Anda di halaman 1dari 30

PEMBUATAN RAGUM

III. 1

Gambar Ragum

Gambar III.1 Ragum


TUJUAN
1. Untuk mengetahui dan memahami cara kerja dari ragum.
2.

Untuk mengetahui cara-cara membuat bagian ragum dengan


menerapkan hasil praktikum sebelumnya.

3. Untuk mengetahui waktu efektif pembuatan ragum serta biaya pembuatan


ragun berdasarkan biaya setiap komponennya.

III. 2 Alat dan Bahan


a. Alat-alat:
1. Mesin bubut C 0630
2. Mesin skrap horizontal
3. Mesin las listrik AC
4. Mesin gurdi
5. Mesin gerinda
6. Pahat potong bubut
7. Pahat alur
8. Pahat ulir dalam
9. Mata drill
10. Mata bor 4mm, 5mm, 8mm, 10mm, 13mm, 17mm, 19mm
11. Kunci chuck
12. Kunci pas
13. Ragum
14. Kunci pahat
15. Gergaji
16. Kikir
17. Penitik dan Palu
18. Jangka sorong & Mistar baja
19. Masker las listrik
20. Snei M 10
b. Bahan- bahan yang dipakai:
1. Besi silinder panjang awal 18,5 cm
2. Baja silinder panjang awal 22.5 cm
3. baja silinder yang akan disekrap dengan panjang awal 55 cm
4. Batangan baja berbentuk kanal dengan panjang awal 21,2 cm
5. Pelat untuk alas dengan panjang awal 15 cm
6. Batangan baja berbentuk kanal dengan panjang awal 10,8 cm
7. Baja profil L dengan panjang awal 7,7 cm
8. Baja profil L dengan panjang awal 7,7 cm

9. Pelat 10 cm dan lebar 5 cm (2 buah)


10. Pelat 10 cm dan lebar 3 cm (2 buah)

III. 3

Prosedur Pengerjaan

III.3.1 Proses pembuatan komponen


1) Komponen 1
Komponen 1 akan dibentuk menjadi seperti berikut

Gambar III.2 Gambar teknik komponen 1

Langkah pembuatan komponen 1


1. Facing pada salah satu sisi ( muka ) benda kerja.
2. Lakukan feeding sampai diameter 16mm sepanjang 200mm.
3. Feeding sampai diameter 13,5mm pada ujung benda kerja sepanjang
10mm.
4. Buat alur sepanjang 7mm (lihat gambar)
5. Lakukan proses pembuatan ulir.
6. Lakukan pembuatan alur pada diameter yang tidak berulir.
7. Lakukan pembuatan lubang (lihat gambar) menggunakan mesin drill.
8. Chamfer 1x45 pada ujung benda kerja.
2) Komponen 2

Komponen 2 akan dibentuk menjadi seperti berikut.

Gambar III.3 Gambar teknik komponen 2

Langkah Pembuatan komponen 2


1. Facing pada kedua sisi benda kerja.
2. lakukan feeding sampai diameter 13mm sepanjang 190mm.
3. Pada ujung benda kerja, lakukan feeding sampai diameter 9,7 mm
sepanjang 10mm.
4. Membuat ulir luar dengan menggunakan snei.pada ujung benda kerja
yang telah di-feeding sampai diameter 9,7 mm
3) Komponen 3

Gambar III.4 Gambar teknik komponen 3


Langkah pembuatan komponen 3

1. Facing pada kedua sisi (muka ) benda kerja.


2. Lakukan drilling sampai setengah tirus.
3. Lakukan pengeboran bertahap sampai diameter 13mm dengan
menggunakan bor 5, 8, 10.
4. Lakukan proses pembuatan ulir dalam sampai sesuai dengan ulir
luar.
5. Lakukan proses skrap.
4) Komponen 4

Gambar III.5 Gambar teknik komponen 4

Langkah pembuatan komponen 4 :


Komponen 4 dibuat dengan proses kerja bangku hingga ukurannya
sesuai dengan yang tertera pada gambar teknik dari komponen 4
tersebut.

