Anda di halaman 1dari 7

l.

Tujuan Intruksional Umum(TIU):


Setelah selesai pembelajaran ini mahasiswa memahami dan mampu
menjelaskan konsep system integumen dalam keperawatan, dan
menerapakannya pada bebagai situasi dan tatanan keperawatan baik dalam
pedidikan dan pelayanan maupun dalam penelitian.
ll.Tujuan Intruksional khusus(TIK):
setelah selesai pembelajaran mata kuliah ini mahasiswa dapat menjelaskan:
a.

Definisi sistem integumen

b.

Anatomi sistem integumen

c.

Fisiologi sistem integumen

URAIAN ; POKOK BAHASAN DAN SUB POKOK BAHASAN SERTA SUMBER RUJUKAN /
PUSTAKAAN

No.
Uru
t
1
1

Pokok Bahasan

2
a. Definisi
sistem
integumen
b. Anatomi
sistem
integumen
c. Fisiologi
sistem
integumen

Sub
Pokok
Bahas
an
3

Pertemu
an
ke

Sumber Rujukan /
Kepustakaan

4
http://id.wikipedia.
org/
www.docstoc.com

Tgl/Par
af

ANATOMI DAN FISIOLOGI SISTEM INTEGUMEN


Sistem integumen adalah organ yang membedakan, memisahkan,
memisahkan, melindungi serta menginformasikan terhadap lingkungan
sekitarnya.

Sistem integumen manusia terdiri dari:

KULIT

Kulit merupakan lapisan terluar tubuh manusia yang bersentuhan langsung


dengan lingkungan diluar tubuh. Untuk itu kulit berperan penting sebgau
peliindung tubuh dari kerusakan atau pengaruh lingkungan yang buruk.
Secara anatomi, kulit terdiri dari banyak lapisan jaringan, tetapi pada umumnya
kulit di bagi dalam 3 jaringan yaitu : epidermis, dermis dan hepodermis.
Epidermis
Epidermis merupakan bagian kulit luar. Ketebalan epidermis berbeda-beda pada
berbagai bagian tubuh, yang paling tebal berukuran 1 millieter misalnya pada
telapak tangan dan telapak kaki, dan yang paling tipis berukuran 0,1 millimeter
terdapat pada kelopak mata, pipi, dahi dan perut . sel-sel epidermis di sebut
keratinosit. Epidermis melekat erat pada dermis karena secara fungsional
epidermis memperoleh zat-zat makanan dan cairan antar sel dari plasma yang
merembes melalui dinding-dinding kapiler dermis ke dalam epidermis.
Pada epidermis di bedakan atas 5 lapisan kulit yaitu:

Stratum corneum
Stratum corneum merupakan lapisan kulit yang paling luar. Stratum
korneum paling tebal pada telapak kaki dan paling tipis pada
pelupuk mata, pipi dan dahi. Lapisan ini tersusun atas sel-sel mati
yang mudah mengelupas. Lapisan ini dapat mempertahankan
elastisitas kulit dan melindungi lapisan dibawahnya dari udara dan
kekeringan.
Stratum Lusidum
Lapisan ini mengandung zat-zat berminyak, sehingga memberikan
sifat tahan air dan biasa disebut juga sebagai lapisan penghalang
kulit, karena lapisan ini dapat melindungi kulit dari sinar ultra violet.
Hanya terlihat pada telapak kaki dan telapak tangan.
Stratum Granulosum
Pada lapisan ini diri tersusun dari sel-sel keratin atau sel yang sudah
berisi bahan protein dan mengeras serta banyak terdapat filaggrin,
Pada orang kekurangan filaggrin dapat menyebabkan kulit kering
bersisik dan mengelupas secara terus menerus. Lapisan ini juga

dapat menghalangi masuknya benda asing, kuman, dan bahan


kimia masuk kedalam tubuh
Stratum spinosum
Stratum spinosum (stratum malpighi) terdiri dari beberapa lapis sel
yang berbentuk poligonal yang besarnya berbeda-beda karena
adanya proses mitosis. Lapisan ini adalah lapisan paling tebal di
epidermis.
Stratum germinativum (lapisan sel basal)
Lapisan keratinosit yang terletak di bagian dasar tepatnya di atas
dermis. Lapisan ini terdiri dari sel-sel kolumnar epitel sederhana
yang menempel di membran basal. Sel-sel ini mengalami
pembelahan sel yang cepat untuk mengisi kehilangan rutin kulit.
Skekitar 25% terdiri dari sel melanosit, yang memproduksi melanin
untuk pigmentasi kulit dan rambut.

