GBRP

(GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN) FAKULTAS FARMASI
1. S1 Program Studi Farmasi

GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN
BOTANI FARMASI (Morfologi, Anatomi, Fisiologi Tumbuhan) A. RENCANA PEMBELAJARAN 1. Deskripsi Singkat Mata Kuliah Botani Farmasi Mata kuliah Botani Farmasi berisi pokok bahasan tentang morfologi tumbuhan, struktur anatomi dan proses fisiologi yang terjadi dalam sel tumbuhan. Pada mata kuliah ini juga dibahas klassifikasi tumbuhan tingkat tinggi, karakter, karakteristik tumbuhan, bentuk morfologi organ vegetatif dan organ generatif tumbuhan, perkembangan tumbuhan dari embrio hingga dewasa, struktur sel tumbuhan, klassifikasi jaringan tumbuhan, metabolisme tumbuhan dan peranan enzim, fotosintesis, reaksi fotoisis, fiksasi CO2, respirasi, glikolisis, siklus Kreb’s, senyawa kimia yang dihasilkan tumbuhan. 2. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari mata kuliah ini diharapkan mahasiswa dapat mengenal dan memahami tumbuhan yang meliputi : terminology morfologi, karakter dan karakteristik tumbuhan, klassifikasi tumbuhan tingkat tinggi (Spermatophyta) dengan contoh spesies yang berkhasiat sebagai tumbuhan obat, bentuk dan type akar, batang, daun, bentuk dan type bunga, buah dan biji. Selain itu mahasiswa dapat memahami struktur bagian dalam dari tumbuhan, bentuk sel, organel dan zat ergastik beserta fungsinya, proses kimia yang terjadi dalam sel, enzim-enzim yang membantu reaksi kimia dalam sel tumbuhan, fotosintesis reaksi umum, mekanisme masuknya energi cahaya kedalam sel tumbuhan, fiksasi CO2 dan metabolisme karbohidrat, respirasi, reaksi umum, pemecahan substrat respirasi menjadi asam piruvat, siklus Kreb’s, senyawa kimia (metabolit sekunder) yang dihasilkan tumbuhan. 3. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu : a. Menjelaskan terminology morfologi, karater dan karekteristik tumbuhan, klassifikasi tumbuhan tingkat tinggi.
15

b. Menjelaskan tentang struktur sel tumbuhan meliputi struktur dan fungsi dinding sel, protoplasma, inti sel, protoplasma, inti sel, sitoplasma dan organel yang tersuspensi didalamnya, serta zat ergastik. c. Menjelaskan macam dan fungsi jaringan tumbuhan, jaringan dermal (kulit; epidermis dan periderm), fundamental (dasar ; parenkim, kollenkim dan sklerenkim) dan vascular (pembuluh ; xylem dan floem). Struktur dan fungsi stomata, trikom, parenkim, kollenkim dan sklerenkim, struktur dan fungsi xylem dan floem. d. Menjelaskan proses metabolisme yang tejadi dalam seltumbuhan, macam dan peran enzim. e. Menjelaskan reaksi fotosintesa, mekanisme masuknya energi cahaya mata hari kedalam sel tumbuhan, penambatan CO2 dalam sel dan metabolisme karbohidrat. f. Menjelaskan reaksi respirasi, substrat respirasi, glikolisis, pemecahan karbohidrat menjadi asam piruvat, siklus Kreb’s. g. Menjelaskan senyawa kimia (metabolit sekunder) yang dihasilkan tumbuhan . B. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. Jadwal Kegiatan Mingguan Pertemuan Topik Minggu 1 Pendahuluan, pengertian dan ruang lingkup morfologi, anatomi dan fisiologi tumbuhan Minggu 2 Terminologi morfologi Minggu 3 Substansi Metode Fasilitas Peran tumbuhan bagi Ceramah dan WB,LCD kehidupan, dan lingkungan Tanya jawab

Minggu 4 Minggu 5 Minggu 6

Minggu 7

Karater dan karekteristik tumbuhan berdasarkan habit dan morfologi serta kegunaan Organ Tipe organ vegetatif; akar, tumbuhan batang, daun dan organ tingkat tinggi generatif ; bunga buah dan biji Sistim Tumbuhan tallophyta, klassifikasi Tracheophyta, Klassifikasi, tumbuhan identifikasi Lanjutan Deskripsi,,nomenklatur, Tumbuhan thallophyta dan tracheophyta Perkembangan Pembentukan embrio, tumbuhan dari differensiasi jaringan embrio hingga tumbuhan dewasa Struktur sel Struktur dinding sel, tumbuhan dinding primer, dinding sekunder, lamel tengah

Ceramah dan WB, LCD Tanya jawab WB,LCD

Ceramah dan WB,LCD Tanya jawab Ceramah dan WB,LCD Tanya jawab Ceramah dan WB,LCD Tanya jawab Ceramah dan WB,LCD Tanya jawab

Minggu 8 Minggu 9 Minggu 10 Minggu 11

lanjutan

Minggu 12 Minggu 13 Minggu 14 2.

Protoplasma, struktur dan fungsi inti sel, sitoplasma, organel dan zat ergastik Klassifikasi Jaringan meristematis, jaringan permanent, jaringan dermal, tumbuhan fundamental, vaskular Metabolisme Proses anabolisme, sel dan peranan katabolisme, peranan enzim enzim, sifat enzim Fotosinteis Reaksi umum fotosintesis, peranan klorofil dan cahaya, mekanisme masuknya energi dari cahaya matahari ke dalam se tumbuhan. lanjutan Reaksi fotolisis, mecahan molekul air, penambatan CO2, metabolisme karbohidran. Respirasi Reaksi umum respirasi, substrat respirasi dan penguraiannya, glikolisis, siklus Kreb’s Senyawa kimia Senyawa metabolit primer yang dihasilkan dan metabolit sekunder tumbuhan

Ceramah dan WB,LCD Tanya jawab Ceramah dan WB,LCD Tanya jawab Ceramah dan WB,LCD Tanya jawab Ceramah dan WB,LCD Tanya jawab

Ceramah dan WB,LCD Tanya jawab Ceramah dan WB,LCD Tanya jawab Ceramah dan WB,LCD Tanya jawab

Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Bentuk kegiatan adalah tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut : Dosen menerangkan dengan alat Bantu buku ajar, WB, Laptop dan LCD projector yang dilanjutkan diskusi dan Tanya jawab antara Dosen dan mahasiswa. Bentuk kegiatan lain adalah pemberian tugas mandiri wajib membuat summary dari suatu topic yang di cari dari bahan bacaan dari internet, kemudian dipresentasikan di depan local. Bentuk diskusi ini ditujukan agar mahasiswa mapu menganalisis bahan yang diberikan, dan aktif memberikan pendapat, saling memberi masukan sesuai dengan pokok bahasan, sehingga diskusi berjalan lancar dan mahasiswa tidak hanya menerima bahan kuliah dari Dosen, tetapi berperan aktif dan mampu merangkum pendapat yang ada sehingga pemahaman terhadap suatu pokok bahasan menjadi mendalam. Untuk lebih memantapkan pengetahuan mahasiswa tentang tumbuhan, kuliah tatap muka juga dilengkapi dengan kegiatan praktikum di laboratorium dengan beberapa objek praktikum meliputi pengenalan tumbuhan secara morfologi dan anatomi.

3.

RENCANA EVALUASI PEMBELAJARAN 1. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur berdasarkan evaluasi dari kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. Komponen evaluasi meliputi : pemahaman, keterampilan, kreativitas, dan leardership seorang mahasiswa

stomata.untuk 65 .70 Nilai C+ untuk 60 . kritik.100 Nilai A untuk 85 -90 Nilai A.Komponen pemahaman dan keterampilan meliputi tugas-tugas yang diberikan pada setiap pokok bahasan.untuk 80 .5 7. Karena mata kuliah ini merupakan mata kuliah keahlian dan memerlukan latihan yang intensif.5 7. trikom 8 Jaringan parenkim 9 Jaringan kollenkim 10 Jaringan sklerenkim. Ujian raktikum. 2. Monitoring dan umpan balik dari mahasiswa selama kuliah dilakukan melalui pengisian kuisioner. kromoplas dan leukoplas 6 Zat ergastik.65 Nilai C untuk 50 .75 Nilai B.55 Kurang dari 50 dianggap tidak lengkap/tidak lulus Objek Praktikum Morfologi Anatomi Fisiologi Tumbuhan (Botani) Farmasi Minggu Topik Praktikum 1 Pengenalan tumbuhan berdasarkan habitus dan kegunaan 2 Melakukan deskripsi tumbuhan berdasarkan karakter dan karakter state 3 Pengenalan koleksi dan pembuatan herbarium 4 Pengenalan Sel tumbuhan 5 Kloroplas. Penilaian (assessment) Aspek penilaian meliputi No 1. ujian akhir semester dan ujian praktikum.85 Nilai B+ untuk 75 -80 Nilai B untuk 70 .5 2. Aspek Penilaian Unsus penilaian Pemahaman Tugas keterampilan Ujian Tengah semester. Hasil akhir ditentukan sebagai berikut : Nilai A+ untuk 90 . pati dan kristal 7 Jaringan epidermis. maka skor tertinggi diberikan untuk point tugas. 3.5 7.5 7. pendapat. saran dan harapan dari mahasiswa. sklereid dan fiber 11 Organ tanaman monokotil dan dikotil . ujian tengah semester. Ujian semester Kreativitas Keaktifan dalam diskusi Membuat resume Leadership Kedisiplinan pengumpulan tugas Presentasi Partisipasi di kelas Jumlah skor Skor maks Persentase 7.5 15 15 25 7.

John Wiley & Sons. LTD. Longman. C. Inc... 1999. T. Overholts. Botany an Introduction to Plant Biology. Anjuran A-1. Mc Millan Publishing Co. New Delhi India. Shital. Backer. USA. McGraw-Hill Book Company... London. T. 1985. New York. Plant physiology. B.C. John Willey & Sons. Hill. P. F. John Willey & Sons. New York. USA. New York. P. Publishing Hous PVT. . 1979. Inc. W-3. M.. Grove.. 1960. Cutler. Katherine Esau. Plant Classification. Rost. Shukla. H. R. Univ California. 1978. 1989 Plants physiology. Barbour. Botany. R. L. 2.4.. 1979. Anatomy of Seed Plants..o. An Introduction to Taxonomy of angiospermae. D.. M. G. 1982. A. C. Aplied Plant Anatomy. A-2. S. DAFTAR PUSTAKA 1. Elliot. Wajib W-1. W-4. J. W. Bidwell. Inc. Ross. W-2. USA. Stocking. Univ California. A -2. W-5 Salisbury and W. W. Vikas. L.Popp. R.

mendeskripsikan teori-teori sel dengan dukungan bukti-bukti ilmiah (Bloom knowledge) b. Di dalam matakuliah ini juga dibahas proses-proses biologi meliputi anabolisme dan katabolisme. 3. menjelaskan keterkaitan fungsi organela satu dengan yang lain ( Blomm comprehension) e. Di samping itu. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. Membedakan (distinguish) struktur sel prokaryotik dengan eukariotik (Bloom comprehension) c. menjelaskan proses sintesis protein (Bloom knowledge) . menyebutkan bagian-bagian sel dan fungsi masing-masing bagian (Bloom knowledge) d. melalui mata kuliah ini mahasiswa dapat memahami dasar-dasar ekspresi gen serta fungsi plasmid di dalam perekayasaan produk-produk rekombinan dalam dunia farmasi. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari matakuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memahami struktur sel. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa diharapkan mampu: a. fungsi-fungsi dari organella. reseptor permukaan sel. Di samping itu. 2. tipe pengisyaratan. organisasi sel. Deskripsi singkat matakuliah Biologi Sel Matakuliah Biologi Sel didesain untuk mengantar mahasiswa memahami pokokpokok bahasan tentang sejarah perkembangan teori sel.GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN BIOLOGI SEL A. serta proses-proses biologi yang berlangsung pada setiap bagian sel. struktur dan fungsi plasmid dalam proses rekayasa genetika serta prinsip-prinsip perekayasaan produkproduk rekombinan dalam dunia farmasi. reseptor intra selular. mendeskripsikan fungsi protein dalam sel (Bloom knowledge) f. dalam mata kuliah biologi sel dibahas pula dasar-dasar ekspresi gen. sistem transpor baik aktif maupun pasif. dan protein sebagai salah satu makromolekul penyusun sel. inisiasi isyarat intra selular dan amplifikasi isyarat.

membedakan proses katabolisme dan anabolisme pada prokariotik dan eukariotik (Bloom comprehension). mengklasifikasikan tipe-tipe pengisyaratan dari suatu contoh-contoh proses di dalam sel (Bloom analysis). Organisasi lanjutan Protein Protein lanjutan Proses-proses WB LCD WB LCD Minggu 4 sel Inti Sel. Struktur dan Fungsi. B. menjelaskan proses-proses pengaturan tekanan osmosis sel. endositosis dan eksositosis. dan proses translasi. menjelaskan proses perekayasaan produk-produk rekombinan dalam farmasi. m. menjelasakan tentang struktur plasmid dan perannya dalam rekayasa genetika. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. i. l. dan Organela yang Ceramah mengandung DNA tanya jawab (mitokondria dan kloroplas) Fungsi protein dalam sel (unit Ceramah struktural dan fungsional) Tanya jawab Sintesis Protein Ceramah tanya jawab Metabolisme: anabolime dan Ceramah WB LCD WB LCD WB LCD WB Minggu 5 Minggu 6 Minggu 7 . Kompleks Golgi. h. k. Jadwal Kegiatan Mingguan Topik Substansi Metode Ceramah Tanya jawab Ceramah tanya jawab Ceramah Tanya jawab Fasilitas WB LCD Pertemua n Minggu 1 Minggu 2 Minggu 3 Pendahuluan dan Penjelasan proses perkuliahan Pengantar teori dan penilaian sel Pengantar Teori Sel (kronologi perkembangan teori) Organisasi Sel Struktur Prokariotik Struktur Eukariotik Perbandingan Sel Hewan dan Tumbuhan Organisasi sel Struktur dan Fungsi Organella : lanjutan Retikulum Endoplasmik dan Ribosom. Lisosom dan Peroksisom.g. n. pematangan mRNA. menjelaskan dasar dan mekanisme ekspresi gen. j. menjelaskan mekanisme sistem transpor aktif dan pasif (difusi terfasilitasi). menjelaskan proses pengekpresian suatu gen dari proses transkripsi.

LCD projector dan white board bila diperlukan. Mahasiswa dilibatkan untuk melakukan diskusi pada akhir setiap topik guna memperdalam pemahaman akan topik yang sudah dibicarakan sekaligus mendiskusikan lagi pokok-pokok yang menarik dan perlu pendalaman. Endositosis dan eksositosis katabolisme LCD WB LCD WB LCD WB LCD WB LCD WB LCD Minggu 13 Minggu 14 Sistem transport Sistem transpor aktif dan pasif Ceramah lanjutan (difusi terfasilitasi) Tanya jawab Rekayasa Prinsip-prinsip Perekayasaan Ceramah Genetika Produk-produk rekombinan tanya jawab dalam Farmasi WB LCD WB LCD 2. Diskusi dilaksanakan sebagai berikut: Kelas dibagi ke dalam kelompok-kelompok sesuai banyaknya topik yang diputuskan untuk didalami melalui tugas mandiri. mekanisme Ceramah epigenetik metilasi histone. Gen. pematangan Ceramah lanjutan mRNA. reseptor intra tanya jawab selular dan reseptor permukaan sel Inisiasi isyarat intra selular dan amplifikasi isyarat Ekspresi Gen Genome. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Kuliah tatap muka diselenggarakan oleh team teaching dikoordinasi oleh salah satu dosen pengampu. translasi tanya jawab Genetika Mikrobia Sistem transport Plasmid dan fungsinya dalam Ceramah rekayasa genetika Tanya jawab Prokariotik: Ceramah Eukariotik: Pengaturan tanya jawab tekanan osmosis sel. Tanya jawab Ekspresi Gen Transkripsi. Bahan pancingan untuk diskusi disiapkan oleh dosen dan mahasiswa secara pribadi mempersiapkan bahan tersebut sebagai tugas mandiri dan membawanya pada pertemuan kuliah berikutnya untuk didiskusikan dalam kelompok-kelompok.biologi Minggu 8 Minggu 9 Minggu 10 Minggu 11 Minggu 12 Tanya jawab Proses-proses Pengisyaratan: Tipe Ceramah biologi lanjutan pengisyaratan. Materi diberikan dalam bentuk lekturet menggunakan powerpoint dengan alat bantu utama lap-top. Poin-poin .

Di samping itu melalui diskusi dan tugas mandiri akan dievaluasi juga kemampuan-kemampuan kepemimpinan dan kerjasama. 2. Refleksi-evaluasi ini dilakukan untuk memberi makna sekaligus mengumpulkan umpan balik dari mahasiswa baik untuk materi pembelajaran maupun metode perkuliahan. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. Penilaian (assessment) Aspek penilaian meliputi: Aspek Penilaian Unsur Penilaian Pemahaman Softskills Ujian Mid Semester Ujian Akhir Tugas mandiri Keaktifan dalam diskusi Kedisiplinan pengumpulan tugas Tugas kelompok Partisipasi di kelas Skor Maks 200 300 200 100 100 100 100 1000 Persentase (%) 20 30 20 10 10 10 10 100 Jumlah Hasil akhir ditentukan sebagai berikut: Nilai A untuk ≥ 750 poin (>75%) Nilai B untuk 650 – <750 poin (65 – <75%) Nilai C untuk 550 – <650 poin (55 – <65%) Nilai D untuk 450 – <550 poin (45 – <55%) Nilai F kurang dari 450 dianggap Tidak Lengkap / Tidak Lulus . Monitoring proses pembelajaran ditempuh melalui refleksi-evaluasi perkuliahan di tengah semester. Komponen pemahaman diukur melalui ujian tengah semester. Hasil Pembelajaran Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib untuk semester I. Komponen kreativitas mahasiswa diukur melalui tugas-tugas mandiri dan diskusi-diskusi kelompok. C. ujian akhir semester dan kuis-kuis. Oleh karena itu evaluasi pembelajaran lebih ditekankan pada aspek pemahaman dan kreativitas mahasiswa untuk mengembangkan pemahaman.penting dari hasil diskusi kelompok selanjutnya disampaikan di depan kelas untuk memperkaya pemahaman kelas akan topik yang didiskusikan.

Co. 2.A. J. Biologi. Pustaka Penunjang 1. The Cell. Biologi Sel. 2002. California B. Reece dan L. N. 6. Structure. 1980. Pustaka Wajib 1. Biologi Sel. John Willey Son.G.cellsalive. 5. 1993. Dikti: Jakarta. Cell Biology.D. Mitchell. John Willey Sons Publishing Company. Juono dan Juniarto. B. Is Soegianti R.com/ . Biologi Modern: Biologi Sel. New York.. Penerbit EGC 2. N. et al. 2003. New York. Wolfe. Molecular and Cellular Biology... Bandung.B. Jakarta 4.L. Garland Science 3. 1993. 1996. Cell Biology. Albert. 1984. 3. Biochemistry and Function. O. Yatim W. 2002. Penerbit Erlangga. Sheeler. http://www.. Philip. DAFTAR PUSTAKA A. Wadsworth Pub. Thorpe. Campbell. S. Penerbit Tarsito.

amina dan senyawa-senyawa aromatis. alkil halida. F. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. eter. tiol. Memahami teori-teori dasar atom. eter. Memahami tata nama. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. orbital atom. hibridisasi. sp2.GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN KIMIA ORGANIK 1. 3. alkena. sifat molekul. 2. stereokimia. ikatan kimia. N. alkohol. O. pembuatan. alkil halida. B. pembentukan dan klasifikasi ikatan kimia. I. Cl dan Fosfor. konfigurasi elektron atom . 2. Teori Ikatan Kimia. struktur dan reaksi senyawa-senyawa alkana. dan amina. sifatsifat molekul secara umum dan prinsip-prinsip stereokimia. alkil halida. Memahami tata nama. Tujuan pembelajaran Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa dapat memahami dan menguasai teori dasar mengenai struktur atom. tiol. Jadwal Kegiatan Mingguan Minggu I Topik Struktur ikatan Substansi Metode dan Teori Mekanika Ceramah kuantum. pengenalan stereokimia. whiteboard . ikatan kimia. struktur kimia. 3. C. KIMIA ORGANIK I A. laptop. epoksida. Fasilitas LCD. sifat dan reaksi senyawa-senyawa alkana. sifat dan reaksi-reaksi senyawa golongan alkana. viewer. Deskripsi singkat kuliah Kimia Organik I Matakuliah Organik I mempelajari tentang teori dasar struktur atom. sifat khusus dan reaksi–reaksi senyawasenyawa aromatis. sulfida. sp. sifat. Tujuan pembelajaran khusus Setelah mengikuti praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu : 1. sp3 atom B. alkohol. alkena. amina dan senyawa-senyawa aromatis. alkena. alkohol. sulfida. eter. epoksida.

reaksi perisiklik. sifat alkana. penandaan konfigurasi R. sifat fisika stereoisomer. nomenklatur sikloalkana dan isomer cis . Karbon tetrahidral : khiralitas. dan sifat Nomenklatur alkana dan gugus alkil. energi resonansi. keadaan transisi. reaksi polar. whiteboard V Nomenklatur. siklobutan dan siklopentan dan sikloheksan. viewer. teori asam-basa menurut Bronsted-Lowry dan Lewis. whiteboard Ceramah LCD. hukum konfigurasi spesifik pada senyawa diastereomer. stereokimia rotasi spesifik. diskusi Sifat regangan cincin siklopropan. konformasi alkana : etana propana dan butana. Ceramah stabilitas sikloalkan : dan Teori regangan Beayer. proyeksi Fischer. reaksi intermediet. . momen dipol. senyawa meso dengan pusat khiral lebih dari 2. elektronegativitas. laptop. viewer. whiteboard Ceramah dan diskusi LCD. laptop. diagram reaksi. terplintir.trans Molekul alisiklik Ceramah LCD. viewer. Alkana : Struktur Alkana dan gugus alkil.II Ikatan dan Sifat Molekul Mekanisme reaksi Organik III IV Muatan formal. laptop. campuran rasemis. Konformasi kursi dan kapal. Pengenalan Sifat Optis Aktif. enantiomer. Kecepatan kesetimbangan.S. polarisasi.

whiteboard VII Alkil halida : Struktur dan reaksi substitusi nomenklatur alkil halida. Dehidrohalogenasi. Reaksi alkena. Karakterisasi reaksi SN1 dan 2 serta eliminasi – 1 dan-2 Ujian tengah semester Benzen dan Nomenklatur. dan eliminasi pembuatan alkil halida. dehidrasi. aromatisitas struktur benzen. reaksi dan sintesis Struktur elektronik dan Ceramah stabilitas alkena. diskusi Hukum E dan Z . struktur Kekule. Hukum Markovnikov. Ceramah dan diskusi LCD. whiteboard X Ceramah dan diskusi LCD. whiteboard Ujian tertulis Ceramah VIII soal dan lembar jawaban LCD. viewer. Hukum Huckel. Efek elektronik pada SE dan SN dalam senyawa aromatik. fenantrena. Sintesis dan Mekanisme Alkilasi reaksi alkil Friedel-Crafts . laptop. laptop. addisi elektrofilik. laptop. viewer. ion aromatik heterosiklik aromatik. antrasena. kegunaan alkena. whiteboard IX Ceramah dan diskusi LCD. laptop. nitrasi aromatik pada sulfonasi. dan benzen hidroksilasi. reduksi aril alkil keton. brominasi dan oksidasi rantai samping alkil LCD. viewer. viewer. laptop. senyawa poliaromatik. Efek substituen pada SE dan SN dalam senyawa aromatik. viewer. naftalena. whiteboard . Struktur dan stabilitas karbokation. dan nomenklatur alkena. benzen Penataan ulang selama reaksi Friedel-Crafts. Substitusi Mekanisme SE aromatik elektrofilik : halogenasi. Asilasi Friedel-Crafts. stabilitas benzen.VI Struktur dan reaktivitas alkena.

Sintesis dan reaksi amina. proteksi terhadap gugus alkohol dan Tiol Amina alifatik Nomeklatur amina. viewer. viewer. kebasaan gugus amina. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. Struktur dan ikatan amina. lembar jawaban 2. whiteboard XIII Ceramah dan diskusi LCD. epoksida dan sulfida Alkohol dan Tiol Nomeklatur dan sifatsifat alkohol. pembuatan dan reaksi arilamina dan fenol. Diskusi dilakukan secara terbuka dan random (tanpa dibentuk kelompok). 2. whiteboard XIV Ceramah dan diskusi Ujian tertulis Soal ujian.benzen XI XII Eter. epoksida Nomenklatur dan sifatdan sulfida sifat eter. Sifat fisika amina. Diskusi dilakukan untuk mengetahui tingkat penguasaan mahasiswa terhadap materi yang diberikan. laptop. Arilamina dan Anilin: kebasaan fenol arilamina. kemudian secara random mahasiswa ditunjuk untuk mengerjakan di papan tulis. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan: Pembelajaran dilakukan dengan ceramah/tatap muka. Penilaian (student assessment) Bobot penilaian : Ujian tengah semester : (50%) Ujian akhir semester : (50%) . Ujian akhir semester Ceramah Ceramah dan diskusi LCD. C. whiteboard LCD. Reaksi aoksidasi alkohol. kemudian dibahas bersama. Disamping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama proses pembelajaran (berupa kuesioner dan kritik saran dari mahasiswa). PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. laptop. viewer. laptop. diskusi dan latihan. pembuatan alkohol: reaksi adisi Grignard pada gugus karbonil. Mahasiswa diberi kesempatan untuk mengerjakan sendiri atau berkelompok terlebih dahulu. Latihan diberikan untuk lebih memantapkan mahasiswa dalam hal penguasaan materi kuliah. Komponen evaluasi adalah ujian tengah dan akhir semester.

Surabaya.Konversi nilai : A jika nilai  75 60  B  75 50  C  60 40  D  60  40 E D. DAFTAR PUSTAKA McMurry. 1997.W. Edisi kedua. Fessenden.S.G. J.H. Fundamentals of Organic Chemistry. New York. Pudjaatmaka. Inc.. California. T. Monterey. Kimia Organik. Organic Chemistry... dan Fessenden J.J. Erlangga. 1984. R. 1997. Alih bahasa A. . Brooks / Cole Publishing Company. John Wiley & Sons.. Solomons.

II. pembuatan dan reaksi-reaksi aldehid dan keton. Memahami struktur dan sifat-sifat asam lemak. reaksi kondensasi karbonil. Memahami tata nama. 6. tata nama. Materi Kimia Organik II meliputi: kimiawi senyawa karbonil. anhidrida asam. pembuatan dan reaksireaksi senyawa karbonil. pembuatan dan reaksi-reaksi karbohidrat. reaktivitas. 5. 3. . Memahami tata nama. sifat-sifat dan reaktivitas senyawa karbonil. Memahami pembentukan dan reaksi-reaksi trigliserida. aldehida dan keton. pembuatan dan reaksi-reaksi asam amino. protein. lemak dan asam nukleat. 2. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. Deskripsi singkat kuliah Kimia Organik II Matakuliah Organik II mempelajari tentang sifat-sifat. 7. 2. sifat-sifat. keton. KIMIA ORGANIK II A. asam karboksilat. Memahami reaksi substitusi alfa. turunan asam karboksilat dan substitusi asil nukleofilik. di. dan nitril). amida. anhidrida asam. Memahami tata nama. Memahami definisi. 3. lemak dan asam nukleat. Memahami struktur protein. penggolongan. tata nama. reaksi substitusi alfa karbonil. pembuatan dan reaksi-reaksi senyawa karbonil. yang meliputi aldehida. ester. asam karboksilat dan turunannya (asil halida. sifat-sifat. Tujuan pembelajaran khusus Setelah mengikuti praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu : 1. ester. 10. protein. Tujuan pembelajaran Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa dapat memahami dan menguasai sifat-sifat. 8. 9. Memahami struktur umum asam nukleat (DNA dan RNA). karbohidrat (mono-. amida) serta nitril. Memahami reaksi kondensasi karbonil. karbohidrat. Memahami tata nama. pembuatan dan reaksi-reaksi asam karboksilat dan turunannya (asil halida.dan polisakarida). 11. 4.

Reaksi adisi nukleofilik Reaksi substitusi asil nukleofilik Reaksi substitusi alfa Reaksi kondensasi karbonil II Aldehid keton dan .B. whiteboard III Ceramah dan diskusi LCD. laptop. Cannizzaro. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1.Struktur dan sifat Ceramah Kimia Organik gugus karbonil II Definisi dan penggolongan senyawa karbonil . laptop.Sifat-sifat aldehida dan keton .Pembuatan aldehida .Reaksi-reaksi umum senyawa karbonil. alkohol. viewer.Reaktivitas relatif aldehida dan keton . ilida fosfat. whiteboard . whiteboard Fasilitas LCD. whiteboard IV Ceramah LCD. laptop. viewer.Tata nama aldehida dan keton .Reaksi-reaksi adisi nukleofilik (adisi HCN.-unsaturated karbonil) Asam Tata nama asam karboksilat karboksilat Struktur dan sifat-sifat asam karboksilat Dissosiasi asam karboksilat Pengaruh substituen pada keasaman Pembuatan asam karboksilat Reaksi-reaksi asam Ceramah LCD.Pembuatan keton . viewer. Jadwal Kegiatan Mingguan Minggu Topik Substansi Metode I Pengantar . tiol. viewer. amina primer dan amina sekunder) Aldehid dan Reaksi adisi keton nukleofilik (adisi (lanjutan) hidrazin. adisi konjugat pada . laptop.

whiteboard Soal ujian. whiteboard Ceramah dan diskusi Ceramah LCD. lembar jawaban LCD. viewer. laptop. laptop. viewer. pembentukan dan reaksi-reaksi asil halida dan anhidrida asam Turunan asam Tata nama.V VI VII karboksilat Turunan asam Reaksi substitusi asil karboksilat nukleofilik Stabilitas relatif turunan asam karboksilat Tata nama. laptop. whiteboard Ceramah LCD. viewer.Dehidrasi produk aldol Reaksi aldol campuran Reaksi aldol campuran Reaksi Kondensasi Claisen kondensasi Siklisasi Dieckman karbonil Reaksi Michael (lanjutan) Reaksi enamina Stork ReaksiAnnelasi Robinson Karbohidrat Definisi dan klasifikasi karbohidrat Konfigurasi Ceramah LCD. laptop. whiteboard LCD. karboksilat pembentukan dan (lanjutan) reaksi-reaksi ester. viewer. laptop. laptop. viewer. amida dan nitril Reaksi Keto-enol tautomerisme substitusi alfa Reaktivitas enol karbonil Halogenasi alfa dari keton dan aldehida Ujian tengah semester Ceramah dan diskusi LCD. viewer. laptop. whiteboard Ujian tertulis Ceramah dan diskusi VIII IX X XI Reaksi Keasaman hidrogen substitusi alfa alfa: pembentukan karbonil enolat (lanjutan) Reaktivitas enolat . viewer.Sintesis ester malonat Sintesis ester asetoasetat Reaksi Mekanisme umum kondensasi reaksi kondensasi karbonil karbonil Kondensasi aldehida dan keton: reaksi aldol . whiteboard . whiteboard Ceramah dan diskusi LCD.

XII XIII XIV monosakarida: Proyeksi Fischer 1. viewer. K onformasi monosakarida Mutarotasi Karbohidrat Reaksi-reaksi (lanjutan) monosakarid .Pemendekan rantai Disakarida Polisakarida Asam amino. Sistem D dan L Konfigurasi aldosa Struktur siklik monosakarida: Pembentukan hemiasetal Anomer 1.Perpanjangan rantai . lembar jawaban Ujian tertulis 2. whiteboard Ceramah LCD. sifat-sifat dan protein dan stereokimia asam amino lemak Klasifikasi asam amino Elektroforesis Reaksi-reaksi asam amino Klasifikasi protein Struktur protein Struktur dan sifat asam lemak Pembentukan dan reaksi-reaksi trigliserida Asam nukleat Struktur umum asam nukleat Perbedaan struktur DNA dan RNA Ujian akhir semester Ceramah dan diskusi LCD. viewer. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan: Pembelajaran dilakukan dengan ceramah/tatap muka. laptop. laptop. viewer.Oksidasi . Struktur. dandiskusi laptop. whiteboard Soal ujian. Diskusii .Pembentukan ester dan eter Pembentukan glikosida . diskusi dan latihan. whiteboard Ceramah LCD. Diskusi dilakukan untuk mengetahui tingkat penguasaan mahasiswa terhadap materi yang diberikan.