5) Komponen 5

Gambar III.6 Gambar teknik komponen 5


Langkah pembuatan komponen 5 :
Komponen 5 dibuat dengan proses kerja bangku hingga ukurannya
mendekati dengan yang tertera pada gambar teknik dari komponen 5
tersebut dan dirapihkan, selanjutnya dilakukan boring hingga diameter 12
mm.secara bertahap dari drilling, boring diameter 6, 8, 10 dan 12 mm.
6) Komponen 6

Gambar III.7 Gambar teknik komponen 6


Langkah pembuatan komponen 6 :
Komponen 6 dibuat dengan proses kerja bangku hingga ukurannya
mendekati dengan yang tertera pada gambar teknik dari komponen 6
tersebut dan dirapihkan, selanjutnya dilakukan boring hingga diameter 17
mm.secara bertahap dari drilling, boring diameter 6, 8, 10, 12, 15 dan 17
mm.
7) Komponen 7

Gambar III.8 Gambar teknik komponen 7

Langkah pembuatan komponen 7 :


Komponen 7 dibuat dengan proses kerja bangku hingga ukurannya sesuai
dengan yang tertera pada gambar teknik dari komponen 7 tersebut dan
dirapihkan.
8). Komponen 8

Gambar III.9 Gambar teknik komponen 8

Langkah pembuatan komponen 8 :


Komponen 8 dibuat dengan proses kerja bangku hingga ukurannya sesuai
dengan yang tertera pada gambar teknik dari komponen 8 tersebut dan
dirapihkan. Selanjutnya dilakukan proses boring sampai dengan diameter
16 mm secara bertahap. Kemudian setelah terbentuk lubang, dilanjutkan
dengan pengerjaan pembuatan alur hingga seperti pada gambar.

9) Komponen 9

Gambar III.10 Gambar teknik komponen 9


Langkah pembuatan komponen 9 :
Komponen 9 dibuat dengan proses kerja bangku hingga ukurannya sesuai
dengan yang tertera pada gambar teknik dari komponen 9 tersebut dan
dirapihkan.
10) Komponen 10

Gambar III.11 Gambar teknik komponen 10

Langkah pembuatan komponen 10 :


Komponen 10 dibuat dengan proses kerja bangku hingga ukurannya sesuai
dengan yang tertera pada gambar teknik dari komponen 10 tersebut dan
dirapihkan.
Finishing
Setelah pengelasan selesai, membersihkan ragum dari terak dengan cara
dipukul bagian las-an dengan palu kecil
Melakukan pendempulan pada bagian-bagian bekas las-an untuk
merapihkan Ragum
Mengecat ragum dengan warna yang diinginkan.

Perhitungan Waktu Pengerjaan :


Waktu Efektif :
Komponen yang dikerjakan dengan proses pemesinan
1) Komponen 1
Bubut
Proses Facing

Lt

= . Do
= . 25 mm
= 12,5 mm

= 0,088 mm/put

= 3 Dilakukan sebanyak 3 kali pemakanan


Proses Drilling

=1

L2

= 5 mm

Dph

=4

Zph

=2

= 0,188 mm/put

tan 60

Dph / 2
L1
4/2

= L
1
2
tan 60 o

L1

L1

= 1,155 mm

Lt

= L1 + L2
= 1,155 + 5
= 6,155 mm

Proses Feeding

Lt

= 200 mm

Do

= 25 mm

Di

= 16 mm

Zph

=1

= 0,188 mm/put

Do Di
2.a

25 16
2(0,03)

= 150
Maka,
Z

= 10 x 15 skala Dilakukan sebanyak 10 kali pemakanan dengan


kenaikan 15 skala
Proses Pembuatan Alur I

Lt

= 8 mm

Do

= 16 mm

Di

= 13,5 mm

Zph

=1

= 0,188 mm/put

Do Di
2.a

16 13,5
2(0,03)

42
Maka,
Zkasar

= 8 x 5 skala Dilakukan sebanyak 8 kali pemakanan dengan


kenaikan 5 skala

Zhalus

= 1 x 2 skala Dilakukan sebanyak 1 kali pemakanan dengan


kenaikan 2 skala
Proses Pembuatan Alur II

Lt

= 10 mm

Do

= 16 mm

Di

= 13,5 mm

Zph

=1

= 0,188 mm/put

Do Di
2.a

16 13,5
2(0,03)

