Anda di halaman 1dari 9

26

BAB III KERANGKA KONSEP


A. Kerangka Konsep Pengetahuan wanita tentang kesehatan reproduksi khususnya keputihan sangat perlu, karena dengan mengetahui dan memahami tentang keputihan tersebut, maka akan menurunkan kejadian keputihan patologis. Kerangka konsep dalam penelitian ini dapat digambarkan sebagai berikut : Variabel Independent Variabel Dependent

Pengetahuan Kejadian Keputihan Patologis Genitalia Hygiene

B. No

Variabel Penelitian/Defenisi Operasional Defenisi Operasional Alat Ukur Cara Ukur Hasil Ukur Skala Ukur

Variabel
Variabel Dependen

1.

Kejadian Keputihan Patologis

Kejadian yang dialami Kuisioner responden dengan gejala : - Cairan dari vagina keruh dan kental - Warnanya agak kekuningan - Berbau busuk, anyir dan amis - Terasa gatal dan panas pada alat kelamin - Jumlah cairan banyak atau berlebihan

Wawancara

Ya : Jika mengalami minimal 3 dari 6 gejala keputihan patologis Tidak : jika tidak mengalami gejala

Ordinal

26

27

- Terasa nyeri saat atau setelah melakukan hubungan seksual Variabel Independen 1. Pengetahuan Segala sesuatu yang Kuisioner diketahui oleh wanita tentang keputihan meliputi : Pengertian keputihan Penyebab keputihan Tanda dan gejala keputihan Komplikasi keputihan Pencegahan keputihan Pengobatan keputihan Wawancara

keputihan patologis

Tinggi Bila jumlah jawaban yang benar > 65% Rendah Bila jumlah jawaban yang benar < 65%

Ordinal

2.

Genitalia Hygiene

Hal-hal yang dilakukan wanita tentang perawatan genitalia hygiene meliputi : kebersihan dan penggunaan pakaian dalam, memotong bulu pubis, kebersihan alat kelamin luar

Kuisioner Wawancara

Dilakukan X > Mean Tidak dilakukan X < Mean

Ordinal

C. Hipotesa Penelitian Ha1 : Ada hubungan pengetahuan dengan kejadian keputihan patologis pada wanita yang berkunjung ke Polillinik Kebidanan RSUD Pariaman Tahun 2013. Ha2 : Ada hubungan genitalia hygiene dengan kejadian keputihan patologis pada wanita yang berkunjung ke Polillinik Kebidanan RSUD Pariaman Tahun 2013.

28

BAB IIV METODE PENELITIAN

D.

Desain Penelitian Desain penelitian ini yang digunakan cross sectional berupa analitik yaitu rancangan penelitian dengan melakukan pengukuran atau pengamatan pada saat yang bersamaan yaitu mencari hubungan pengetahuan dan genitalia hygiene dengan keputihan patologis pada wanita yang berkunjung ke Poliklinik Kebidanan RSUD Pariaman tahun 2013.

E.

Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini direncanakan di lakukan di Poliklinik Kebidanan RSUD Pariaman, waktu penelitian mulai dari April- Juni 2013.

F.

Populasi dan Sampel 1. Populasi Populasi adalah keseluruhan objek penelitian atau objek yang diteliti (Notoatmodjo, 2010 : 115). Maka yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah semua wanita yang datang berkunjung ke Poliklinik Kebidanan RSUD Pariaman sebanyak 483 orang.

28

29

2. Sampel Sampel adalah objek yang diteliti dan dianggap mewakili seluruh populasi (Arikunto, 2006 : 131). Besar sampel ditentukan dengan rumus :
n= ( Z 1 / 2 ) 2 x p(1 p) N d 2 ( N 1) + ( Z 1 / 2 ) 2 x p (1 p )

Keterangan : n Z-1/2 p 1p N d2 = Besar Sampel = Nilai Z pada tingkat kepercayaan 95% (1,96) = Proporsi kasus (0,56) = Proporsi non kasus (0,44) = Populasi = Presisi (tingkat kepercayaan) = 0,1 (Arikunto, 2006 : 136)
n= (1,96) 2 x 0,56(1 0,56)483 (0,1) 2 (483 1) + (1,96) 2 x 0,56(1 0,56)
3,84.0,24.483 (0,01.483) + (3,84).0,24
3,84.115,92 4,83 + 0,92 445 = 77 orang 5,75

n=

n=

n=

Jadi yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah 77 orang.

30

Sampel yang ada diambil secara accidental sampling adalah cara pengambilan sampel yang kebetulan bertemu (Aziz Alimul, 2011). Sebagai contoh dalam menentukan sampel apabila dijumpai ada, maka sampel tersebut diambil dan langsung dijadikan sebagai sampel utama. Kriteria inklusi adalah kriteria atau ciri-ciri yang perlu dipenuhi oleh setiap anggota populasi yang dapat diambil sebagai sampel (Notoatmodjo, 2010 : 130). Adapun yang menjadi kriteria inklusi sampel : a. Wanita yang berkunjung ke Poliklinik RSUD Pariaman b. Bersedia menjadi responden serta bersedia di wawancarai c. Mampu berkomunikasi dengan baik dan mampu baca tulis G. Teknik Pengumpulan Data Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah : a. Data Primer Data primer diperoleh dengan cara wawancara menggunakan kuesioner dengan membuat pertanyaan untuk menggali informasi tentang variabel independen dan variabel dependen. Penelitian dilaksanakan di Poliklinik Kebidanan RSUD Pariaman, sebelumnya peneliti menjelaskan kepada responden tentang maksud dan tujuan. Setelah itu peneliti meminta persetujuan dari responden. Setelah responden bersedia, kemudian peneliti meminta responden untuk menandatangani surat persetujuan menjadi responden. Setelah itu peneliti menanyakan pertanyaan yang ada dalam

31

kuesioner dan memberikan kesempatan pada responden untuk menjawab pertanyaan peneliti.

b. Data Sekunder Data yang diperoleh dari hasil penelitian orang lain dan dari catatan medikal record (MR) RSUD Pariaman

H.

Teknik Pengolahan Data Pengolahan data dilakukan setelah data terkumpul, di analisis, kemudian data di olah dengan langkah-langkah sebagai berikut : 1. Memeriksa Data (Editing) Semua kuesioner yang telah diisi di periksa kembali semua jawaban kuesioner tersebut, apakah semua pertanyaan sudah terjawab dengan sempurna, kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kualitas dan kebenaran data dan kelengkapan data dapat di proses lebih lanjut. 2. Mengkode Data (Coding) Memberikan kode setiap informasi yang telah terkumpul untuk setiap butir pertanyaan dalam kuesioner ke dalam koding yang sudah disiapkan. Untuk pengetahuan jika menjawab benar diberi nilai 1 dan jika dijawab salah diberi nilai 0 dan untuk genitalia hygiene dilakukan diberi nilai 1 dan tidak dilakukan diberi nilai 0 serta untuk variabel kejadian keputihan patologis jika mengalami diberi kode 1 dan tidak mengalami diberi kode 0.

32

3. Memasukan Data (entry) Setelah semua kegiatan pengkodean selesai dilakukan, maka langkah selanjutnya adalah memasukkan semua data yang berbentuk numerik kedalam master tabel. 4. Membersihkan Data (Cleaning) Memeriksa kembali kesalahan setelah di masukkan kedalam master tabel. (Arikunto, 2002) I. Teknik Analisa Data 3. Analisa Univariat Analisa Univariat yang digunakan adalah statistik deskriptif berupa distribusi frekuensi baik variabel independent maupun variabel dependen : a. Variabel Keputihan Untuk menentukan keputihan digunakan instrumen berupa pernyataan. Jika mengalami diberi nilai 1 dan jika tidak mengalami diberi nilai 0. b. Variabel Pengetahuan Untuk mengukur pengetahuan digunakan alat ukur berupa kuesioner/ angket. Jika responden menjawab benar diberi nilai 1, jika menjawab salah diberi nilai 0. Untuk menentukan persentase pengetahuan menurut Arikunto (2002 : 313). Digunakan rumus sebagai berikut :
P = f X 100 % N

33

P = Persentase data yang dicari f = Jumlah frekwensi nilai jawaban yang benar N = Jumlah seluruh item (nilai) (Setiadi, 2007 : 80) Hasil perhitungan persentase dimasukkan kedalam kriteria standar objektif yaitu berdasarkan kriteria teori dari setiap aspek dan kriteria standar kualitatif sebagai berikut : Tinggi : Bila jumlah jawaban yang benar > 65 % Rendah : Bila jumlah jawaban yang benar < 65 % J. Variabel Genitalia Hygiene Untuk menentukan genitalia hygiene digunakan instrumen berupa lembaran check list. Bila dilakukan diberi niali : 1 dan bila tidak dilakukan diberi nilai : 0. Untuk melihat gambaran genitalia hygiene digunakan rumus :

X =

x n
X

Keterangan :

= Nilai Rata-Rata = Hasil penjumlahan nilai pernyataan = Jumlah responden

x
n

Genitalia hygiene di ukur dengan mengajukan 10 pernyataan dan nilai dapat dikategorikan menjadi : Dilakukan = jika X > Mean

34

Tidak dilakukan = jika X < Mean 4. Analisa Bivariat Analisa ini mencari hubungan variabel independent dengan variabel dependent. Teknik analisa yang digunakan adalah Chi-Square yaitu mencari hubungan dan membuktikan masing-masing hipotesis hubungan 2 variabel dengan menggunakan program SPSS versi 11,5 dengan tingkat kepercayaan (Confidence Interval) 95% dan 0,05. Hasil analisa dinyatakan ada hubungan secara bermakna, apabila Pvalue hitung > Pvalue tabel. p=0,05 dengan kriteria : Bila Pvalue < , H0 di tolak, berarti ada hubungan yang signifikan. Bila Pvalue > , H0 di terima, berarti tidak ada hubungan yang signifikan. (Sabri, 2006 : 136)