Solomons. 1984.G. Komponen evaluasi adalah ujian tengah dan akhir semester. T. III. Brooks / Cole Publishing Company. Latihan diberikan untuk lebih memantapkan mahasiswa dalam hal penguasaan materi kuliah. Organic Chemistry. Inc. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. kemudian dibahas bersama. Deskripsi singkat praktikum Kimia Organik II Praktikum Kimia Organik II menerapkan cara pembuatan dan mengenal sifat-sifat senyawa karbonil. New York. 50  B  60 5.  40 D. PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II A. Mahasiswa diberi kesempatan untuk mengerjakan sendiri atau berkelompok terlebih dahulu. asam karboksilat dan turunannya. John Wiley & Sons. A jika nilai  75 3.W.. California. 2. kemudian secara random mahasiswa ditunjuk untuk mengerjakan di papan tulis. 60  B  75 4. Tujuan pembelajaran : (50%) : (50%) .. Disamping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama proses pembelajaran (berupa kuesioner dan kritik saran dari mahasiswa). keton. 1997. seperti aldehid. C. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. DAFTAR PUSTAKA McMurry. Fundamentals of Organic Chemistry. 40  B  60 6. 2. Monterey. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1.dilakukan secara terbuka dan random (tanpa dibentuk kelompok). J.. Penilaian (student assessment) Bobot penilaian : Ujian tengah semester Ujian akhir semester Konversi nilai : 2.

benzoat KmnO4. membuat aldehid melalui oksidasi alkohol primer. Fehling. Selanjutnya dilakukan reaksi reduksi perak amoniakal. asam sulfat pekat Alat: Labu destilasi.Mengantarkan mahasiswa untuk mengetahui cara pembuatan senyawa karbonil (golongan aldehid dan keton serta golongan asam karboksilat dan turunannya) dan mengetahui sifatsifat kimia kedua golongan senyawa karbonil tersebut. pendamaran alkali. erlenmeyer. Alat: LAB 100 ml. Bila filtrat masih berwarna merah jambu tambahkan NaHSO3 10%. 16. membuat dibenzalaseton dari reaksi kondensasi aldol. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. tabung reaksi. pipet. buku rujukan. refluks 30 menit. cuci dengan air. Reaksi akan berjalan dengan sendirinya dan asetaldehid akan terdestilir. 2 Pembuata Bahan: Benzil n asam alkohol. Tambahkan HCl p Fasilitas Laboratoratoriu m. Kalium bikromat. Tujuan pembelajaran khusus Setelah mengikuti praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu: 12. 14. Jadwal Kegiatan Mingguan Mingg u 1 Topik Pembuata n asetaldehi d Substansi Bahan: Etanol. batu didih. membuat yodoform dari reaksi halogenasi alfa. 13. Na2CO3. . buku petunjuk. + 3 ml benzil alkohol + 5 g KmnO4 + batu didih. Schiff. HCl pekat. NaHSO3. pendingin Liebig. drupple plat. menerangkan sifat-sifat aldehid dan keton. 3. saring. membuat ester dari reaksi antara asam karboksilat dan alkohol dan katalis asam. fenilhidrazon. 2 g Na2CO3 dilarutkan dalam 25 ml air. 17. membuat asam karboksilat melalui oksidasi alkohol primer. Laboratoratoriu m. 15. buku petunjuk. buku rujukan. es. B. Pendingin Metode Kalim bikromat dicampur dengan asam sulfat pekat dalam air dan etanol 96%. adisi natrium bisulfit terhadap beberapa aldehid dan keton.

buku petunjuk. Lapisan ester dipisahkan dan ester yang terlarut dalam air diekstraksi dengan eter dengan terlebih dahulu ditambah larutan NaCl jenuh. alkohol. larutan perak nitrat. 15 g asam asetat. corong pisah. asetat etanol. gelas arloji. 8 g asam sulfat pekat dan batu didih. corong Buchner. labu hisap. gelas arloji. Laboratoratoriu m. Laboratoratoriu m. CaCl2 anhidrat. b. pendingin Allihn. dinginkan dalam wadah berisi es. hingga larutan asam. almari asam. 3 Pembuata Bahan: n etil Asam asetat. ditimbang lalu rekristalisasi dengan air panas. Tambahkan larutan 5% kaporit bertetes-tetes sambil digojog sampai tidak terbentuk endapan lagi. Destilat dinetralkan dengan NaHCO3. Lapisan eter dikeringkan dengan CaCl 2 anhidrat. Ester didestilasi lagi dan ditentukan rendemen dan index biasnya. Dalam LAB 125 ml campurkan 15 g etanol. Liebig. buku petunjuk. dikeringkan. Alat: Labu destilasi. Dalam LAB dimasukkan 6 g KI dan 100 ml akuades dan 2 ml aseton. a. kertas indikator. Alat: LAB. buku rujukan. KI. titik lebur dan cek bentuk kristalnya serta test dengan perak nitrat. kaporit. NaHSO4. H2SO4 p. Ester didestilasi. gelas ukur. NaOH. Kristal ditentukan titik lebur dan perolehan kembalinya. Hitung rendemen. Dalam erlenmeyer dimasukkan 2. kemudian direkristalisasi dengan etanol. buku rujukan. refluks selama 30 menit. pendingin balik. Campuran disaring. 4 Pembuata n Yodoform Bahan: Aseton.5 g I2. Asam benzoat disaring. kertas saring. kristal dicuci dengan akuades. Corong Buchner. I2. lalu didestilasi. . tabung reaksi.Allihn. pemanas air.

Segera encerkan dengan air. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. kemudian setelah selesai praktikum diadakan postest dan pembuatan laporan praktikum. Tambahkan NaOH 8 N bertetes-tetes hingga terbentuk kristal kuning. larutkan 2. Tambahkan ke Erlenmeyer dalamnya 6 ml larutan bertutup. Saring kristal yang terjadi dan cuci dengan air. etanol.5 Pembuata n dibenzalaseton kemudian tambahkan 2. menit. Komponen evaluasi antara lain meliputi pemahaman berupa post test. Tutup corong erlenmeyer dan gojog Buchner. aseton di dalam 25 ml Alat: etanol. buku rujukan. Biarkan 30 menit sambil sesekali digojog kemudian didinginkan dalam rendaman air es. 2. cuci dengan air.5 ml aseton. buku petunjuk. Saring kristal dengan corong Buchner. Kristal dikeringkan dan dihitung rendemennya. Bahan: Di dalam erlenmeyer Benzaldehid. kemudian tentukan titik leburnya. Rekristalisasi dengan etanol. C. laporan dan ujian praktikum. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. Pada akhir praktikum diadakan evaluasi dengan cara ujian tertulis. labu dengan kuat selama 10 hisap.5 g aseton. ml air. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan: Sebelum praktikum dilakukan diskusi/presentasi yang dipandu oleh dosen. benzaldehid dan 1 ml NaOH dan es. Laboratoratoriu m. 10% NaOH dalam 19 gelas ukur. Rekristalisasi yodoform dengan alkohol. Disamping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa .

D. Longman. 50 ≤ C < 60 4. A jika nilai  75 2. London 2. Boston. E ≤ 40 30% 20% 50% Nilai akhir ditentukan sebagai berikut: D.I.Adam R & Johnson. 40 ≤ D < 50 5. 1963. 1978. L.. Third edition. R. The Macmillan Company. 1990: a textbook of Practical Organic Chemistry. Vogel A.diharapkan dapat memantau selama masa praktikum (berupa kuesioner dan kritik-saran dari mahasiswa). USA. 2. Penilaian (student assessment) Aspek penilaian meliputi : Post test Laporan praktikum Ujian praktikum 1. 3. Fifth edition. P. Laboratory Experiments in Organik Chemistry.. New York. Experiments in Organic Chemistry. 60 ≤ B < 75 3.C.Fiesher. J. Health and Company. . DAFTAR PUSTAKA 1.

otot. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari matakuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memahami pengertian Anatomi dan Fisiologi. l. pernafasan dan ginjal. c. Menjelaskan Anatomi dan Fisiologi syaraf otonom i. tulang. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. e. homeostasis dan Sistem Integrasi dan Kerangka referensi studi anatomi (anatomi superfisial dan anatomi sectional). 2. menjelaskan tentang Anatomi dan Fisiologi tulang. Farmakokinetika dan Biofarmasetika 3. Deskripsi singkat matakuliah Anatomi Fisiologi Manusia Matakuliah Anatomi Fisiologi Manusia berisi pokok-pokok bahasan Anatomi dan Fisiologi tubuh manusia yaitu sistem Integumen. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa diharapkan mampu: a. syaraf otonom. darah. pencernaan. syaraf. Selain itu mahasiswa dapat memahami berbagai Anatomi dan Fisiologi Manusia meliputi Anatomi dan Fisiologi sistem Integumen. f. syaraf. jantung. otot. menjelaskan pengertian Anatomi dan Fisiologi Manusia. pembuluh darah. Menjelaskan Anatomi dan Fisiologi otot. pencernaan. Matakuliah ini merupakan dasar dari matakuliah Farmakologi Toksikologi. syaraf otonom. Menjelaskan Anatomi dan Fisiologi sistem endokrin Menjelaskan Anatomi dan Fisiologi Sistem pencernaan Menjelaskan Anatomi dan Fisiologi Sistem Ginjal k. Menjelaskan Anatomi dan Fisiologi pembuluh darah g. pernafasan dan ginjal. j.GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN ANATOMI FISIOLOGI MANUSIA A. menjelaskan tentang Anatomi dan Fisiologi sistem Integumen. b. Menjelaskan Anatomi dan Fisiologi syaraf h. pembuluh darah. tulang. Menjelaskan Anatomi dan Fisiologi Sistem pernafasan . d. Menjelaskan Anatomi dan Fisiologi jantung. jantung.

sel-sel dalam tulang. Presentasi dan LCD Diskusi stuktur tulang) Histologi tulang (matriks tulang. ossifikasi endochondral. kuku) Pengawasan lokal dari fungsi integumen (luka dan penyembuhan luka) Penuaan dan sistem integumen Integrasi dengan sistem lain Klasifikasi tulang (ukuran tulang. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. Jadwal Kegiatan Mingguan Pertemuan Minggu 1 Topik Pengantar Anatomi Fisiologi dan • • • Substansi Pengertian Anatomi dan Fisiologi Homeostasis dan Sistem Integrasi Metode Ceramah dan tanya jawab Fasilitas -WB -LCD Minggu 2 Sistem Integumen • Kerangka referensi studi anatomi (anatomi superfisial dan anatomi sectional) Epidermis (lapisan-lapisan Presentasi dan LCD epidermis. epidermis Diskusi dan vitamin D3.B. warna kulit. sirkulasi dan persyarafan dermis) Lapisan subkutan Struktur aksesori (folikel rambut dan rambut. kelenjar kulit. suplai darah dan persyarafan) • • • • • • • • Minggu 3 Jaringan dan Struktur Tulang • . faktor tumbuh epidermis) Dermis (susunan dermis. tulang kompak dan tulang berongga) Perkembangan dan Pertumbuhan Tulang (Ossifikasi intramembran.

Inhibisi Presinaps dan Fasilitasi. Perubahan dalam Potensial Transmembran. efek nutrisi dan hormon pada tulang. skeleton sebagai cadangan kalsium. Presentasi dan Diskusi Sinaps Kimia) Pemrosesan Informasi (Potensial Postsinaptik. Relaksasi) Mekanika Otot (Energi untuk Aktivitas Otot. penuaan dan sistem tulang) Presentasi dan LCD Jaringan otot dan sistem otot Diskusi Kasus Anatomi Otot Skelet (susunan jaringan penghubung. Kontrol Aktivitas Otot Skelet. Potensial Aksi) Aktivitas Sinaptik (Sinaps Listrik.• Minggu 4 Jaringan Otot • • Sifat dinamis tulang (efek latihan pada tulang. Kecepatan Minggu 6 Jaringan Syaraf • • LCD . penyembuhan patah tulang. mikro anatomi jaringan otot skelet) Kontraksi Otot Skelet (Teori Filament Sliding. pembuluh darah dan syaraf. Performans Otot) Penuaan dan Sistem Otot Integrasi dengan Sistem Lain Jaringan Otot Jantung Jaringan Otot Polos Penelaahan Menyeluruh Sistem Presentasi dan LCD Diskusi Kasus Syaraf Syaraf (struktur klasifikasi syaraf) syaraf dan • • • • • • • • • • Minggu 5 Jaringan Syaraf Neuroglia (Neuroglia SSP dan Neuroglia Sistem Syaraf Perifer) Fisiologi Syaraf (Potensial Transmembran.

Pengawasan Otonom Tingkat Tinggi) Penelaahan Sistem Endokrin Presentasi dan LCD (Struktur Hormon. Timus. Jantung. Aktivasi Simpatis. Aktivasi Syaraf Parasimpatis dan Pelepasan Neurotransmitter) Interaksi antara Syaraf Simpatis dan Syaraf Parasimpatis Integrasi dan Pengawasan Fungsi Otonom (Refleks Visceral. Sel C Kelenjar Tiroid: Kalsitonin) Kelenjar Paratiroid (Sekresi Hormon Paratiroid) Kelenjar Adrenal (Korteks Presentasi dan LCD Diskusi Kasus Adrenal. Ginjal. fungsi umum syaraf parasimpatis.Pembentukan Potensial Aksi) • • • Integrasi dengan Sistem Lain Penelaahan menyeluruh Sistem Presentasi dan LCD Diskusi Kasus Syaraf Otonom Syaraf Simpatis (Ganglia kolateral. Medula Adrenal) Kelenjar Pineal Jaringan Endokrin Sistem Lain (Intestin. Neurotransmitter dan Fungsi Simpatis) Syaraf Parasimpatis (Susunan dan Anatomi syaraf parasimpatis. Fungsi dan Mekanisme Kerja Hormon. Medulla Adrenal. Distribusi dan Diskusi Kasus Transportasi Hormon. Minggu 7 Sistem Syaraf Otonom • • • Minggu 8 Minggu 9 Mid Test Sistem Endokrin • • • • Minggu 10 Sistem Endokrin • • • . Kontrol Aktivitas Endokrin) Kelenjar Pituitari (Pituitari Anterior dan Pituitari Posterior) Kelenjar Tiroid (Folikel Tiroid dan Hormon Tiroid.

Hormon dan Sifat. Anatomi Superfisial Jantung. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Denyut Jantung. Dinding Jantung. Arteri. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Stroke Volume. Jaringan Penghubung dan Tulang Fibrous. Diskusi Kasus Perbedaan antara Arteri dan Vena. Kapiler. Vena. Susunan dan Anatomi Internal. Tekanan Vena danKembalinya darah ke Jantung) Pengaturan ( Autoregulasi Kardiovaskuler Aliran Darah • Minggu 12 Pembuluh Darah Sirkulasi dan • • • . Perubahan Kapiler. Resistensi. Hormon dan Stres. Tekanan Darah Arteri. Distribusi Darah) Fisiologi Kardiovaskuler (Tekanan. Gonad) • Susunan Interaksi Hormon (Hormon dan Pertumbuhan. Penelaahan Tekanan Sirkulasi. Jantung) (Sel-Sel Konduksi. Latihan dan Cardiac Output) Sistem Jantung dan Sistem Kardiovaskuler Anatomi Pembuluh Darah Presentasi dan LCD (Struktur Dinding Pembuluh. Penuaan dan Produksi Hormon) Integrasi dengan Sistem Lain Penelaahan Umum Sistem Presentasi dan LCD Diskusi Kasus Kardiovaskuler Anatomi Jantung (Perikardium.Pankreas. Siklus Minggu 11 Jantung • • • • • Dinamika Jantung (Pengawasan Cardiac Output. Suplai Darah ke Jantung) Denyut Jantung Kontraktil. Sistem Elektrokardiogram.

Hormon dan Pengaturan Jantung) • Pola Respons Kardiovaskuler (Latihan dan Sistem Kardiovaskuler. Otot Laringeal) Trakhea Bronkus Primer Paru-Paru Rongga dan Membran Pleural Fisiologi Pernafasan (Ventilasi Pulmonal. Pengambilan dan Penyaluran Gas) Pengawasan Pernafasan (Pengaturan Lokal Transpor Gas dan Fungsi Alveolar. Sirkulasi Sistemik dan Sirkulasi Fetus) Penuaan dan Sistem Jantung Fungsi Sistem Pernafasan Susunan Sistem Pernafasan Sistem Pernafasan Atas (Hidung dan Rongga Hidung. Pharings) Larings (Kartilago dan Ligamen Larings. Mekanisme Syaraf. Respon Kardiovaskuler terhadap Hemorrhage) Pembuluh Darah (Sirkulasi Pulmonal. Pertukaran Gas pada Membran Respiratori. Pusat Pernafasan di Otak) Penuaan dan Sistem Respirasi Rongga Oral • Minggu 13 Pernafasan • • • • • • • • • • Presentasi dan LCD Diskusi Kasus • Minggu 14 Pencernaan • • Presentasi dan LCD Diskusi Kasus .Dalam Jaringan.

• • • Pharings Esophagus Lambung (Anatomi Lambung. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan . Persyarafan Ginjal. Uretra. Kolon. Refleks Mikturisi dan Urinasi). Rektum. Absorpsi Air. Filtrasi. Integrasi dengan Sistem Lain • • • Minggu 15 Ginjal • • • • • Minggu 16 Final Test 2. Ion dan Vitamin) Presentasi dan LCD Susunan Sistem Ginjal Diskusi Kasus Ginjal (Anatomi Ginjal. Penyimpanan dan Eliminasi Urin (Ureter. Pankreas. Hati. Protein. Pengaturan Aktivitas Gastrik. Pencernaan dan Absorpsi Karbohidrat. Kandung Empedu. Lemak. Histologi Usus Besar. Nefron) Fisiologi Ginjal (Prinsip Dasar Pembentukan Urin. Reabsorpsi dan Sekresi. Suplai Darah ke Ginjal. Fisiologi Usus Besar) Digesti dan Absorpsi (Pemrosesan dan Absorpsi Makanan. Fungsi Vasa Recta) Transpor. Pergerakan Usus. Pencernaan dan Absorpsi dalam Lambung) Usus Halus dan Organ Kelenjarnya (Usus Halus. Kandung Kemih. Koordinasi antara Sekresi dan Absorpsi) Usus Besar (Cecum.

bekerja sama dengan teman satu kelompok. Bentuk diskusi ini bagi mahasiswa akan mampu menganalisis kasus yang diberikan secara kelompok. ketrampilan. Penilaian (assessment) Aspek penilaian meliputi: Aspek Penilaian Pemahaman Kreativitas Leadership Unsur Penilaian Tugas Ujian Mid Semester Ujian Akhir Keaktivan dalam diskusi Kedisiplinan pengumpulan tugas Presentasi Partisipasi di kelas Skor Maks 200 200 300 100 100 100 100 Persentase 14. dan ujian akhir semester. Pelaksanaan diskusi adalah sebagai berikut: Dosen menyiapkan bahan diskusi berupa kasus yang berhubungan dengan SAP.00 9 9 9 9 .00 25. Pemberian tugas mandiri bersifat wajib. Bentuk kegiatan lain. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran.00 25. merangkum pendapat-pendapat yang ada sehingga terjadi satu pemahaman mengenai satu pokok bahasan.Tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut: Dosen menerangkan secara umum intisari mata kuliah dengan alat bantu buku ajar. dan leadership. C. Di samping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama masa perkuliahan (berupa kuesioner dan kritik-saran dari mahasiswa). Komponen pemahaman dan ketrampilan meliputi tugas-tugas yang diberikan setiap pokok bahasan. 2. kreativitas. yaitu presentasi dan diskusi kasus. White Board. maka skor tertinggi diberikan untuk mid dan final test. Laptop dan LCD projector dilanjutkan tanya jawab antara dosen dan mahasiswa. aktif memberikan pendapat (saling memberi masukan) sesuai dengan pokok bahasan sehingga diskusi akan berjalan lancar. dilakukan sebanyak 3 kali dengan tujuan untuk mempersiapkan diskusi kelompok. ujian tengah semester. Komponen evaluasi antara lain meliputi pemahaman. Karena mata kuliah ini merupakan mata kuliah dasar dan memerlukan pemahaman yang intensif.

Silbernagl S and Despopoulus. A.G. Wood. New York 3.P. 4th. San Fransisco 4... Freeman Co. 4th Ed. 4th Ed... M. Taschenatlas der Physiologie. 5th Ed. Fundamentals of Anatomy and Physiology. and Anagnostakos.. Laboratory Textbook of Anatomy and Physiology . 1998. G. DAFTAR PUSTAKA poin (>80%) poin (70 – 80%) poin (60 – 70%) poin (40 – 60%) dianggap Tidak Lulus 100% 1. 5... An Introduction to Cardiovascular Physiology. Prentice Hall. Harper and Row Publ. Ed. Thieme Verlag . Martini. Principles of Anatomy and Physiology. N.J.. New Jersey 2.1200 Hasil akhir ditentukan sebagai berikut: Nilai A untuk ≥ 960 Nilai B untuk 840 – 959 Nilai C untuk 720 – 839 Nilai D untuk 480 – 719 Kurang dari 480 D. Tortora. JR Levick.

.

GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN MIKROBIOLOGI dan VIROLOGI [ 3(1) ] A. termasuk di dalamnya konsep antibiosis dan antisepsis. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari matakuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memahami dan menjelaskan aspek penting ilmu mikrobiologi yang terkait dengan bidang farmasi. sifat pertumbuhan dan mekanisme kontrol pertumbuhan mikroorganisme. tehnik isolasi suatu spesies mikroorganisme dari suatu populasi campuran. 2. virus dan protozoa). prinsip penyakit infeksi dan mekanisme patogenisitas mikroorganisme Setelah mengikuti praktikum mahasiswa diharapkan memahami aspek penting tehnik aseptik dan pemilihan media kultur. Selain itu juga dibahas tentang prinsip dasar penyakit infeksi dan mekanisme patogenisitas mikroorganisme. klasifikasi dan indentifikasi mikroorganisme. identifikasi karakteristik biologis mikroorganisme baik secara mikroskopis dan makroskopis Selain itu juga dilakukan analisis penghitungan cemaran mikroorganisme dalam produk farmasi. pengertian dan prinsip metode klasifikasi dan identifikasi mikroorganisme. karakteristik biologis mikroorganisme (bakteri. pertumbuhan dan kontrol pertumbuhan mikroorganisme. tehnik aseptis dan sterilisasi. studi hubungan filogenetik. pengujian sensitivitas zat-zat antimikroorganisme. pengujian daya dan resistensi zat-zat antimikroorganisme. Pada kegiatan praktikum berisi pokok-pokok bahasan mengenai media kultur. jamur. mekanisme kerja. karakteristik mikroskopik dan makroskopik mikroorganisme. mekanisme kerja dan resistensi zat-zat antimikroorganisme. menjelaskan tehnik dan proses sterilisasi. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. Deskripsi singkat matakuliah Mikrobiologi dan Virologi Matakuliah Mikrobiologi dan Virologi berisi pokok-pokok bahasan mengenai sejarah mikrobiologi dan hubungannya dengan bidang farmasi. mampu melakukan isolasi suatu spesies mikroorganisme dari suatu populasi campuran dan mengidentifikasi karakter biologi mikroorganisme baik secara .

tahapan proses reproduksi fungi (aseksual dan seksual) dan karakteristik tiga filum yang penting di bidang medis 7. menjelaskan pentingnya pH. Memahami definisi taksonomi. biokimia. tekanan osmotik. tipe faga. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa diharapkan mampu: 1. metode hibridisasi asam nukleat. 3. Memahami keterkaitan mikroorganisme dengan kehidupan 2. menyebutkan berbagai macam metode dan media pertumbuhan mikroorganisme 9. fimbriae dan pili. struktur dan fungsi glikokaliks. N. komposisi DNA. membandingkan dan membedakan struktur dinding sel bakteri gram positif dan negatif. Memahami prinsip metode-metode klasifikasi dan identifikasi mikroorganisme (metode pewarnaan. mampu melakukan pengujian sensitivitas zat-zat antimikroorganisme. S dan P) terhadap pertumbuhan mikroorganisme. Selain itu mahasiswa juga diharapkan mampu melakukan. flagela. takson. menjelaskan fungsi endospora dan mekanisme pembentukan sampai germinasi. membedakan sifat motilitas bakteri. Menjelaskan karakteristik fungi. filamen aksial. Menjelaskan aspek penting sejarah mikrobiologi dan keterkaitannya dengan bidang farmasi dan kedokteran 3. Menjelaskan stuktur dasar sel bakteri. arkaea dan eukarya. siklus litik dari T-even bacteriophage dan siklus lisogenik dari bacteriophage lambda 8. sidik jari DNA dan PCR) 5. membandingkan setiap fase pertumbuhan mikroorganisme dan menjelaskan . kegunaan elemen-elemen (unsur C. Membedakan karakteristik virus dari bakteri. serologi. menjelaskan cara pengawetan mikroorganisme. arkaea dan mikoplasma. prokariotik dan virus 4. menjelaskan sistem tata nama ilmiah dan membedakan spesies eukariotik. flowcytometry. Mengklasifikasikan mikroorganisme ke dalam lima kelompok berdasarkan temperatur hidupnya dan keperluan akan oksigen. Mendefinisikan koloni. menjelaskan struktur kimia dan fungsi plasma membran sel prokariotik 6. bakteri tahan asam. menghitung dan menganalisis cemaran mikroorganisme dalam produk farmasi. filogeni dan menjelaskan karakteristik domain bakteria. profil asam lemak.mikroskopis maupun makroskopis. menjelaskan struktur virus.

Mendefinisikan dengan waktu generasi. sumber-sumber infeksi (manusia.hubungannya 10. menjelaskan mekanisme aksi dan penggunaan disinfektan kimia 11. Mendefinisikan mikrobiota normal dan transient. menjelaskan cara pencegahan infeksi nosokomial di rumah sakit 14. menjelaskan host yang compromised. Menjelaskan terminologi yang berhubungan lima mekanisme dengan aksi obat-obat obat-obat antimikroorganisme. menjelaskan penetrasi bakteri ke dalam sitoskeleton sel host. menjelaskan pengendalian pertumbuhan mikroorganisme baik secara fisik maupun kimia. hewan dan benda tidak hidup). menjelaskan postulat Koch. Mengenal karakter biologis mikroorganisme (bakteri dan jamur) baik secara mikroskopis (struktur. Mengenali jalur masuk keluarnya mikroorganisme dari host. menyebutkan beberapa metode transmisi penyakit di rumah sakit. bentuk. Mendefinisikan infeksi nosokomial. menjelaskan cara perlekatan mikroorganisme terhadap sel host. faktor-faktor yang menyebabkan seseorang menjadi rentan terhadap penyakit. mahasiswa diharapkan mampu: 1. membedakan efek eksotoksin dan endotoksin Setelah mengikuti praktikum. metode transmisi suatu penyakit 13. ukuran. mikroorganisme opportunistik. komponen kapsul dan dinding sel yang berkontribusi terhadap patogenisitas. motilitas) maupun makroskopis (morfologi koloni) . menjelaskan mekanisme resistensi obat 12. Menjelaskan prinsip pembuatan dan pemilihan media biakan 3. Mengetahui dan melakukan tehnik aseptik dengan baik 2. Mampu melakukan tehnik isolasi dengan metode streak plate atau pour plate 6. Menjelaskan tehnik dan proses sterilisasi panas (oven dan autoclave) 4. dan menjelaskan kontrol metode-metode pertumbuhan pengukuran pertumbuhan sel mikroorganisme beberapa terminologi mengenai mikroorganisme. menjelaskan metode-metode uji daya antimikroorganisme. perusakan langsung dan membandingkan toksin yang dihasilkan. hialuronidase dan kolagenase. kinase. Mampu menggunan mikroskop cahaya dengan baik 5. menjelaskan antimikroorganisme. membandingkan efek koagulase.

Melakukan pengujian. Jadwal Kegiatan Mingguan Perkuliahan Pertemuan Minggu 1 Topik Pendahuluan Peletak batu pertama mikrobiologi Substansi • • • • • Metode Fasilitas Jaman keemasan • ilmu mikrobiologi Kemoterapi modern pertama Perkembangan mikrobiologi modern Peranan mikroorganisme bagi kesejahteraan manusia Minggu 2 dan 3 • • • • • • • • • • • • Mikroorganisme di dalam kehidupan Ceramah -WB dan tanya -LCD Jenis-jenis mikroorganisme jawab Observasi Hooke dan Leeuwenhoek Debat teori abiogenesis dan biogenesis Percobaan oleh Redi. Klasifikasi Chatton. Spallanzani dan Pasteur Penemuan disinfektan pertama oleh Lister Penemuan teori penyakit oleh Koch Penemuan vaksin pertama oleh Jenner Penemuan kemoterapi oleh Erlich Penemuan antibiotik oleh Fleming Munculnya cabang ilmu mikrobiologi (bakteriologi. tahan asam. Whittaker dan Woese mikroorganisme • Sistem tiga domain (arkaea. 9. penghitungan dan analisis cemaran mikroorganisme dalam produk farmasi dengan metode angka lempeng total dan Jumlah Perkiraan Terdekat (JPT). mikologi. imunologi. bakteria . Melakukan pengujian sensitivitas zat-zat antimikroba dengan metode difusi agar dan koefisien fenol B. von Nageli.7. parasitologi. Melakukan identifikasi mikroorganisme dengan metode pewarnaan (gram. dan virologi) Teknologi DNA Rekombinan Daur ulang elemen vital Bioremediasi Kontrol hama Flora normal (mikrobiota) Bidang kedokteran Bidang farmasi Studi hubungan • Definisi taksonnomi. takson dan Ceramah -WB filogenetik dan tanya -LCD filogeni • Sejarah pengklasifikasian yang jawab dilakukan Linnaeus. Needham. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. spora) maupun uji biokimia 8.

retikulum endoplasma. bentuk dan susunan sel Ceramah. granula sulfur. magnetosom) dan endospora) Flagela. flagela (motilitas). granula polisakarida. kloroplas. mekanisme pewarnaan) Struktur dalam dari dinding sel bakteri (sitoplasma. filamen aksial. eukariotik dan virus Karakteristik morfologi Pewarnaan diferensial Test biokimia Serologi Tipe faga Profil asam lemak Flow cytometry Komposisi basa DNA dan sidik jari DNA Penentuan urutan RNA ribosom PCR Hibridisasi asam nukleat Ukuran. inklusi lipid. nukleoid. kompleks golgi. karboksisom. fimbriae dan pili) Struktur dinding sel bakteri (komposisi. karakteristik. lisosom. peroksisom dan sentrosom) Struktur vegetatif (khamir. -WB diskusi dan -LCD bakteri Struktur luar dari dinding sel bakteri tanya jawab (glikokaliks.Metode klasifikasi dan identifikasi • • • • • • • • • • • • • • dan eukarya) Sistem tata nama ilmiah Hirarki taksonomi Klasifikasi prokariotik. mitokondria. vakuola. -WB diskusi dan -LCD dan cendawan) tanya jawab Fungi dimorfik Spora seksual Spora aseksual Kebutuhan nutrisi fungi Zygomycota Ascomycota Basidiomycota Minggu 3 dan 4 Sel prokariotik • • • • Sel eukariotik • • • Minggu 5 Karakteristik fungi Siklus hidup fungi Filum fungi dalam bidang kesehatan • • • • • • • • . benda inklusi (granula metakromatik. ribosom. dinding sel dan glikokaliks Membran sitoplasma Organel (nukleus. kapang Ceramah.

fase stasioner dan mikroba fase kematian) • Waktu generasi • Hitungan mikroskopik • Metode ALT (Plate count) Metode • Metode MPN (Most Probable pengukuran Number) pertumbuhan sel • Filtrasi mikroba • Turbidity Terminologi kontrol mikroba • • • Penyakit yang disebabkan fungi Bidang famasi. -WB diskusi dan -LCD • Ukuran virus Struktur virus tanya jawab • Asam nukleat virus • Kapsid dan selubung virus • Morfologi umum (virus helikal. -WB pertumbuhan diskusi dan -LCD • pH mikroba tanya jawab • Tekanan osmotik • Karbon Persyaratan kimia • Nitrogen. -WB antiseptik. virus Multiplikasi kompleks) bakteriofage • Siklus litik dari T-even bacteriophage • Siklus lisogenik dari bacteriophage lambda Persyaratan fisik • Temperatur Ceramah. sulfur dan fosfor pertumbuhan • Trace element mikroba • Oksigen • Organic growth f actor • Chemically defined media • Media kompleks Media kultur • Media dan metode pertumbuhan anaerob • Tehnik kultur khusus (candle jar) • Media selektif dan diferensial • Media pengkaya • Definisi koloni dan isolasi Kultur murni • Macam metode isolasi • Morfologi makroskopik pada beberapa media Pengawetan • Deep freezing mikroba • Lyophilization (freeze drying) • Fase pertumbuhan mikroba (fase lag. diskusi dan -LCD .Minggu 5 dan 6 Efek fungi bagi manusia Karakteristik virus • Host dari virus Ceramah. komersial Ceramah. disinfeksi. Pertumbuhan fase eksponensial. virus polihedral. sterilisasi. virus berselubung. pertanian dan industri Minggu 6 dan 7 Minggu 8 Definisi sterilisasi.