42
Maka,
Zkasar

= 8 x 5 skala Dilakukan sebanyak 8 kali pemakanan dengan


kenaikan 5 skala

Zhalus

= 1 x 2 skala Dilakukan sebanyak 1 kali pemakanan dengan


kenaikan 2 skala
Proses Pembuatan Alur III

Lt

= 5 mm

Do

= 25 mm

Di

= 16 mm

Zph

=1

= 0,188 mm/put

Do Di
2.a

25 16
2(0,03)

= 150
Maka,
Z

= 30 x 5 skala Dilakukan sebanyak 30 kali pemakanan dengan


kenaikan 5 skala
Proses Pembuatan Ulir (M16 x 3 )

Lt

= 187 mm

Do

= 16 mm

Zph

=1

= 3 mm/put

= 75 rpm
Tan 60

Di

y
x

= Tan 60 x ( . 3 )

= 2,598 mm

= Do 2y
= 16 (2 x 2,598)
= 10,804 mm

Do Di
2.a

16 10,804
2(0,03)

= 86
Maka,
Zkasar

= 28 x 3 skala Dilakukan sebanyak 28 kali pemakanan dengan


kenaikan 3 skala

Zkasar

= 1 x 2 skala Dilakukan sebanyak 1 kali pemakanan dengan


kenaikan 2 skala

Tabel Perhitungan Teff Bubut untuk Komponen 1


Rumus yang dipergunakan untuk menghitung Teff adalah

Teff

Lt.Z
f .n.Z ph

Tabel III.1 Tabel perhitungan Teff bubut komponen I


Proses

Besaran Lt (mm)

Facing
Drilling
Feeding
Kasar
Alur I
Halus
Kasar
Alur II
Halus
Alur III
Kasar
Ulir
Halus

12,5
6,155
205
8
8
10
10
5
187

3
1
10
8
1
8
1
30
26

(mm/put)
0,088
0,188
0,188
0,188
0,188
0,188
0,188
0,188
3

187
8
TOTAL Teff Bubut

Gurdi
Pelubangan awal (Drilling)
tan 60

Dph / 2
L1

4/2
L1

2
tan 60 o

L1

L1

= 1,155 mm

Lt

= (5) + (L1)

n (rpm)

Teff

Zph

375
375
375
375
375
375
375
375
75

1
2
1
1
1
1
1
1
1

75

(min)
1,10
0,04
29,08
0,91
0,11
1,13
0,14
2,13
21,61
6,65
62,94

Lt

= 1,155+5 = 6,155 mm

= 4 mm

Zph

=2

= 0,0843 d
= 0,0843 4
= 0,133

= 1 Dilakukan 1 kali pemakanan

Pembesaran Lubang (Boring) (Bertahap dari diameter 6,8,13 mm)


tan 60

Dph / 2
L1

6 / 2 8 / 2 13 / 2
;
;
L1
L1
L1

3
4
6,5
o ;
o ;
tan 60
tan 60
tan 60 o

L1

L1

= 1,73 ; 2,31 ; 3,75 mm

Lt

= (Tebal benda kerja) + (L1)

Lt

= 25 + 1,73 ; 25 + 2,31 ; 25 + 3,75


= 25,73 ; 27,31 ; 28,75 mm

= 6 ; 8 ; 13 mm

Zph

=2

= 0,0843 d
= 0,0843 6 ; 0,0843 8 ; 0,0843 13
= 0,153 ; 0,168 ; 0,197

= 1 Dilakukan 1 kali pemakanan

Tabel Perhitungan Teff Gurdi untuk Komponen 1


Rumus yang dipergunakan untuk menghitung Teff adalah
Teff

Lt.Z
f .n.Z ph

Tabel III.2 Tabel perhitungan Teff gurdi komponen I


Proses
Besaran
Drilling
Boring ( 6 mm)
Boring ( 8 mm)
Boring ( 13 mm)

f
(mm/put)
6,155
1
0,133
25,73
1
0,153
27,31
1
0,168
28,75
1
0,197
TOTAL Teff Gurdi

Lt (mm)

n (rpm)

