Anda di halaman 1dari 13

KELOMPOK I

IKA RUSMIYATI DIRGA ALI IMRAN HASRIYANI SYAM MUH. MIZWAR A.MUSHIDAYAH NUR SUCI TRIANI ZULFADLY MUDJAHIDAH A. STENDY S.T IDAWATI KUBA

Dalam perkembangbiakannya, sel harus berkomunikasi dengan sel-sel lain dan lingkungannya. Bentuk komunikasi ini dinamakan interaksi sel atau komunikasi antar sel. Komunikasi pada organisme uniseluler dan multiseluler berperan untuk menyadari kondisi lingkungan serta memberi respon terhadap lingkungan, misalnya pada sel tumbuhan, berperan dalam respon terhadap cahaya, nutrisi, patogen dll

KOMUNIKASI ANTAR SEL


Komunikasi pada manusia --dalam beberapa tahap seperti impuls listrik : telepon --menerima telepon --- memori penerima (saraf, otak).
Komunikasi sel melalui beberapa tahap --- terjadi perubahan bentuk informasi --- pada tahapan penyampaian sinyal ke target --- disebut sinyal transduksi

Dalam Tubuh Manusia Terdapat Dua Jenis Komunikasi Antar Sel, Yaitu:
wired system (komunikasi melalui saraf atau listrik) non-wired system (komunikasi kimiawi)

&

Sedangkan komunikasi intra sel adalah komunikasi yang terjadi di dalam sel. Komunikasi intra sel merupakan proses pengubahan sinyal di dalam sel itu sendiri.

Penghubung lekat (adhering junction) Penghubung tak tembus Penghubung komunikasi (communicating junction)

Molekul sinyal :

protein, peptida kecil, asam amino, nukleotida, steroid, retinoid, derivat asam lemak. Gas terlarut seperti NO dan CO Kebanyakan molekul sinyal dikeluarkan oleh sel dengan cara eksositosis atau difusi melalui membran plasma, atau terikat pada permukaan sel sehingga hanya mempengaruhi yang berinteraksi dengan sel pemberi sinyal. sinyal (ligand) akan berikatan dengan reseptor pada sel target

sel

Molekul sinyal bekerja dengan konsentrasi rendah 10-8M & reseptor berikatan dengan afinitas yang tinggi, menimbulkan suatu kaskade sinyal intraselular yang dapat mengubah perilaku sel.

Reseptor : Pada membran sel Dalam sel : dalam sitoplasma atau inti sel Reseptor di dalam sel target dan ligand sinyal memasuki sel dan mengaktifasi sel target. Molekul sinyal harus merupakan molekul yang kecil dan hidrofobik dan dapat berdifusi menembus membran plasma.

Endokrin sel target jauh hormon dibawa melalui pembuluh darah parakrin Mediator local mempengaruhi sel target tetangga dirusak oleh suatu enzim ekstraselular atau diimobilisasi oleh ECM autokrin sel responsif terhadap substansi yang dihasilkan oleh sel itu sendiri sinaptik Penyampaian sinyal dapat dilakukan dengan cara protein dari suatu sel berikatan langsung dengan protein lain pada sel lain.

Komunikasi langsung, adalah komunikasi antar sel yang sangat berdekatan. Komunikasi ini terjadi dengan mentransfer sinyal listrik (ion-ion) atau sinyal kimia melalui hubungan yang sangat erat antara sel satu dengan lainnya. Komunikasi lokal, adalah komunikasi yang terjadi melalui zat kimia yang dilepaskan ke cairan ekstrasel (interstitial) untuk berkomunikasi dengan sel lain yang berdekatan (sinyal parakrin) atau sel itu sendiri (sinyal autokrin). Komunikasi jarak jauh: adalah komunikasi antar sel yang mempunyai jarak cukup jauh. Komunikasi ini berlangsung melalui sinyal listrik yang dihantarkan sel saraf dan atau dengan sinyal kimia (hormon atau neurohormon) yang dialirkan melalui darah.

Komunikasi antar sel berperan penting untuk pengaturan dan pengendalian kegiatan sel, jaringan, organ tubuh, dan untuk mempertahankan homeostasis.

Berdasarkan fungsinya, penghubung sel dapat dikelompokkan dalam 3 kategori yaitu penghubung lekat (adhering junction), penghubung tak tembus (impermeable junction), dan penghubung komunikasi (communicating junction). Reseptor pada membran sel meliputi G-protein (GTP-binding protein)-coupled receptors, Reseptor tirosin-kinase (RTK), Reseptor kinase serin dan Integrin.
Dalam penyampaian molekul sinyal terdapat empat tipe, yaitu endokrin, parakrin, autokrin dan sinaptik

Di dalam tubuh terdapat tiga metode komunikasi antar sel, yaitu komunikasi langsung, komunikasi lokal dan komunikasi jarak jauh.

Ahira, Anne., 2006, Komunikasi Antar Sel, http://www.AnneAhira.com/, diakses pada tgl 23 November 2011. Husain, D., 2001, Biologi Sel, Bahan Kuliah Biologi Sel Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Hasanuddin, Makassar. Ibrahim, N., 2005, Fisiologi Komunikasi Antar dan Intra Sel, http://ikdu.fk.ui.ac.id/komunikasi antar sel.2005.pdf.nurhadi., diakses pada tgl 23 November 2011.