Anda di halaman 1dari 8

BACAAN AL-ISTIFTAH ATAU IFTITAH

Berikut ini macam-macam doa istiftah yang shahih, berdasarkan penelitian Syaikh
Muhammad Nashiruddin Al Albani terhadap dalil-dalil doa istiftah, yang tercantum
dalam kitab beliau Sifatu Shalatin Nabi Shallallahualaihi Wasallam:
1. Doa Al-Istiftah Pertama

Artinya:
Ya Allah, jauhkanlah diriku dari kesalahan-kesalahanku sebagaimana Engkau
menjauhkan timur dari barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dari kesalahankesalahanku sebagaimana Engkau membersihkan kain putih dari noda-noda
kotoran. Ya Allah, cucilah diriku dari kesalahan-kesalahanku dengan air, es dan
embun.

2. Doa Al-Istiftah Kedua

Artinya:
Aku hadapkan wajahku kepada Rabb pencipta seluruh langit dan bumi dengan
penuh kepasrahan dan aku bukanlah termasuk orang-orang musyrik. Shalatku,
ibadahku, hidupku dan matiku semata-mata untuk Allah, Rabb alam semesta, tiada
sesuatu pun sekutu bagi-Nya. Demikian aku diperintah dan aku termasuk orang
yang pertama-tama menjadi muslim. Ya Allah, Engkaulah penguasa, tiada illah
yang haq selain Engkau. [Engkau Mahasuci dan Maha Terpuji]. Engkaulah Rabbku dan aku hamba-Mu. Aku telah menganiaya diriku dan aku mengakui dosadosaku. Oleh karena itu, ampunilah semua dosaku. Sesungguhnya hanya
Engkaulah yang berhak mengampuni semua dosa. Berilah aku petunjuk kepada
akhlak yang terbaik, karena hanya Engkaulah yang dapat memberi petunjuk

kepada akhlak yang terbaik. Dan jauhkanlah diriku dari akhlak buruk, karena hanya
Engkaulah yang dapat menjauhkan diriku dari akhlak buruk. Aku jawab seruan-Mu
dan aku selalu menegakan perintah-Mu. Segala kebaikan di kedua tangan-Mu,
sedangkan segala keburukan tidak datang dari-Mu. [Orang yang mendapat
petunjuk adalah orang yang Engkau tunjuki]. Aku berada dalam kekuasaan-Mu dan
aku kembali kepada-Mu, [tiada tempat memohon keselamatan dan perlindungan
dari siksa-Mu kecuali hanya Engkau semata]. Engkau Mahamulia dan Mahatinggi.
Aku mohon ampun kepada-Mu dan bertaubat kepada-Mu.

3. Doa Al-Istiftah Ketiga


Seperti doa Al-Istiftah sebelumnya, hanya saja tanpa mengucapkan:

Dan menambahkan:

Artinya:
Ya Allah, Engkaulah Sang Penguasa. Tiada Ilah yang haq selain Engkau.
Mahasuci Engkau dan segala puji hanya bagi-Mu.

4. Doa Al-Istiftah Keempat


Seperti halnya doa Al-Istiftah sebelumnya juga-hingga pada:

Lalu menambahkan:

Artinya:
Ya Allah, tunjukilah aku akhlak dan amal-amal yang terbaik, tiada yang dapat
menunjuki kepada hal-hal itu selain Engkau semata. Dan jauhkanlah aku dari
akhlak dan amal-amal yang buruk, tiada yang dapat menjauhkan dari keburukan
akhlak dan amal selain Engkau semata.

5. Doa Al-Istiftah Kelima

Artinya:
Mahasuci Engkau, ya Allah, dan segala pujian hanya bagi-Mu. Mahamulia namaMu dan Mahatinggi kehormatan-Mu. Tiada ilah yang haq selain Engkau.

6. Doa Al-Istiftah Keenam


Serupa dengan bacaan sebelumnya, dan pada shalat Al-Lail dengan menambah
ucapan:

Artinya:
Tiada Ilah selain Allah (tiga kali), Allah Mahaagung lagi Mahabesar (tiga kali).

7. Doa Al-Istiftah Ketujuh

Artinya:
Allah Mahaagung lagi Mahabesar. Segala puji yang melimpah hanya milik Allah,
dan Mahasuci Allah pada pagi dan sore hari.

8. Doa Al-Istiftah Kedelapan

Artinya:
Segala puji hanya milik Allah, pujian yang sangat banyak, yang baik dan penuh
berkah.

9. Doa Al-Istiftah Kesembilan

Artinya:
Ya Allah, segala puji hanya bagi-Mu. Engkaulah cahaya seluruh langit dan bumi
serta segenap makhluk yang ada padanya. Segala puji milik-Mu. Engkaulah
pemelihara seluruh langit dan bumi serta segenap makhluk yang ada pada

keduanya. [segala puji milik-Mu, Engkaulah penguasa segenap langit dan bumi
serta segenap makhluk yang ada padanya]. Segala puji milik-Mu, Engkaulah yang
Mahabenar. Janji-Mu suatu yang Mahabenar, firman-Mu Mahabenar, pertemuan
dengan-Mu suatu yang benar dan pasti, syurga suatu yang benar, neraka suatu
yang benar, hari kiamat suatu yang benar akan terjadi, para nabi suatu yang benar,
dan Muhammad SAW -sebagai nabi dan rasul-Mu- adalah suatu yang benar. Ya
Allah, hanya kepada-Mu aku berserah diri dan bertawakal, hanya kepada-Mu aku
beriman. Hanya kepada-Mu aku bertaubat. Hanya kepada-Mu aku mengadu, dan
hanya kepada-Mu aku memohon keputusan. [Engkaulah Rabb kami dan Enkaulah
tempat kembali. Oleh karena itu, ampunilah dosa-dosaku yang telah lalu maupun
yang akan datang, yang aku lakukan secara sembunyi-sembunyi maupun terangterangan]. [Dan dosa-dosa yang engkau lebih mengetahuinya daripada aku].
Engkaulah Dzat yang terdahulu dan Dzat yang terakhir. [Engkaulah sembahanku],
tiada Ilah yang haq selain Engkau. [Tiada daya, upaya dan kekuatan kecuali
dengan pertolongan-Mu].

10. Doa Al-Istiftah Kesepuluh

Artinya:
Ya Allah, Rabb malaikat Jibril, Mikail dan Israfil. Pengatur langit dan bumi. Dzat
yang Mahamengetahui perkara yang ghaib dan yang nampak. Engkaulah yang
memberi keputusan bagi seluruh hamba-Mu dari semua yang mereka
perselisihkan. Tunjukilah aku denga izin-Mu, dari segala yang diperselisihkan itu
kepada kebenaran. Karena Engkaulah Dzat yang memberi petunjuk bagi siapa saja
yang enkau kehendaki ke jalan yang lurus.

11. Doa Al-Istiftah Kesebelas


Beliau juga -pada Al-Istiftah- bertakbir sepuluh kali, bertahmid sepuluh kali,
bertasbih sebanyak sepuluh kali, bertahlil sebanyak sepuluh kali dan mengucapkan
istigfar sebanyak sepuluh kali. Setelah itu mengucapkan:

Artinya:
Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku, berilah aku petunjuk, limpahkan bagiku rezekiMu, [dan berilah aku keselamatan].

Beliau ucapkan itu sebanyak sepuluh kali, kemudian mengucapkan:

Artinya:
Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesempitan pada hari perhitungan di
akhirat kelak.

12. Doa Al-Istiftah Keduabelas

Artinya:
Allah Maha Besar [tiga kali], Dzat pemilik seluruh kekuasaan, segala keperkasaan,
pemilik semua kebesaran dan pemilik semua keagungan.

SUMBER

Doa istiftah di atas dirangkum dari buku karya Syaikh Muhammad Nashiruddin Al
Albani.

Video panduan bacaan doa istiftah/iftitah bisa dilihat pada link berikut ini:
Bagian 1: https://www.youtube.com/watch?v=8b4yxo-EFxk
Bagian 2: https://www.youtube.com/watch?v=Q9LIHbPnTm0