Mekanisme silinder cup dan sumuran agar) resistensi obat • Metode dilusi (MIC dan MBC) • Penghancuran / inaktivasi obat oleh enzim mikroba • Pencegahan penetrasi obat ke target spesifik mikroba • Mengubah target spesifik obat • Pemompaan obat ke luar dari mikroba sebelum obat aktif Pengertian • Patologi.Minggu 9 dan 10 Minggu 11 Cara fisik degermining. Mekanisme aksi baktersidal. halogen. amonium kuartener. logam berat dan komponennya. alkohol. surfaktan. -WB diskusi dan -LCD tanya jawab Ceramah. sanitasi pengendalian • Pemanasan (panas kering dan panas pertumbuhan basah) mikroba • Pasteurisasi • Filtrasi • Penurunan temperatur • Desikasi • Tekanan osmotik • Radiasi (radiasi terionisasi dan tidak terionisasi) Cara kimia • Prinsip disinfektan yang efektif pengendalian • Cara evaluasi disinfektan pertumbuhan • Tipe disinfektan (bisphenol.• Definisi antibiotik. bakteriostatik obat antimikroba • Penghambatan sintesis dinding sel • Penghambatan sintesis protein • Penghambatan sintesis asam nukleat • Kerusakan membran plasma Metode uji daya • Penghambatan sintesis metabolit antimikroba esensial • Metode difusi (cakram kertas. -WB diskusi dan -LCD tanya jawab . antibiotik obat antimikroba spektrum luas dan sempit. antibiotik dan aldehid) Terminologi obat. infeksi dan penyakit definisi • Hubungan mikrobiota normal dan Mikrobiota host normal • Mikroorganisme opportunistik • Postulat Koch Etiologi penyakit • Perkecualian postulat Koch infeksi • Tingkat keparahan atau durasi suatu penyakit Klasifikasi • Perluasan suatu penyakit penyakit infeksi (berdasarkan tubuh host yang terkena) Pola suatu • Faktor yang menyebabkan kerentanan penyakit suatu penyakit tanya jawab Ceramah. mikroba biguanida.

and grading system .General rules working in the microbiology laboratory .Overview of the growth media and sterilization process .Explain the goals. kulit. Jadwal Kegiatan Mingguan Praktikum Weeks 1 Laboratory Course Topics . course topics content. diskusi dan tanya jawab 2. -WB 12 dan mikroba ke dalam diskusi dan -LCD mukosa.Aseptic technique and transfer of the microorganisms Introduction to the microscope Comparison of sizes and shapes of living microorganisms Motility of the bacteria Gram staining 2 3 4 Acid-fast and endospore (spore) staining Microscopic identification of fungi . spesifik untuk mikroorganisme patogen pada manusia) Penyakit mikroba pada mata dan kulit Penyakit mikroba pada sistem saraf Penyakit mikroba pada kardiovaskular dan sistem limfatik • Penyakit mikroba pada sistem respirasi • Penyakit mikroba pada sistem pencernaan • Penyakit mikroba pada sistem urinary dan sistem reproduksi • • • Ceramah.Penyebaran suatu infeksi Infeksi nosokomial • • • • • • • Perkembangan penyakit Sumber-sumber infeksi Transmisi suatu penyakit Mikroorganisme di rumah sakit Host yang compromised Rantai transmisi infeksi nosokomial Kontrol infeksi nosokomial Minggu Masuknya • Jalur masuk mikroba (membran Ceramah. rute parenteral) 13 host tanya jawab • Jumlah mikroba yang menginvasi • Perlekatan Penetrasi mikroba • Kapsula patogen ke dalam • Komponen dinding sel pertahanan host • Enzim • Penetrasi ke dalam sitoskeleton host Perusakan sel host • Nutrisi host oleh mikroba • Perusakan langsung • Produksi toksin (eksotoksin dan endotoksin) Minggu 14 Penyakit infeksi (topik terpilih. -WB Presentasi -LCD topik terpilih.

Pemberian tugas mandiri bersifat wajib. Handout sudah dibagikan satu minggu sebelumnya.MID SEMESTER EXAMINATION --.Disinfectant test (Phenol coefficient) Discussion of factors influence the microbial growth Discussion of the test for microbial susceptibility chemotherapeutic agents --. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN . White Board. Selama proses menerangkan. osmotic pressure and oligodynamic action) Enumeration of microorganisms (Total Plate Count) Enumeration of coliform bacteria (Most Probable Number) .Examination of macroscopic colony morphology Discussion of Gram. Bentuk kegiatan lain.Test for microbial susceptibility to chemotherapeutic agents (diffusion method) . mahasiswa diperkenankan untuk bertanya. Tugas mandiri akan dipresentasikan di akhir pertemuan. komputer dan LCD projector dilanjutkan tanya jawab antara dosen dan mahasiswa. yaitu pemberian tugas mandiri berupa pembuatan makalah dan dipresentasikan.Factors influence the microbial growth (temperature.5 . dilakukan sebanyak 1 kali dengan tujuan untuk mempersiapkan presentasi dan diskusi kelompok.Obtaining pure cultures (isolation) from a mixed population (Streak Plate Method) . ditetapkan di awal perkuliahan dengan topik yang berbeda-beda disesuaikan dengan pokok bahasan. Acid-fast and endospore (spore) staining Discussion of microscopic identification of fungi --. C. Mahasiswa diharapkan sudah menyerahkan makalah paling lambat satu minggu sebelum presentasi berlangsung. Pertanyaan tersebut didiskusikan bersama dan ditarik suatu kesimpulan.END SEMESTER EXAMINATION --to 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut: Dosen menerangkan dengan alat bantu buku ajar.Identification of bacteria through biochemical testing .

Komponen evaluasi antara lain meliputi pemahaman.1. ketrampilan. Monitoring dan umpan balik dari mahasiswa dilakukan melalui penyebaran kuisioner dan permintaan saran langsung kepada mahasiswa. Skor tertinggi pada tingkat pemahaman. kreativitas. ujian tengah semester dan ujian akhir semester. Penilaian (assessment) Aspek penilaian meliputi: Aspek Penilaian Pemahaman ketrampilan Kreativitas Leadership Unsur Penilaian Tugas Ujian Mid Semester Ujian Akhir Keaktifan dalam diskusi Penelusuran literatur dan pembuatan makalah Kedisiplinan dalam kuliah dan pengumpulan tugas Presentasi Partisipasi di kelas Skor Maks 100 100 100 100 100 100 100 100 1200 Persentase 15% 25% 35% 5% 5% 5% 5% 5% 100 Jumlah Hasil akhir ditentukan sebagai berikut: Penilaian disesuaikan dengan buku pedoman akademik . 2. dan leadership. Penilaian dilakukan pada setiap pertemuan. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran.

Hugo and Russell’s: Pharmaceutical Microbiology. Germany . Microbiology an Introduction. 2004. An imprint of Addison Wesley. Bauman BR. Anonim. Case CL. USA 3. Pearson Education Inc. Oetari A. Pearson Benjamin Cumming. Funke BR. Merck Microbiology Manual.D. Microbiology with Disease by Taxonomy. Benjamin Cummings. Denyer SP. 7th edition. Madigan MT. Longman Inc.. 1st edition. Indonesia 6. San Francisco. 12th ed. Gorman SP. Hodges NA. Gandjar I. 2006.. Sjamsuridzal W. Mikologi Dasar dan Terapan. Darmstadt. 2007. 11th edition. Martinko JM. USA (BUKU ACUAN) 2. 2007. 2005. USA 5. Brock Biology of Microorganisms. Merck KGaA. 2nd edition. Jakarta. 2006. DAFTAR PUSTAKA 1. Tortora GJ. Machunis-Masuoka E. Yayasan Obor Indonesia. 7th edition. Tizard I. Blackwell Science 4.

temperatur waktu elusi. ir. volumetri dan gravimetri. Deskripsi Singkat Mata Kuliah Membicarakan metode analisis baik kualitatif maupun kuantitatif dengan mengaitkan terjadinya interaksi radiasi elektromagnetik dengan molekul menggunakan instrumentasi seperti spektrometri (uv-vis. Tujuan Instruksional Khusus Agar mahasiswa mampu :  Menganalisa satuan-satuan bagian metode analisa zat kimia untuk diterapkan pada penyusunan dan mampu menjelaskan pemakaian bobot jenis. dan suhu lebur. zat yang akan dipisahkan)  Menganalisa fungsi tiap tahap dalam proses kromatografi (penyiapan. adsorben. Rf.GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN KIMIA ANALISIS A.  Menjelaskan hubungan antara berbagai faktor yang berhubungan dengan kromatografi (jenis fase diam. efisien kolom. coulometri dan polarografi). ukuran partikel. dan mengidentifikasi  Memilih metode yang sesuai untuk mengidentifikasi unsur kimia. pemisahan senyawa dari campurannya menggunakan sistem kromatografi (gas. 2. kecepatan aliran. fase gerak. 3. untuk memisahkan . deteksi). fase gerak. volumetri dan gravimetri. cair kinerja tinggi) dan analisis elektrokimia (potensiometri.  Menerapkan pengetahuan tentang sifat-sifat reaksi ion. koefisien resolusi dan dapat mengatur faktor-faktor tertentu untuk mencapai hasil kromatografi yang sesuai . RENCANA PEMBELAJARAN 1. fluoro). indeks bias. gugus fungsional yang ada  Menjelaskan berbagai mekanisme pemisahan secara kromatografi dan dapat menganalisa fungsi dan peranan dari tiap komponen dalam sistim kromatografi (fase diam. elusi. tr. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat :menguasai berbagai metode analisis menggunakan instrumentasi. membedakan.

Pelaksanaan Pembelajaran 1.dengan tujuannya  Memahami dan menjelaskan metode analisis kuantitatif konvensional dan modern serta sumber-sumber kesalahan dalam analisis       Menjelaskan teori titrasi asam basa. serta mampu memahami teori dasar analisis fisiko kimia. serta penerapannya. gugusan. pemakaian Tanya jawab OHP bobot jenis. indeks bias. LCD Agar mahasiswa mampu : Colaboration Menjelaskan pengaruh pada tiap tahap Learning prosedur identifikasi kation dan anion dari senyawa anorganik WB OHP LCD WB OHP LCD Minggu 2 Minggu 3 Identifikasi Agar mahasiswa mampu : Colaboration unsur logam dan Memilih metode yang sesuai umtuk Learning non logam mengidentifikasi unsur kimia . instrumentasi dan aplikasinya untuk analisis senyawa kimia B. dan analisis penerapan kadarnya Menjelaskan teori titrasi kompleksometri dan argentometri. teori dan aplikasi analisis kuantitatif secara KCKT dan kromato grafi gas-cair. unsur. Jadwal Kegiatan Mingguan 1.1 Perkuliahan Pertemuan Topik Minggu 1 Pendahuluan dan pembandingan sifat-sifat zat Identifikasi ion Substansi Metode Fasilitas Agar mahasiswa mampu : Ceramah dan WB Pembandingan sifat-sifat zat. dan suhu lebur. anion. Menjelaskan teori titrasi redoks serta penerapannya Menjelaskan teori titrasi nitrimetris serta penerapannya Menjelaskan teori metode gravimetri dan penerapnnya Menjelaskan prinsip metode kromatografi.  Mahasiswa mampu menganalisa zat anorganik berupa kation. bebas air.

dan sublimasi Agar mahasiswa mampu : Colaboration a)Menjelaskan berbagai mekanisme Learning. dan Learning. ukuran partikel. waktu elusi. pemisahan secara kromatografi dan Diskusi dapat menganalisa fungsi dan peranan dari tiap komponen dalam sistem kromatografi (fase diam. fase gerak. Teori titrasi Agar mahasiswa mampu : Colaboration asam-basa dan Memahami dan menjelaskan teori titrasi Learning titrasi bebas air asam-basa dan penerapannya dalam penetapan kadar bahan Teori titrasi Agar mahasiswa mampu : Colaboration pengendapan Memahami dan menjelaskan teori titrasi Learning argentometri cara Mohr. adsorben. serimetri. asam. fase gerak. titrimetri. dan zat yang akan dipisahkan) b) Menjelaskan hubungan antara berbagai faktor yang berhubungan dengan kromatografi (jenis fase diam. serta penerapannya. Agar mahasiswa mampu : Colaboration Memahami dan menjelaskan teori titrasi Learning redoks permanganometri. Fayans. dan karbohidrat) Agar mahasiswa mampu : Colaboration Memilih metode yang sesuai untuk Learning memisahkan komponen tertentu dari campuran zat kimia yang diberikan dengan pengendapan. fenol. dan tr) Minggu 5 Minggu 6 Kromatografi WB OHP LCD Ujian Minggu 7 Metode Analisis Agar mahasiswa mampu : Orientasi. Kuantitatif Memahami dan menjelaskan berbagai Colaboration metode analisis kuantitatif. gravimetri. destilasi.Pertemuan Topik Minggu 4 Identifikasi gugus fungsionsl Cara-cara pemisahan Substansi Metode Fasilitas WB OHP LCD WB OHP LCD Agar mahasiswa mampu : Colaboration Mengidentifikasi gugus funsional dalam Learning zat kimia yang diberikan (alkohol. dan iodi/ iodometri Agar mahasiswa mampu : Problem Memahami dasar-dasar teori pengendapan Learning dan isolasi secara kuantitatif metode garvimetri dan melakukan penetapan kadar zat uji atau sampel WB OHP LCD WB OHP LCD WB OHP LCD WB OHP LCD Minggu 8 Minggu 9 Minggu 10 Titrasi redoks Minggu 11 Gravimetri Base WB OHP LCD . kecepatan aliran. Rf. Volhard. temperatur.

Kromatografi Gas d. Metode KCKT c.Pertemuan Topik Substansi Metode Fasilitas WB OHP LCD Minggu 12 a) Analisis Agar mahasiswa mampu : Colaboration spektrofotome c) Memahami teori dasar reaksi REM Learning tri IR dan sinar dan senyawa organik.Hal-hal yang mempengaruhi serapan Agar mahasiswa mampu : Colaboration f)Menjelaskan interaksi REM dengan Learning molekul sehingga terjadi eksitasi g) Menjelaskan terjadinya serapan dan cara menghitung serapan h) Menyiapakan sampel dan menganalisis secara kuantitatif Agar mahasiswa mampu : Colaboration i) Menjelaskan mekanisme serapan atom Learning dan instrumentasi alat j) Memilih metode kromatografi . Jenis kromatografi b. Minggu 13 Analisis spektrofotome tri uv-vis .Menentukan kadar zat dalam sampel WB OHP LCD Minggu 14 Kromatografi a. Analisis kuantitatif Minggu 15 Ujian WB OHP LCD . Hukum Hooked X dan menghitung bilangan suatu gugus b) Faktor-faktor fungsi yang d) Menggambarkan spektrum IR suatu mempengaruhi senyawa organik berdasarkan data vibrasi bilangan gelombang yang ada pada tabel e) Menghitung IDH suatu senyawa organik dan meramalkan jenis ikatan rangkap yang dimiliki senyawa tersebut.

dan laporan alat Kromatografi Agar mahasiswa mampu : Kertas. dan penetapan kadar bahan uji Agar mahasiswa mampu : Orientasi. Alatspektrofotometri menginterpretasikan spektrum serapan IR praktikum dan gelas alat alat . potensiometri. asam. laporan instrumentasi Analisa Unsur Agar mahasiswa mampu : Orientasi.Kol Memilih metode yang sesuai untuk om. Alat-alat gelas dan anion Mendemonstrasikan alat-alat laboratorium praktikum. dan gelas karbohidrat mengidentifikasi gugus zat kimia yang laporan diberikan (alcohol. dan Memilih metode yang sesuai umtuk praktikum. asam. dan iodatometri alat Minggu 8 alat Minggu 9 Titrasi redoks alat Minggu 10 Titrasi nitrimetri Agar mahasiswa mampu : Orientasi. dan Karl Fischer Agar mahasiswa mampu : Orientasi. laporan Minggu 11 Analisis Agar mahasiswa mampu Orientasi.TLC. laporan Titrasi pengendapan Agar mahasiswa mampu : Orientasi. AlatMemahami dan menerapkan teori praktikum dan gelas nitrimetri untuk penetapan kadar zat. Alatfenol. Orientasi. Praktikum Pertemuan Topik Minggu 1 Substansi Metode Fasilitas Analisa kation Agar mahasiswa mampu : Orientasi. Alat-alat gelas Menjelaskan pengaruh pada tiap tahap praktikum.Budde. dan prosedur identifikasi kation dan anion dari laporan senyawa anorganik alat Minggu 2 Minggu 3 Analisa gugus Agar mahasiswa mampu : Orientasi.basa dalam penetapan praktikum dan gelas bebas air kadar bahan uji asam-basa. praktikum. karbo hidrat) Pemisahan destilasi Minggu 4 Minggu 5 Agar mahasiswa mampu menyusun alat Praktikum dan Alat-alat gelas destilasi sederhana dan destilasi uap. Mohr. dan dan untuk mencapai tujuan khusus. memisahkan komponen tertentu dari campuran zat kimia yang diberikan Ujian Ujian Minggu 6 Analisis secara polarografi. iodo. AlatMemahami dan menjelaskan prinsip praktikum dan gelas titrasi Argento cara Volhard. dan Karl laporan Fischer untuk analisa kuantitatif Minggu 7 Titrasi asam Agar mahasiswa mampu : menerapkan Orientasi.dan titrasi teori konsep asam.1. 2. fenol. serimetri. AlatMenerapkan dalam penetapan kadar praktikum dan gelas bahan uji secara metode laporan permanganometri. Alatbasa. laporan Fayans. iodi. AlatMemahami instrumentasi dan aplikasi praktikum dan gelas polarografi. potensiometri. laporan Praktikum dan Alat-alat laporan. gelas.

dan cara menghitung kadar. laporan (KCKT) dan analisis kuantitatif Minggu 14 Kro matografi Mahasiswa mampu menyusun konfigurasi Orientasi. Pemaparan dan diskusi hasil percobaan dalam praktikum yang telah dilakukan Based Learning Pemberian tugas mandiri bersifat wajib. Tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut : Dosen menerangkan dengan alat Bantu buku ajar. Metode Pembelajaran dan bentuk kegiatan a. merangkum pendapat-pendapat yang ada seshingga terjadi satu pemahaman mengenai satu pokok bahasan. OHP.k aktif memberikan mendapat (saling memberi masukan) sesuai dengan pokok bahasan sehingga diskusi akan berjalan lancea. Laptop dan LCD projector. alat Minggu 12 Analisis Mahasiswa mampu menjelaskan hal-hal Orientasi. laporan Minggu 15 UJIAN 2. alat alat C. . AlatCair Kinerja detektor. laporan Minggu 13 Kromatografi Mahasiswa mampu memilih jenis kolom. b. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN . alat untuk tujuan kuantitatif dalam praktikum dan gelas perhitungan kadar. c.Pertemuan Topik IR dan sinar X Substansi Metode Fasilitas untuk mengetahui rumus bangun senyawa laporan organik. dan cara perhitungan praktikum dan gelas Tinggi kadar. Alatspektrofotometri yang mempengaruhi serapan. dilanjutkan Tanya jawab antara mahasiswa dan dosen. Tugas/praktikum analisis unsur. Bentuk diskusi ini bagai mahasiswa akan mampu menganalisis bahan yang diberikan secara kelompok. Orientasi. Pelaksanaan diskusi adalah sebagai berikut : Dosen menyiapkan bahan diskusi yang diambil dati tugas mandiri yang diberikan dan yang telah diperiksa. menggunakan metode analisis yang sesuai berdasarkan hasil diskusi kelompok yang telah dilakukan. Pemberian tugas mandiri dan diskusi dalam bentuk Collaborative Learning dan Problem kelompok. pemisahan. bekerja sama dengan teman satu kelompo. White Board. penyiapan praktikum dan gelas uv-vis sampel. d. AlatGas(KG). fase gerak. dengan tujuan mempersiapkan diskusi dilakukan sedikitnya satu kali.

Springer Verlag. kreativitas. Komponen evaluasi antara lain meliputi pemahaman. keterampilan.F. 3.33 100 . Herman J. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat dikukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran.R.67 16.33 8. Berlin 196 Skor Maks 200 200 300 100 100 100 100 100 1200 Presentase 16. Thin layer Chromatography.33 8. Komponen pemahaman dan keterampilan meliputi tugas-tugas yang diberikan setiap pokok bahasan. DAFTAR PUSTAKA 1. A Text Book of quality in Organic analysis Analisis Farmasi. Vogel. Terj M.33 8. 2nd ed.33 8. dan kritik-saran dari mahasiswa). Disamping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama masa perkuliahan/praktikum (berupa kuesioner. ujian tengan semester. dan leadership. pre-test dan post-test praktikum. 2.00 8. maka skor tertinggi diberikan untuk poin tugas-tugas. Penilaian (Assesment) Aspek pemilaian meliputi : Aspek penilaian Unsur Penilaian Pemaham keterampilan Tugas mandiri Ujian Tengah Semester Ujian Akhir Semester Kreativitas Kreativitas dalam diskusi Membuat resume Leadership Kedisiplinan pengumpulan tugas Presentasi Partisipasi di kelas Jumlah Hasil akhir ditentukan sebagai berikut : Nilai A untuk > 960 poin (> 80%) Nilai B untuk 840 -959 poin ( 70 – 80%) Nilai C untuk 720 – 839 poin (60 – 70%) Nilai D untuk 480 – 719 poin (40 – 60%) Kurang dari 480 dianggap tidak lengkap/tidak lulus.17 25. Stahlled.ashworth. Karena mata kuliah ini merupakan mata kuliah keahlian dan memerlukan latihan/praktikum yang intensif.1. D. dan ujian-akhir semester. A laboratory Handbook. 2. Roth Gottfried Blaschke E.

Skoog DA. Weinhein. dsb) E Lederer & M Lederer. Principles of Instrumental Analysis 4th ed. 7. USP. 5. 6. Instrumental method of analysis 7th . Farmakope (FI-III. Verlag Chemic. FI-IV. BP.4. 1968. Chromatography a review of principle and Aplications 2nd ed. Willard.

bentukbentuk partikel. d. g. menjelaskan tentang tegangan permukaan dan antar-muka serta hal-hal yang berkaitan dengan fenomena permukaan. emulsi. prosedur dan peralatan yang digunakan pada percobaan difusi dan proses disolusi obat. Deskripsi singkat matakuliah Farmasi Fisika Matakuliah Farmasi Fisika berisi pokok-pokok bahasan konsep dasar sifat fisikokimia molekul obat. kinetika dan orde reaksi. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa diharapkan mampu: a. menjelaskan tentang terjadinya difusi. sifat-sifat fisika senyawa obat berbentuk serbuk. dispersi padat). menjelaskan tentang viskositas. c. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari matakuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memahami fenomena fisika molekul obat dan eksipien untuk diaplikasikan pada pengembangan formulasi dan pembuatan sediaan farmasi. menjelaskan tentang interaksi antara pelarut dan zat terlarut serta fenomena lain kelarutan. pengertian tentang fenomena antar permukaan dan penentuan tegangan permukaan. pengertian rheologi dan viskositas serta hubungannya dalam farmasi. difusi dan disolusi. luas permukaan partikel. e. mikromeritik. fluiditas. menjelaskan tentang pentingnya uji stabilitas suatu zat dan sediaan farmasi. stabilitas (fungsi dan cara penentuannya). menjelaskan tentang ukuran partikel dan distribusi ukuran partikel. serta faktor-faktor apa saja yang mempengaruhinya. 2. kelarutan dan faktor yang mempengaruhinya. rheologi.GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN FARMASI FISIKA A. menjelaskan tentang usaha-usaha untuk meningkatkan kelarutan suatu zat yang digunakan dalam bidang farmasi. sistem dispersi (koloid. dll. viskoelastisitas. . b. suspensi. 3. sifat aliran. f.

tentang definisi sistem dispersi dan jenis-jenis i. hukum Ficks kedua Ceramah dan tanya jawab Minggu 2 Larutan dan Kelarutan (1) Minggu 3 Larutan Dan Kelarutan (2) Minggu 4 Stabilitas (1) Minggu 5 Stabilitas (2) Minggu 6 Difusi dan Disolusi (1) Minggu 7 Difusi dan Disolusi (2) Minggu 8 Fenomena antar permukaan (1) -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD . analisis stabilitas dipercepat. perhitungan usia simpan Ceramah dan Difusi keadaan tunak. faktor yang tanya jawab mempengaruhi laju reaksi penguraian obat dalam larutan (suhu. isohidris Ceramah dan Orde dan laju reaksi. pelarut. kelarutan gas dalam zat cair. kelariutan zat padat dalam zat cair Usaha untuk meningkatkan kelarutan. B. tanya jawab sifat koligatif larutan. termodinamika difusi. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 4.h. Menjelaskan secara rinci sistem dispersi. reaksi penguraian obat dan usaha stabilisasi. Jadwal Kegiatan Mingguan Pertemuan Minggu 1 Topik Pendahuluan Substansi Metode Fasilitas -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD Fenomena fisika molekul obat dan Ceramah dan eksipien untuk diaplikasikan pada tanya jawab pengembangan formulasi dan pembuatan sediaan farmasi Interaksi bahan pelarut dan zat Ceramah dan terlarut. tanya jawab kelarutan zat cair dalam zat cair. Ceramah dan distribusi zat terlarut dalam pelarut. tetapan dielektrik) Ceramah dan Faktor yang mempengaruhi kecepatan tanya jawab reaksi obat dalam larutan. prosedur dan tanya jawab peralatan uji disolusi dan pelepasan obat Ceramah dan tanya jawab Prinsip difusi dalam sistem biologi. isotonis.. menjelaskan dasar dasar kristalografi di bidang farmasi.

dan solubilisasi tanya jawab Sistem dispersi suspensi -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD Minggu 12 -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD Minggu 13 Minggu 14 Sistem dispersi emulsi Sifat antar permukaan partikel tersus. penentuan sifat rheologi. OHP. bentuk partikel dan luas permukaan. Pemberian tugas mandiri bersifat wajib. evaluasi stabilitas fisika emulsi 5. sistem suspensi terflokulasi tanya jawab dan deflokulasi. Laptop dan LCD projector dilanjutkan tanya jawab antara dosen dan mahasiswa. Ceramah dan aplikasi bahan aktif permukaan. aplikasi reologi tanya jawab dalam farmasi Ukuran partikel dan distribusi ukuran partikel. White Board. sifat optik. sifat Ceramah dan turunan serbuk tanya jawab Sistem dispersi koloidal Jenis sistem dispersi koloidal. stabilitas fisika emulsi. Ceramah dan viskoelastisitas. Bentuk kegiatan lain. ukuran pori. metode untuk mengukur ukuran partikel.Ceramah dan pensi. sifat tanya jawab elektrik antar permukaan Sistem Newtonian dan Non Newtonian. elektrik sistem Ceramah dan koloidal. yaitu diskusi dan pemberian tugas mandiri. kinetik. . dilakukan sebanyak 3 kali dengan tujuan untuk mempersiapkan diskusi kelompok. pengendapan suspensi Teori emulsifikasi.Minggu 9 Fenomena antar permukaan (2) Minggu 10 Rheologi Minggu 11 Mikromeritik Fenomena antar permukaan zat cair. Ceramah dan adsorpsi pada antar-muka zat cair tanya jawab Adsorpsi antar permukaan zat padat. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut: Dosen menerangkan dengan alat bantu buku ajar.

dan leadership.00 8. Di samping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama masa perkuliahan (berupa kuesioner dan kritik-saran dari mahasiswa) 2. ketrampilan. kreativitas. C. Komponen evaluasi antara lain meliputi pemahaman. Karena mata kuliah ini merupakan mata kuliah keahlian dan memerlukan latihan yang intensif. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. Penilaian (assessment) Aspek penilaian meliputi: Aspek Penilaian Pemahaman ketrampilan Kreativitas Leadership Unsur Penilaian Tugas Ujian Mid Semester Ujian Akhir Keaktivan dalam diskusi Membuat resume Kedisiplinan pengumpulan tugas Presentasi Partisipasi di kelas Skor Maks 200 200 300 100 100 100 100 100 1200 Persentase 16. aktif memberikan pendapat (saling memberi masukan) sesuai dengan pokok bahasan sehingga diskusi akan berjalan lancar. Komponen pemahaman dan ketrampilan meliputi tugas-tugas yang diberikan setiap pokok bahasan.33 8. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1.33 100 Jumlah . bekerja sama dengan teman satu kelompok. maka skor tertinggi diberikan untuk poin tugas-tugas.33 8. merangkum pendapat-pendapat yang ada sehingga terjadi satu pemahaman mengenai satu pokok bahasan.33 8.67 16. ujian tengah semester.Pelaksanaan diskusi adalah sebagai berikut: Dosen menyiapkan bahan diskusi yang diambil dari tugas yang diberikan dan yang telah diperiksa. dan ujian akhir semester. Bentuk diskusi ini bagi mahasiswa akan mampu menganalisis bahan yang diberikan secara kelompok.67 25.33 8.

Physicochemical Principles of Pharmacy. Martin.M.A. Lea & Febiger. J. 4th Ed. 1988. .. London. Philadelphia. DAFTAR PUSTAKA Florence. 2nd Ed. 1988. 2006. Wells... the physicochemical properties of drug substances. McMillan Pub. Chichester.. Ellis Horwood Limited.Hasil akhir ditentukan sebagai berikut: Nilai A untuk ≥ 960 poin (>80%) Nilai B untuk 840 – 959 poin (70 – 80%) Nilai C untuk 720 – 839 poin (60 – 70%) Nilai D untuk 480 – 719 poin (40 – 60%) Kurang dari 480 dianggap Tidak Lengkap / Tidak Lulus D. Pharmaceutical preformulation.I. Physical Pharmacy..

Ilmu ini merupakan studi mengenai gangguan fungsi yang disebabkan oleh penyakit yang terjadi dalam organisme hidup. Respons tubuh terhadap tantangan imunologik. c. d.GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN PATOLOGI A. e. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari matakuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memahami gangguan fungsi mekanisme fisiologis yang terganggu oleh penyakit yang terjadi dalam organisme hidup. Mahasiswa juga mampu memahami biologi abnormal . Konsep umum penyakit. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan: a. Respons tubuh terhadap cedera. Gangguan sirkulasi h. 3. atau studi mengenai individu yang sakit atau terganggu. Interaksi hereditas dan lingkungan terhadap penyakit. Gangguan pertumbuhan diferensiasi sel . Deskripsi singkat matakuliah Patologi Matakuliah Patologi mempelajari aspek dinamis proses penyakit. Respons tubuh terhadap agen menular g. f. proses-proses biologik yang tidak sesuai. proliferasi sel i. 2. Gangguan pertumbuhan . Cedera dan Kematian Sel. b.

d. b. c. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 4. b. c. e. e. a. d. c. b. h. a. f. e. c. Substansi Konsep tentang Kenormalan Konsep tentang Penyakit Etiologi Patogenesis Manifestasi Klasifikasi Penyakit Faktor ekstrinsik Faktor intrinsik Interaksi antara Faktor Ekstrinsik dan Intrinsik Gen dan Terminologi Genetik Variasi Genetik Konsep Mendelian Penyakit genetik Uji Diagnostik Pemeriksaan Penapisan Fenotipe Uji diagnostik Pengambilan Sampel Sel Janin Uji diagnostik Analisis Genetik Molekuler Terapi untuk gangguan genetik Farmakogenetik Proyek Genom Manusia Organisasi seluler Modalitas cedera seluler Sel yang Diserang Perubahan morfologik pada sel yang cedera sub letal Kematian seluler Nasib jaringan nekrotik Kalsifikasi Patologik Kematian somatik Reaksi peradangan Gambaran Makroskopik Peradangan Aspek cairan pada Peradangan Eksudasi Aspek Seluler Peradangan Marginasi dan Emigrasi Kemotaksis Mediator Peradangan Metode Ceramah dan tanya jawab Fasilitas -WB -LCD Minggu 2 Interaksi hereditas dan lingkungan terhadap penyakit Interaksi hereditas dan lingkungan terhadap penyakit Presentasi dan LCD Diskusi Minggu 3 Presentasi dan LCD Diskusi Presentasi dan LCD Diskusi Kasus Minggu 5 Presentasi dan LCD Diskusi Kasus Minggu 6 Respons Tubuh terhadap Cedera Presentasi dan Diskusi LCD Minggu 7 Respons Tubuh Presentasi dan LCD . c. d. b. d. d. Jadwal Kegiatan Mingguan Pertemuan Minggu 1 Topik Konsep umum penyakit a. c. f. e. a. g. b. b. a.B. a. f. Minggu 4 Interaksi hereditas dan lingkungan terhadap penyakit Cedera dan Kematian Sel a. g. f.

terhadap Cedera

b. c. d. e. f.

Jenis dan Fungsi Leukosit Diskusi Kasus Pola-Pola Peradangan Nasib Reaksi Peradangan Faktor-faktor yang Mempengaruhi peradangan dan Penyembuhan Aspek Sistemik Peradangan Gambaran singkat Imunitas Gambaran Singkat Sistem Imun Kompleks Histokompatibilitas Mayor Respon Imun Tipe Imunitas Fisiologi Reaksi Hipersensitivitas Imunodefisiensi Faktor Usia Faktor Hospes pada Infeksi, Radang sebagai Pertahanan Pembuluh Limfa pada Infeksi Pertahanan Terakhir Faktor Mikroba pada Infeksi Cara Interaksi Hospes dan Mikroba Infeksi Oportunistik Kongesti (Hiperemia) aktif Kongesti pasif Edema Perdarahan Trombosis Embolisme Arteriosklerosis Iskemia Infark Organ dan Jaringan yang lebih kecil dari normal Organ dan Jaringan yang lebih besar dari normal Diferensiasi abnormal Neoplasia Sifat-sifat Neoplasma Interaksi Neoplasma dengan Hospes Struktur Neoplasma Klasifikasi dan Tata nama neoplasma Karsinogenesis Aspek Klinis Neoplasia Presentasi dan LCD Diskusi Kasus

Minggu 8 Minggu 9

Mid Test Respon Tubuh terhadap Tantangan Imunologik Respon Tubuh terhadap Tantangan Imunologik Respon Tubuh terhadap Agen Menular

a. b. c. d. a. b. c. d. a. b. c. d. e. f. g. a. b. c. d. e. a. b. c. d. a. b. c. d. a. b. c. d. e. f.

