Anda di halaman 1dari 12

PERAWATAN SALURAN AKAR

Perawatan saluran akar adalah suatu perawatan di dalam kedokteran gigi


dimana pada perawatan tersebut sebagian atau seluruh jaringan pulpa diangkat dan
kemudian di tumpat dengan bahan pengis saluran akar (gutta percha). Perawatan
saluran akar mempunyai berbagai tahapan yang kompleks. Keberhasilan dari
perawatan saluran akar tergantung pada keahlian operator dan ditunjang dengan
pengetahuan yang benar tentang tahapan-tahapan perawatan saluran akar. Perawatan
saluran akar ini mempunyai fungsi mempertahankan gigi yang telah terinflamasi
maupun yang telah mati supaya tetap berada pada lengkung rahang, tentunya dengan
berbagai pertimbangan.
Perawatan saluran akar dapat didefinisikan sebagai mengeluarkan seluruh pulpa
gigi yang rusak diikuti dengan pembersihan, perbaikan bentuk dan pengisian sistem
saluran akar sehingga gigi dapat menjadi unit fungsional, dalam lengkung rahang.
Eksterpasi dari pulpa vital diikuti dengan terapi saluran akar mungkin diperlukan pada
kasus dimana rencana perawatan mencakup pembuatan overdenture atau bila susunan
angulasi akar terhadap mahkota mengharuskan dibuatnya pasak atau core.
ewasa ini mulai mencoba penggunaan laser sebagai preparasi saluran akar,
selain penggunaan alat-alat !ickel-"itan yang sangat fleksibel. alam melakukan
perawatan endodonti, ada # hal utama yang perlu diperhatikan, yaitu mikrobiologi,
anatomi gigi, dan teknik perawatan yang dilakukan.
A. PRINSIP PERAWATAN SALURAN AKAR
Prinsip utama pada perawatan saluran akar adalah$
%. Preparasi saluran akar, preparasi akses dilakukan sampai harus
bisa melewatkan instrument ke kamar pulpa lancar dan tanpa
hambatan. apat menggunakan instrument file dan reamer sesuai
kegunaanya.
&. Debridement atau pembersihan saluran akar dilakukan dengan cara
mengerok dinding saluran akar serta menggunakan bahan irigasi
untuk melepaskan debris atau iritan serta melarutkan '
menghancurkan iritan dari saluran akar.
#. Menghaluskan dinding saluran akar, dilakukan dengan
menggunakan bahan glyserin yang bertujuan untuk mendapatkan
kelancaran di dalam melakukan pengisian saluran akar nantinya.
1
(uatu preparasi saluran akar dianggap selesai jika$
a. Pulpanya bersih sampai serupa dengan warna dentin
b. )asuknya instrument lancar di dalam saluran akar
c. inding saluran akar sudah cukup halus
d. *ukup lebar untuk pengisian saluran
+gar tujuan tersebut dapat tercapai, maka diperlukan juaga unutuk mengikuti
suatu konsep preparasi P(+ sebagai berikut$
1. Pemakaian isolator karet (rubber dam) dan desineksi !ada "i"i #an"
di!re!arasi.
,solator karet merupakan satu-satunya usaha perlindungan yang pasti
terhadap kontaminasi bakteri dari ludah dan tertelannya alat saluran akar yang
tidak sengaja. (emua tindakan endodontik harus dilakukan dengan
menggunakan isolator karet. Pada beberapa kasus, pertama perlu mengganti
dinding kavitas yang hilang dengan amalgam atau menyemen suatu ban baja
anti karat untuk mencegah penjepit isolator karet terlepas dari gigi.
$. Pembuan"an semua karies den"an bur ta%am dalam !utaran renda&.
-aringan lunak harus ditangani dengan lemah lembut dan semua
trauma harus dihindari. .ur yang tajam dengan putaran rendah dapat
memberikan hasil yang baik karena akan dapat mempreparasi saluran akar
tanpa menimbulkan panas berlebihan yang dapat menimbulkan trauma pada
gigi.
'. Pen""unaan instrumen #an" steril.
