Anda di halaman 1dari 7

PEMERIKSAAN STATUS MINI MENTAL

MINI MENTAL STATE EXAMINATION (MMSE)


PENILAIAN ORIENTASI 1. Sekarang ini, tahun berapa? bulan apa? tanggal berapa? hari apa? musim apa? 2. Kita dimana, negara mana? propinsi mana? kota mana? rumah sakit mana? ruang apa / tingkat berapa? ___ ___ ___ ___ ___ ___ ___ ___ ___ ___ TOTAL NILAI 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

PENCATATAN 3. Sebutkan tiga obyek, dengan waktu satu detik tiap obyek. Kemudian minta pasien untuk menyebutkan ketiga obyek tersebut. Ulangi jawaban pasien sampai dapat menyebutkan ketiganya. ATENSI DAN KALKULASI 4. Seri Tujuh. Minta pasien untuk menghitung mundur dengan selisih 7 dimulai dari angka 100. Berikan nilai satu untuk tiap jawaban benar. Hentikan setelah 5 jawaban. Alternatif lain: eja secara mundur kata M E S R A 5. Mengingat Kembali. Minta pasien untuk menyebutkan tiga obyek yang telah dipelajarinya pada pertanyaan 3. Berikan nilai satu untuk tiap jawaban benar.

___

___

___

BAHASA 6. Tunjuk pada sebuah pensil dan sebuah arloji tangan. Minta pasien untuk menyebutkan nama benda yang anda tunjuk. 7. 8. Minta pasien mengulangi: Tanpa, bila, dan, atau tetapi Minta pasien untuk mengikuti tiga tahap tugas: Ambil kertas dengan tangan kanan anda. Lipat kertas menjadi dua. Letakkan kertas di atas lantai. Minta pasien membaca dan melakukan tugas yang dibacanya: MOHON PEJAMKAN MATA ANDA

___ ___

2 1

___ ___

3 1

9.

10. Minta pasien untuk menulis sebuah kalimat pilihannya sendiri pada dua garis. (Kalimat harus mengandung subyek dan obyek dan harus mempunyai arti. Abaikan kesalahan eja saat menilai) 11. Minta pasien untuk menyalin gambar di bawah ini. (Berikan nilai satu bila semua sisi dan sudut tergambar utuh dan gambar yang saling memotong merupakan sebuah segi empat) JUMLAH

___

___

======================= ___ 30

Alat bantu No. 9

Mohon pejamkan mata


Alat bantu No. 10

Alat bantu No. 11

TAHAPAN PADA PENYAKIT ALZHEIMER


(Adaptasi dari FAST)

Karakteristik FAST Tahapan 1. 2. Normal Problem subyektif untuk menemukan kata yang benar. Lupa nama yang dikenal atau lupa menaruh barang. Tidak ada masalah dalam pekerjaaan atau situasi sosial. Problem di pekerjaan (performance buruk). Masalah dalam menemukan kata atau nama yang tampak nyata bagi keluarga. Tersesat bila bepergian tempat yang telah dikenal. Konsentrasi buruk. Defisit memori nyata dalam konversasi. Pasien mengulang-ulang dan kehilangan arah. Kesulitan belajar informasi baru. Problem dengan konsentrasi, lupa pada peristiwa baru. Problem dengan memori mulai mengganggu perilaku sosial. Dibutuhkan bantuan untuk mengatur keuangan, merencanakan pesta makan siang. Dibutuhkan bantuan dalam aktivitas sehari-hari, seperti menyisir rambut dan mengenakan pakaian; tidak dapat mengenal aspek relevan seperti nama cucunya. Disorientasi waktu atau tempat. Tidak dapat memahami atau melakukan tugas kompleks seperti belanja di toko. Dibutuhkan bantuan untuk berpakaian, mandi, ke toilet, makan. Tidak menyadari peristiwa baru dan pengalaman hidup nya; mungkin lupa nama istri / suami. Gangguan tidur, bangun malam hari. Perubahan kepribadian dan emosi. Dengan kecemasan, delusi dan agitasi atau agresi. Kontrol kandung kemih hilang. 7. Bicara terbatas pada beberapa kata; dapat berlanjut hingga tidak dapat berbicara. Tidak dapat berjalan, duduk, tersenyum atau menelan. Kontrol buang air besar hilang.