Minggu 10

Presentasi dan LCD Diskusi Kasus

Minggu 11

Presentasi dan LCD Diskusi Kasus

Minggu 12 Gangguan Sirkulasi Minggu 13 Gangguan Sirkulasi Minggu 14 Gangguan Pertumbuhan, Proliferasi, Diferensiasi Sel Gangguan Pertumbuhan, Proliferasi, Diferensiasi Sel

Presentasi dan LCD Diskusi Kasus

Presentasi dan LCD Diskusi Kasus Presentasi dan LCD Diskusi Kasus

Minggu 15

Presentasi dan LCD Diskusi Kasus

Minggu 16

Final Test

5. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut: Dosen menerangkan secara umum intisari mata kuliah dengan alat bantu buku ajar, White Board, Laptop dan LCD projector dilanjutkan tanya jawab antara dosen dan mahasiswa. Bentuk kegiatan lain, yaitu presentasi dan diskusi kasus. Pemberian tugas mandiri bersifat wajib, dilakukan sebanyak 3 kali dengan tujuan untuk mempersiapkan diskusi kelompok. Pelaksanaan diskusi adalah sebagai berikut: Dosen menyiapkan bahan diskusi berupa kasus yang berhubungan dengan SAP. Bentuk diskusi ini bagi mahasiswa akan mampu menganalisis kasus yang diberikan secara kelompok, bekerja sama dengan teman satu kelompok, aktif memberikan pendapat (saling memberi masukan) sesuai dengan pokok bahasan sehingga diskusi akan berjalan lancar, merangkum pendapat-pendapat yang ada sehingga terjadi satu pemahaman mengenai satu pokok bahasan. C. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. Komponen evaluasi antara lain meliputi pemahaman, ketrampilan, kreativitas, dan leadership. Komponen pemahaman dan ketrampilan meliputi tugas-tugas yang diberikan setiap pokok bahasan, ujian tengah semester, dan ujian akhir semester. Karena mata kuliah ini merupakan mata kuliah dasar dan memerlukan pemahaman yang intensif, maka skor tertinggi diberikan untuk mid dan final test. Di samping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama masa perkuliahan (berupa kuesioner dan kritik-saran dari mahasiswa) 2. Penilaian (assessment) Aspek penilaian meliputi: Aspek Penilaian Unsur Penilaian Pemahaman Tugas Ujian Mid Semester Ujian Akhir Kreativitas Keaktivan dalam diskusi Kedisiplinan pengumpulan tugas Skor Maks 200 200 300 100 100 Persentase 14,00 25,00 25,00 9 9

Leadership

Presentasi Partisipasi di kelas

100 100 1200

9 9 100%

Hasil akhir ditentukan sebagai berikut: Nilai A untuk ≥ 960 poin (>80%) Nilai B untuk 840 – 959poin (70 – 80%) Nilai C untuk 720 – 839poin (60 – 70%) Nilai D untuk 480 – 719 Kurang dari 480 dianggap D. DAFTAR PUSTAKA . Greene, R.J., Harris, N.D., and Goodyer, L.I., 2000, Pathology and Therapeutics for Pharmacists : A Basic for Clinical Pharmacy, 2nd. Ed., Pharm. Press. , London Price,S., Wilson, L., Patofisiologi Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit, 2006, Edisi 6, EGC, Penerbit Buku Kedokteran. Kumar, V., Cotran, R.S., and Robin, S.L., 1997, Basic Pathology, 6th. Ed., W.B. Saunders, Philadelphia C. Stevens, A., Lowe, J., 1995, Pathology, 2nd. Ed., Mosby, London poin (40 – 60%) Tidak Lulus

mekanisme eliminasi agen infeksi dengan sistem imun. pencegahan dan pengobatan penyakit infeksi dan non infeksi menggunakan agen-agen imun dan vaksin. b. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa diharapkan mampu: a. sifat umum respon imun dan sistem imun sel dan jaringan. pembuatan antibodi monoklonal dan aplikasinya. c. d. Mampu berpartisipasi/berkontribusi dalam menghasilkan dan mendeseminasi pengetahuan baru. mekanisme respon imun. Menjelaskan kedudukan dan peran imunologi. Deskripsi singkat matakuliah Imunologi Matakuliah Imunologi membahas tentang antibodi. antigen. Menjelaskan molekul reseptor antigen. Mampu memahami fungsi pelayanan KIE . b. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. Mampu berpartisipasi secara aktif dalam promosi kesehatan. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari matakuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memahami mekanisme pertahanan tubuh terhadap penyakit infeksi melalui sistem imun. pengantar imunoterapi. Mampu mengakses dan mengevaluasi sumber informasi yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi kefarmasian. 3. Mampu berpartisipasi dalam mengembangkan senyawa aktif/bahan aktif terapetik atau eksipien baru yang lebih baik. penyakit-penyakit autoimun. pengantar terapi imunoglobulin intravena. e. dan macam-macam vaksin dan aplikasi vaksin dalam pencegahan dan terapi penyakit infeksi dan kanker.GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN IMUNOLOGI A. 2. 4. . Kompetensi lulusan yang diharapkan didukung oleh MK Imunologi a. struktur molekul MHC I dan II.

Ceramah dan -WB presentasi antigen tanya -OHP Presentasi antigen kepada sel T jawab/diskusi -LCD Handout Maturasi dan aktivasi sel B Ceramah dan -WB Maturasi dan aktivasi sel T tanya -OHP jawab/diskusi -LCD Handout . pemrosesan. tanya Sifat-sifat umum respon imun jawab/diskusi Sistem imun sel dan jaringan Minggu 2 Molekul pengenal antigen Inisiasi respon imun Minggu 3 Minggu 4 Maturasi limfosit sel -WB -OHP -LCD Handout Molekul reseptor antigen Ceramah dan -WB Struktur molekul MHC Kelas I tanya -OHP dan II jawab/diskusi -LCD Handout Pengenalan. g. Jadwal Kegiatan Mingguan Pertemua n (100 menit) Minggu 1 Topik Substansi Metode Fasilitas Pendahuluan Kedudukan dan peran imunologi Ceramah dan dalam ilmu kefarmasian. k. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. regulasi dalam imunitas innate dan adatif serta stimulasi pembentukan sel hemopoetik. Menjelaskan proses pembuatan antibodi monoklonal dan penggunaannya. j. Menjelaskan definisi dan penggolongan vaksin. Menjelaskan pengaturan dan fungsi biologis sistem komplemen. dan transplantasi organ.c. e. pemrosesan. Menjelaskan penyakit yang disebabkan oleh respon imun. presentasi antigen kepada sel T. Menjelaskan maturasi dan aktivasi sel B dan T. Menjelaskan mekanisme imunitas selular dan humoral. Menjelaskan pengenalan. d. h. i. Menyebutkan definisi imunoterapi dan aplikasi imunoterapi. B. Menjelaskan respon imun terhadap agen patogen. menjelaskan tentang vaksin kombinasi dan peran adjuvant. menyebutkan produk vaksin dan sera. f. l. Menjelaskan sifat umum sitokin. tumor.

karakterisasi dan Ceramah dan -WB penggolongan vaksin tanya -OHP Produk vaksin dan sera jawab/diskusi -LCD Kombinasi vaksin Peran adjuvant Handout Studi kasus dalam imunisasi Ceramah dan -WB tanya -OHP jawab/diskusi -LCD - . tumor. dan transplantasi jawab/diskusi -LCD organ Handout Autoimunitas Ceramah dan -WB Hipersensitivitas tanya -OHP jawab/diskusi -LCD Handout Proses pembuatan antibodi Ceramah dan -WB monoklonal tanya -OHP Antibodi monoklonal sebagai agen jawab/diskusi -LCD diagnostik dan terapi Handout Pembuatan dan karakterisasi Ceramah dan -WB imunoglobulin intravena tanya -OHP Aplikasi klinis jawab/diskusi -LCD Adverse Reaction Handout Definisi imunoterapi Ceramah dan -WB Imunoterapi penyakit kanker tanya -OHP Imunoterapi penyakit degeneratif jawab/diskusi -LCD Handout Definisi.Minggu 5 Sistem komplemen Sistem komplemen Ceramah dan Pengaturan sistem komplemen tanya Fungsi biologis protein-protein jawab/diskusi komplemen Minggu 6 Imunomodulator& sitokin Minggu 7 Imunitas seluler humoral dan Minggu 8 Respon imun dalam sistem pertahanan dan penyakit Penyakit yand disebabkan respon imun Antibodi monoklonal Minggu 9 Minggu 10 Minggu 11 Terapi imunoglobin intravena Imunoterapi Minggu 12 Minggu 13 Vaksin sera dan Minggu 14 Vaksin sera dan -WB -OHP -LCD Handout Imunomodulator Ceramah dan -WB Sifat umum sitokin tanya -OHP Peran sitokin dalam mediasi jawab/diskusi -LCD imunitas innate dan adatif Sitokin dalam stimulasi Handout pembentukan sel hemopoetik Mekanisme imunitas seluler Ceramah dan -WB Mekanisme imunitas humoral tanya -OHP jawab/diskusi -LCD Handout Respon imun terhadap agen Ceramah dan -WB patogen (mikroorganisme dan tanya -OHP virus).

OHP. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. Laptop dan LCD projector dilanjutkan tanya jawab antara dosen dan mahasiswa. Penilaian (assessment) Aspek penilaian meliputi: Aspek Penilaian Unsur Penilaian Pemahaman Tugas makalah ketrampilan Ujian Mid Semester Ujian Akhir Softskills Keaktifan dalam diskusi Membuat resume Kedisiplinan pengumpulan tugas Presentasi makalah Partisipasi di kelas Jumlah Skor Maks 150 200 300 100 50 50 100 50 1000 Persentase 15 20 30 10 5 5 10 5 100 . Tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut: dosen menerangkan dengan alat bantu buku ajar. dilakukan sebanyak 2 kali sebagai pekerjaan rumah. lebih kurang selama 10 menit. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Metode yang diberikan merupakan kombinasi Pembelajaran Berpusat pada Mahasiswa (SCL) dan ceramah oleh dosen di hadapan mahasiswa (TCL). Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa melalui tingkat pemahaman terhadap pokok-pokok bahasan yang diberikan memlalui pekerjaan rumah.Handout 3. White Board. C. Bentuk kegiatan lain. 2. Minggu berikut soal dibahas di dalam kelas sebagai refreshing kuliah yang lalu. yaitu diskusi dan pemberian tugas mandiri. dan ujian akhir semester. Pemberian tugas mandiri bersifat wajib. kemudian diperiksa secara random bagian mana yang mayoritas yang mengalami kesulitan. ujian tengah semester.

.. London. Burakoff S. Immunology 5th Ed. Dougan.. Brown F. Philadelphia.S.. WB Saunders Co... Roitt I. DAFTAR PUSTAKA Abbas A. Strom T.F. Selected Journal Articles..B. Martin S.K. Hocy E. Asuten K. Rima. Roitt I.M..2001. .. Brostoff J. USA.. Rosen F.. Therapeutic Immnulogy. B... Lichtman A. 5th Ed...J. and Trudgett A..Hasil akhir ditentukan sebagai berikut: Nilai A untuk ≥ 750 poin (>75%) Nilai B untuk 650 – <750 poin (65 – <75%) Nilai C untuk 550 – <650 poin (55 – <65%) Nilai D untuk 450 – <550 poin (45 – <55%) Nilai F kurang dari 450 dianggap Tidak Lengkap / Tidak Lulus D. John Wiley & Son. Vaccine Design.J. 1993.K. 2005. 1998.. Essential Immunology. London. Blackwell Co. 1997.. and Male D..H.. Blackwell Science.West Sussex. Cellular and Molecular Immunology. 9th Ed. Mosby.. 2nd Ed.

PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. b. menjelaskan tentang konsep dasar kewirausahaan menjelaskan karakteristik wirausahawan menjelaskan jalur-jalur yang dapat dipilih untuk wirausaha mengidentifikasi peluang usaha di bidang farmasi membuat perencanaan usaha sederhana menerapkan strategi untuk memasarkan suatu produk melakukan evaluasi terhadap sebuah usaha B. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari matakuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memiliki wawasan tentang kewirausahaan. mandiri dan realitis dalam kehidupan Tantangan wirausaha Ceramah dan Fasilitas -WB Lapto p -LCD -kertas plano -spidol Minggu 3 Semangat . komitmen tanya jawab tinggi. dan evaluasi usaha. Deskripsi singkat matakuliah Matakuliah kewirausahaan berisi pokok-pokok bahasan tentang konsep dasar kewirausahaan. peluang usaha. g. 3. jujur. jalur-jalur wirausaha. e. studi kelayakan usaha. dan mampu membuat rencana wirausaha yang nyata dan siap diaplikasikan serta mengevaluasinya. karakteristik wirausahawan. 2. Jadwal Kegiatan Mingguan Pertemuan Topik Substansi Minggu 1 Konsep dasar kewirausahaan Karakteristik wirausaha Latar belakang pentingnya wirausaha Pengertian kewirausahaan Paradigma kewirausahaan Metode Ceramah dan tanya jawab Minggu 2 Karakteristik wirausahawan Ceramah dan yang meliputi : displin. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. c. d.GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAN A. kreatif dan inovatif. pemasaran usaha. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa diharapkan mampu: a. semangat untuk berwirausaha. rencana usaha. f.

dan usaha keluarga (Peer lesson) Active learning (Get crazy) Minggu 5 dan 6 Peluang usaha Menentukan kebutuhan pasar di bidang Peluang usaha budi daya tanaman farmasi obat. manfaat. usaha keluarga Active Kelebihan dan kelemahan usaha learning sendiri. franchise. franchise.wirausaha Minggu 4 Jalur wirausaha Imbalan wirausaha Contoh Wirausahawan sukses tanya jawab. pemutaran video Membuat usaha sendiri. pemasaran simplisia. unsur. pengembangan obat tradisional. makanan dan kosmetik Minggu 7 Perencanaan Aspek-aspek dalam studi kelayakan usaha usaha Laporan studi kelayakan usaha Langkah-langkah merencanakan usaha Minggu 8 Membuat rencana usaha Minggu 9 Perencanaan usaha (lanjutan) Strategi pemasaran produk Minggu 10 Strategi Pemasaran 11 produk (lanjutan) Membuat rencana usaha Manejemen pemasaran Strategi penerapan harga Strategi promosi usaha Kesalahan pemasaran mistake) Menejemen pemasaran Strategi penerapan harga Strategi promosi usaha Kesalahan pemasaran mistake) Ceramah dan Tanya jawab Presentasi kelompok Ceramah dan Tanya jawab (marketing Ceramah dan Tanya jawab (marketing Praktek Ceramah dan Tanya jawab Minggu dan 12 Minggu 13 Menerapkan strategi pemasaran Strategi Pemasaran produk (lanjutan) Prinsip dasar resiko meliputi pengertian. macam. tujuan Manajemen resiko Ceramah Identifikasi jenis-jenis resiko Group resume Analisis SWOT usaha Balance Scored Card Evaluasi usaha Minggu 14 Resiko Usaha .

PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. C. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut: dosen menerangkan dengan alat bantu buku ajar. Unsur penilaian meliputi tugas. get crazy dan group resume) dan pemberian tugas mandiri berupa presentasi kelompok dan praktek pemasaran produk di lingkungan kampus. Di samping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama masa perkuliahan (berupa kuesioner dan kritik-saran dari mahasiswa) 2.5 7. ujian mid semester.2.5 10 10 Ujian Mid Semester Ujian Akhir Unsur Penilaian Sub Unsur Aspek Tugas Penilaian Penilaian Presentasi Teknik presentasi Leadership Isi presentasi Media presentasi Kemampuan merespon pertanyaan Pemahaman ketrampilan Kreativitas Leadership . dan ujian akhir. White Board. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. yaitu pembelajaran aktif (peer lesson. Penilaian (assessment) Penilaian meliputi: Unsur Penilaian Tugas Skor Maks Presentasi 100 Pemasaran 100 Diskusi 100 100 100 Persentase 10 20 10 30 30 Kriteria Intonasi jelas Bahasa mudah dipahami Adanya kontak dengan peserta Kelengkapan materi Alur Sistematis Tampilan jelas Tampilan menarik Menanggapi dengan empati Bahasa mudah Nilai Maks 10 10 10 10 10 7. Laptop dan LCD projector dilanjutkan tanya jawab antara dosen dan mahasiswa. Bentuk kegiatan lain.

dan Petty.. RogerMagnet’s Sales Adventures. Small Business Management. 2001. DAFTAR PUSTAKA Longenecker. J.Jumlah Pemasaran dipahami Menjawab dengan 15 benar 100 Kreativitas Kreativitas menghias stand Kreativitas cara Kreativitas memasarkan Tampilan menarik 20 Bahasa persuasif 10 Aktif menarik 10 pembeli Variabilitas 10 pembeli 80 % proposal Kreativitas & Leadership Leadership sesuai Kesesuaian penerapan strategi dengan proposal (yang dipresentasikan sebelumnya) Jumlah produk yang terjual Jumlah Diskusi Dinamika kelompok diskusi Pemahaman ketrampilan 30 75 % produk terjual Aktif memberi respon Sikap menghargai pendapat Lengkap Alur Sistematis Ketepatan analisa & kesimpulan 20 100 20 20 10 10 40 100 Resume Pemahaman ketrampilan Jumlah Hasil akhir ditentukan sebagai berikut: Nilai A untuk ≥ 75 poin (>75%) Nilai B untuk 60 – 74.9 poin (60 – 75%) Nilai C untuk 40 – 59.49 poin (30 – 50%) Kurang dari 30 dianggap Tidak Lengkap / Tidak Lulus D. Gramedia Pustaka Utama.. Jakarta.9 poin (45 – 60%) Nilai D untuk 30 – 4. C. 2004.. Moore.W. . J.. R.G. Konopasek. ThomsonLearning Asia. diterjemahkan oleh Heru Sutrisno.W. Singapore.

M. Business Plan. Marimba. diterjemahkan oleh Irma Indriani. I. Ismawan.C. P. and Pruitt.. 2008. Ufuk Press.. 2007.. Majalah SWA Majalah Marketing . Elex Media Komputindo.C. 2007. Rasakan Dahsyatnya Usaha Franchise.T. Media Pressindo..Ford. R. Bornstein.. B. Langkah Awal Buka Usaha.. J.

dan senyawa aktif yang terkandung dalam tumbuhan yang mengandung senyawa yang termasuk karbohidrat. d. mengolah bahan alami menjadi bahan dasar obat herbal serta mengetahui jenis-jenis bahan alami dan kandungan kimia bahan tersebut.GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN FARMAKOGNOSI-FITOKIMIA I. Deskripsi singkat kuliah Farmakognosi Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa program studi S1 Ilmu Farmasi yang memberi pengetahuan tentang sumber bahan alami (tumbuhan. c. kegunaan. 1. Mampu menjelaskan definisi dan sejarah perkembangan farmakognosi. hewan. bahasan mengenai karbohidrat. FARMAKOGNOSI I. Tujuan pembelajaran Mata kuliah ini memberikan dasar-dasar dalam mengenali. termasuk simplisia-simplisia yang menghasilkan senyawa golongan tersebut. Mampu menyebutkan nama simplisia dan nama spesies. Mampu menjelaskan definisi . mineral) yang digunakan sebagai obat. glikosida. 1. kegunaan dan senyawa aktif yang terkandung dalam tumbuhan yang mengandung senyawa golongan terpenoid dan minyak atsiri. terpenoid dan minyak atsiri. . e. Mampu menyebutkan penggolongan karbohidrat dan menyebutkan nama simplisia dan nama spesies. 1. produksi obat gubal (simplisia). b. Tujuan pembelajaran khusus Setelah mengikuti praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu : a. 2. obat gubal ( crude drugs): tata nama. Mampu menyebutkan nama simplisia dan nama spesies. sumber-sumber dan tata nama simplisia. minyak lemak. bahan alami dalam pengobatan. K U L I A H A. kegunaan dan senyawa aktif yang terkandung dalam tumbuhan yang mengandung senyawa golongan glikosida. mengetahui dan mengerti seluk beluk dan ruang lingkup farmakognosi. dengan tujuan dapat mengidentifikasi. senyawa golongan alkaloid. steroid dan hormon. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. 3.

LCD Projector White Board. Glikosida alkohol 8. kegunaan dan senyawa aktif yang terkandung dalam tumbuhan yang mengandung senyawa golongan minyak lemak. Jadwal Kegiatan Mingguan Minggu Topik I Pendahuluan Substansi 1. White Board. Penggolongan ceramah. kegunaan dan senyawa aktif yang terkandung dalam tumbuhan yang mengandung senyawa golongan alkaloida. Gula dan obat yang tugas/test mengandung gula Worksheet. sifat dan pembagian 2. Laptop. Definisi. . Biosintesis diskusi. kegunaan dan senyawa aktif yang terkandung dalam tumbuhan yang mengandung senyawa golongan steroid dan hormon. III lanjutan IV Glikosida V lanjutan 1. tugas/test Cooperative and competitive learning. Glikosida flavonol 6. tugas/test Fasilitas White Board. Sejarah singkat perkem-bangan farmakognosi Metode ceramah. diskusi. Mampu menyebutkan nama simplisia dan nama spesies. 2. g. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. LCD Projector II Karbohidrat 1. Laptop. LCD Projector White Board. Glikosida Sianogenik 4. Gllukosinolat 5. White Board. Polisakarida dan obat yang mengandung polisakarida 2. Laptop. diskusi. Laptop. B. Glikosida fenolik Cooperative learning (Jigsaw classroom) ceramah. Mampu menyebutkan nama simplisia dan nama spesies. h. Glikosida lakton 7. Kontrak pembelajaran 2. Definisi 3. Laptop.f. LCD Projector Worksheet. Gula polihidroksi alkohol 1. Mampu menyebutkan nama simplisia dan nama spesies. Glikosida Antrakuinon 3. 3.

Laptop. penggolongan dan sifat-sifatnya 2. diskusi. Laptop. Laptop. LCD Projector VII Minyak Atsiri ceramah. Minyak atsiri keton 6. 2. Minyak atsiri ester 1. Batasan. Diterpenoid 5. lain-lain dan 1. Tanin VI Terpenoid 1. sifat dan pembagian 2. Laptop. Alkaloid quinolin ceramah. tugas/test LCD Projector White Board. tropan diskusi. penggolongan dan sifat-sifat 2. Lilin 5. Minyak atsiri fenoleter 8. Minyak atsiri hidrokarbon 3. Tetraterpenoid 1. diskusi. Minyak atsiri oksida 9. Laptop. Lemak 4. dan isoquinolin diskusi. XI lanjutan XII Steroid . Batasan. Triterpenoid 6. 2. Alkaloid pirolidin. Batasan. Minyak atsiri aldehida 5. Minyak lemak 3. diskusi. Minyak atsiri alcohol 4. Minyak atsiri fenol 7. Alkaloid purin dan ceramah.9. Alkaloid Amina tugas/test 3. LCD Projector White X lanjutan 1. Batasan dan ceramah. LCD Projector White Board. Batasan. Alakaloid piperin dan piperidin diskusi. tugas/test White Board. Hasil metabolisme lemak 1. sifat-sifat dan penggolongan 2. LCD Projector IX Alkaloid ceramah. LCD Projector VIII Lipid ceramah. diskusi. tugas/test ceramah. LCD Projector White Board. Laptop. tugas/test White Board. Monoterpenoid 3. Sesquiterpenoid 4. tugas/test imidazol dan indol 1. tugas/test White Board. Glikosida aldehida 10.

LCD Projector White Board. Ketepatan kehadiran dosen pengampu . pada akhir masa perkuliahan (akhir semester) akan dibagikan kuesioner yang bertujuan untuk mendapatkan umpat balik dari mahasiswa atas aspek-aspek sebagai berikut. Steroid dan hormon (metode Cooperative dan collaborative learning) Board.colaborative dan competitive learning. Glikosida 3. C. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. LCD Projector White Board. Hasil Pembelajaran Untuk evaluasi proses pembelajaran. Karbohidrat 2. Dosen pengampu membuat dan mengisi formulir / blanko penilaian diskusi pada saat pelaksanaan diskusi kelas. Alkaloid kelas 3. a. 2. kelompok penyaji ditentukan dari makalah yang terpilih : setiap diskusi kelas dipilih masing-masing 2 kelompok penyaji sedangkan mahasiswa lainnya sebagai penanya / penyanggah. Mahasiswa dibagi dalam kelompok-kelompok yang beranggotakan 7-9 orang. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan: Pembelajaran dilakukan dengan ceramah/tatap muka dan pelaksanaan diskusi kelas dengan menggunakan metode cooperative. Hal ini dilakukan mengingat jumlah mahasiswa yang cukup besar. Terpenoid minyak atsiri Diskusi kelas dan (metode Cooperative dan collaborative learning) 1. Kepada masing-masing kelompok diberi tugas penyusunan makalah untuk semua topik diskusi. LCD Projector XIII Review materi XIV lanjutan 2. Laptop. Laptop. Dengan model diskusi tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan yang sama terhadap semua mahasiswa untuk terlibat dalam diskusi kelas. menjawab atau menyanggah serta penguasaan materi dari masing-masing mahasiswa secara individu. Laptop. Keaktifan mahasiswa dalam diskusi kelas dinilai berdasarkan keaktifan bertanya. Pada pelaksanaan diskusi kelas. lipid Diskusi 2. batasan dan tugas/test pembagian hormon 1.Hormon pembagian steroid diskusi.

99 : C 30.. PT.00 – 74. US. sumber informasi.64.. Philadelphia. S. yaitu a. p 214327 Gunawan. DAFTAR PUSTAKA Tyler. Sweden . Drugs of Natural Origin. Materia Medika. Penguasaan dosen pengampu akan keterkaitan materi dengan bidang ilmu Kesesuaian materi kuliah dengan RPKPS 2.00 – 49. Kemampuan penyampaian materi oleh dosen pengampu. Pharmacognosy. Apotekarsocieteten. Swedish Pharmaceutical Press. dan Mulyani. Saunders.Ilmu Obat Alami (Farmakognosi) 1. Jakarta Anonim.B. p 57-76 Evans.99 : D < 30. W. Stockholm. G..b.99 :A 65. Penebar Swadaya. 9 th ed. dengan bobot 20 % Nilai akhir ditentukan sebagai berikut: Nilai >74. Lea & Febiger.E.00 . L. dengan bobot 40 % b. 4th revised edition. 1988. V. e.Trease and Evans Pharmacognosy. Departemen Kesehatan RI Samuelsson. A Textbook of Pharmacognosy. J. Brady.C. f. semua jilid.. Penilaian (student assessment) Evaluasi atas daya serap mahasiswa terhadap materi yang diberikan di kelas. 2002. dan referensi.99 : B 50. c. 1999. Tugas terstruktur.2002.R dan Robbers. 15th ed.00 :E D. D. Kemauan dosen pengampu untuk mendiskusikan materi. W. Ujian Akhir Semester . d. c. Keterbukaan dosen pengampu akan bahan. Ujian Tengah Semester . dengan bobot 40%.E.

3. berpikir kritis.I. dan berani untuk mengungkapkan pendapat. alkaloid. peptida. dan flavonoid. dan flavonoid B. glikosida. dan biosintesis kandungan kimia produk alam meliputi arbohidrat. Jadwal Kegiatan Mingguan : . sifat kimia. serta terampil menerapkannya. poliketida. senyawa fenol. Deskripsi singkat mata kuliah Mata kuliah Fitokimia berisi pokok bahasan tentang pengertian. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. maupun kromatografi lapis tipis atau kromatografi kertas f. glikosida. . PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. senyawa fenol. menjelaskan cara deteksi baik dengan reaksi warna. menjelaskan sifat fisis kandungan kimia produk alam e. menjelaskan pengertian atau definisi golongan kandungan kimia produk alam yang dipelajari b. peptida. ruang lingkup. Tujuan pembelajaran khusus Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu : a. sehingga dapat meningkatkan rasa percaya diri. cara deteksi. menjelaskan jalur biosintesis kandungan kimia produk alam yang dipelajari meliputi karbohidrat. menjelaskan struktur dasar. dan cara penamaan kandungan kimia produk alam c. terpenoid. Selain itu mahasiswa mendapat kesempatan untuk lebih mengembangkan kemampuan. menjelaskan sifat kimia kandungan kimia produk alam d. alkaloid. struktur dasar. pengendapan. 2. terpenoid. 2. poliketida. FITOKIMIA A. sifat fisis. Tujuan pembelajaran Setelah mempelajari kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memahami seluruh pokok bahasan. menguasai materi yang diajarkan. jenis.

reaksi warna. Pengertian Kimia Produk Alam 2. sifat fisis. Whiteboard Laptop. Sifat kimia 5. Jenis ikatan 3. LCD viewer III Glikosida Ceramah dan Tanya jawab OHP. Hubungannya dengan mata kuliah atau ilmu yang lain 4. Whiteboard Laptop. Whiteboard Laptop. LCD viewer II Karbohidrat Ceramah dan Tanya jawab OHP. Deteksi dengan reaksi warna 2. Whiteboard Laptop. Sifat kimia dan hidrolisis 5. Deteksi dengan reaksi warna 7. Kromatografi kertas/ KLT 1. jenis dan contoh senyawa 3. LCD viewer V Poliketida Ceramah dan Tanya jawab VI Senyawa fenol Ceramah dan Tanya jawab OHP. Jenis dan contoh senyawa 3. Polaritas dan kelarutan 6. Definisi 2. Polaritas dan kelarutan 1. dan biosintesis senyawa poliketida 1. jenis dan contoh senyawa 3. LCD viewer . Kromatografi kertas dan KLT 3. Cara penamaan 4. Struktur dasar. sifat fisis. Whiteboard Laptop. Struktur dasar karbohidrat 2. deteksi secara KLT. Biosintesis karbohidrat dan glikosida 1. LCD viewer OHP. Struktur dasar. Sifat kimia. LCD viewer IV (lanjutan) Ceramah dan Tanya jawab OHP. Kuliah atau pengetahuan yang mendasari 3. Sifat kimia. Biosintesis kandungan kimia secara umum 1. Jenis aglikon dan contoh senyawa 4. Definisi 2. reaksi Metode Fasilitas Pembelajaran Ceramah dan Tanya jawab OHP. Reaksi pengendapan 8.Minggu Topik/ Pokok KeBahasan I Pendahuluan Substansi Materi 1. Definisi 2. Whiteboard Laptop.

dan karotenoid 1. triterpen. Whiteboard Laptop. LCD viewer X (lanjutan) Ceramah dan Tanya jawab OHP. Whiteboard Laptop. struktur Ceramah dan dasar. dan deteksi KLT/k. Sifat kimia dan sifat fisis 3. Biosintesis flavonoid OHP.kertas senyawa fenol sederhana dan fenilpropana 4.dan seskuiterpen secara kromatografi lapis tipis 1. Sifat kimia dan sifat fisis monodan seskuiterpen 4. triterpen. Sifat kimia dan fisis Ceramah dan Tanya jawab Soal ujian.kertas 6. Sifat kimia. LCD viewer VIII IX Ujian Tengah Semua materi sampai Ujian tertulis Semester dengan Tengah Semester Terpenoid 1. Whiteboard Laptop. dan karotenoid 2. Definisi. . Definisi dan keberadaan 2. Struktur dasar. sifat fisis dan deteksi secara KLT senyawa diterpen.VII Flavonoid pengendapan. Deteksi mono. steroid. Deteksi secara KLT/k.lembar jawab OHP. steroid. Deteksi dengan reaksi warna dan reaksi pengendapan 4. Biosintesis senyawa fenol dan fenilpropana 1. contoh senyawa diterpen. Struktur dasar dan contoh senyawa monodan seskuiterpen 3. Whiteboard Laptop. jenis dan contoh Tanya jawab senyawa 2. LCD viewer XI Alkaloid Ceramah dan Tanya jawab OHP. Definisi 2.

Alkaloid dari ornitin. dan kepemimpinan. C.XII XIII XIV XV 3. Penilaian (Student assessment) . LCD viewer Ceramah dan Tanya jawab Ceramah dan Tanya jawab Ujian tertulis OHP. dan ujian akhir semester. Di samping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama masa perkuliahan (berupa kuesioner dan kritik-saran dari mahasiswa). Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan: Tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut : dosen menerangkan dengan alat bantu buku ajar. Alkaloid lain Peptida 1. Komponen evaluasi antara lain meliputi pemahaman. ujian tengah semester. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. 2. Whiteboard Laptop. LCD viewer Soal ujian.lembar jawab 2. Whiteboard Laptop. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. Whiteboard Laptop. Alkaloid dari fenil alanin . WB dan LCD projector dilanjutkan tanya jawab antara dosen dan mahasiswa. Alkaloid dari histidin 3. asam nikotinat 3. Alkaloid dari triptofan 2. maka skor tertinggi diberikan untuk butir tugas. Struktur dasar dan contoh senyawa 3. Karena mata kuliah keahlian dan memerlukan latihan yang intensif. Klasifikasi Hegnauer 4. lisis. Komponen pemahaman dan ketrampilan meliputi tugas-tugas yang diberikan setiap pokok bahasan. Definisi 2. LCD viewer OHP. yaitu pemberian tugas mandiri. Alkaloid dari asam antranilat 4.tirosin (lanjutan) 1. Pemberian tugas mandiri bersifat wajib. Biosintesis peptida Ujian Akhir Semua materi sesudah Semester Tengah Semester LCD viewer Ceramah dan Tanya jawab OHP. Bentuk kegiatan lain. OHP. Alkaloid dari jalur isopren 4. Deteksi alkaloid (lanjutan) 1. ketrampilan. Klasifikasi berdasar biogenetik 2. kreativitas. dilakukan sebanyak 2 kali dengan tujuan untuk melihat sejauh mana pemahaman penerimaan mahasiswa terhadap materi yang telah diberikan.

1993. VCH Verlagsgesellschaft. DAFTAR PUSTAKA Bruneton J. Academic Press Inc.. Fischer W.R. Wimmer H. Steinhoff B. . P. Fourth revised edition. 1990 . produk bahan alam dari asam asetat.. karbohidrat. Medicinal Natural Products – A Biosynthetic Approach . Phytochemistry. Herbal Medicinal Products. 1999.M. Thomson. John Wiley & Sons. New York Dewick. Praktikum A. Medpharm Scientific Publisher. 1998..Bobot Penilaian: Ujian Tengah Semester: Ujian Akhir Semester: 50% Konversi nilai: • • • • • A jika nilai ≥ 75 65 ≤ B < 75 55 ≤ C < 65 45 ≤ D < 55 E < 45 50% D.. Stockholm I. produk bahan alam dari asam amino. 1982. 1991. 2003. Intercept Ltd. London Houghton P. Thin Layer Chromatography. Reagents and Detection Methods. 3. Lond Robinson T... London Samuelsson G. Gaedcke F. Chapmann & Hall. Stuttgart Jork H. Deskripsi singkat Praktikum Farmakognosi-Fitokimia Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa program studi Farmasi yang memberi pengetahuan tentang keragaman kimia produk alam. Chapmann and Hall..J.B. Apotekarsocieteten. New York Markham K.. 1999. Funk W.. alkaloid.. Weinheim Harborne J. Kuliah ini membicarakan pokok bahasan masalah pengantar metabolit sekunder. Techniques of Flavonoid Identification. Pharmacognosy. Phytochemical Methods.. Medicinal Plants. produk bahan alam dari asam sikimat. The Organic Constituents of Higher Plants... Blasius H. Drugs of Natural Origin.. Chicester-New York-Weinheim-Brisbane-Singapore-Toronto. jalur biosintesis. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1... 2002. Laboratory Handbook for Fractionation of Natural Extracts. Science.