.egitu isolator karet dipasang, gigi dan isolator harus diseka secara
cermat dengan kapas yang dibasahi dengan antiseptik yang cepat menguap dan
tidak mengotori. +lat-alat'instrumen pertama-tama harus dibersihkan dari
debris tanpa memandang cara yang digunakan untuk sterilisasi. +lat-alat
saluran akar dan alat-alat lain disterilisasi dengan autoklaf, tetapi proses ini
menyebabkan instrumen baja karbon menjadi berkarat.
(. Pelebaran semua kanal utama dalam !an%an" dan !enam!an" #an" te!at
,nstrumen jangan sampai dimasukkan saluran akar melebihi foramen
apikal. Pertimbangan masak dapat membantu mencegah komplikasi ini, tetapi
stop instrumen lebih dapat dipercaya bagi pemula dan dokter gigi lama yang
berpengalaman. /ntuk mencegah agar instrumen tidak melampaui foramen,
suatu stop mekanis atau diskusi karet atau plastik dapat dipasang di atas
2
instrumen dan disesuaikan kurang dari panjang gigi dari apeks ke permukaan
insisal atau oklusal. alam setiap hal, radiograf harus diteliti secara hati-hati,
dan operator harus mempunyai gambaran ukuran panjang dan garis bentuk
saluran sebelum melewatkan instrumen saluran akar ke dalam gigi.
). *embuan" semua debris (debridement) dan men"&indari tersoron"n#a
debris ke a!ikal.
)erupakan suatu dasar pembedahan bahwa luka yang terinfeksi harus
dibersihkan terlebih dahulu secara mekanis. emikian juga halnya bahwa
saluran akar yang terinfeksi harus dibersihkan terlebih dahulu dari debris.
-aringan yang sudah didevitalisasi mendorong pertumbuhan bakteri, sedang
jaringan sehat menahan pertumbuhan tersebut. .ila ahli bedah pada awalnya
membersihkan luka dari kotoran, maka dokter gigi juga harus mengambil
semua bahan nekrotik di dalam saluran akar secepat mungkin.
+. Se,ara intensi dan seserin" mun"kin melakukan iri"asi saluran akar
den"an ,airan desinektan. -ila !erlu. ba&an antibakterial dimasukkan
ke dalam saluran akar.
0al ini tentunya untuk mengeliminasi seluruh bakteri saluran akar
yang dapat berkembang biak pada saluran akar tersebut.(elian itu, cairan
irigasi juga berfungsi sebagai pelumas dan pelunak jaringan pulpa serta
mengurangi resiko patahnya instrumen sehingga mempermudah preparasi
saluran akar.
/. Ka0itas &arus ditutu! den"an baik. tidak bole& dibiarkan terbuka
Kavitas yang dibiarkan terbuka akan menyebabkan bakteri masuk
kembali sehingga sterilisasi yang dilakukan percuma.
1. Saluran akar &arus diisi !enu& den"an ba&an !en"isi saluran akar #an"
#an" ber0olume stabil. tidak diresor!si dan bersiat biokom!atible.
(etiap bahan yang digunakan pada tubuh manusia tentunya harus
biokompatibel agartidak menimbulkan iritas iatau penyakit lainnya. .ahan
pengisi saluran akar yang biasa digunakan dan sudah diuji biokompatibilitas
adalah gutta percha. (elain itu, bahan pengisi saluran akar harus lah
bervolume stabil dan idak diresorpsi agar tidak terbentuk celah pada tumpatan.
2. 3itambal ba&an restorasi se&in""a ,ela&4kebo,oran seke,il mun"kin.
alam endodontik, dikenal istilah hermetis yang artinya tumpatan pada
saluran akar tidak memiliki celah atau penuh. Keadaan hermetis harus dicapai
3
dalam suatu P(+ agar tidak terdapat celah yang mungkin akan mengakibatkan
karies sekunder.
15. -ila menemui kasus se!erti kista atau abses.drainase &arus dilakukan.
