Anda di halaman 1dari 8

Makalah

Sistem Ekonomi Negara


Switzerland
Disusun Guna Memenuhi Tugas
Mata Kuliah Sistem Ekonomi Indonesia
Semester Ganjil

Disusun Oleh :
Nama

: 1. Muhammad Roikhan
2. Indah Mei Lestari
3. Dheny Iswan R
4. Nia Tri Wahyuningtyas
5. Riskananda Rahmaningtyas

Program Studi

: S1 Ilmu Administrasi Negara

(134674101)
(134674006)
(134674023)
(134674058)
(134674091)

Jurusan PMP-KN
Fakultas Ilmu Sosial

Universitas Negeri Surabaya


2014

KATA PENGANTAR
Segala puji bagi Tuhan YME yang telah memberikan rahmad, hidayah
serta inayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik
dan tepat waktu. Makalah ini disusun agar pembaca dapat mengetahui dan
memperluas ilmu tentang Sistem Ekonomi Negara Switzerland, yang kami
sajikan berdasarkan informasi dari berbagai sumber.
Dalam penulisan makalah ini tentunya kami mengalami berbagai
rintangan, baik itu yang datang dari diri kami sendiri maupun yang datang dari
luar. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Tuhan YME
akhirnya makalah ini dapat terselesaikan.
Makalah ini memuat informasi tentang sistem ekonomi yang diterapkan di
negara Switzerland atau yang sering kita sebut dengan Swiss, dan bagaimana
negara tersebut bisa menjadi kiblat dari perekonomian dunia.
Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada
pembaca. Kami sadar bahwa dalam penulisan makalah ini terdapat banyak
kekurangan oleh karena itu kami mengharapkan saran dan kritik dari pembaca
untuk lebih baik di masa yang akan datang. Terima kasih.

Surabaya, 25 September 2014


Penyusun

ii

DAFTAR ISI
Halaman Judul ...................................................................................................

Kata Pengantar ...................................................................................................

ii

Daftar Isi ........................................................................................................

iii

Daftar Tabel .......................................................................................................

iv

BAB I : PENDAHULUAN
A.
B.
C.
D.

Latar Belakang ..........................................................................


Rumusan Masalah .............................................................
Tujuan .......................................................................................
Manfaat .................................................................................

1
1
2
2

BAB II : PEMBAHASAN
A.

Sejarah Terbentuknya DPR .......................................................

B.

Tugas Pokok, Fungsi dan Hak DPR ..........................................

C.

Perebutan Kursi Anggota DPR .................................................. 13

BAB III : PENUTUP


A.
B.

Kesimpulan ................................................................................ 20
Saran .......................................................................................... 20

DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................ 22

iii

DAFTAR TABEL
Tabel 2.1. Komisi di DPR ...................................................................................

Tabel 2.2. Gaji DPR ............................................................................................ 14

BAB I
PENDAHULUAN
1.1.

Latar Belakang

1.2.

Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian diatas dapat diidentifikasikan beberapa permasalahan,
yaitu sebagai berikut :
1.
Gambarkan secara skematis kegagalan dari suatu sistem ekonomi
Indonesia sebagai akibat tidak efisiensinya kebijakan-kebijakan ekonomi
dan lemahnya pelaksanaan dan kepatuhan terhadap asas demokrasi
ekonomi dan bagaimana mengefektifkan
sistem ekonomi Indonesia hingga
1
dapat mewujudkan tujuan sistem ekonomi Indonesia.
2.
Masih tingginya tingkat kemiskinan dan pengangguran sebenarnya
menunjukkan belum efektifnya sistem ekonomi Indonesia. Apa yang
menjadi penyebab sistem ekonomi Indonesia tidak efektif?
3.
Bagaimana sistem ekonomi Indonesia yang berlandaskan filsafat
Pancasila danUUD 1945 menghadapi sistem ekonomi Neoliberalisme
yang dari waktu ke waktu terus berkembang.

1.3.
Dari rumusan masalah di atas maka kami dapat mengambil tujuan sebagai
berikut :
1. Untuk menjelaskan kepada pembaca mengenai sejarah terbentuknya
anggota Dewan Perwakilan Rakyat.
2. Agar kita mengetahui tentang tugas, fungsi serta hak yang dmiliki Dewan
Perwakilan Rakyat.
3. Untuk menjelaskan kepada pembaca tentang perebutan warga Indonesia
untuk menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat.
1.3. Tujuan Penulisan
1.3.1. Untuk mengetahui dan memahami apa saja yang menyebabkan tidak
efektifnya sistem ekonomi Indonesia (termasuk akibat meningkatnya
pengangguran dan kemiskinan) serta bagaimana cara mengatasinya.
1.3.2. Mengetahui bagaimana upaya yang ditempuh Indonesia dalam menghadapi
sistem ekonomi Neoliberalisme yang dari waktu ke waktu terus berkembang dan
mempengaruhi perekonomian Indonesia.
1.4. Manfaat Penulisan
1.4.1. Dapat mengetahui dan memahami penyebab tidak efektifnya sistem
ekonomi Indonesia dan cara menghadapi ekonomi neoliberalisme.

