Anda di halaman 1dari 10

PRAKTIKUM KARTOGRAFI ACARA VI PENGENALAN GPS

Nama NIM Kelas Kelompok

: Yasrin Karim : 451 409 057 : Geografi B : I (Satu)

PROGRAM STUDI S1 PEND.GEOGRAFI JURUSAN FISIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN IPA UNIVERSITAS NEGRI GORONTALO
2010

I. Judul PENGENALAN GPS

II. Maksud dan Tujuan a. Maksud Mahasiswa mengetahui bagian-bagian dan fungsi GPS b. Tujuan Melatih mahasiswa mampu menggunakn GPS dalam penentuan posisi dilapangan, memplot hasil pengukuran kedalaman peta RBI, serta memindahkan hasil pengukuran kedalaman peta topografi

III. Alat dan Bahan 1) Alat tulis menulis ( pensil 2B, mistar, busur derajat, pensil warna, raphidograf/sejenisnya dan lain-lain) 2) GPS 3) Peta RBI Atinggola skala 1 : 50.000

IV. Prosedur Kerja 1) Menyiapkan peta RBI yang akan dijadikan peta dasar atau peta acuan 2) Menyiapkan GPS yang akan digunakan untuk menentukan titik koordinat dilapangan 3) Menentukan titik koordinat yang akan diukur dilapangan 4) Menentukan dan mencatat titik koordinat yang tersebut pada poin 3 dengan menggunakan GPS 5) Memplot kedalaman peta RBI titik koordinat hasil pembacaan GPS

V. Kajian Teori a. Pengenalan GPS GPS adalah bagian dari sistem radio navigasi berbasissatelit mentransmisikan yang secara dalam terus bentuk menerus kode,

informasi

sehingga memungkinkan kita untuk mengidentifikasikan lokasi/posisi, ketinggian, kecepatan dan waktu dengan mengukur jarak kita dengan satelit. Global Positioning System merupakan metode penentuan posisi ekstrateristis yang menggunakan satelit GPS sebagai target pengukuran. Metode ini dinamakan penentuan posisi secara global karena koordinat yang dihasilkan bersifat geosentrik, artinya pusat massa bumi dianggap sebagai pusat sistem koordinat sehingga sistem koordinat ini berlaku untuk seluruh dunia. Sebagai bidang referensi (bidang datum) koordinat digunakan elipsoid World Geodetic System 1984 (WGS 1984). Ada dua jenis alat penerima sinyal GPS yaitu navigasi dan jenis geodetik. Alat penerima jenis navigasi merupakan alat yang mempunyai bentuk sederhana, kecil dan praktis dibawa kemana-mana karena tidak dilengkapi alat perlengkapan lainnya (seperti statip atau kaki tiga dan antena luar) sehingga tidak memerlukan bantuan orang lain untuk membawanya. Karena itu, alat ini sangat sesuai untuk digunakan sebagai alat petunjuk navigasi. Berbeda dengan jenis navigasi, jenis geodetik merupakan alat penerima sinyal satelit GPS yang mempunyai bentuk dan ukuran lebih besar dari jenis navigasi, serta dilengkapi dengan kaki tiga (statip) untuk menempatkan antena tepat diatas titik yang akan diukur/ditentukan posisinya. dengan demikian, untuk membawa seluruh perlengkapan kelapangan diperlukan dua atau tiga orang personil. Prinsip penentuan posisi dengan GPS ini merupakan metode pengikatan kebelakang. pada metode pengikatan kebelakang yang asli, data yang diukur adalah sudut-sudut dititik yang dicari koordinatnya di satelit-satelit yang sedang diamati (paling sedikit diperlukan empat satelit

untuk setiap satu titik ukur). berhubung posisi/koordintanya sudah diketahui setiap saat, maka satelit-satelit tersebut berfungsi sebagai titik ikat. Posisi yang diukur atau ditentukan oleh metode GPS ini adalah dalam bentuk koordinat siku-siku tiga dimensi atau dapat pula dalam bentuk koordinat geodetis (lintang, bujur) yang semuanya ditentukan terhadap elipsoid geosentrik World Geodetic System 1984 (WGS-1984).