Diagnosis Klinis DEWASA NORMAL LANSIA NORMAL. Disebut Benign Forgetfulness. Skor MMSE 27 30 ALZHEIMER DINI / AWAL Penyakit Alzheimer dimulai pada fase ini Skor MMSE 23 26

Prakiraan Waktu

3.

7 tahun

4.

PENYAKIT ALZHEIMER RINGAN Skor MMSE 18 22

2 tahun

5.

PENYAKIT ALZHEIMER SEDANG Skor MMSE 12 17

18 bulan

6.

PENYAKIT ALZHEIMER LANJUT Skor MMSE kira-kira 5; rentang 5 hingga 10

30 bulan

PENYAKIT ALZHEIMER BERAT

Berlangsung hingga 6 tahun

* Terjemahan dari FAST (Functional Assessment Staging) scale.

CLINICAL DEMENTIA RATING (CDR)


K E S U L I T A N Tidak ada (0) DAYA INGAT Tak ada gangguan daya ingat atau sedikit gangguan yang tak selalu ada. Orientasi penuh. Meragukan (0.5) Gangguan daya ingat ringan yang konsisten; ingatan terhadap peristiwa tak lengkap, benign forgetfulness. Orientasi penuh, tapi sedikit kesulitan dengan hubungan waktu. Ringan (1) Gangguan daya ingat sedang; ingatan lebih buruk untuk hal baru; mengganggu kehidupan sehari-hari. Orientasi waktu terganggu sedang; orientasi tempat pemeriksaan baik; mungkin ada diaorientasi geografik tempat lain. Kesulitan sedang dalam pemecahan masalah, persamaan, perbedaan; judgement sosial baik. Tak dapat berfungsi secara independen tapi masih mungkin mengikuti beberapa kegiatan; sekilas kelihatan normal. Kegiatan di rumah terganggu ringan; kegiatan yang lebih sulit tak dikerjakan; kegemaran yang lebih rumit ditinggalkan. Perlu diingatkan. Sedang (2) Gangguan daya ingat berat; hanya dapat mengingat hal yang sering dipelajari; hal yang baru cepat hilang. Orientasi waktu terganggu berat, sering disorientasi tempat. Berat (3) Gangguan daya ingat berat; hanya sebagian kecil ingatan yang tertinggal. Orientasi hanya untuk orang.

ORIENTASI

PEMECAHAN MASALAH

Dapat memecahkan masalah sehari-hari dengan baik; judgement baik. Dapat berfungsi pada tingkat yang sama dalam pekerjaan, berbelanja, mengatur keuangan, kegiatan organisasi. Kegiatan di rumah dan kegemaran menetap.

Sedikit kesulitan dalam pemecahan masalah, persamaan, perbedaan.

Kesulitan berat dalam pemecahan masalah persamaan, perbedaan; judgement sosial terganggu.

Tidak dapat memecahkan masalah atau membuat keputusan (judgement).

BERMASYARAKAT

Sedikit terganggu dalam aktivitas ini.

Tak dapat berfungsi secara independen di luar rumah. Dapat dibawa ke kegiatan di luar rumah. Hanya dapat mengerjakan pekerjaan sederhana; minat sangat terbatas. Tak dapat dibawa ke kegiatan di luar rumah. Tidak dapat melakukan pekerjaan rumah tangga.

KERJA DI RUMAH DAN KEGEMARAN

Kegiatan di rumah, kegemaran sedikit terganggu.