DERMIS
dermis adalah lapisan tengah kulit ( di bawah epidermis ) memiliki ketebalan 35mm yang mengandung serat kolagen, serat elasitas, asam hialuronik, serabut
saraf, pembuluh darah dan pembuluh limfatik serta kelenjar minyak serta
keringat. Epidermis adalah otak dari kulit yang biasa di sebut kutis. fungsi
lapisan dermis adalah sebagai pelindung kulit terhadap kerusakan fisik,
penyebaran penyakit, serta penyinaran. Lapisan ini juga berguna sebagai
pengatur suhu badan dan penerima rangsangan
HIPODERMIS
Hipodermis kerap disebut juga sebagai jaringan subkutis atau subkutan, adalah
lapisan terakhir dari tiga lapisan kulit--yakni terletak di bawah epidermis dan
dermis. Berbeda dengan epidermis dan dermis, lapisan hipodermis cenderung
tetap dan tidak mengalami regenerasi. Oleh sebab itu, bila seseorang memiliki
bekas jerawat yang sudah sampai ke lapisan hipodermis maka bekasnya tidak
akan hilang. Begitu pula dengan flek atau hiperpigmentasi, bila terdapat di
hipodermis maka akan relatif sulit hilang, karena pada lapisan ini terdapat
banyak kelenjar atau hormonal
Hipodermis terdiri dari:
Lapisan atau jaringan lemak. Sebagai lapisan lemak, hipodermis memiliki
fungsi untuk menjaga panas (mengatur suhu) tubuh.
Jaringan ikat. Sebagai Jaringan ikat bawah kulit, hipodermis berfungsi sebagai
bantalan atau penyangga benturan bagi organ-organ tubuh bagian dalam,
membentuk kontur tubuh, dan bertanggungjawab sebagai cadangan makanan.
Seiring pertambahan usia kita, kinerja liposit dalam jaringan ikat bawah kulit
juga menurun. Bagian tubuh yang sebelumnya berisi banyak lemak, lemaknya
berkurang sehingga kulit akan mengendur. Perubahan kondisi hipodermis inilah
yang membuat kulit menjadi keriput, kendur, serta makin kehilangan kontur
idealnya.

Fibroblast. Hipodermis juga menjadi rumah bagi fibroblast, yang


bertanggungjawab memproduksi kolagen. Serat-serat kolagen tersebut
kemudian dialirkan ke dermis untuk menguatkan kulit.

RAMBUT

Rambut atau sering disebut bulu adalah organ seperti benang yang
tumbuh di kulit hewan dan manusia, terutama mamalia. Rambut muncul
dari epidermis (kulit luar), walaupun berasal dari folikel rambut yang
berada jauh di bawah dermis. rambut tidak mempunyai syaraf perasa,
sehingga rambut tidak terasa sakit kalau dipangkas.

Fungsi rambut berdasarkan letaknya:

Pada kepala
Fungsi rambut adalah melindungi kulit kepala dari sengatan
matahari dan hawa dingin. Sedangkan rambut yang ada di kepala
anda, berjumlah tidak kurang dari 100.000 helai rambut dan setiap
helai tumbuh dalam waktu 2 hingga 6 tahun. Tetapi rambut akan
mengalami kerontokkan setiap hari 50 hingga 100 helai tetapi
rambut baru akan tumbuh.
Pada Mata
Fungsi alis mata selain untuk keindahan dan kecantikan adalah untuk
menahan keringat dan hujan yang mengenai dahi kemudian ke mata. Alis
mata juga dapat memperdalam karakter wajah Anda sesungguhnya.

