Anda di halaman 1dari 2

Nama : Ahmad Andika Himawan

NIM : 21030112120021

TUGAS MATA KULIAH REAKTOR


RINGKASAN MATERI PLUG FLOW REACTOR (PFR) SERTA APLIKASINYA DI
INDUSTRI KIMIA
Definisi Plug Flow Reactor
Plug flow reactor atau reaktor alir pipa (RAP) adalah suatu alat yang
digunakan untuk mereaksikan suatu reaktan dalam hal ini fluida dan
mengubahnya menjadi produk dengan cara mengalirkan fluida tersebut dalam
pipa secara berkelanjutan (continuous). Biasanya reaktor ini dipakai untuk
mempelajari berbagai proses kimia yang penting seperti perubahan kimia
senyawa, reaksi termal, dan lain-lain. Di mana katalis diletakkan pada suatu pipa
lalu dari sela-sela katalis dilewatkan bahan baku seperti air melewati sela-sela pasir
pada saringan.

Gambar 2.
Ilustrasi Sederhana Plug
Flow Reactor

Gambar 1.
Plug Flow Reactor

Gambar 3.
Mekanisme Bagaimana Reaktan Berubah
Menjadi Produk di Dalam PFR

Karakteristik Plug Flow Reactor


Karakteristik yang dapat mendeskripsikan bagaimana kinerja dari plug flow reactor adalah sebagai berikut
:
1. Pola aliran adalah plug flow. Aliran reaktan sepanjang plug flow reactor di dalam vesel tertutup kemudian
akan berubah menjadi produk setelah keluar dari PFR.
2. Kecepatan aliran volumetris dapat bervariasi secara kontinyu kearah aliran sebab perubahan densitas.
3. Setiap elemen fluida merupakan sistem tertutup (dibandingkan reactor CSTR); yaitu, tidak ada
pencampuran kearah axial, meskipun terjadi pencampuran sempurna searah radial (dalam vesel silinder).
4. Sebagai konsequensi dari (3) sifat-sifat fluida dapat berubah secara kontinyu kearah radial tapi konstan
secara axial (pada posisi axial tertentu)
5. Setiap elemen fluida mempunyai residence time yang sama seperti yang lain (dibandingkan CSTR).
Kegunaan Plug Flow Reactor
Ada berbagai macam kegunaan dari plug flow reactor, diantaranya :
1. Model RAP seringkali digunakan untuk sebuah reactor yang mana sistem reaksi (gas atau cair) mengalir
pada kecepatan relatif tinggi (Re>>, sampai mendekati PF) melalui suatu vesel kosong atau vesel yang
berisi katalis padat yang di packed.
2. Reaktor dapat digunakan dalam operasi skala besar untuk produksi komersial, atau di laboratorium atau
operasi skala pilot untuk mendapatkan data perancangan.
3. Plug flow reactor sering digunakan di dalam reaksi biologis dimana substrat mengalir ke dalam reactor dan
terkonversi menjadi produk dengan bantuan enzim.
Keuntungan dan Kerugian Plug Flow Reactor
Keuntungan penggunaan plug flow reactor :
1. Tingkat perubahannnya besar dalam setiap volumenya
2. Bekerja dalam periode waktu yang cukup lama tanpa tenaga kerja sehingga upah produksi rendah
3. Perpindahan kalornya baik sekali
4. Operasinya terus-menerus
Kerugian penggunaan plug flow reactor :

1.
2.
3.

Sulit mengontrol temperaturnya


Tingginya temperature yang tidak diinginkan dapat terjadi
Proses pemberhentian dan pembersihannya mahal

Aplikasi Plug Flow Reactor di Industri Kimia


Reaksi
Ada beberapa contoh reaksi yang menggunakan plug flow reactor, salah satunya adalah reaksi
pembentukan etena dari etana. Mendapatkan etena dari etana melibatkan reaksi kimia yang bertempat di
dalam pipa kalor panjang. Pipa ini biasa disebut unit pemecahan dengan arus panas (thermal cracking
unit) yang merupakan salah satu tipe dari plug flow reactor. Gambar skema proses dalam plug flow
reactor adalah sebagai berikut :

Gambar 4.
Sintesa etena di dalam Plug
Flow Reactor

Pipa yang besar adalah tungku pemanas yang memanaskan etana ketika mengalir sepanjang pipa.
Pemanasan yang dilakukan pada bahan kimia di dalam pipa, memudahkan terjadinya reaksi kimia.
Seperti dapat kita lihat dalam gambar, ethana adalah molekul yang dimasukkan ke dalam plug flow
reactor, dan setelah jalannya reaksi kimia, etena keluar dari pipa.
Kondisi reaksi
Reaksi etana menjadi etena merupakan reaksi dehidrogenasi dimana hydrogen akan lepas menjadi
produk samping dengan produk utamanya adalah etena. Seperti pada umumnya, reaksi dehidrogenasi ini
berjalan pada suhu tinggi. Reaksi ini juga termasuk reaksi keseimbangan. Sehingga perlu
dipertimbangkan juga bagaimana cara untuk mendapatkan konversi yang optimum.
Dimensi reactor
Untuk mengetahui dimensi atau ukuran reactor yang akan digunakan, maka kita harus mengetahui
terlebih dahulu persamaan laju reaksinya, kondisi reaksi, fase zat yang bereaksi dan lain-lain. Berikut ini
adalah contoh penentuan dimensi reactor pada reaksi yang berorde 2 :

For X = 0.9, V = 45,3 dm3, V0 = 25 dm3/s

Referensi
Grisewood, Matthew. 2006. Plug Flow Reactor : A Review. International Review.
Muhajir, Maulana Haris dkk. 2009. Kinetika dan Katalis Reaktor Plug Flow.
Nanda, Sanju dkk. 2008. Reactors and Fundamental of Reactors Design for Chemical Reaction.
Pharmaceutical Engineering.
Nauman, E. Bruce. 2002. Chemical Reactor, Design, Optimazion, and Scaleup. Mc Graw Hill Book Co.
Russamee, Nithi. 2009. Simulation and Design of Ammonia Process from Natural Gas Reforming. Department
of Chemical Engineering Kasetsart University.