PERAWATAN DIRI

Dapat melakukan perawatan diri sendiri.

Perlu bantuan dalam berpakaian, kebersihan diri, menyimpan barang.

Perlu banyak bantuan dalam perawatan diri, sering mengompol

SKALA DETERIORASI GLOBAL

GLOBAL DETERIORATION SCALE (GDS) SCORE


(1) TIDAK ADA PENURUNAN KOGNITIF PENURUNAN KOGNITIF AMAT RINGAN Tidak ada keluhan subyektif defisit memori. Tidak ada defisit memori pada wawancara klinis. Keluhan subyektif defisit memori, terutama pada area berikut: a) Lupa dimana menaruh benda b) Lupa nama orang yang pernah kenal baik Tak ada bukti nyata defisit memori pada wawancara klinis. Tak ada defisit memori obyektif di pekerjaan dan situasi sosial. Cocok dengan keadaan simptomatologi. Defisit paling awal tampak nyata. Manifestasi pada salah satu area berikut: a) Pasien tersesat pada saat bepergian ke daerah yg kurang dikenal b) Orang dekatnya mulai mengetahui adanya performance pasien yang relatif buruk c) Defisit penemuan kata dan nama mulai tampak nyata. d) Pasien membaca bagian atau sebuah buku tetapi hanya ingat sebagian kecil saja e) Pasien menunjukkan penurunan kemampuan mengingat nama saat diperkenalkan pada orang baru f) Pasien kehilangan atau salah taruh benda berharga g) Defisit konsentrasi mulai tampak nyata saat dilakukan tes klinis. Bukti nyata adanya defisit memori hanya tampak pada wawancara yang intensif. Penurunan performance pada tuntutan pekerjaan dan keadaan sosial. Gejala pengabaian mulai tampak pada pasien. Anxietas ringan sampai sedang menyertai gejala. Defisit yang nyata pada wawancara klinis. Manifestasi defisit pada area berikut: a) Penurunan pengetahuan tentang masalah umum dan baru b) Menunjukkan beberapa defisit memori tentang riwayat seseorang c) Menunjukkan defisit konsentrasi pada tes pengurangan serial d) Penurunan kemampuan untuk melakukan perjalanan dan dalam mengatur keuangan, dsb. Sering tidak ada defisit pada area berikut: a) Orientasi waktu dan orang b) Mengenal kembali orang dan wajah yang dikenal sebelumnya c) Kemampuan melakukan perjalanan di tempat yang dikenal. Tidak mampu melakukan tugas kompleks. Gejala pengabaian merupakan mekanisme dominan. Terjadi afek yang mendatar dan menghindari situasi yang menantang. (5) PENURUNAN KOGNITIF Pasien tidak dapat hidup tanpa beberapa bantuan.

(2)

(3)

PENURUNAN KOGNITIF RINGAN

(4)