Pada Hidung
Dengan adanya rambut pada hidung, maka bakteri, jamur, debu
ataupun spora yang masuk kedalam hidung akan terhambat dan
tersaring.Tidak hanya itu saja, rambut pada hidung juga berfungsi
meningkatkan kelembaban udara yang dihirup. Hal ini sangat
penting untuk proses respirasi lanjutan.
Kumis dan Janggut
Fungsi kumis dan jenggot itu adalah sebagai tanda kelamin
sekunder buat lelaki yang udah baligh (dewasa), atau dengan kata
lain sebagai salah satu pembeda antara lelaki dan wanita
Pada Tangan dan Kaki
Fungsi rambut kaki dan tangan adalah sebagai alat sensor yang
paling mujarab. Misal kaki kita berjalan disemak belukar.
Ketiak
Seperti halnya rambut badan yang lain, rambut pada ketiak
biasanya mulai tumbuh pada masa pubertas dan pertumbuhannya
biasanya sampai pada akhir usia remaja yakni 18-20 tahun.
Perembesan feromon dari ketiak pada tingkat perkembangan
manusia menunjukkan kaitan antara rambut ketiak dengan
keseksualan. Respons positif terhadap rangsangan olfaktori di dalam
mamalia dan desakan seks yang kuat yang disebabkan oleh

perembesan feromon memberi petunjuk yang berguna mengenai


tujuan dan kepentingan rambut ketiak kepada manusia. Pernah
dikatakan bahawa rambut itu sendiri bertindak sebagai sifat antigeseran semula jadi antara lengan atas dengan toraks. Lebih
penting lagi, rambut ketiak secara semula jadi mengusir
kelembapan dari kulit yang membantu kulit supaya cukup kering
bagi mencegah berkembangnya bakteria yang mengeluarkan bau.
Bagian-bagian rambut
(1) Selaput rambut (kutikula), merupakan lapisan yang paling luar dan terdiri
dari sel-sel tandukyang tersusun disasak dengan baik
(2) Kulit rambut.
Korteks rambut merupakan lapisan kulit yang paling tebal dan terdiri dari lapisan
tanduk berbentuk kumparan yang tersusun memanjang dan mengandung butirbutir mielin.
(3) Sumsum rambut (medula), merupakan bagian yang paling dalam yang
dibentuk oleh sel tanduk dan bentuknya seperti anyaman dengan rongga yang
berisi udara.
(4) Akar rambut
Merupakan bagian rambut yang tertanam miring dalam kulit dan terselubung
oleh kandung rambut (folikel rambut). Akar rambut ini tertanan amat dalam
hingga dapat mencapai lapisan hypodermis. Akar rambut terdiri dari:

Kandung rambut yaitu tabung yang menyelubungi akar rambut


mulai dari permukaan kulit samapai pada bagian umbi rambut.
Papil rambut, merupakan bagian bawah folikel rambut yang
berbentuk lonjong seperti telur yang ujung bawahnya terbuka dan
berisi jaringan ikat tanpa serabut elastic.
Umbi rambut (tunas rambut) merupakan bagian akar rambut yang
melebar dan merupakan sel bening yang terus menerus bertambah
banyak dan berkembang secara mitosis.

(5) Otot penegak rambut


Muskulus erector pili merupakan otot penegak rambut yang terdiri dari otot polos
yang terdapat pada kandung rambut dengan perantaraan serabut elastic. Bila
otot ini berkontraksi, rambut akan tegak dan kelenjar akan mengalami kompresi
sehingga isinya akan didorong keluar untuk melumas rambut..

KUKU

Kuku adalah bagian tubuh yang terdapat atau tumbuh di ujung jari. Kuku tumbuh
dari sel mirip gel lembut yang mati, mengeras, dan kemudian terbentuk saat
mulai tumbuh dari ujung jari. Kulit ari pada pangkal kuku berfungsi melindungi
dari kotoran. Fungsi utama kuku adalah melindungi ujung jari yang lembut dan

penuh urat saraf, serta mempertinggi daya sentuh. Kuku adalah bagian dari
tulang bukan protein.
Pada kulit di bawah kuku terdapat banyak pembuluh kapiler yang memiliki suplai
darah kuat sehingga menimbulkan warna kemerah-merahan. Seperti tulang dan
gigi, kuku merupakan bagian terkeras dari tubuh karena kandungan airnya
sangat sedikit. Pertumbuhan kuku jari tangan dalam satu minggu rata-rata 0,5 1,5 mm, empat kali lebih cepat dari pertumbuhan kuku jari kaki. Pertumbuhan
kuku juga dipengaruhi oleh panas tubuh. Nutrisi yang baik sangat penting bagi
pertumbuhan kuku. Sebaliknya, kalau kekurangan gizi atau menderita anoreksia
nervosa, pertumbuhan kuku sangat lamban dan rapuh.
Bagian-bagian kuku :

Matriks kuku: merupakan pembentuk jaringan kuku yang baru.


Dinding kuku (nail wall) : merupakan lipatan-lipatan kulit yang
menutupi bagian pinggir dan atas.
Dasar kuku (nail bed): merupakan bagian kulit yang ditutupi kuku.
Alur kuku (nail groove) : merupakan celah antara dinding dan dasar
kuku.
Akar kuku (nail root): merupakan bagian tengah kuku yang dikelilingi
dinding kuku.
Lempeng kuku (nail plate) : merupakan bagian tengah kuku yang
dikelilingi dinding kuku.
Lunula : merupakan bagian lempeng kuku berwarna putih dekat
akar kuku berbentuk bulan sabit, sering tertutup oleh kulit.
Eponikium : merupakan dinding kuku bagian proksimal, kulit arinya
menutupi bagian permukaan lempeng kuku.
Hiponikium : merupakan dasar kuku, kulit ari di bawah kuku yang
bebas (free edge) menebal.

KELENJAR KERINGAT

Manusia memiliki 3 juta kelenjar keringat. Kelenjar keringat dapat ditemukan di


dermis, dekat permukaan luar kulit. Kebanyakan terdapat di telapak tangan dan
kaki, dan tidak terdapat di bibir. Dengan aktivitas fisik yang berat dalam suhu
hangat sampai panas, kelenjar akan mengeluarkan sekitar 2 liter keringat lebih
banyak dari biasanya.
Kulit memiliki 2 jenis kelenjar keringat:
1)

Kelenjar keringat ekrin

Kelenjar keringat ini mensekresi cairan jernih, yaitu keringat yang mengandung
95-97 persen air dan mengandung beberapa mineral, seperti garam, sodium
klorida, granula minyak, glusida dan sampingan dari metabolism seluler. Kelenjar
keringat ini terdapat di seluruh kulit, mulai dari telapak tangan dan telapak kaki

sampai ke kulit kepala. Jumlahnya di seluruh badan sekitar dua juta dan
menghasilkan 14 liter keringat dalam waktu 24 jam pada orang dewasa.
Bentuk kelenjar keringat ekrin langsing, bergulung-gulung dan salurannya
bermuara langsung pada permukaan kulit yang tidak ada rambutnya.
2)

Kelenjar keringat apokrin

Hanya terdapat di daerah ketiak, puting susu, pusar, daerah kelamin dan daerah
sekitar dubur (anogenital) menghasilkan cairan yang agak kental, berwarna
keputih-putihan serta berbau khas pada setiap orang. Sel kelenjar ini mudah
rusak dan sifatnya alkali sehingga dapat menimbulkan bau. Muaranya
berdekatan dengan muara kelenjar sebasea pada saluran folikel rambut. Kelenjar
keringat apokrin jumlahnya tidak terlalu banyak dan hanya sedikit cairan yang
disekresikan dari kelenjar ini. Kelenjar apokrin mulai aktif setelah usia akil baligh
dan aktivitas kelenjar ini dipengaruhi oleh hormon.
Kedua jenis kelenjar ini tersusun atas sel mioepitel (dari bahasa Latin: myo-,
"otot"), sel epitel khusus yang terletak antara sel kelenjar dan lamina basalis di
bawahnya. Kontraksi sel mioepitel memeras kelenjar dan melepaskan sekret
yang sudah menumpuk. Aktivitas sekretorik sel kelenjar dan kontraksi sel
mioepitel dikendalikan oleh sistem saraf otonom dan hormon yang beredar
dalam tubuh.Di samping itu, kelenjar serumen, yang memproduksi kotoran
telinga, dan kelenjar susu, sering dianggap sebagai modifikasi kelenjar
keringat.Kedua .kelenjar itu nampak sebagai susunan sel yang bundar dan
mengelilingi lumen di tengah. Sel yang mengelilingi lumen adalah epitel kubus
berlapis.