Teff Total Komponen I


Bubut

36,2 % 62,94 min


100 % 173,87 min =

Gurdi

2,9 Jam

31,6 % 0,291 min


100 %

0,92 min =

0,015 Jam

900
900
900
900

Zph
2
2
2
2

Teff
(min)
0,026
0,093
0,090
0,081
0,291

2) Komponen 2
Bubut
Proses Facing

Lt

= . Do
= . 16 mm
= 8 mm

= 0,088 mm/put

= 4 Dilakukan sebanyak 4 kali pemakanan


Proses Drilling

=1

L2

= 5 mm

Dph

=4

Zph

=2

= 0,188 mm/put
tan 60

Dph / 2
L1

4/2
L1

2
tan 60 o

L1

L1

= 1,155 mm

Lt

= L1 + L2
= 1,155 + 5
= 6,155 mm
Proses Feeding

Lt

= 190 mm

Do

= 16 mm

Di

= 12 mm

Zph

=1

= 0,188 mm/put

Do Di
2.a
16 12

= 2 x0,03
= 66
Maka,
Zkasar

= 4 x 15 skala Dilakukan sebanyak 4 kali pemakanan dengan


kenaikan 15 skala

Zkasar

= 1 x 6 skala Dilakukan sebanyak 1 kali pemakanan dengan


kenaikan 6 skala
Proses Feeding

Lt

= 10 mm

Do

= 12 mm

Di

= 12 mm

Zph

=1

= 0,188 mm/put

Do Di
2.a
12 11,5

= 2 x0,03
=8
Maka,
Z

= 1 x 8 skala Dilakukan sebanyak 1 kali pemakanan dengan


kenaikan 8 skala

Tabel Perhitungan Teff Bubut untuk Komponen 2


Rumus yang dipergunakan untuk menghitung Teff adalah
Teff

Lt.Z
f .n.Z ph

Tabel III.3 Tabel perhitungan Teff bubut komponen 2


Proses
Besaran
Facing
Drilling
Kasar
Feeding
halus
Feeding

f
(mm/put)
8
4
0,088
6,155
1
0,188
190
4
0,188
190
1
0,188
10
1
0,188
TOTAL Teff Bubut

Lt (mm)

n (rpm)

Teff Total Komponen 2


Bubut

36,2 % 14,63 min


100 % 40,41 min =

0,67 Jam

375
375
375
375
375

Zph
1
2
1
1
1

Teff
(min)
0,970
0,044
10,780
2,695
0,142
14.630

3) Komponen 3
Bubut
Proses Facing

Lt

= . Do
= . 40 mm
= 20 mm

= 0,088 mm/put

= 8 Dilakukan sebanyak 8 kali pemakanan


Proses Facing

Lt

= . Do
= . 40 mm
= 20 mm

= 0,088 mm/put

= 9 Dilakukan sebanyak 9 kali pemakanan


Proses Drilling

=1

L2

= 5 mm

Dph

=4

Zph

=2

= 0,188 mm/put
tan 60

Dph / 2
L1

4/2
L1

2
tan 60 o

L1

L1

= 1,155 mm

Lt

= L1 + L2
= 1,155 + 5

= 6,155 mm

Pembesaran Lubang (Boring) (Bertahap dari diameter 6,8,13,14 mm)


d

= 6 ; 8 ; 13 ; 14 mm
tan 60

Dph / 2
L1

6 / 2 8 / 2 13 / 2 14 / 2
;
;
;
L1
L1
L1
L1

3
4
6,5
7
o ;
o ;
o ;
tan 60
tan 60
tan 60
tan 60 o

L1

L1

= 1,73 ; 2,31 ; 3,75 ; 4,04 mm

Lt

= (Tebal benda kerja)+(L1)

Lt

= 32 + 1,73 ; 31 + 2,31 ; 32 + 3,75 ; 32 + 4,04


= 33,73 ; 34,31 ; 35,75 ; 36,04 mm

Zph

=2

= 0,188 mm/put

= 1 Dilakukan 1 kali pemakanan


Proses Pembuatan Ulir (M16 x 3 )

Lt

= 32 mm

Do

= 16 mm

Zph

=1

= 3 mm/put

= 75 rpm

Tan 60 =

y
x

= Tan 60 x ( . 3 )

= 2,598 mm

Di

= Do 2y

= 16 (2 x 2,598)
= 10,804 mm

=
=

Do Di
2.a
16 10,804
2 x0,03

= 86
Maka,
Zkasar

= 28 x 3 skala Dilakukan sebanyak 28 kali pemakanan dengan


kenaikan 3 skala

Zhalus

= 1 x 2 skala Dilakukan sebanyak 1 kali pemakanan dengan


kenaikan 1 skala

Tabel Perhitungan Teff Bubut untuk Komponen 3


Rumus yang dipergunakan untuk menghitung Teff adalah

Teff

Lt.Z
f .n.Z ph

Tabel III.4 Tabel perhitungan Teff bubut komponen 3


Proses

Besaran Lt (mm)