PENURUNAN KOGNITIF SEDANG

SEDANG SAMPAI BERAT Pada wawancara, pasien tidak mampu mengingat sebuah aspek relevan dalam kehidupannya secara umum, misalnya alamat dan nomor telepon beberapa tahun yang lalu, nama keluarga dekat (misalnya cucu), nama sekolah atau perguruan tempat kelulusan. Sering terdapat disorientasi waktu (tgl, hari atau minggu, musim, dsb) atau tempat. Seorang berpendidikan mempunyai kesulitan untuk menghitung mundur mulai angka 40 dengan angka 4 atau mulai angka 20 dengan angka 2. Orang-orang pada stadium ini masih mempunyai pengetahuan mengenai banyak hal tentang dirinya dan orang lain. Mereka selalu tahu nama sendiri dan lazimnya tahu nama istri dan anak-anak. Mereka tidak membutuhkan bantuan ke toilet dan makan, tetapi dapat mempunyai kesulitan untuk memilih pakaian yang cocok. (6) PENURUNAN KOGNITIF BERAT Kadang-kadang lupa nama istri yang merupakan topangan bagi pertahanan hidupnya. Tidak menyadari semua peristiwa baru dan pengalaman hidupnya. Mereka masih mempunyai pengetahuan tentang hidup mereka yang dahulu tetapi ini sangat terencana. Umumnya tidak menyadari lingkungan, tahun, musim, dsb. Mengalami kesulitan menghitung dari angka 10 secara mundur dan kadang-kadang maju. Memerlukan beberapa bantuan untuk aktivitas hidup sehari-hari, misalnya menjadi intontinen, memerlukan bantuan untuk bepergian dan kadang-kadang memperagakan kemampuan untuk mengunjungi tempat keluarga. Sering terganggu ritme diurnal. Hampir selalu mengingat kembali nama sendiri. Sering melanjutkan kemampuan untuk membedakan orang yang dikenal dan tidak dikenal dalam lingkingannya. Terjadi perubahan kepribadian dan emosional. Hal ini amat beragam dan mencakup: a) Tingkah laku delusional, misalnya pasien menuduh istrinya sebagai pembohong; berbicara dengan orang khayalan di lingkungan; atau berbicara dengan bayangannya sendiri di cermin. b) Gejala obsesi, misalnya pasien mengulang-ulang aktivitas mencuci. c) Dapat timbul gejala cemas, agitasi dan malahan tingkah laku keras yang sebelumnya tidak ada. d) Abulia kognitif, misalnya kehilangan kemauan karena tidak dapat mempertahankan pikiran yang cukup lama untuk menetapkan sebuah tindakan yang bertujuan. Pada stadium ini, semua kemampuan verbal hilang. Pada awal stadium ini, kata dan frasa dituturkan, tetapi bicara amat terbatas. Selanjutnya pada stadium ini tidak ada kemampuan bicara sama sekali hanya bersungut. Terjadi inkontinen, membutuhkan bantuan ke toilet dan makan. Kehilangan kemampuan dasar psikomotor dan kelanjutan progresif stadium ini, misalnya kemampuan berjalan. Otak tidak mampu lagi untuk memberi tugas pada tubuh untuk melakukan sesuatu. Tanda dan gejala neurologis umum dan kortikal sering terdapat.

(7)

PENURUNAN KOGNITIF SANGAT BERAT

SKALA PENILAIAN DEMENSIA BLESSED

BLESSED DEMENTIA SCALE (BDS)


Nilai kehilangan kemampuan:
0 = tidak ada = sedikit 1 = berat NILAI MEMORI DAN PERFORMANS AKTIVITAS KESEHARIAN 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Kemampuan melakukan pekerjaan rumah tangga Kemampuan mengatur keuangan dalam jumlah kecil Kemampuan mengingat daftar item pendek (contoh: daftar belanja) Kemampuan mengenal arah di dalam rumah (rumah penyandang atau lokasi yang dikenal) Kemampuan mengenal arah di jalan yang dikenal Kemampuan mengerti situasi atau penjelasan Kemampuan mengingat peristiwa baru Kecenderungan memikirkan masa lampau 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0

( Nilai 0 = tidak ada; = sedikit; 1 = sering ) KEBIASAAN / KEBUTUHAN BANTUAN 9. Makan Makan sendiri tanpa bantuan Makan sendiri dengan sedikit bantuan Makan sendiri dengan banyak bantuan Perlu dibantu makan 0 1 2 3 0 1 2 3 0 1 2 3 ----------------

10. Mengenakan pakaian Tidak dibantu Kadang-kadang salah menaruh kancing, membutuhkan sedikit bantuan Urutan salah, lupa item, membutuhkan banyak bantuan Tidak mampu mengenakan pakaian 11. Ke kamar kecil (toileting) Bersih, melayani diri sendiri Kadang-kadang inkontinensia, atau membutuhkan banyak bantuan Sering inkontinensia Tidak ada kontrol JUMLAH (0 17) :