Anda di halaman 1dari 12

Praktikum Kimia Anorganik 1

Semester Genap
2008/2009

PEMURNIAN GARAM DAPUR (NaCl)


I. TUJUAN
a. Memahami prinsip pemurnian dan pengkristalan garam NaCl.
b. Mengkristalkan dan memeriksa garam NaCl.
II. TEORI
Pada air laut terkandung mineral, yang salah satunya adalah garam. Garam
yang terkandung terdiri dari NaCl 2,8% sedangkan pada air laut merah terkandung
sekitar 23,2% NaCl dan juga mengandung Na(H2O)x+ dan anion terhidrat Cl(H2O).
NaCl dalam pelarut air akan bersifat basa, dalam hal ini anionnya yang merupakan
basa konjugasi dari suatu asam lemah mempunyai sifat basa yang cukup kuat,
sehingga dapat menarik proton dari air membentuk asam yang terdisosiasi dan ion
hidroksida.
Untuk memperoleh natrium klorida yang murni dengan cara mengalirkan
gas HCl ke dalam larutan jenuh. Larutan jenuh ini pada suhu 15oC mengandung
35,8 gram dan air 100 bagian (36%) dan kelarutannya bertambah sedikit saja jika
suhu dinaikkan.
Natrium klorida terdapat luas sebagai deposit dalam air laut (2,8%).
Sumber utama dari NaCl adalah air laut. Garam ini diperoleh dengan cara
penambangan di daerah panas dengan kristalisasi garam dari pengubahan air laut.
NaCl dikenal dalam kehidupan sehari-hari sebagai garam dapur dan garam meja.
Larutan yang terjadi pada natrium klorida merupakan larutan ionik dari ion
Na+ dan Cl-. Pasangan ion ini akan menggunakan daya tarik dalam pasangan
elektron yang diserahkan dan diterima. Gaya tarik tersebut mengakibatkan
terbentuknya kelompok dalam jumlah besar NaCl berupa kristal dari sebuah
padatan berwarna putih.
Ciri-ciri ikatan ion :
1. Ikatan ion terbentuk karena adanya perpindahan elektron antara sebuah logam
atau non logam dengan atom-atom lainnya. Dalam hal ini atom logam menjadi
ion positif dan atom non logam menjadi ion negatif.

Pemurnian Garam Dapur

Praktikum Kimia Anorganik 1


Semester Genap
2008/2009

2. Atom logam memperoleh sejumlah cukup elektron yang menghasilkan anion


dengan konfigurasi elektron gas mulia.
3. Kecuali dalam gas, senyawa ion tidak tersusun dari pasangan ion sederhana
atau sekelompok kecil ion dalam keadaan padat. Setiap ion dikelilingi oleh ion
yang bermuatan berlawanan membentuk suatu susunan yang disebut kristal.
Kelarutan NaCl dalam air dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain :
a. Tetapan dielektrikum pelarut
b. Tenaga kisi garam yang bergantung pada muatan ion dan jari-jarinya
c. Tenaga solvasi, tergantung pada muatan ion, jari-jari dan tetapan dielektrikum
yang tinggi
Garam dapur (NaCl) terbentuk karena terjadinya ikatan ion antara atom Na
dengan atom Cl. Natrium merupakan logam yang relatif mudah melepaskan
elektron (mempunyai energi ionisasi yang kecil) sedangkan elektron klorin
merupakan non logam dengan daya tarik elekton yang relatif besar. Ketika
natrium bereaksi dengan klorin, atau klorin dapat menarik 1 elektron dari atom
natrium. Atom natrium berubah menjadi ion positif sedangkan atom klorin
berubah menjadi ion negatif. Selanjutnya ion-ion yang berbeda muatan saling
tarik-menarik membentuk ikatan ion pada senyawa NaCl. Garam dapur tersusun
dari logam alkali Na dengan sifat-sifat antara lain:
-

Temasuk golongan IA

Titik leleh 97,81oC

Titik didih 883oC

Warna nyala kuning

Daya hantar listriknya besar

Merupakan logam lunak seperti karet penghapus

Massa jenisnya ringan

Reaksi natium dengan air disertai terbentuknya api

Sedangkan sifat-sifat klorin adalah :


-

Titk leleh -10oC

Titik didih -35oC

Warna hijau muda

Kereaktifannya sedang (kecil dibandingkan flourin)

Pemurnian Garam Dapur

Praktikum Kimia Anorganik 1


Semester Genap
2008/2009

Pada suhu kamar terbentuk gas dan baunya merangsang

Sukar larut dalam air tetapi mudah larut dalam pelarut non polar
Garam dapat diklasifikasikan berdasarkan pembentukkannya atas beberapa

jenis :
a. Garam Normal
Bila elektrolit yang terbentuk berasal dai ion logam sebagai ikatan kation dan
sejenis ion sisa asam sebagai anion. Contoh : NaF
b. Garam asam
Bila elektrolit yang terbentuk dari ion logam positif ion H + sebagai kation dan
sejenis ion sisa asam sebagai anion. Contoh : NaHSO4, NaHCO3
c. Garam Basa
Bila elektrolit yang terbentuk dari ion logam sebagai kation ion OH - serta ion
sisa asam sebagai anion. Contoh : Mg(OH)Br
d. Garam Rangkap
Suatu elektrolit yang terbentuk dari :
-

Ion logam sebagai kation dan sejenis ion sisa asam sebagai anionnya

Sejenis ion logam sebagai kation dan berbagai jenis ion sisa asam sebagai
anionnya.

Contoh : KNaSO4, CaCCl2


e. Garam kompleks
Elektrolit yang terdiri dari :
-

Ion logam kation dan anionnya berupa ion kompleks

Ion kompleks sebagai kation dan anion sisa asam

Contoh : K4Fe(CN)6, AgNH3Cl


Adapun senyawa-senyawa derivat turunan dari senyawa NaCl antara lain:
-

CaCl2

NaNO3

NaF

Na2CO3

NaHPO4
Selain digunakan sebagai garam dapur, NaCl juga dapat digunakan

sebagai:

Pemurnian Garam Dapur

Praktikum Kimia Anorganik 1


Semester Genap
2008/2009

Bahan baku membuat senyawa natrium seperti NaOH, NaHCO3 digunakan


dalam industri susu, pengawet ikan dan daging.

Dapat menurunkan salju di jalan raya pada musim dingin

Regenerasi alat pelunak es.


Di Eropa dan Amerika terdapat lapisan batuan garam jauh dipermukaan

tanah yang mengandung kuang lebih 70% NaCl. Garam merupakan bahan baku
untuk membuat berbagai zat penting. Garam merupakan bahan baku langsung dari
natrium dalam berbagai senyawa seperti : NaOH, Na 2CO3, NaHCO3 dan NaSO4
yang penerapannya sangat luas.
Pemurnian dan pengkristalan NaCl dilakukan untuk melihat berapa banyak
kandungan NaCl murni dari kandungan garam dapur, dimana garam dapur
memiliki kandungan selain NaCl, yang berupa pengotor yang mempengaruhi
kemurnian dari garam dapur. Pemurnian NaCl dari pengotor merupakan salah satu
cara pengkristalan kembali.

Pemurnian Garam Dapur

Praktikum Kimia Anorganik 1


Semester Genap
2008/2009

III. PROSEDUR PERCOBAAN


3.1 Alat dan Bahan
Alat-alat :
-

Gelas kimia 400 ml

Neraca

Corong buchner

Gelas ukur 50 ml dan 100 ml

Batang pengaduk

Bahan-bahan :
-

Garam dapur

H2SO4

Aquades

3.2 Cara Kerja


1. Larutkan 360 g garam dapur dalam 1 liter air, lalu larutan ini disaring.
2. Larutan dijenuhkan dengan gas hidrogen klorida.
3. Endapan disaring dengan corong buchner.
4. Endapan dicuci dengan sedikit air dingin dan dikeringkan dengan oven
pada 200oC
5. Hasil pemurnian dilaporkan.

Pemurnian Garam Dapur

Praktikum Kimia Anorganik 1


Semester Genap
2008/2009

3.3 Skema Kerja


40 g garam dapur
- Larutkan dalam 100 ml air
Larutan
- Tambahkan 20 ml HCl 6 N
Endapan
- Saring dengan pompa vakum
NaCl murni

Pemurnian Garam Dapur

Praktikum Kimia Anorganik 1


Semester Genap
2008/2009

3.4

Skema Alat

Cl
jembatan garam

Cl

Cl

Na+

H2SO4 + NaCl
Erlenmeyer

Na + Cl

NaCl

Penyaring Buchner

Pemurnian Garam Dapur

Praktikum Kimia Anorganik 1


Semester Genap
2008/2009

IV. PERHITUNGAN DAN PEMBAHASAN


4.1 Perhitungan
Berat garam dapur

= 40 g

Volume aquades

= 100 ml

Volume HCl

= 20 ml

Berat kertas saring

= 0,67 g

Berat kertas saring + preparat

= 11,24 g

Berat preparat (NaCl murni)

= (Berat kertas saring + preparat) (Berat


kertas saring)
= 11,24 g 0,67 g
= 10,57 g

Rendemen

Massa percobaan x 100%


Massa teori

10,57 g

x 100%

40 g
=

26,42%

Pemurnian Garam Dapur

Praktikum Kimia Anorganik 1


Semester Genap
2008/2009

4.2 Pembahasan
Praktikum kali ini bertujuan untuk mendapatkan dan menghitung
kemurnian garam dapur. Walaupun dalam rumusnya, NaCl merupakan garam
dapur, namun pada garam dapur yang dijual di pasaran masih terdapat beberapa
pengotor yang bercampur dan larut di dalamnya.
Untuk memperoleh NaCl murni diperlukan HCl 6 N bukan dengan
menguapkan larutan garam dapur, sebab jika yang diuapkan adalah garam dapur
maka kemurnian yang terbentuk bukan kristal NaCl saja, tetapi juga terbentuk
kristal selain NaCl, karena yang diuapkan adalah air saja, maka NaCl yang
diperoleh tidak murni lagi.
Prisnsip dari praktikum ini adalah adanya ion senama yang mempengaruhi
kelarutan sehingga ion senama tersebut akan memperkecil kelarutan. Larutan
NaCl jenuh ditambahkan dengan HCl 6 N sebanyak 20 ml, sehingga Cl dari HCl
akan bereaksi dengan Na dari NaCl sehingga terbentuk kristal. Penambahan HCl
pekat bertujuan agar terbentuk kristal garam murni.
Endapan yang terbentuk kemudian disaring dengan kertas saring untuk
memisahkan NaCl murni dari larutannya. Namun, karena proses penyaringan
dengan kertas saring berlangsung lama, maka penyaringan kemudian dilakukan
dengan pompa vakum.
NaCl yang diperoleh tidak dicuci lagi dengan aquades karena jika dicuci
dengan aquades, dikhawatirkan NaCl akan terlarut kembali membentuk larutan
NaCl. NaCl yang terbentuk kemudian dikeringkan dan ditimbang massanya.
Dari hasil perhitungannya, diperoleh bahwa massa NaCl teori adalah 40 g
dan massa NaCl percobaan adalah 10,57 g. Rendemen yang diperoleh adalah
26,42%. Hal ini mungkin terjadi karena pada saat penyaringan masih ada endapan
yang lolos dari kertas saring sehingga masih ada endapan NaCl murni yang
terbuang.

Pemurnian Garam Dapur

Praktikum Kimia Anorganik 1


Semester Genap
2008/2009

V. KESIMPULAN DAN SARAN


5.1 Kesimpulan
Dari hasil praktikum yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa :
1. NaCl murni dapat diperoleh dengan mengalirkan HCl pekat ke dalam larutan
garam dapur.
2. Prinsip dari praktikum ini adalah adanya ion senama yaitu Cl - yang dapat
mengurangi kelarutan dari suatu ion senama.
3. Dari hasi perhitungan diperoleh :
-

Massa garam dapur

= 40 g

Massa NaCl murni

= 10,57 g

Rendemen

= 26,42%

5.2 Saran
Demi kelancaran kerja dan keselamatan selama praktikum, maka
disarankan kepada praktikan selanjutnya agar :
1. Memahami cara kerja dengan baik.
2. Memakai masker dan sarung tangan selama praktikum.
3. Teliti dalam membuat larutan jenuh.
4. Penambahan HCl pekat harus dilakukan perlahan-lahan secara sempurna agar
terbentuk endapan.
5. Teliti dalam melakukan penyaringan.

Pemurnian Garam Dapur

Praktikum Kimia Anorganik 1


Semester Genap
2008/2009

JAWABAN PERTANYAAN
1. Untuk memperoleh NaCl murni diperlukan HCl bukan dengan menguapkan
garam dapur, sebab jika yang diuapkan adalah garam dapur maka kemurnian
yang terbentuk bukan kristal NaCl saja, tetapi juga terbentuk kristal selain
NaCl, karena yang diuapkan adalah air saja, maka NaCl yang diperoleh tidak
murni lagi.
2. HCl dibuat dengan cara mereaksikan garam dapur dengan H 2SO4 bukan
dengan asam yang lain karena hanya dengan asam sulfat yang bisa untuk
memutus ikatan antara Na+ dan Cl- dari garam dapur sehingga dapat bereaksi
dengan H+ dari H2SO4 membentuk HCl.

Pemurnian Garam Dapur

Praktikum Kimia Anorganik 1


Semester Genap
2008/2009

DAFTAR PUSTAKA
Cotton, Wilkinson. 1989. KIMIA ANORGANIK DASAR. Jakarta : UI Press.
R, A, Day dan A, L, underwood. 1989. KIMIA ANALISIS KUANTITATIF.
Jakarta : Erlangga.
Sukarjo. 1991. ILMU KIMIA DAN UNSUR LOGAM. Solo : Tiga Serangkai.

Pemurnian Garam Dapur