Facing
Facing
Drilling
D6
D8
Boring
D 13
D 14
Kasar
Ulir
Halus

Skrap

20
20
6,155
33,73
34,31
35,75
36,04
32

Z
8
9
1
1
1
1
1
28

(mm/put)
0,088
0,088
0,188
0,188
0,188
0,188
0,188
3

32
1
TOTAL Teff Bubut

n (rpm)

Teff

Zph

375
375
375
375
375
375
375
75

1
1
2
2
2
2
2
1

75

(min)
4,848
5,455
0,044
0,239
0,243
0,254
0,256
3,982
0,142
15,463

= 80 rpm

= 0,7 mm/langkah

Zph

= 1

D0

= 40 mm

Di

= 35 mm

= 0.02 mm/skala

Do Di
2.a

40 35
2.(0,02)

= 125 skala
Maka,
Zkasar

= 6 x 20 skala Dilakukan sebanyak 6 kali pemakanan dengan


kenaikan 20 skala

Zhalus

= 1 x 5 skala Dilakukan sebanyak 1 kali pemakanan dengan


kenaikan 5 skala

Komponen yang dikerjakan dengan proses kerja bangku


4) Komponen 4
Waktu kerja (optimum ) praktikum = 45 menit
5) Komponen 5
Waktu kerja (optimum ) praktikum = 30 menit
Gurdi
Pelubangan awal (Drilling)
tan 60

Dph / 2
L1

4/2
L1

2
tan 60 o

L1

L1

= 1,155 mm

Lt

= (5)+(L1)

Lt

= 1,155+5 = 6,155 mm

= 4 mm

Zph

=2

= 0,0843 d
= 0,0843 4
= 0,133

= 1 Dilakukan 1 kali pemakanan

Pembesaran Lubang (Boring) (Bertahap dari diameter 6,8,13 mm)


tan 60

Dph / 2
L1

6 / 2 8 / 2 13 / 2
;
;
L1
L1
L1

3
4
6,5
o ;
o ;
tan 60
tan 60
tan 60 o

L1

L1

= 1,73 ; 2,31 ; 3,75 mm

Lt

= (Tebal benda kerja)+(L1)

Lt

= 4 + 1,73 ; 4 + 2,31 ; 4 + 3,75 = 5,73 ; 6,31 ; 7,75 mm

= 6 ; 8 ; 13 mm

Zph

=2

= 0,0843 d
= 0,0843 6 ; 0,0843 8 ; 0,0843 13
= 0,153 ; 0,168 ; 0,197

= 1 Dilakukan 1 kali pemakanan

Tabel Perhitungan Teff Gurdi untuk Komponen 5


Rumus yang dipergunakan untuk menghitung Teff adalah
Teff

Lt .Z
f .n.Z ph

Tabel III.6 Tabel perhitungan Teff gurdi komponen 5


Proses

Besaran Lt (mm)

Drilling
Boring ( 6 mm)
Boring ( 8 mm)
Boring ( 13 mm)

Gurdi

(mm/put)
6,155
1
0,133
5,73
1
0,153
6,31
1
0,168
7,75
1
0,197
TOTAL Teff Gurdi

n (rpm)

31,6 % 0,086 min


100 %

0,272 min =

0,0045 Jam

900
900
900
900

Teff

Zph
2
2
2
2

(min)
0,025
0,02
0,02
0,021
0,086

6) Komponen 6
Waktu kerja (optimum ) praktikum = 35 menit
Gurdi
Pelubangan awal (Drilling)
tan 60

Dph / 2
L1

4/2
L1

2
tan 60 o

L1

L1

= 1,155 mm

Lt

= (5)+(L1)

Lt

= 1,155+5 = 6,155 mm

= 4 mm

Zph

=2

= 0,0843 d
= 0,0843 4
= 0,133

= 1 Dilakukan 1 kali pemakanan

Pembesaran Lubang (Boring) (Bertahap dari diameter 6,8,13,17 mm)


tan 60

Dph / 2
L1

6 / 2 8 / 2 13 / 2 17 / 2
;
;
;
L1
L1
L1
L1

3
4
6,5
8,5
o ;
o ;
o ;
tan 60
tan 60
tan 60
tan 60 o

L1

L1

= 1,73 ; 2,31 ; 3,75 ; 4,9 mm

Lt

= (Tebal benda kerja) + (L1)

