Anda di halaman 1dari 15

PSIKOGERIATRI

I.G.B. INDRO N, dr.SpKJ


DEFINISI
Psyho / Psyche : Jiwa
Geros / Geras : Umur tua (WHO : 65 TH)
Iatros : obat/pengobatan
PSIKOGERIATRI : CABANG ILMU
KEDOKTERAN JIWA (PSIKIATRI) YANG
ADA HUBUNGANNYA DENGAN TINDAKAN
PENCEGAHAN, DIAGNOSIS DAN
PENGOBATAN FISIK DAN PSIKOLOGIS
PADA LANSIA
GANGGUAN JIWA PD LANSIA
DEMENSIA (BEHAVIORAL &
PSYCHOLOGICAL SYMPTOMS OF
DEMENTIA/ BPSD)
SKIZOFRENIA (PARAFRENIA)
BIPOLAR,DEPRESI
KECEMASAN
GANGGUAN JIWA LAIN (gangguan tidur,
penyalahgunaan zat, dll)

DEPRESI PADA LANSIA
Prevalensi + 15 % pada populasi lansia
Kurang terdiagnosis
Berbeda dg depresi pada usia yg lebih muda
Gejala tidak khas
Sering tidak disadari krn dianggap sbg proses
penuaan

ETIOLOGI
BIOLOGIS
PSIKOLOGIS
SOSIAL
BEBERAPA OBAT YANG BISA
MENYEBABKAN DEPRESI
DIGOXIN
L-DOPA
STEROID
BETA-BLOKER
ANTIHIPERTENSI LAINNYA
PEMAKAIAN BENZODIAZEPIN KRONIS
PHENOBARBITAL
PEMAKAIAN NEUROLEPTIK SECARA
KRONIS
GEJALA DEPRESI
GEJALA UTAMA
MOOD/AFEK DEPRESI
KEHILANGAN MINAT
KEHILANGAN ENERGI
GEJALA TAMBAHAN
KURANG KONSENTRASI
KURANG HARGA DIRI
RASA BERSALAH
PESIMIS TENTANG MASA DEPAN
MERUSAK DIRI ATAU IDE BUNUH DIRI
GANGGUAN TIDUR
GANGGUAN NAFSU MAKAN
Klasifikasi Depresi menurut ICD 10
Episode Depresi : ringan, sedang, berat
Depresi Berulang
Gangguan Afektif Bipolar
Gangguan Mood/Afektif menetap (Distimia)
Gangguan Mood lainnya

Episode Depresi Berat dg Gambaran
Melankholik
Mood/afek depresi
Hipokhondriasis
Perasaan rendah diri
Perasaan tidak berguna
Kecenderungan menyakiti diri sendiri dg ide
paranoid dan bunuh diri

DEPRESI AGITATIF
Peningkatan aktivitas
Mondar-mandir
Meremas-remas tangan
Perlu perhatian terus-menerus
Menyulitkan keluarga/pasangan hidup

DEPRESI TERSELUBUNG : KELUHAN
FISIK MENONJOL TANPA KELUHAN
PSIKIS
PSEUDODEMENSIA : DEPRESI YANG
MENUNJUKKAN ADANYA PENURUNAN
DAYA INGAT YG BERMAKNA

TERAPI DEPRESI PADA LANSIA
HARUS MEMPERTIMBANGKAN
KERENTANAN PSIKOLOGIS LANSIA YANG
SENSITIF THD EFEK SAMPING PSIKOTROPIK
HIPOTENSI POSTURAL YG SERING DI JUMPAI
DAPAT MEMPUNYAI AKIBAT SERIUS DAN
FATAL
DIPERBURUK OLEH EFEK SEDATIF
ANTIDEPRESAN DENGAN KECENDERUNGAN
BESAR UNTUK JATUH
MEMPERHATIKAN KEMUNGKIAN ADANYA
RIWAYAT PENYAKIT KARDIOVASKULAR
PADA LANSIA