Anda di halaman 1dari 11

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Pengertian Menstruasi adalah perdarahan dari uterus karena perubahan hormonal yang teratur atau berdaur teratur, kira-kira empat minggu sekali (kamus istilah kebidanan, hal 116). Menstruasi adalah pelepasan dinding rahim (endometrium) yang disertai dengan perdarahan yang terjadi secara berulang setiap bulannya kecuali pada saat kehamilan. Menstruasi yang pertama atau menarche paling sering terjadi pada usia 11 tahun, tetapi bisa juga terjadi pada usia 8 tahun atau 16 tahun tergantung factor-faktor yang mempengarui kedewasaan atau perkembangan hormone pada gadis itu sendiri.

1.2 Rumusan Masalah Rumusan masalah yang akan dibahas pada makalah ini antara lain: a. Bagaimana gambaran tentang proses menstruasi? b. Bagaimana kondisi psikologis menstruasi dan prosesnya? c. Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi psikologisnya?

1.3 Tujuan Tujuan dari penyusunan makalah ini adalah untuk: a. Memperoleh gambaran tentang proses menstruasi. b. Mengetahui kondisi psikologis menstruasi. c. Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi psikologisnya.

BAB II PEMBAHASAN

2.1 Gangguan Menstruasi Gangguan menstruasi yang paling sering terjadi pada wanita diantaranya yaitu: 1. Disminore Disminore adalah nyeri pada waktu haid terasa di perut bagian bawah atau didaerah bujur sangkar michaelis, nyeri terasa sebelum, selama dan sesudah haid. Dapat bersifat kholik atau terus-menerus. (kamus istilah kebidanan hal 47). Disminore adalah yeri perut yang berasal dari kram rahim dan terjadi selama menstruasi. Disebuut disminore primer jika tidak ditemukan penyebab yang mendasar. Nyeri pada disminor primer diduga bersal dari kontraksi rahim yang dirangsang oleh prostaglandin. 2. Amenorea Amenorea adalah keadaan dimana menstruasi berhenti pada masa menstruasi teratur. Amenorea bisa disebabkan oleh penyakit pada indung telur atau uterus, beberapa penyakit berat misalnya penyakit ginjal kronik, obat-obatan, serta pengangkatan kandung rahim atau indung telur.

2.2 Gangguan Psikologi Menstruasi Pada masa menstruasi banyak sekali terdapat gangguan-gangguan baik dari segi fisik maupun dasi segi psikologis. Gangguan-gangguan menstruasi ini dapat

menyebabkan

tergangguanya

aktivitas-aktivitasdari

wanita

yang

mengalami

gangguan menstruasi tersebut. Gangguan-gangguan psikologi pada saat menstruasi yaitu : 1 Kecemasan atau ketakutan terhadap menstruasi, sehingga menimbulkan fobia terhadap menstruasi. Maksudnya disini jika keregangan dan kecemasan ini secara terus menerus serta berlebihan serta tidak segera diatasi maka akan menimbulkan fobia pada menstruasi. 2 Merasa terhalangi atau merasa dibatasi kebebasan dirinya oleh datangnya menstruasi. Wanita akan merasa kebebasannya terbatas akibat datangnya menstruasi ini misalnya saja wanita akan terbatas dalam melaksanakan aktivitasnya sehari-hari contohnya ia tidak dapat melaksanakan ibadah, aktivitas olahraga dan aktivitas-aktivitas lainnya. 3 Mudah tersinggung atau mudah marah. Perasaan ini timbul dikarenakan akibat dari perubahan cara kerja hormone-hormon serata karena pengaruh rasa nyeri yang timbul pada saat menstruasi. 4 Perubahan pola makan pola makan cenderung meningkat terutama pada makan yang manis 5 Merasa gelisa dan gangguan tidur. Pada saat menstruasi seorang wanita akan mengalami gangguan atau masala susah tidur atau insomnia.

2.3 Cara Mengatasi Gangguan Psikologi Menstruasi Cara mengatasi gangguan-gangguan psikologi pada masa menstruasi adalah dengan melakukan konsultasi atau konsling pada tenaga kesehatan seperti bidan, dokter dan sebagainya dan menjadikan tenaga kesehatan tersebut sebagai konselor. Peran atau tugas sebagai konselor ini yaitus sebagai berikut: 1 Memberi penjelasan kepada klien, bahwa proses menstruasi merupakan suatu proses fisiologi atau normal yang pasti akan terjadi dan akan dialami oleh setiap wanita yang subur 2 Memberi informasi-informasi positif yang berguna mengenai menstruasi agar tidak terjadi kesalah pahaman terhadap proses menstruasi tersebut. 3 Memberikan saran untuk mengurangi ketegangan dan rasa nyeri proses menstruasi berlangsung, seperti istirahat yang cukup, perbanyak minum air putih dan melakukan kompres air hangat pada bagian perut. 4 Memberikan support mental atau dukungan pada klien, agar lebih percaya diri dan tidak merasa takut dalam menghadapi masa menstruasi.

