Anda di halaman 1dari 5

3.

Tarif INA-CBGs
a.

Definisi
Definisi tarif INA-CBGs menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomer 69 tahun 2013 : Tarif Indonesian - Case Based Groups yang selanjutnya disebut
Tarif INA-CBGs adalah besaran pembayaran klaim oleh BPJS Kesehatan kepada
Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan atas paket layanan yang didasarkan kepada
pengelompokan diagnosis penyakit.

b.

Regionalisasi dan kelas rumah sakit


Tarif INACBG terbagi dalam 5 regional, RSU Rujukan dan RS khusus : Regional 1,
2, 3, 4, 5, RSU Rujukan Nasional dan RSK Rujukan Nasional. Pembagian regional
meliputi:
1. Regional I

: Banten, DKI, Jabar, Jateng, DIY, Jatim.

2. Regional II

: Sumbar, Riau, Sumsel, Lampung, Bali, NTB.


3. Regional III

: Aceh, Sumut, Jambi, Bengkulu, Kepri, Kalbar, Sulut,

Sulteng, Sultra, Gorontalo, Sulbar, Sulsel).


4. Regional IV

: Kalsel, Kalteng.

5. Regional V

: Babel, NTT, Kaltim, Kaltara, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua

Barat.
Tarif INA-CBGs terdiri dari 1.077 kode CBG yang terdiri dari 789 rawat inap dan
288 rawat jalan dengan tiga tingkat keparahan.Untuk pelaksanaan program JKN BPJS
Kesehatan, tarif INA-CBGs dikelompokan dalam 6 jenis RS, yaitu RS kelas D, C, B, dan
A. Serta RSU dan RSK rujukan nasional. Tarif INA-CBGs juga disusun berdasarkan
perawatan kelas 1, 2, dan 3.
Perbedaan pada PMK nomor 69 tahun 2013 dan PMK nomor 59 tahun 2014 tentang
tariff pelayanan kesehatan yaitu Mengenai tarif, Tarif pada 39 kelompok yang dinilai
terlalu rendah itu dinaikkan. Diantaranya, layanan bedah ortopedi, bedah saraf, dan
layanan rawat jalan dengan pemeriksaan penunjang. Untuk mengompensasi kenaikan

sebagian tarif itu, 60 kelompok rawat inap yang dinilai terlalu tinggi diturunkan sehingga
keseimbangan pendapatan dan pembiayaan terjaga.

Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomer 69 tahun 2013 :


Regionalisasi

Kelas Rumah Sakit


A

B
Regional 1
C

B
Regional 2
C

D
Regional 3

C
D

Jenis Pelayanan

Jumlah Pelayanan

Rawat Inap

789

Rawat Jalan

288

Rawat Inap

789

Rawat Jalan

288

Rawat Inap

789

Rawat Jalan

288

Rawat Inap

789

Rawat Jalan

288

Rawat Inap

789

Rawat Jalan

288

Rawat Inap

789

Rawat Jalan

288

Rawat Inap

789

Rawat Jalan

288

Rawat Inap

789

Rawat Jalan

288

Rawat Inap

789

Rawat Jalan

288

Rawat Inap

789

Rawat Jalan

288

Rawat Inap

789

Rawat Jalan

288

Rawat Inap

789

Rawat Jalan
Rawat Inap

Rawat Jalan
Rawat Inap

Rawat Jalan

Regional 4

Rawat Inap

Rawat Jalan
Rawat Inap

Rawat Jalan

B
Regional 5
C

288
789
288
789
288
789
288
789

Rawat Inap

288
789

Rawat Jalan

288

Rawat Inap

789

Rawat Jalan

288

Rawat Inap

789

Rawat Jalan

288

Rawat Inap

789

Rawat Jalan

288

Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomer 59 tahun 2014 :

Regionalisasi

Kelas Rumah Sakit


A

B
Regional 1
C

Jenis Pelayanan

Jumlah
Pelayanan

Rawat Inap

73

Rawat Jalan

182

Rawat Inap

789

Rawat Jalan

182

Rawat Inap

554

Rawat Jalan

288

Rawat Inap

789

Rawat Jalan

288

B
Regional 2
C

B
Regional 3
C

B
Regional 4
C

D
Regional 5

B
C

Rawat Inap

789

Rawat Jalan

288

Rawat Inap

789

Rawat Jalan

288

Rawat Inap

789

Rawat Jalan

288

Rawat Inap

789

Rawat Jalan

288

Rawat Inap

789

Rawat Jalan

288

Rawat Inap

789

Rawat Jalan

288

Rawat Inap

789

Rawat Jalan

288

Rawat Inap

789

Rawat Jalan

288

Rawat Inap

789

Rawat Jalan

288

Rawat Inap

789

Rawat Jalan

288

Rawat Inap

789

Rawat Jalan

288

Rawat Inap

789

Rawat Jalan

288

Rawat Inap

789

Rawat Jalan

288

Rawat Inap

789

Rawat Jalan

288

Rawat Inap

789

Rawat Jalan

288

Rawat Inap

789

Rawat Jalan

288