Anda di halaman 1dari 23

Komutasi Thyristor

Thyristor Thyristor merupakan salah satu tipe devais semikonduktor daya yang paling penting dan telah digunakan secara ekstensif pada rangkaian elektronika daya. Thyristor biasanya digunakan sebagai saklar/bistabil, beroperasi antara keadaan non konduksi. Macam-macam thyristor a.SCR SCR kepanjangan dari Silicon Controlled Rectifier. SCR berfungsi sebagai saklar arus searah. Struktur SCR terbentuk dari dua buah junction P P dan analisa, SCR dapat digambarkan sebagai dua transistor yang sebgai berikut" P P . !ntuk memudahkan dan P P yang dirangkai

b. #$%C #$%C merupakan kepanjangan dari #iode %lternating Current. #$%C tersusun dari dua buah dioda P dan P yang disusun berla&anan arah. #$%C memerlukan tegangan breakdo&n yang relatif tinggi untuk dapat menembusnya. 'arena karakteristik inilah #$%C umumnya dipakai untuk memberi trigger pada TR$%C.

c.TR$%C TR$%C merupakan kepanjangan dari Triode %lternating Current. TR$%C dapat digambarkan seperti SCR yang disusun bolak(balik. TR$%C dapat mele&atkan arus bolak(balik. #alam pemakaiannya TR$%C digunakan sebagai saklar %C tegangan tinggi )diatas *++,olt-. TR$%C bisa juga disebut SCR bi(directional. !ntuk memberi trigger pada TR$%C dibutuhkan #$%C sebagai pengatur level tegangan yang masuk.

#iba&ah ini juga termasuk ke dalam jenis Thyristor,

Komutasi 'omutasi adalah proses untuk membuat thyristor off yang biasanya dicapai dengan mengalirkan arus ke bagian lain dari rangkaian. Rangkian komutasi biasanya memerlukan tambahan komponen untuk dapat menghasilkan turn(off. Thyristor biasanya di(on(kan dengan memberikan sinyal gerbang pulsa positif. 'etika berada dalam mode konduksi, tegangan jatuhnya cukup kecil, sekitar +,. sampai dengan / ,olt dan akan diabaikan pada penelitian ini. 0egitu thyristor di(on(kan dan kebutuhan output terpenuhi, thyristor biasanya di(off(kan. #i(off(kan berarti bah&a thyristor tidak lagi dalam keadaan taersambung dan tegangan anoda positif tidak akan menghasilkan aliran arus anode tanpa adanya sinyal gerbang.

Rangkaian Komutasi Thyristor Thyristor tetap memainkan peran yang sangat penting pada aplikasi tegangan dan arus tinggi, umumnya diatas .++ ampere dan * kilovolt. Teknik komutasinya menggunakan resonansi 1C ) rangkaian R1C tak teredam - untuk memaksa arus dan/ atau tegangan dari thyristor ke nol, sehingga membuat devais menjadi off. Salah satu contoh rangkaian komutasi thyristor adalah sebagai berikut "

2lektronika daya menggunakan devais semikonduktor sebagai saklar untuk menyambung dan memutuskan beban dari sumber dayanya. Situasi yang mirip rangkaian komutasi biasanya sering terjadi pada banyak elektronika daya. Studi teknik komutasi memperlihatkan bentuk tegangan dan arus transien dari rangkaian 1C di ba&ah banyak kondisi. 3al ini membantu untuk memahami fenomena transien dc dalam kondisi s&itching. Teknik Komutasi Thyristor Thyristor biasanya dikonduksikan dengan meberikan sinyal pulsa gate. 'etika thyristor mode konduksi, drop tegangan(nya kecil, sekitar +,/. hingga / ,, dan pada pembahasan bab ini diabaikan. 0egitu thyristor dikonduksikan dan kebuatuhan keluaran dipenuhi, biasanya

