Anda di halaman 1dari 7

IMPLEMENTASI STRATEGI

Implementasi strategi merupakan proses bagaimana mewujudkan


strateginya dalam bentuk program, prosedur, dan anggaran. Proses manajemen
strategi belum dapat dikatakan selesai ketika perusahaan memutuskan strategi apa
yang akan ditempuh. Perusahaan masih harus menterjemahkan rumusan strategi
tersebut ke dalam tindakan strategik. Kita harus selalu ingat bahwa sebaik apapun
rumusan strategi, agar perusahaan dapat mencapai tujuan secara optimal, maka
selain harus mampu merumuskan strategi, oleh karena itu, perusahaan juga harus
mampu mengimplementasikan strategi tersebut secara efektif.
A.
1.

Implementasi Rencana Strategi


Strategi Fungsional
Sasaran jangka pendek mengacu pada strategi fungsional yang sifatnya

operasional. Strategi fungsional yang sifatnya lebih operasional ini mengarah


kepada berbagai bidang fungsional dalam perusahaan untuk memperjelas
hubungan makna strategi utama dengan identifikasi rincian yang sifatnya spesifik.
Strategi fungsional ini menjadi penuntun dalam melakukan berbagai aktivitas agar
konsisten bukan hanya dengan strategi utamanya saja, melainkan juga dengan
strategi dibidang fungsional lainnya. Didalam dunia binis, perusahaan harus
mempunyai bidang-bidang fungsional yang utama agar dapat bersaing dengan
pesaing bisnisnya, antara lain :
a.

Strategi Manajemen Keuangan


Strategi ini harus mampu menentukan arah penggunaan dana baik untuk

jangka panjang maupun jangka pendek. Strategi ini umumnya berkisar pada tiga
hal, yaitu bagaimana perusahaan memperoleh modal, alokasi kapital, dan
manajemen modal kerja termasuk dalam hal pembagian keuntungan.
Ganesha Operation saat ini fokus pada kuantitas siswa yang mendaftar
pada bimbingan belajar tersebut. Taktik biaya dilakukan melalui pendaftaran
dengan memberikan diskon pada siswa yang ingin mengikuti bimbingan belajar di
Ganesha Operation dengan berbagai macam jenis diskon.

Sistem keuangan pemberian gaji bagi tenaga kerja dibagi atas tiga
tingkatan yaitu Staf, guru, customer service dan pengajar. Kisaran gaji 1,6 juta
hingga 6 juta.
b.

Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia


Kegiatan manajemen sumber daya manusia berkisar pada pengadaan,

penggunaan dan pemeliharaan sumber daya manusia. Agar ketiga pokok kegiatan
tersebut berjalan lancar perlu disiapkan sistem yang handal. Tahap pengadaan
mencakup perencanaan SDM, rekrutmen, seleksi dan orientasi. Tahap penggunaan
perlu memperhatikan kesesuaian antara kemampuan SDM dan apa yang menjadi
tugas serta tanggung jawabnya. Juga perlu diperhatikan hal-hal mengenai
kesempatan memperoleh pelatihan dan pendidikan, supervisi, penilaian kinerja,
imbalan serta jaminan perlindungan dan kesehatan kerja. Terakhir, pada tahapan
pemeliharaan sumber daya manusia tujuannya adalah bagaimana agar karyawan
merasa puas bekerja.
Ganesha Operation memiliki tenaga staf pengajar yang ahli dibidangnya.
Tim pengajar memiliki kualifikasi yang mencukupi menjadi staf pengajar ahli.
Kualitas pengajar Ganesha Operation tampak dari prestasi dan karyanya, sukses
dalam studi dan mampu mengarang buku-buku pelajaran berkualitas terbaik.
c.

Strategi Manajemen Operational


Merumuskan strategi manajemen operasional paling tidak membutuhkan

dua komponen, yaitu adanya sarana dan prasarana yang memadai dan cara
menyediakan sarana dan prasarana tersebut.
Ganesha Operation menyediakan sarana dan prasarana yang sangat
memadai mulai dari kenyaman siswa belajar dengan ruangan kelas luas dan berAC serta dilengkapi Wifi, buku pegangan yang lengkap, dan tim pengajar yang
berkualitas.

d.

Strategi Manajemen Pemasaran


Ada empat komponen pokok bidang pemasaran yang dapat dikendalikan

perusahaan yang kita kenal dengan sebutan 4P(Product, Price, Place, dan
Promotion), termasuk pula kondisi persaingan.
Ganesha Operation menawarkan jasa/pelayanan di bidang ilmu
pengetahuan (Product). Biaya pendaftaran hingga gaji karyawan/staf pengajar
dapat diatur sesuai dengan perekonomian masyarakat (Price). Ganesha Operation
telah membuka cabang di seluruh Indonesia hingga menjadi terkenal di Indonesia
(Place). Ganesha Operation melakukan promosi ke sekolah-sekolah maupun
melalui media sosial dengan memberikan brosur ataupun pembelajaran singkat di
kelas (Promotion). Ganesha Operation juga memiliki banyak competitor sehingga
harus melakukan berbagai inovasi agar tidak kalah saing seperti biaya
pendaftaran, kualitas pelayanan hingga tim pengajar berkualitas.
B.

Proses Implementasi Strategi

Gambar 1. Proses Implementasi Strategi


1.

Menganalisis Perubahan
Tujuannya untuk memberikan gagasan yg jelas dan terperinci mengenai

seberapa banyak perusahaan harus berubah agar berhasil dalam


mengimplementasikan strateginya.
Terbagi dalam beberapa pola, yaitu :
a.

Tidak adanya perubahan yg signifikan (continuation)


Terjadi karena adanya pengulangan strategi yang sama dengan strategi
yang digunakan dalam periode sebelumnya.
Pada bimbingan belajar Ganesha Operation, perubahan continuation
terjadi pada strategi belajar seperti revolusi belajar, konsep the king,

metode cornel, grafik von restroff, dan mind map. Dari tahun ke tahun
strategi belajar Ganesha Operation tetap sama tidak ada perubahan pada
periode selanjutnya.
Fasilitas yang diberikan Ganesha Operation yang rutin diberikan tiap
tahunnya bagi siswa bimbingan belajarnya seperti konsultasi sekolah
favorit, Try Out, Laporan perkembangan belajar siswa, dan lain-lain.
b.

Perubahan rutin (routine change)


Merupakan perubahan yg digunakan oleh perusahaan untuk lebih memikat
pelanggan.
Ganesha operation melakukan perubahan rutin seperti memperbarui desain
buku pegangan bagi para siswa menjadi lebih menarik. Konsep
pembelajaran the king juga memiliki pembaruan dimana Ganesha
Operation telah berhasil memberikan daya tarik tersendiri dengan
penemuan-penemuan khusus berupa rumus-rumus sakti yang dapat
menyelesaikan soal secara kilat dan akurat dengan motto The King of the
Fastest Solution. Selain itu, Ganesha Operation juga memperbarui taktik
biaya bimbingan belajar sehingga menarik siswa untuk mengikuti
bimbingan belajar disana. Seperti diskon bagi siswa berprestasi, anak guru,
dan lainnya.

c.

Perubahan terbatas (limited change)


Disebabkan karena adanya penawaran produk baru kepada pelanggan baru
dalam golongan produk umum yg sama.
Ganesha Operation menerapkan konsep limited change ini pada layanan
bimbingan belajar, dimana terdapat 43 produk layanan bimbingan belajar
diantaranya Program Regular SKS, Program Reguler Detik-Detik
SBMPTN, Program Akselerasi, dan lainnya.

d.

Perubahan radikal (radical change)


Reorganisasi besar-besaran dalam perusahaan. Biasanya dilakukan pada
saat terjadi merger & akuisisi, tetapi masih dalam industri yg sama.

Ganesha Operation tidak melakukan reorganisasi besar-besaran karena


sudah terbukti baik dengan system organisasi yang sudah ada. Dimana
terdapat divisi-divisi seperti Divisi Keuangan dan Akuuntansi, Divisi
Sistem Informasi, Divisi Akademi Pengajar, dan divisi lainnya yang
mengemban tugasnya masing-masing.
2.

Analisis Struktur Organisasi


Alasan utama mengapa perubahan dalam strategi memerlukan bahkan

mengharuskan perubahan dalam struktur organisasi, yaitu:


a.
b.

Struktur biasanya menjelaskan tentang bagaimana kebijakan akan disusun.


Struktur biasanya menjelaskan tentang bagimana sumber daya akan
dialokasikan.
Struktur organisasi Ganesha Operation telah disusun sedemikian rupa
dimana perubahan struktur tidak sering terjadi dan hanya bagian kecil saja
yang mungkin dilakukan perubahan seperti jika terjadi penambahan
cabang, dan lainnya.
Struktur Organisasi Ganesha Operation Terlampir.

3.

Analisis Budaya Organisasi


Budaya perusahaan merupakan komponen yang menyebabkan mengapa

suatu strategi dapat diimplementasikan pada suatu perusahaan, sementara strategi


tersebut gagal untuk diimplementasikan pada perusahaan yg lain dengan kondisi
yang relatif sama.
Ganesha Operation memiliki budaya bimbingan belajar berbeda dengan
bimbingan belajar lainnya. Salah satu andalan dari ganesha operation yaitu
Konsep The King. Bimbingan belajar lainnya yang mencoba untuk menerapkan
konsep ini masih gagal dan jauh tertinggal dibandingkan dengan yang diterapkan
Ganesha Operation sehingga bimbingan belajar yang menjadi competitor masih
belum bisa menyaingi Ganesha Operation.
Mengapa reputasi Ganesha Operation begitu spektakuler yaitu Research
and Development Ganesha Operation memang berhasil menemukan faktor utama
maupun faktor penunjang penentu keberhasilan siswa. Faktor utama tersebut

adalah kualitas pengajar, relevansi materi pelajaran, dan metodologi pengajaran,


sedangkan faktor pelengkap adalah teknologi dan informasi. Kualitas pengajar
Ganesha Operation tampak dari prestasi dan karyanya, sukses dalam studi dan
mampu mengarang buku-buku pelajaran berkualitas terbaik. Budaya inilah yang
menjadi andalan dari Ganesha Operation.
4.

Analisis Gaya Kepemimpinan


Gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh Ganesha Operation yaitu gaya

kepemimpinan analitis. Karena merupakan perusahaan jasa maka Ganesha


Operation mengutamakan pelayanan dan kepuasan. Sehingga gaya kepemimpinan
yang cocok di terapkan yaitu kepemimpinan analitis. Dimana pada gaya
kepemimpinan analitis pembuatan keputusan didasarkan pada proses analisa,
terutama analisa logika, berorientasi pada hasil, rencana-rencana rinci & jangka
panjang.
5.

Implementasi & Evaluasi Strategi


Tahap akhir dlm implementasi strategi, untuk melakukan tahap ini dengan

baik & berhasil, manajemen perusahaan perlu mengetahui 4 jenis keahlian dasar,
yaitu:
a.

Kemampuan Berinteraksi (Interacting skills)


Kemampuan manajemen berinteraksi dan ber-empati dengan berbagai
perilaku & sikap orang lain untuk mencapai tujuan.

b.

Kemampuan Mengalokasi (Allocating skills)


Kemampuan manajemen dalam menjadwalkan tugas-tugas, anggaran,
waktu, serta sumber daya lain secara efisien.

c.

Kemampuan Memonitor (Monitoring skills)


Meliputi penggunaan informasi yang efisien untuk memperbaiki atau
menyelesaikan berbagai masalah yg timbul dalam proses implementasi.

d.

Kemampuan Mengorganisasikan (Organizing skills)


Kemampuan untuk menciptakan jaringan atau organisasi informal dalam
rangka menyesuaikan diri dengan berbagai masalah yg mungkin terjadi.

Referensi :
http://deciwan.blogspot.co.id/2011/07/implementasi-strategi.html
https://athoywaluyo.wordpress.com/2012/11/02/implementasi-rencana-strategiperusahaan-unilever/
profil Ganesha Operation.pdf
http://www.qerja.com/perusahaan/gaji/ganesha-operation
www.ganesha-operation.com

http://harga.web.id/info-program-bimbingan-dan-biaya-les-ganesha-operation.info