6-7 8-10 Jalur Sikimat Jalur Mevalonat ceramah. Laptop. diskusi. White Board. White Board. . jalur biosintesis dan sifat-sifat fisika kimiawi dari kimia produk alam. diskusi. jalur biosintesis. mengenali golongan-golongan kimia produk alam beserta contoh-contoh penting dari setiap golongan. diskusi. B. mengenali dan memahami jalur biosintesis dari kimia produk alam 4. White Board. Tujuan pembelajaran Mata kuliah ini memberikan dasar-dasar dalam memahami berbagai keaneka ragaman struktur. Jadwal Kegiatan Mingguan Pertemuan Topik Substansi • Metabolisme: Ana. intermediet. memahami wawasan kimia bahan alam meliputi pengertian metabolit primer. White Board. 3. 3.2. Laptop. 2. Kata dan Amfibolisme • Keragaman metabolit: jalur biosintesis umum • Reaksi-reaksi penting dalam biosintesis • Karbohidrat • Asam amino • Vitamin • Jalur biosintesis • Golongan senyawa dari jalur asetat • Contoh senyawa • Jalur biosintesis • Golongan senyawa dari jalur sikimat • Contoh senyawa • Jalur biosintesis • Golongan senyawa Metode ceramah. LCD Projector 1-2 Pendahuluan 3-5 Jalur Asetat ceramah. LCD Projector OHP. dan sifat fisika-kimiawi dari kimia produk alam. Laptop. memahami keanekaragaman struktur. Fasilitas OHP. OHP. Tujuan pembelajaran khusus Setelah mengikuti praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu : 1. dan sekunder. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. LCD Projector OHP. diskusi. ceramah.

Ujian Akhir Semester (komprehensif). yaitu d. i. 1). C. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran pada mata kuliah KPA terdiri dari dari komponen-komponen sebagai berikut.• • 11-13 Alkaloid • dari jalur mevalonat Contoh senyawa Jalur biosintesis ceramah. dengan bobot 20% f. dengan bobot 30% . Evaluasi atas daya serap mahasiswa terhadap materi yang diberikan di kelas. dengan bobot 50%. OHP. pada akhir masa perkuliahan (akhir semester) akan dibagikan kuesioner yang bertujuan untuk mendapatkan umpan balik dari mahasiswa atas aspek-aspek sebagai berikut. g. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan: Tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut : dosen menerangkan dengan alat bantu buku ajar. j. WB dan LCD projector dilanjutkan tanya jawab antara dosen dan mahasiswa. Untuk evaluasi proses pembelajaran. 2. diskusi. dengan bobot 30% e. Ujian Tengah Semester (midterm). Dampak diambilnya MK ini oleh mahasiswa. Ujian Tengah Semester (midterm). 2). penting Jenis-jenis alkaloid  Contoh senyawa Laptop. LCD Projector 2. Laptop. Tugas. Penilaian (student assessment) Aspek penilaian pada mata kuliah KPA terdiri dari dari komponen-komponen sebagai berikut: a. sumber informasi. Pemberian tugas mandiri bersifat wajib. LCD Projector OHP. Bentuk kegiatan lain. Kemampuan penyampaian materi oleh dosen pengampu. dilakukan sebanyak 2 kali dengan tujuan untuk melihat sejauh mana pemahaman penerimaan mahasiswa terhadap materi yang telah diberikan. dan referensi. White Board. yaitu pemberian tugas mandiri. Dukungan bahan. Penguasaan dosen pengampu atas materi. h.

Medicinal Plants. 4th revised ed. Samuelson.. G. Pharmacognosy. Nilai A untuk ≥ 80 (≥80%) b.. 2. Apotekarsocietten. J. 1997. Brunnteon. Hasil akhir ditentukan sebagai berikut: a.. 1999. P.. dengan bobot 20% Ujian Akhir Semester (komprehensif). DAFTAR PUSTAKA 1. c. Nilai D untuk 40-59 poin (40-60%) e. Natural Products in Medicines. 3.M. Nilai C untuk 60-69 poin (60-70%) d. 1998. Tugas. Nilai E untuk< 40 poin(< 40%) D. Sweden .b. Phytochemestry. Nilai B untuk 70-79 poin (70-80%) c. John Wiley & Sons. Intercept Ltd. dengan bobot 50%. Dewick. Drugs of Natural Origin.

menterjemahkan resep. menjelaskan singkatan resep. c. serta berbagai bentuk sediaan farmasi dan cara pembuatannya. Tujuan pembelajaran khusus Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu : a. menyatakan obat masa lalu dan perkembangannya serta memberikan difinisi beberapa istilah dalam ketentuan Farmakope Indonesia. e. Tujuan pembelajaran Setelah mempelajari mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memahami dasar-dasar tentang perkembangan obat. K U L I A H A.GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN FARMASETIKA DASAR I. bentuk resep. menyebutkan. mengerti bentuk-bentuk sediaan obat . 2. 3. istilah-istilah kefarmasian. nama bahan-bahan obat. bahan-bahan tambahan dan bentuk sediaan farmasi dalam bahasa latin. . menyebutkan. berbagai istilah yang tercantum dalam Ketentuan Umum Farmakope Indonesia. menentukan nama-nama bahan obat dan bahan tambahan serta bentuk sediaan farmasi. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. mendifinisikan dan mengidentifikasi kan berbagai bentuk sediaan yang termasuk dalam sediaan padat. beberapa sediaan galenik dan cara pembuatannya. b. Deskripsi singkat mata kuliah Farmasetika Dasar : Mata kuliah Farmasetika Dasar berisi pokok-pokok bahasan yang memberi pengetahuan tentang perkembangan obat dari masa kemasa. serta merumuskan nama untuk senyawa dan bentuk sediaan farmasi. mendifinisikan dan mengidentifikasikan berbagai bentuk sediaan yang termasuk dalam sediaan semi padat. menyatakan arti penting arti penting berbagai bentuk sediaan farmasi d.

i. Whitebo . mendifinisikan dan mengidentifikasikan berbagai bentuk sediaan yang termasuk dalam sediaan galenik. mendifinisikan dan mengidentifikasikan aerosol. menyebutkan.Pembentukan Casus kata benda dan kata sifat . suhu penyimpanan.Istilah kelarutan. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1.Penelitian terdahulu . Laptop.Bahasa Latin sebagai Ceramah bahasa dan tanya ilmiah jawab . h. menyebutkan. wadah. Whitebo ard Substantiva dan Adiectiva III Lanjutan dari Substantiva dan Adiectiva LCD viewer.Obat-obat zaman dahulu jawab . mendifinisikan dan mengidentifikasikan berbagai bentuk sediaan yang termasuk dalam sediaan steril. Laptop. Laptop.f. kadar yang dinyatakan dalam persen . Whitebo ard II Pengantar Latin Bahasa LCD viewer.Hubungan antara kata benda dan kata sifat .Pemberian nama bahan tanya jawab obat dan Substansi Fasilita s LCD viewer. B. g. menyebutkan.Pengantar pandangan ilmiah .Perubahan kata dalam Bahasa Latin . mendifinisikan dan mengidentifikasikan berbagai bentuk sediaan yang termasuk dalam sediaan cair. Jadwal Kegiatan Mingguan Ming gu keI Topik/Pokok Bahasan materi Obat masa lalu dan perkembang annya serta ketentuan umum Farmakope Indonesia Metode Pembelajar an Perapotekan yang Ceramah pertama dan tanya .Deklinasi I sampai Ceramah dengan V dan . daluwarsa.Susunan kata dalam kalimat Bahasa Latin .

Kata bilangan (Adiectiva Numeralia dan Adverbia Numeralia) dan .Keuntungan dan kerugian serbuk Kapsul Ceramah dan tanya jawab LCD viewer.Susunan resep .Kapsul keras . Whitebo ard Ceramah dan tanya jawab VIII Definisi .Penerapan Bahasa Latin dalam resep .Coniugatio I.Singkatan Bahasa Latin dalam resep . Whitebo ard LCD viewer. keuntung an dan dan kerugian : tanya jawab . Laptop.cara Ceramah pembuatan. Whitebo ard .Salinan resep ard Ceramah dan tanya jawab LCD viewer.Serbuk yang tidak terbagi-bagi.Adverbia . Whitebo ard LCD viewer. Laptop.Pertimbangan umum dalam Serbuk merancang bentuk sediaan Definisi dan car a pembuatan: . Laptop.IV Verba Adverbia V Prescriptio sediaan farmasi . .Cara pemberian .Serbuk yang terbagi-bagi dalam bungkusan-bungkusan . Whitebo ard Ceramah dan tanya jawab VI VII Bentuk sediaan dan .Lanjutan cara pembuatan Serbuk . Laptop. Laptop.II dan III .Kata kerja imperativa dan pasiva .Kapsul lunak LCD viewer.Manfaat .Pembentukan Adverbia dari kata Adiectiva .Granul efervesen Lanjutan dari .Variasi bentuk sediaan cara pemberian .

Laptop. serta implan Definisi serta cara pembuatan: Pil serta pil salut enterik Definisi. berbagai contoh. cara pembuatan dan evaluasi serta berbagai cara pemberian emulsi LCD viewer. tablet salut interik. tanya jawab berbagai cara pemberian suspensi Definisi. tablet salut gula. Laptop. cara pembuatan Ceramah dan evaluasi. tablet efervesen. krim. krim. Whitebo ard Vaksin Imunoserum Definisi. sifat dari isi. gel.Salep mata dan . cara pembuatan Ceramah dan cara penggunaan : dan Tablet.cara pemberian : vaksin dan imunoserum . tablet kunyah. Whitebo ard LCD viewer. Laptop. pasta. Laptop. sirup. tanya jawab tablet sublingual. pasta. cara penggunaan. tablet lepas lambat . alasan suatu dan obat dibuat suspensi. tablet bukal.Tetes mata cara LCD viewer. plester XI Larutan LCD viewer. Whitebo ard Salep. berbagai cara Ceramah pemberian dan pembuatan dan injeksi tanya jawab Definisi dan pembuatan : . Plester Definisi. cara pemberian Ceramah dan cara pembuatan : dan Larutan.gel. Whitebo ard Pil X Supositoria LCD viewer. eliksir serta tanya jawab obat tetes Definisi.IX Tablet Definisi. Whitebo ard XII Suspensi Emulsi XIII Injeksi Sediaan obat mata Definisi. Laptop. Ceramah cara pembuatan serta dan keuntungan dan kerugian tanya jawab supositoria Definisi dan cara pembuatan : Salep.

PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. Disamping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama masa perkuliahan ( berupa kuesioner. ujian tengah semester. Karena mata kuliah ini merupakan mata kuliah dasar maka skor tertinggi diberikan pada ujian akhir semester. Komponen pemahaman dan ketrampilan meliputi tugas-tugas yang diberikan setiap pokok bahasan . Bentuk kegiatan lain yaitu pemberian tugas mandiri yang bersifat wajib dan dikumpulkan pada waktu kuliah minggu berikutnya. kritik dan saran dari mahasiswa).XIV Tingtur. Komponen evaluasi antara lain meliputi pemahaman. Whitebo ard 2. cara ekstraksi dan Ceramah berbagai contoh tingtur. Laptop. Penilaian (assessment) Bobot Penilaian : Tugas Ujian Tengah Semester Ujian Akhir Semester Konversi Nilai :      A jika nilai 65 ≤ B < 75 55 ≤ C < 65 45 ≤ D < 55 E < 45 : ≥ 75 : 10 % : 30 % : 60 % . Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan : Tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut : Dosen menerangkan dengan alat bantu LCD viewer. White board dan dilanjutkan tanya jawab antara dosen dan mahasiswa. dan tanya ekstrak serta infus jawab LCD viewer. ketrampilan. 2. Laptop. dan ujian akhir semester. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. Infus Definisi. C. Ekstrak.

Materi praktikum ini merupakan penerapan materi kuliah Farmasetika Dasar I dan II yang meliputi metoda peracikan dan pencampuran perbekalan farmasi (khususnya bahan obat) berdasarkan formula resep menjadi macam-macam bentuk sediaan farmasi (padat. 2. L. 1999 . Mack Publising Company. Ansel.).. Limited. Departemen Kesehatan RI. Deskripsi singkat praktikum Farmasetika Dasar a. Oleh karena itu setelah mengikuti praktikum dan menyelesaikan materi praktikum ini. 1962. (Ed. Tujuan pembelajaran Praktikum Farmasetika Dasar ini secara garis besar bertujuan untuk melatih calon farmasis dalam mengabdikan ilmu dan keahliannya di masyarakat melaksanakan peracikan obat dan pelayanan kesehatan di bidang farmasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. H. The Prescription in : Genaro..G. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. Merupakan mata praktikum wajib dan sebagai prasyarat bagi mahasiswa program studi Farmasi Komunitas & Klinis (FKK) dan Farmasi Sain & Teknologi (FST).N. Philadelphia. H. Farmakope Indonesia. Jakarta.Allen. Ansel. Pharmaceutical Dosage Forms and Drug Delivery Systems.. Latin Grammar Simplified.R. . Padat (solid) Semi-padat (semi solid) Cair (liquid) Secara tepat dan benar sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku.A. 7th Ed. DAFTAR PUSTAKA Anonim. 2. Toronto.. Popovich. C.V. Remington The Science and Practice of Pharmacy. II. semi-padat. dan cair)..J. termasuk juga cara pengemasan dan pemberian etiket serta informasi yang berkaitan dengan bentuk sediaan tersebut.C. 1995. b.. mahasiswa diharapkan dapat terampil dalam menjalankan peracikan dan pencampuran perbekalan farmasi berdasarkan formula standart dan resep menjadi macam-macam bentuk sediaan farmasi : 1. 1995. Edisi IV. Coles Publishing Company.. Williams & Wilkins. Haness. P R A K T I K U M A.D.R. 3.

Pre-test. Pasta dan Praktek. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. dan Pembuatan Sediaan Solutio. serta infusa. praktikum. b. dan III Topik Asistensi Pembuatan Sediaan bentuk padat Substansi Metode Penjelasan umum Ceramah materi praktikum dan tanya jawab Sediaan Pulvis. dan sediaan cair (solutio. Pre-test. praktikum. bentuk Cair Saturationes dan post. meracik. Buku petunjuk V Sediaan Cream. mahasiswa diharapkan : a. cream. pulveres. Buku petunjuk Sediaan Suspensi. dan Praktek. dan pilulae). dan Saturationes. Pulveres. Tujuan pembelajaran khusus Setelah menyelesaikan materi praktikum ini . terampil dalam menyiapkan atau menyediakan. kapsul. suspensi. dan Pembuatan Sediaan Unguentum. Jadwal Kegiatan Mingguan Minggu I II.3. pasta. bentuk Semi. emulsi. mixtura.Buku laporan test kerja dan peralatan . IX bentuk Cair dan post. dan mencampur perbekalan farmasi khususnya bahan obat menjadi bentuk sediaan farmasi yang meliputi bentuk sediaan padat (pulvis. Buku petunjuk VII Sediaan Mixtura dan Praktek. mampu dalam melayani pelayanan kesehatan khususnya pelayanan kefarmasian di apotek.Buku laporan padat test kerja dan peralatan praktek VI. sediaan semi-padat (unguentum. Buku laporan kerja dan peralatan praktek IV. Pilulae dan posttest Fasilitas OHP dan white board Buku petunjuk praktikum.Buku laporan test kerja dan peralatan praktek VIII. praktikum. Pre-test.Suppositoria dan post. dan suppositoria). Pre-test. B. c. mampu dalam mengatasi permasalahan dalam meracik dan membuat macam-macam bentuk sediaan farmasi. dan Pembuatan Sediaan Emulsi. Kapsul. dan Infusa Praktek.

2. Dalam pelaksanaan nya sebagai berikut: setiap praktikan sebelum mengerjakan praktek diharuskan melaksanakan pre-test terlebih dahulu kepada Dosen pengampu atau Asisten Mahasiswa yang bertugas dan selesai c) praktek mahasiswa diharuskan melaksanakan post-test sebagai pertanggungjawaban hasil praktikum.X Ujian Responsi praktikum Semua praktikum materi Ujian response tertulis dan praktek praktek Soal-soal responsi praktikum dan kertas dan peralatan praktek 2. ketrampilan. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Kegiatan praktikum Farmasetika Dasar ini dilaksanakan dengan beberapa metode yaitu : a) b) Asistensi Praktikum yang dilakukan oleh dosen pengampu. kreativitas. Komponen evaluasi antara lain meliputi pemahaman. ujian responsi tertulis dan ujian responsi praktek. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. kedisiplinan. Penilaian (student assessment) Aspek penilaian meliputi : Praktek harian Ujian responsi tertulis Ujian responsi praktek 20% 30% 50% . d) Minggu terakhir praktikum dilakukan 2 macam responsi yaitu : 1. Responsi Praktek (ResTek) C. asisten mahasiswa kepada para mahasiswa peserta praktikum dan dilanjutkan diskusi dan Tanya jawab. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. kejujuran dan pertanggungjawaban atas hasil praktikum selama praktek harian. Selesai melaksanakan praktek mahasiswa secara individual wajib membuat laporan resmi sebagai tugas mandiri dan laporan tersebut harus disyahkan oleh Dosen pengampu atau Asisten Mahasiswa. Responsi Tertulis (ResTu) 2. Praktikum dilaksanakan secara individual dengan cara mengikuti aturan dan petunjuk yang ada pada buku petunjuk praktikum.

Edisi II.Nilai akhir ditentukan sebagai berikut:      A jika nilai ≥ 75 65 ≤ B < 75 55 ≤ C < 65 35 ≤ D < 55 E ≤ 35 D. Farmakope Indonesia. . Farmakope Indonesia. zesde uitgave. London. 1995. Departemen Kesehatan RI. Jenkins G. 1957.L. Nederlandche Pharmacopee. Anonim. 1979. Jakarta... New York.. Scoville’s The Art of Compounding. Anonim.. s’Gravenhage. Mc. 9th Ed. Departemen Kesehatan RI. Edisi IV. Toronto. DAFTAR PUSTAKA Anonim. 1958.. Departemen Kesehatan RI. Anonim. Inc. Graw. Jakarta. et al. De Minister van Sociale Zaken en Volksgezondheid. 1978. Edisi III. Hill Book Co.. Formularium Nasional. Jakarta.

dan evaluasi sediaan obat. emulsi. semisolida. garis besar formulasi sediaan. e. menjelaskan tentang kriteria. 3. suspensi dan suspensi rekonstitusi.Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa diharapkan mampu: a. menjelaskan teknik penyaringan dan pencampiuran dalam produksi sediaan padat. dan bahan alam (solida. semisolida. menjelaskan prisip dasar dan teknik sterilisasi sediaan likuida dan semisolida. preformulasi. menjelaskan tentang teori dasar preformulasi. cara pembuatannya. peraturan perundang-undangan dan informasi sediaan bdalam bahan pengemas dan penambah. semisolida dan steril). Deskripsi singkat matakuliah Teknologi Sediaan Farmasi Matakuliah Teknologi Sediaan Farmasi Fisika berisi pokok-pokok bahasan rancangan bentuk sediaan.GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN TEKNOLOGI SEDIAAN FARMASI A. hubungan rute/cara pemberian dengan bentuk sediaan dan tahap-tahap pengembangan sediaan. dan sediaan steril. larutan. rancangan bentuk sediaan cair dan sistem dispersi dan pengembangan sediaan padat. eksipien. . likuida. cair dan semisolida serta pilot up scaling. sistem peralatan dalam pembuatan sediaan. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari matakuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memahami teori dasar dan penerapan teknologi dalam pengembangan produksi sediaan farmasi solida. d. pemilihan. b. 2. cair. c. formulasi. menjelaskan cara evaluasi sediaan steril. kosmetik. Mahasiswa mampu mengembangkan formulasi suatu sediaan farmasi.

koefisien partisi. Suspensi tanya jawab dan emulsi peroral dan parenteral. krim. larutan Ceramah dan steril. faktor obat Ceramah dan dalam merancang sediaan farmasi : tanya jawab sifat organoleptik. kelarutan . Jadwal Kegiatan Mingguan TEKNOLOGI SEDIAAN LIKUIDA DAN SEMISOLIDA Pertemuan Minggu 1 Topik Pendahuluan Substansi Metode Fasilitas -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD Pengembangan formula. dapar. ukuran partikel. bahan penambah. pengawet. konsistensi sediaan. tahapan pembuatan sediaan. polimorfisme. rute pemberian obat. zat Ceramah dan pereduksi. Eksipien dan pertimbangan dalam formulasi.B. kegunaan. antioksidan. fungsi dan cara evaluasi bahan penambah (kuliah diberikan tersendiri) Ceramah dan tanya jawab Minggu 2 Preformulasi Minggu 3 Bentuk sediaan -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD Minggu 4 Bahan penambah Minggu 5 Formulasi solida Formulasi cairan dan semisolida homogen Formulasi cairan dan semisolida heterogen -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD Minggu 6 Sediaan peroral.disolusi. topikal steril dan non steril. rasa dan peningkat tanya jawab penampilan sediaan farmasi. kristal. dll Definisi. pertimbangan dalam proses manufakturing Minggu 7 -WB -OHP -LCD . tanya jawab biofarmasetika. cara Ceramah dan pelepasan obat. stabilitas sediaan. salep. sediaan steril dan non tanya jawab setril Pembawa. tanya jawab Pelarut : air. Pertimbangan formulasi. non air. luas permukaan. Dasar dan mekanisme stabilisasi Ceramah dan sistem heterogen dalam air. rancangan Ceramah dan bentuk sediaan. pertimbangan penting dalam merancang sediaan farmasi Definisi preformulasi. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. pKa. gel steril dan non steril. parenteral. Sediaan aerosol. pelarut campur. pasta.

Ceramah dan tanya jawab Ceramah dan metode tanya jawab Ceramah dan tanya jawab Fasilitas -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD . pencampuran. kelarutan. uji stabilitas sediaan farmasi. masa simpan sediaan Ceramah dan tanya jawab Proses sterilisasi I. sediaan padat bentuk Metode sediaan. fungsi. teknik aseptik. dokumentasi pro ses manufaktur -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD TEKNOLOGI SEDIAAN SOLIDA Pertemuan Minggu 1 Minggu 2 Minggu 3 Topik Pendahuluan Sediaan tablet Sifat. sterilisasi. parameter yang mempengaruhi proses absorpsi. disolusi. pengujian kemasan dan kerusakan wadah. Ceramah dan proses (pelarutan. ukuran partikel. komponen. kegunaan dan fungsi. tanya jawab pengadukan. uji sterilitas dan evaluasi sediaan steril Ceramah dan tanya jawab Jenis kemasan sediaan farmasi. stabilitas dan Substansi Definisi tablet. kualitas wadah. Ceramah dan Evaluasi kimia. penutup wadah dan bahan penutup wadah. proses sterilisasi II. unit operasi. Ceramah dan kemasan sediaan steril tanya jawab Skala laboratorium. tahap Ceramah dan proses validasi tanya jawab Cara penyusunan spesifikasi produk. evaluasi fisik. skala Ceramah dan industri tanya jawab Definisi. fasilitas produksi steril. kemurnian. skala pilot. umum pembuatan Preformulasi Sifat organoleptik. masa kadaluwarsa. penyaringan. bentuk dan luas permukaan. evaluasi tanya jawab mikrobiologi. kristal dan polimorf.Minggu 8 Proses manufaktur Minggu 9 Evaluasi sediaan Minggu 10 Teknik sterilisasi Minggu 11 Kemasan sediaan Minggu 12 Minggu 13 Minggu 14 Peningkatan skala produksi Validasi proses produksi Spesifikasi produk Peralatan produksi. proses kering beku). informasi obat pada kemasan.

Minggu 4 Minggu 5 & 6 Minggu 7 & 8

Eksipien Desain dan formulasi tablet

kompatibiltas, higorskopisitas, sifat Ceramah dan aliran, kompresibilitas, keterbasahan tanya jawab

Minggu 8 & 9

Pengisi, pengikat, lubrikan, glidan, Ceramah dan desintegran, pewarna, adsorben, tanya jawab pemanis, perencah Formulasi Ceramah dan cairan Pendekatan sistematik dalam desain tanya jawab dan semisolida tablet. Granulasi basah, granulasi homogen kering, teknik kempa langsung. Jenis mesin tablet, masa kempa, Ceramah dan Masalah dalam pengendalian proses kempa, pengemas tanya jawab manufaktur Disolusi Lekat, caping, laminasi, keragaman Ceramah dan bobot, kesegaraman kandungan, tanya jawab aliran massa cetak, kekerasan, perubahan warna. Ceramah dan tanya jawab Teori, uji disolusi, faktor yang mempengaruhi, laju disolusi Ceramah dan tanya jawab Jaminan mutu, persyaratan resmi, persyaratan tidak resmi. Definisi, faktor formulasi, metode Ceramah dan pembuatan tablet salut, tablet tanya jawab pelepasan diperlambat, effervescent, tablet bukal & sublingual, tablet hisap, tablet kunyah, tablet vaginal, tablet implant Komponen dan pembawa, pendekatan formulasi, teknik manufaktur, evaluasi

-WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD

Minggu 10 Minggu 11 Mutu sediaan tablet Minggu 12 & 13 Tablet khusus

Minggu 14

Supositoria

3. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut:Dosen menerangkan dengan alat bantu buku ajar, OHP, White Board, Laptop dan LCD projector dilanjutkan tanya jawab antara dosen dan mahasiswa. Bentuk kegiatan lain, yaitu diskusi dan pemberian tugas mandiri. Pemberian tugas mandiri bersifat wajib, dilakukan sebanyak 3 kali dengan tujuan untuk mempersiapkan diskusi kelompok. Pelaksanaan diskusi adalah sebagai berikut:

Dosen menyiapkan bahan diskusi yang diambil dari tugas yang diberikan dan yang telah diperiksa. Bentuk diskusi ini bagi mahasiswa akan mampu menganalisis bahan yang diberikan secara kelompok, bekerja sama dengan teman satu kelompok, aktif memberikan pendapat (saling memberi masukan) sesuai dengan pokok bahasan sehingga diskusi akan berjalan lancar, merangkum pendapat-pendapat yang ada sehingga terjadi satu pemahaman mengenai satu pokok bahasan. C. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. Komponen evaluasi antara lain meliputi pemahaman, ketrampilan, kreativitas, dan leadership. Komponen pemahaman dan ketrampilan meliputi tugas-tugas yang diberikan setiap pokok bahasan, ujian tengah semester, dan ujian akhir semester. Karena mata kuliah ini merupakan mata kuliah keahlian dan memerlukan latihan yang intensif, maka skor tertinggi diberikan untuk poin tugas-tugas. Di samping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama masa perkuliahan (berupa kuesioner dan kritik-saran dari mahasiswa) 2. Penilaian (assessment) Aspek penilaian meliputi: Aspek Penilaian Unsur Penilaian Pemahaman Tugas ketrampilan Ujian Mid Semester Ujian Akhir Kreativitas Keaktivan dalam diskusi Membuat resume Leadership Kedisiplinan pengumpulan tugas Presentasi Partisipasi di kelas Jumlah Hasil akhir ditentukan sebagai berikut: Nilai A untuk ≥ 960 poin (>80%) Nilai B untuk 840 – 959 poin (70 – 80%) Nilai C untuk 720 – 839 poin (60 – 70%) Nilai D untuk 480 – 719 poin (40 – 60%) Kurang dari 480 dianggap Tidak Lengkap / Tidak Lulus Skor Maks 200 200 300 100 100 100 100 100 1200 Persentase 16,67 16,67 25,00 8,33 8,33 8,33 8,33 8,33 100

D. DAFTAR PUSTAKA Armstrong, N.A., and James, K.C., 1996, Pharmaceutical Experimental Design and Interpretation. Taylor and Francis, Bristol. Aulton,M.E., 1988, The Science of Dosageform Design, Churchil Livingstone, Edinburgh. Avis, K.E., Lachman, L, and Lieberbamn, H.A., 2000, Pharmaceutical Dosageform : Parenteral, Tablet, Disperse System, vol I, II, III, Marcel dekker Inc., New York. Banker, G.S. and Rhodes, C.T. 1996, Modern Pharmaceutics, 3 rd. Ed., MNarcel-Dekker Inc., New York. Gennaro A.R, 1995, Remington : :The Sience and Practice of Pharmacy, 19 th Ed., Mack Publ. Co., Pensylvania. Lachman, 1986, The Theory and Practice of Industrial Pharmacy, 2 nd, Ed., Lea & Febiger, Philadelphia.

dan ekskresi obat. keseimbangan air dan elektrolit. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari matakuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memahami konsep dasar kerja dan nasib obat dalam tubuh. Metode Ceramah dan tanya jawab Fasilitas -WB -OHP -LCD Minggu 2 Cara kerja serta efek obat Ceramah -WB terhadap fungsi organ tubuh dan tanya -OHP . PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. Menjelaskan tentang obat-obat kardiovaskular e. Jadwal Kegiatan Mingguan Pertemuan Minggu 1 Topik Dasar-dasar farmakologitoksikologi Lanjutan Substansi Proses absorpsi. 2. dan farmakokinetik. kardiovaskular. pengembangan dan penilaian obat. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa diharapkan mampu: a. Menjelaskan tentang obat-obat sistem saraf otonom dan neuromuskular d. 3. efek obat sistem saraf otonom dan neuromuskular. distribusi. Menjelaskan tentang arti prinsip dasar kerja obat b.GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN FARMAKOLOGI DAN TOKSIKOLOGI I. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. memahami pengembangan dan penilaian obat. biotranformasi. farmakodinamik. Deskripsi singkat mata kuliah Matakuliah farmakologi dan toksikologi I berisi pokok-pokok bahasan konsep dasar farmakologi-toksikologi meliputi prinsip dasar kerja obat. Menjelaskan tentang keseimbangan air dan elektrolit serta obat-obat diuretikantidiuretik B. FARMAKOLOGI DAN TOKSIKOLOGI I A. dapat menilai penggunaan obat yang rasional. Menjelaskan tentang arti farmakodinamik dan farmakokinetik c.

Hubungan antara Ceramah -WB neurotransmiter dan dan tanya -OHP kerja obat otonom. serta jawab -LCD gangguan fungsi organ tubuh yang dipengaruhi oleh obat adrenergik. dan tanya -OHP jawab -LCD Ceramah -WB dan tanya -OHP jawab -LCD Minggu 4 Lanjutan Minggu 5 Minggu 6 Obat-obat Hubungan antara sistem saraf neurotransmiter dan otonom kerja obat otonom. serta jawab -LCD gangguan fungsi organ tubuh yang dipengaruhi oleh obat anti adrenergik. obat penghambat neuromuskular. dan obat ganglia otonom. dan efikasi dan tanya -OHP pengobatan.secara umum. Lanjutan Ceramah -WB dan tanya -OHP jawab -LCD Minggu 7 Hubungan antara Ceramah -WB neurotransmiter dan dan tanya -OHP kerja obat otonom. dan obat ganglia otonom. obat penghambat neuromuskular. Ceramah -WB keamanan. serta gangguan fungsi organ tubuh yang dipengaruhi oleh obat antikolinergik. serta gangguan fungsi organ tubuh yang dipengaruhi oleh obat kolinergik. Lanjutan Hubungan antara neurotransmiter dan kerja obat otonom. dan tanya -OHP Minggu 8 Lanjutan Minggu 9 Obat-obat kardiovaskular Minggu 10 Lanjutan . jawab -LCD Prinsip-prinsip toksikologi dan Ceramah -WB penanganan keracunan. Cara kerja dan efek obat Ceramah -WB antihiperlipidemia serta dan tanya -OHP kegunaan dan cara jawab -LCD penggunaannya secara klinis Fungsi renin-angiotensin dalam Ceramah -WB tubuh. Minggu 3 Lanjutan jawab -LCD Prinsip-prinsip terapeutika.

bekerja sama dengan teman satu kelompok.Cara kerja dan efek obat jawab antihipertensi serta kegunaan dan penggunaan secara klinis. Laptop dan LCD Projector dilanjutkan tanya jawab antara dosen dan mahasiswa. aktif mengemukakan pendapat sesuai dengan pokok bahasan sehingga diskusi akan berjalan lancar. Bentuk kegiatan lain. jawab -LCD Cara kerja dan efek obat payah Ceramah -WB jantung serta kegunaan dan dan tanya -OHP penggunaan secara klinis. Whiteboard. yaitu diskusi dan pemberian tugas mandiri. Minggu 11 Lanjutan -LCD Cara kerja dan efek obat Ceramah -WB antiangina serta kegunaan dan dan tanya -OHP penggunaan secara klinis. Metode diskusi ini bagi mahasiswa akan mampu menganalisis bahan yang diberikan secara kelompok. . merangkum pendapat-pendapat yang ada sehingga terjadi satu pemahaman mengenai satu pokok bahasan. jawab -LCD Cara kerja dan efek obat Ceramah -WB diuretik-antidiuretik serta dan tanya -OHP kegunaan dan penggunaan jawab -LCD secara klinis. dilakukan sebanyak 3 kali dengan tujuan untuk mempersiapkan diskusi kelompok. Pelaksanaan diskusi adalah sebagai berikut: dosen menyiapkan bahan diskusi yang diambil dari tugas yang diberikan dan yang telah diperiksa. Minggu 12 Lanjutan Minggu 13 Lanjutan Minggu 14 Keseimbangan air dan elektrolit dan obat-obat diuretikantidiuretik 2. jawab -LCD Cara kerja dan efek obat Ceramah -WB antiaritmia serta kegunaan dan dan tanya -OHP penggunaan secara klinis. OHP. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Metode pembelajaran dilakukan dengan tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut: dosen menerangkan dengan alat bantu buku ajar. Pemberian tugas mandiri bersifat wajib.

4th. 1990. Hasil pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. Principles and Applications. (Editor). de Vries. Katzung.. London 5. (Editor).67 25 8.33 8.. Inc. Unsur Penilaian Tugas Ujian Tengah Semester Ujian Akhir Semester Keaktifan dalam diskusi Membuat resume Kedisiplinan pengumpulan tugas Presentasi Partisipasi di kelas Skor Maksimal 200 200 300 100 100 100 100 100 1200 Persentase 16. Goodman and Gilman’s The Pharmacological Basis of Theurapeutics... 2005. CRC Press. dan ujian akhir semester.M. Disamping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama masa perkuliahan (berupa kuesioner dan kritik-saran dari mahasiswa) 2.33 8. Basic and Clinical Pharmacology.. Craig. Medicinal Surv. Ed.R. C.B. keterampilan. kreativitas. New York. Philadelphia... Toxicology. Niesink. 9th. M.33 100 GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN FARMAKOLOGI DAN TOKSIKOLOGI II . B. Basic Pharmacology in Medicine. Laurence.. 1994.B.33 8.J. 2004.. Modern Pharmacology. McGraw-Hill..67 16. Ed. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1..A. Penilaian (assessment) Aspek penilaian meliputi: Aspek penilaian Pemahaman keterampilan Kreativitas Leadership Jumlah DAFTAR PUSTAKA 1. 3. Dipama.Inc. (Editor). R. dan leadership. Komponen evaluasi antara lain meliputi pemahaman..C. Liyye Brown Co.R. ujian tengah semester. Ed.. McGraw Hill. J.Inc.. and Hollinger . 4. 4th.33 8. New York 2. 11th. J.. New York. L. Ed. Komponen pemahaman dan ketrampilan meliputi tugas-tugas yang diberikan setiap pokok bahasan.

obat-obat yang mempengaruhi darah. f. Menjelaskan tentang autakoid dan antagonisnya. hormon dan antagonis. sistem respirasi. sistem pencernaan. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari matakuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memahami konsep farmakologi-toksikologi meliputi obat-obat sistem saraf pusat. b. g. Menjelaskan tentang vitamin. e. Lanjutan Metode Ceramah dan tanya jawab Fasilitas -WB -OHP -LCD Minggu 2 Cara kerja dan efek obat sistem Ceramah -WB saraf pusat meliputi dan tanya -OHP . d. hormon dan antagonis.A. 2. 3. anestetik lokal. sistem pencernaan. dan vitamin. Menjelaskan tentang obat-obat sistem pencernaan. Jadwal Kegiatan Mingguan Pertemuan Minggu 1 Topik Substansi Obat-obat Cara kerja dan efek obat sistem sistem saraf saraf pusat meliputi anestetik pusat umum. obat-obat yang mempengaruhi darah. Menjelaskan tentang obat-obat sistem saraf pusat. Menjelaskan tentang obat-obat yang mempengaruhi darah. Deskripsi singkat mata kuliah Matakuliah farmakologi dan toksikologi II berisi pokok-pokok bahasan konsep farmakologi-toksikologi meliputi obat-obat sistem saraf pusat. sistem respirasi. c. serta dapat menilai penggunaan obat yang rasional. dan obat hipnotik-sedatif serta kegunaan dan cara penggunaannya secara klinis. autakoid dan antagonisnya. Menjelaskan tentang hormon dan antagonis. autakoid dan antagonisnya. dan vitamin. Menjelaskan tentang obat-obat sistem respirasi. B. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa diharapkan mampu: a.

Minggu 3 Lanjutan -LCD Cara kerja dan efek obat sistem Ceramah -WB saraf pusat meliputi analgetik dan tanya -OHP opioid. hormon tiroid dan paratiroid dalam tubuh dan pengaruhnya terhadap fungsi organ tubuh. dan jawab antiparkinson serta kegunaan dan cara penggunaannya secara klinis. Cara kerja dan efek obat sistem Ceramah -WB pencernaan meliputi antidiare dan tanya -OHP dan pencahar serta kegunaan jawab -LCD dan cara penggunaannya secara klinis. Ceramah -WB dan tanya -OHP jawab -LCD Ceramah -WB dan tanya -OHP jawab -LCD Minggu 5 Minggu 6 Lanjutan Minggu 7 Lanjutan Minggu 8 Obat-obat sistem respirasi Minggu 9 Cara kerja dan efek obat sistem respirasi meliputi antiasma dan antitusif.psikotropika. . Minggu 4 Autakoid dan Fungsi histamin dan serotonin Ceramah -WB antagonisnya dalam tubuh dan pengaruhnya dan tanya -OHP terhadap fungsi organ tubuh jawab -LCD serta kegunaan dan cara penggunaan antihistamin dan serotonin secara klinis. dan hepatoprotektor jawab -LCD serta kegunaan dan cara penggunaannya secara klinis. antikonvulsi. Hormon dan Fungsi hormon meliputi antagonisnya hormon adenohipofisis. serta kegunaan dan cara penggunaannya secara klinis. jawab -LCD dan antiinflamasi. analgetik-antipiretik. serta kegunaan dan cara penggunaannya secara klinis. dan tanya -OHP kolagoga. Obat-obat sistem pencernaan Cara kerja dan efek obat sistem Ceramah -WB pencernaan meliputi obat dan tanya -OHP digestiva dan obat antiulser jawab -LCD serta kegunaan dan cara penggunaannya secara klinis. Cara kerja dan efek obat sistem Ceramah -WB pencernaan meliputi antiemetik. serta kegunaan dan cara penggunaan antagonisnya secara klinis.

Minggu 10

Lanjutan

Fungsi hormon meliputi Ceramah -WB hormon estrogen, progestin, dan tanya -OHP kontrasepsi oral, androgen, dan jawab -LCD antiandrogen dalam tubuh dan pengaruhnya terhadap fungsi organ tubuh, serta kegunaan dan cara penggunaan antagonisnya secara klinis. Fungsi hormon meliputi Ceramah -WB hormon insulin, glukagon, dan dan tanya -OHP oksitosin dalam tubuh dan jawab -LCD pengaruhnya terhadap fungsi organ tubuh, serta kegunaan dan cara penggunaan antagonisnya secara klinis. Fungsi hormon meliputi Ceramah -WB hormon kortikotropin dan dan tanya -OHP adrenokortikosteroid dalam jawab -LCD tubuh dan pengaruhnya terhadap fungsi organ tubuh, serta kegunaan dan cara penggunaan antagonisnya secara klinis.

Minggu 11

Lanjutan

Minggu 12

Lanjutan

Minggu 13

Obat-obat yang Cara kerja dan efek obat-obat Ceramah -WB mempengaruhi yang mempengaruhi darah dan tanya -OHP darah meliputi antianemia dan jawab -LCD hematopoietik serta kegunaan dan cara penggunaannya secara klinis. Vitamin Cara kerja dan efek vitamin Ceramah -WB yang larut dalam air dan dan tanya -OHP vitamin yang larut dalam lemak jawab -LCD serta kegunaan dan cara penggunaannya secara klinis.

Minggu 14

2. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Metode pembelajaran dilakukan dengan tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut: dosen menerangkan dengan alat bantu buku ajar, OHP, Whiteboard, Laptop dan LCD Projector dilanjutkan tanya jawab antara dosen dan mahasiswa.

Bentuk kegiatan lain, yaitu diskusi dan pemberian tugas mandiri. Pemberian tugas mandiri bersifat wajib, dilakukan sebanyak 3 kali dengan tujuan untuk mempersiapkan diskusi kelompok. Pelaksanaan diskusi adalah sebagai berikut: dosen menyiapkan bahan diskusi yang diambil dari tugas yang diberikan dan yang telah diperiksa. Metode diskusi ini bagi mahasiswa akan mampu menganalisis bahan yang diberikan secara kelompok, bekerja sama dengan teman satu kelompok, aktif mengemukakan pendapat sesuai dengan pokok bahasan sehingga diskusi akan berjalan lancar, merangkum pendapat-pendapat yang ada sehingga terjadi satu pemahaman mengenai satu pokok bahasan C. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. Hasil pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. Komponen evaluasi antara lain meliputi pemahaman, keterampilan, kreativitas, dan leadership. Komponen pemahaman dan ketrampilan meliputi tugas-tugas yang diberikan setiap pokok bahasan, ujian tengah semester, dan ujian akhir semester. Disamping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama masa perkuliahan (berupa kuesioner dan kritik-saran dari mahasiswa) 2. Penilaian (assessment) Aspek penilaian meliputi: Aspek penilaian Pemahaman keterampilan Kreativitas Leadership Jumlah D. DAFTAR PUSTAKA 1. Craig, C.R., (Editor), 1990, Modern Pharmacology, 4th. Ed., Liyye Brown Co., New York 2. Dipama, J.R., (Editor), 1994, Basic Pharmacology in Medicine, 4th. Ed., Medicinal Surv.Inc., Philadelphia. Unsur Penilaian Tugas Ujian Tengah Semester Ujian Akhir Semester Keaktifan dalam diskusi Membuat resume Kedisiplinan pengumpulan tugas Presentasi Partisipasi di kelas Skor Maksimal 200 200 300 100 100 100 100 100 1200 Persentase 16,67 16,67 25 8,33 8,33 8,33 8,33 8,33 100

3. Laurence, L.B., (Editor), 2005, Goodman and Gilman’s The Pharmacological Basis of Theurapeutics, 11th. Ed., McGraw Hill, New York. 4. Katzung, B.B., 2004, Basic and Clinical Pharmacology, 9th. Ed., McGraw-Hill.Inc., London 5. Niesink, R.J.M., de Vries, J., and Hollinger , M.A., Toxicology, Principles and Applications, CRC Press. Inc., New York.

GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN
FARMAKOLOGI DAN TOKSIKOLOGI III

Jadwal Kegiatan Mingguan Pertemuan Minggu 1 Topik Obat-obat antiinfeksi Substansi Metode Fasilitas Pengertian. Menjelaskan tentang obat antiinfeksi. Cara kerja dan efek obat Ceramah dan -WB antibiotik golongan betalaktam tanya jawab -OHP serta kegunaan dan cara -LCD penggunaannya secara klinis. penyebab. c. Deskripsi singkat mata kuliah Matakuliah farmakologi dan toksikologi III berisi pokok-pokok bahasan konsep farmakologi-toksikologi desinfektan. antikanker. dan Minggu 2 Lanjutan Minggu 3 Lanjutan . Cara kerja dan efek obat Ceramah dan -WB antibiotik golongan tanya jawab -OHP kloramfenikol serta kegunaan -LCD dan cara penggunaannya secara klinis.A. Menjelaskan tentang desinfektan. antiparasit. Menjelaskan tentang obat antiparasit. meliputi obat-obat antiinfeksi. antikanker. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. dan akibat yang -LCD ditimbulkan oleh penyakit infeksi serta prinsip pengobatan dengan kemoterapi. Ceramah dan -WB mekanisme terjadinya. d. 3. antiparasit. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari matakuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memahami konsep farmakologi-toksikologi meliputi meliputi obat-obat antiinfeksi. Menjelaskan tentang obat antikanker. dan desinfektan serta dapat menilai penggunaan obat yang rasional. tanya jawab -OHP penyebaran. 2. b. B. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa diharapkan mampu: a. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1.

Cara kerja dan efek obat Ceramah dan -WB antibiotik golongan tanya jawab -OHP aminoglikosida dan makrolida -LCD serta kegunaan dan cara penggunaannya secara klinis. Cara kerja dan efek obat Ceramah dan -WB antelmintik serta kegunaan dan tanya jawab -OHP cara penggunaannya secara -LCD klinis.Minggu 4 Lanjutan Cara kerja dan efek obat Ceramah dan -WB antibiotik golongan tetrasiklin tanya jawab -OHP serta kegunaan dan cara -LCD penggunaannya secara klinis. Cara kerja dan efek obat Ceramah dan -WB antivirus serta kegunaan dan tanya jawab -OHP cara penggunaannya secara -LCD klinis. Cara kerja dan efek obat Ceramah dan -WB antikanker serta kegunaan dan tanya jawab -OHP Minggu 13 Antikanker . Cara kerja dan efek obat antimalaria serta kegunaan dan cara penggunaannya secara klinis. Ceramah dan -WB tanya jawab -OHP -LCD Ceramah dan -WB tanya jawab -OHP -LCD Minggu 5 Lanjutan Minggu 6 Lanjutan Minggu 7 Lanjutan Minggu 8 Lanjutan Minggu 9 Obat-obat antiparasit Minggu 10 Lanjutan Minggu 11 Lanjutan Minggu 12 Lanjutan Cara kerja dan efek obat Ceramah dan -WB antiamuba serta kegunaan dan tanya jawab -OHP cara penggunaannya secara -LCD klinis. Cara kerja dan efek obat antijamur serta kegunaan dan cara penggunaannya secara klinis. Cara kerja dan efek obat Ceramah dan -WB antituberkulosis dan antilepra tanya jawab -OHP serta kegunaan dan cara -LCD penggunaannya secara klinis. Cara kerja dan efek obat Ceramah dan -WB antibiotik golongan tanya jawab -OHP sulfonamida dan antiinfeksi -LCD saluran kemih serta kegunaan dan cara penggunaannya secara klinis.

kreativitas. merangkum pendapat-pendapat yang ada sehingga terjadi satu pemahaman mengenai satu pokok bahasan C. aktif mengemukakan pendapat sesuai dengan pokok bahasan sehingga diskusi akan berjalan lancar. dan tanya jawab -OHP insektisida. Minggu 14 Desinfektan secara -LCD Cara kerja dan efek desinfektan Ceramah dan -WB organik. yaitu diskusi dan pemberian tugas mandiri.cara penggunaannya klinis. 2. anorganik. OHP. bekerja sama dengan teman satu kelompok. Metode diskusi ini bagi mahasiswa akan mampu menganalisis bahan yang diberikan secara kelompok. ujian tengah semester. dan leadership. Pemberian tugas mandiri bersifat wajib. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. Disamping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama masa perkuliahan (berupa kuesioner dan kritik-saran dari mahasiswa). Komponen pemahaman dan ketrampilan meliputi tugas-tugas yang diberikan setiap pokok bahasan. Laptop dan LCD Projector dilanjutkan tanya jawab antara dosen dan mahasiswa. keterampilan. Pelaksanaan diskusi adalah sebagai berikut: dosen menyiapkan bahan diskusi yang diambil dari tugas yang diberikan dan yang telah diperiksa. dan ujian akhir semester. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Metode pembelajaran dilakukan dengan tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut: dosen menerangkan dengan alat bantu buku ajar. -LCD 2. Hasil pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. Penilaian (assessment) Aspek penilaian meliputi: Aspek penilaian Unsur Penilaian Skor Maksimal Persentase . Bentuk kegiatan lain. Komponen evaluasi antara lain meliputi pemahaman. dilakukan sebanyak 3 kali dengan tujuan untuk mempersiapkan diskusi kelompok. Whiteboard.

9th. M.B.B... 4th. London Niesink.. Craig.. J. 1990. Toxicology. McGraw-Hill.33 100 D. Katzung.. Liyye Brown Co. de Vries.33 8. New York 2.R. 2004.. 1994. 3..Inc. Inc. Ed.J. CRC Press. 4th. Deskripsi singkat mata kuliah Farmakoterapi . J. C.67 25 8. GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN FARMAKOTERAPI A.33 8. McGraw Hill.. Philadelphia.33 8.. DAFTAR PUSTAKA 1.. Laurence. 11th. Ed. 4.. B. Goodman and Gilman’s The Pharmacological Basis of Theurapeutics.. Ed. R.67 16.M.. Medicinal Surv. Modern Pharmacology. and Hollinger . (Editor). Dipama.33 8. Ed.R. 2005.. Basic Pharmacology in Medicine. New York. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. (Editor). L. (Editor).. Principles and Applications.A.Pemahaman keterampilan Kreativitas Leadership Jumlah Tugas Ujian Tengah Semester Ujian Akhir Semester Keaktifan dalam diskusi Membuat resume Kedisiplinan pengumpulan tugas Presentasi Partisipasi di kelas 200 200 300 100 100 100 100 100 1200 16.Inc. Basic and Clinical Pharmacology. New York. 5.

melatih kerja sama dalam kelompok dan ketrampilan dalam melakukan presentasi serta mengemukakan pendapat dalam diskusi kelas. Memahami dan mengetahui penatalaksanaan terapi rasional pada kasus infeksii saluran nafas j. Epilepsi. Diabetes mellitus. Memahami dan mengetahui penatalaksanaan terapi pada kasus gagal ginjal akut m. 2. Skizoprenia. Memahami dan mengetahui penatalaksanaan terapi rasional pada kasus tukak peptik b. Memahami dan mengetahui penatalaksanaan terapi rasional pada kasus hipertensi f. Gagal Ginjal Akut. Memahami dan mengetahui penatalaksanaan terapi rasional pada kasus skizoprenia h. 3. Jantung Iskemik. Memahami dan mengetahui penatalaksanaan terapi rasional pada kasus Penyakit Paru Obstruksi Kronik d.Secara keseluruhan mata kuliah Farmakoterapi tentang penatalaksanaan terapi rasional pada berbagai kasus penyakit sistem organ antara lain : tukak peptik. Memahami dan mengetahui penatalaksanaan terapi pada kasus diabetes mellitus l. Asma. Memahami dan mengetahui penatalaksanaan terapi rasional pada kasus mual muntah c. mual muntah. Infeksi Saluran Kemih. Memahami dan mengetahui penatalaksanaan terapi rasional pada kasus epilepsi i. dan Glomerulonefritis. Memahami dan mengetahui penatalaksanaan terapi rasional pada kasus infeksi saluran kemih k. Tujuan pembelajaran mata kuliah ini juga melatih ketrampilan mahasiswa menggunakan teknologi informasi (internet) untuk mengakses informasi mengenai perkembangan terapi terkini dan pengobatan berbasis bukti (evidence based medicines) pada kasus penyakit berbagai sistem organ. Penyakit Paru Obstruksi Kronik. Memahami dan mengetahui penatalaksanaan terapi pada kasus glomerulonefritis . Tujuan pembelajaran Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa mampu menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada berbagai kasus penyakit sistem organ. Memahami dan mengetahui penatalaksanaan terapi rasional pada kasus jantung iskemik g. hipertensi. Infeksi Saluran Nafas. Memahami dan mengetahui penatalaksanaan terapi rasional pada kasus asma e. Tujuan pembelajaran khusus Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu : a.

Laptop. whitebo ard LCD viewer.B. Jadwal Kegiatan Mingguan Mingg Topik/Pokok u keBahasan I Pengantar Substansi materi -Metode / teknik pembelajaran . whitebo ard LCD viewer. Laptop. Laptop. Laptop. whitebo ard LCD viewer. whitebo ard LCD viewer. Laptop. II Tukak peptik Tata laksana terapi rasional pada kasus Ceramah tukak peptik III Mual muntah Tata laksana terapi rasional pada kasus mual Ceramah muntah IV Penyakit Paru Tata laksana terapi pada kasus Penyakit Ceramah Obstruksi Kronik Paru Obstruksi Kronik V Asma Tata laksana terapi rasional pada kasus Ceramah asma VI Hipertensi Tata laksana terapi rasional pada kasus Ceramah hipertensi VII Jantung iskemik Tata laksana terapi rasional pada kasus Ceramah Jantung iskemik VIII Skizoprenia Tata laksana terapi rasional pada kasus Ceramah skizoprenia IX Epilepsi Tata laksana terapi rasional pada kasus Ceramah epilepsi . PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. whitebo ard LCD viewer.Sistem penilaian Metode Pembelajar an Ceramah Fasilitas LCD viewer. whitebo ard LCD viewer. whitebo ard LCD viewer. whitebo ard LCD viewer. Laptop. Laptop. Laptop.

Demikian seterusnya. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan: Pembelajaran dilakukan dengan metode ceramah dan Case Based Learning. whitebo ard Soal ujian. Mahasiswa dibagi dalam 6 (enam) kelompok (sesuai dengan topik diskusi). Kelompok penyaji wajib menyusun makalah sesuaii dengan kasus diskusi untuk diserahkan kepada dosen pengampu dan dibagikan kepada kelompok I dan II sebagai kelompok penanya/penyanggah. Kelompok I sebagai kelompok penyaji. kelompok II sebagai penyaji. Laptop. kelompok III dan IV sebagai penanya/penyanggah dan wakil kelompok V sebagai moderator. Laptop. Laptop. sedangkan mahasiswa lainnya (audiens) sebagai penanya/penyanggah. . Dosen pengampu memberikan kasus kepada kelompok penyaji yang sudah ditentukan. Dengan model diskusi tersebut di atas diharapkan dapat memberikan kesempatan yang sama terhadap semua mahasiswa untuk terlibat dalam diskusi kelas. whitebo ard LCD viewer. whitebo ard LCD viewer. lembar jawab XI XII Infeksi saluran Tata laksana terapi rasional pada kasus Ceramah kemih infeksi saluran kemih Diabetes mellitus Tata laksana terapi rasional pada kasus Ceramah diabetes mellitus XIII Gagal Akut Ginjal Tata laksana terapi rasional pada kasus Ceramah Gagal Ginjal Akut XIV Glomerulonefritis Tata laksana terapi rasional pada kasus Ceramah Glomerulonefritis XV Ujian Semester Akhir Semua materi Ujian tertulis 2.X Infeksi nafas saluran Tata laksana terapi rasional pada kasus Ceramah infeksi saluran nafas Laptop. kelompok II dan kelompok III sebagai kelompok penanya/penyanggah dan wakil kelompok IV sebagaii moderator. whitebo ard LCD viewer. Laptop. whitebo ard LCD viewer.

L. R.. G.. New York. 2002.R (Eds).F. W.. L.C. Lange. 4rd ed. New York Scwinghammer TL. Gourley.. 7th Ed. Pathophysiology of disease: An introduction to Clinical Medicine. Disamping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama proses pembelajaran (berupa kuesioner dan kritik-saran dari mahasiswa). Wells.M.D. DAFTAR PUSTAKA DiPiro. 2005. D. Penilaian (student assessment) Bobot Penilaian : Makalah Aktivitas diskusi Ujian Akhir Semester Konversi Nilai : * A jika nilai ≥ 75     65 ≤ B < 75 55 ≤ C < 65 45 ≤ D < 55 E < 45 : 20% : 30% : 50% D. Appleton & Lange. McGraw-Hill Companies. Posey... A. V. L. menjawab dan penguasaan materi). Pharmacotherapy a Pathophysiological Approach.C. 2000.T.T. penyusunan makalah dan Ujian Akhir Semester. Philadelphia McPhee..R. Talbert.. GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN BIOKIMIA A. Textbook of Therapeutics Drug and Disease Management. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. Matzke. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran.. E. Lippincot Williams and Wilkins. Ganong. Stamford Dipiro. Stamford Herfindal.. J.R.L. S. and Michael. (Eds).. PERENCANAAN PEMBELAJARAN . Pharmacotherapy Casebook : A Patient Focused Approach.. J.. Komponen evaluasi antara lain meliputi aktivitas diskusi (keaktifan bertanya. The McGraw-Hill Companies Inc. 2002. Yee.G. Lingappa. G. 5th Ed. Appleton & Lange. 3 rd ed. 2001. Pharmacotherapy : A Pathophysiologic Approach. 2.

karbohidrat. reaksi oksidasi biologis. pemurnian potein. 3. peran vitamin sebagai kofaktor serta memahami sifat dan fungsi enzim sebagai katalis. uji antioksidan vitamin. Dengan mengikuti praktikum. karbohidrat. asam amino dan protein. dan manfaat karbohidrat bagi kehidupan . asam nukleat. asam amino dan protein.1. metabolisme karbohidrat. teknik pemurnian protein. analisis urin dan fungsi ginjal. metabolisme lipid. elektroforesis protein. asam amino. lipid. RNA dan DNA Selain itu dibahas berbagai penyakit yang terjadi berkaitan dengan kelainan – kelainan yang terjadi serta contoh obat-obat yang dapat digunakan untuk mengatasi penyakit tersebut Praktikum biokimia berisi pokok-pokok bahasan pemeriksaan kualitatif berupa reaksi-reaksi umum untuk identifikasi lipid. Menjelaskan konfigurasi molekul dan dapat menjelaskan sifat. aktivitas antioksidan vitamin. aktivitas enzim dan analisa darah. enzim dan kinetika enzim. protein dan penyakit-penyakit akibat gangguan metabolisme. Mahasiswa mengetahui konsep dasar bionergetika. protein. peranan asam lemak dan lipid dalam kehidupan. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa diharapkan mampu : Menjelaskan pengertian biomolekul dan hirarhi organisasi molekular sel Menjelaskan definisi. lipid. protein. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari matakuliah ini diharapkan mahasiswa dapat memahami sifat-sifat biomolekul lipid. klasifikasi. karbohidrat. bioenergetika. karbohidrat. metabolisme karbohidrat. enzim. vitamin sebagai kofaktor. lipid. sifat-sifat fisika. Deskripsi singkat mata kuliah biokimia Mata kuliah biokimia berisi pokok-pokok bahasan biomolekul dan hirarhi organisasi molekular sel. mahasiswa mampu melakukan percobaan kualitatif-kuantitatif dan mengetahui reaksi-reaksi umum untuk identifikasi asam amino.kimia. metabolisme protein. reaksi oksidasi biologis. DNA dan RNA serta fungsi atau peranannya dalam kehidupan. asam nukleat. analisis urin dan fungsi ginjal serta pemeriksaan kuantitatif untuk uji aktivitas enzim dan analisa darah 2.

- Menjelaskan struktur umum. Menjelaskan proses pencernaan karbohidrat. faktor-faktor yang dapat mempengaruhi aktivitas enzim - Menjelaskan pengertian kofaktor dan hubungan antara vitamin dengan kerja enzim Menjelaskan tentang hukum termodinamika. penggolongan. pembentukan senyawa keton dan kondisi klinis yang mendasarinya. Memahami sifat-sifat protein dan asam amino . lipid dan protein. Menjelaskan produk energi yang diperlukan bioproses. energi bebas dan perubahan energi bebas. gula pentosa. definisi glikolisis. pembentukkan amonia dan siklus urea. biosintesis asam amino dan protein serta hubungan antara metabolisme karbohidrat. sifat-sifat dan peranan protein dalam kehidupan Menjelaskan teknik-teknik pemurnian potein Menjelaskan nomenklatur. dan dapat menjelaskan aktivitas kerja. dan asam amino penyusun protein Menjelaskan penggolongan. glikogenolisis dan glukoneogenesis serta gangguan klinis akibat gangguan metabolisme karbohidrat - Mengevaluasi jumlah energi yang dihasilkan atau diperlukan dalam tahap-tahap reaksi glikolisis. siklus krebs dan glukoneogenesis. Menjelaskan transformasi energi yang terjadi pada proses oksidasi asam lemak. sifat asam amino. - Mendefinisikan basa nitrogen. ikatan peptida dan menjelaskan perbedaan asam amino esensial-nonesensial. persamaan Michaelis-Menten. Melakukan percobaan dan menjelaskan reaksi–reaksi umum untuk identifikasi protein dan asam amino. glikogenesis. nukleosida. nukleotida dan asam nukleat serta menjelaskan fungsi asam nukleat dan senyawa penyusun DNA-RNA Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa diharapkan mampu : Melakukan percobaan dan menjelaskan reaksi–reaksi umum untuk identifikasi lipid Melakukan percobaan dan menjelaskan reaksi–reaksi umum untuk identifikasi karbohidrat. sistem pengaturan aktivitas enzim. proses oksidasi biologis dan aplikasinya dalam bioreaksi Menjelaskan perbedaan katabolisme dan anabolisme. serta kelainan klinis akibat gangguan metabolisme lemak - Menjelaskan proses pencernaan protein dalam tubuh.

susunan kimia dan penggolongan karbohidrat Asam amino peranan karbohidrat dan Peptida struktur umum dan sifat asamamino penggolongan asam amino Protein asam amino esensial-non esensial ikatan peptida Ceramah -WB dan tanya -LCD jawab Ceramah -WB dan tanya -LCD jawab Ceramah dan diskusi kelompok -WB -LCD Minggu 3 Minggu 4 Minggu 5 -WB Ceramah -LCD dan tanya . makna absorbansi untuk penentuan aktivitas enzim serta faktor-faktor yang dapat mempengaruhi aktivitas enzim - Melakukan percobaan dan mengetahui tentang proses oksidasi dan pengaruh zatzat antioksidan terhadap proses oksidasi Melakukan analisis biokimia urin (pemeriksaan fisik. serta hirarhi organisasi molekular sel etode Fasilitas Ceramah -WB dan tanya -LCD jawab Minggu 2 Lipid Asam lemak Lipid penyusun utama membran Karbohidrat Karakteristik. pemeriksaan kimia) dan mampu menjelaskan hasil analisis biokimia urin Melakukan percobaan analisa darah dan mampu menjelaskan hasil analisa biokimia darah serta fungsi dan komponen-komponen darah. a. protein. lipid dan karbohidrat berdasarkan jenis uji yang dilakukan serta sifat bahan yang diuji Melakukan percobaan pemurnian protein dengan teknik elektroforesis Melakukan percobaan dan menjelaskan pengaruh suhu terhadap aktivitas enzim Melakukan percobaan dan menjelaskan pengaruh konsentrasi enzim terhadap aktivitas enzim Menjelaskan prinsip kerja dan kegunaan spektrofotometer. B. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. penggolongan dan fungsi lipid Sifat.- Menjelaskan hasil identifikasi asam amino. Jadwal kegiatan mingguan kuliah Pertemuan Minggu 1 Topik Pendahuluan dan biomolekul Substansi Perkembangan ilmu biokimia dan manfaatnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pengertian biomolekul.

glikogenolisis siklus krebs Metabolisme regulasi lipid masalah klinis Ceramah -WB dan tanya -LCD jawab Minggu 7 Minggu 8 Minggu 10 Ceramah -WB dan tanya -LCD jawab Minggu 11 Ceramah dan diskusi kelompok -WB -LCD Minggu 12 Metabolisme protein Ceramah pencernaan dan transpor lemak dan tanya oksidasi β dan sintesis asam jawab lemak badan keton -WB sintesis kolesterol Ceramah -LCD gangguan klinis dan tanya -WB -LCD .jawab Minggu 6 Teknik pemurnian enzim pengertian. sifat-sifat protein -WB struktur dasar protein Ceramah -LCD penggolongan dan fungsi dan tanya protein jawab Enzim dan -WB kinetika elektroforesis Ceramah -LCD enzim kromatografi dan imunokimia diskusi Lanjutan kelompok -WB enzim nomenklatur dan penggolongan -LCD Vitamin enzim Ceramah sebagai kinetika katalitik enzim dan tanya kofaktor persamaan Michaelis Menten jawab inhibisi enzim enzim alosterik vitamin sebagai mikronutrien organik esensial fungsi vitamin dalam reaksi biologis Minggu 9 Bioenerge-tika hukum termodinamika dan Pengantar energi bebas dan entalpi metabolisme macam-macam jalur reaksi regulasi metabolisme sel senyawa fosfat berenergi tinggi Lanjutan (ATP) metabolisme katabolisme Metabolisme anabolisme karbohidrat glikolisis Lanjutan tinjauan energi pada proses metabolisme glikolisis karbohidrat glukoneogenesis glikogenesis.

Minggu 13 Minggu 14 pencernaan protein pembentukkan amonia Asam nukleat siklus urea dan kerusakkan genetik pada siklus metabolisme urea biosintesis asam amino – protein hubungan antar metabolisme nukleosida. Jadwal kegiatan mingguan praktikum Pertemuan Minggu 1 Topik Pendahuluan Substansi metode Pembagian kelompok Ceramah Aturan.b. topik dan tugas dan tanya praktikum jawab penggunaan alat selama praktikum praktek reaksi-reaksi umum identifikasi lipid identifikasi kolesterol praktek Fasilitas -WB -OHP -lab Minggu 2 Percobaan Lipid Percobaan karbohidrat Minggu 3 Minggu 4 -Lab -Lab Percobaan reaksi-reaksi umum identifikasi praktek asam amino karbohidrat dan protein reaksi-reaksi umum identifikasi diskusi hasil asam amino dan protein presentasi praktikum kelompok lipid dan karbohidrat hasil percobaan identifikasi diskusi hasil lipid dan karbohidrat presentasi praktikum kelompok asam amino dan protein hasil percobaa identifikasi percobaan asam amino dan protein praktek antioksidan percobaan elektroforesis praktek pengaruh antioksidan dalam Minggu 5 -WB -OHP Minggu 6 -WB -OHP Minggu 7 Minggu 8 -lab -lab . nukleotida asam nukleat DNA RNA metabolisme asam nukleat jawab -WB Ceramah -LCD dan tanya jawab 1.

reaksi oksidasi biologis Minggu 9 Minggu 10 Minggu 11 percobaan enzim I percobaan enzim II praktek pemurnian protein praktek pengaruh suhu aktivitas enzim terhadap -WB -OHP -lab -lab diskusi hasil presentasi praktikum kelompok enzim pengaruh konsentasi terhadap aktivitas enzim hasil percobaan faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas enzim Minggu 12 percobaan analisa urin Minggu 13 Minggu 14 Praktikum urin normal Praktek Pemeriksaan badan keton. kreatinin urin. asam urat dan ureum dalam urin glikosuria Percobaan Praktek analisa darah hemolisis eritrosit hemoglobin Diskusi hasil Presentasi praktikum hasil percobaan analisa urin analisa urin dan darah dan darah -lab -lab -WB -OHP .

Tugas berupa makalah dan dipresentasikan pada jadwal yang telah ditetapkan. pertanyaan tersebut didiskusikan bersama kemudian baru ditarik kesimpulan Bentuk kegiatan lain: dosen memberi tugas pendek berkaitan dengan topik yang dibahas. menjelaskan di depan kelas Bentuk kegiatan praktikum : mahasiswa melakukan praktikum sesuai jadwal yang ditetapkan dalam kelompok mengunakan penuntun praktikum yang telah disediakan. White board. didiskusikan dalam kelompok. kemudian kelompok yang ditunjuk atau bersedia. Penilaian dilakukan pada setiap pertemuan. Selama proses menerangkan. C. Skor tertinggi pada tingkat memahaman. kreativitas dan leadership. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. mahasiswa dipersilahkan untuk bertanya. Penilaian (assessment) Aspek penilaian meliputi : Aspek penilaian Pemahaman kreativitas Leadership Unsur penilaian Makalah Ujian tengah semester Ujian akhir semester Keaktifan dalam diskusi Penyelusuran literature dalam pembuatan makalah Kedisiplinan dalam kuliah dan pengumpulan tugas Partisipasi di kelas Presentasi Aktivitas selama paktikum Skor maks 100 100 100 100 100 100 100 100 100 persentase 10 % 25 % 35 % 5% 5% 5% 5% 5% 5% Ketrampilan .2. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. komputer dan LCD projector. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut: Dosen menerangkan dengan bantuan handout yang sudah dibagikan minimal 1 minggu sebelumnya. ujian tengah semester dan ujian akhir semester. Monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan yang diperoleh dari kuisioner dan permintaan saran secara langsung ke mahasiswa 2. Komponen evaluasi antara lain meliputi pemahaman.

et al.C.H. 2006. 2003. New York. Jakarta. Atlas Berwarna dan Teks Biokimia. 2003.R. 4th ed.H. Murray K. Koolman J. and Elliot. Hipocrates . Biokimia Harper. Tata Mc Graw Hill Co. et al. alih bahasa Septelia Inawati. 2001..Jumlah D. D. Inc. Principles of Biochemistry.. Biochemistry and Molecular Biology. EGC 3. united States of America 2. Rohm H-K. Lehninger A.. 1996. Horton R. ed 25. 5.L. New Delhi 4.. Elliot W. Jakarta. alih bahasa andri hartono. Principles of Biochemistry. John Willey & Sons. Pearson Education. DAFTAR PUSTAKA 900 100 % 1.

mampu memahami kelebihan dan kekurangan berbagai metode analisis kuantitatif. dan elektrokimia. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa diharapkan mampu : a) Menjelaskan permasalahan-permasalahan yang dihadapi dalam analisis kuantitatif komponen aktif sediaan obat monokomponen dalam sediaan padat. cair. dan steril. 2. RENCANA PEMBELAJARAN 1. mampu memilih metode analisis yang sesuai dan mampu mengaplikasikan metode analisis kuantitatif yang dipilih itu untuk analisis sediaan obat.dan steril dan analisis kosmetik dengan metode spektrofotometri.GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN ANALISIS FARMASI A. semi padat. . 3. dan kosmetik serta mampu melaksanakan uji validasi metode analisis. cair. baik sediaan monokomponen maupun multikomponen. semi padat. Deskripsi Singkat Mata Kuliah Membicarakan pokok bahasan masalah analisis kuantitatif komponen tunggal atau kompleks obat dalam sediaan padat. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari mata kuliah ini mahasiswa dapat memahami permasalahanpermasalahan yang dihadapi dalam analisis kuantitatif komponen aktif sediaan obat. HPLC. GC. serta kosmetika. TLC. validasi metode analisis sesuai yang tercantum dalam farmakope. fluorometri. b) Menjelaskan permasalahan-permasalahan yang dihadapi dalam analisis kuantitatif komponen aktif sediaan obat multikomponen dalam sediaan padat.

d) Menjelaskan alasan-alasan yang menjadi dasar pemilihan metode analisis kuantitatif yang sesuai dengan permasalahan yang dihadapi. serta melaksanakan uji validasi metode analisis. dan steril. B. dan steril. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. Metode-metode analisis kuantitatif. dan pemisahan komponen aktif dari bahan pembantu sediaan obat. serta analisis kuantitatif komponen aktif sediaan obat monokomponen dalam sediaan padat. dan steril. cair. h) Melaksanakan kosmetika i) Menjelaskan penilaian atas hasil analisis kuantitatif yang dilakukan j) Mampu memahami tujuan dan pengertian dari parameter-parameter uji validasi metode analisis. serta penerapannya dalam analisis komponen aktif dalam sediaaan obat. semi padat. Kuliah Pertemuan Topik Minggu 1 Pendahuluan. e) Menjelaskan teknik preparasi sampel untuk setiap bentuk sediaan f) Menjelaskan tahapan-tahapan analisis yang harus dilakukan pada setiap metode analisis yang akan diterapkan. g) Melaksanakan kosmetika. cair. serta kosmetika. serta pemilihan metode analisis. cair. analisis kuantitatif komponen aktif sediaan obat multikomponen dalam sediaan padat. semi padat. Jadwal Kegiatan Mingguan a). Komponen aktif dan bahan pembantu dalam sediaan obat. kelebihan dan kekurangannya. c) Menjelaskan kelebihan-kelebihan dan kekurangan-kekurangan metode-metode analisis kuantitatif. Metode-metode preparasi sampel/ pemisahan komponen aktif dari bahan pembantu yang digunakan dalam pembuatan sediaan obat. Substansi Metode Fasilitas Arti penting analisis kuantitatif Ceramah dan -WB komponen aktif sediaan obat tanya jawab -OHP dalam pengawasan mutu sediaan -LCD obat. serta Minggu 2 Analisis kuantitatif sediaan Preparasi dan tahapan analisis Ceramah dan -WB .semi padat.

cair dan steril secara KGC Minggu 11 Analisis Kosmetika Preparasi dan tahapan analisis zat Ceramah dan -WB warna secara Spektrofotometri. Analisis kuantitatif sediaan Preparasi dan tahapan analisis Ceramah dan -WB obat multikomponen kuantitatif obat multikomponen tanya jawab -OHP dalam sediaan obat padat. cair dan steril secara spektrofluorometri. tanya jawab -OHP spektrofluorometri dan KLT/KLT-LCD . semi -LCD padat. semi -LCD padat. semi -LCD padat. cair dan steril secara KLTDensitometri Ujian Tengah Semester Minggu 4 Minggu 5 Minggu 6 Minggu 7 Minggu 8 Minggu 9 Analisis kuantitatif sediaan Preparasi dan tahapan analisis Ceramah dan -WB obat multikomponen kuantitatif obat multikomponen tanya jawab -OHP dalam sediaan obat padat. Analisis kuantitatif sediaan Preparasi dan tahapan analisis Ceramah dan -WB obat multikomponen kuantitatif obat multikomponen tanya jawab -OHP dalam sediaan obat padat. semi -LCD padat. cair dan steril secara elektrokimia. cair dan steril secara spektrofotometri. cair dan steril secara KCKT Minggu 10 Analisis kuantitatif sediaan Preparasi dan tahapan analisis Ceramah dan -WB obat multikomponen kuantitatif obat multikomponen tanya jawab -OHP dalam sediaan obat padat. semi -LCD padat. Analisis kuantitatif sediaan Preparasi dan tahapan analisis Ceramah dan -WB obat monokomponen kuantitatif obat monokomponen tanya jawab -OHP dalam sediaan obat padat.Pertemuan Topik obat monokomponen Substansi Metode Fasilitas -OHP -LCD kuantitatif obat monokomponen tanya jawab dalam sediaan obat padat dan semi padat secara spektrofotometri dan spektrofluorometri Minggu 3 Analisis kuantitatif sediaan Preparasi dan tahapan analisis Ceramah dan -WB obat monokomponen kuantitatif obat monokomponen tanya jawab -OHP dalam sediaan obat cair dan steril -LCD spektrofotometri dan spektrofluorometri. semi -LCD padat. Analisis kuantitatif sediaan Preparasi dan tahapan analisis Ceramah dan -WB obat multikomponen kuantitatif obat multikomponen tanya jawab -OHP dalam sediaan obat padat.

analisis. spektrofotometri. spektrofl uoromet er Analisis komponen aktif Praktikum preparasi. presediaan padat pembuatan laporan test. .Alat-alat sediaan padat/semi padat pembuatan laporan test. diskusi. potensio meter Alat-alat gelas. presediaan padat/semi padat pembuatan laporan test.Pertemuan Topik Substansi Densitometri. dan Tugas. analisis. pre. laporan praktikum Analisis komponen aktif Praktikum preparasi. Analisis komponen aktif Praktikum preparasi. Praktikum Pertemuan Topik Modul 1 Substansi Metode Fasilitas Alat-alat gelas. Potensiometri(elektrokimia) laporan praktikum. monokomponen secara praktikum. spektrof otometer Alat-alat gelas. monokomponen secara praktikum. presediaan padat/semi padat pembuatan laporan test. analisis. diskusi. analisis. dan Tugas. gelas. Parameter-parameter uji validasi Pelaksanaan uji validasi Ceramah dan -WB tanya jawab -OHP -LCD Diskusi -WB kelompok -OHP dan umpan -LCD balik Diskusi -WB kelompok -OHP dan umpan -LCD balik Minggu 13 Analisis kuantitatif sediaan Studi kasus obat padat multikomponen secara spektrofotometri/ spektrofluorometri /KLTDensitometri/KCKT/KGC Minggu 14 Analisis kuantitatif sediaan Studi kasus obat semi padat multikomponen secara spektrofotometri/ spektrofluorometri /KLTDensitometri/KCKT/KGC Minggu 15 Analisis kuantitatif sediaan Studi kasus obat cair multikomponen secara spektrofotometri/ spektrofluorometri /KLTDensitometri/KCKT/KGC Minggu 16 Ujian Akhir Semester Diskusi -WB kelompok -OHP dan umpan -LCD balik b). diskusi. laporan praktikum Modul 2 Modul 3 Modul 4 Analisis komponen aktif Praktikum preparasi. dan Tugas. diskusi. spektrofluorometri. dan analisis Hg dalam kosmetika secara AAS Metode Fasilitas Minggu 12 Validasi metode analisis Tujuan validasi metode analisis. monokomponen secara praktikum. dan Tugas.

cair/steril multikomponen praktikum. diskusi. diskusi. laporan praktikum Fasilitas spektrof otometer Alat-alat gelas. KGC secara KGC laporan praktikum Analisis zat warna dalam Praktikum preparasi. pre. analisis. Modul 5 secara Substansi Metode praktikum. praktikum. laporan praktikum dan Tugas. KCKT secara KCKT laporan praktikum Analisis komponen aktif Praktikum preparasi. analisis. dan Tugas. diskusi. pre. praktikum. dan Tugas. AAS laporan praktikum Hasil dan permasalahan yang Diskusi -WB ditemukan dalam analisis kelompok -OHP kuantitatif dan umpan -LCD balik Hasil dan permasalahan yang Diskusi -WB ditemukan dalam analisis kelompok -OHP kuantitatif dan umpan -LCD balik Modul 11 Presentasi hasil praktikum Modul 12 Presentasi hasil praktikum . secara KLT-Densitometri laporan praktikum Modul 7 Analisis komponen aktif Praktikum preparasi. diskusi. Modul 6 Analisis komponen aktif Praktikum preparasi. praktikum. dan Tugas. gelas. dan Tugas. Spektrof ometer/T LC/TLC -Skener / Densito meter Modul 8 Modul 9 Modul 10 Analisis kosmetika Hg dalam Praktikum preparasi. diskusi. predan test. cair/steril multikomponen praktikum. analisis. cair/steril multikomponen praktikum. TLCSkener/ Desnsio meter Analisis komponen aktif Praktikum preparasi sediaan padat / semi/ derivatisasi. analisis.Alat-alat pembuatan laporan test. gelas. laporan praktikum Alat-alat gelas. prekosmetika pembuatan laporan test. spektrofl uoromet er Alat-alat gelas. cair/steril padat pembuatan laporan multikomponen secara spektrofluorometri. gelas. diskusi. dan Tugas. presediaan padat/semi padat/ pembuatan laporan test. pre. analisis.Pertemuan Topik multikomponen spektrofotometri.Alat-alat sediaan padat/semi padat / pembuatan laporan test.Alat-alat sediaan/semi padat / pembuatan laporan test. analisis.

Laptop dan LCD projector. Komponen evaluasi antara lain meliputi pemahaman. 2. dilakukan sedikitnya satu kali. pre-test dan post-test praktikum.2. dan ujian-akhir semester. d) Pemberian tugas mandiri dan diskusi. dalam sediaan obat dan kosmetika. f) Pemaparan dan diskusi hasil percobaan dalam praktikum yang telah dilakukan C. keterampilan. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat dikukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. Pemberian tugas mandiri bersifat wajib. ujian tengan semester. maka skor tertinggi diberikan untuk poin tugas-tugas. bekerja sama dengan teman satu jkelompo. Pelaksanaan diskusi adalah sebagai berikut : Dosen menyiapkan bahan diskusi yang diambil dati tugas mandiri yang diberikan dan yang telah diperiksa. Penilaian (Assesment) . Bentuk diskusi ini bagai mahasiswa akan mampu menganalisis bahan yang diberikan secara kelompok. Komponen pemahaman dan keterampilan meliputi tugas-tugas yang diberikan setiap pokok bahasan. White Board. kreativitas. OHP. Disamping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama masa perkuliahan/praktikum (berupa kuesioner. Metode Pembelajaran dan bentuk kegiatan c) Tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut : Dosen menerangkan dengan alat Bantu buku ajar. Karena mata kuliah ini merupakan mata kuliah keahlian dan memerlukan latihan/praktikum yang intensif. baik monokomponen maupun multikomponen. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. dan leadership. dilanjutkan Tanya jawab antara mahasiswa dan dosen. dengan tujuan mempersiapkan diskusi kelompok. aktif memberikan mendapat (saling memberi masukan) sesuai dengan pokok bahasan sehingga diskusi akan berjalan lancer. menggunakan metode analisis yang sesuai berdasarkan hasil diskusi kelompok yang telah dilakukan. merangkum pendapat-pendapat yang ada seshingga terjadi satu pemahaman mengenai satu pokok bahasan. dan kritik-saran dari mahasiswa). e) Tugas/praktikum analisis kuantitatif komponen aktif.

67 16. Washington..33 8. Newburger’s Manual Cosmetic analysis. d) Sanzel. Vol.33 8. San Diego. Chem. New York c) Horwitz. W. ..33 8. Inc. 2005. Ed... AOAC International. Of..33 8. 2001. 3. and Scypinski.. Maryland. D. S. A. Official Methods of Analysis. 2 nd.17 25. 1977. Handbook of Modern Pharmaceutical analysis.. Official Methods of Analysis. Ed. Academic Press. S. An. DAFTAR PUSTAKA Skor Maks 200 200 300 100 100 100 100 100 1200 Presentase 16. G.. F. b) Cunnif.W. 16th.Aspek pemilaian meliputi : Aspek penilaian Unsur Penilaian Pemaham keterampilan Tugas mandiri Ujian Tengah Semester Ujian Akhir Semester Kreativitas Kreativitas dalam diskusi Membuat resume Leadership Kedisiplinan pengumpulan tugas Presentasi Partisipasi di kelas Jumlah Hasil akhir ditentukan sebagai berikut : Nilai A untuk > 960 poin (> 80%) Nilai B untuk 840 -959 poin ( 70 – 80%) Nilai C untuk 720 – 839 poin (60 – 70%) Nilai D untuk 480 – 719 poin (40 – 60%) Kurang dari 480 dianggap tidak lengkap/tidak lulus.33 100 a) Ahuja.J. AOAC Intern.00 8. and Latimer. 1995...

Metabolisme obat dan senyawa organik asing lain. Aspek stereokimia dan aktivitas biologis. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari matakuliah ini mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan prinsip-prinsip dasar hubungan struktur. ekskresi obat. Memahami proses interaksi obatreseptor dan metabolisme dengan aktivitas biologis obat. prinsip Ferguson dan model kerja obat. distribusi. Menjelaskan sifat interaksi obat-biopolimer secara nonspesifik dan spesifik . Proses interaksi obat-biopolimer. Menjelaskan tujuan dan manfaat Kimia Medisinal bagi farmasis 2. b. untuk digunakan sebagai dasar untuk menjelaskan hubungan struktur dengan aktivitas biologis suatu kelompok turunan obat dan rancangan obat. ruang lingkup. 2. sifat kimia fisika dengan aktivitas biologis obat. manfaat Kimia Medisinal bagi farmasis. Menjelaskan hubungan struktur dengan proses absorbsi. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. Modifikasi molekul dan rancangan obat yang rasional dan beberapa contoh obat: obat antiinfeksi (antibiotika dan sulfonamida). Teori-teori interaksi obatreseptor serta ikatan kimia yang terlibat. Hubungan sifat kimia fisika dengan aktivitas bilogis obat. Menjelaskan definisi. hubungan kelarutan dengan aktivitas biologis. a. sejarah dan ruang lingkup Kimia Medisinal serta hubungannya dengan bidang ilmu lain. a. Deskripsi singkat matakuliah Kimia Medisinal Matakuliah Kimia Medisinal menyajikan materi yang berisi arti. baik secara kualitatif maupun kuantitatif.Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa diharapkan mampu: 1. 3. distribusi dan ekskresi obat b. Hubungan struktur dengan proses absorbsi.GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN KIMIA MEDISINAL A. Hubungan kuantitatif struktur dan aktivitas biologis obat.

8. a. b. Menjelaskan pengaruh isomer cis-trans. ion. elektronik dan sterik. n-alkil resorsinol dan ester p-aminobenzoat. Menjelaskan hubungan kuantitatif struktur dengan aktivitas biologis obat menurut model LFER Hansch. b. hidrogen. gangguan makromolekul dan teori pendudukan-aktivasi. c. Memberikan contoh-contoh aplikasi HKSA model Hansch e. Menjelaskan hubungan struktur dengan interaksi nonspesifik antara obat dengan protein plasma. Menjelaskan parameter kimia fisika yang digunakan pada model HKSA dari Hansch. kecepatan. pendudukan. Menjelaskan hubungan kelarutan dengan aktivitas obat anestesi sistemik menurut teori Overton-Meyer 4. Menjelaskan hubungan struktur dan interaksi spesifik antara obat dengan enzim biotransformasi dan reseptor. Menjelaskan hubungan struktur. dipol-dipol. van der Waals. b. b. 5. c. Menjelaskan ikatan-ikatan kimia yang terlibat pada interaksi obat reseptor (ikatan kovalen. 3. lemak dan asam nukleat d. pKa dan ionisasi terhadap aktivitas biologis obat. induced-fit. dan hidrofob) dan peran ikatan tersebut terhadap aktivitas biologis obat. 6. Memberikan contoh-contoh modifikasi isosterik dan perubahan aktivitas biologis yang ditimbulkannya. a. a. Menjelaskan hubungan prinsip Ferguson. Menjelaskan keunggulan dan kelemahan HKSA model Hansch dibandingkan model Free-Wilson 7. diastereoisomer dan isomer optik terhadap aktivitas biologis obat dan memberikan contohnya. Menjelaskan pengaruh perubahan pH. Menjelaskan teori interaksi obat reseptor yaitu teori klasik. bentuk konformasi. Menjelaskan peran modifikasi isosterik dalam pengembangan obat. koefisien partisi dengan aktivitas antibakteri kelompok turunan n-alifatis alkohol. a. dengan menggunakan parameter tetapan lipofilik. Menjelaskan hubungan kuantitatif struktur dengan aktivitas biologis obat menurut model Free-Wilson b. a. a.c. d. . aktivitas Thermodinamik dengan Menjelaskan model kerja obat berstruktur tidak spesifik dan memberikan aktivitas obat anestesi sistemik dan antiseptik contohnya.

b. Menjelaskan HSA senyawa kation aktif c. C-O dan C-S. atom Cα – karbonil dan imin. serta gugus alkohol dan aldehida. gugus olefin. Menjelaskan senyawa induk atau penuntun b. sulfonamid B. Ceramah dan dengan proses absorbsi. nitro dan azo d. atom C sistem C-N. a. bioinaktivasi dan biotoksifikasi dalam metabolisme obat. f. Menjelaskan perubahan metabolik akibat reaksi konyugasi dengan asam glukuronat. yaitu gugus cincin aromatik. Menjelaskan modifikasi senyawa induk menjadi turunan-turunan yang lebih baik. 10.PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. sulfat. atom C-alifatik dan alisiklik. b. d. Menjelaskan perubahan metabolik akibat reaksi asetilasi dan metilasi dari gugus fungsi obat. Menjelaskan hubungan pembentukan khelat. serta memberikan contohnya. a. Ceramah dan hubungan dengan bidang ilmu lain. ruang lingkup. sifat kimia fisika. sejarah. contoh penisilin. c. glutation dan asam merkapturat dari gugus fungsi obat. atom C-benzilik dan alilik. Menjelaskan perubahan metabolik akibat reaksi oksidasi dari gugus fungsi obat. distribusi dan tanya jawab ekskresi obat 2 Hubungan struktur dengan proses absorbsi. glisin dan glutamin. Menjelaskan perubahan metabolik akibat reaksi hidrolisis dari gugus-gugus fungsi ester dan amida e. Menjelaskan proses bioaktivasi. Menjelaskan pengaruh ikatan hidrogen terhadap sifat kimia fisika dan aktivitas biologis obat. Jadwal Kegiatan Mingguan Topik Pengantar Medisinal Kimia Substansi Metode Fasilit as -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD Minggu ke1 Definisi. tanya jawab tujuan dan manfaat Kimia Medisinal Hubungan struktur. distribusi . Menjelaskan perubahan metabolik akibat reaksi reduksi dari gugus-gugus fungsi aldehid dan karbonil. potensial redoks dan aktivitas permukaan dengan aktivitas biologis obat dan memberikan contohnya. 9.

n-alkil resorsinol dan Ceramah dan ester p-amino benzoat. . .Senyawa berstruktur tidak spesifik .Interaksi obat-biopolimer secara tanya jawab spesifik dan nonspesifik.Prinsip Ferguson dan aktivitas Ceramah dan tanya jawab termodinamik .Interaksi nonspesifik obat dengan protein plasma.Hubungan koefisien partisi tanya jawab dengan aktivitas anestesi sistemik . . kelarutan dan aktivitas biologis obat 5 Prinsip Ferguson dan Model kerja Obat Hubungan struktur.Senyawa berstruktur spesifik Ceramah dan .dan ekskresi obat 3 Interaksi biopolimer obatCeramah dan .Modifikasi isosterik dan aktivitas tanya jawab biologis obat .Pengaruh isomer terhadap Ceramah dan aktivitas biologis obat tanya jawab Pendekatan HKSA Model de novo dari Free Wilson dan model LFER Ceramah dan dari Hansch tanya jawab Ikatan kimia yang terlibat pada interaksi obat-reseptor dan perannya Ceramah dan tanya jawab terhadap aktivitas bilogis obat Teori Interaksi Obat-reseptor Ceramah dan tanya jawab -WB -OHP -LCD 4 Hubungan struktur.Hubungan kelarutan dengan aktivitas biologis senyawa homolog turunan n-alifatis alkohol. aspek stereokimia dan aktivitas biologis obat Hubungan Kuantitatif Struktur Aktivitas Biologis Obat (HKSA) Interaksi reseptor 10 Interaksi Reseptor 11 Sifat Kimia Fisika dan aktivitas biologis obat Sifat Kimia Fisika ObatObat- -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD 6 7 8 9 Hubungan ionisasi dan ikatan hidrogen dengan aktivitas biologis obat Hubungan pembentukan khelat.Interaksi spesifik obat dengan enzim biotransformasi dan Ceramah dan tanya jawab reseptor . . lemak dan asam nukleat.

13 Topik Metabolisme.Contoh: penisilin dan turunannya Sulfonamid dan turunannya Fasilit as -WB -OHP -LCD -WB -OHP -LCD 2. Materi kuliah diberikan dnegan peralatan Power Point. OHP dan papan tulis.Proses bioaktivasi.Modifikasi molekul dan tujuan rancangan obat rasional . Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. bioinaktivasi Ceramah dan dan biotoksikasi dalam tanya jawab metabolisme obat . yang terdiri dari pembahasan konsep-konsep materi kuliah dan tugas terstruktur. Modifikasi molekul dan rancangan obat rasional (SAR) . aktivitas biologis dan rancangan obat Substansi Metode 14. C. Evaluasi dilakukan dengan mengadakan Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS). reduksi dan hidrolisis dari gugus-gugus obat .Perubahan metabolik obat akibat reaksi oksidasi. 2.Reaksi konyugasi. tanya jawab . Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Bentuk kegiatan proses pembelajaran meliputi tatap muka dan tanya jawab/diskusi selama 100 menit. Untuk memantau kinerja dosen pengampu. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. Penilaian (assessment) Aspek penilaian meliputi: . sebagai feed back untuk perbaikan perkuliahan di masa mendatang. diedarkan kuesioner yang diisi oleh mahasiswa pada waktu kuliah. Hasil kuesioner akan diberikan kepada dosen pengampu. Minggu ke12.Senyawa penuntun (lead compound) . asetilasi dan metilasi dari gugus-gugus fungsi obat dikaitkan dengan aktivitas Ceramah dan biologik dan rancangan obat.dan aktivitas biologis obat potensial redoks dan aktivitas permukaan dnegan aktivitas biologis obat.

Soekardjo B. 5th ed.1995-1997.. Introduction to Medicinal Chemistry.. Vol.Surabaya B. Lea and Febriger Gringauz A. New York. 2000..John Wiley & Sons. Principles of Medicinal Chemistry.W.. DAFTAR PUSTAKA Delgado J..N. 1997. Airlangga University Siswandono.Surabaya Wollf M.< 80 66 . 1991. New York . I-IV. Burger’s Medicinal Chemistry aand Drug Discovery . Kimia Medisinal II.. Eds. Wilson and Gisvold’s Textbook of Organic Medicinal and Pharmaceutical Chemistry. 2002... Soekardjo Press. Ed. Kimia Medisinal I. and Remers A. 1988.< 75 61 . Lippincott Foye W..< 61 45 -< 55 < 45 Skor Maks 100 100 100 Persentase 40 60 100 D. 2nd ed.O.. 2000.Aspek Penilaian Pemahaman Unsur Penilaian Skor Tengah Semester (STS) Skor Akhir Semester (SAS) Jumlah Hasil akhir ditentukan sebagai berikut: Nilai Huruf A B+ B C+ C D E Nilai Angka ≥ 80 75 . John Wiley and Sons. 5th ed. Essential of Medicinal Chemistry.Wiley-VCH. How Drugs Act and Why... Korolkovas A. Airlangga University Press. 9th ed.E.< 66 55 .. New York Siswandono.

Mengaplikasikan teknik-teknik penyelesaian permasalahan yang berhubungan dengan aspek admistratif. 2. dispensing tanya jawab laptop. farmasetis dan klinis. dan klinis.Proses dalam dispensing whiteboard . Tujuan pembelajaran Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa memahami dan menguasai arti penting Compounding dan Dispensing dalam praktek Apoteker. seperti skrining obat dan pengatasan permasalahan aspek administrative. dan aspek-aspek khusus dalam praktek Compounding dan Dispensing. penentuan beyond-use date. A. pendosisan obat pada kondisi khusus. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. Mengaplikasikan penentuan beyond-use date terhadap obat yang diberikan pada pasien. d. Memahami peranan Compounding dan Dispensing dalam praktek Apoteker b. dan klinis dalam pemberian obat pada pasien. Deskripsi singkat kuliah Compounding dan Dispensing Secara keseluruhan mata kuliah Compounding dan Dispensing berisi materi tentang praktek Apoteker yang menyangkut Compounding dan Dispensing. medication error dan pengatasannya. dan penyelesaian problema terapi obat berdasarkan aspek administrative. Tujuan pembelajaran khusus Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu : a. Program Studi Apoteker GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN COMPOUNDING dan DISPENSING I. 3. B. Mampu menyelesaikan problema pembuatan sediaan-sediaan tertentu. e. farmasetis. compounding. c. langkah-langkah compounding. penentuan dosis dan beyond-use date obat yang diberikan pada pasien. pemberian obat rasional secara individual. farmasetis. KULIAH PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. teknis compounding. dan adanya interaksi obat. Ceramah dan LCD viewer. penyakit.Step-step dalam proses compounding Substansi Materi 15 . Jadwal Kegiatan Mingguan Minggu Topik/Pokok keBahasan I Pendahuluan Praktek Farmasi Metode Fasilitas Pembelajaran Pengertian farmasi. .2. Mengaplikasikan penentuan pendosisan berdasar pada kondisi pasien.

fungsi kemandirian .Pengertian resep dan peresepan rasional .II Fungsi Apoteker . rasional tanya jawab laptop. baik untuk pembuatan diskusi laptop. Berbagai macam tanya jawab laptop. berbagai sediaan obat. .Berbagai bentuk intervensi whiteboard terapeutik Berbagai penyebab problem terapi dengan obat .Teknik menimbang dan Ceramah dan LCD viewer. fungsi administrasi.Fungsi-fungsi farmasis: whiteboard fungsi professional. ditimbang whiteboard .Solusi masalah dispensing error . dan dispensing whiteboard Cara-cara penentuan beyond-use date Aplikasi penentuan beyond-use date III Pengobatan Rasional IV Medication error dan dispensing error V Teknik-teknik Compounding VI Teknik-teknik Compounding VII Beyond-use Date . medication error whiteboard Berbagai tipe dan penyebab dispensing error .Review perhitungan dalam compunding Langkah-langkah compounding . dalam compounding diskusi laptop.Tahap kritis dalam dispensing .Farmasi sebagai profesi tanya jawab laptop.Tahapan dalam pengobatan Ceramah dan LCD viewer. .Cara compounding yang Ceramah dan LCD viewer.Membuat sediaan obat dengan stabilitas yang baik .Karakteristik suatu profesi Ceramah dam LCD viewer.Perlurnya beyond-use date Ceramah dan LCD viewer. fungsi teknik. dan semi padat .Definisi medication error Ceramah dan LCD viewer. whiteboard seperti serbuk. sediaan cair. . berat minimal boleh tanya jawab laptop.

Pendosisan geriatri Ceramah dan LCD viewer.Pendosisan untuk dewasa .VIII Pendosisan .Aplikasi . Dispensing tentang berbagai diskusi laptop. Dispensing tentang berbagai diskusi laptop.Pengatasan kontaminasi Ceramah dan LCD viewer. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. . . diserbuk diskusi laptop. permasalahan dalam praktek whiteboard IX Pendosisan X Problema Compounding Sediaan Padat Problema Sediaan Cair XI XII Problema Compounding dan Dispensing Problema Compounding dan Dispensing Problema Compounding dan Dispensing XIII XIV 2. Pengatasan problema whiteboard oksidasi Pengatasan problema pembuatan sediaan suspensi dan emulsi Diskusi Compounding dan Ceramah dan LCD viewer.Cara-cara pendosisan Ceramah dan LCD viewer. Dispensing tentang berbagai diskusi laptop.Penyesuaian dosis karena diskusi laptop. .Pendosisan untuk bayi diskusi laptop.Pendosisan untuk anak dan whiteboard remaja . permasalahan dalam praktek whiteboard Diskusi Compounding dan Ceramah dan LCD viewer. C. interaksi obat whiteboard . Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Pembelajaran dilakukan dengan ceramah/tatap muka dan diskusi/tanya jawab. mikroba diskusi laptop.Pencampuran bahan sukar Ceramah dan LCD viewer.Penggunaan wadah whiteboard .Pemberian etiket . . Hasil Pembelajaran . permasalahan dalam praktek whiteboard Diskusi Compounding dan Ceramah dan LCD viewer.

...2006. P. Posey. 2 nd Edition. New York.L. J. Anonim.G.L.. G.V. dan ujian akhir semester. Lippincot Williams & Wilkins. G. and Kearns.. Lippincot Williams & Wilkins. The Art. and Technology of Pharmaceutical Compounding. Brater. Philadelphia.. penugasan.J. L. J.R.. Philadelphia. Wells. D.2004. Yee. USP Convention Inc.Talbert.C. New YorK II. Ritschel W.C. L.B. Penilaian (student assessment) Bobot Penilaian : Kuis dan penugasan Ujian Akhir Semester Konversi Nilai : • A jika nilai ≥ 75 • 65 ≤ B < 75 • 55 ≤ C < 65 • 45 ≤ D < 55 • E < 45 D...2002. peracikan obat sampai kepada : 20% : 80% . PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. L. Washington.2005. 27th Ed. 1990. 6th Edition. Handbook of Basic Pharmacokinetics Including Clinical Applications.VII...2005. tanya jawab. A.. Rational Therapeutics A Clinical Pharmacologic Guide for Health Professional.C.. Martin’s Physical Pharmacy and Pharmaceutical Science. 2nd Edition. untuk memantau kegiatan dosen pengampu diberikan kuesioner yang diisi oleh mahasiswa di akhir sesi kuliah untuk masing-masing dosen. RL. 5th Edition. S. American Pharmaceutical Association. Pharmacotherapy A Pathophysiologic Approach.A. 2. Sinko.. J. Marcel Dekker Inc.E. B. American Pharmaceutical Association. Matzke. USP/NF. D. Boston.2004.2004. DAFTAR PUSTAKA Allen Jr. D. Deskripsi singkat mata praktikum Compounding dan Dispensing Secara keseluruhan mata praktikum Compounding dan Dispensing berisi tentang kegiatan praktikum pelayanan resep yang mencakup skrining resep. Shargel.C. Vol... 6th Edition. Thompson.C. Washington. DiPiro. Selanjutnya. Applied Biopharmaceutics & Pharmacokinetics. Williams. P R A K T I K U M A. Science.T.M. and Yu.. McGraw Hill.. A Practical Guide to Contemporary Pharmacy Practice..Hasil pembelajaran diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran yang meliputi keaktifan dalam diskusi. Rockville.Wu-pong. and Mordenti. G. 5th Edition. McGraw Hill. R.

2. mengaplikasikan praktik pelayanan resep yang mencakup problem administratif b. mengenal dan memahami jenis dan fungsi berbagai macam alat kesehatan B.praktikum pelayanan resep mencakup problem administratif.Penjelasan umum materi Diskusi diskusi praktikum kelompok pendahuluan . Laptop. farmasetis dan klinis .minikuis sinonim obat dan sediaan lazim obat . Whiteboard dan Bahan obat dalam laboratorium III Praktik pelayanan resep 2 dan Bahan obat dalam laboratorium IV Praktik pelayanan resep 3 Praktik pelayanan Praktik postes Praktik postes dan Bahan obat dalam laboratorium dan Bahan dalam obat V . Mahasiswa juga diharapkan mengenali jenis dan fungsin berbagai macam alat kesehatan.praktikum pelayanan resep kompehensif . Skrining resep mencakup problem administratif. Jadwal Kegiatan Mingguan Minggu Topik/Pokok Metode Substansi Materi keBahasan Pembelajaran I Asistensi dan . mengaplikasikan praktik pelayanan resep yang mencakup problem klinis d.praktikum pelayanan resep postes mencakup problem administratif dan farmasetis . 3.Tujuan Pembelajaran Khusus Setelah mengikuti mata praktikum ini mahasiswa diharapkan mampu : a.minikuis (semua materi minikuis) Praktik postes Fasilitas LCD viewer. membekali praktik pelayanan resep untuk menghadapi ujian kompetensi ISFI e. Mata praktikum ini juga dilengkapi dengan penjelasan alat-alat kesehatan.diskusi resep II Praktik pelayanan resep 1 . Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti praktikum ini mahasiswa mampu mengaplikasikan praktik pelayanan resep di apotek atau rumah sakit.minikuis singkatan latin Praktik . Tujuan pembelajaran mata praktikum ini juga melatih ketrampilan mahasiswa dalam meracik obat (to compound) dan membekali mahasiswa untuk mahir melakukan praktik pelayanan resep sesuai dengan standar kompetensi yang telah ditentukan oleh ikatan Sarjana Farmasi Indonesia.minikuis khasiat dan penggolongan obat . farmasetis serta problem klinis. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. mengaplikasikan praktik pelayanan resep yang mencakup problem farmasetis c.penyerahan obat kepada pasien.

obat saluran pernafasan) diskusi resep yang dipraktikkan pada praktik 5 Praktikum pelayanan resep Praktik seperti model ujian kompetensi ISFI yang terdiri dari 4 pos . obat darah. obat Hormonal. kelompok Antimikroba.Ujian tertulis (mencakup penyelesaian 2 macam resep dan materi minikius keseluruhan) Praktikum pelayanan resep Praktik seperti model ujian kompetensi ISFI yang terdiri dari 4 pos . kelompok obat kontrasepsi.diskusi resep dari praktik 14 . obat gastrointestinal.pos perhitungan dosis dan penimbangan .tes obat-obatan I (obat-obat Diskusi SSP. alat dispensing. Laptop.resep 4 VI Evaluasi praktik 1-4 . simulasi dokter dan pasien XI Responsi Bahan alat obat. alat dispensing.pos skrining resep .pos peracikan obat . . simulasi dokter dan pasien IX Evaluasi praktik 5 LCD viewer.Tes obat-obatan III (obat Diskusi kardiovaskuler.pos peracikan obat . Whiteboard X Praktik pelayanan resep 6 Bahan obat.pos penyerahan obat dengan konseling Ujian praktik seperti model Ujian praktik ujian kompetensi ISFI laboratorium LCD viewer.pos perhitungan dosis dan penimbangan .pos penyerahan obat dengan konseling .tes obat-obatan II (obat Ujian tertulis antineoplastik. Laptop.praktikum pelayanan resep kompehensif . obat renal dan elektrolit) . Whiteboard VII Midterm Laboratorium VIII Praktik pelayanan resep 5 Bahan obat.pos skrining resep . Analgetik) .

sphigmomanometer . Masing-masing pos diberikan alokasi waktu 10 menit. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. Komponen evaluasi antara lain meliputi minikuis. dan pos IV tentang penyerahan obat dan konseling pasien.diskripsi obat-obat khusus (kontrasepsi. mahasiswa harus bisa menyelesaikan permasalahan resep sampai dengan konseling obatnya. Selanjutnya dosen melakukan evaluasi berupa postes. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan : Pembelajaran untuk materi pelayanan resep dilakukan dengan praktik di laboratorium dengan soal yang berupa resep dengan riwayat penyakit dan pengobatan pasien oleh dosen yang bertugas. midterm dan responsi. menjawab dan penguasaan materi). C. tes gula darah. Mahasiswa diminta menyelesaikan soal resep dalam bentuk diversen dan sediaan obat. simulasi dokter dan pasien Alat kesehatan dan obat khusus XIII Tes alat Evaluasi dengan pengamatan Ujian tertulis kesehatan dan penjelasan fungsi alat kesehatan Alat kesehatan dan obat khusus 2. handihaler. Sesi diskusi dilakukan untuk mengevaluasi pelaksanaan praktikum sebelumnya. tes obat-obatab. Bentuk praktikum kompetensi dilakukan dengan mengadopsi prosedur kegiatan ujian kompetensi oleh ISFI. dengan harapan ada perbaikan dalam pelaksanaan praktikum berikutnya. 2.diskripsi dan fungsi nebulizer. Penilaian (student assessment) Bobot penilian : . Dalam waktu 40 menit. inhaler. diharapkan mahasiswa mampu dan memiliki bekal yang cukup untuk melakukan pelayanan resep di apotek dan rumah sakit. pos III tentang peracikan. tetes telinga. Praktikum ini dilakukan dengan model 4 pos yaitu pos I tentang skrining resep. tablet lepas lambat dll) dispensing. Disamping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama proses pembelajaran (berupa kuesioner dan kritik saran dari mahasiswa). tetes mata.XII Penjelasan alat kesehatan dan obat sediaan obat khusus . PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. Dengan mengkombinasikan model praktikum pelayanan resep dan model ujian kompetensi. aktivitas diskusi (keaktifan bertanya.Diskripsi alat kesehatan Pengamatan . pos II tentang perhitungan dosis dan penimbangan.

.Strand. Pharmaceutical Care Practice. DAFTAR PUSTAKA : sebagai prasyarat mengikuti praktikum (70% : 30% : 10% : 10% : 15% : 25% : 10% Anief.1998. Edisi III. L. Ilmu Meracik Obat Teori dan Praktek. Mc Graw Hill. USA Thopson.Morley. Farmakope Indonesia. M.. 1979. Farmakope Indonesia. Washington. . Gadjah Mada University Press.E.2004.Minikuis benar) Praktik pelayanan resep dan Praktik kompetensi Diskusi Tes obat-obatan Midterm Responsi Ujian alat kesehatan Konversi Nilai : A jika nilai ≥ 75 65 ≤ B < 75 55 ≤ C < 65 45 ≤ D < 55 E < 45 D. Jakarta Anonim. Cipolle. L. A Practical Guide to Contemporary Pharmacy Practice. Anonim...M. PC. Depkes RI. Depkes RI.J. 1996.. USA. Lippincot Williams & Wilkins. Clinical Clerkship Manual.. Applied Therapeutics Inc. Yogyakarta. 1995.E.. J. Jakarta Boh. R.1995. Edisi IV.

glaukoma. kanker paru. alergi pada obat. b. gout dan hiperurisemia. ansietas dan gangguan tidur. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. osteoporosis. 3. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus acne vulgaris. 2. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus lymphomas. gangguan pola makan (eating disorders). venous thromboembolism. multipel sklerosis. obesitas. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus venous thromboembolism c. acne vulgaris. endometriosis. inkontinensia urin. atopic dermatitis. Penyakit Hubungan Seksual. Deskripsi singkat mata kuliah Farmakoterapi Terapan Secara keseluruhan mata kuliah Farmakoterapi Terapan meliputi penatalaksanaan terapi rasional pada berbagai kasus penyakit sistem organ antara lain : gagal ginjal kronik. melatih kerja sama dalam kelompok dan ketrampilan dalam melakukan presentasi serta mengemukakan pendapat dalam diskusi kelas. disfungsi ereksi. anemia dan Benign Prostatic Hyperplasia. lymphomas. rhematoid arthritis. Tujuan pembelajaran Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa mampu menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada berbagai kasus penyakit sistem organ. psoriasis. Tujuan pembelajaran khusus Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu : a. infeksi tulang dan sendi. Tujuan pembelajaran mata kuliah ini juga melatih ketrampilan mahasiswa menggunakan teknologi informasi (internet) untuk mengakses informasi mengenai perkembangan terapi terkini dan pengobatan berbasis bukti (evidence based medicines) pada kasus penyakit berbagai sistem organ. pankreatitis.GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN FARMAKOTERAPI TERAPAN A. .

Jadwal Kegiatan Mingguan pada Semester Gasal Mingg u keI Topik/Pokok Bahasan Pengantar Substansi materi -Metode / teknik pembelajaran . Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus osteomalasia. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus inkontinensia urin. h. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus ansietas dan gangguan tidur. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. n. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus multipel sklerosis. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus infeksi tulang dan sendi. l. i. m. j. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus gout dan hiperurisemia. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus disfungsi ereksi. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus osteoporosis. v. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus Benign Prostatic Hyperplasia. y. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus pankreatitis. o. B. r.d. g. k. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus alergi pada obat. w. s. q. u. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus psoriasis. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus anemia. p. whitebo . x. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus obesitas. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus glaukoma. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus atopic dermatitis. menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus Penyakit Hubungan Seksual.Sistem penilaian Metode Fasilitas Pembelajar an Ceramah LCD viewer. e. t. Laptop. f. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus kanker paru. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus rhematoid arthritis. menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus endometriosis. Menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus gangguan pola makan (eating disorders). menganalisis penatalaksanaan terapi rasional pada kasus gagal ginjal kronik.

Laptop. Laptop. Laptop. Laptop. Laptop. whitebo ard LCD viewer. whitebo ard LCD viewer. whitebo ard LCD viewer. lembar jawab LCD viewer. VI Rhematoid arthritis Tata laksana terapi rasional pada kasus Case Based Rhematoid arthritis Learning VII Atopic dermatitis Tata laksana terapi rasional pada kasus Case Based Atopic dermatitis Learning VIII Gout dan Tata laksana terapi rasional pada kasus Gout Case Based hiperurisemia dan hiperurisemia Learning Osteomalasia Tata laksana terapi rasional pada kasus Case Based osteomalasia Learning Inkontinensia urin Tata laksana terapi rasional pada kasus Case Based inkontinensia urin Learning IX X XI Glaukoma Tata laksana terapi rasional pada kasus Case Based Glaukoma Learning XII Anemia Tata laksana terapi rasional pada kasus Case Based Anemia Learning . Laptop. whitebo ard Soal ujian. whitebo ard LCD viewer. Laptop. Laptop. whitebo ard LCD viewer. whitebo ard LCD viewer. whitebo ard LCD viewer.II Acne Vulgaris Tata laksana terapi rasional pada kasus acne Case Based vulgaris Learning III Venous thromboembolism Tata laksana terapi rasional pada kasus Case Based venous thromboembolism Learning IV Lymphomas Tata laksana terapi rasional pada kasus Case Based lymphomas Learning V Ansietas dan Tata laksana terapi rasional pada kasus Case Based ansietas dan gangguan tidur Learning gangguan tidur ard LCD viewer.

whiteboard Case Based LCD Learning viewer. Tata laksana terapi rasional pada kasus Case Based Benign Prostatic Hyperplasia Learning Laptop. Laptop. whiteboard Case Based LCD Learning viewer.XIII Benign Prostatic Hyperplasia. whiteboard Case Based LCD Learning viewer. whiteboard Case Based LCD Learning viewer. Laptop. whiteboard II Gagal Ginjal Kronik Endometriosis III IV Penyakit Hubungan Seksual Kanker paru V VI Multipel sklerosis Gangguan pola makan (eating disorders) Alergi pada obat VII VIII . Laptop. whitebo ard Soal ujian. Laptop. whiteboard Case Based LCD Learning viewer. Laptop. Jadwal Kegiatan Mingguan pada Semester Genap Minggu Topik/Pokok ke Bahasan I Pengantar Substansi materi -Metode / teknik pembelajaran -Sistem penilaian Tata laksana terapi rasional pada kasus Gagal ginjal Kronik Tata laksana terapi rasional pada kasus endometriosis Tata laksana terapi rasional pada kasus Penyakit Hubungan Seksual Tata laksana terapi rasional pada kasus kanker paru Tata laksana terapi rasional pada kasus multipel sklerosis Tata laksana terapi rasional pada kasus gangguan pola makan (eating disorders) Tata laksana terapi rasional pada kasus alergi obat Metode Fasilitas pembelajaran Ceramah LCD viewer. Laptop. whiteboard Case Based LCD Learning viewer. Laptop. Laptop. whitebo ard LCD viewer. lembar jawab XIV Ujian Semester Akhir Semua materi Ujian tertulis 2. whiteboard Case Based LCD Learning viewer. Laptop.

kelompok III dan IV sebagai penanya/penyanggah dan wakil kelompok V sebagai moderator. Laptop. Kelompok I sebagai kelompok penyaji. Laptop. sedangkan mahasiswa lainnya ( audiens) sebagai penanya/penyanggah. Dosen pengampu memberikan kasus kepada kelompok penyaji yang sudah ditentukan. Kelompok penyaji wajib menyusun makalah sesuaii dengan kasus diskusi untuk diserahkan kepada dosen pengampu dan dibagikan kepada kelompok I dan II sebagai kelompok penanya/penyanggah. kelompok II dan kelompok III sebagai kelompok penanya/penyanggah dan wakil kelompok IV sebagaii moderator. Laptop. Mahasiswa dibagi dalam 13 – 14 kelompok (sesuai dengan topik diskusi). whiteboard LCD viewer. whiteboard LCD viewer. menjawab atau menyanggah serta penguasaan materi dari masing-masing mahasiswa secara individu. Dosen pengampu membuat dan mengisi formulir / blangko penilaian diskusi pada saat pelaksanaan diskusi kelas. whiteboard LCD viewer. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan: Pembelajaran dilakukan dengan metode Case Based Learning. whiteboard LCD viewer. Dengan model . kelompok II sebagai penyaji. Demikian seterusnya. whiteboard LCD viewer. lembar jawab 2. Laptop. Keaktifan mahasiswa dalam diskusi kelas dinilai berdasarkan keaktifan bertanya. whiteboard Soal ujian.IX Psoriasis Tata laksana terapi rasional pada kasus Case Based psoriasis Learning Tata laksana terapi rasional pada kasus Case Based infeksi tulang dan sendi Learning Tata laksana terapi rasional pada kasus Case Based obesitas Learning Tata laksana terapi rasional pada kasus Case Based disfungsi ereksi Learning Tata laksana terapi rasional pada kasus Case Based pankreatitis Learning Tata laksana terapi rasional pada kasus Case Based osteoporosis Learning Semua materi Ujian tertulis X Infeksi tulang dan sendi Obesitas XI XII Disfungsi ereksi XIII Pankreatitis XIV Osteoporosis XV Ujian Akhir Semester LCD viewer. Laptop. Laptop.

R. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. J. Komponen evaluasi antara lain meliputi aktivitas diskusi (keaktifan bertanya. C. New York . 2002. Pharmacotherapy a Pathophysiological Approach. R. Pharmacotherapy Casebook : A Patient Focused Approach. (Eds).L. D. E. L. Yee.. Lippincot Williams and Wilkins.D.T.. menjawab dan penguasaan materi). Posey. S..R. L... 2. Penilaian (student assessment) Bobot Penilaian : Makalah Aktivitas diskusi Ujian Akhir Semester Konversi Nilai :      A jika nilai ≥ 75 65 ≤ B < 75 55 ≤ C < 65 45 ≤ D < 55 E < 45 : 20% : 30% : 50% D. Pathophysiology of disease: An introduction to Clinical Medicine.... A. Disamping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama proses pembelajaran (berupa kuesioner dan kritik-saran dari mahasiswa). Philadelphia McPhee. 2000. 5th Ed. 4rd ed. 2005.. Talbert. G. Matzke. Wells. 2002.M. Gourley. DAFTAR PUSTAKA DiPiro..T. Appleton & Lange.. W. Stamford Dipiro. Ganong.diskusi tersebut di atas diharapkan dapat memberikan kesempatan yang sama terhadap semua mahasiswa untuk terlibat dalam diskusi kelas.. 3 rd ed. Lange. and Michael. Stamford Herfindal.F. 7th Ed.. J. The McGraw-Hill Companies Inc. penyusunan makalah dan Ujian Akhir Semester. V.R (Eds). Lingappa. Textbook of Therapeutics Drug and Disease Management. McGraw-Hill Companies.C. Appleton & Lange. 2001. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. New York Scwinghammer TL. G.G. L. Pharmacotherapy : A Pathophysiologic Approach.

perpajakan. jaminan mutu pelayanan farmasi. Diskripsi singkat mata kuliah Manajemen Farmasi Mata kuliah manajemen Farmasi Komunitas ini mempelajari tentang pendirian apotek. resep. d. penyimpanan. jaminan mutu. dan obat bebas. c. dan harga obat) . e. sediaan farmasi. administrasi. mengukur kinerja dan mengevaluasi kinerja farmasi. studi kelayakan. pengendalian apotek dari persediaan farmasi. bebas terbatas dan generik serta pelayanan informasi obat dan konselling. pengelolaan obat-obat expired date (ED). dan pemusnahan Memahami pengelolaan obat-obat yang rusak dan ED. pembelian. g. studi kelayakan apotek. obat wajib apotek. obat wajib apotek. pasien. pelayanan resep. SDM. Memahami pengendalian apotek (aset. strategi pengembangan apotek. Mengerti dan memahami peran penting manajemen pengelolaan apotek Memahami dan dapat mendirikan apotek berdasarkan peraturan yang ada serta dapat membuat studi kelayakan apotek Memahami pengelolaan sumber daya manusia. pengelolaan apotek dari SDM. narkotika dan psikotropik.pengelolaan sediaan farmasi. b. manajemen keuangan. obat bebas. yang dimulai dari pendirian apotek. sumber daya manusia. sediaan farmasi dari perencanaan. f. strategi pengembangan apotek serta memahami pengukuran dan evaluasi kinerja farmasi (Apotek) 3. Tujuan pembelajaran: Mahasiswa mengenal dan memahami konsep manajemen Apotek. narkotika dan psikotropik Memahami pelayanan resep. Tujuan pembelajaran Khusus Setelah mempelajari mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu: a.GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN MANAJEMEN FARMASI A. 2. manajemen keuanagan. Memahami dalam penetapan harga obat di apotek dan perpajakan. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. administrasi. pendistribusian. harga dan uang.

note psikotropika book. Apotek sound system Ceramah. pengelolaan obat-obat sound rusak dan Expired date system pengelolaan resep Whiteboar P Ceramah Tanya jawab d. elayanan obat wajib sound apotek system. OHP. Memahami tentang jaminan mutu pelayanan kefarmasian Memahami manajemen keuangan di apotek Memahami strategi pengembangan apotek Memahmi pengukuran dan evaluasi kinerja bisnis farmasi berdasar balanced scorecard. note Pengelolaan book. sound system Ceramah. APA. Tanya Whiteboar Persyaratan pendirian jawab d. note Proses pendirian book. persyaratan APA Studi kelayakan apotek Metode Pembelajaran Kuliah. Apotek LCD. Apoteker. OHP. SIA. Jadwal Kegiatan Mingguan Mingg Pokok Bahasan u ke I Pendahuluan Substansi II Pendiriaan Apotek Pengertian Apotek. elayanan resep LCD. OHP. tanya Whiteboard pengelolaan narkotika jawab dan kuis . k. i. B. j. LCD dan whiteboard Kuliah. tanya Whiteboard Perencanaan jawab dan kuis . tanya Whiteboar Pengelolaan Sumber jawab dan kuis d. note Penyimpanan book. pengelolaan LCD. Daya Manusia LCD. Pembelian LCD. Soundsyste m. p . administrasi apotek sound system Ceramah. OHP.h. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. OHP. note p book. Tanya jawab Fasilitas III Pengelolaan Apotek - IV Pengelolaan persediaan farmasi - V Pengelolaan resep dan obat-obat khusus - VI Pelayanan - OHP.

OHP. MIRR) Standar pelayanan di Apotek Indicator pelayanan apotek Merancang Jaminan mutu pelayanan di apotek Pengertian manajemen strategi Strategi bisnis terfragmentasi Strategi level corporate. bisnis dan fungsional Strategi pengembangan apotek Ceramah Tanya jawab Whiteboar d. bebas terbatas p elayanan obat generik p elayanan informasi obat dan konselling penetapan harga obat dengan resep penetapan harga obat tanpa resep jenis pajak dalam apotek Pengendalian sediaan farmasi Pengendalian harga Pengendalian uang Pengendalian pelayanan Pendahuluan analisis keuangan Neraca laba-rugi Break event point dan pay back periode Analisis keuangan (ROI. note book. LCD.- elayanan obat bebas. LCD. sound system VII Penetapan harga dan perpajakan - VIII Pengendalian Apotek - Ceramah Tanya jawab IX Manajemen keuangan - Studi kasus X Jaminan mutu pelayanan Apotek - Ceramah Tanya jawab Whiteboar d. OHP. TOR) Nilai waktu uang untuk studi kelayakan (PP. net profit margin. sound system Whiteboar d. LCD. sound system Whiteboar d. sound system XI Strategi pengembangan Apotek - Ceramah Tanya jawab . OHP. NPV. OHP. note book. note book. OHP. note book. LCD. ROA. note book. sound system Whiteboar d. LCD. IRR.

Hasil Pembelajaran . serta studi kelayakan pendirian apotek). Kepada masing-masing kelompok diberi tugas penelusuran jurnal atau case study terhadap kasus yang ada. Dalam studi kasus mahasiswa dibagi menjadi 4-5 kelompok. note book. tanya jawab dan studi kasus dalam bentuk diskusi untuk merangsang mahasiswa belajar mandiri di rumah. sound system Lembar soal dan lembar jawaban Diskusi. Keaktifan mahasiswa dalam diskusi kelas dinilai berdasarkan keaktifan bertanya. menjawab dan menyanggah serta penguasaan materi dari masing-masing mahasiswa secara individu. sedangkan kelompok lainnya (mahasiswa lain) sebagai penanya/penyanggah. Hal ini dilakukan mengingat jumlah mahasiswa yang cukup besar. Pada pelaksanana diskusi kelas dipilih masing-masing 2-3 kelompok penyaji. LCD. studi kasus XV Ujian akhir semester - Semua materi kuliah Ujian tertulis termasuk makalah studi kasus 2. OHP. sound system Whiteboard . C.XII dan XIII Mengukur kinerja dengan balanced Scorecard - XIV Presentasi studi kelayakan pendiriaan apotek - Pengertian balanced scorecard (BSC) Empat perspektif dalam balanced scorecard Mengukur kinerja dengan BSC Presentasi masingmasing kelompok Diskusi dengan studi kasus Whiteboar d. kemudian dibuat makalah untuk semua topik diskusi (manajemen keuangan. note book. Dengan model diskusi tersebut diatas diharapkan dapat memberikan kesempatan yang sama terhadap semua mahasiswa untuk terlibat dalam diskusi kelas. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Pembelajaran dilakukan dengan ceramah tatap muka dikelas. Dosen pengampu membuat dan mengisi formulir/blangko penilaian diskusi pada setiap diskusi kelas. LCD. OHP. evaluasi dan pengukuran kinerja dengan balanced scorecard.

Keputusan Kesehatan RI No 1332/MenKes/SK/X/2002 tentang perubahan atas perubahan atas peraturan MenKes RI tentang ketentuan dan tata cara pemberian ijin Apotek. 2002. Keputusan MenKes RI No 1027/MenKes/SK/IX/2004 tentang standar Pelayanan Farmasi di Apotek. Jakarta Anonim.. Jakarta Dessele.D. 1990. David.O. J. yaitu: A. Surabaya Quick. menjawab dan penguasaan materi). Jakarta Anonim. DepKes RI.< 65 D. keputusan menteri kesehatan no 347/MenKes/SK/VII/1990. Peraturan Menteri Kesehatan No 922/MenKes/per/X/1993.R. Rankin. 2005. Manajemen Apoteker. tentang obat wajib Apotek. 1997. USA Seto. penyusunan makalah dan ujian akhir semester.R.. 1993. second edition. 2001. P... Kumarin Press.W. USA Umar. Ar-rahman. jika nilai 65 . The McGraww-Hill Compony. Airlangga University Press.. jika nilai >= 75 B. Penilaian (student assessment) Aspek penilaian meliputi: Makalah Diskusi Ujian akhir TOTAL 15% 15% 70% 100% Penilaian berdasarkan standar yang sudah ditetapkan. Managing Drug Supply. R. DepKes RI. P. West Harford.Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi yang dilakukan yang meliputi: aktivitas diskusi (keaktifan bertanya. Z. jika nilai 45 .. M. Depkes RI.< 75 C jika nilai 55 . 2005. Shane. Solo . Pharmacy Management Assentials for All Practice Setting. O’Connor.< 55 E jika nilai < 45 D... Manajemen Apotek Praktis. Jakarta Anonim. 2. 2004.S. DAFTAR PUSTAKA Anonim. DepKes RI. Laing. J. tentang ketentuan dan tata cara pemberian ijin Apotek.

GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN PELAYANAN KEFARMASIAN (PHARMACEUTICAL CARE) A. Apoteker praktek. . kunci kebutuhan pasien akan terapi obat. dan pemasaran pelayanan kefarmasian. kendala-kendala praktek. melakukan langkah-langkah praktek pelayanan kefarmasian. menjelaskan kompetensi praktek. definisi dan ruang lingkup. Deskripsi singkat kuliah Pelayanan Kefarmasian Secara keseluruhan mata kuliah Pelayanan Kefarmasian berisi materi tentang praktek Apoteker dengan paradigma baru. menjelaskan kendala dan pemasaran pelayanan kefarmasian. kategori problema terapi obat dan penyebabnya. menggunakan kategori problema terapi obat untuk diaplikasikan dalam menjelaskan peraturan yang berhubungan dengan praktek pelayanan kefarmasian. Tujuan pembelajaran Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa memahami dan mampu membedakan praktek kefarmasian dengan pardigma lama dengan paradigma baru. mengaplikasikan penggunaan obat yang rasional. 2. peraturan tentang pelayanan kefarmasian baik di Indonesia maupun di negara lain. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. metode-metode pengatasan problema terapi obat secara sistematik. Langkah-langkah menerapkan pelayanan kefarmasian. kompetensi Apoteker praktek. kasus-kasus klinis dengan cara pengatasanny secara sistematik.

Kategori problema terapi obat Ceramah 2. Informasi yang diperlukan dalam penggunaan obat secara rasional 1. f. mengatasi. B. Definisi dan ruang lingkup Laptop. Menguraikan kompetensi Apoteker praktek. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. whitebo ard LCD viewer. 2. g. Mengaplikasikan kategori problema terapi obat dalam mengidentifikasi. Mejelaskan perbedaan praktek Apoteker dengan paradigma lama dan paradigma baru. Menguraikan kendala dan cara promosi pelayanan kefarmasian. 4. Mengaplikasikan langkah-langkah praktek Apoteker dengan paradigma baru. c. Lima kunci kebutuhan pasien akan Ceramah obat dan diskusi 2. kefarmasian (siklus terapi obat) whitebo Standar Pelayanan Kefarmasian ard LCD viewer. d. 2. Jadwal Kegiatan Mingguan Mingg u keI Topik/Pokok Bahasan Pendahulauan 1. 4. III 1. Mampu menggunakan cara-cara sistematik dalam pengatasan problema terapi obat. Laptop. Metode Fasilitas Pembelajar an Pelayanan kefarmasian dalam Ceramah LCD praktek Apoteker dan diskusi viewer. dan mencegah problema terapi obat. whitebo ard Substansi materi II Kompetensi Apoteker Praktek dan Standar Pelyanan Penggunaan Obat Rasional 1. 3. Laptop. Berbagai penyebab terjadinya dan diskusi problema terapi obat IV Penggunaan Obat Rasional . Pelayanan komprehensif whitebo Perbedan paradigma lama dan ard. Menguraikan problema terapi obat dan penyebabnya. paradigma baru sound system. OHP Kompetensi Apoteker Ceramah LCD Peningkatan kompetensi dan diskusi viewer. 3. Tujuan pembelajaran khusus Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu : a. e. Kompetensi dalam pelayanan Laptop.3. b.

V

Pendekatan Penyelesaian Problema terapi obat Kasus dengan Pendekatan SOAP Kasus dengan Pendektan SOAP (lanjutan) Kasus dengan pendekatan 5 kunci kebutuhan pasien akan terapi obat Kasus dengan Pendekatan PWDT

1. Tahap-tahap penyelesaian problema Ceramah terapi obat dan diskusi 2. Pendekatan 5 kunci kebutuhan pasien akan terapi obat 3. Pendekatan SOAP/FARM 1. Contoh kasus pasien dengan Ceramah problema terapi obat dan diskusi 2. Penyelesaian tahap demi tahap terhadap problema terapi obat 1. Beberapa contoh kasus lainnya Ceramah dengan pendekatan penyelesaian dan diskusi metode SOAP 1. Presentasi kasus Ceramah 2. Langkah-langkah penyelesaian dan diskusi dengan metode 5 kunci kebutuhan pasien akan terapi obat 1. Pendekatan PWDT 2. Presentasi kasus 3. Langkah-langkah problema Ceramah dan diskusi penyelesaian

LCD viewer, Laptop, whitebo ard LCD viewer, Laptop, whitebo ard LCD viewer, Laptop, whitebo ard LCD viewer, Laptop, whitebo ard LCD viewer, Laptop, whitebo ard LCD viewer, Laptop, whitebo ard LCD viewer, Laptop, whitebo ard LCD viewer, Laptop, whitebo ard LCD viewer, Laptop, whitebo ard LCD viewer,

VI

VII

VIII

IX

X

Kendala-kendala Praktek Pelayanan Kefarmasian Kendala-kendala Praktek Pelayanan Kefarmasian (lanjutan) Pemasaran Pelayanan Kefarmasian Pemasaran Pelayanan Kefarmasian (lanjutan) Pemasaran Pelayanan

1. Perubahan perilaku 2. Komitmen untuk berubah 3. Kekurangan dalam ketrampilan 1. 2. 3. 4. 5. 1. 2. 3. Hambatan sistem Hambatan sumber daya Hambatan intra-profesional Hambatan edukasi Priinsip-prinsip pemasaran Identifikasi pelanggan Penentuan pelayanan

Ceramah dan diskusi

XI

Ceramah dan diskusi

XII

Ceramah dan diskusi

XIII

1. Siklus pemasaran 2. Target pemasaran

Ceramah dan diskusi

XIV

3. Metode-metode pemasaran 4. Keberhasilan pemasaran

Ceramah dan diskusi

Kefarmasian (lanjutan)

Laptop, whitebo ard

2. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan: Pembelajaran dilakukan dengan ceramah/tatap muka dan diskusi/tanya jawab.

C. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran yang meliputi keaktifan dalam diskusi, tanya jawab, penugasan, dan ujian akhir semester. Selanjutnya, untuk memantau kegiatan dosen pengampu diberikan kuesioner yang diisi oleh mahasiswa di akhir sesi kuliah untuk masing-masing dosen. 2. Penilaian (student assessment) Bobot Penilaian : Kuis dan penugasan Ujian Akhir Semester Konversi Nilai :       D. DAFTAR PUSTAKA 1. Rovers, J.P., Currie, J.D., Hagel, H.P., McDonough, R.P., Sobotka, J.L., 2003, A Practical Guide to Pharmaceutical Care, 2nd Eddition, AphA, Washington, D.C. 2. Cipolle, R.J., Strand, L.M., and Morley, P.C., 1998, Pharmaceutical Care Practice, McGraw Hill, New york. 3. Tindall, W.N., and Millonig, M.K., 2003, Pharmaceutical Care: Insight from Community Pharmacists, CRC Press, Boca Raton. A jika nilai ≥ 75 65 ≤ B < 75 55 ≤ C < 65 45 ≤ D < 55 E < 45 : 20% : 80%

4. Tietze, K.J., 2004, Clinical Skill for Pharmacists A patient-Focused Approach, 2nd Edition, Mosby, St. Louis. 5. Ritschel W.A. and Kearns, G.L., 2004, Handbook of Basic Pharmacokinetics ... Including Clinical Applications, 6th Edition, American Pharmaceutical Association, Washington, D.C. 6. Williams, R.L., Brater, D.C., and Mordenti, J., 1990, Rational Therapeutics A Clinical Pharmacologic Guide for Health Professional, Marcel Dekker Inc, New York. 7. DiPiro, J.T., et al., 2005, Pharmacotherapy A Pathophysiologic Approach, 6th Edition, McGraw Hill, New York.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful