ujian Ujian Minggu 6 Analisis secara polarografi. dan iodatometri alat Minggu 8 alat Minggu 9 Titrasi redoks alat Minggu 10 Titrasi nitrimetri Agar mahasiswa mampu : Orientasi. dan dan untuk mencapai tujuan khusus. karbo hidrat) Pemisahan destilasi Minggu 4 Minggu 5 Agar mahasiswa mampu menyusun alat Praktikum dan Alat-alat gelas destilasi sederhana dan destilasi uap. laporan Praktikum dan Alat-alat laporan. potensiometri. AlatMenerapkan dalam penetapan kadar praktikum dan gelas bahan uji secara metode laporan permanganometri. Orientasi. AlatMemahami instrumentasi dan aplikasi praktikum dan gelas polarografi. AlatMemahami dan menjelaskan prinsip praktikum dan gelas titrasi Argento cara Volhard. dan penetapan kadar bahan uji Agar mahasiswa mampu : Orientasi. serimetri. potensiometri. fenol. gelas. Alat-alat gelas dan anion Mendemonstrasikan alat-alat laboratorium praktikum.basa dalam penetapan praktikum dan gelas bebas air kadar bahan uji asam-basa. dan Karl Fischer Agar mahasiswa mampu : Orientasi. iodo. dan Memilih metode yang sesuai umtuk praktikum. dan gelas karbohidrat mengidentifikasi gugus zat kimia yang laporan diberikan (alcohol. Alatbasa.1. Alatfenol. AlatMemahami dan menerapkan teori praktikum dan gelas nitrimetri untuk penetapan kadar zat. Mohr. laporan Minggu 11 Analisis Agar mahasiswa mampu Orientasi. 2. asam. dan prosedur identifikasi kation dan anion dari laporan senyawa anorganik alat Minggu 2 Minggu 3 Analisa gugus Agar mahasiswa mampu : Orientasi.TLC. iodi. dan laporan alat Kromatografi Agar mahasiswa mampu : Kertas. laporan instrumentasi Analisa Unsur Agar mahasiswa mampu : Orientasi. dan Karl laporan Fischer untuk analisa kuantitatif Minggu 7 Titrasi asam Agar mahasiswa mampu : menerapkan Orientasi.Budde.dan titrasi teori konsep asam.

alat Minggu 12 Analisis Mahasiswa mampu menjelaskan hal-hal Orientasi. dan cara menghitung kadar. Pemberian tugas mandiri dan diskusi dalam bentuk Collaborative Learning dan Problem kelompok. OHP. Pemaparan dan diskusi hasil percobaan dalam praktikum yang telah dilakukan Based Learning Pemberian tugas mandiri bersifat wajib. AlatCair Kinerja detektor. menggunakan metode analisis yang sesuai berdasarkan hasil diskusi kelompok yang telah dilakukan. c. laporan Minggu 13 Kromatografi Mahasiswa mampu memilih jenis kolom. . dan cara perhitungan praktikum dan gelas Tinggi kadar. pemisahan. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN . alat alat C. laporan Minggu 15 UJIAN 2. laporan (KCKT) dan analisis kuantitatif Minggu 14 Kro matografi Mahasiswa mampu menyusun konfigurasi Orientasi. dilanjutkan Tanya jawab antara mahasiswa dan dosen. Laptop dan LCD projector. merangkum pendapat-pendapat yang ada seshingga terjadi satu pemahaman mengenai satu pokok bahasan. alat untuk tujuan kuantitatif dalam praktikum dan gelas perhitungan kadar. Tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut : Dosen menerangkan dengan alat Bantu buku ajar. fase gerak.k aktif memberikan mendapat (saling memberi masukan) sesuai dengan pokok bahasan sehingga diskusi akan berjalan lancea. d. b. Metode Pembelajaran dan bentuk kegiatan a. Bentuk diskusi ini bagai mahasiswa akan mampu menganalisis bahan yang diberikan secara kelompok. Pelaksanaan diskusi adalah sebagai berikut : Dosen menyiapkan bahan diskusi yang diambil dati tugas mandiri yang diberikan dan yang telah diperiksa. Alatspektrofotometri yang mempengaruhi serapan. Orientasi. AlatGas(KG).Pertemuan Topik IR dan sinar X Substansi Metode Fasilitas untuk mengetahui rumus bangun senyawa laporan organik. bekerja sama dengan teman satu kelompo. Tugas/praktikum analisis unsur. dengan tujuan mempersiapkan diskusi dilakukan sedikitnya satu kali. White Board. penyiapan praktikum dan gelas uv-vis sampel.

F. 2. dan ujian-akhir semester.33 100 . Komponen pemahaman dan keterampilan meliputi tugas-tugas yang diberikan setiap pokok bahasan. keterampilan.33 8. Komponen evaluasi antara lain meliputi pemahaman. 2.1.33 8.R. A laboratory Handbook. A Text Book of quality in Organic analysis Analisis Farmasi. Vogel. kreativitas. Berlin 196 Skor Maks 200 200 300 100 100 100 100 100 1200 Presentase 16. Stahlled. Disamping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama masa perkuliahan/praktikum (berupa kuesioner. pre-test dan post-test praktikum. ujian tengan semester. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat dikukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. dan kritik-saran dari mahasiswa). 3.17 25. D.00 8. DAFTAR PUSTAKA 1. Terj M.33 8. 2nd ed. dan leadership. maka skor tertinggi diberikan untuk poin tugas-tugas. Roth Gottfried Blaschke E. Thin layer Chromatography.33 8.67 16. Karena mata kuliah ini merupakan mata kuliah keahlian dan memerlukan latihan/praktikum yang intensif. Herman J.ashworth. Penilaian (Assesment) Aspek pemilaian meliputi : Aspek penilaian Unsur Penilaian Pemaham keterampilan Tugas mandiri Ujian Tengah Semester Ujian Akhir Semester Kreativitas Kreativitas dalam diskusi Membuat resume Leadership Kedisiplinan pengumpulan tugas Presentasi Partisipasi di kelas Jumlah Hasil akhir ditentukan sebagai berikut : Nilai A untuk > 960 poin (> 80%) Nilai B untuk 840 -959 poin ( 70 – 80%) Nilai C untuk 720 – 839 poin (60 – 70%) Nilai D untuk 480 – 719 poin (40 – 60%) Kurang dari 480 dianggap tidak lengkap/tidak lulus. Springer Verlag.

6. Chromatography a review of principle and Aplications 2nd ed. BP. Verlag Chemic. 1968. Farmakope (FI-III. FI-IV. 7. 5. Willard. dsb) E Lederer & M Lederer. Skoog DA. Instrumental method of analysis 7th . USP.4. Weinhein. Principles of Instrumental Analysis 4th ed.

pengertian tentang fenomena antar permukaan dan penentuan tegangan permukaan. Deskripsi singkat matakuliah Farmasi Fisika Matakuliah Farmasi Fisika berisi pokok-pokok bahasan konsep dasar sifat fisikokimia molekul obat. 2. fluiditas. viskoelastisitas. bentukbentuk partikel.GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN FARMASI FISIKA A. pengertian rheologi dan viskositas serta hubungannya dalam farmasi. . luas permukaan partikel. menjelaskan tentang terjadinya difusi. menjelaskan tentang ukuran partikel dan distribusi ukuran partikel. serta faktor-faktor apa saja yang mempengaruhinya. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa diharapkan mampu: a. b. difusi dan disolusi. menjelaskan tentang tegangan permukaan dan antar-muka serta hal-hal yang berkaitan dengan fenomena permukaan. kinetika dan orde reaksi. g. f. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari matakuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memahami fenomena fisika molekul obat dan eksipien untuk diaplikasikan pada pengembangan formulasi dan pembuatan sediaan farmasi. rheologi. prosedur dan peralatan yang digunakan pada percobaan difusi dan proses disolusi obat. emulsi. d. stabilitas (fungsi dan cara penentuannya). menjelaskan tentang pentingnya uji stabilitas suatu zat dan sediaan farmasi. sifat-sifat fisika senyawa obat berbentuk serbuk. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. menjelaskan tentang usaha-usaha untuk meningkatkan kelarutan suatu zat yang digunakan dalam bidang farmasi. menjelaskan tentang interaksi antara pelarut dan zat terlarut serta fenomena lain kelarutan. sistem dispersi (koloid. dispersi padat). 3. c. kelarutan dan faktor yang mempengaruhinya. dll. e. mikromeritik. suspensi. menjelaskan tentang viskositas. sifat aliran.

menjelaskan dasar dasar kristalografi di bidang farmasi. tentang definisi sistem dispersi dan jenis-jenis i.h. Jadwal Kegiatan Mingguan Pertemuan Minggu 1 Topik Pendahuluan Substansi Metode Fasilitas -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD Fenomena fisika molekul obat dan Ceramah dan eksipien untuk diaplikasikan pada tanya jawab pengembangan formulasi dan pembuatan sediaan farmasi Interaksi bahan pelarut dan zat Ceramah dan terlarut. reaksi penguraian obat dan usaha stabilisasi. pelarut. faktor yang tanya jawab mempengaruhi laju reaksi penguraian obat dalam larutan (suhu. isotonis. perhitungan usia simpan Ceramah dan Difusi keadaan tunak.. B. prosedur dan tanya jawab peralatan uji disolusi dan pelepasan obat Ceramah dan tanya jawab Prinsip difusi dalam sistem biologi. tanya jawab kelarutan zat cair dalam zat cair. analisis stabilitas dipercepat. Ceramah dan distribusi zat terlarut dalam pelarut. kelariutan zat padat dalam zat cair Usaha untuk meningkatkan kelarutan. isohidris Ceramah dan Orde dan laju reaksi. Menjelaskan secara rinci sistem dispersi. tetapan dielektrik) Ceramah dan Faktor yang mempengaruhi kecepatan tanya jawab reaksi obat dalam larutan. hukum Ficks kedua Ceramah dan tanya jawab Minggu 2 Larutan dan Kelarutan (1) Minggu 3 Larutan Dan Kelarutan (2) Minggu 4 Stabilitas (1) Minggu 5 Stabilitas (2) Minggu 6 Difusi dan Disolusi (1) Minggu 7 Difusi dan Disolusi (2) Minggu 8 Fenomena antar permukaan (1) -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD . PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 4. termodinamika difusi. kelarutan gas dalam zat cair. tanya jawab sifat koligatif larutan.

sifat Ceramah dan turunan serbuk tanya jawab Sistem dispersi koloidal Jenis sistem dispersi koloidal. Ceramah dan aplikasi bahan aktif permukaan. Laptop dan LCD projector dilanjutkan tanya jawab antara dosen dan mahasiswa. elektrik sistem Ceramah dan koloidal. aplikasi reologi tanya jawab dalam farmasi Ukuran partikel dan distribusi ukuran partikel. sistem suspensi terflokulasi tanya jawab dan deflokulasi.Ceramah dan pensi. Ceramah dan viskoelastisitas. sifat optik. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut: Dosen menerangkan dengan alat bantu buku ajar. ukuran pori. dilakukan sebanyak 3 kali dengan tujuan untuk mempersiapkan diskusi kelompok. kinetik. pengendapan suspensi Teori emulsifikasi. Bentuk kegiatan lain. White Board. yaitu diskusi dan pemberian tugas mandiri. penentuan sifat rheologi. stabilitas fisika emulsi. metode untuk mengukur ukuran partikel. Pemberian tugas mandiri bersifat wajib. Ceramah dan adsorpsi pada antar-muka zat cair tanya jawab Adsorpsi antar permukaan zat padat.Minggu 9 Fenomena antar permukaan (2) Minggu 10 Rheologi Minggu 11 Mikromeritik Fenomena antar permukaan zat cair. sifat tanya jawab elektrik antar permukaan Sistem Newtonian dan Non Newtonian. . bentuk partikel dan luas permukaan. evaluasi stabilitas fisika emulsi 5. OHP. dan solubilisasi tanya jawab Sistem dispersi suspensi -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD Minggu 12 -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD Minggu 13 Minggu 14 Sistem dispersi emulsi Sifat antar permukaan partikel tersus.

Pelaksanaan diskusi adalah sebagai berikut: Dosen menyiapkan bahan diskusi yang diambil dari tugas yang diberikan dan yang telah diperiksa. dan leadership. merangkum pendapat-pendapat yang ada sehingga terjadi satu pemahaman mengenai satu pokok bahasan.67 25. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. Komponen pemahaman dan ketrampilan meliputi tugas-tugas yang diberikan setiap pokok bahasan. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. Di samping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama masa perkuliahan (berupa kuesioner dan kritik-saran dari mahasiswa) 2. maka skor tertinggi diberikan untuk poin tugas-tugas. Bentuk diskusi ini bagi mahasiswa akan mampu menganalisis bahan yang diberikan secara kelompok.33 8. bekerja sama dengan teman satu kelompok.33 8. dan ujian akhir semester. Komponen evaluasi antara lain meliputi pemahaman. Karena mata kuliah ini merupakan mata kuliah keahlian dan memerlukan latihan yang intensif. ketrampilan. ujian tengah semester. C.67 16.33 8. kreativitas.33 100 Jumlah .00 8. Penilaian (assessment) Aspek penilaian meliputi: Aspek Penilaian Pemahaman ketrampilan Kreativitas Leadership Unsur Penilaian Tugas Ujian Mid Semester Ujian Akhir Keaktivan dalam diskusi Membuat resume Kedisiplinan pengumpulan tugas Presentasi Partisipasi di kelas Skor Maks 200 200 300 100 100 100 100 100 1200 Persentase 16. aktif memberikan pendapat (saling memberi masukan) sesuai dengan pokok bahasan sehingga diskusi akan berjalan lancar.33 8.

Hasil akhir ditentukan sebagai berikut: Nilai A untuk ≥ 960 poin (>80%) Nilai B untuk 840 – 959 poin (70 – 80%) Nilai C untuk 720 – 839 poin (60 – 70%) Nilai D untuk 480 – 719 poin (40 – 60%) Kurang dari 480 dianggap Tidak Lengkap / Tidak Lulus D... 2nd Ed. 1988. Philadelphia. Chichester. J.. DAFTAR PUSTAKA Florence.. 1988. Ellis Horwood Limited. 2006.M. Physical Pharmacy.I. London. 4th Ed. the physicochemical properties of drug substances. Wells. Lea & Febiger. . Pharmaceutical preformulation.. Martin. McMillan Pub.A. Physicochemical Principles of Pharmacy.

e. proses-proses biologik yang tidak sesuai. Ilmu ini merupakan studi mengenai gangguan fungsi yang disebabkan oleh penyakit yang terjadi dalam organisme hidup. Respons tubuh terhadap cedera. Mahasiswa juga mampu memahami biologi abnormal . atau studi mengenai individu yang sakit atau terganggu. Konsep umum penyakit. d. 2. Respons tubuh terhadap agen menular g.GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN PATOLOGI A. c. b. Gangguan pertumbuhan diferensiasi sel . Interaksi hereditas dan lingkungan terhadap penyakit. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. Cedera dan Kematian Sel. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan: a. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari matakuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memahami gangguan fungsi mekanisme fisiologis yang terganggu oleh penyakit yang terjadi dalam organisme hidup. Gangguan sirkulasi h. f. Deskripsi singkat matakuliah Patologi Matakuliah Patologi mempelajari aspek dinamis proses penyakit. proliferasi sel i. Respons tubuh terhadap tantangan imunologik. Gangguan pertumbuhan . 3.

d. e. a. e. c. c. Jadwal Kegiatan Mingguan Pertemuan Minggu 1 Topik Konsep umum penyakit a. Minggu 4 Interaksi hereditas dan lingkungan terhadap penyakit Cedera dan Kematian Sel a. a. c. e. g. b. f. c. c. f. a. b. g. f. b. b. a. d. d. a. c. b. e. d. d. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 4. h. b. Substansi Konsep tentang Kenormalan Konsep tentang Penyakit Etiologi Patogenesis Manifestasi Klasifikasi Penyakit Faktor ekstrinsik Faktor intrinsik Interaksi antara Faktor Ekstrinsik dan Intrinsik Gen dan Terminologi Genetik Variasi Genetik Konsep Mendelian Penyakit genetik Uji Diagnostik Pemeriksaan Penapisan Fenotipe Uji diagnostik Pengambilan Sampel Sel Janin Uji diagnostik Analisis Genetik Molekuler Terapi untuk gangguan genetik Farmakogenetik Proyek Genom Manusia Organisasi seluler Modalitas cedera seluler Sel yang Diserang Perubahan morfologik pada sel yang cedera sub letal Kematian seluler Nasib jaringan nekrotik Kalsifikasi Patologik Kematian somatik Reaksi peradangan Gambaran Makroskopik Peradangan Aspek cairan pada Peradangan Eksudasi Aspek Seluler Peradangan Marginasi dan Emigrasi Kemotaksis Mediator Peradangan Metode Ceramah dan tanya jawab Fasilitas -WB -LCD Minggu 2 Interaksi hereditas dan lingkungan terhadap penyakit Interaksi hereditas dan lingkungan terhadap penyakit Presentasi dan LCD Diskusi Minggu 3 Presentasi dan LCD Diskusi Presentasi dan LCD Diskusi Kasus Minggu 5 Presentasi dan LCD Diskusi Kasus Minggu 6 Respons Tubuh terhadap Cedera Presentasi dan Diskusi LCD Minggu 7 Respons Tubuh Presentasi dan LCD .B. f.

terhadap Cedera

b. c. d. e. f.

Jenis dan Fungsi Leukosit Diskusi Kasus Pola-Pola Peradangan Nasib Reaksi Peradangan Faktor-faktor yang Mempengaruhi peradangan dan Penyembuhan Aspek Sistemik Peradangan Gambaran singkat Imunitas Gambaran Singkat Sistem Imun Kompleks Histokompatibilitas Mayor Respon Imun Tipe Imunitas Fisiologi Reaksi Hipersensitivitas Imunodefisiensi Faktor Usia Faktor Hospes pada Infeksi, Radang sebagai Pertahanan Pembuluh Limfa pada Infeksi Pertahanan Terakhir Faktor Mikroba pada Infeksi Cara Interaksi Hospes dan Mikroba Infeksi Oportunistik Kongesti (Hiperemia) aktif Kongesti pasif Edema Perdarahan Trombosis Embolisme Arteriosklerosis Iskemia Infark Organ dan Jaringan yang lebih kecil dari normal Organ dan Jaringan yang lebih besar dari normal Diferensiasi abnormal Neoplasia Sifat-sifat Neoplasma Interaksi Neoplasma dengan Hospes Struktur Neoplasma Klasifikasi dan Tata nama neoplasma Karsinogenesis Aspek Klinis Neoplasia Presentasi dan LCD Diskusi Kasus

Minggu 8 Minggu 9

Mid Test Respon Tubuh terhadap Tantangan Imunologik Respon Tubuh terhadap Tantangan Imunologik Respon Tubuh terhadap Agen Menular

a. b. c. d. a. b. c. d. a. b. c. d. e. f. g. a. b. c. d. e. a. b. c. d. a. b. c. d. a. b. c. d. e. f.

Minggu 10

Presentasi dan LCD Diskusi Kasus

Minggu 11

Presentasi dan LCD Diskusi Kasus

Minggu 12 Gangguan Sirkulasi Minggu 13 Gangguan Sirkulasi Minggu 14 Gangguan Pertumbuhan, Proliferasi, Diferensiasi Sel Gangguan Pertumbuhan, Proliferasi, Diferensiasi Sel

Presentasi dan LCD Diskusi Kasus

Presentasi dan LCD Diskusi Kasus Presentasi dan LCD Diskusi Kasus

Minggu 15

Presentasi dan LCD Diskusi Kasus

Minggu 16

Final Test

5. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut: Dosen menerangkan secara umum intisari mata kuliah dengan alat bantu buku ajar, White Board, Laptop dan LCD projector dilanjutkan tanya jawab antara dosen dan mahasiswa. Bentuk kegiatan lain, yaitu presentasi dan diskusi kasus. Pemberian tugas mandiri bersifat wajib, dilakukan sebanyak 3 kali dengan tujuan untuk mempersiapkan diskusi kelompok. Pelaksanaan diskusi adalah sebagai berikut: Dosen menyiapkan bahan diskusi berupa kasus yang berhubungan dengan SAP. Bentuk diskusi ini bagi mahasiswa akan mampu menganalisis kasus yang diberikan secara kelompok, bekerja sama dengan teman satu kelompok, aktif memberikan pendapat (saling memberi masukan) sesuai dengan pokok bahasan sehingga diskusi akan berjalan lancar, merangkum pendapat-pendapat yang ada sehingga terjadi satu pemahaman mengenai satu pokok bahasan. C. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. Komponen evaluasi antara lain meliputi pemahaman, ketrampilan, kreativitas, dan leadership. Komponen pemahaman dan ketrampilan meliputi tugas-tugas yang diberikan setiap pokok bahasan, ujian tengah semester, dan ujian akhir semester. Karena mata kuliah ini merupakan mata kuliah dasar dan memerlukan pemahaman yang intensif, maka skor tertinggi diberikan untuk mid dan final test. Di samping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama masa perkuliahan (berupa kuesioner dan kritik-saran dari mahasiswa) 2. Penilaian (assessment) Aspek penilaian meliputi: Aspek Penilaian Unsur Penilaian Pemahaman Tugas Ujian Mid Semester Ujian Akhir Kreativitas Keaktivan dalam diskusi Kedisiplinan pengumpulan tugas Skor Maks 200 200 300 100 100 Persentase 14,00 25,00 25,00 9 9

Leadership

Presentasi Partisipasi di kelas

100 100 1200

9 9 100%

Hasil akhir ditentukan sebagai berikut: Nilai A untuk ≥ 960 poin (>80%) Nilai B untuk 840 – 959poin (70 – 80%) Nilai C untuk 720 – 839poin (60 – 70%) Nilai D untuk 480 – 719 Kurang dari 480 dianggap D. DAFTAR PUSTAKA . Greene, R.J., Harris, N.D., and Goodyer, L.I., 2000, Pathology and Therapeutics for Pharmacists : A Basic for Clinical Pharmacy, 2nd. Ed., Pharm. Press. , London Price,S., Wilson, L., Patofisiologi Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit, 2006, Edisi 6, EGC, Penerbit Buku Kedokteran. Kumar, V., Cotran, R.S., and Robin, S.L., 1997, Basic Pathology, 6th. Ed., W.B. Saunders, Philadelphia C. Stevens, A., Lowe, J., 1995, Pathology, 2nd. Ed., Mosby, London poin (40 – 60%) Tidak Lulus

sifat umum respon imun dan sistem imun sel dan jaringan. b. Mampu berpartisipasi secara aktif dalam promosi kesehatan. mekanisme eliminasi agen infeksi dengan sistem imun. Deskripsi singkat matakuliah Imunologi Matakuliah Imunologi membahas tentang antibodi. struktur molekul MHC I dan II. d. . c. mekanisme respon imun. penyakit-penyakit autoimun. Mampu berpartisipasi dalam mengembangkan senyawa aktif/bahan aktif terapetik atau eksipien baru yang lebih baik. Kompetensi lulusan yang diharapkan didukung oleh MK Imunologi a. e. dan macam-macam vaksin dan aplikasi vaksin dalam pencegahan dan terapi penyakit infeksi dan kanker. 4. antigen. pencegahan dan pengobatan penyakit infeksi dan non infeksi menggunakan agen-agen imun dan vaksin. Menjelaskan molekul reseptor antigen. Mampu berpartisipasi/berkontribusi dalam menghasilkan dan mendeseminasi pengetahuan baru. Mampu memahami fungsi pelayanan KIE . Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa diharapkan mampu: a. pembuatan antibodi monoklonal dan aplikasinya. b.GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN IMUNOLOGI A. Mampu mengakses dan mengevaluasi sumber informasi yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi kefarmasian. pengantar terapi imunoglobulin intravena. 2. 3. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari matakuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memahami mekanisme pertahanan tubuh terhadap penyakit infeksi melalui sistem imun. Menjelaskan kedudukan dan peran imunologi. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. pengantar imunoterapi.

dan transplantasi organ. e. B. tanya Sifat-sifat umum respon imun jawab/diskusi Sistem imun sel dan jaringan Minggu 2 Molekul pengenal antigen Inisiasi respon imun Minggu 3 Minggu 4 Maturasi limfosit sel -WB -OHP -LCD Handout Molekul reseptor antigen Ceramah dan -WB Struktur molekul MHC Kelas I tanya -OHP dan II jawab/diskusi -LCD Handout Pengenalan. Menjelaskan proses pembuatan antibodi monoklonal dan penggunaannya.c. menjelaskan tentang vaksin kombinasi dan peran adjuvant. Menjelaskan mekanisme imunitas selular dan humoral. h. i. Menjelaskan penyakit yang disebabkan oleh respon imun. f. d. menyebutkan produk vaksin dan sera. l. regulasi dalam imunitas innate dan adatif serta stimulasi pembentukan sel hemopoetik. Menyebutkan definisi imunoterapi dan aplikasi imunoterapi. g. Menjelaskan respon imun terhadap agen patogen. Menjelaskan pengaturan dan fungsi biologis sistem komplemen. pemrosesan. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. Ceramah dan -WB presentasi antigen tanya -OHP Presentasi antigen kepada sel T jawab/diskusi -LCD Handout Maturasi dan aktivasi sel B Ceramah dan -WB Maturasi dan aktivasi sel T tanya -OHP jawab/diskusi -LCD Handout . Menjelaskan pengenalan. Jadwal Kegiatan Mingguan Pertemua n (100 menit) Minggu 1 Topik Substansi Metode Fasilitas Pendahuluan Kedudukan dan peran imunologi Ceramah dan dalam ilmu kefarmasian. Menjelaskan maturasi dan aktivasi sel B dan T. pemrosesan. k. Menjelaskan definisi dan penggolongan vaksin. j. Menjelaskan sifat umum sitokin. presentasi antigen kepada sel T. tumor.

karakterisasi dan Ceramah dan -WB penggolongan vaksin tanya -OHP Produk vaksin dan sera jawab/diskusi -LCD Kombinasi vaksin Peran adjuvant Handout Studi kasus dalam imunisasi Ceramah dan -WB tanya -OHP jawab/diskusi -LCD - .Minggu 5 Sistem komplemen Sistem komplemen Ceramah dan Pengaturan sistem komplemen tanya Fungsi biologis protein-protein jawab/diskusi komplemen Minggu 6 Imunomodulator& sitokin Minggu 7 Imunitas seluler humoral dan Minggu 8 Respon imun dalam sistem pertahanan dan penyakit Penyakit yand disebabkan respon imun Antibodi monoklonal Minggu 9 Minggu 10 Minggu 11 Terapi imunoglobin intravena Imunoterapi Minggu 12 Minggu 13 Vaksin sera dan Minggu 14 Vaksin sera dan -WB -OHP -LCD Handout Imunomodulator Ceramah dan -WB Sifat umum sitokin tanya -OHP Peran sitokin dalam mediasi jawab/diskusi -LCD imunitas innate dan adatif Sitokin dalam stimulasi Handout pembentukan sel hemopoetik Mekanisme imunitas seluler Ceramah dan -WB Mekanisme imunitas humoral tanya -OHP jawab/diskusi -LCD Handout Respon imun terhadap agen Ceramah dan -WB patogen (mikroorganisme dan tanya -OHP virus). dan transplantasi jawab/diskusi -LCD organ Handout Autoimunitas Ceramah dan -WB Hipersensitivitas tanya -OHP jawab/diskusi -LCD Handout Proses pembuatan antibodi Ceramah dan -WB monoklonal tanya -OHP Antibodi monoklonal sebagai agen jawab/diskusi -LCD diagnostik dan terapi Handout Pembuatan dan karakterisasi Ceramah dan -WB imunoglobulin intravena tanya -OHP Aplikasi klinis jawab/diskusi -LCD Adverse Reaction Handout Definisi imunoterapi Ceramah dan -WB Imunoterapi penyakit kanker tanya -OHP Imunoterapi penyakit degeneratif jawab/diskusi -LCD Handout Definisi. tumor.

PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa melalui tingkat pemahaman terhadap pokok-pokok bahasan yang diberikan memlalui pekerjaan rumah. kemudian diperiksa secara random bagian mana yang mayoritas yang mengalami kesulitan. Minggu berikut soal dibahas di dalam kelas sebagai refreshing kuliah yang lalu.Handout 3. dan ujian akhir semester. ujian tengah semester. Laptop dan LCD projector dilanjutkan tanya jawab antara dosen dan mahasiswa. Penilaian (assessment) Aspek penilaian meliputi: Aspek Penilaian Unsur Penilaian Pemahaman Tugas makalah ketrampilan Ujian Mid Semester Ujian Akhir Softskills Keaktifan dalam diskusi Membuat resume Kedisiplinan pengumpulan tugas Presentasi makalah Partisipasi di kelas Jumlah Skor Maks 150 200 300 100 50 50 100 50 1000 Persentase 15 20 30 10 5 5 10 5 100 . White Board. C. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Metode yang diberikan merupakan kombinasi Pembelajaran Berpusat pada Mahasiswa (SCL) dan ceramah oleh dosen di hadapan mahasiswa (TCL). yaitu diskusi dan pemberian tugas mandiri. Tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut: dosen menerangkan dengan alat bantu buku ajar. lebih kurang selama 10 menit. OHP. Bentuk kegiatan lain. dilakukan sebanyak 2 kali sebagai pekerjaan rumah. Pemberian tugas mandiri bersifat wajib. 2.

West Sussex. Martin S.. DAFTAR PUSTAKA Abbas A. 1997.J. Brostoff J. Philadelphia... Therapeutic Immnulogy. Rima. Vaccine Design. 1993. Roitt I. WB Saunders Co. B. . Burakoff S.... Essential Immunology. Mosby.S. USA..H. 9th Ed.. Hocy E.Hasil akhir ditentukan sebagai berikut: Nilai A untuk ≥ 750 poin (>75%) Nilai B untuk 650 – <750 poin (65 – <75%) Nilai C untuk 550 – <650 poin (55 – <65%) Nilai D untuk 450 – <550 poin (45 – <55%) Nilai F kurang dari 450 dianggap Tidak Lengkap / Tidak Lulus D.B. Asuten K.M. Dougan. Selected Journal Articles.K. John Wiley & Son. and Male D.... Lichtman A. Blackwell Co... and Trudgett A.F.. London. Brown F. 2nd Ed. Immunology 5th Ed.. Cellular and Molecular Immunology. Roitt I. 2005. Strom T. 5th Ed..2001.J.. 1998. London.... Rosen F.K.. Blackwell Science.

GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAN A. Deskripsi singkat matakuliah Matakuliah kewirausahaan berisi pokok-pokok bahasan tentang konsep dasar kewirausahaan. semangat untuk berwirausaha. f. karakteristik wirausahawan. d. pemasaran usaha. c. kreatif dan inovatif. 2. e. Jadwal Kegiatan Mingguan Pertemuan Topik Substansi Minggu 1 Konsep dasar kewirausahaan Karakteristik wirausaha Latar belakang pentingnya wirausaha Pengertian kewirausahaan Paradigma kewirausahaan Metode Ceramah dan tanya jawab Minggu 2 Karakteristik wirausahawan Ceramah dan yang meliputi : displin. 3. komitmen tanya jawab tinggi. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. mandiri dan realitis dalam kehidupan Tantangan wirausaha Ceramah dan Fasilitas -WB Lapto p -LCD -kertas plano -spidol Minggu 3 Semangat . jujur. jalur-jalur wirausaha. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari matakuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memiliki wawasan tentang kewirausahaan. dan mampu membuat rencana wirausaha yang nyata dan siap diaplikasikan serta mengevaluasinya. b. studi kelayakan usaha. rencana usaha. dan evaluasi usaha. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa diharapkan mampu: a. menjelaskan tentang konsep dasar kewirausahaan menjelaskan karakteristik wirausahawan menjelaskan jalur-jalur yang dapat dipilih untuk wirausaha mengidentifikasi peluang usaha di bidang farmasi membuat perencanaan usaha sederhana menerapkan strategi untuk memasarkan suatu produk melakukan evaluasi terhadap sebuah usaha B. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. peluang usaha. g.

pemutaran video Membuat usaha sendiri. unsur. usaha keluarga Active Kelebihan dan kelemahan usaha learning sendiri. manfaat. makanan dan kosmetik Minggu 7 Perencanaan Aspek-aspek dalam studi kelayakan usaha usaha Laporan studi kelayakan usaha Langkah-langkah merencanakan usaha Minggu 8 Membuat rencana usaha Minggu 9 Perencanaan usaha (lanjutan) Strategi pemasaran produk Minggu 10 Strategi Pemasaran 11 produk (lanjutan) Membuat rencana usaha Manejemen pemasaran Strategi penerapan harga Strategi promosi usaha Kesalahan pemasaran mistake) Menejemen pemasaran Strategi penerapan harga Strategi promosi usaha Kesalahan pemasaran mistake) Ceramah dan Tanya jawab Presentasi kelompok Ceramah dan Tanya jawab (marketing Ceramah dan Tanya jawab (marketing Praktek Ceramah dan Tanya jawab Minggu dan 12 Minggu 13 Menerapkan strategi pemasaran Strategi Pemasaran produk (lanjutan) Prinsip dasar resiko meliputi pengertian. franchise.wirausaha Minggu 4 Jalur wirausaha Imbalan wirausaha Contoh Wirausahawan sukses tanya jawab. dan usaha keluarga (Peer lesson) Active learning (Get crazy) Minggu 5 dan 6 Peluang usaha Menentukan kebutuhan pasar di bidang Peluang usaha budi daya tanaman farmasi obat. macam. franchise. pengembangan obat tradisional. tujuan Manajemen resiko Ceramah Identifikasi jenis-jenis resiko Group resume Analisis SWOT usaha Balance Scored Card Evaluasi usaha Minggu 14 Resiko Usaha . pemasaran simplisia.

5 10 10 Ujian Mid Semester Ujian Akhir Unsur Penilaian Sub Unsur Aspek Tugas Penilaian Penilaian Presentasi Teknik presentasi Leadership Isi presentasi Media presentasi Kemampuan merespon pertanyaan Pemahaman ketrampilan Kreativitas Leadership .5 7. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut: dosen menerangkan dengan alat bantu buku ajar.2. Bentuk kegiatan lain. Unsur penilaian meliputi tugas. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. yaitu pembelajaran aktif (peer lesson. Laptop dan LCD projector dilanjutkan tanya jawab antara dosen dan mahasiswa. Penilaian (assessment) Penilaian meliputi: Unsur Penilaian Tugas Skor Maks Presentasi 100 Pemasaran 100 Diskusi 100 100 100 Persentase 10 20 10 30 30 Kriteria Intonasi jelas Bahasa mudah dipahami Adanya kontak dengan peserta Kelengkapan materi Alur Sistematis Tampilan jelas Tampilan menarik Menanggapi dengan empati Bahasa mudah Nilai Maks 10 10 10 10 10 7. get crazy dan group resume) dan pemberian tugas mandiri berupa presentasi kelompok dan praktek pemasaran produk di lingkungan kampus. C. dan ujian akhir. Di samping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama masa perkuliahan (berupa kuesioner dan kritik-saran dari mahasiswa) 2. White Board. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. ujian mid semester.

RogerMagnet’s Sales Adventures.. Konopasek. C. J. R.Jumlah Pemasaran dipahami Menjawab dengan 15 benar 100 Kreativitas Kreativitas menghias stand Kreativitas cara Kreativitas memasarkan Tampilan menarik 20 Bahasa persuasif 10 Aktif menarik 10 pembeli Variabilitas 10 pembeli 80 % proposal Kreativitas & Leadership Leadership sesuai Kesesuaian penerapan strategi dengan proposal (yang dipresentasikan sebelumnya) Jumlah produk yang terjual Jumlah Diskusi Dinamika kelompok diskusi Pemahaman ketrampilan 30 75 % produk terjual Aktif memberi respon Sikap menghargai pendapat Lengkap Alur Sistematis Ketepatan analisa & kesimpulan 20 100 20 20 10 10 40 100 Resume Pemahaman ketrampilan Jumlah Hasil akhir ditentukan sebagai berikut: Nilai A untuk ≥ 75 poin (>75%) Nilai B untuk 60 – 74..9 poin (45 – 60%) Nilai D untuk 30 – 4. dan Petty. J.. diterjemahkan oleh Heru Sutrisno. DAFTAR PUSTAKA Longenecker. .W. ThomsonLearning Asia.9 poin (60 – 75%) Nilai C untuk 40 – 59. Gramedia Pustaka Utama.. Singapore. Jakarta.W. 2004. 2001.G.49 poin (30 – 50%) Kurang dari 30 dianggap Tidak Lengkap / Tidak Lulus D. Moore. Small Business Management.

P. Marimba. diterjemahkan oleh Irma Indriani.T. R.. Langkah Awal Buka Usaha. Elex Media Komputindo.C.. Rasakan Dahsyatnya Usaha Franchise. 2008. Bornstein..... Business Plan. Majalah SWA Majalah Marketing .M. J. Ismawan. I. Media Pressindo. B.C.Ford. and Pruitt. 2007. 2007. Ufuk Press.

mineral) yang digunakan sebagai obat.GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN FARMAKOGNOSI-FITOKIMIA I. obat gubal ( crude drugs): tata nama. dengan tujuan dapat mengidentifikasi. Mampu menjelaskan definisi . Mampu menyebutkan nama simplisia dan nama spesies. kegunaan. b. sumber-sumber dan tata nama simplisia. 3. senyawa golongan alkaloid. produksi obat gubal (simplisia). Mampu menjelaskan definisi dan sejarah perkembangan farmakognosi. terpenoid dan minyak atsiri. steroid dan hormon. bahan alami dalam pengobatan. 1. kegunaan dan senyawa aktif yang terkandung dalam tumbuhan yang mengandung senyawa golongan terpenoid dan minyak atsiri. . hewan. c. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. kegunaan dan senyawa aktif yang terkandung dalam tumbuhan yang mengandung senyawa golongan glikosida. d. glikosida. Tujuan pembelajaran khusus Setelah mengikuti praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu : a. K U L I A H A. Tujuan pembelajaran Mata kuliah ini memberikan dasar-dasar dalam mengenali. Mampu menyebutkan nama simplisia dan nama spesies. FARMAKOGNOSI I. 2. dan senyawa aktif yang terkandung dalam tumbuhan yang mengandung senyawa yang termasuk karbohidrat. minyak lemak. mengetahui dan mengerti seluk beluk dan ruang lingkup farmakognosi. e. bahasan mengenai karbohidrat. Mampu menyebutkan penggolongan karbohidrat dan menyebutkan nama simplisia dan nama spesies. Deskripsi singkat kuliah Farmakognosi Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa program studi S1 Ilmu Farmasi yang memberi pengetahuan tentang sumber bahan alami (tumbuhan. termasuk simplisia-simplisia yang menghasilkan senyawa golongan tersebut. 1. 1. mengolah bahan alami menjadi bahan dasar obat herbal serta mengetahui jenis-jenis bahan alami dan kandungan kimia bahan tersebut.

Laptop. Laptop. kegunaan dan senyawa aktif yang terkandung dalam tumbuhan yang mengandung senyawa golongan alkaloida. Laptop.f. h. Kontrak pembelajaran 2. Definisi. Glikosida Antrakuinon 3. Glikosida fenolik Cooperative learning (Jigsaw classroom) ceramah. . Biosintesis diskusi. LCD Projector White Board. 3. III lanjutan IV Glikosida V lanjutan 1. LCD Projector Worksheet. Mampu menyebutkan nama simplisia dan nama spesies. Jadwal Kegiatan Mingguan Minggu Topik I Pendahuluan Substansi 1. LCD Projector II Karbohidrat 1. Laptop. tugas/test Cooperative and competitive learning. kegunaan dan senyawa aktif yang terkandung dalam tumbuhan yang mengandung senyawa golongan minyak lemak. Definisi 3. Glikosida alkohol 8. Glikosida lakton 7. Mampu menyebutkan nama simplisia dan nama spesies. LCD Projector White Board. Glikosida Sianogenik 4. B. sifat dan pembagian 2. White Board. Laptop. Mampu menyebutkan nama simplisia dan nama spesies. Gllukosinolat 5. g. tugas/test Fasilitas White Board. 2. Sejarah singkat perkem-bangan farmakognosi Metode ceramah. Gula dan obat yang tugas/test mengandung gula Worksheet. diskusi. diskusi. Glikosida flavonol 6. Penggolongan ceramah. Polisakarida dan obat yang mengandung polisakarida 2. White Board. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. Gula polihidroksi alkohol 1. kegunaan dan senyawa aktif yang terkandung dalam tumbuhan yang mengandung senyawa golongan steroid dan hormon.

sifat-sifat dan penggolongan 2.9. Tanin VI Terpenoid 1. Laptop. diskusi. tugas/test White Board. 2. penggolongan dan sifat-sifat 2. LCD Projector VIII Lipid ceramah. LCD Projector IX Alkaloid ceramah. Batasan. LCD Projector White Board. tugas/test White Board. Lemak 4. Alkaloid quinolin ceramah. Minyak atsiri oksida 9. Minyak atsiri aldehida 5. Minyak atsiri alcohol 4. XI lanjutan XII Steroid . 2. diskusi. Batasan. Batasan. Monoterpenoid 3. Laptop. sifat dan pembagian 2. Tetraterpenoid 1. LCD Projector White Board. Hasil metabolisme lemak 1. Diterpenoid 5. dan isoquinolin diskusi. LCD Projector White X lanjutan 1. Minyak atsiri fenol 7. penggolongan dan sifat-sifatnya 2. Batasan. Lilin 5. diskusi. Alakaloid piperin dan piperidin diskusi. tugas/test ceramah. lain-lain dan 1. Minyak atsiri hidrokarbon 3. Minyak atsiri ester 1. LCD Projector VII Minyak Atsiri ceramah. tugas/test LCD Projector White Board. diskusi. Batasan dan ceramah. Triterpenoid 6. Laptop. Minyak atsiri fenoleter 8. Laptop. Laptop. tropan diskusi. tugas/test White Board. tugas/test imidazol dan indol 1. Glikosida aldehida 10. Alkaloid pirolidin. Minyak lemak 3. Sesquiterpenoid 4. Laptop. Minyak atsiri keton 6. Alkaloid purin dan ceramah. Alkaloid Amina tugas/test 3.

Laptop. kelompok penyaji ditentukan dari makalah yang terpilih : setiap diskusi kelas dipilih masing-masing 2 kelompok penyaji sedangkan mahasiswa lainnya sebagai penanya / penyanggah.colaborative dan competitive learning. Ketepatan kehadiran dosen pengampu . Glikosida 3. Hal ini dilakukan mengingat jumlah mahasiswa yang cukup besar. Keaktifan mahasiswa dalam diskusi kelas dinilai berdasarkan keaktifan bertanya. Terpenoid minyak atsiri Diskusi kelas dan (metode Cooperative dan collaborative learning) 1. a. lipid Diskusi 2. Laptop. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. Pada pelaksanaan diskusi kelas. Karbohidrat 2. Hasil Pembelajaran Untuk evaluasi proses pembelajaran. Dengan model diskusi tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan yang sama terhadap semua mahasiswa untuk terlibat dalam diskusi kelas. C. Alkaloid kelas 3. batasan dan tugas/test pembagian hormon 1. Kepada masing-masing kelompok diberi tugas penyusunan makalah untuk semua topik diskusi. menjawab atau menyanggah serta penguasaan materi dari masing-masing mahasiswa secara individu. Mahasiswa dibagi dalam kelompok-kelompok yang beranggotakan 7-9 orang. LCD Projector White Board. LCD Projector White Board. Dosen pengampu membuat dan mengisi formulir / blanko penilaian diskusi pada saat pelaksanaan diskusi kelas. 2. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan: Pembelajaran dilakukan dengan ceramah/tatap muka dan pelaksanaan diskusi kelas dengan menggunakan metode cooperative. pada akhir masa perkuliahan (akhir semester) akan dibagikan kuesioner yang bertujuan untuk mendapatkan umpat balik dari mahasiswa atas aspek-aspek sebagai berikut.Hormon pembagian steroid diskusi. Laptop. Steroid dan hormon (metode Cooperative dan collaborative learning) Board. LCD Projector XIII Review materi XIV lanjutan 2.

J..R dan Robbers. US. d. L. D. Penguasaan dosen pengampu akan keterkaitan materi dengan bidang ilmu Kesesuaian materi kuliah dengan RPKPS 2. 15th ed. Brady. 2002.00 .00 :E D. c.. Materia Medika.. dan referensi. semua jilid. DAFTAR PUSTAKA Tyler.B. Penilaian (student assessment) Evaluasi atas daya serap mahasiswa terhadap materi yang diberikan di kelas. p 57-76 Evans. Drugs of Natural Origin. PT. V. f.. e. W. 1999.E.Ilmu Obat Alami (Farmakognosi) 1. Ujian Tengah Semester . Stockholm. yaitu a. Departemen Kesehatan RI Samuelsson. Philadelphia.00 – 74.2002.E. Swedish Pharmaceutical Press. Apotekarsocieteten. 1988. Sweden . Keterbukaan dosen pengampu akan bahan. dengan bobot 40%. G. p 214327 Gunawan. Ujian Akhir Semester .99 : B 50. dengan bobot 20 % Nilai akhir ditentukan sebagai berikut: Nilai >74.99 : D < 30. dan Mulyani.Trease and Evans Pharmacognosy. sumber informasi. A Textbook of Pharmacognosy. 9 th ed.99 :A 65.C. Saunders. W. dengan bobot 40 % b.00 – 49. 4th revised edition. Pharmacognosy. Lea & Febiger. Kemauan dosen pengampu untuk mendiskusikan materi. c.99 : C 30. Penebar Swadaya.64.b. S. Kemampuan penyampaian materi oleh dosen pengampu. Jakarta Anonim. Tugas terstruktur.

3. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. Tujuan pembelajaran Setelah mempelajari kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memahami seluruh pokok bahasan. Deskripsi singkat mata kuliah Mata kuliah Fitokimia berisi pokok bahasan tentang pengertian. cara deteksi. . peptida. dan berani untuk mengungkapkan pendapat. sifat fisis. Jadwal Kegiatan Mingguan : . menjelaskan cara deteksi baik dengan reaksi warna. peptida. dan flavonoid B. ruang lingkup. alkaloid. 2. dan biosintesis kandungan kimia produk alam meliputi arbohidrat. pengendapan. menjelaskan jalur biosintesis kandungan kimia produk alam yang dipelajari meliputi karbohidrat. Selain itu mahasiswa mendapat kesempatan untuk lebih mengembangkan kemampuan. menjelaskan pengertian atau definisi golongan kandungan kimia produk alam yang dipelajari b. alkaloid. 2. sifat kimia. menjelaskan struktur dasar. Tujuan pembelajaran khusus Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu : a. jenis. sehingga dapat meningkatkan rasa percaya diri. glikosida. menguasai materi yang diajarkan. berpikir kritis. menjelaskan sifat kimia kandungan kimia produk alam d. senyawa fenol. menjelaskan sifat fisis kandungan kimia produk alam e. serta terampil menerapkannya. terpenoid. dan cara penamaan kandungan kimia produk alam c.I. FITOKIMIA A. glikosida. poliketida. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. senyawa fenol. terpenoid. poliketida. struktur dasar. dan flavonoid. maupun kromatografi lapis tipis atau kromatografi kertas f.