memerlukan pemadaman. Pemadaman yang dimaksud adalah bah&a thyristor tidak lagi dalam keadaan konduksi dan tegangan anode positif tidaka akan menghasilkan aliran arus anode tanpa adanya sinyal gate. Komutasi adalah proses pemadaman thyristor, dan pada umumnya disebabkan
adanya transfer aliran arus ke lintasan yang lain dalam rangkaian. Rangkaian komutasi umumnya menggunakan komponen tambahan untuk dapat menghasilkan pemadaman. #engan pengembangan thyirstor, banyak rangkaian komutasi yang telah dikembangkan dan tujuan dari semua rangkaian itu adalah untuk mengurangi proses pemadaman thyristor.

#engan ketersediaan komponen semikonduktor daya seperti misalnya transistor daya, 4T5 dan $40T, rangakian thyristor relaitf jarang digunakan dalam konverter daya. %kan tetapi thyristor tetap memainkan peran yang sangat penting pada aplikasi tegangan dan arus tinggi, umumnya diatas .++ % dan * k,. Teknik komutasinya menggunakan resonansi 1C )atau rangakaian R1C underdamped) untuk memaksakan arus dan atau tegangan dari thyristor menjadi
nol, sehingga membuat komponen menjadi padam.

2lektronika daya menggunakan komponen semikonduktor sebagai saklar untuk menyala( padamkan aliran daya ke beban. Situasi yang mirip rangkaian komutasi biasanya sering terjadi banyak dirangkaian elektronika daya. Studi teknik komutasi memperlihatkan bentuk gelombang tegangan dan arus transien dari rangkaian 1C pada berbagai kondisi. 3al ini membantu untuk memahami fenomena transien dc dalam kondisi pensaklaran )switching). 0anyak teknik untuk mengkomutasikan thyristor. %kan tetapi secara keseluruhan dapat diklasifikasikan menjadi / tipe "
*, 'omutasi alamiah )natural commutation) /. 'omutasi paksa (force commutation)

Komutasi Alamiah 0ila tegangan sumber adalah ac, arus thyristor secara alamiah melalui titik nol, dan tegangan
pada thyristor membalik. Sehingga secara otomatis komponen akan padam karena sifat alamiah dari tegangan sumber. 'omutasi ini dinamakan komutasi alamiah atau komutasi jala-jala (natural commutation or line commutation). #alam prakteknya, tyhristor di trigger secara sinkron dengan titik nol dari tegangan masukan positif setiap siklus agar memberikan kontrol daya yang kontinyu. Tipe komutasi ini diaplikasikan pada kontroler tegangan ac, penyearah terkontrol, dan

cycloconverter. 4ambar .(la menunjukkan rangkaian komutasi alamiah dan gambar .(lb menunjukkan bentuk gelombang tegangan dan arus dengan sudut penyalaan 6 +. Sudut penyalaan didefinisikan sebagai sudut antara titik nol tegangan masukan dan saat thyristor dinyalakan.

Komutasi Paksa Pada banyak rangkaian thyristor, tegangan masukannya dc dan arus yang mengalir pada thyristor dipaksakan menjadi nol dengan rangkaian tambahan yang disebut rangkaian komutasi
(commutation circuit) untuk memadamkan thyristor. Teknik ini disebut dengan komtasi paksa (force commutation) dan umumnya diaplikasi pada konverter dc(dc ) chopper) dan konverter dc(ac (inverter). 'omutasi paksa thyristor dapat dicapai dengan tujuh cara dan dapat diklasifikasikan sebagai berikut" *. Self(commutaion /. $mpulse commutaion 7. Resonant pulse commutaion 8. Complementary commutaion .. 29ternal pulse commutaion :. 1oad(side commutaion ;. 1ine(side commutation

'lasifikasi dari komutasi paksa ini didasarkan pada penataan komponen rangkaian komutasi dan pada perilaku pemaksaan arus thyristor menjadi nol. !mumnya rangakaian

komutasi terdiri dari sebuah kapasitor, sebuah induktor, dan satu atau lebih thyristor dan/atau diode. Self-commutation Pada tipe komutasi ini, thyristor dipadamkan karena karakteristik alamiah dari rangkaian. 'ita perhatikan rangkaian pada gambar .(/a dengan asumsi bah&a kapasitor kondisi a&alnya tidak bermuatan. 'etika thyristor Ti dinylakan, arus pengisian kapasitor i diberikan oleh

#engan kondisi a&al vc)t6+- 6 + dan i)t6+- 6 +, solusi persamaan ).(*- )yang telah ditumkan dalam lampiran #.7- memberikan arus pengisian i sebaga berikut

dan tegangan kapasitor adalah

dimana com 6 */,1C. Setelah &aktu t 6 to 6

T$,1C,

arus pengisian menjadi nol dan thyristor

Ti padam dengan sendirinya. 0egitu thyristor Ti dinyalakan ada &aktu kelambatan to detik sebelum T< dipadamkan dan to disebut dengan waktu komutasi {time commutation - dari rangkaian. =etode pemadaman thyristor ini disebut komutasi sendiri (self commutation) dan thyristor Ti dikatakan terkomutasi sendiri (self-commutated).

'etika arus rangkaian jatuh menjadi nol, kapasitor terisi hingga /, S. 0entuk gelombang
ditunjukkan pada gambar /(/b.

4ambar .(7a menunjukkan rangkaian tipikal dimana kapasitor mempunyai tegangan a&al (, +.
'etika Ti dinyalakan, arus yang akan mengalir ke rangakaian diberikan oleh

#engan kondisi tegangan a&al vc)t6+- 6 (,+ dan i)t((5- 6 +, persamaan ).(8- memberikan arus kapasitor sebagai berikut

dan tegangan kapasitor sebagai berikut

Setelah &aktu t 6 tr 6 t4 6 T>1C, arus menjadi no? dan tegangan kapasitor terbalik menjadi , +.
tr disebut &aktu mebalik )reversing time). 0entuk gelombang ditunjukkan pada gambar .(7b.

Contoh : Rangkaian thyristor seperti pada gambar .(8. 0ila thyristor *@ dinvalakan pada t 6 +, tentukan &aktu konduksi thyristor Ti dan tegangan kapasitor setelah Ti padam. Parameter rangkaian adalah 1 6 *+ p3, C 6 .+ pA, dan ,s 6 /++ ,. %rus a&al pada
induktor adalah lm 6 /.+ %.

Solusi" %rus kapasitor dinyatakan sebagai

dengan arus a&al i)t 6 +- 6 $m dan v+)t 6 +- 6 ,+ 6 ,s. Tegangan dan arus kapasitor adalah dan Pada t 6 t+ 6 +,. 9 BC1C, periode selesai komutasi dan tegangan kapasitor menjadi

dimana %, adalah tegangan lebih pada kapasitor dan tergantung pada arus a&al induktor $m,
yang pada umunya adalah merupakan arus beban. 4arnbar .( 8 menunjukkan rangakaian ekivalen selama proses komutasi. !ntuk C 6 .+ D9A, 1 6 *+ n3, , 7 6 /++ ,, dan ,m 6 /.+ %, %, 6 ***,E, ,c 6 /++ F ***,E 6 7**,E ,, dan to 6 7.,*/ Gis. 0entuk gelombang arus dan tegagan ditunjukkan pada gambar .(..

Komutasi Impuis (Impulse Commutation) Rangkaian komutasi impuis ditunjukkan pada gambar .(:. #iasumsikan bah&a a&alnya kapasitor bermuatan dengan tegangan (,+ dengan polaritas ditunjukkan pada gambar.

'ita asumsikan mula(mula thyristor T< konduksi dan mengalirkan arus beban $ m. 'etika
thyristor bantu T/ dinyalakan, thyristor Ti terbias balik oleh tegangan kapasitor, sehingga T< padam. %rus yang mengalir melalui thyristor T< akan berkurang dan kapasitor akan mengalirkan arus beban. 'apasitor akan membuang muatan dari (, + hingga nol dan kemudian terisi hingga tegangan dc masukan ,s, ketika arus kapasitor jatuh menjadi nol maka thyristor T / padam. Pembalikan pengisian kapasitor dari ,+)6,S- hingga (,c adalah dilakukan dengan penyalaan thyristor T 7. Sedangkan thyristor T7 akan terkomutasi sendiri (self-commutated) mirip dengan rangakaian gambar .(7.

Rangakaian ekivalen selama periode komutasi diperlihatkan pada gambar .(;a. Tegangan kapasitor dan thyristor ditunjukkan pada gambar .(;b. >aktu yang diperlukan oelh kapasitor untuk membuang muatan dari (,+ menjadi nol disebut turn-off time rangakaian )toff- dan nilainya
harus lebih besar dari turn-off time thyristor )tH-. > disebut juga turn-off time yang tersedia

(available turn-off time). >aktu pembuangan muatan akan tergantung pada arus beban dan dengan asumsi bah&a arus beban konstan lm, totr diberikan oleh

atau

'arena tegangan balik ,+ yang terasa pada thyristor Ti secara tiba(tiba setelah penyalaan
thyristor T/, haltersebut dinamakan tegangan komutasi (voltage commutation). 'arena menggunakan thyristor bantu T/, komutasi tipe ini disebut juga komutasi bantu {au iliary commutation). Thyristor Ti kadang(kadang disebut dengan thyristor utama (main thyristor) karena mengalirkan arus beban.

#ari persamaan ).(E- terlihat bah&a turn(off time rangkaian )>i- adalah berbanding terbalik dengan arus beban, dan pada arus beban yang ringan )arus beban rendah- turn(off time akan besar. #engan kata lain, pada arus beban yang tinggi turn(off time akan rendah. #alam rangkaian komuatsi ideal, turn(off time seharusnya tergantung pada arus beban untuk menjaminan komutasi thyristor T, Pembuangan muatan kapasitor dapat dipercepat dengan menghubungkan sebuah diode #j dan indukdtor 1i pada thyristor utama seperti yang ditunjukkan pada gambar .(E, dan hal ini diilustrasikan dalam contoh .(7.

4ambar .(E Rangkaian komutasi impuls dengan percepatan pengisian kembali

Contoh : Rangkaian komutasi(impuls thyristor yang ditunjukkan pada gambar .(I. Tentukan &aktu
turn-off yang dapat disediakan oleh rangkaian bila , s 6 /++ ,,

Solusi" Rangkaian selama periode komutasi ditunjukkan pada gambar .(*+.

4ambar .(I Rangakaian komutasi impuls dengan beban resistif

Gambar .(*+ Rangkaian ekivalen contoh JK(/

Tegangan pada kapasitor komutasi diberikan oleh

Solusi persamaan tersebut dengan tegangan a&al vc)t 6 +- 6 ( ,+ 6 (,s memberikan tegangan
kapasitor sebagai berikut

>aktu turn-off toff, yang dapat diperoleh bila kondisi v c)t 6 toff- 6 + dipenuhi, yaitu

Contoh : Rangkaian komutasi pada gambar .(E mempunyai kapasitansi C 6 /+ pA dan dan induktor pembuang muatan )discharging- 1i 6 /. p3. Tegangan a&al kapasitor sama tegangan masukan
),+ 6 ,s 6 /++ ,-. 0ila arus beban $m, bervariasi antara .+ hingga /++ %, tentukan variasi &aktu turn(off rangkaian to !

Solusi" Rangkaian ekivalen selama periode komutasi ditunjukkan pada gambar .(**. #engan pendefinisian persamaan adalah

'ondisi a&al ic)t 6 +- 6 $m dan vc)t 6 +- 6 (,+ 6 (,s. Solusi persamaan ini menghasilkan arus
kapasitor )dari lampiran #- sebagai berikut

Tegangan kapasitor dinyatakan sebagai berikut

dimana C5$ 6 */,1C. >aktu turn(off yang dapat disediakan atau yang diperoleh dari kondisi vc)t6 ton- 6 + dan solusinya adalah

!atatan " 'etika arus beban naik dari .+ % ke /++ %, turn(off time turun dari /I ps ke *:,7 ps.
Pemasangan diode ekstra membuat turn(off time tidak tergantung pada beban.

Komutasi pulsa resonansi (resonant pulse commutation) 'omutasi pulsa resonansi dapat dijelaskan dengan gambar .(*/a. 4ambar .(*/b menunjukkan bentuk gelombang arus dan tegangan kapasitor. %&alnya kapasitor terisi muatan dengan polaritas seperti pada gambar dan thyristor Ti dalam mode konduksi mengalirkan arus beban $m. 'etika thyristor komutasi T/ dinyalakan, rangkaian resonansi terbentuk oleh 1, C, Ti dan T/. Rangkaian resonansi dapat diturunkan sebagai berikut

dan tegangan kapasitor adalah

dimana $p adalah nilai puncak yang diperbolehkan dari arus resonansi. 'arena arus resonansi,
arus maju thyristor Ti berkurang menjadi nol pada t 6 tD, ketika arus resonan sama dengan arus beban $m. >aktu ti harus memenuhi kondisi i)t 6 ti- 6 $ m pada persamaan ).(**- dan diperoleh sebagai berikut

ilai tegangan kapasitor adalah

%rus yang melalui thyristor Ti akan berkurang dan kapasitor akan terisi kembali dengan laju yang ditentukan oleh arus beban $m. 'apasitor akan membuang muatan dari (,o hingga + dan
tegangannya akan naik mencapai tegangan sumber dc , s, kemudian diode #m mulai konduksi dan kondisinya serupa dengan rangakaian pada gambar .(8 dengan &aktu durasi to. 3al tersebut ditunjukkan dalam gambar .(*/b. 2nergi yang tersimpan pada induktor 1 akibat dari arus puncak beban $myang ditransfer ke kapasitor, yang menyebabkan kapasitor kelebihan muatan, dan tegangan kapasitor ,+ dapat dihitung dari persamaan ).(;-. Tegangan kapasitor terbalik dari , C)6,+- hingga (,+ dengan penyalaan T7. 'emudian pada thyristor T7 terjadi komutasi sendiri serupa dengan rangkaian pada gambar .(7. Rangkaian ini tidak dapat stabil karena energi yang dibangkitkan pada kapasitor komutasi.

Rangakain ekivalen periode pengisian serupa dengan gambar .(;a. #ari persamaan ).(E-, diperoleh turn(off time adalah

#engan mendefinisikan parameter 9 adalah perbandingan arus puncak resonansi lp terhadap arus
puncak beban $m. =aka

!ntuk mengurangi arus maju pada thyristor Ti menjadi nol, nilai 9 harus lebih besar *. #alam prakteknya nilai 1 dan C dipilih sedemikian rupa sehingga 9 6 *,.. persamaan ).(*7- umumnya kecil sehingga ,< L ,o. ilai tj pada ilai toff yang diperoleh dari persamaan

).(*.- seharusnya mendekati sama dengan yang diperoleh dari persamaan ).(E-. Pada &aktu t/, arus kapasitor jatuh ke arus beban $m. Selama &aktu tc, kapasitor C membuang muatan dan mengisi
kembali hingga sama dengan tegangan sumber , s. Selama &ktu to, energi yang tersimpan dalam induktor 1 dikembalikan ke kapasitor C, sehingga kapasitor bermuatan lebih terhadap tegangan sumber ,s.

'arena pada komitasi jenis ini, pulsa arus resonansi digunakan untuk mengurangi arus thyristor Ti menjadi nol, jenis komutasi ini juga dikenal sebagai komutasi arus (current
commutation-. 3al tersebut dapat terlihat dari persamaan ).(*.- bah&a rangkaian turn(off time )>-

juga tergantung pada arus beban. Pembuangan muatan tegangan kapasitor dapat dipercepat dengan menghubungkan diode #/ seperti pada gambar .(*7a. %kan tetapi, begitu arus thyristor Ti berkurang menjdi nol, tegangan balik yang akan muncul pada T< akan berupa tegangan jatuh maju dari #i, yang kecil. 3al ini akan membuat proses recovery thyristor lambat dan akan memerlukan &aktu bias balik yang lebih lama dan jika diode # / tidak ada. %rus kapasitor i c)t- dan tegangan kapasitor v c)tditunjukkan pada gambar .(*7b.

Contoh : Rangkaian komutasi pulsa resonansi pada gambar .(*/a mempunyai kapasitansi C 6 7+ pA dan induktansi 1 6 8 p3. Tegangan a&al kapasitor , + 6 /++ ,. Tentukan turn(off time
rangkaian bila arus beban $m adalah )a- /.+ %, dan )b- .+ %.

Solusi" )a- $m 6 /.+ %., dari persamaan ).(*7-

#ari persamaan ).(*8-, ,i ( /++ cos )+,8;8 rad- 6 *;;,I. ,, dan dari persamaan ).(*.-, diperoleh

)b- $m 6 .+ %

Komutasi komplemen (Complementary commutation" 'omutasi komplemen digunakan untuk memindahkan arus antara dua beban seperti yang ditunjukkan pada gambar .(*8. Penyalaan salah satu thyristor memadamkan thyristor yang lain.

'etika Tt dinyalakan, beban Ri terhubung dengan tegangan sumber , s, dan pada saat itu
kapasitor C terisi muatan hingga mencapai , s melalui beban yang lain yaitu

R/. Thyristor T/ dalam keadaan reverse bias dan dipadamkan dengan komutasi impuls.
0egitu thyristor Tj padam tegangan kapasitor terbalik menjadi (,o melalui Ri, T /, dan sumber. 0ila Ti dinyalakan kembali, thyristor T / padam dan berulang siklus berikutnya. Pada umumnya dua thyristor konduksi dengan interval &aktu yang sama. 0entuk gelombang tegangan dan arus ditunjukkan pada gambar .(*. untuk Ri 6 R / R. 'arena setiap thyristor dipadamkan akibat dari komutasi impuls, maka komutasi jenis ini disebut dengan komutasi impuls komplementer {complementary impulse commitation).

Contoh : Rangkaian pada gambar .(*8 mempunyai beban resistansi Ri 6 R/ 6 R 6 . kapasitansi C 6


*+ pA, tegangan catu ,s 6 *++ ,. Tentukan turn(off time > rangkaian.

Solusi " %sumsikan kapasitor diisi oleh tegangan sumber , s pada siklus komu tasi
komplementer sebelumnya, rangkaian selama periode komutasi mirip dengan gambar .(*+. %rus yang melalui kapasitor diberikan oleh

#engan vc)t 6 +- 6 (,+ 6 (,s, solusi persamaan tersebut memberikan arus kapasitor
i sebagai berikut

Tegangan kapasitor diperoleh >aktu turn(off )>- dapat diperoleh bila kondisi vc)t 6 tH- 6 + dipenuhi dan
diperoleh

Komutasi pulsa eksternal (External pulse commutation) Pulsa arus diperoleh dari tegangan eksternal untuk memadamkan thyristor. 4ambar .(*. menunjukkan rangakainthyristor yang menggunakan komutasi pulsa eksternal dan dua tegangan sumber. ,s adalah tegangan sumber utama dan , adalag tegangan sumber tambahan. 0ila thyristor dinyalakan, kapasitor akan terisi muatan dari sumber tegangan tambahan. #engan asumsi bah&a a&alnya kapasitor tidak bermuatan, arus pulsa resonan dengan puncak >c/1, yang serupa dengan gambar rangkaian pada gambar .(/, akan mengalir melalui Tj hingga kapasitor terisi hingga / ,. 0ila thyristor Ti konduksi dan arus beban disuplai dari sumber utama ,s, penyalaan thyristor T/ akan memberikan tegangan balik sebesar ),s ( /,- pada thyristor T<, sehingga Ti akan padam. 0egitu thyristor Ti padam, kapasitor akan membuang muatan melalui beban pada laju perubahan (rate) ditentukan oleh besarnya arus beban $m.

Komutasi beban (Load-side commutation) Pada komutasi beban, beban akan terhubung seri dengan kapasitor, dan pembuangan dan pengisian kembali kapasitor dilakukan melalui beban. 'inerja rangkaian komutasi beban tergantung pada beban dan pengetesan rangakaian komutasi ini tidak dapat dilakukan tanpa menghubungkan dengan beban. 4ambar .(:, .(E, .(*/, dan .(*7 adalah contoh(contoh komutasi beban. Komutasi saluran (Line-side commutation) #alam tipe komutasi ini, pembuangan dan pengisian kembali kapasitor tidak dilakukan melalui beban dan rangkaian komutasi dapat dicoba tanpa menghubung( kan dengan beban. 4ambar .(*;a menunjukkan rangkaiannya.

'etika thyristor T/ dinyalakan, kapasitor C terisi muatan hingga /.,S dan T/ komutasi
sendiri serupa dengan rangkaian .(/. Thyristor T 7 dinyalakan untuk membalik tegangan kapasitor hingga ( /,S dan T7 juga komutasi sendiri. #engan asumsi bah&a thyristor TD konduksi dan

mengalirkan arus beban $m, thyristor T/ dinyalakan untuk memadamkan Tj. Penyalaan thyristor T/ akan mem(bias maju diode #m dan memberikan tegangan balik /,S pada TD, sehingga Ti akan padam. Pembuangan dan pengisian kembali kapasitor akan dilakukan melalui sumber. 3ubungan dengan beban tidak diperlukan untuk mencoba rangkaian komutasi.

$nduktor 1 mengalirkan arus beban lm dan rangakain ekivalen selama periode komutasi
ditunjukkan pada gambar .(*E

%rus kapasitor dapat dinyatakan )dari lampiran #- sebagai berikut

dengan kondisi a&al i)t 6 +- 6 lm dan vc)t 6 +- 6 (/,S. Solusi persamaan ).(*;- membrikan arus dan tegangan kapasitor sebagai berikut

dan

dimana

m =

* "!

Turn(off time rangkaian tMiT. #iperoleh dari kondisi a&al vc)t 6 ton- 6 + pada persamaan ).(*Idan penyelesaiannya sebagai berikut
* * toff = "! tan 7 sin +*

).(/+-

>aktu konduksi dari thyristor T/, yang dapat diperoleh dari kondisi i)t 6 tD- dari persamaan ).( *E- diberikan oleh

#alam kondisi tanpa beban lm 6 + dan 9 takterhingga. Persamaan ).(*I- memberikan tofr sebagai
berikut

dan

!atalan # 0ila lm 6 + dan /, 6 /rv "! $ tegangan kapasitor pada persamaan ).(*I- menjadi v c)t 6 ti- 6
,o 6 8,S dan akan secara kontunyu membangun tegangan kapasitor, induktor 1 umumnya diganti dengan sebuah trafo pengembali energi {energy recovery transformer - dan sebuah diode seperti yang ditunjukkan pada gambar .(*;b.