1.4.2. Memberikan pengetahuan dan pengalaman pada pembaca, tentang upaya


apa saja yang dilakukan Indonesia, baik itu yang sudah terealisasi untuk
diterapkan maupun belum dalam mengatasi ketidakefektifan sistem ekonomi
Indonesia (termasuk akibat meningkatnya pengangguran dan kemiskinan) serta
menghadapi sistem ekonomi Neoliberalisme yang dari waktu ke waktu terus
berkembang dan mempengaruhi perekonomian Indonesia.

BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Sistem Ekonomi


Istilah system berasal dari kata systema yang berasal dari bahasa
Yunani, yang dapat diartikan sebagai keseluruhan yang terdiri dari macammacam bagian. Menurut Chester A.Bernard, Sistem adalah satu kesatuan
yang terpadu secara holistic, yang didalamnya terdiri dari bagian-bagian dan
masing-masing bagian memiliki ciri dan batas tersendiri. Dan masing-masing
bagian memiliki keterkaitan yang mendukung dalam sistem yang holistic
tersebut. Dumairy (1996), Sistem ekonomi adalah suatu sistem yang
mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antar manusia dengan
seperangkat kelembagaan salam tatanan suatu kehidupan. Gregory
Grossman, Sistem ekonomi adalah sekumpulan komponen-komponen atau
unsur-unsur terdiri atas unit-unit dan agen-agen ekonomi serta lembagalembaga ekonomi yang bukan saja saling berhubungan dan berinteraksi,
melainkan juga sampai tingkat tertentu saling menopang dan mempengaruhi.
B. Tugas Pokok, Fungsi dan Hak DPR
.

BAB III
PENUTUP
3.1. Kesimpulan
Dari pembahasan dalam bab sebelumnya, dapatlah ditarik suatu
kesimpulan seperti di bawah ini:
3.1.1. Sistem ekonomi Indonesia ialah mencakup seluruh proses dan kegiatan
masyarakat Indonesia dalam usaha memenuhi kebutuhan hidup atau mencapai
kemakmuran.
3.1.2. Dampak positif yang ditimbulkan akibat seringnya pergantian sistem
ekonomi di Indonesia, seperti memperluas pasar dan menambah keuntungan serta
adanya transfer teknologi, ternyata tidak dirasakan secara signifikan oleh semua
kalangan. Justru yang dirasakan adalah pertama peran negara sebagai alat untuk
mensejahterakan rakyat semakin tereduksi oleh kekuatan pasar yang tidak
mempunyai agenda sosial dan usaha pengentasan kemiskinan dan pengangguran.
Kedua, Adanya hambatan nontarif yang menyebabkan tingginya tingkat
pengangguran, kemiskinan, ketidakseimbangan, dan lumpuhnya perekonomian
nasional.
3.1.3. Beberapa upaya yang telah maupun belum terealisasi ditempuh oleh
pemerintah Indonesia dalam mengatasi tidak efektifnya sistem ekonomi Indonesia
dan sistem ekonomi Neoliberalisme yang dari waktu ke waktu terus berkembang
dan mempengaruhi perekonomian Indonesia, antara lain yang paling mendasar
dan pokok ialah dengan memperbaiki kebijakan ekonomi dan program Indonesia
terkait dengan sistem ekonomi, menanamkan pendidikan cinta produk dalam
negeri sejak dini, memberdayakan SDA semaksimal mungkin, menambah nilai
tambah produk kita serta meningkatkan kualitas produk-produk di dalam negeri.
3.1.4. Pemerintah dan DPR diharapkan memiliki visi yang sama dalam mengatasi
masalah kemiskinan dan pengangguran dengan mengalokasikan anggaran untuk
membuat kebijakan mengoptimalkan modal kerja bagi masyarakat miskin yang
berdampak jangka panjang, dukungan terhadap infrastruktur di pedesaan.
Pemerintah pusat dan peran pemerintah daerah sangat dimungkinkan untuk
memfasilitasi program ini.
3.1.5. Menerapkan kembali pasal 33 UUD 1945 agar dapat mencegah
neoliberalisme semakin mempengaruhi perekonomian Indonesia.
3.2. Saran
Saran dari penulis yang mungkin dapat memberikan sedikit masukan ialah:
3.2.1. Pemerintah perlu memperhitungkan kembali sistem ekonomi Indonesia
yang Bebas Aktif, serta harus bisa bertindak tegas dan berpedoman pada falsafah
Bangsa Indonesia yaitu Pancasila dalam setiap mengambil kebijakan.
3.2.2. Kemudian upaya-upaya yang belum terealisasi tersebut hendaknya segera
dilaksanakan apabila dirasa dapat menstabilkan ekonomi Indonesia.
3.2.3. Serta sebaiknya pengalaman dalam sejarah perkembangan bangsa
Indonesia yang telah lalu dijadikan guru yang terbaik.

DAFTAR PUSTAKA