LCD viewer IV (lanjutan) Ceramah dan Tanya jawab OHP. Definisi 2. Struktur dasar karbohidrat 2. Kromatografi kertas/ KLT 1. Jenis aglikon dan contoh senyawa 4. sifat fisis. Polaritas dan kelarutan 1.Minggu Topik/ Pokok KeBahasan I Pendahuluan Substansi Materi 1. LCD viewer II Karbohidrat Ceramah dan Tanya jawab OHP. Sifat kimia. Kromatografi kertas dan KLT 3. Definisi 2. LCD viewer . dan biosintesis senyawa poliketida 1. jenis dan contoh senyawa 3. Biosintesis karbohidrat dan glikosida 1. Whiteboard Laptop. Whiteboard Laptop. jenis dan contoh senyawa 3. Struktur dasar. Sifat kimia dan hidrolisis 5. LCD viewer OHP. reaksi Metode Fasilitas Pembelajaran Ceramah dan Tanya jawab OHP. deteksi secara KLT. Whiteboard Laptop. Cara penamaan 4. Kuliah atau pengetahuan yang mendasari 3. Whiteboard Laptop. Sifat kimia. sifat fisis. Sifat kimia 5. LCD viewer V Poliketida Ceramah dan Tanya jawab VI Senyawa fenol Ceramah dan Tanya jawab OHP. Struktur dasar. reaksi warna. Jenis dan contoh senyawa 3. Jenis ikatan 3. Deteksi dengan reaksi warna 2. Whiteboard Laptop. Polaritas dan kelarutan 6. Deteksi dengan reaksi warna 7. Whiteboard Laptop. Definisi 2. LCD viewer III Glikosida Ceramah dan Tanya jawab OHP. Reaksi pengendapan 8. Pengertian Kimia Produk Alam 2. Biosintesis kandungan kimia secara umum 1. Hubungannya dengan mata kuliah atau ilmu yang lain 4.

Sifat kimia. Whiteboard Laptop. Biosintesis senyawa fenol dan fenilpropana 1. Sifat kimia dan fisis Ceramah dan Tanya jawab Soal ujian. Deteksi dengan reaksi warna dan reaksi pengendapan 4. steroid. Struktur dasar dan contoh senyawa monodan seskuiterpen 3. steroid. Sifat kimia dan sifat fisis 3. LCD viewer XI Alkaloid Ceramah dan Tanya jawab OHP. dan karotenoid 1. contoh senyawa diterpen. Definisi. triterpen. Struktur dasar. Sifat kimia dan sifat fisis monodan seskuiterpen 4.dan seskuiterpen secara kromatografi lapis tipis 1. LCD viewer VIII IX Ujian Tengah Semua materi sampai Ujian tertulis Semester dengan Tengah Semester Terpenoid 1. Whiteboard Laptop. Deteksi mono. Biosintesis flavonoid OHP.kertas senyawa fenol sederhana dan fenilpropana 4.kertas 6. Whiteboard Laptop. LCD viewer X (lanjutan) Ceramah dan Tanya jawab OHP. jenis dan contoh Tanya jawab senyawa 2. struktur Ceramah dan dasar. triterpen. Definisi 2. Definisi dan keberadaan 2. dan deteksi KLT/k.VII Flavonoid pengendapan. Deteksi secara KLT/k.lembar jawab OHP. dan karotenoid 2. sifat fisis dan deteksi secara KLT senyawa diterpen. Whiteboard Laptop. .

Whiteboard Laptop. kreativitas. dan kepemimpinan. Whiteboard Laptop. Alkaloid lain Peptida 1. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. Alkaloid dari triptofan 2. Penilaian (Student assessment) . Biosintesis peptida Ujian Akhir Semua materi sesudah Semester Tengah Semester LCD viewer Ceramah dan Tanya jawab OHP. ujian tengah semester. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan: Tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut : dosen menerangkan dengan alat bantu buku ajar. Alkaloid dari fenil alanin . LCD viewer Soal ujian. LCD viewer OHP. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. Alkaloid dari jalur isopren 4. Komponen evaluasi antara lain meliputi pemahaman. Di samping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama masa perkuliahan (berupa kuesioner dan kritik-saran dari mahasiswa). Alkaloid dari asam antranilat 4.tirosin (lanjutan) 1. asam nikotinat 3. 2. Klasifikasi Hegnauer 4. WB dan LCD projector dilanjutkan tanya jawab antara dosen dan mahasiswa.XII XIII XIV XV 3. dilakukan sebanyak 2 kali dengan tujuan untuk melihat sejauh mana pemahaman penerimaan mahasiswa terhadap materi yang telah diberikan. Alkaloid dari histidin 3. Whiteboard Laptop.lembar jawab 2. Klasifikasi berdasar biogenetik 2. Struktur dasar dan contoh senyawa 3. Karena mata kuliah keahlian dan memerlukan latihan yang intensif. Alkaloid dari ornitin. Definisi 2. ketrampilan. OHP. yaitu pemberian tugas mandiri. lisis. Deteksi alkaloid (lanjutan) 1. Pemberian tugas mandiri bersifat wajib. Komponen pemahaman dan ketrampilan meliputi tugas-tugas yang diberikan setiap pokok bahasan. maka skor tertinggi diberikan untuk butir tugas. C. Bentuk kegiatan lain. LCD viewer Ceramah dan Tanya jawab Ceramah dan Tanya jawab Ujian tertulis OHP. dan ujian akhir semester.

Kuliah ini membicarakan pokok bahasan masalah pengantar metabolit sekunder. 1993. Thin Layer Chromatography. Techniques of Flavonoid Identification. Thomson. VCH Verlagsgesellschaft. alkaloid. New York Dewick. London Samuelsson G.. 2002. Wimmer H.. Chapmann & Hall.J. 1991. Phytochemistry. jalur biosintesis.. Fourth revised edition.B. Weinheim Harborne J. Phytochemical Methods. P.. 1999. Apotekarsocieteten. Chicester-New York-Weinheim-Brisbane-Singapore-Toronto. Lond Robinson T. 1999. The Organic Constituents of Higher Plants. Herbal Medicinal Products. Intercept Ltd. Stockholm I. produk bahan alam dari asam amino. London Houghton P. Gaedcke F.R. Medicinal Natural Products – A Biosynthetic Approach .. Chapmann and Hall. DAFTAR PUSTAKA Bruneton J. New York Markham K. 1998. Pharmacognosy.Bobot Penilaian: Ujian Tengah Semester: Ujian Akhir Semester: 50% Konversi nilai: • • • • • A jika nilai ≥ 75 65 ≤ B < 75 55 ≤ C < 65 45 ≤ D < 55 E < 45 50% D. Steinhoff B.. Medpharm Scientific Publisher. Academic Press Inc. 2003. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. Reagents and Detection Methods.M. John Wiley & Sons.. Blasius H. karbohidrat. Deskripsi singkat Praktikum Farmakognosi-Fitokimia Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa program studi Farmasi yang memberi pengetahuan tentang keragaman kimia produk alam. Funk W.. Medicinal Plants. Science. produk bahan alam dari asam asetat.. Stuttgart Jork H.. Laboratory Handbook for Fractionation of Natural Extracts.. 1990 . Praktikum A... 1982. produk bahan alam dari asam sikimat.... Drugs of Natural Origin. . 3. Fischer W.

mengenali golongan-golongan kimia produk alam beserta contoh-contoh penting dari setiap golongan. LCD Projector 1-2 Pendahuluan 3-5 Jalur Asetat ceramah.2. Tujuan pembelajaran Mata kuliah ini memberikan dasar-dasar dalam memahami berbagai keaneka ragaman struktur. Laptop. OHP. diskusi. dan sifat fisika-kimiawi dari kimia produk alam. LCD Projector OHP. jalur biosintesis. Tujuan pembelajaran khusus Setelah mengikuti praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu : 1. 3. Kata dan Amfibolisme • Keragaman metabolit: jalur biosintesis umum • Reaksi-reaksi penting dalam biosintesis • Karbohidrat • Asam amino • Vitamin • Jalur biosintesis • Golongan senyawa dari jalur asetat • Contoh senyawa • Jalur biosintesis • Golongan senyawa dari jalur sikimat • Contoh senyawa • Jalur biosintesis • Golongan senyawa Metode ceramah. 2. 3. memahami keanekaragaman struktur. . White Board. Fasilitas OHP. 6-7 8-10 Jalur Sikimat Jalur Mevalonat ceramah. LCD Projector OHP. ceramah. White Board. diskusi. memahami wawasan kimia bahan alam meliputi pengertian metabolit primer. mengenali dan memahami jalur biosintesis dari kimia produk alam 4. White Board. dan sekunder. Jadwal Kegiatan Mingguan Pertemuan Topik Substansi • Metabolisme: Ana. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. Laptop. jalur biosintesis dan sifat-sifat fisika kimiawi dari kimia produk alam. diskusi. intermediet. White Board. diskusi. Laptop. B.

C. pada akhir masa perkuliahan (akhir semester) akan dibagikan kuesioner yang bertujuan untuk mendapatkan umpan balik dari mahasiswa atas aspek-aspek sebagai berikut. Ujian Tengah Semester (midterm). dengan bobot 50%. White Board. Penguasaan dosen pengampu atas materi. diskusi. LCD Projector OHP. Tugas. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. WB dan LCD projector dilanjutkan tanya jawab antara dosen dan mahasiswa. Kemampuan penyampaian materi oleh dosen pengampu. yaitu d. i. 1). Dampak diambilnya MK ini oleh mahasiswa. yaitu pemberian tugas mandiri. Penilaian (student assessment) Aspek penilaian pada mata kuliah KPA terdiri dari dari komponen-komponen sebagai berikut: a. 2. sumber informasi. LCD Projector 2. j. Ujian Tengah Semester (midterm). Laptop. penting Jenis-jenis alkaloid  Contoh senyawa Laptop. h. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan: Tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut : dosen menerangkan dengan alat bantu buku ajar. dengan bobot 30% . Untuk evaluasi proses pembelajaran. 2). OHP. Evaluasi atas daya serap mahasiswa terhadap materi yang diberikan di kelas. dan referensi. Ujian Akhir Semester (komprehensif). dengan bobot 20% f. dilakukan sebanyak 2 kali dengan tujuan untuk melihat sejauh mana pemahaman penerimaan mahasiswa terhadap materi yang telah diberikan. Dukungan bahan. dengan bobot 30% e.• • 11-13 Alkaloid • dari jalur mevalonat Contoh senyawa Jalur biosintesis ceramah. g. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran pada mata kuliah KPA terdiri dari dari komponen-komponen sebagai berikut. Pemberian tugas mandiri bersifat wajib. Bentuk kegiatan lain.

Phytochemestry. dengan bobot 50%. Nilai D untuk 40-59 poin (40-60%) e. c. Intercept Ltd.. 4th revised ed. 1999. Medicinal Plants. John Wiley & Sons. Nilai C untuk 60-69 poin (60-70%) d. Nilai E untuk< 40 poin(< 40%) D. 1998. DAFTAR PUSTAKA 1. G. Sweden . P. Tugas. Natural Products in Medicines... J. 3. Samuelson. Nilai A untuk ≥ 80 (≥80%) b. dengan bobot 20% Ujian Akhir Semester (komprehensif). 1997. Brunnteon.b. Nilai B untuk 70-79 poin (70-80%) c. Hasil akhir ditentukan sebagai berikut: a. Dewick. 2. Pharmacognosy. Drugs of Natural Origin.. Apotekarsocietten.M.

. menentukan nama-nama bahan obat dan bahan tambahan serta bentuk sediaan farmasi. menyebutkan. Deskripsi singkat mata kuliah Farmasetika Dasar : Mata kuliah Farmasetika Dasar berisi pokok-pokok bahasan yang memberi pengetahuan tentang perkembangan obat dari masa kemasa. menyebutkan. serta merumuskan nama untuk senyawa dan bentuk sediaan farmasi. nama bahan-bahan obat. 3. mendifinisikan dan mengidentifikasikan berbagai bentuk sediaan yang termasuk dalam sediaan semi padat. Tujuan pembelajaran khusus Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu : a. menjelaskan singkatan resep. bahan-bahan tambahan dan bentuk sediaan farmasi dalam bahasa latin. berbagai istilah yang tercantum dalam Ketentuan Umum Farmakope Indonesia. K U L I A H A. beberapa sediaan galenik dan cara pembuatannya. b. e.GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN FARMASETIKA DASAR I. menyatakan arti penting arti penting berbagai bentuk sediaan farmasi d. mendifinisikan dan mengidentifikasi kan berbagai bentuk sediaan yang termasuk dalam sediaan padat. bentuk resep. mengerti bentuk-bentuk sediaan obat . PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. serta berbagai bentuk sediaan farmasi dan cara pembuatannya. Tujuan pembelajaran Setelah mempelajari mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memahami dasar-dasar tentang perkembangan obat. menyatakan obat masa lalu dan perkembangannya serta memberikan difinisi beberapa istilah dalam ketentuan Farmakope Indonesia. menterjemahkan resep. c. 2. istilah-istilah kefarmasian.

Whitebo .Pembentukan Casus kata benda dan kata sifat . mendifinisikan dan mengidentifikasikan berbagai bentuk sediaan yang termasuk dalam sediaan cair. Laptop. Jadwal Kegiatan Mingguan Ming gu keI Topik/Pokok Bahasan materi Obat masa lalu dan perkembang annya serta ketentuan umum Farmakope Indonesia Metode Pembelajar an Perapotekan yang Ceramah pertama dan tanya . menyebutkan.Penelitian terdahulu . daluwarsa. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. menyebutkan. Whitebo ard Substantiva dan Adiectiva III Lanjutan dari Substantiva dan Adiectiva LCD viewer.Pemberian nama bahan tanya jawab obat dan Substansi Fasilita s LCD viewer.Hubungan antara kata benda dan kata sifat .Deklinasi I sampai Ceramah dengan V dan . Laptop. B. mendifinisikan dan mengidentifikasikan berbagai bentuk sediaan yang termasuk dalam sediaan galenik. h. kadar yang dinyatakan dalam persen .Bahasa Latin sebagai Ceramah bahasa dan tanya ilmiah jawab .Perubahan kata dalam Bahasa Latin . menyebutkan. i. g.Istilah kelarutan. mendifinisikan dan mengidentifikasikan berbagai bentuk sediaan yang termasuk dalam sediaan steril.Susunan kata dalam kalimat Bahasa Latin . Whitebo ard II Pengantar Latin Bahasa LCD viewer.Pengantar pandangan ilmiah .Obat-obat zaman dahulu jawab . mendifinisikan dan mengidentifikasikan aerosol. suhu penyimpanan. Laptop. wadah.f.

Salinan resep ard Ceramah dan tanya jawab LCD viewer.Adverbia .Kata kerja imperativa dan pasiva . Laptop. Laptop. Laptop.IV Verba Adverbia V Prescriptio sediaan farmasi . Whitebo ard Ceramah dan tanya jawab VIII Definisi .Susunan resep . keuntung an dan dan kerugian : tanya jawab . Laptop. Whitebo ard LCD viewer. Whitebo ard LCD viewer.Pembentukan Adverbia dari kata Adiectiva .Singkatan Bahasa Latin dalam resep .Keuntungan dan kerugian serbuk Kapsul Ceramah dan tanya jawab LCD viewer.Cara pemberian .Lanjutan cara pembuatan Serbuk .Kapsul keras .cara Ceramah pembuatan. Laptop.Kapsul lunak LCD viewer.Manfaat .Penerapan Bahasa Latin dalam resep .Kata bilangan (Adiectiva Numeralia dan Adverbia Numeralia) dan .Coniugatio I. Whitebo ard .Serbuk yang tidak terbagi-bagi.Serbuk yang terbagi-bagi dalam bungkusan-bungkusan . .Granul efervesen Lanjutan dari .Pertimbangan umum dalam Serbuk merancang bentuk sediaan Definisi dan car a pembuatan: .Variasi bentuk sediaan cara pemberian .II dan III . Whitebo ard Ceramah dan tanya jawab VI VII Bentuk sediaan dan .

eliksir serta tanya jawab obat tetes Definisi. Whitebo ard Vaksin Imunoserum Definisi. tanya jawab berbagai cara pemberian suspensi Definisi.IX Tablet Definisi. berbagai contoh.Tetes mata cara LCD viewer. tablet bukal. Ceramah cara pembuatan serta dan keuntungan dan kerugian tanya jawab supositoria Definisi dan cara pembuatan : Salep. cara pemberian Ceramah dan cara pembuatan : dan Larutan. Laptop. tablet salut gula.cara pemberian : vaksin dan imunoserum . Whitebo ard Pil X Supositoria LCD viewer. sifat dari isi. tanya jawab tablet sublingual. cara pembuatan Ceramah dan cara penggunaan : dan Tablet. Laptop. tablet salut interik. sirup. berbagai cara Ceramah pemberian dan pembuatan dan injeksi tanya jawab Definisi dan pembuatan : . Whitebo ard Salep.Salep mata dan . serta implan Definisi serta cara pembuatan: Pil serta pil salut enterik Definisi. Whitebo ard LCD viewer. cara pembuatan dan evaluasi serta berbagai cara pemberian emulsi LCD viewer. krim. alasan suatu dan obat dibuat suspensi. Laptop. krim. pasta. Plester Definisi. cara pembuatan Ceramah dan evaluasi. Laptop. cara penggunaan. tablet kunyah. gel. pasta. plester XI Larutan LCD viewer. Laptop. tablet efervesen. tablet lepas lambat .gel. Whitebo ard XII Suspensi Emulsi XIII Injeksi Sediaan obat mata Definisi.

ujian tengah semester. ketrampilan. Komponen pemahaman dan ketrampilan meliputi tugas-tugas yang diberikan setiap pokok bahasan . Whitebo ard 2. Bentuk kegiatan lain yaitu pemberian tugas mandiri yang bersifat wajib dan dikumpulkan pada waktu kuliah minggu berikutnya. Karena mata kuliah ini merupakan mata kuliah dasar maka skor tertinggi diberikan pada ujian akhir semester. Ekstrak. dan tanya ekstrak serta infus jawab LCD viewer. C. cara ekstraksi dan Ceramah berbagai contoh tingtur. Penilaian (assessment) Bobot Penilaian : Tugas Ujian Tengah Semester Ujian Akhir Semester Konversi Nilai :      A jika nilai 65 ≤ B < 75 55 ≤ C < 65 45 ≤ D < 55 E < 45 : ≥ 75 : 10 % : 30 % : 60 % . Laptop. Komponen evaluasi antara lain meliputi pemahaman. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. kritik dan saran dari mahasiswa).XIV Tingtur. 2. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan : Tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut : Dosen menerangkan dengan alat bantu LCD viewer. White board dan dilanjutkan tanya jawab antara dosen dan mahasiswa. Laptop. Disamping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama masa perkuliahan ( berupa kuesioner. Infus Definisi. dan ujian akhir semester.

PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. DAFTAR PUSTAKA Anonim. H. Remington The Science and Practice of Pharmacy.J. termasuk juga cara pengemasan dan pemberian etiket serta informasi yang berkaitan dengan bentuk sediaan tersebut. L. b. Materi praktikum ini merupakan penerapan materi kuliah Farmasetika Dasar I dan II yang meliputi metoda peracikan dan pencampuran perbekalan farmasi (khususnya bahan obat) berdasarkan formula resep menjadi macam-macam bentuk sediaan farmasi (padat. H.V. Jakarta. Ansel.. Toronto. Williams & Wilkins. mahasiswa diharapkan dapat terampil dalam menjalankan peracikan dan pencampuran perbekalan farmasi berdasarkan formula standart dan resep menjadi macam-macam bentuk sediaan farmasi : 1.G. P R A K T I K U M A. Popovich. Tujuan pembelajaran Praktikum Farmasetika Dasar ini secara garis besar bertujuan untuk melatih calon farmasis dalam mengabdikan ilmu dan keahliannya di masyarakat melaksanakan peracikan obat dan pelayanan kesehatan di bidang farmasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.. Pharmaceutical Dosage Forms and Drug Delivery Systems. Departemen Kesehatan RI. 2. Coles Publishing Company. Haness.R. Mack Publising Company. . (Ed. semi-padat.C. 1999 .D.A.. Latin Grammar Simplified. Deskripsi singkat praktikum Farmasetika Dasar a. 1995..). Ansel. Philadelphia..R.N. II. dan cair).Allen. 2. C. Oleh karena itu setelah mengikuti praktikum dan menyelesaikan materi praktikum ini... 7th Ed. 3. The Prescription in : Genaro. Merupakan mata praktikum wajib dan sebagai prasyarat bagi mahasiswa program studi Farmasi Komunitas & Klinis (FKK) dan Farmasi Sain & Teknologi (FST). Edisi IV. Limited. Padat (solid) Semi-padat (semi solid) Cair (liquid) Secara tepat dan benar sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku. 1995. Farmakope Indonesia. 1962.

mampu dalam melayani pelayanan kesehatan khususnya pelayanan kefarmasian di apotek. dan Praktek. dan suppositoria). pasta. praktikum. cream. dan Pembuatan Sediaan Unguentum. dan Saturationes. dan pilulae). Jadwal Kegiatan Mingguan Minggu I II. pulveres. B. Pre-test.Buku laporan test kerja dan peralatan praktek VIII. Pre-test. b. bentuk Semi. IX bentuk Cair dan post.Buku laporan test kerja dan peralatan .Suppositoria dan post. sediaan semi-padat (unguentum. kapsul. Pulveres. c. Buku petunjuk Sediaan Suspensi. Pilulae dan posttest Fasilitas OHP dan white board Buku petunjuk praktikum. dan mencampur perbekalan farmasi khususnya bahan obat menjadi bentuk sediaan farmasi yang meliputi bentuk sediaan padat (pulvis. Pasta dan Praktek. emulsi.3. serta infusa. Buku petunjuk V Sediaan Cream. dan III Topik Asistensi Pembuatan Sediaan bentuk padat Substansi Metode Penjelasan umum Ceramah materi praktikum dan tanya jawab Sediaan Pulvis. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. meracik.Buku laporan padat test kerja dan peralatan praktek VI. praktikum. mahasiswa diharapkan : a. dan Infusa Praktek. mixtura. suspensi. terampil dalam menyiapkan atau menyediakan. dan Pembuatan Sediaan Emulsi. Pre-test. Tujuan pembelajaran khusus Setelah menyelesaikan materi praktikum ini . Pre-test. dan sediaan cair (solutio. praktikum. Buku petunjuk VII Sediaan Mixtura dan Praktek. Buku laporan kerja dan peralatan praktek IV. bentuk Cair Saturationes dan post. mampu dalam mengatasi permasalahan dalam meracik dan membuat macam-macam bentuk sediaan farmasi. Kapsul. dan Pembuatan Sediaan Solutio.

Responsi Praktek (ResTek) C. Responsi Tertulis (ResTu) 2. Selesai melaksanakan praktek mahasiswa secara individual wajib membuat laporan resmi sebagai tugas mandiri dan laporan tersebut harus disyahkan oleh Dosen pengampu atau Asisten Mahasiswa. ujian responsi tertulis dan ujian responsi praktek. ketrampilan. kreativitas. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran.X Ujian Responsi praktikum Semua praktikum materi Ujian response tertulis dan praktek praktek Soal-soal responsi praktikum dan kertas dan peralatan praktek 2. asisten mahasiswa kepada para mahasiswa peserta praktikum dan dilanjutkan diskusi dan Tanya jawab. 2. kejujuran dan pertanggungjawaban atas hasil praktikum selama praktek harian. Penilaian (student assessment) Aspek penilaian meliputi : Praktek harian Ujian responsi tertulis Ujian responsi praktek 20% 30% 50% . Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Kegiatan praktikum Farmasetika Dasar ini dilaksanakan dengan beberapa metode yaitu : a) b) Asistensi Praktikum yang dilakukan oleh dosen pengampu. Praktikum dilaksanakan secara individual dengan cara mengikuti aturan dan petunjuk yang ada pada buku petunjuk praktikum. d) Minggu terakhir praktikum dilakukan 2 macam responsi yaitu : 1. Komponen evaluasi antara lain meliputi pemahaman. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. kedisiplinan. Dalam pelaksanaan nya sebagai berikut: setiap praktikan sebelum mengerjakan praktek diharuskan melaksanakan pre-test terlebih dahulu kepada Dosen pengampu atau Asisten Mahasiswa yang bertugas dan selesai c) praktek mahasiswa diharuskan melaksanakan post-test sebagai pertanggungjawaban hasil praktikum.

De Minister van Sociale Zaken en Volksgezondheid. Jakarta.. Departemen Kesehatan RI.Nilai akhir ditentukan sebagai berikut:      A jika nilai ≥ 75 65 ≤ B < 75 55 ≤ C < 65 35 ≤ D < 55 E ≤ 35 D. et al.. Graw.. s’Gravenhage. Jakarta. 9th Ed. Inc. .. New York. Edisi IV. Hill Book Co. London. Farmakope Indonesia. Farmakope Indonesia. Jakarta. 1995. Mc. Anonim. Edisi II. 1978. Jenkins G. Departemen Kesehatan RI.. 1979.. Nederlandche Pharmacopee. 1957. Toronto. 1958.L. Edisi III. DAFTAR PUSTAKA Anonim. Anonim. Departemen Kesehatan RI. Scoville’s The Art of Compounding. Anonim. Formularium Nasional. zesde uitgave.

garis besar formulasi sediaan. menjelaskan teknik penyaringan dan pencampiuran dalam produksi sediaan padat. eksipien. Mahasiswa mampu mengembangkan formulasi suatu sediaan farmasi. dan bahan alam (solida. sistem peralatan dalam pembuatan sediaan. c. cara pembuatannya. menjelaskan tentang kriteria. emulsi. menjelaskan prisip dasar dan teknik sterilisasi sediaan likuida dan semisolida. semisolida. b. larutan. likuida. menjelaskan tentang teori dasar preformulasi.Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa diharapkan mampu: a. pemilihan. e. Deskripsi singkat matakuliah Teknologi Sediaan Farmasi Matakuliah Teknologi Sediaan Farmasi Fisika berisi pokok-pokok bahasan rancangan bentuk sediaan. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. semisolida. semisolida dan steril). 3. . cair. rancangan bentuk sediaan cair dan sistem dispersi dan pengembangan sediaan padat. d. suspensi dan suspensi rekonstitusi. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari matakuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memahami teori dasar dan penerapan teknologi dalam pengembangan produksi sediaan farmasi solida. preformulasi. menjelaskan cara evaluasi sediaan steril. 2. dan sediaan steril. peraturan perundang-undangan dan informasi sediaan bdalam bahan pengemas dan penambah. kosmetik. formulasi.GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN TEKNOLOGI SEDIAAN FARMASI A. dan evaluasi sediaan obat. cair dan semisolida serta pilot up scaling. hubungan rute/cara pemberian dengan bentuk sediaan dan tahap-tahap pengembangan sediaan.

kegunaan. kristal. ukuran partikel. pertimbangan dalam proses manufakturing Minggu 7 -WB -OHP -LCD . Pertimbangan formulasi. pKa. non air. tanya jawab biofarmasetika. stabilitas sediaan. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. pasta. zat Ceramah dan pereduksi. dll Definisi. gel steril dan non steril.B. Sediaan aerosol. faktor obat Ceramah dan dalam merancang sediaan farmasi : tanya jawab sifat organoleptik. Eksipien dan pertimbangan dalam formulasi. bahan penambah. konsistensi sediaan.disolusi. cara Ceramah dan pelepasan obat. rute pemberian obat. polimorfisme. larutan Ceramah dan steril. Suspensi tanya jawab dan emulsi peroral dan parenteral. kelarutan . Dasar dan mekanisme stabilisasi Ceramah dan sistem heterogen dalam air. pertimbangan penting dalam merancang sediaan farmasi Definisi preformulasi. rancangan Ceramah dan bentuk sediaan. salep. koefisien partisi. sediaan steril dan non tanya jawab setril Pembawa. rasa dan peningkat tanya jawab penampilan sediaan farmasi. Jadwal Kegiatan Mingguan TEKNOLOGI SEDIAAN LIKUIDA DAN SEMISOLIDA Pertemuan Minggu 1 Topik Pendahuluan Substansi Metode Fasilitas -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD Pengembangan formula. luas permukaan. tahapan pembuatan sediaan. topikal steril dan non steril. fungsi dan cara evaluasi bahan penambah (kuliah diberikan tersendiri) Ceramah dan tanya jawab Minggu 2 Preformulasi Minggu 3 Bentuk sediaan -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD Minggu 4 Bahan penambah Minggu 5 Formulasi solida Formulasi cairan dan semisolida homogen Formulasi cairan dan semisolida heterogen -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD Minggu 6 Sediaan peroral. pelarut campur. pengawet. parenteral. antioksidan. tanya jawab Pelarut : air. dapar. krim.

fungsi. fasilitas produksi steril. skala pilot. tanya jawab pengadukan. pengujian kemasan dan kerusakan wadah. penutup wadah dan bahan penutup wadah. kegunaan dan fungsi. evaluasi tanya jawab mikrobiologi. disolusi. bentuk dan luas permukaan. umum pembuatan Preformulasi Sifat organoleptik. komponen. Ceramah dan proses (pelarutan. evaluasi fisik. uji stabilitas sediaan farmasi. pencampuran. Ceramah dan Evaluasi kimia. masa kadaluwarsa. sediaan padat bentuk Metode sediaan. kemurnian. Ceramah dan tanya jawab Ceramah dan metode tanya jawab Ceramah dan tanya jawab Fasilitas -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD .Minggu 8 Proses manufaktur Minggu 9 Evaluasi sediaan Minggu 10 Teknik sterilisasi Minggu 11 Kemasan sediaan Minggu 12 Minggu 13 Minggu 14 Peningkatan skala produksi Validasi proses produksi Spesifikasi produk Peralatan produksi. dokumentasi pro ses manufaktur -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD TEKNOLOGI SEDIAAN SOLIDA Pertemuan Minggu 1 Minggu 2 Minggu 3 Topik Pendahuluan Sediaan tablet Sifat. parameter yang mempengaruhi proses absorpsi. ukuran partikel. kristal dan polimorf. Ceramah dan kemasan sediaan steril tanya jawab Skala laboratorium. unit operasi. proses sterilisasi II. penyaringan. skala Ceramah dan industri tanya jawab Definisi. masa simpan sediaan Ceramah dan tanya jawab Proses sterilisasi I. sterilisasi. informasi obat pada kemasan. teknik aseptik. uji sterilitas dan evaluasi sediaan steril Ceramah dan tanya jawab Jenis kemasan sediaan farmasi. kualitas wadah. tahap Ceramah dan proses validasi tanya jawab Cara penyusunan spesifikasi produk. proses kering beku). kelarutan. stabilitas dan Substansi Definisi tablet.

Minggu 4 Minggu 5 & 6 Minggu 7 & 8

Eksipien Desain dan formulasi tablet

kompatibiltas, higorskopisitas, sifat Ceramah dan aliran, kompresibilitas, keterbasahan tanya jawab

Minggu 8 & 9

Pengisi, pengikat, lubrikan, glidan, Ceramah dan desintegran, pewarna, adsorben, tanya jawab pemanis, perencah Formulasi Ceramah dan cairan Pendekatan sistematik dalam desain tanya jawab dan semisolida tablet. Granulasi basah, granulasi homogen kering, teknik kempa langsung. Jenis mesin tablet, masa kempa, Ceramah dan Masalah dalam pengendalian proses kempa, pengemas tanya jawab manufaktur Disolusi Lekat, caping, laminasi, keragaman Ceramah dan bobot, kesegaraman kandungan, tanya jawab aliran massa cetak, kekerasan, perubahan warna. Ceramah dan tanya jawab Teori, uji disolusi, faktor yang mempengaruhi, laju disolusi Ceramah dan tanya jawab Jaminan mutu, persyaratan resmi, persyaratan tidak resmi. Definisi, faktor formulasi, metode Ceramah dan pembuatan tablet salut, tablet tanya jawab pelepasan diperlambat, effervescent, tablet bukal & sublingual, tablet hisap, tablet kunyah, tablet vaginal, tablet implant Komponen dan pembawa, pendekatan formulasi, teknik manufaktur, evaluasi

-WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD

Minggu 10 Minggu 11 Mutu sediaan tablet Minggu 12 & 13 Tablet khusus

Minggu 14

Supositoria

3. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut:Dosen menerangkan dengan alat bantu buku ajar, OHP, White Board, Laptop dan LCD projector dilanjutkan tanya jawab antara dosen dan mahasiswa. Bentuk kegiatan lain, yaitu diskusi dan pemberian tugas mandiri. Pemberian tugas mandiri bersifat wajib, dilakukan sebanyak 3 kali dengan tujuan untuk mempersiapkan diskusi kelompok. Pelaksanaan diskusi adalah sebagai berikut:

Dosen menyiapkan bahan diskusi yang diambil dari tugas yang diberikan dan yang telah diperiksa. Bentuk diskusi ini bagi mahasiswa akan mampu menganalisis bahan yang diberikan secara kelompok, bekerja sama dengan teman satu kelompok, aktif memberikan pendapat (saling memberi masukan) sesuai dengan pokok bahasan sehingga diskusi akan berjalan lancar, merangkum pendapat-pendapat yang ada sehingga terjadi satu pemahaman mengenai satu pokok bahasan. C. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. Komponen evaluasi antara lain meliputi pemahaman, ketrampilan, kreativitas, dan leadership. Komponen pemahaman dan ketrampilan meliputi tugas-tugas yang diberikan setiap pokok bahasan, ujian tengah semester, dan ujian akhir semester. Karena mata kuliah ini merupakan mata kuliah keahlian dan memerlukan latihan yang intensif, maka skor tertinggi diberikan untuk poin tugas-tugas. Di samping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama masa perkuliahan (berupa kuesioner dan kritik-saran dari mahasiswa) 2. Penilaian (assessment) Aspek penilaian meliputi: Aspek Penilaian Unsur Penilaian Pemahaman Tugas ketrampilan Ujian Mid Semester Ujian Akhir Kreativitas Keaktivan dalam diskusi Membuat resume Leadership Kedisiplinan pengumpulan tugas Presentasi Partisipasi di kelas Jumlah Hasil akhir ditentukan sebagai berikut: Nilai A untuk ≥ 960 poin (>80%) Nilai B untuk 840 – 959 poin (70 – 80%) Nilai C untuk 720 – 839 poin (60 – 70%) Nilai D untuk 480 – 719 poin (40 – 60%) Kurang dari 480 dianggap Tidak Lengkap / Tidak Lulus Skor Maks 200 200 300 100 100 100 100 100 1200 Persentase 16,67 16,67 25,00 8,33 8,33 8,33 8,33 8,33 100

D. DAFTAR PUSTAKA Armstrong, N.A., and James, K.C., 1996, Pharmaceutical Experimental Design and Interpretation. Taylor and Francis, Bristol. Aulton,M.E., 1988, The Science of Dosageform Design, Churchil Livingstone, Edinburgh. Avis, K.E., Lachman, L, and Lieberbamn, H.A., 2000, Pharmaceutical Dosageform : Parenteral, Tablet, Disperse System, vol I, II, III, Marcel dekker Inc., New York. Banker, G.S. and Rhodes, C.T. 1996, Modern Pharmaceutics, 3 rd. Ed., MNarcel-Dekker Inc., New York. Gennaro A.R, 1995, Remington : :The Sience and Practice of Pharmacy, 19 th Ed., Mack Publ. Co., Pensylvania. Lachman, 1986, The Theory and Practice of Industrial Pharmacy, 2 nd, Ed., Lea & Febiger, Philadelphia.

pengembangan dan penilaian obat. Metode Ceramah dan tanya jawab Fasilitas -WB -OHP -LCD Minggu 2 Cara kerja serta efek obat Ceramah -WB terhadap fungsi organ tubuh dan tanya -OHP . PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. memahami pengembangan dan penilaian obat. Menjelaskan tentang arti prinsip dasar kerja obat b. Menjelaskan tentang obat-obat kardiovaskular e. dan ekskresi obat. Menjelaskan tentang keseimbangan air dan elektrolit serta obat-obat diuretikantidiuretik B. efek obat sistem saraf otonom dan neuromuskular.GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN FARMAKOLOGI DAN TOKSIKOLOGI I. dapat menilai penggunaan obat yang rasional. kardiovaskular. Jadwal Kegiatan Mingguan Pertemuan Minggu 1 Topik Dasar-dasar farmakologitoksikologi Lanjutan Substansi Proses absorpsi. Menjelaskan tentang arti farmakodinamik dan farmakokinetik c. distribusi. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. Deskripsi singkat mata kuliah Matakuliah farmakologi dan toksikologi I berisi pokok-pokok bahasan konsep dasar farmakologi-toksikologi meliputi prinsip dasar kerja obat. keseimbangan air dan elektrolit. Menjelaskan tentang obat-obat sistem saraf otonom dan neuromuskular d. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari matakuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memahami konsep dasar kerja dan nasib obat dalam tubuh. 2. FARMAKOLOGI DAN TOKSIKOLOGI I A. farmakodinamik. 3. biotranformasi. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa diharapkan mampu: a. dan farmakokinetik.

dan tanya -OHP Minggu 8 Lanjutan Minggu 9 Obat-obat kardiovaskular Minggu 10 Lanjutan . serta jawab -LCD gangguan fungsi organ tubuh yang dipengaruhi oleh obat adrenergik. dan obat ganglia otonom. dan efikasi dan tanya -OHP pengobatan. Cara kerja dan efek obat Ceramah -WB antihiperlipidemia serta dan tanya -OHP kegunaan dan cara jawab -LCD penggunaannya secara klinis Fungsi renin-angiotensin dalam Ceramah -WB tubuh. serta gangguan fungsi organ tubuh yang dipengaruhi oleh obat kolinergik. dan obat ganglia otonom. obat penghambat neuromuskular. serta jawab -LCD gangguan fungsi organ tubuh yang dipengaruhi oleh obat anti adrenergik. Ceramah -WB keamanan. Hubungan antara Ceramah -WB neurotransmiter dan dan tanya -OHP kerja obat otonom.secara umum. dan tanya -OHP jawab -LCD Ceramah -WB dan tanya -OHP jawab -LCD Minggu 4 Lanjutan Minggu 5 Minggu 6 Obat-obat Hubungan antara sistem saraf neurotransmiter dan otonom kerja obat otonom. obat penghambat neuromuskular. Lanjutan Ceramah -WB dan tanya -OHP jawab -LCD Minggu 7 Hubungan antara Ceramah -WB neurotransmiter dan dan tanya -OHP kerja obat otonom. jawab -LCD Prinsip-prinsip toksikologi dan Ceramah -WB penanganan keracunan. serta gangguan fungsi organ tubuh yang dipengaruhi oleh obat antikolinergik. Minggu 3 Lanjutan jawab -LCD Prinsip-prinsip terapeutika. Lanjutan Hubungan antara neurotransmiter dan kerja obat otonom.

jawab -LCD Cara kerja dan efek obat Ceramah -WB diuretik-antidiuretik serta dan tanya -OHP kegunaan dan penggunaan jawab -LCD secara klinis. Minggu 11 Lanjutan -LCD Cara kerja dan efek obat Ceramah -WB antiangina serta kegunaan dan dan tanya -OHP penggunaan secara klinis. Laptop dan LCD Projector dilanjutkan tanya jawab antara dosen dan mahasiswa. OHP. Pemberian tugas mandiri bersifat wajib. jawab -LCD Cara kerja dan efek obat Ceramah -WB antiaritmia serta kegunaan dan dan tanya -OHP penggunaan secara klinis. .Cara kerja dan efek obat jawab antihipertensi serta kegunaan dan penggunaan secara klinis. dilakukan sebanyak 3 kali dengan tujuan untuk mempersiapkan diskusi kelompok. bekerja sama dengan teman satu kelompok. Pelaksanaan diskusi adalah sebagai berikut: dosen menyiapkan bahan diskusi yang diambil dari tugas yang diberikan dan yang telah diperiksa. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Metode pembelajaran dilakukan dengan tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut: dosen menerangkan dengan alat bantu buku ajar. merangkum pendapat-pendapat yang ada sehingga terjadi satu pemahaman mengenai satu pokok bahasan. jawab -LCD Cara kerja dan efek obat payah Ceramah -WB jantung serta kegunaan dan dan tanya -OHP penggunaan secara klinis. yaitu diskusi dan pemberian tugas mandiri. Bentuk kegiatan lain. Whiteboard. Metode diskusi ini bagi mahasiswa akan mampu menganalisis bahan yang diberikan secara kelompok. Minggu 12 Lanjutan Minggu 13 Lanjutan Minggu 14 Keseimbangan air dan elektrolit dan obat-obat diuretikantidiuretik 2. aktif mengemukakan pendapat sesuai dengan pokok bahasan sehingga diskusi akan berjalan lancar.

McGraw-Hill.. Basic and Clinical Pharmacology. Unsur Penilaian Tugas Ujian Tengah Semester Ujian Akhir Semester Keaktifan dalam diskusi Membuat resume Kedisiplinan pengumpulan tugas Presentasi Partisipasi di kelas Skor Maksimal 200 200 300 100 100 100 100 100 1200 Persentase 16. dan leadership. 4th. New York 2. Modern Pharmacology.A. B..67 16.33 8.M.B. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1.. de Vries. 11th.R. (Editor). Basic Pharmacology in Medicine. J. 2005.. Principles and Applications. 4th. Liyye Brown Co. New York. 1994.B.. CRC Press. Inc.. McGraw Hill. Penilaian (assessment) Aspek penilaian meliputi: Aspek penilaian Pemahaman keterampilan Kreativitas Leadership Jumlah DAFTAR PUSTAKA 1. kreativitas. Hasil pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. Ed.Inc..33 8. (Editor). L...R. Toxicology. Ed.. Komponen evaluasi antara lain meliputi pemahaman. Komponen pemahaman dan ketrampilan meliputi tugas-tugas yang diberikan setiap pokok bahasan. C.Inc.. J. Laurence.. Dipama.J. 9th. M. Craig. dan ujian akhir semester.67 25 8. Goodman and Gilman’s The Pharmacological Basis of Theurapeutics.33 100 GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN FARMAKOLOGI DAN TOKSIKOLOGI II . and Hollinger .. R. keterampilan.. 2004. New York. Katzung. Disamping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama masa perkuliahan (berupa kuesioner dan kritik-saran dari mahasiswa) 2. Ed. ujian tengah semester. London 5. (Editor).. Medicinal Surv. 1990.33 8. 4.C. 3.33 8. Niesink. Philadelphia. Ed.

hormon dan antagonis. B. c. dan vitamin. serta dapat menilai penggunaan obat yang rasional. Lanjutan Metode Ceramah dan tanya jawab Fasilitas -WB -OHP -LCD Minggu 2 Cara kerja dan efek obat sistem Ceramah -WB saraf pusat meliputi dan tanya -OHP . dan vitamin. d. hormon dan antagonis. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari matakuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memahami konsep farmakologi-toksikologi meliputi obat-obat sistem saraf pusat. anestetik lokal. f. sistem respirasi. Deskripsi singkat mata kuliah Matakuliah farmakologi dan toksikologi II berisi pokok-pokok bahasan konsep farmakologi-toksikologi meliputi obat-obat sistem saraf pusat. sistem pencernaan. obat-obat yang mempengaruhi darah. Menjelaskan tentang obat-obat sistem saraf pusat. b. Menjelaskan tentang autakoid dan antagonisnya. Menjelaskan tentang obat-obat sistem pencernaan. autakoid dan antagonisnya. g. Jadwal Kegiatan Mingguan Pertemuan Minggu 1 Topik Substansi Obat-obat Cara kerja dan efek obat sistem sistem saraf saraf pusat meliputi anestetik pusat umum. sistem respirasi. e. Menjelaskan tentang obat-obat yang mempengaruhi darah. sistem pencernaan. dan obat hipnotik-sedatif serta kegunaan dan cara penggunaannya secara klinis. 2. 3. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. obat-obat yang mempengaruhi darah. Menjelaskan tentang obat-obat sistem respirasi. Menjelaskan tentang hormon dan antagonis. Menjelaskan tentang vitamin.A. autakoid dan antagonisnya. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa diharapkan mampu: a.

hormon tiroid dan paratiroid dalam tubuh dan pengaruhnya terhadap fungsi organ tubuh. analgetik-antipiretik. Ceramah -WB dan tanya -OHP jawab -LCD Ceramah -WB dan tanya -OHP jawab -LCD Minggu 5 Minggu 6 Lanjutan Minggu 7 Lanjutan Minggu 8 Obat-obat sistem respirasi Minggu 9 Cara kerja dan efek obat sistem respirasi meliputi antiasma dan antitusif. Minggu 4 Autakoid dan Fungsi histamin dan serotonin Ceramah -WB antagonisnya dalam tubuh dan pengaruhnya dan tanya -OHP terhadap fungsi organ tubuh jawab -LCD serta kegunaan dan cara penggunaan antihistamin dan serotonin secara klinis. dan jawab antiparkinson serta kegunaan dan cara penggunaannya secara klinis. jawab -LCD dan antiinflamasi. dan hepatoprotektor jawab -LCD serta kegunaan dan cara penggunaannya secara klinis. Minggu 3 Lanjutan -LCD Cara kerja dan efek obat sistem Ceramah -WB saraf pusat meliputi analgetik dan tanya -OHP opioid. Cara kerja dan efek obat sistem Ceramah -WB pencernaan meliputi antiemetik. dan tanya -OHP kolagoga. serta kegunaan dan cara penggunaannya secara klinis.psikotropika. serta kegunaan dan cara penggunaan antagonisnya secara klinis. Hormon dan Fungsi hormon meliputi antagonisnya hormon adenohipofisis. Cara kerja dan efek obat sistem Ceramah -WB pencernaan meliputi antidiare dan tanya -OHP dan pencahar serta kegunaan jawab -LCD dan cara penggunaannya secara klinis. Obat-obat sistem pencernaan Cara kerja dan efek obat sistem Ceramah -WB pencernaan meliputi obat dan tanya -OHP digestiva dan obat antiulser jawab -LCD serta kegunaan dan cara penggunaannya secara klinis. serta kegunaan dan cara penggunaannya secara klinis. antikonvulsi. .

Minggu 10

Lanjutan

Fungsi hormon meliputi Ceramah -WB hormon estrogen, progestin, dan tanya -OHP kontrasepsi oral, androgen, dan jawab -LCD antiandrogen dalam tubuh dan pengaruhnya terhadap fungsi organ tubuh, serta kegunaan dan cara penggunaan antagonisnya secara klinis. Fungsi hormon meliputi Ceramah -WB hormon insulin, glukagon, dan dan tanya -OHP oksitosin dalam tubuh dan jawab -LCD pengaruhnya terhadap fungsi organ tubuh, serta kegunaan dan cara penggunaan antagonisnya secara klinis. Fungsi hormon meliputi Ceramah -WB hormon kortikotropin dan dan tanya -OHP adrenokortikosteroid dalam jawab -LCD tubuh dan pengaruhnya terhadap fungsi organ tubuh, serta kegunaan dan cara penggunaan antagonisnya secara klinis.