b. Sejarah GPS Teknologi ini pertama kali dirancang oleh militer Amerika Serikat. Konsepnya sendiri dimulai pada akhir tahun 60-an tapi satelit pertama diluncurkan setelah Februari 1978. Sistem navigasi berbasis satelit ini membentuk suatu jaringan yang terdiri dari 24 satelit yang ditempatkan pada orbitnya oleh Departemen Pertahanan AS. Pada awalnya, GPS ditujukan untuk keperluan militer, tapi pada 1980-an, pemerintah AS memutuskan membuka sistem ini untuk keperluan sipil. Sekarang anda bebas memanfaatkan teknologi ini.

c. Kegunaan GPS

Militer GPS digunakan untuk keperluan perang, seperti menuntun arah bom, atau mengetahui posisi pasukan berada. Dengan cara ini maka kita bisa mengetahui mana teman mana lawan untuk menghindari salah target, ataupun menetukan pergerakan pasukan.

Navigasi GPS banyak juga digunakan sebagai alat navigasi seperti kompas. Beberapa jenis kendaraan telah dilengkapi dengan GPS untuk alat bantu nivigasi, dengan menambahkan peta, maka bisa digunakan untuk memandu pengendara, sehingga pengendara bisa mengetahui jalur mana yang sebaiknya dipilih untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Sistem Informasi Geografis Untuk keperluan Sistem Informasi Geografis, GPS sering juga diikutsertakan dalam pembuatan peta,

seperti mengukur jarak perbatasan, ataupun sebagai referensi pengukuran.

Sistem pelacakan kendaraan Kegunaan lain GPS adalah sebagai pelacak kendaraan, dengan bamtuan GPS pemilik

kendaraan/pengelola armada bisa mengetahui ada dimana saja kendaraannya/aset bergeraknya berada saat ini.

Pemantau gempa Bahkan saat ini, GPS dengan ketelitian tinggi bisa digunakan untuk memantau pergerakan tanah, yang ordenya hanya mm dalam setahun. Pemantauan pergerakan tanah berguna untuk memperkirakan terjadinya gempa, baik pergerakan vulkanik ataupun tektonik.

d. Cara Kerja GPS Satelit GPS mengitari bumi dua kali sehari pada orbitnya dan mentransmisikan sinyal informasi ke bumi. Penerima GPS menerima informasi itu dan menggunakan triangulation untuk menghitung lokasi pasti pengguna GPS. Intinya, receiver GPS membandingkan waktu sinyal yang ditransmisikan oleh sebuah satelit dengan waktu yang diterimanya. Perbedaan waktu itu menunjukkan seberapa jauh satelit tersebut. Dengan ukuran jarak dari beberapa satelit lain, receiver itu bisa mengetahui posisi pengguna dan menampilkannya pada peta elektronik alat penerima. GPS harus terkunci ke sinyal satelit itu, sedikitnya ke tiga satelit. Ini dilakukan untuk menghitung suatu posisi 2D (latitudinal dan longitudinal) serta pergerakan track. Dengan empat satelit atau lebih dalam jangkauan, receiver itu bisa mengetahui posisi 3D pengguna (latitudinal, longitudinal dan altitudinal). Sekali posisi pengguna diketahui, unit GPS bisa menghitung informasi lain, seperti kecepatan, tujuan, track, jarak perjalanan, jarak ke tempat tujuan, waktu matahari terbit dan terbenam dan sebagainya.Agar transmisi bisa diterima dengan baik, receiver harus selalu diarahkan langsung ke langit.

VI.

Hasil dan Pembahasan

a) Hasil 1) Mencari titik N 1230 12 43 E 000 56 52 Penyelesaian :

N=

E=

= 2,097 cm N 1230 10 26 E 000 55 31 Penyelesaian :

= 3,207 cm

= 1,603 cm 2) Mencari Waktu 123002 56

= 1,912 cm

03

00055 N= E= = 1,9 cm = 3,1 cm

Penyelesaian :

= 31

= 45

123004 55

05

00054

Penyelesaian :

= 44

= 54

b) Pembahasan Pada praktikum Acara ke VI dengan tema Pengenalan Gps, kami menggunakan alat dan bahan berupa peta RBI Atinggola dengan skala 1 : 50.000 yang secara keseluruhan menggambarkan kenampakan-

kenampakan alamiah dan kenampakan-kenampakan buatan manusia, Gps, dan alat Tulis menulis. Peta RBI Atinggola ini dijadikan sebagai peta dasar atau peta acuan. Pada praktikum ke VI ini, kami diberikan bimbingan oleh sala satu asisten praktikum kartografi dalam hal memperkenalkan Gps beserta komponen-komponennya dan cara menggunakan alat tersebut.

Selanjutnya, menentukan titik koordinat yang akan diukur dan mencatat titik koordinat yang ada dilapangan serta memplot hasil pembacaan Gps kedalam peta titik koordinat tersebut. Kami juga menentukan titik

koordinat diatas peta RBI Atinggola skala 1 : 50.000. Data yang kami jadikan hasil dari praktikum acara 6 ini adalah data titik ordinat yang diambil dari peta RBI Atinggola. Kami akan menentukan titik antara N dan E serta menentukan waktu dari N dan E dari data yang diambil dari peta tersebut. Titik koordinat pertama yaitu N 0005652 dan E 12301243, titik koordinat kedua adalah N 0005531 dan E 12301026. Kedua titik koordinat ini yang akan dicari titik pertemuan antara garis N dan E yang bisa dilihat pada grafik yang terdapat di hasil prakrikum. Untuk menentukan titik , kami menggunakan rumus :

dan Kami juga akan menentukan detik dari titik koordinat yang belum diketahui detiknya. Untuk mencari detik dari titik koordinat yang menjadi hasil dari praktikum acara 6 ini sudah diketahui titik dari N-E yaitu titik 1 (N= x = 1,9 cm dan E= 3,1 cm) dan titik 2 (N = x = 2,7 cm dan E = x = 3,3 cm) dengan menggunakan rumus : dan

Kesimpulan GPS adalah bagian dari sistem radio navigasi berbasissatelit yang secara terus menerus mentransmisikan informasi dalam bentuk kode, Fungsi Gps GPS digunakan untuk keperluan perang, seperti menuntun arah bom, atau mengetahui posisi pasukan berada. Dengan cara ini maka kita bisa mengetahui teman dan lawan untuk menghindari salah target ataupun menentukan pergerakan pasukan. GPS banyak juga digunakan sebagai alat navigasi seperti kompas. Beberapa jenis kendaraan telah dilengkapi dengan GPS untuk alat bantu navigasi dengan menambahkan peta, sehingga dapat digunakan untuk memandu pengendara mengetahui jalur yang sebaiknya dipilih untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Untuk keperluan Sistem Informasi Geografis, GPS sering juga

diikutsertakan dalam pembuatan peta, seperti mengukur jarak perbatasan ataupun sebagai referensi pengukuran. Kegunaan lain GPS adalah sebagai Pelacak kendaraan, dengan bantuan GPS pemilik kendaraan/pengelola armada bisa mengetahui ada di mana saja kendaraan/aset bergeraknya berada saat ini. Bahkan saat ini, GPS dengan ketelitian tinggi bisa digunakan untuk memantau pergerakan tanah, yang ordenya hanya mm dalam setahun. Pemantauan pergerakan tanah berguna untuk memperkirakan terjadinya gempa, baik pergerakan vulkanik ataupun tektonik.

DAFTAR PUSTAKA Anonim. 2010. Global_Positioning_System. http://id.wikipedia.org/wiki/Global_ Positioning_System (Diakses tanggal 25 Desember 2010) Anonim. 2010. GPS http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/GPS

(Diakses tanggal 25 Desember 2010) Anonim. 2010. Pengenalan-GPS.http://arcview-belajar-mudah.webs.com/Penge nalan-GPS.htm (Diakses tanggal 25 Desember 2010) Anonim. 2010. Pengenalan-GPS. http://imadedwisg.blogspot.com/2010/11/Penge nalan-GPS.html (Diakses tanggal 25 Desember 2010) Anonim. 2010. Pengenalan-Gps. http://www.scribd.com/doc/17773306/Penge nalan-Gps (Diakses tanggal 25 Desember 2010) Anonim. 2010. suryagandhi5t1p.blogdetik.com/2010/01/09/gps http://suryag andhi5t1p.blogdetik.com/2010/01/09/gps/ (Diakses tanggal 25 Desember 2010) Sune, Nawir dkk. 2010. Modul praktikum Kartografi : UNG