Lt

= 4 + 1,73 ; 4 + 2,31 ; 4 + 3,75 ; 4 + 4,9

= 5,73 ; 6,31 ; 7,75 ; 8,9 mm


d

= 6 ; 8 ; 13 ; 17 mm

Zph

=2

= 0,0843 d
= 0,0843 6 ; 0,0843 8 ; 0,0843 13 ; 0,0843 17
= 0,153 ; 0,168 ; 0,197 ; 0,215

= 1 Dilakukan 1 kali pemakanan

Tabel Perhitungan Teff Gurdi untuk Komponen 6


Rumus yang dipergunakan untuk menghitung Teff adalah

Teff

Lt.Z
f .n.Z ph

Tabel III.7 Tabel perhitungan Teff gurdi komponen 6


Proses
Besaran
Drilling
Boring ( 6 mm)
Boring ( 8 mm)
Boring ( 13 mm)
Boring ( 17 mm)

Gurdi

f
(mm/put)
6,155
1
0,133
5,73
1
0,153
6,31
1
0,168
7,75
1
0,197
8,9
1
0,215
TOTAL Teff Gurdi

Lt (mm)

n (rpm)

31,6 % 0,108 min


100 %

0,342 min =

0,0057 Jam

900
900
900
900
900

Zph
2
2
2
2
2

Teff
(min)
0,025
0,02
0,02
0,021
0,022
0,108

7) Komponen 7
Waktu kerja (optimum) praktikum = 15 menit
8) Komponen 8
Waktu kerja (optimum) praktikum = 60 menit
Gurdi
Pelubangan awal (Drilling)
tan 60

Dph / 2
L1

4/2
L1

2
tan 60 o

L1

L1

= 1,155 mm

Lt

= (5)+(L1)

Lt

= 1,155+5 = 6,155 mm

= 4 mm

Zph

=2

= 0,0843 d
= 0,0843 4
= 0,133

= 1 Dilakukan 1 kali pemakanan

Pembesaran Lubang (Boring) (Bertahap dari diameter 6,8,13,17 mm)


tan 60

Dph / 2
L1

6 / 2 8 / 2 13 / 2 17 / 2
;
;
;
L1
L1
L1
L1

3
4
6,5
8,5
o ;
o ;
o ;
tan 60
tan 60
tan 60
tan 60 o

L1

L1

= 1,73 ; 2,31 ; 3,75 ; 4,9 mm

Lt

= (Tebal benda kerja)+(L1)

Lt

= 4 + 1,73 ; 4 + 2,31 ; 4 + 3,75 ; 4 + 4,9


= 5,73 ; 6,31 ; 7,75 ; 8,9 mm

= 6 ; 8 ; 13 ; 17 mm

Zph

=2

= 0,0843 d
= 0,0843 6 ; 0,0843 8 ; 0,0843 13 ; 0,0843 17
= 0,153 ; 0,168 ; 0,197 ; 0,215

= 1 Dilakukan 1 kali pemakanan

Tabel Perhitungan Teff Gurdi untuk Komponen 1


Rumus yang dipergunakan untuk menghitung Teff adalah

Teff

Lt.Z
f .n.Z ph

Tabel III.8 Tabel perhitungan Teff gurdi komponen 8


Proses

Besaran Lt (mm)

Drilling
Boring ( 6 mm)
Boring ( 8 mm)
Boring ( 13 mm)
Boring ( 17 mm)

Gurdi

(mm/put)
6,155
1
0,133
5,73
1
0,153
6,31
1
0,168
7,75
1
0,197
8,9
1
0,215
TOTAL Teff Gurdi

n (rpm)

31,6 % 0,108 min


100 %

0,342 min =

0,0057 Jam

900
900
900
900
900

Teff

Zph
2
2
2
2
2

(min)
0,025
0,02
0,02
0,021
0,022
0,108

9) Komponen 9
Waktu kerja (optimum) praktikum = 35 menit
10) Komponen 10
Waktu kerja (optimum) praktikum = 20 menit