Minggu 11

Lanjutan

Minggu 12

Lanjutan

Minggu 13

Obat-obat yang Cara kerja dan efek obat-obat Ceramah -WB mempengaruhi yang mempengaruhi darah dan tanya -OHP darah meliputi antianemia dan jawab -LCD hematopoietik serta kegunaan dan cara penggunaannya secara klinis. Vitamin Cara kerja dan efek vitamin Ceramah -WB yang larut dalam air dan dan tanya -OHP vitamin yang larut dalam lemak jawab -LCD serta kegunaan dan cara penggunaannya secara klinis.

Minggu 14

2. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Metode pembelajaran dilakukan dengan tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut: dosen menerangkan dengan alat bantu buku ajar, OHP, Whiteboard, Laptop dan LCD Projector dilanjutkan tanya jawab antara dosen dan mahasiswa.

Bentuk kegiatan lain, yaitu diskusi dan pemberian tugas mandiri. Pemberian tugas mandiri bersifat wajib, dilakukan sebanyak 3 kali dengan tujuan untuk mempersiapkan diskusi kelompok. Pelaksanaan diskusi adalah sebagai berikut: dosen menyiapkan bahan diskusi yang diambil dari tugas yang diberikan dan yang telah diperiksa. Metode diskusi ini bagi mahasiswa akan mampu menganalisis bahan yang diberikan secara kelompok, bekerja sama dengan teman satu kelompok, aktif mengemukakan pendapat sesuai dengan pokok bahasan sehingga diskusi akan berjalan lancar, merangkum pendapat-pendapat yang ada sehingga terjadi satu pemahaman mengenai satu pokok bahasan C. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. Hasil pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. Komponen evaluasi antara lain meliputi pemahaman, keterampilan, kreativitas, dan leadership. Komponen pemahaman dan ketrampilan meliputi tugas-tugas yang diberikan setiap pokok bahasan, ujian tengah semester, dan ujian akhir semester. Disamping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama masa perkuliahan (berupa kuesioner dan kritik-saran dari mahasiswa) 2. Penilaian (assessment) Aspek penilaian meliputi: Aspek penilaian Pemahaman keterampilan Kreativitas Leadership Jumlah D. DAFTAR PUSTAKA 1. Craig, C.R., (Editor), 1990, Modern Pharmacology, 4th. Ed., Liyye Brown Co., New York 2. Dipama, J.R., (Editor), 1994, Basic Pharmacology in Medicine, 4th. Ed., Medicinal Surv.Inc., Philadelphia. Unsur Penilaian Tugas Ujian Tengah Semester Ujian Akhir Semester Keaktifan dalam diskusi Membuat resume Kedisiplinan pengumpulan tugas Presentasi Partisipasi di kelas Skor Maksimal 200 200 300 100 100 100 100 100 1200 Persentase 16,67 16,67 25 8,33 8,33 8,33 8,33 8,33 100

3. Laurence, L.B., (Editor), 2005, Goodman and Gilman’s The Pharmacological Basis of Theurapeutics, 11th. Ed., McGraw Hill, New York. 4. Katzung, B.B., 2004, Basic and Clinical Pharmacology, 9th. Ed., McGraw-Hill.Inc., London 5. Niesink, R.J.M., de Vries, J., and Hollinger , M.A., Toxicology, Principles and Applications, CRC Press. Inc., New York.

GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN
FARMAKOLOGI DAN TOKSIKOLOGI III

3. tanya jawab -OHP penyebaran. Deskripsi singkat mata kuliah Matakuliah farmakologi dan toksikologi III berisi pokok-pokok bahasan konsep farmakologi-toksikologi desinfektan.A. Ceramah dan -WB mekanisme terjadinya. antikanker. Jadwal Kegiatan Mingguan Pertemuan Minggu 1 Topik Obat-obat antiinfeksi Substansi Metode Fasilitas Pengertian. antiparasit. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa diharapkan mampu: a. B. antikanker. c. Cara kerja dan efek obat Ceramah dan -WB antibiotik golongan tanya jawab -OHP kloramfenikol serta kegunaan -LCD dan cara penggunaannya secara klinis. penyebab. Menjelaskan tentang obat antiinfeksi. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. dan desinfektan serta dapat menilai penggunaan obat yang rasional. Menjelaskan tentang desinfektan. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. antiparasit. dan Minggu 2 Lanjutan Minggu 3 Lanjutan . meliputi obat-obat antiinfeksi. Menjelaskan tentang obat antiparasit. Menjelaskan tentang obat antikanker. b. d. Cara kerja dan efek obat Ceramah dan -WB antibiotik golongan betalaktam tanya jawab -OHP serta kegunaan dan cara -LCD penggunaannya secara klinis. dan akibat yang -LCD ditimbulkan oleh penyakit infeksi serta prinsip pengobatan dengan kemoterapi. 2. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari matakuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memahami konsep farmakologi-toksikologi meliputi meliputi obat-obat antiinfeksi.

Cara kerja dan efek obat antijamur serta kegunaan dan cara penggunaannya secara klinis. Cara kerja dan efek obat Ceramah dan -WB antibiotik golongan tanya jawab -OHP aminoglikosida dan makrolida -LCD serta kegunaan dan cara penggunaannya secara klinis. Cara kerja dan efek obat Ceramah dan -WB antituberkulosis dan antilepra tanya jawab -OHP serta kegunaan dan cara -LCD penggunaannya secara klinis. Cara kerja dan efek obat Ceramah dan -WB antikanker serta kegunaan dan tanya jawab -OHP Minggu 13 Antikanker . Cara kerja dan efek obat Ceramah dan -WB antelmintik serta kegunaan dan tanya jawab -OHP cara penggunaannya secara -LCD klinis. Cara kerja dan efek obat Ceramah dan -WB antivirus serta kegunaan dan tanya jawab -OHP cara penggunaannya secara -LCD klinis. Cara kerja dan efek obat antimalaria serta kegunaan dan cara penggunaannya secara klinis. Cara kerja dan efek obat Ceramah dan -WB antibiotik golongan tanya jawab -OHP sulfonamida dan antiinfeksi -LCD saluran kemih serta kegunaan dan cara penggunaannya secara klinis.Minggu 4 Lanjutan Cara kerja dan efek obat Ceramah dan -WB antibiotik golongan tetrasiklin tanya jawab -OHP serta kegunaan dan cara -LCD penggunaannya secara klinis. Ceramah dan -WB tanya jawab -OHP -LCD Ceramah dan -WB tanya jawab -OHP -LCD Minggu 5 Lanjutan Minggu 6 Lanjutan Minggu 7 Lanjutan Minggu 8 Lanjutan Minggu 9 Obat-obat antiparasit Minggu 10 Lanjutan Minggu 11 Lanjutan Minggu 12 Lanjutan Cara kerja dan efek obat Ceramah dan -WB antiamuba serta kegunaan dan tanya jawab -OHP cara penggunaannya secara -LCD klinis.

dan ujian akhir semester. yaitu diskusi dan pemberian tugas mandiri.cara penggunaannya klinis. Laptop dan LCD Projector dilanjutkan tanya jawab antara dosen dan mahasiswa. Hasil pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. OHP. dan leadership. Komponen evaluasi antara lain meliputi pemahaman. bekerja sama dengan teman satu kelompok. aktif mengemukakan pendapat sesuai dengan pokok bahasan sehingga diskusi akan berjalan lancar. Pelaksanaan diskusi adalah sebagai berikut: dosen menyiapkan bahan diskusi yang diambil dari tugas yang diberikan dan yang telah diperiksa. Whiteboard. kreativitas. Disamping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama masa perkuliahan (berupa kuesioner dan kritik-saran dari mahasiswa). Minggu 14 Desinfektan secara -LCD Cara kerja dan efek desinfektan Ceramah dan -WB organik. keterampilan. Pemberian tugas mandiri bersifat wajib. Komponen pemahaman dan ketrampilan meliputi tugas-tugas yang diberikan setiap pokok bahasan. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Metode pembelajaran dilakukan dengan tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut: dosen menerangkan dengan alat bantu buku ajar. dan tanya jawab -OHP insektisida. Bentuk kegiatan lain. Metode diskusi ini bagi mahasiswa akan mampu menganalisis bahan yang diberikan secara kelompok. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. ujian tengah semester. dilakukan sebanyak 3 kali dengan tujuan untuk mempersiapkan diskusi kelompok. merangkum pendapat-pendapat yang ada sehingga terjadi satu pemahaman mengenai satu pokok bahasan C. -LCD 2. anorganik. Penilaian (assessment) Aspek penilaian meliputi: Aspek penilaian Unsur Penilaian Skor Maksimal Persentase . 2.

. B. Goodman and Gilman’s The Pharmacological Basis of Theurapeutics... Basic and Clinical Pharmacology. (Editor). Deskripsi singkat mata kuliah Farmakoterapi .A. 4th.. McGraw-Hill.33 8.Pemahaman keterampilan Kreativitas Leadership Jumlah Tugas Ujian Tengah Semester Ujian Akhir Semester Keaktifan dalam diskusi Membuat resume Kedisiplinan pengumpulan tugas Presentasi Partisipasi di kelas 200 200 300 100 100 100 100 100 1200 16. J.67 16. New York.B. L.Inc.J.Inc. Basic Pharmacology in Medicine.R.. Katzung... Toxicology.67 25 8. 11th. Philadelphia. Modern Pharmacology. 1990.B.. 4. M. Ed. New York 2. and Hollinger . Ed. London Niesink.33 8. 9th. Inc.. Principles and Applications... 4th.33 100 D. de Vries. Ed.R. 3. Medicinal Surv. Dipama.M.. J. (Editor). McGraw Hill.33 8. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. Craig. 1994.33 8. Laurence. CRC Press. DAFTAR PUSTAKA 1. 2004.. Liyye Brown Co.. 5. (Editor). Ed.. GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN FARMAKOTERAPI A. New York. C. R. 2005.

Memahami dan mengetahui penatalaksanaan terapi rasional pada kasus skizoprenia h. Memahami dan mengetahui penatalaksanaan terapi rasional pada kasus infeksi saluran kemih k. hipertensi. Memahami dan mengetahui penatalaksanaan terapi pada kasus gagal ginjal akut m. Memahami dan mengetahui penatalaksanaan terapi rasional pada kasus hipertensi f. Jantung Iskemik. Tujuan pembelajaran khusus Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu : a. Tujuan pembelajaran Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa mampu menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada berbagai kasus penyakit sistem organ. Memahami dan mengetahui penatalaksanaan terapi pada kasus glomerulonefritis . Penyakit Paru Obstruksi Kronik. Gagal Ginjal Akut. Memahami dan mengetahui penatalaksanaan terapi rasional pada kasus epilepsi i. Memahami dan mengetahui penatalaksanaan terapi rasional pada kasus mual muntah c. Memahami dan mengetahui penatalaksanaan terapi rasional pada kasus tukak peptik b. Infeksi Saluran Kemih. Memahami dan mengetahui penatalaksanaan terapi rasional pada kasus asma e. Memahami dan mengetahui penatalaksanaan terapi rasional pada kasus jantung iskemik g. 3. Tujuan pembelajaran mata kuliah ini juga melatih ketrampilan mahasiswa menggunakan teknologi informasi (internet) untuk mengakses informasi mengenai perkembangan terapi terkini dan pengobatan berbasis bukti (evidence based medicines) pada kasus penyakit berbagai sistem organ. 2. Memahami dan mengetahui penatalaksanaan terapi rasional pada kasus Penyakit Paru Obstruksi Kronik d. dan Glomerulonefritis. mual muntah. Asma. melatih kerja sama dalam kelompok dan ketrampilan dalam melakukan presentasi serta mengemukakan pendapat dalam diskusi kelas. Memahami dan mengetahui penatalaksanaan terapi pada kasus diabetes mellitus l. Memahami dan mengetahui penatalaksanaan terapi rasional pada kasus infeksii saluran nafas j. Skizoprenia.Secara keseluruhan mata kuliah Farmakoterapi tentang penatalaksanaan terapi rasional pada berbagai kasus penyakit sistem organ antara lain : tukak peptik. Diabetes mellitus. Epilepsi. Infeksi Saluran Nafas.

whitebo ard LCD viewer.Sistem penilaian Metode Pembelajar an Ceramah Fasilitas LCD viewer. Laptop. whitebo ard LCD viewer. Laptop. whitebo ard LCD viewer. Laptop. Laptop. whitebo ard LCD viewer. Laptop.B. II Tukak peptik Tata laksana terapi rasional pada kasus Ceramah tukak peptik III Mual muntah Tata laksana terapi rasional pada kasus mual Ceramah muntah IV Penyakit Paru Tata laksana terapi pada kasus Penyakit Ceramah Obstruksi Kronik Paru Obstruksi Kronik V Asma Tata laksana terapi rasional pada kasus Ceramah asma VI Hipertensi Tata laksana terapi rasional pada kasus Ceramah hipertensi VII Jantung iskemik Tata laksana terapi rasional pada kasus Ceramah Jantung iskemik VIII Skizoprenia Tata laksana terapi rasional pada kasus Ceramah skizoprenia IX Epilepsi Tata laksana terapi rasional pada kasus Ceramah epilepsi . Laptop. Laptop. whitebo ard LCD viewer. whitebo ard LCD viewer. whitebo ard LCD viewer. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. Laptop. whitebo ard LCD viewer. Jadwal Kegiatan Mingguan Mingg Topik/Pokok u keBahasan I Pengantar Substansi materi -Metode / teknik pembelajaran .

whitebo ard LCD viewer. kelompok II sebagai penyaji. Dengan model diskusi tersebut di atas diharapkan dapat memberikan kesempatan yang sama terhadap semua mahasiswa untuk terlibat dalam diskusi kelas. kelompok III dan IV sebagai penanya/penyanggah dan wakil kelompok V sebagai moderator. . Laptop. Kelompok penyaji wajib menyusun makalah sesuaii dengan kasus diskusi untuk diserahkan kepada dosen pengampu dan dibagikan kepada kelompok I dan II sebagai kelompok penanya/penyanggah.X Infeksi nafas saluran Tata laksana terapi rasional pada kasus Ceramah infeksi saluran nafas Laptop. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan: Pembelajaran dilakukan dengan metode ceramah dan Case Based Learning. Laptop. kelompok II dan kelompok III sebagai kelompok penanya/penyanggah dan wakil kelompok IV sebagaii moderator. whitebo ard LCD viewer. Laptop. whitebo ard LCD viewer. whitebo ard LCD viewer. lembar jawab XI XII Infeksi saluran Tata laksana terapi rasional pada kasus Ceramah kemih infeksi saluran kemih Diabetes mellitus Tata laksana terapi rasional pada kasus Ceramah diabetes mellitus XIII Gagal Akut Ginjal Tata laksana terapi rasional pada kasus Ceramah Gagal Ginjal Akut XIV Glomerulonefritis Tata laksana terapi rasional pada kasus Ceramah Glomerulonefritis XV Ujian Semester Akhir Semua materi Ujian tertulis 2. whitebo ard Soal ujian. Laptop. sedangkan mahasiswa lainnya (audiens) sebagai penanya/penyanggah. Mahasiswa dibagi dalam 6 (enam) kelompok (sesuai dengan topik diskusi). Dosen pengampu memberikan kasus kepada kelompok penyaji yang sudah ditentukan. Kelompok I sebagai kelompok penyaji. Demikian seterusnya.

Pharmacotherapy : A Pathophysiologic Approach. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. A. menjawab dan penguasaan materi). New York.. penyusunan makalah dan Ujian Akhir Semester. Stamford Herfindal. Komponen evaluasi antara lain meliputi aktivitas diskusi (keaktifan bertanya. 4rd ed. GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN BIOKIMIA A. E. Appleton & Lange. McGraw-Hill Companies.. Yee. (Eds). Talbert. Pharmacotherapy Casebook : A Patient Focused Approach. PERENCANAAN PEMBELAJARAN .. Appleton & Lange. Stamford Dipiro. New York Scwinghammer TL. Pathophysiology of disease: An introduction to Clinical Medicine. Matzke.. Pharmacotherapy a Pathophysiological Approach. 7th Ed. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1.... W.C. Penilaian (student assessment) Bobot Penilaian : Makalah Aktivitas diskusi Ujian Akhir Semester Konversi Nilai : * A jika nilai ≥ 75     65 ≤ B < 75 55 ≤ C < 65 45 ≤ D < 55 E < 45 : 20% : 30% : 50% D. L.F.T. 2000. Posey.. 2001. Wells. Textbook of Therapeutics Drug and Disease Management. G. Lippincot Williams and Wilkins. L.M. 2005. The McGraw-Hill Companies Inc. DAFTAR PUSTAKA DiPiro.G. 3 rd ed. Lingappa. J. Gourley. G.T.C.D. 2. Disamping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama proses pembelajaran (berupa kuesioner dan kritik-saran dari mahasiswa).. S. 2002. J.R.. 5th Ed.. Ganong. Philadelphia McPhee.. L. and Michael. Lange.L. 2002.R. R.. D.R (Eds). V.

karbohidrat. uji antioksidan vitamin. asam amino dan protein. karbohidrat. Mahasiswa mengetahui konsep dasar bionergetika.kimia. teknik pemurnian protein. lipid. karbohidrat. mahasiswa mampu melakukan percobaan kualitatif-kuantitatif dan mengetahui reaksi-reaksi umum untuk identifikasi asam amino. metabolisme karbohidrat. protein. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa diharapkan mampu : Menjelaskan pengertian biomolekul dan hirarhi organisasi molekular sel Menjelaskan definisi. klasifikasi. aktivitas enzim dan analisa darah. aktivitas antioksidan vitamin. sifat-sifat fisika. asam nukleat. bioenergetika. analisis urin dan fungsi ginjal serta pemeriksaan kuantitatif untuk uji aktivitas enzim dan analisa darah 2. lipid. enzim. RNA dan DNA Selain itu dibahas berbagai penyakit yang terjadi berkaitan dengan kelainan – kelainan yang terjadi serta contoh obat-obat yang dapat digunakan untuk mengatasi penyakit tersebut Praktikum biokimia berisi pokok-pokok bahasan pemeriksaan kualitatif berupa reaksi-reaksi umum untuk identifikasi lipid. enzim dan kinetika enzim. metabolisme protein. asam nukleat. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari matakuliah ini diharapkan mahasiswa dapat memahami sifat-sifat biomolekul lipid. asam amino dan protein. dan manfaat karbohidrat bagi kehidupan . Dengan mengikuti praktikum. peran vitamin sebagai kofaktor serta memahami sifat dan fungsi enzim sebagai katalis. metabolisme karbohidrat. Menjelaskan konfigurasi molekul dan dapat menjelaskan sifat. karbohidrat. lipid. pemurnian potein. metabolisme lipid. elektroforesis protein. Deskripsi singkat mata kuliah biokimia Mata kuliah biokimia berisi pokok-pokok bahasan biomolekul dan hirarhi organisasi molekular sel. asam amino. analisis urin dan fungsi ginjal. protein dan penyakit-penyakit akibat gangguan metabolisme. peranan asam lemak dan lipid dalam kehidupan. vitamin sebagai kofaktor. reaksi oksidasi biologis. 3.1. protein. DNA dan RNA serta fungsi atau peranannya dalam kehidupan. reaksi oksidasi biologis.

Menjelaskan transformasi energi yang terjadi pada proses oksidasi asam lemak. sifat-sifat dan peranan protein dalam kehidupan Menjelaskan teknik-teknik pemurnian potein Menjelaskan nomenklatur. pembentukan senyawa keton dan kondisi klinis yang mendasarinya. glikogenolisis dan glukoneogenesis serta gangguan klinis akibat gangguan metabolisme karbohidrat - Mengevaluasi jumlah energi yang dihasilkan atau diperlukan dalam tahap-tahap reaksi glikolisis. dan asam amino penyusun protein Menjelaskan penggolongan. biosintesis asam amino dan protein serta hubungan antara metabolisme karbohidrat. - Mendefinisikan basa nitrogen. glikogenesis. sistem pengaturan aktivitas enzim. Menjelaskan proses pencernaan karbohidrat. pembentukkan amonia dan siklus urea. lipid dan protein. serta kelainan klinis akibat gangguan metabolisme lemak - Menjelaskan proses pencernaan protein dalam tubuh. Melakukan percobaan dan menjelaskan reaksi–reaksi umum untuk identifikasi protein dan asam amino. ikatan peptida dan menjelaskan perbedaan asam amino esensial-nonesensial. faktor-faktor yang dapat mempengaruhi aktivitas enzim - Menjelaskan pengertian kofaktor dan hubungan antara vitamin dengan kerja enzim Menjelaskan tentang hukum termodinamika. definisi glikolisis.- Menjelaskan struktur umum. persamaan Michaelis-Menten. penggolongan. proses oksidasi biologis dan aplikasinya dalam bioreaksi Menjelaskan perbedaan katabolisme dan anabolisme. energi bebas dan perubahan energi bebas. gula pentosa. Memahami sifat-sifat protein dan asam amino . dan dapat menjelaskan aktivitas kerja. nukleosida. nukleotida dan asam nukleat serta menjelaskan fungsi asam nukleat dan senyawa penyusun DNA-RNA Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa diharapkan mampu : Melakukan percobaan dan menjelaskan reaksi–reaksi umum untuk identifikasi lipid Melakukan percobaan dan menjelaskan reaksi–reaksi umum untuk identifikasi karbohidrat. Menjelaskan produk energi yang diperlukan bioproses. siklus krebs dan glukoneogenesis. sifat asam amino.

protein. Jadwal kegiatan mingguan kuliah Pertemuan Minggu 1 Topik Pendahuluan dan biomolekul Substansi Perkembangan ilmu biokimia dan manfaatnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pengertian biomolekul. penggolongan dan fungsi lipid Sifat. serta hirarhi organisasi molekular sel etode Fasilitas Ceramah -WB dan tanya -LCD jawab Minggu 2 Lipid Asam lemak Lipid penyusun utama membran Karbohidrat Karakteristik. a.- Menjelaskan hasil identifikasi asam amino. makna absorbansi untuk penentuan aktivitas enzim serta faktor-faktor yang dapat mempengaruhi aktivitas enzim - Melakukan percobaan dan mengetahui tentang proses oksidasi dan pengaruh zatzat antioksidan terhadap proses oksidasi Melakukan analisis biokimia urin (pemeriksaan fisik. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. susunan kimia dan penggolongan karbohidrat Asam amino peranan karbohidrat dan Peptida struktur umum dan sifat asamamino penggolongan asam amino Protein asam amino esensial-non esensial ikatan peptida Ceramah -WB dan tanya -LCD jawab Ceramah -WB dan tanya -LCD jawab Ceramah dan diskusi kelompok -WB -LCD Minggu 3 Minggu 4 Minggu 5 -WB Ceramah -LCD dan tanya . lipid dan karbohidrat berdasarkan jenis uji yang dilakukan serta sifat bahan yang diuji Melakukan percobaan pemurnian protein dengan teknik elektroforesis Melakukan percobaan dan menjelaskan pengaruh suhu terhadap aktivitas enzim Melakukan percobaan dan menjelaskan pengaruh konsentrasi enzim terhadap aktivitas enzim Menjelaskan prinsip kerja dan kegunaan spektrofotometer. pemeriksaan kimia) dan mampu menjelaskan hasil analisis biokimia urin Melakukan percobaan analisa darah dan mampu menjelaskan hasil analisa biokimia darah serta fungsi dan komponen-komponen darah. B.

jawab Minggu 6 Teknik pemurnian enzim pengertian. sifat-sifat protein -WB struktur dasar protein Ceramah -LCD penggolongan dan fungsi dan tanya protein jawab Enzim dan -WB kinetika elektroforesis Ceramah -LCD enzim kromatografi dan imunokimia diskusi Lanjutan kelompok -WB enzim nomenklatur dan penggolongan -LCD Vitamin enzim Ceramah sebagai kinetika katalitik enzim dan tanya kofaktor persamaan Michaelis Menten jawab inhibisi enzim enzim alosterik vitamin sebagai mikronutrien organik esensial fungsi vitamin dalam reaksi biologis Minggu 9 Bioenerge-tika hukum termodinamika dan Pengantar energi bebas dan entalpi metabolisme macam-macam jalur reaksi regulasi metabolisme sel senyawa fosfat berenergi tinggi Lanjutan (ATP) metabolisme katabolisme Metabolisme anabolisme karbohidrat glikolisis Lanjutan tinjauan energi pada proses metabolisme glikolisis karbohidrat glukoneogenesis glikogenesis.glikogenolisis siklus krebs Metabolisme regulasi lipid masalah klinis Ceramah -WB dan tanya -LCD jawab Minggu 7 Minggu 8 Minggu 10 Ceramah -WB dan tanya -LCD jawab Minggu 11 Ceramah dan diskusi kelompok -WB -LCD Minggu 12 Metabolisme protein Ceramah pencernaan dan transpor lemak dan tanya oksidasi β dan sintesis asam jawab lemak badan keton -WB sintesis kolesterol Ceramah -LCD gangguan klinis dan tanya -WB -LCD .