(http://kafemuslimah.com)

2.4 Gangguan Psikologi Perkawinan Perkawinan adalah suatu proses penyatuan antara seorang laki-laki dan perempuan yang memiliki kepribadian yang berbeda dalam satu ikatan yang syah sehingga diharapkan dapat membentuk suatu keluarga yang harmonis dan sejahtera. Pada saat perkawinan terdapat banyak sekali gangguan-gangguan terutama dari segi gangguan psikologis gangguan tersebut diantaranya adalah:

1 2

Ketegangan dan kecemasan pada saat perkawinan Kejenuhan dalam perkawinan, rasa jenuh pada perkawinan akan timbul, karena dalam perkawinan seseorang akan cenderung melakukan rutinitas yang sama

3 4

Ketidak puasan terhadap pasangannya Merasa aktivitasnya terbatasi oleh perkawinansehinggan akan menimbulkan perasaan tertekan dan akhirnya akan menyebabkan defresi.

2.5 Cara Mengatasi Gangguan Psikologi Perkawinan Cara untuk mengatasi gangguan psikologi dalam perkawinan adalah dengan melakukan konsling kepada tenaga kesehatan, misalnya bidan dan peran sebagai bidan dalam mengatasi gangguan psikologi pada perkawinan adalah: 1 Memberikan informasi-informasi mengenai perkawinan, sehingga tidak terjadi ketegangan dan kesalah pahaman mengenai perkawinan. 2 Memberikan penjelasan bahwakonflik-konflik yang terjadi dalam perkawinan merupakan hal yang wajar 3 Memberikan saran pada pasangan, jika terjadi perbedaan pendapat dalam perkawinan, maka salah satu dari mereka harus ada yang mengalah. Sehingga tidak menimbulkan tekanan dan ketegangan dalam perkawinan.

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan Dari materi yang telah dibahas, dapat disimpulkan bahwa : Cara mengatasi gangguan-gangguan psikologi pada masa menstruasi adalah dengan melakukan konsultasi atau konsling pada tenaga kesehatan seperti bidan, dokter dan sebagainya dan menjadikan tenaga kesehatan tersebut sebagai konselor. Pada masa menstruasi banyak sekali terdapat gangguan-gangguan baik dari segi fisik maupun dasi segi psikologis. Gangguan-gangguan menstruasi ini dapat menyebabkan tergangguanya aktivitas-aktivitasdari wanita yang mengalami

gangguan menstruasi tersebut. Gangguan-gangguan psikologi pada saat menstruasi yaitu : Kecemasan atau ketakutan terhadap menstruasi, sehingga menimbulkan fobia terhadap menstruasi. Maksudnya disini jika keregangan dan kecemasan ini secara terus menerus serta berlebihan serta tidak segera diatasi maka akan menimbulkan fobia pada menstruasi. Merasa terhalangi atau merasa dibatasi kebebasan dirinya oleh datangnya menstruasi. Wanita akan merasa kebebasannya terbatas akibat datangnya menstruasi ini misalnya saja wanita akan terbatas dalam melaksanakan aktivitasnya sehari-hari contohnya ia tidak dapat melaksanakan ibadah, aktivitas olahraga dan aktivitas-aktivitas lainnya.

Mudah tersinggung atau mudah marah. Perasaan ini timbul dikarenakan akibat dari perubahan cara kerja hormone-hormon serata karena pengaruh rasa nyeri yang timbul pada saat menstruasi.

Perubahan pola makan pola makan cenderung meningkat terutama pada makan yang manis

Merasa gelisa dan gangguan tidur. Pada saat menstruasi seorang wanita akan mengalami gangguan atau masala susah tidur atau insomnia.

B. Saran 1. Setiap mahasiswa hendaknya mengetahui dan memahami gejala-gejala patologis apa saja yang menyertai menstruasi. 2. Kita harus mengetahui dan lebih peka pada perubahan-perubahan fungsi organ perkemihan secara fisik. 3. Saya hanya bisa berharap terutama pada teman-teman agar lebih memanfatkan makalah ini sebagai media pengetahuan kita semua khususnya tentang gangguan psikologi pada saat menstruasi.

DAFTAR PUSTAKA

http://www.hypnosis45.com/menstruasi.htm http://jriebabyface.wordpress.com/gangguan-psikologi-pada-masareproduksi-menstruasi/ http://episentrum.com/search/Makalah%20gangguan%20psikologi%20menstruasi

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, akhirnya kami bisa menyelesaikan makalah yang berjudul Perubahan Psikologis Pada Masa Kehamilan ini, guna memenuhi salah satu tugas mata kuliah ASKEB I. Sebagaimana telah disebutkan di atas, bahwa pada makalah ini kami berusaha untuk mengupas tentang bagaimana perubahan psikologis yang terjadi pada proses dan masa kehamilan, serta berbagai faktor yang mempengaruhinya.Terima kasih banyak kami haturkan kepada semua pihak yang telah berpartisipasi hingga rampungnya penyusunan makalah ini. Dan kami berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR...................................................................................... i DAFTAR ISI.................................................................................................... ii BAB I PENDAHULUAN.................................................................................1 1.1 Latar Belakang ...........................................................................................1 1.2 Rumusan Masalah ......................................................................................1 1.3 Tujuan.........................................................................................................1

BAB II PEMBAHASAN..................................................................................2 2.1 Kondisi Psikologi Ibu Hamil......................................................................2 2.2 Masa Kehamilan.........................................................................................2 2.2.1 Trimester Pertama ..................................................................................3 2.2.2 Trimester Kedua ....................................................................................4 2.2.3 Triemester Ketiga ...................................................................................5 2.3 Beberapa Kiat untuk Menyeimbangkan Kondisi Psikologi Ibu Hamil......6

BAB III PENUTUP..........................................................................................8 3.1 Kesimpulan ...............................................................................................16 3.2 Saran ..........................................................................................................16 DAFTAR PUSTAKA

10

11