-ika dijumpai infeksi luas dan pembengkakan, dokter bedah biasanya
membuat suatu insisi untuk mengadakan drainase. -ika dijumpai suatu abses
alveolar akut dengan banyak edema, drainase harus segera dilakukan, baik
melalui saluran akarmaupun insisi, ataupun dengan keduanya. Perluasan dan
keadaan pembengkakan menentukan pilihan pada tiap kasus. rainase melalui
saluran akar lebih baik karena memungkinkan keluarnya nanah dan gas yang
tertahan. /ntuk menentukan apakah gas disebabkan oleh mikroorganisme
dalam saluran akar.
"refinasi sebagai cara mengurangi rasa sakit telah digunakan sekali-
kali. engan trefinasi dimaksudkan pembuatan suatu jalan lintasan suatu
bedah pada daerah apeks gigi, biasanya dibuat dengan bur atau bur khusus.
)aksud trefinasi adalah mendapatkan suatu salura untuk keluarnya nanah dan
darah, meringankan tekanan cairan atau gas yang tertimbun pada tulang-
rahang.
-. TEKNIK PREPARASI SALURAN AKAR
+da berbagai macam teknik yang daopat digunakan pada preparasi saluran akar.
Preparasi saluran akar bertujuan untuk $
a. )embersihkan rongga pulpa dan saluran akar dari sisa jaringan pulpa,
kotoran, dentin yang lunak atau terinfeksi
b. )enghilangkan obstruksi
c. )elebarkan saluran akar sehingga meninggikan daya kerja antibiotik, obat-
obatan pada bagian yang terinfeksi.
d. )enghaluskan dinding saluran akar sedemikian rupa sehingga pengisian
saluran akar yang akan dilakukan menjadi lebih baik.
!amun sebelumnya, personil dental harus mengenal alat-alat atau instrumen
yang masing-masing dibuat untuk tujuan tertentu.
(esuai fungsinya alat-alat endodonsi adalah sebagai berikut$
%. +lat persiapan awal$Paket peralatan dasar,bur,rubber dam
4
&. +lat untuk preparasi saluran akar
a. )encari 1rifice$-arum miller
b. 0and instrument$-arum ekstirpasi,reamer,file
c. +lat saluran akar dengan bantuan listrik$handpiece
d. +lat pengukuran saluran akar elektronik
e. +lat pengukur, jangka dan penggaris
f. +lat untuk mengeluarkan alat endodonti yang patah dan pasak
#. +lat pengisian saluran akar
a. Kondensasi lateral dan vertikal
b. Pemadatan termokemis
c. (untikan gutta percha termoplastis
d. Kondenser endodonti endotec
e. 2ile saluran akar spiral
3. Peralatan untuk menyimpan dan sterilisasi alat
TEKNIK PREPARASI SALURAN AKAR
(ebelum membahas teknik preparasi saluran akar, makalah ini akan membahas
sedikit mengenai preparasi kamar pulpa dan ekstirpasi.
Pre!arasi kamar !ul!a4!embuatan %alur masuk ka0itas
a. Saluran akar tunggal:Preparasi dimulai dengan round bur no & atau 3 atau
tapered fissure diamond bur dengan arah tegak lurus pada permukaan enamel
sampai menembus jaringan dentin dan diteruskan sampai atap pulpa terbukan
dengan kedalaman #mm.(etelah itu arah bur diubah menjadi sejajar sumbu gigi
sampai menembus 4.Pulpa sehingga ditemukan orifice. 5unakan tapered fissure
untuk membentuk dinding cavity entrance divergen ke arah oklusal atau insisal
samapi jarum miller dapat masuk dengan lurus, setelah terasa tembus maka
orifice dicari dengan menggunakan jarum miller.
b. Saluran akar ganda:Pembutan cavity entrance menggunakan round bur atau
tapered fissure diamond bur pada tengah fossa di bagian oklusal.(etelah
5
kedalaman preparasi mencapai dentin, preparasi dilanjutkan menggunakan
fissure diamond bur sampai ditemukan orifice tiga saluran akar.
Teknik ekstir!asi !ul!a
(etelah kavitas jalan masuk diselesaikan dan setelah pengambilan seluruh atap
kamar pulpa, pulpa diambil dengan ekskavator sendok endodontik yang tajam. Kamar
diirigasi dengan larutan sodium hipoklorit 67 dan dikeringkan. (etelah itu, orifice
ditemukan dengan probing menggunakan eksplorer endodontik atau jarum miller
(smooth broach8 disekitar alur anatomik yang terletak pada dasar kamar pulpa atau
pada sudut titik yang dibentuk oleh dinding dan dasar kamar pulpa dan menuju
saluran akar.