Jadwal kegiatan mingguan praktikum Pertemuan Minggu 1 Topik Pendahuluan Substansi metode Pembagian kelompok Ceramah Aturan. topik dan tugas dan tanya praktikum jawab penggunaan alat selama praktikum praktek reaksi-reaksi umum identifikasi lipid identifikasi kolesterol praktek Fasilitas -WB -OHP -lab Minggu 2 Percobaan Lipid Percobaan karbohidrat Minggu 3 Minggu 4 -Lab -Lab Percobaan reaksi-reaksi umum identifikasi praktek asam amino karbohidrat dan protein reaksi-reaksi umum identifikasi diskusi hasil asam amino dan protein presentasi praktikum kelompok lipid dan karbohidrat hasil percobaan identifikasi diskusi hasil lipid dan karbohidrat presentasi praktikum kelompok asam amino dan protein hasil percobaa identifikasi percobaan asam amino dan protein praktek antioksidan percobaan elektroforesis praktek pengaruh antioksidan dalam Minggu 5 -WB -OHP Minggu 6 -WB -OHP Minggu 7 Minggu 8 -lab -lab . nukleotida asam nukleat DNA RNA metabolisme asam nukleat jawab -WB Ceramah -LCD dan tanya jawab 1.b.Minggu 13 Minggu 14 pencernaan protein pembentukkan amonia Asam nukleat siklus urea dan kerusakkan genetik pada siklus metabolisme urea biosintesis asam amino – protein hubungan antar metabolisme nukleosida.

asam urat dan ureum dalam urin glikosuria Percobaan Praktek analisa darah hemolisis eritrosit hemoglobin Diskusi hasil Presentasi praktikum hasil percobaan analisa urin analisa urin dan darah dan darah -lab -lab -WB -OHP . kreatinin urin.reaksi oksidasi biologis Minggu 9 Minggu 10 Minggu 11 percobaan enzim I percobaan enzim II praktek pemurnian protein praktek pengaruh suhu aktivitas enzim terhadap -WB -OHP -lab -lab diskusi hasil presentasi praktikum kelompok enzim pengaruh konsentasi terhadap aktivitas enzim hasil percobaan faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas enzim Minggu 12 percobaan analisa urin Minggu 13 Minggu 14 Praktikum urin normal Praktek Pemeriksaan badan keton.

Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut: Dosen menerangkan dengan bantuan handout yang sudah dibagikan minimal 1 minggu sebelumnya. kreativitas dan leadership. ujian tengah semester dan ujian akhir semester. Monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan yang diperoleh dari kuisioner dan permintaan saran secara langsung ke mahasiswa 2. pertanyaan tersebut didiskusikan bersama kemudian baru ditarik kesimpulan Bentuk kegiatan lain: dosen memberi tugas pendek berkaitan dengan topik yang dibahas. Komponen evaluasi antara lain meliputi pemahaman. kemudian kelompok yang ditunjuk atau bersedia. Penilaian (assessment) Aspek penilaian meliputi : Aspek penilaian Pemahaman kreativitas Leadership Unsur penilaian Makalah Ujian tengah semester Ujian akhir semester Keaktifan dalam diskusi Penyelusuran literature dalam pembuatan makalah Kedisiplinan dalam kuliah dan pengumpulan tugas Partisipasi di kelas Presentasi Aktivitas selama paktikum Skor maks 100 100 100 100 100 100 100 100 100 persentase 10 % 25 % 35 % 5% 5% 5% 5% 5% 5% Ketrampilan .2. didiskusikan dalam kelompok. mahasiswa dipersilahkan untuk bertanya. C. Skor tertinggi pada tingkat memahaman. White board. komputer dan LCD projector. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. Tugas berupa makalah dan dipresentasikan pada jadwal yang telah ditetapkan. Selama proses menerangkan. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. menjelaskan di depan kelas Bentuk kegiatan praktikum : mahasiswa melakukan praktikum sesuai jadwal yang ditetapkan dalam kelompok mengunakan penuntun praktikum yang telah disediakan. Penilaian dilakukan pada setiap pertemuan.

C. EGC 3.Jumlah D. Principles of Biochemistry. et al. Tata Mc Graw Hill Co. Jakarta.L. 5. 2003. and Elliot. John Willey & Sons. Biokimia Harper.. Koolman J. 2006. 4th ed.H. Inc.. Pearson Education.. Biochemistry and Molecular Biology. Horton R. New York. Hipocrates . Murray K. D. united States of America 2. alih bahasa Septelia Inawati.R. 1996. Rohm H-K. Principles of Biochemistry. et al. 2003. New Delhi 4. alih bahasa andri hartono. DAFTAR PUSTAKA 900 100 % 1. Jakarta. Atlas Berwarna dan Teks Biokimia.H.. 2001. Elliot W. Lehninger A. ed 25.

dan elektrokimia. semi padat. validasi metode analisis sesuai yang tercantum dalam farmakope. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari mata kuliah ini mahasiswa dapat memahami permasalahanpermasalahan yang dihadapi dalam analisis kuantitatif komponen aktif sediaan obat. TLC. GC. HPLC. 2. cair. mampu memahami kelebihan dan kekurangan berbagai metode analisis kuantitatif. dan steril.dan steril dan analisis kosmetik dengan metode spektrofotometri. b) Menjelaskan permasalahan-permasalahan yang dihadapi dalam analisis kuantitatif komponen aktif sediaan obat multikomponen dalam sediaan padat. cair. mampu memilih metode analisis yang sesuai dan mampu mengaplikasikan metode analisis kuantitatif yang dipilih itu untuk analisis sediaan obat.GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN ANALISIS FARMASI A. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa diharapkan mampu : a) Menjelaskan permasalahan-permasalahan yang dihadapi dalam analisis kuantitatif komponen aktif sediaan obat monokomponen dalam sediaan padat. RENCANA PEMBELAJARAN 1. Deskripsi Singkat Mata Kuliah Membicarakan pokok bahasan masalah analisis kuantitatif komponen tunggal atau kompleks obat dalam sediaan padat. baik sediaan monokomponen maupun multikomponen. . serta kosmetika. semi padat. dan kosmetik serta mampu melaksanakan uji validasi metode analisis. 3. fluorometri.

serta penerapannya dalam analisis komponen aktif dalam sediaaan obat. serta Minggu 2 Analisis kuantitatif sediaan Preparasi dan tahapan analisis Ceramah dan -WB . e) Menjelaskan teknik preparasi sampel untuk setiap bentuk sediaan f) Menjelaskan tahapan-tahapan analisis yang harus dilakukan pada setiap metode analisis yang akan diterapkan. Metode-metode analisis kuantitatif. c) Menjelaskan kelebihan-kelebihan dan kekurangan-kekurangan metode-metode analisis kuantitatif. cair. Metode-metode preparasi sampel/ pemisahan komponen aktif dari bahan pembantu yang digunakan dalam pembuatan sediaan obat. kelebihan dan kekurangannya. serta pemilihan metode analisis. d) Menjelaskan alasan-alasan yang menjadi dasar pemilihan metode analisis kuantitatif yang sesuai dengan permasalahan yang dihadapi. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. Substansi Metode Fasilitas Arti penting analisis kuantitatif Ceramah dan -WB komponen aktif sediaan obat tanya jawab -OHP dalam pengawasan mutu sediaan -LCD obat. B. dan steril. semi padat. serta analisis kuantitatif komponen aktif sediaan obat monokomponen dalam sediaan padat. cair. Komponen aktif dan bahan pembantu dalam sediaan obat.semi padat. dan steril. Jadwal Kegiatan Mingguan a). Kuliah Pertemuan Topik Minggu 1 Pendahuluan. semi padat. analisis kuantitatif komponen aktif sediaan obat multikomponen dalam sediaan padat. cair. g) Melaksanakan kosmetika. dan steril. serta melaksanakan uji validasi metode analisis. h) Melaksanakan kosmetika i) Menjelaskan penilaian atas hasil analisis kuantitatif yang dilakukan j) Mampu memahami tujuan dan pengertian dari parameter-parameter uji validasi metode analisis. serta kosmetika. dan pemisahan komponen aktif dari bahan pembantu sediaan obat.

cair dan steril secara elektrokimia. Analisis kuantitatif sediaan Preparasi dan tahapan analisis Ceramah dan -WB obat monokomponen kuantitatif obat monokomponen tanya jawab -OHP dalam sediaan obat padat. cair dan steril secara KLTDensitometri Ujian Tengah Semester Minggu 4 Minggu 5 Minggu 6 Minggu 7 Minggu 8 Minggu 9 Analisis kuantitatif sediaan Preparasi dan tahapan analisis Ceramah dan -WB obat multikomponen kuantitatif obat multikomponen tanya jawab -OHP dalam sediaan obat padat. cair dan steril secara spektrofotometri. Analisis kuantitatif sediaan Preparasi dan tahapan analisis Ceramah dan -WB obat multikomponen kuantitatif obat multikomponen tanya jawab -OHP dalam sediaan obat padat. semi -LCD padat. tanya jawab -OHP spektrofluorometri dan KLT/KLT-LCD . semi -LCD padat. cair dan steril secara KGC Minggu 11 Analisis Kosmetika Preparasi dan tahapan analisis zat Ceramah dan -WB warna secara Spektrofotometri. Analisis kuantitatif sediaan Preparasi dan tahapan analisis Ceramah dan -WB obat multikomponen kuantitatif obat multikomponen tanya jawab -OHP dalam sediaan obat padat.Pertemuan Topik obat monokomponen Substansi Metode Fasilitas -OHP -LCD kuantitatif obat monokomponen tanya jawab dalam sediaan obat padat dan semi padat secara spektrofotometri dan spektrofluorometri Minggu 3 Analisis kuantitatif sediaan Preparasi dan tahapan analisis Ceramah dan -WB obat monokomponen kuantitatif obat monokomponen tanya jawab -OHP dalam sediaan obat cair dan steril -LCD spektrofotometri dan spektrofluorometri. semi -LCD padat. cair dan steril secara spektrofluorometri. semi -LCD padat. semi -LCD padat. cair dan steril secara KCKT Minggu 10 Analisis kuantitatif sediaan Preparasi dan tahapan analisis Ceramah dan -WB obat multikomponen kuantitatif obat multikomponen tanya jawab -OHP dalam sediaan obat padat. semi -LCD padat. Analisis kuantitatif sediaan Preparasi dan tahapan analisis Ceramah dan -WB obat multikomponen kuantitatif obat multikomponen tanya jawab -OHP dalam sediaan obat padat.

Potensiometri(elektrokimia) laporan praktikum. spektrof otometer Alat-alat gelas. analisis. laporan praktikum Modul 2 Modul 3 Modul 4 Analisis komponen aktif Praktikum preparasi. gelas. presediaan padat pembuatan laporan test. dan Tugas. diskusi. Analisis komponen aktif Praktikum preparasi. laporan praktikum Analisis komponen aktif Praktikum preparasi. analisis. . spektrofl uoromet er Analisis komponen aktif Praktikum preparasi.Pertemuan Topik Substansi Densitometri. dan analisis Hg dalam kosmetika secara AAS Metode Fasilitas Minggu 12 Validasi metode analisis Tujuan validasi metode analisis. monokomponen secara praktikum.Alat-alat sediaan padat/semi padat pembuatan laporan test. dan Tugas. analisis. Parameter-parameter uji validasi Pelaksanaan uji validasi Ceramah dan -WB tanya jawab -OHP -LCD Diskusi -WB kelompok -OHP dan umpan -LCD balik Diskusi -WB kelompok -OHP dan umpan -LCD balik Minggu 13 Analisis kuantitatif sediaan Studi kasus obat padat multikomponen secara spektrofotometri/ spektrofluorometri /KLTDensitometri/KCKT/KGC Minggu 14 Analisis kuantitatif sediaan Studi kasus obat semi padat multikomponen secara spektrofotometri/ spektrofluorometri /KLTDensitometri/KCKT/KGC Minggu 15 Analisis kuantitatif sediaan Studi kasus obat cair multikomponen secara spektrofotometri/ spektrofluorometri /KLTDensitometri/KCKT/KGC Minggu 16 Ujian Akhir Semester Diskusi -WB kelompok -OHP dan umpan -LCD balik b). monokomponen secara praktikum. Praktikum Pertemuan Topik Modul 1 Substansi Metode Fasilitas Alat-alat gelas. presediaan padat/semi padat pembuatan laporan test. spektrofluorometri. analisis. dan Tugas. spektrofotometri. potensio meter Alat-alat gelas. pre. dan Tugas. diskusi. monokomponen secara praktikum. diskusi. presediaan padat/semi padat pembuatan laporan test. diskusi.

analisis. KGC secara KGC laporan praktikum Analisis zat warna dalam Praktikum preparasi. secara KLT-Densitometri laporan praktikum Modul 7 Analisis komponen aktif Praktikum preparasi. analisis. praktikum. dan Tugas. prekosmetika pembuatan laporan test. laporan praktikum Alat-alat gelas. dan Tugas. analisis. dan Tugas. diskusi. analisis. praktikum. Spektrof ometer/T LC/TLC -Skener / Densito meter Modul 8 Modul 9 Modul 10 Analisis kosmetika Hg dalam Praktikum preparasi. analisis. gelas. laporan praktikum dan Tugas.Pertemuan Topik multikomponen spektrofotometri.Alat-alat sediaan padat/semi padat / pembuatan laporan test. spektrofl uoromet er Alat-alat gelas. analisis. KCKT secara KCKT laporan praktikum Analisis komponen aktif Praktikum preparasi. gelas. gelas. cair/steril multikomponen praktikum. Modul 5 secara Substansi Metode praktikum. dan Tugas. cair/steril multikomponen praktikum.Alat-alat pembuatan laporan test. pre. cair/steril padat pembuatan laporan multikomponen secara spektrofluorometri. praktikum. TLCSkener/ Desnsio meter Analisis komponen aktif Praktikum preparasi sediaan padat / semi/ derivatisasi. diskusi. presediaan padat/semi padat/ pembuatan laporan test. diskusi. diskusi. diskusi. dan Tugas. diskusi. pre. AAS laporan praktikum Hasil dan permasalahan yang Diskusi -WB ditemukan dalam analisis kelompok -OHP kuantitatif dan umpan -LCD balik Hasil dan permasalahan yang Diskusi -WB ditemukan dalam analisis kelompok -OHP kuantitatif dan umpan -LCD balik Modul 11 Presentasi hasil praktikum Modul 12 Presentasi hasil praktikum . Modul 6 Analisis komponen aktif Praktikum preparasi.Alat-alat sediaan/semi padat / pembuatan laporan test. predan test. cair/steril multikomponen praktikum. laporan praktikum Fasilitas spektrof otometer Alat-alat gelas. pre.

Komponen pemahaman dan keterampilan meliputi tugas-tugas yang diberikan setiap pokok bahasan. 2. Komponen evaluasi antara lain meliputi pemahaman. Pemberian tugas mandiri bersifat wajib. dan kritik-saran dari mahasiswa). dalam sediaan obat dan kosmetika. Disamping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama masa perkuliahan/praktikum (berupa kuesioner. aktif memberikan mendapat (saling memberi masukan) sesuai dengan pokok bahasan sehingga diskusi akan berjalan lancer. merangkum pendapat-pendapat yang ada seshingga terjadi satu pemahaman mengenai satu pokok bahasan. ujian tengan semester. maka skor tertinggi diberikan untuk poin tugas-tugas.2. dan leadership. bekerja sama dengan teman satu jkelompo. pre-test dan post-test praktikum. dilanjutkan Tanya jawab antara mahasiswa dan dosen. d) Pemberian tugas mandiri dan diskusi. OHP. menggunakan metode analisis yang sesuai berdasarkan hasil diskusi kelompok yang telah dilakukan. keterampilan. White Board. dilakukan sedikitnya satu kali. dengan tujuan mempersiapkan diskusi kelompok. Laptop dan LCD projector. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat dikukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. Metode Pembelajaran dan bentuk kegiatan c) Tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut : Dosen menerangkan dengan alat Bantu buku ajar. Pelaksanaan diskusi adalah sebagai berikut : Dosen menyiapkan bahan diskusi yang diambil dati tugas mandiri yang diberikan dan yang telah diperiksa. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. dan ujian-akhir semester. Penilaian (Assesment) . baik monokomponen maupun multikomponen. e) Tugas/praktikum analisis kuantitatif komponen aktif. kreativitas. f) Pemaparan dan diskusi hasil percobaan dalam praktikum yang telah dilakukan C. Karena mata kuliah ini merupakan mata kuliah keahlian dan memerlukan latihan/praktikum yang intensif. Bentuk diskusi ini bagai mahasiswa akan mampu menganalisis bahan yang diberikan secara kelompok.

Official Methods of Analysis.33 8. Newburger’s Manual Cosmetic analysis. Ed.33 8. Of. F. b) Cunnif. Vol.. San Diego. Official Methods of Analysis.J.33 100 a) Ahuja.. New York c) Horwitz.33 8.. AOAC Intern. 1995.33 8. d) Sanzel. Handbook of Modern Pharmaceutical analysis. G. DAFTAR PUSTAKA Skor Maks 200 200 300 100 100 100 100 100 1200 Presentase 16. Maryland. W. An. 3. 16th. . 2005. D.. S. A. 2 nd.17 25. Chem.67 16.. 1977. Washington. and Latimer. Ed.Aspek pemilaian meliputi : Aspek penilaian Unsur Penilaian Pemaham keterampilan Tugas mandiri Ujian Tengah Semester Ujian Akhir Semester Kreativitas Kreativitas dalam diskusi Membuat resume Leadership Kedisiplinan pengumpulan tugas Presentasi Partisipasi di kelas Jumlah Hasil akhir ditentukan sebagai berikut : Nilai A untuk > 960 poin (> 80%) Nilai B untuk 840 -959 poin ( 70 – 80%) Nilai C untuk 720 – 839 poin (60 – 70%) Nilai D untuk 480 – 719 poin (40 – 60%) Kurang dari 480 dianggap tidak lengkap/tidak lulus. S.. 2001.. and Scypinski..00 8. Inc.. Academic Press. AOAC International..W.

ekskresi obat. Hubungan sifat kimia fisika dengan aktivitas bilogis obat. Menjelaskan tujuan dan manfaat Kimia Medisinal bagi farmasis 2. b. manfaat Kimia Medisinal bagi farmasis. Hubungan struktur dengan proses absorbsi. sejarah dan ruang lingkup Kimia Medisinal serta hubungannya dengan bidang ilmu lain. sifat kimia fisika dengan aktivitas biologis obat. a. ruang lingkup. Memahami proses interaksi obatreseptor dan metabolisme dengan aktivitas biologis obat. distribusi dan ekskresi obat b.Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa diharapkan mampu: 1. Menjelaskan definisi. 2.GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN KIMIA MEDISINAL A. Deskripsi singkat matakuliah Kimia Medisinal Matakuliah Kimia Medisinal menyajikan materi yang berisi arti. baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Teori-teori interaksi obatreseptor serta ikatan kimia yang terlibat. a. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari matakuliah ini mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan prinsip-prinsip dasar hubungan struktur. prinsip Ferguson dan model kerja obat. hubungan kelarutan dengan aktivitas biologis. Menjelaskan hubungan struktur dengan proses absorbsi. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. distribusi. untuk digunakan sebagai dasar untuk menjelaskan hubungan struktur dengan aktivitas biologis suatu kelompok turunan obat dan rancangan obat. Aspek stereokimia dan aktivitas biologis. Modifikasi molekul dan rancangan obat yang rasional dan beberapa contoh obat: obat antiinfeksi (antibiotika dan sulfonamida). 3. Metabolisme obat dan senyawa organik asing lain. Menjelaskan sifat interaksi obat-biopolimer secara nonspesifik dan spesifik . Hubungan kuantitatif struktur dan aktivitas biologis obat. Proses interaksi obat-biopolimer.

6. Menjelaskan pengaruh perubahan pH. 5. Menjelaskan hubungan kuantitatif struktur dengan aktivitas biologis obat menurut model Free-Wilson b. kecepatan. c. b. a. a. a. Memberikan contoh-contoh aplikasi HKSA model Hansch e. dan hidrofob) dan peran ikatan tersebut terhadap aktivitas biologis obat. Menjelaskan hubungan kelarutan dengan aktivitas obat anestesi sistemik menurut teori Overton-Meyer 4. elektronik dan sterik. Menjelaskan hubungan struktur dan interaksi spesifik antara obat dengan enzim biotransformasi dan reseptor. Menjelaskan pengaruh isomer cis-trans. ion. dengan menggunakan parameter tetapan lipofilik. Menjelaskan keunggulan dan kelemahan HKSA model Hansch dibandingkan model Free-Wilson 7. Menjelaskan peran modifikasi isosterik dalam pengembangan obat. koefisien partisi dengan aktivitas antibakteri kelompok turunan n-alifatis alkohol. 3. diastereoisomer dan isomer optik terhadap aktivitas biologis obat dan memberikan contohnya. aktivitas Thermodinamik dengan Menjelaskan model kerja obat berstruktur tidak spesifik dan memberikan aktivitas obat anestesi sistemik dan antiseptik contohnya. Menjelaskan hubungan prinsip Ferguson. Menjelaskan hubungan kuantitatif struktur dengan aktivitas biologis obat menurut model LFER Hansch. bentuk konformasi.c. 8. . d. lemak dan asam nukleat d. a. b. b. n-alkil resorsinol dan ester p-aminobenzoat. hidrogen. a. van der Waals. b. gangguan makromolekul dan teori pendudukan-aktivasi. Memberikan contoh-contoh modifikasi isosterik dan perubahan aktivitas biologis yang ditimbulkannya. c. Menjelaskan parameter kimia fisika yang digunakan pada model HKSA dari Hansch. induced-fit. dipol-dipol. pendudukan. Menjelaskan hubungan struktur. Menjelaskan teori interaksi obat reseptor yaitu teori klasik. Menjelaskan ikatan-ikatan kimia yang terlibat pada interaksi obat reseptor (ikatan kovalen. Menjelaskan hubungan struktur dengan interaksi nonspesifik antara obat dengan protein plasma. a. pKa dan ionisasi terhadap aktivitas biologis obat.

C-O dan C-S. d. 10. distribusi . bioinaktivasi dan biotoksifikasi dalam metabolisme obat. tanya jawab tujuan dan manfaat Kimia Medisinal Hubungan struktur. sejarah. atom C-alifatik dan alisiklik. sulfonamid B. nitro dan azo d. ruang lingkup. Menjelaskan perubahan metabolik akibat reaksi konyugasi dengan asam glukuronat. 9. sifat kimia fisika. Menjelaskan senyawa induk atau penuntun b. a. Menjelaskan HSA senyawa kation aktif c. contoh penisilin. c. glisin dan glutamin. atom Cα – karbonil dan imin. yaitu gugus cincin aromatik. Menjelaskan pengaruh ikatan hidrogen terhadap sifat kimia fisika dan aktivitas biologis obat. b. a.b. atom C-benzilik dan alilik.PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. Menjelaskan proses bioaktivasi. Menjelaskan hubungan pembentukan khelat. Ceramah dan dengan proses absorbsi. f. glutation dan asam merkapturat dari gugus fungsi obat. gugus olefin. potensial redoks dan aktivitas permukaan dengan aktivitas biologis obat dan memberikan contohnya. Jadwal Kegiatan Mingguan Topik Pengantar Medisinal Kimia Substansi Metode Fasilit as -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD Minggu ke1 Definisi. serta gugus alkohol dan aldehida. Menjelaskan perubahan metabolik akibat reaksi asetilasi dan metilasi dari gugus fungsi obat. serta memberikan contohnya. Ceramah dan hubungan dengan bidang ilmu lain. distribusi dan tanya jawab ekskresi obat 2 Hubungan struktur dengan proses absorbsi. Menjelaskan modifikasi senyawa induk menjadi turunan-turunan yang lebih baik. Menjelaskan perubahan metabolik akibat reaksi reduksi dari gugus-gugus fungsi aldehid dan karbonil. atom C sistem C-N. sulfat. Menjelaskan perubahan metabolik akibat reaksi oksidasi dari gugus fungsi obat. Menjelaskan perubahan metabolik akibat reaksi hidrolisis dari gugus-gugus fungsi ester dan amida e.

Hubungan koefisien partisi tanya jawab dengan aktivitas anestesi sistemik . n-alkil resorsinol dan Ceramah dan ester p-amino benzoat.Interaksi obat-biopolimer secara tanya jawab spesifik dan nonspesifik. . lemak dan asam nukleat. aspek stereokimia dan aktivitas biologis obat Hubungan Kuantitatif Struktur Aktivitas Biologis Obat (HKSA) Interaksi reseptor 10 Interaksi Reseptor 11 Sifat Kimia Fisika dan aktivitas biologis obat Sifat Kimia Fisika ObatObat- -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD 6 7 8 9 Hubungan ionisasi dan ikatan hidrogen dengan aktivitas biologis obat Hubungan pembentukan khelat.dan ekskresi obat 3 Interaksi biopolimer obatCeramah dan .Interaksi spesifik obat dengan enzim biotransformasi dan Ceramah dan tanya jawab reseptor . kelarutan dan aktivitas biologis obat 5 Prinsip Ferguson dan Model kerja Obat Hubungan struktur. .Prinsip Ferguson dan aktivitas Ceramah dan tanya jawab termodinamik .Modifikasi isosterik dan aktivitas tanya jawab biologis obat .Pengaruh isomer terhadap Ceramah dan aktivitas biologis obat tanya jawab Pendekatan HKSA Model de novo dari Free Wilson dan model LFER Ceramah dan dari Hansch tanya jawab Ikatan kimia yang terlibat pada interaksi obat-reseptor dan perannya Ceramah dan tanya jawab terhadap aktivitas bilogis obat Teori Interaksi Obat-reseptor Ceramah dan tanya jawab -WB -OHP -LCD 4 Hubungan struktur.Hubungan kelarutan dengan aktivitas biologis senyawa homolog turunan n-alifatis alkohol. . .Interaksi nonspesifik obat dengan protein plasma.Senyawa berstruktur spesifik Ceramah dan .Senyawa berstruktur tidak spesifik .

Senyawa penuntun (lead compound) .Perubahan metabolik obat akibat reaksi oksidasi. 13 Topik Metabolisme. reduksi dan hidrolisis dari gugus-gugus obat . 2. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Bentuk kegiatan proses pembelajaran meliputi tatap muka dan tanya jawab/diskusi selama 100 menit. sebagai feed back untuk perbaikan perkuliahan di masa mendatang. Materi kuliah diberikan dnegan peralatan Power Point.Reaksi konyugasi. Evaluasi dilakukan dengan mengadakan Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS). PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. tanya jawab .Modifikasi molekul dan tujuan rancangan obat rasional . C. Minggu ke12. Untuk memantau kinerja dosen pengampu. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. Modifikasi molekul dan rancangan obat rasional (SAR) . Hasil kuesioner akan diberikan kepada dosen pengampu. aktivitas biologis dan rancangan obat Substansi Metode 14.Contoh: penisilin dan turunannya Sulfonamid dan turunannya Fasilit as -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD 2. asetilasi dan metilasi dari gugus-gugus fungsi obat dikaitkan dengan aktivitas Ceramah dan biologik dan rancangan obat. bioinaktivasi Ceramah dan dan biotoksikasi dalam tanya jawab metabolisme obat . diedarkan kuesioner yang diisi oleh mahasiswa pada waktu kuliah.Proses bioaktivasi. Penilaian (assessment) Aspek penilaian meliputi: . OHP dan papan tulis.dan aktivitas biologis obat potensial redoks dan aktivitas permukaan dnegan aktivitas biologis obat. yang terdiri dari pembahasan konsep-konsep materi kuliah dan tugas terstruktur.

John Wiley & Sons. Wilson and Gisvold’s Textbook of Organic Medicinal and Pharmaceutical Chemistry.O. New York....Aspek Penilaian Pemahaman Unsur Penilaian Skor Tengah Semester (STS) Skor Akhir Semester (SAS) Jumlah Hasil akhir ditentukan sebagai berikut: Nilai Huruf A B+ B C+ C D E Nilai Angka ≥ 80 75 . DAFTAR PUSTAKA Delgado J. 1997. Burger’s Medicinal Chemistry aand Drug Discovery .. Lippincott Foye W.. 2nd ed.. and Remers A. Principles of Medicinal Chemistry.Surabaya B. Introduction to Medicinal Chemistry. Kimia Medisinal I. 9th ed. 5th ed. 5th ed.N. Soekardjo Press. Ed.< 61 45 -< 55 < 45 Skor Maks 100 100 100 Persentase 40 60 100 D.< 75 61 . John Wiley and Sons... 1988. New York Siswandono. 1991. Soekardjo B. I-IV. Essential of Medicinal Chemistry.Wiley-VCH. Kimia Medisinal II.1995-1997. Airlangga University Press. Airlangga University Siswandono. Lea and Febriger Gringauz A.. Vol.W. 2000. Eds.. Korolkovas A.. 2000. 2002.< 66 55 .E. New York .Surabaya Wollf M... How Drugs Act and Why.< 80 66 .

c. dan klinis. penentuan beyond-use date. Ceramah dan LCD viewer. penentuan dosis dan beyond-use date obat yang diberikan pada pasien. KULIAH PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. B. Mengaplikasikan teknik-teknik penyelesaian permasalahan yang berhubungan dengan aspek admistratif. A. Mampu menyelesaikan problema pembuatan sediaan-sediaan tertentu.2.Proses dalam dispensing whiteboard . pemberian obat rasional secara individual. Tujuan pembelajaran khusus Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu : a. dan aspek-aspek khusus dalam praktek Compounding dan Dispensing. 3. pendosisan obat pada kondisi khusus. farmasetis. 2. dan adanya interaksi obat. dan klinis dalam pemberian obat pada pasien. dispensing tanya jawab laptop. farmasetis.Step-step dalam proses compounding Substansi Materi 15 . PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. Memahami peranan Compounding dan Dispensing dalam praktek Apoteker b. langkah-langkah compounding. farmasetis dan klinis. teknis compounding. Mengaplikasikan penentuan beyond-use date terhadap obat yang diberikan pada pasien. d. compounding. . e. seperti skrining obat dan pengatasan permasalahan aspek administrative. penyakit. medication error dan pengatasannya. Mengaplikasikan penentuan pendosisan berdasar pada kondisi pasien. Program Studi Apoteker GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN COMPOUNDING dan DISPENSING I. Deskripsi singkat kuliah Compounding dan Dispensing Secara keseluruhan mata kuliah Compounding dan Dispensing berisi materi tentang praktek Apoteker yang menyangkut Compounding dan Dispensing. dan penyelesaian problema terapi obat berdasarkan aspek administrative. Tujuan pembelajaran Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa memahami dan menguasai arti penting Compounding dan Dispensing dalam praktek Apoteker. Jadwal Kegiatan Mingguan Minggu Topik/Pokok keBahasan I Pendahuluan Praktek Farmasi Metode Fasilitas Pembelajaran Pengertian farmasi.

.Cara compounding yang Ceramah dan LCD viewer. fungsi teknik. dan semi padat .II Fungsi Apoteker . baik untuk pembuatan diskusi laptop.Review perhitungan dalam compunding Langkah-langkah compounding . .Perlurnya beyond-use date Ceramah dan LCD viewer. fungsi administrasi.Membuat sediaan obat dengan stabilitas yang baik .Fungsi-fungsi farmasis: whiteboard fungsi professional. berat minimal boleh tanya jawab laptop. ditimbang whiteboard . berbagai sediaan obat.Tahap kritis dalam dispensing . Berbagai macam tanya jawab laptop. rasional tanya jawab laptop. sediaan cair. fungsi kemandirian .Teknik menimbang dan Ceramah dan LCD viewer.Solusi masalah dispensing error . whiteboard seperti serbuk. dan dispensing whiteboard Cara-cara penentuan beyond-use date Aplikasi penentuan beyond-use date III Pengobatan Rasional IV Medication error dan dispensing error V Teknik-teknik Compounding VI Teknik-teknik Compounding VII Beyond-use Date .Pengertian resep dan peresepan rasional . .Berbagai bentuk intervensi whiteboard terapeutik Berbagai penyebab problem terapi dengan obat . dalam compounding diskusi laptop. medication error whiteboard Berbagai tipe dan penyebab dispensing error .Farmasi sebagai profesi tanya jawab laptop.Karakteristik suatu profesi Ceramah dam LCD viewer.Tahapan dalam pengobatan Ceramah dan LCD viewer.Definisi medication error Ceramah dan LCD viewer.

Pendosisan untuk bayi diskusi laptop.Pengatasan kontaminasi Ceramah dan LCD viewer. . Dispensing tentang berbagai diskusi laptop. diserbuk diskusi laptop. .Penyesuaian dosis karena diskusi laptop.Pencampuran bahan sukar Ceramah dan LCD viewer. Pengatasan problema whiteboard oksidasi Pengatasan problema pembuatan sediaan suspensi dan emulsi Diskusi Compounding dan Ceramah dan LCD viewer. .Pendosisan untuk anak dan whiteboard remaja .Pendosisan geriatri Ceramah dan LCD viewer. interaksi obat whiteboard . permasalahan dalam praktek whiteboard Diskusi Compounding dan Ceramah dan LCD viewer. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Pembelajaran dilakukan dengan ceramah/tatap muka dan diskusi/tanya jawab. Dispensing tentang berbagai diskusi laptop. Dispensing tentang berbagai diskusi laptop.Pemberian etiket .Penggunaan wadah whiteboard .Cara-cara pendosisan Ceramah dan LCD viewer. . PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1.Aplikasi .VIII Pendosisan . Hasil Pembelajaran . permasalahan dalam praktek whiteboard IX Pendosisan X Problema Compounding Sediaan Padat Problema Sediaan Cair XI XII Problema Compounding dan Dispensing Problema Compounding dan Dispensing Problema Compounding dan Dispensing XIII XIV 2. C. mikroba diskusi laptop. permasalahan dalam praktek whiteboard Diskusi Compounding dan Ceramah dan LCD viewer.Pendosisan untuk dewasa .

Selanjutnya. Handbook of Basic Pharmacokinetics Including Clinical Applications. A. dan ujian akhir semester. Washington..L.. J.. Martin’s Physical Pharmacy and Pharmaceutical Science. Matzke. Pharmacotherapy A Pathophysiologic Approach... Washington. Shargel.2005. 5th Edition. 2 nd Edition. Applied Biopharmaceutics & Pharmacokinetics. D. Deskripsi singkat mata praktikum Compounding dan Dispensing Secara keseluruhan mata praktikum Compounding dan Dispensing berisi tentang kegiatan praktikum pelayanan resep yang mencakup skrining resep. D. and Mordenti. Wells.. DAFTAR PUSTAKA Allen Jr.Hasil pembelajaran diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran yang meliputi keaktifan dalam diskusi.2004. 6th Edition. RL. Williams. S. P. 2. American Pharmaceutical Association.VII. 6th Edition. L. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. A Practical Guide to Contemporary Pharmacy Practice. Rockville. Philadelphia. Science. 1990. Philadelphia.. G.2002. New YorK II.....G. Vol. New York. L. R. Penilaian (student assessment) Bobot Penilaian : Kuis dan penugasan Ujian Akhir Semester Konversi Nilai : • A jika nilai ≥ 75 • 65 ≤ B < 75 • 55 ≤ C < 65 • 45 ≤ D < 55 • E < 45 D. Lippincot Williams & Wilkins.L. 2nd Edition.M.C.R.. peracikan obat sampai kepada : 20% : 80% . Brater. DiPiro. Rational Therapeutics A Clinical Pharmacologic Guide for Health Professional.. L..2005.2004. Lippincot Williams & Wilkins.E. Sinko.B. and Kearns. tanya jawab.Wu-pong. G.. and Yu.A... J.. P R A K T I K U M A. McGraw Hill. 27th Ed. American Pharmaceutical Association.C. The Art. Thompson. Yee. B. D.2004.2006.J. Marcel Dekker Inc. Ritschel W. Boston.C.C. J. and Technology of Pharmaceutical Compounding. G. Anonim. McGraw Hill.Talbert..T. 5th Edition.C. untuk memantau kegiatan dosen pengampu diberikan kuesioner yang diisi oleh mahasiswa di akhir sesi kuliah untuk masing-masing dosen. USP/NF. USP Convention Inc. penugasan. Posey.V.

3.minikuis singkatan latin Praktik .praktikum pelayanan resep postes mencakup problem administratif dan farmasetis .minikuis sinonim obat dan sediaan lazim obat . mengenal dan memahami jenis dan fungsi berbagai macam alat kesehatan B. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti praktikum ini mahasiswa mampu mengaplikasikan praktik pelayanan resep di apotek atau rumah sakit. mengaplikasikan praktik pelayanan resep yang mencakup problem farmasetis c. 2. Laptop.praktikum pelayanan resep mencakup problem administratif. mengaplikasikan praktik pelayanan resep yang mencakup problem klinis d. farmasetis dan klinis . Jadwal Kegiatan Mingguan Minggu Topik/Pokok Metode Substansi Materi keBahasan Pembelajaran I Asistensi dan . farmasetis serta problem klinis.Tujuan Pembelajaran Khusus Setelah mengikuti mata praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu : a.minikuis (semua materi minikuis) Praktik postes Fasilitas LCD viewer. mengaplikasikan praktik pelayanan resep yang mencakup problem administratif b. Skrining resep mencakup problem administratif. Mata praktikum ini juga dilengkapi dengan penjelasan alat-alat kesehatan.Penjelasan umum materi Diskusi diskusi praktikum kelompok pendahuluan . membekali praktik pelayanan resep untuk menghadapi ujian kompetensi ISFI e. Whiteboard dan Bahan obat dalam laboratorium III Praktik pelayanan resep 2 dan Bahan obat dalam laboratorium IV Praktik pelayanan resep 3 Praktik pelayanan Praktik postes Praktik postes dan Bahan obat dalam laboratorium dan Bahan dalam obat V .praktikum pelayanan resep kompehensif .diskusi resep II Praktik pelayanan resep 1 .penyerahan obat kepada pasien. Mahasiswa juga diharapkan mengenali jenis dan fungsin berbagai macam alat kesehatan.minikuis khasiat dan penggolongan obat . Tujuan pembelajaran mata praktikum ini juga melatih ketrampilan mahasiswa dalam meracik obat (to compound) dan membekali mahasiswa untuk mahir melakukan praktik pelayanan resep sesuai dengan standar kompetensi yang telah ditentukan oleh ikatan Sarjana Farmasi Indonesia. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1.

pos perhitungan dosis dan penimbangan .tes obat-obatan I (obat-obat Diskusi SSP. kelompok Antimikroba. Analgetik) . obat renal dan elektrolit) .pos penyerahan obat dengan konseling Ujian praktik seperti model Ujian praktik ujian kompetensi ISFI laboratorium LCD viewer.pos perhitungan dosis dan penimbangan .pos peracikan obat .Tes obat-obatan III (obat Diskusi kardiovaskuler. alat dispensing.resep 4 VI Evaluasi praktik 1-4 . simulasi dokter dan pasien XI Responsi Bahan alat obat. obat saluran pernafasan) diskusi resep yang dipraktikkan pada praktik 5 Praktikum pelayanan resep Praktik seperti model ujian kompetensi ISFI yang terdiri dari 4 pos .praktikum pelayanan resep kompehensif . Whiteboard VII Midterm Laboratorium VIII Praktik pelayanan resep 5 Bahan obat. kelompok obat kontrasepsi. Whiteboard X Praktik pelayanan resep 6 Bahan obat.tes obat-obatan II (obat Ujian tertulis antineoplastik. obat gastrointestinal. obat darah.pos skrining resep .pos peracikan obat . simulasi dokter dan pasien IX Evaluasi praktik 5 LCD viewer. alat dispensing.pos skrining resep .Ujian tertulis (mencakup penyelesaian 2 macam resep dan materi minikius keseluruhan) Praktikum pelayanan resep Praktik seperti model ujian kompetensi ISFI yang terdiri dari 4 pos . Laptop.diskusi resep dari praktik 14 . . obat Hormonal. Laptop.pos penyerahan obat dengan konseling .

Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan : Pembelajaran untuk materi pelayanan resep dilakukan dengan praktik di laboratorium dengan soal yang berupa resep dengan riwayat penyakit dan pengobatan pasien oleh dosen yang bertugas. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. Sesi diskusi dilakukan untuk mengevaluasi pelaksanaan praktikum sebelumnya. dengan harapan ada perbaikan dalam pelaksanaan praktikum berikutnya. mahasiswa harus bisa menyelesaikan permasalahan resep sampai dengan konseling obatnya.diskripsi dan fungsi nebulizer. handihaler. midterm dan responsi. diharapkan mahasiswa mampu dan memiliki bekal yang cukup untuk melakukan pelayanan resep di apotek dan rumah sakit. tes obat-obatab. menjawab dan penguasaan materi). Praktikum ini dilakukan dengan model 4 pos yaitu pos I tentang skrining resep. Masing-masing pos diberikan alokasi waktu 10 menit. simulasi dokter dan pasien Alat kesehatan dan obat khusus XIII Tes alat Evaluasi dengan pengamatan Ujian tertulis kesehatan dan penjelasan fungsi alat kesehatan Alat kesehatan dan obat khusus 2. C. tes gula darah. Mahasiswa diminta menyelesaikan soal resep dalam bentuk diversen dan sediaan obat. Dengan mengkombinasikan model praktikum pelayanan resep dan model ujian kompetensi. dan pos IV tentang penyerahan obat dan konseling pasien. pos III tentang peracikan. inhaler.XII Penjelasan alat kesehatan dan obat sediaan obat khusus . Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. tetes telinga. tablet lepas lambat dll) dispensing. Disamping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama proses pembelajaran (berupa kuesioner dan kritik saran dari mahasiswa). sphigmomanometer . Selanjutnya dosen melakukan evaluasi berupa postes. 2. Bentuk praktikum kompetensi dilakukan dengan mengadopsi prosedur kegiatan ujian kompetensi oleh ISFI. pos II tentang perhitungan dosis dan penimbangan. Dalam waktu 40 menit. Komponen evaluasi antara lain meliputi minikuis.Diskripsi alat kesehatan Pengamatan . Penilaian (student assessment) Bobot penilian : . tetes mata.diskripsi obat-obat khusus (kontrasepsi. aktivitas diskusi (keaktifan bertanya.

Pharmaceutical Care Practice. Applied Therapeutics Inc. Farmakope Indonesia. Depkes RI. Cipolle.2004. PC. M. 1995. Washington. DAFTAR PUSTAKA : sebagai prasyarat mengikuti praktikum (70% : 30% : 10% : 10% : 15% : 25% : 10% Anief. Mc Graw Hill.. Yogyakarta. Jakarta Boh.Morley. A Practical Guide to Contemporary Pharmacy Practice. Lippincot Williams & Wilkins.Minikuis benar) Praktik pelayanan resep dan Praktik kompetensi Diskusi Tes obat-obatan Midterm Responsi Ujian alat kesehatan Konversi Nilai : A jika nilai ≥ 75 65 ≤ B < 75 55 ≤ C < 65 45 ≤ D < 55 E < 45 D..1995.. 1979.1998.J.. Clinical Clerkship Manual. L.. Edisi III. . USA Thopson. Depkes RI. Anonim. 1996. Jakarta Anonim. Gadjah Mada University Press.E. USA.. Edisi IV. R.E.Strand.M. L. Farmakope Indonesia.. Ilmu Meracik Obat Teori dan Praktek. J.

psoriasis. inkontinensia urin. melatih kerja sama dalam kelompok dan ketrampilan dalam melakukan presentasi serta mengemukakan pendapat dalam diskusi kelas. osteoporosis. ansietas dan gangguan tidur. glaukoma. gout dan hiperurisemia. alergi pada obat. acne vulgaris. obesitas. anemia dan Benign Prostatic Hyperplasia. kanker paru. pankreatitis. . PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. venous thromboembolism. endometriosis. gangguan pola makan (eating disorders). Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus venous thromboembolism c. rhematoid arthritis. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus lymphomas. lymphomas.GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN FARMAKOTERAPI TERAPAN A. 3. multipel sklerosis. infeksi tulang dan sendi. Penyakit Hubungan Seksual. disfungsi ereksi. b. atopic dermatitis. Deskripsi singkat mata kuliah Farmakoterapi Terapan Secara keseluruhan mata kuliah Farmakoterapi Terapan meliputi penatalaksanaan terapi rasional pada berbagai kasus penyakit sistem organ antara lain : gagal ginjal kronik. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus acne vulgaris. Tujuan pembelajaran khusus Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu : a. Tujuan pembelajaran Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa mampu menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada berbagai kasus penyakit sistem organ. Tujuan pembelajaran mata kuliah ini juga melatih ketrampilan mahasiswa menggunakan teknologi informasi (internet) untuk mengakses informasi mengenai perkembangan terapi terkini dan pengobatan berbasis bukti (evidence based medicines) pada kasus penyakit berbagai sistem organ. 2.

s. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus obesitas. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus ansietas dan gangguan tidur. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus glaukoma. o. Jadwal Kegiatan Mingguan pada Semester Gasal Mingg u keI Topik/Pokok Bahasan Pengantar Substansi materi -Metode / teknik pembelajaran . Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus gangguan pola makan (eating disorders). Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus infeksi tulang dan sendi. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus kanker paru. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus inkontinensia urin. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus osteoporosis. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus atopic dermatitis. y. r. menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus gagal ginjal kronik. l. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus rhematoid arthritis.d. n. k. e. x. w. menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus Penyakit Hubungan Seksual. v. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus gout dan hiperurisemia. g. f. h.Sistem penilaian Metode Fasilitas Pembelajar an Ceramah LCD viewer. B. q. whitebo . j. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus pankreatitis. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus alergi pada obat. i. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus disfungsi ereksi. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus psoriasis. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus Benign Prostatic Hyperplasia. u. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus endometriosis. p. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus osteomalasia. t. Laptop. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus multipel sklerosis. m. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus anemia.

Laptop. Laptop. whitebo ard LCD viewer. lembar jawab LCD viewer. Laptop. whitebo ard LCD viewer. whitebo ard LCD viewer. Laptop.II Acne Vulgaris Tata laksana terapi rasional pada kasus acne Case Based vulgaris Learning III Venous thromboembolism Tata laksana terapi rasional pada kasus Case Based venous thromboembolism Learning IV Lymphomas Tata laksana terapi rasional pada kasus Case Based lymphomas Learning V Ansietas dan Tata laksana terapi rasional pada kasus Case Based ansietas dan gangguan tidur Learning gangguan tidur ard LCD viewer. Laptop. VI Rhematoid arthritis Tata laksana terapi rasional pada kasus Case Based Rhematoid arthritis Learning VII Atopic dermatitis Tata laksana terapi rasional pada kasus Case Based Atopic dermatitis Learning VIII Gout dan Tata laksana terapi rasional pada kasus Gout Case Based hiperurisemia dan hiperurisemia Learning Osteomalasia Tata laksana terapi rasional pada kasus Case Based osteomalasia Learning Inkontinensia urin Tata laksana terapi rasional pada kasus Case Based inkontinensia urin Learning IX X XI Glaukoma Tata laksana terapi rasional pada kasus Case Based Glaukoma Learning XII Anemia Tata laksana terapi rasional pada kasus Case Based Anemia Learning . Laptop. whitebo ard LCD viewer. Laptop. whitebo ard Soal ujian. Laptop. whitebo ard LCD viewer. whitebo ard LCD viewer. whitebo ard LCD viewer.

lembar jawab XIV Ujian Semester Akhir Semua materi Ujian tertulis 2. Tata laksana terapi rasional pada kasus Case Based Benign Prostatic Hyperplasia Learning Laptop. whiteboard Case Based LCD Learning viewer. Laptop. Laptop.XIII Benign Prostatic Hyperplasia. whitebo ard LCD viewer. whiteboard Case Based LCD Learning viewer. Laptop. Laptop. whitebo ard Soal ujian. whiteboard Case Based LCD Learning viewer. Laptop. Jadwal Kegiatan Mingguan pada Semester Genap Minggu Topik/Pokok ke Bahasan I Pengantar Substansi materi -Metode / teknik pembelajaran -Sistem penilaian Tata laksana terapi rasional pada kasus Gagal ginjal Kronik Tata laksana terapi rasional pada kasus endometriosis Tata laksana terapi rasional pada kasus Penyakit Hubungan Seksual Tata laksana terapi rasional pada kasus kanker paru Tata laksana terapi rasional pada kasus multipel sklerosis Tata laksana terapi rasional pada kasus gangguan pola makan (eating disorders) Tata laksana terapi rasional pada kasus alergi obat Metode Fasilitas pembelajaran Ceramah LCD viewer. whiteboard Case Based LCD Learning viewer. Laptop. Laptop. whiteboard Case Based LCD Learning viewer. whiteboard II Gagal Ginjal Kronik Endometriosis III IV Penyakit Hubungan Seksual Kanker paru V VI Multipel sklerosis Gangguan pola makan (eating disorders) Alergi pada obat VII VIII . Laptop. whiteboard Case Based LCD Learning viewer. Laptop. whiteboard Case Based LCD Learning viewer.

Kelompok I sebagai kelompok penyaji. Laptop. Dengan model .IX Psoriasis Tata laksana terapi rasional pada kasus Case Based psoriasis Learning Tata laksana terapi rasional pada kasus Case Based infeksi tulang dan sendi Learning Tata laksana terapi rasional pada kasus Case Based obesitas Learning Tata laksana terapi rasional pada kasus Case Based disfungsi ereksi Learning Tata laksana terapi rasional pada kasus Case Based pankreatitis Learning Tata laksana terapi rasional pada kasus Case Based osteoporosis Learning Semua materi Ujian tertulis X Infeksi tulang dan sendi Obesitas XI XII Disfungsi ereksi XIII Pankreatitis XIV Osteoporosis XV Ujian Akhir Semester LCD viewer. Laptop. kelompok II sebagai penyaji. Demikian seterusnya. kelompok II dan kelompok III sebagai kelompok penanya/penyanggah dan wakil kelompok IV sebagaii moderator. whiteboard LCD viewer. whiteboard Soal ujian. Dosen pengampu membuat dan mengisi formulir / blangko penilaian diskusi pada saat pelaksanaan diskusi kelas. sedangkan mahasiswa lainnya ( audiens) sebagai penanya/penyanggah. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan: Pembelajaran dilakukan dengan metode Case Based Learning. Laptop. whiteboard LCD viewer. Dosen pengampu memberikan kasus kepada kelompok penyaji yang sudah ditentukan. Keaktifan mahasiswa dalam diskusi kelas dinilai berdasarkan keaktifan bertanya. whiteboard LCD viewer. whiteboard LCD viewer. Mahasiswa dibagi dalam 13 – 14 kelompok (sesuai dengan topik diskusi). lembar jawab 2. Laptop. menjawab atau menyanggah serta penguasaan materi dari masing-masing mahasiswa secara individu. Laptop. kelompok III dan IV sebagai penanya/penyanggah dan wakil kelompok V sebagai moderator. Laptop. Kelompok penyaji wajib menyusun makalah sesuaii dengan kasus diskusi untuk diserahkan kepada dosen pengampu dan dibagikan kepada kelompok I dan II sebagai kelompok penanya/penyanggah. whiteboard LCD viewer.

2002. 7th Ed. Penilaian (student assessment) Bobot Penilaian : Makalah Aktivitas diskusi Ujian Akhir Semester Konversi Nilai :      A jika nilai ≥ 75 65 ≤ B < 75 55 ≤ C < 65 45 ≤ D < 55 E < 45 : 20% : 30% : 50% D. penyusunan makalah dan Ujian Akhir Semester.. The McGraw-Hill Companies Inc.R.M. (Eds). Lingappa. G.T. Matzke.T... DAFTAR PUSTAKA DiPiro. L. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1.. 4rd ed. V. J. Gourley.. Lange.R (Eds).F.. 3 rd ed. New York Scwinghammer TL. E. Posey. 5th Ed. L. R. Appleton & Lange.C. and Michael.R. Yee. Disamping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama proses pembelajaran (berupa kuesioner dan kritik-saran dari mahasiswa).. Lippincot Williams and Wilkins..D. Pharmacotherapy : A Pathophysiologic Approach. 2. J.G. 2005. menjawab dan penguasaan materi). G. Pathophysiology of disease: An introduction to Clinical Medicine. D. Textbook of Therapeutics Drug and Disease Management. 2002. Komponen evaluasi antara lain meliputi aktivitas diskusi (keaktifan bertanya. Appleton & Lange.diskusi tersebut di atas diharapkan dapat memberikan kesempatan yang sama terhadap semua mahasiswa untuk terlibat dalam diskusi kelas. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. Pharmacotherapy Casebook : A Patient Focused Approach..L. S. New York . McGraw-Hill Companies. Ganong. W... Pharmacotherapy a Pathophysiological Approach. C.. 2000. Philadelphia McPhee. Stamford Dipiro.. Stamford Herfindal. L. Wells. A. Talbert. 2001.

perpajakan. manajemen keuangan. bebas terbatas dan generik serta pelayanan informasi obat dan konselling. strategi pengembangan apotek. resep. jaminan mutu. strategi pengembangan apotek serta memahami pengukuran dan evaluasi kinerja farmasi (Apotek) 3. pelayanan resep. harga dan uang. narkotika dan psikotropik Memahami pelayanan resep. c. narkotika dan psikotropik. jaminan mutu pelayanan farmasi. Tujuan pembelajaran Khusus Setelah mempelajari mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu: a. sediaan farmasi dari perencanaan. sumber daya manusia. obat wajib apotek. pendistribusian. Diskripsi singkat mata kuliah Manajemen Farmasi Mata kuliah manajemen Farmasi Komunitas ini mempelajari tentang pendirian apotek. Memahami dalam penetapan harga obat di apotek dan perpajakan. pasien. mengukur kinerja dan mengevaluasi kinerja farmasi. pengelolaan obat-obat expired date (ED). dan obat bebas. d. studi kelayakan. manajemen keuanagan. pengelolaan apotek dari SDM. Memahami pengendalian apotek (aset.pengelolaan sediaan farmasi. 2. administrasi. g. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. pembelian. f. obat wajib apotek. sediaan farmasi. pengendalian apotek dari persediaan farmasi. Mengerti dan memahami peran penting manajemen pengelolaan apotek Memahami dan dapat mendirikan apotek berdasarkan peraturan yang ada serta dapat membuat studi kelayakan apotek Memahami pengelolaan sumber daya manusia. dan pemusnahan Memahami pengelolaan obat-obat yang rusak dan ED. administrasi. SDM. e.GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN MANAJEMEN FARMASI A. dan harga obat) . Tujuan pembelajaran: Mahasiswa mengenal dan memahami konsep manajemen Apotek. penyimpanan. yang dimulai dari pendirian apotek. studi kelayakan apotek. obat bebas. b.

k. elayanan resep LCD. tanya Whiteboar Pengelolaan Sumber jawab dan kuis d. OHP.h. Memahami tentang jaminan mutu pelayanan kefarmasian Memahami manajemen keuangan di apotek Memahami strategi pengembangan apotek Memahmi pengukuran dan evaluasi kinerja bisnis farmasi berdasar balanced scorecard. Apoteker. tanya Whiteboard Perencanaan jawab dan kuis . B. p . pengelolaan obat-obat sound rusak dan Expired date system pengelolaan resep Whiteboar P Ceramah Tanya jawab d. APA. sound system Ceramah. pengelolaan LCD. Soundsyste m. note Pengelolaan book. note p book. administrasi apotek sound system Ceramah. note psikotropika book. Tanya jawab Fasilitas III Pengelolaan Apotek - IV Pengelolaan persediaan farmasi - V Pengelolaan resep dan obat-obat khusus - VI Pelayanan - OHP. Tanya Whiteboar Persyaratan pendirian jawab d. Apotek sound system Ceramah. Daya Manusia LCD. Apotek LCD. elayanan obat wajib sound apotek system. OHP. i. Pembelian LCD. OHP. LCD dan whiteboard Kuliah. j. OHP. Jadwal Kegiatan Mingguan Mingg Pokok Bahasan u ke I Pendahuluan Substansi II Pendiriaan Apotek Pengertian Apotek. SIA. note Penyimpanan book. note Proses pendirian book. tanya Whiteboard pengelolaan narkotika jawab dan kuis . PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. OHP. persyaratan APA Studi kelayakan apotek Metode Pembelajaran Kuliah.

ROA. bebas terbatas p elayanan obat generik p elayanan informasi obat dan konselling penetapan harga obat dengan resep penetapan harga obat tanpa resep jenis pajak dalam apotek Pengendalian sediaan farmasi Pengendalian harga Pengendalian uang Pengendalian pelayanan Pendahuluan analisis keuangan Neraca laba-rugi Break event point dan pay back periode Analisis keuangan (ROI. MIRR) Standar pelayanan di Apotek Indicator pelayanan apotek Merancang Jaminan mutu pelayanan di apotek Pengertian manajemen strategi Strategi bisnis terfragmentasi Strategi level corporate. sound system VII Penetapan harga dan perpajakan - VIII Pengendalian Apotek - Ceramah Tanya jawab IX Manajemen keuangan - Studi kasus X Jaminan mutu pelayanan Apotek - Ceramah Tanya jawab Whiteboar d. OHP. OHP. LCD. OHP. LCD. LCD. sound system XI Strategi pengembangan Apotek - Ceramah Tanya jawab . note book. OHP. sound system Whiteboar d. note book. net profit margin. bisnis dan fungsional Strategi pengembangan apotek Ceramah Tanya jawab Whiteboar d. sound system Whiteboar d. OHP. NPV. sound system Whiteboar d. IRR. note book. note book. LCD. LCD.- elayanan obat bebas. note book. TOR) Nilai waktu uang untuk studi kelayakan (PP.

Keaktifan mahasiswa dalam diskusi kelas dinilai berdasarkan keaktifan bertanya. menjawab dan menyanggah serta penguasaan materi dari masing-masing mahasiswa secara individu. sound system Lembar soal dan lembar jawaban Diskusi. serta studi kelayakan pendirian apotek). C. Dengan model diskusi tersebut diatas diharapkan dapat memberikan kesempatan yang sama terhadap semua mahasiswa untuk terlibat dalam diskusi kelas. sedangkan kelompok lainnya (mahasiswa lain) sebagai penanya/penyanggah. studi kasus XV Ujian akhir semester - Semua materi kuliah Ujian tertulis termasuk makalah studi kasus 2. evaluasi dan pengukuran kinerja dengan balanced scorecard. note book. Hasil Pembelajaran . sound system Whiteboard . Pada pelaksanana diskusi kelas dipilih masing-masing 2-3 kelompok penyaji. Hal ini dilakukan mengingat jumlah mahasiswa yang cukup besar. Dalam studi kasus mahasiswa dibagi menjadi 4-5 kelompok.XII dan XIII Mengukur kinerja dengan balanced Scorecard - XIV Presentasi studi kelayakan pendiriaan apotek - Pengertian balanced scorecard (BSC) Empat perspektif dalam balanced scorecard Mengukur kinerja dengan BSC Presentasi masingmasing kelompok Diskusi dengan studi kasus Whiteboar d. kemudian dibuat makalah untuk semua topik diskusi (manajemen keuangan. OHP. Dosen pengampu membuat dan mengisi formulir/blangko penilaian diskusi pada setiap diskusi kelas. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Pembelajaran dilakukan dengan ceramah tatap muka dikelas. tanya jawab dan studi kasus dalam bentuk diskusi untuk merangsang mahasiswa belajar mandiri di rumah. Kepada masing-masing kelompok diberi tugas penelusuran jurnal atau case study terhadap kasus yang ada. LCD. OHP. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. note book. LCD.

.< 65 D. Laing. Jakarta Anonim.. J. Rankin. 1997. tentang obat wajib Apotek. J. Pharmacy Management Assentials for All Practice Setting.< 75 C jika nilai 55 . penyusunan makalah dan ujian akhir semester. Manajemen Apoteker. R. Ar-rahman. keputusan menteri kesehatan no 347/MenKes/SK/VII/1990. yaitu: A. USA Umar.R. O’Connor. 2001. Surabaya Quick. Manajemen Apotek Praktis. jika nilai >= 75 B.S. 1990. Jakarta Dessele.W. menjawab dan penguasaan materi). Solo . Keputusan Kesehatan RI No 1332/MenKes/SK/X/2002 tentang perubahan atas perubahan atas peraturan MenKes RI tentang ketentuan dan tata cara pemberian ijin Apotek.< 55 E jika nilai < 45 D. 2004. 2005. Keputusan MenKes RI No 1027/MenKes/SK/IX/2004 tentang standar Pelayanan Farmasi di Apotek. DepKes RI.. The McGraww-Hill Compony..D. David.O. DAFTAR PUSTAKA Anonim. Depkes RI. Peraturan Menteri Kesehatan No 922/MenKes/per/X/1993. USA Seto. Shane. M. Jakarta Anonim. 2005. 1993. jika nilai 45 . jika nilai 65 . P. DepKes RI. Penilaian (student assessment) Aspek penilaian meliputi: Makalah Diskusi Ujian akhir TOTAL 15% 15% 70% 100% Penilaian berdasarkan standar yang sudah ditetapkan. second edition.R. 2.Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi yang dilakukan yang meliputi: aktivitas diskusi (keaktifan bertanya. Jakarta Anonim. Airlangga University Press.. Managing Drug Supply. 2002.. tentang ketentuan dan tata cara pemberian ijin Apotek. West Harford. Kumarin Press. DepKes RI. Z.. P..

kendala-kendala praktek. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. melakukan langkah-langkah praktek pelayanan kefarmasian. kunci kebutuhan pasien akan terapi obat. definisi dan ruang lingkup. peraturan tentang pelayanan kefarmasian baik di Indonesia maupun di negara lain. mengaplikasikan penggunaan obat yang rasional. .GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN PELAYANAN KEFARMASIAN (PHARMACEUTICAL CARE) A. metode-metode pengatasan problema terapi obat secara sistematik. kompetensi Apoteker praktek. menggunakan kategori problema terapi obat untuk diaplikasikan dalam menjelaskan peraturan yang berhubungan dengan praktek pelayanan kefarmasian. Langkah-langkah menerapkan pelayanan kefarmasian. kategori problema terapi obat dan penyebabnya. kasus-kasus klinis dengan cara pengatasanny secara sistematik. 2. dan pemasaran pelayanan kefarmasian. Tujuan pembelajaran Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa memahami dan mampu membedakan praktek kefarmasian dengan pardigma lama dengan paradigma baru. Apoteker praktek. menjelaskan kendala dan pemasaran pelayanan kefarmasian. Deskripsi singkat kuliah Pelayanan Kefarmasian Secara keseluruhan mata kuliah Pelayanan Kefarmasian berisi materi tentang praktek Apoteker dengan paradigma baru. menjelaskan kompetensi praktek.

Mampu menggunakan cara-cara sistematik dalam pengatasan problema terapi obat. Tujuan pembelajaran khusus Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu : a. Menguraikan kompetensi Apoteker praktek. Definisi dan ruang lingkup Laptop. mengatasi. Laptop. Lima kunci kebutuhan pasien akan Ceramah obat dan diskusi 2. 2. III 1. dan mencegah problema terapi obat.3. paradigma baru sound system. e. Pelayanan komprehensif whitebo Perbedan paradigma lama dan ard. Menguraikan problema terapi obat dan penyebabnya. 3. OHP Kompetensi Apoteker Ceramah LCD Peningkatan kompetensi dan diskusi viewer. Mengaplikasikan kategori problema terapi obat dalam mengidentifikasi. f. Informasi yang diperlukan dalam penggunaan obat secara rasional 1. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. whitebo ard LCD viewer. Mengaplikasikan langkah-langkah praktek Apoteker dengan paradigma baru. Menguraikan kendala dan cara promosi pelayanan kefarmasian. d. whitebo ard Substansi materi II Kompetensi Apoteker Praktek dan Standar Pelyanan Penggunaan Obat Rasional 1. b. Jadwal Kegiatan Mingguan Mingg u keI Topik/Pokok Bahasan Pendahulauan 1. c. Kategori problema terapi obat Ceramah 2. 3. 2. Laptop. 4. Mejelaskan perbedaan praktek Apoteker dengan paradigma lama dan paradigma baru. kefarmasian (siklus terapi obat) whitebo Standar Pelayanan Kefarmasian ard LCD viewer. B. g. Metode Fasilitas Pembelajar an Pelayanan kefarmasian dalam Ceramah LCD praktek Apoteker dan diskusi viewer. 4. Berbagai penyebab terjadinya dan diskusi problema terapi obat IV Penggunaan Obat Rasional . Kompetensi dalam pelayanan Laptop.

V

Pendekatan Penyelesaian Problema terapi obat Kasus dengan Pendekatan SOAP Kasus dengan Pendektan SOAP (lanjutan) Kasus dengan pendekatan 5 kunci kebutuhan pasien akan terapi obat Kasus dengan Pendekatan PWDT

1. Tahap-tahap penyelesaian problema Ceramah terapi obat dan diskusi 2. Pendekatan 5 kunci kebutuhan pasien akan terapi obat 3. Pendekatan SOAP/FARM 1. Contoh kasus pasien dengan Ceramah problema terapi obat dan diskusi 2. Penyelesaian tahap demi tahap terhadap problema terapi obat 1. Beberapa contoh kasus lainnya Ceramah dengan pendekatan penyelesaian dan diskusi metode SOAP 1. Presentasi kasus Ceramah 2. Langkah-langkah penyelesaian dan diskusi dengan metode 5 kunci kebutuhan pasien akan terapi obat 1. Pendekatan PWDT 2. Presentasi kasus 3. Langkah-langkah problema Ceramah dan diskusi penyelesaian

LCD viewer, Laptop, whitebo ard LCD viewer, Laptop, whitebo ard LCD viewer, Laptop, whitebo ard LCD viewer, Laptop, whitebo ard LCD viewer, Laptop, whitebo ard LCD viewer, Laptop, whitebo ard LCD viewer, Laptop, whitebo ard LCD viewer, Laptop, whitebo ard LCD viewer, Laptop, whitebo ard LCD viewer,

VI

VII

VIII

IX

X

Kendala-kendala Praktek Pelayanan Kefarmasian Kendala-kendala Praktek Pelayanan Kefarmasian (lanjutan) Pemasaran Pelayanan Kefarmasian Pemasaran Pelayanan Kefarmasian (lanjutan) Pemasaran Pelayanan

1. Perubahan perilaku 2. Komitmen untuk berubah 3. Kekurangan dalam ketrampilan 1. 2. 3. 4. 5. 1. 2. 3. Hambatan sistem Hambatan sumber daya Hambatan intra-profesional Hambatan edukasi Priinsip-prinsip pemasaran Identifikasi pelanggan Penentuan pelayanan

Ceramah dan diskusi

XI

Ceramah dan diskusi

XII

Ceramah dan diskusi

XIII

1. Siklus pemasaran 2. Target pemasaran

Ceramah dan diskusi

XIV

3. Metode-metode pemasaran 4. Keberhasilan pemasaran

Ceramah dan diskusi

Kefarmasian (lanjutan)

Laptop, whitebo ard

2. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan: Pembelajaran dilakukan dengan ceramah/tatap muka dan diskusi/tanya jawab.

C. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran yang meliputi keaktifan dalam diskusi, tanya jawab, penugasan, dan ujian akhir semester. Selanjutnya, untuk memantau kegiatan dosen pengampu diberikan kuesioner yang diisi oleh mahasiswa di akhir sesi kuliah untuk masing-masing dosen. 2. Penilaian (student assessment) Bobot Penilaian : Kuis dan penugasan Ujian Akhir Semester Konversi Nilai :       D. DAFTAR PUSTAKA 1. Rovers, J.P., Currie, J.D., Hagel, H.P., McDonough, R.P., Sobotka, J.L., 2003, A Practical Guide to Pharmaceutical Care, 2nd Eddition, AphA, Washington, D.C. 2. Cipolle, R.J., Strand, L.M., and Morley, P.C., 1998, Pharmaceutical Care Practice, McGraw Hill, New york. 3. Tindall, W.N., and Millonig, M.K., 2003, Pharmaceutical Care: Insight from Community Pharmacists, CRC Press, Boca Raton. A jika nilai ≥ 75 65 ≤ B < 75 55 ≤ C < 65 45 ≤ D < 55 E < 45 : 20% : 80%

4. Tietze, K.J., 2004, Clinical Skill for Pharmacists A patient-Focused Approach, 2nd Edition, Mosby, St. Louis. 5. Ritschel W.A. and Kearns, G.L., 2004, Handbook of Basic Pharmacokinetics ... Including Clinical Applications, 6th Edition, American Pharmaceutical Association, Washington, D.C. 6. Williams, R.L., Brater, D.C., and Mordenti, J., 1990, Rational Therapeutics A Clinical Pharmacologic Guide for Health Professional, Marcel Dekker Inc, New York. 7. DiPiro, J.T., et al., 2005, Pharmacotherapy A Pathophysiologic Approach, 6th Edition, McGraw Hill, New York.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful