Anda di halaman 1dari 4

FORMAT PENGKAJIAN ASKEP PADA PASIEN HEMODIALISA

Tanggal Pengkajian Jam Pengkaji

: 15-10-2012 : 07.30

A. IDENTITAS PASIEN

Nama (Inisial) Usia / tanggal lahir Jenis kelamin Alamat Suku / bangsa Status pernikahan Agama / keyakinan Pekerjaan / sumber penghasilan Diagnosa medik

: Tn. C : 49 Tahun : Laki-laki : Cilebar tanjung sari, pedes : Sunda : Menikah : Islam : Petani : CKD on HD :

B. KELUHAN UTAMA 1. Riwayat kesehatan sekarang Klien merasa cepat lelah, mual dan muntah. 2. Riwayat kesehatan masalalu Klien memiliki hipertensi dan asam urat 3. Riwayat kesehatan keluarga Tidak ada anggota keluarga yang memiliki penyakit ini.

C. PEMERIKSAAN FISIK Tanda- tanda Vital : Pre HD TD : 140/100 RR : 20 N : 80 S : 37 Post HD TD : 140/90 RR : 21 N : 88 S : 36,7

BB : 53 kg

BB : 51,5 kg

1. -

Kepala : Rambut tidak rontok Neuro Mata Hidung Mulut : Nyeri ( pusing ) : Konjungtiva anemis : Cuping hidung : Stomatitis, nafas bau ammonia.

2. 3. 4. 5. 6. -

Leher : Tidak ada Hiperparathyroid, Tidak ada prembesaran vena jugularis. Dada : Tidak ada bunyi nafas tambahan dan otot bantu pernafasan. Abdoment : Asites. Ekstremitas : Edema di tangan kiri, nyeri, kekakuan otot pada ektremitas bawah Integument : Kulit kering, warna kehitaman, turgor kulit kurang elastis.

D. PEMERIKSAAN LABORATORIUM Tanggal 27-09-2012 1) Pemeriksaan hematologi Hb : 9,3 ( 12-17 )g% Leukosit : 5900 ( 5000-10000 )/U Trombosit : 286000 ( 150-450 )rb Hematokrit : 29 ( 37-48)% Asam urat : 6,6 ( <6,5 ) mg/dl GDS : 107 ( 80-140 )mg/dl E. DIAGNOSA KEPERAWATAN 1) Intoleransi aktifitas berhubungan dengan ketidakseimbangan suplai oksigen 2) Gangguan perfusi jaringan renal berhubungan dengan penurunan konsentrasi hemoglobin dalam darah

ASUHAN KEPERAWATAN

TUJUAN NO DX DAN KRITERIA HASIL 1 intoleransi Tujuan : aktivitas klien mampu berpartisipasi Kaji kemampuan ADL Rasional : mempengaruhi pasien. pilihan intervensi/bantuan. Rasional : menunjukkan perubahan neurology karena defisiensi vitamin B12 mempengaruhi keamanan pasien/risiko cedera INTERVENSI KEPERAWATAN RASIONAL

Kaji kehilangan atau dalam aktifitas gangguan keseimbangan, gaya jalan dan yang dapat kelemahan otot. ditoleransi 3.

Observasi tanda-tanda Rasional : manifestasi vital sebelum dan kardiopulmonal dari upaya sesudah aktivitas. jantung dan paru untuk membawa jumlah oksigen adekuat ke jaringan Berikan lingkungan tenang, batasi pengunjung, dan kurangi suara bising, pertahankan tirah baring bila di indikasikan. Gunakan teknik menghemat energi, anjurkan pasien istirahat bila terjadi kelelahan dan kelemahan, anjurkan pasien melakukan aktivitas semampunya (tanpa memaksakan diri). 2 gngguan perfusi jaringan Tujuan : Awasi tanda vital kaji peningkatan pengisian kapiler, warna perfusi kulit/membrane mukosa, jaringan dasar kuku. Kriteria hasil : Rasional : meningkatkan istirahat untuk menurunkan kebutuhan oksigen tubuh dan menurunkan regangan jantung dan paru

Rasional : meningkatkan aktivitas secara bertahap sampai normal dan memperbaiki tonus otot/stamina tanpa kelemahan. Meingkatkan harga diri dan rasa terkontrol

Rasional : memberikan informasi tentang derajat/keadekuatan perfusi jaringan dan membantu menetukan kebutuhan

menunjukkan perfusi Tinggikan kepala tempat adekuat, tidur sesuai toleransi. misalnya tanda vital stabil.

Rasional : meningkatkan ekspansi paru dan memaksimalkan oksigenasi untuk kebutuhan seluler. Catatan : kontraindikasi bila ada hipotensi Awasi upaya pernapasan Rasional : dispnea, gemericik ; auskultasi bunyi napas menununjukkan gangguan perhatikan bunyi jajntung karena regangan adventisius. jantung lama/peningkatan kompensasi curah jantung. Selidiki keluhan nyeri Rasional : iskemia seluler dada/palpitasi. mempengaruhi jaringan miokardial/ potensial risiko infark Hindari penggunaan botol penghangat atau botol air panas. Ukur suhu air mandi dengan thermometer. Rasional : termoreseptor jaringan dermal dangkal karena gangguan oksigen. Kolaborasi pengawasan hasil pemeriksaan laboraturium

Berikan sel darah merah Rasional : mengidentifikasi lengkap/packed produk defisiensi dan kebutuhan darah sesuai indikasi. pengobatan /respons terhadap terapi Berikan tambahan indikasi. oksigen Rasional : memaksimalkan sesuai transport oksigen ke jaringan.