(etelah saluran saluran ditemukan dan ditembus, harus diselidiki dengan
broach halus atau alat endodontik kecil. Panjang kerja gigi yang sebenarnya juga
harus ditentukan. Ekstirpasi pulpa dan debridemen makroskopik saluran akar adalah
langkah selanjutnya. 0arus digunakan barbed broach (jarum ekstirpasi8, yang
digunakan untuk ekstirpasi seluruh pulpa dan untuk pengambilan debris nekrotik dan
bahan asing lainnya dari saluran akar.
Pre!arasi Saluran Akar
Teknik Kon0ensional6
%. "eknik konvensional yaitu teknik preparasi saluran akar yang dilakukan pada
gigi dengan saluran akar lurus dan akar telah tumbuh sempurna.
&. Preparasi saluran akar menggunakan file tipe K.
#. 5erakan file tipe K-fle9 adalah alat diputar dan ditarik. (ebelum preparasi
stopper file terlebih dahulu harus dipasang sesuai dengan panjang kerja gigi.
(topper dipasang pada jarum preparasi setinggi puncak tertinggi bidang
insisal. (topper digunakan sebagai tanda batas preparasi saluran akar.
3. Preparasi saluran akar dengan file dimulai dari nomor yang paling kecil.
Preparasi harus dilakukan secara berurutan dari nomor yang terkecil hingga
lebih besar dengan panjang kerja tetap sama untuk mencegah terjadinya step
atau ledge atau terdorongnya jaringan nekrotik ke apical.
6. (elama preparasi setiap penggantian nomor jarum preparasi ke nomor yang
lebih besar harus dilakukan irigasi pada saluran akar. 0al ini bertujuan untuk
membersihkan sisa jaringan nekrotik maupun serbuk dentin yang terasah.
6
,rigasi harus dilakukan secara bergantian anatar 0&1& #7 dan a:uadest steril,
bahan irigasi tyerakhir yang dipakai adalah a:uadest steril.
;. .ila terjadi penyumbatan pada saluran akar maka preparasi diulang dengan
menggunakan jarum preparasi yang lebih kecil dan dilakukan irigasi lain. .ila
masih ada penyumbatan maka saluran akar dapat diberi larutan untuk
mengatasi penyumbatan yaitu larutan largal, E"+, atau glyde (pilih salah
satu8.
<. Preparasi saluran akar dianggap selelsai bila bagian dari dentin yang ter
infeksi telah terambil dan saluran akar cukup lebar untuk tahap pengisian
saluran akar.
Teknik Ste! -a,k
a. =aitu teknik preparasi saluran akar yang dilakukan pada saluran akar yang
bengkok dan sempit pada %'# apikal.
b. "idak dapat digunakan jarum reamer karena saluran akar bengkok sehingga
preparasi saluran akar harus dengan pull and push motion, dan tidak dapat
dengan gerakan berputar.
c. apat menggunakan file tipe K-2le9 atau !i"i file yang lebih fleksibel atau
lentur.
d. Preparasi saluran akar dengan jarum dimulai dari nomor terkecil$
!o. %6 s'd &6 > sesuai panjang kerja
2ile !o. &6 $ )aster +pical 2ile ()+28
!o. #? > panjang kerja @ % mm )+2
!o. #6 > panjang kerja @ & mm )+2
!o. 3? > panjang kerja @ # mm )+2
!o. 36 > panjang kerja sama dengan no. 3? dst
e. (etiap pergantian jarum file perlu dilakukan pengontrolan panjang kerja
dengan file no. &6, untuk mencegah terjadinya penyumbatan saluran akar
karena serbuk dentin yang terasah.
f. Preparasi selesai bila bagian dentin yang terinfeksi telah terambil dan
saluran akar cukup lebar untuk dilakukan pengisian.
Teknik -alan,e 7or,e
a. )enggunakan alat preparasi file tipe 4- 2le9 atau !i"i 2le9
7
b. )enggunakan file no. %? dengan gerakan steam wending, yaitu file diputar
searah jarum jam diikuti gerakan setengah putaran berlawanan jarum jam.
c. Preparasi sampai dengan no. #6 sesuai panjang kerja.
d. Pada &'# koronal dilakukan preparasi dengan 5ates 5lidden rill (558
- 55 A& > sepanjang # mm dari foramen apical
- 55 A# > sepanjang 55 A& @ & mm
- 55 A3 > sepanjang 55 A# @ & mm
- 55 A6 > sepanjang 55 A3 @ & mm
- 55 A; > sepanjang 55 A6 @ & mm
e. Preparasi dilanjutkan dengan file no. 3? s'd no.36
f. ilakukan irigasi
Keuntungan balance force $
0asil preparasi dapat mempertahankan bentuk semula
)encegah terjadinya ledge dan perforasi
)encegah pecahnya dinding saluran akar
)encegah terdorongnya kotoran keluar apeks
Teknik 8ro9n 3o9n Presureless
iawali dengan file terbesar s9'5ates 5liden rill preparasi %'# koronal
(%B mm8
"entukan panjang kerja K-2ile A%6 (ape9 locator8
Preparasi badan saluran akar (file (%, (& > PKC 2%-2# > PK8
/ntuk menghaluskan (0-2ile A&6 > PK8
,rigasi !a1*l &,67-67
Keuntungan balance force $
a. "eknik disebut juga dengan teknik step down, merupakan modifikasi dari
teknik step back.
b. )enghasilkan hasil yang serupa yakni seperti corong yang lebar dengan
apeks yang kecil (tirus8.
c. .ermanfaat pada saluran akar yang kecil dan bengkok di molar 4+ dan
4..
d. (aluran akar sedapat mungkin dibersihkan dengan baik sebelum
instrument ditempatkan di daerah apeks sehingga kemungkinan terjadinya
ekstruksi dentin ke jaringan periapeks dapat dikurangi.
8
e. )enggunakan instrument nikel-titanium, baik yang genggam maupun
digerakkan mesin.
8. :-TURASI SALURAN AKAR
1bturasi siap dilakukan setelah saluran akar dibersihkan dan dipreparasi sesuai
dengan ukuran dan kelembaban yang optimum. )enurut 5rossman, material saluran
akar dibagi menjadi material plastis, solid, semen, dan pasta. 5rossman juga
menyatakan bahwa terdapat %? syarat material saluran akar yang ideal, yang berlaku
untuk material metal, plastis dan semen yaitu$
%. 0arus mudah dimasukkan ke saluran akar
&. 0arus dapat mengisi dinding lateral saluran akar
#. )engalami pengerutan setelah dimasukkan kedalam saluran akar
3. 0arus tahan terhadap kelembaban
6. .ersifat bakteriostatik, atau dapat menghambat pertumbuhan bakteri.
;. .ersifat radiopak
<. "idak memberi perwarnaan terhadap struktur gigi
D. "idak mengiritasi jaringan periradikular
B. .ersifat steril
%?. )udah dikeluarkan dari saluran akar jika dibutuhkan
!amun untuk menemukan bahan yang benar-benar sesuai tidaklah mudah..ahan
yang biasanya digunakan adalah$
/ntuk gigi sulung. pasta zinc oxide eugenol, iodoform dan kalsium hidroksida
paling sering digunakan.
/ntuk gigi permanen, sealer berbasis 1(E (E1E' zinc oxide eugenol) sering
digunakan. 1(E digunakan karena riwayat keberhasilan berlangsung lamaC
kualitas positif mengalahkan aspek negatifnya sewarna gigi, waktu pengerasan
sangat lambat, tidak adhesive, larut.
Teknik Pengisian Saluran Akar
a. Teknik single cone
"eknik pengisian saluran akar untuk teknik preparasi secara konvensional.
"ahapan $
- Pencampuran pasta saluran akar petunjuk pabrik
- Pasta diulaskan pada jarum lentulo dan guttap point untuk kemudian
dimasukan kedalam saluran akar yang telah dipreparasi jarum lentulo sesuai
panjang kerja dan diputar berlawanan jarum jam.
- 5uttap point kering ( diulas dengan pasta 8 dimasukan ke dalam saluran akar.
9
- 5uttap point di potong %-&mm dibawah orifice dengan ekskavator yang
ujungnya telah di panasi dengan .unsen burner hingga membara.
b. Teknik Kondensasi Lateral
engan teknik preparasi saluran akar secara step back. (ering digunakan
hampir semua keadaan kecuali pada saluran akar yang sangat bengkok '
abnormal
Tahapan :
- Pencampuran pasta
- 5uttap point ( trial foto disterilkan <?7 alcohol dan dikeringkan8
- 5uttap point nomor &6 ()+28 diulasi dengan pasta ke saluran akar sesuai
dengan tanda yang telah dibuat dan ditekan kea rah lateral menggunakan
spreader.
- Ke dalam saluran akar diberi guttap tambahan, setiap memasukan guttap di
tekan ke arah lateral sampai saluran akar penuh dan spreader tidak dapat
masuk dalam saluran akar
- 5uttap point dipotong %-&mm dibawah orifice dengan eskavator yang telah
dipanasi.
. Teknik Kondensasi Vertical (Gutta perca panas)
/ntuk pengisian saluran akar dengan teknik step back.
)enggunakan pluger yang dipanaskan, dilakukan penekanan pada guttap perca
yang telah dilunakan dengan panas kearah vertical dan dengan demikian
menyebabkan guttap perca mengalir dan mengisi seluruh lumen saluran akar
Tahapan :
- (uatu kerucut guttap perca utama sesuai dengan instrument terakhir yang
digunakan dipaskah pada saluran dengan cara step back
- inding saluran dilapisi dengan lapis tipis semen
- Kerucut disemen
- /jung koronal kerucut dipotong dengan instrument panas
- Pembawa panas segera didorong ke dalam %'# koronal guttap perca.
(ebagian terbakar oleh plugel bila diambil dari saluran akar.
- *ondenser vertical dengan ukuran yang sesuai dimasukan dan tekanan
vertical dikenakan pada guttap perca yang telah dipanasi untuk mendorong
guttap perca yang menjadi plastis ke arah apikal
- +pikalis panas berganti oleh pembawa panas dan condenser diulangi sampai
guttap perca plastis menutup saluran aksesori besar dan mengisi luman saluran
dalam # dimensi @ foramen apikal. .agian sisa saluran diisi dengan potongan
tambahan guttap perca panas.
10
d. etode seksional (teknik pluger)
apat digunakan untuk mengisi saluran kea rah apikal dan lateral
"eknik menggunakan suatu bagian kerucut guttap perca untuk mengisi suatu
bagian %'# saluran akar ' ujung apikal
Tahapan :
- inding saluran akar dilapisi semen
- Pluger saluran dimasukan sampai #-3mm dari apeks dipanaskan dalam
sterilitator garam panas (%?%%8
- Kerucut guttap perca dipotong beberapa bagian sesuai dengan ukuran saluran
yang telah dipreparasi dengan panjang #-3mm
- Potong apikal ditempelkan pada pluger yang telah dipanasi, dimasukan ke
dalam saluran pada kedalaman yang sebelumnya telah diukur dan ditekan kea
rah vertical
- Pluger dilepas dengan hati-hati untuk mencegah ke luarnya bagian guttap
perca yang dimasukan
- ibuat radiograf untuk memeriksa posisi dan kesesuaian bagian yang
dikondensasi
- .agian berikutnya dimasukan kedalam eukaliptol, dipanaskan tinggi diatas
nyala api dan ditambahkan pada bagian sebelumnya dengan tekanan vertical
untuk memampatkan pengisi
e. etode kompaksi
- )enggunakan panas untuk mengurangi viskositas guttap perca dan menaikan
plastisitasnya
- igunakan untuk pengisi saluran yang lurus
- )enggunakan metode step back
!. etode !n"erted cone
- igunakan terbatas pada gigi dengan saluran kecil, berkelok-kelok, yang
tidak dapat diisi dengan kerucut guttap perca secara lepas
g. etode #ole Gutta perca
- /ntuk mengisi saluran kecil bahan tersebut yang bengkok.
11
-
12