Anda di halaman 1dari 18

ASUHAN KEPERAWATAN PADA IBU POSTNATAL

Tanggal pengkajian : 25 Maret 2017


Pukul : 07.15 WIB
Nama perawat : Antonius A.Sinaga

Data Klien
Diagnosa : Post partum normal
Tanggal masuk/waktu : 24 Maret 2017/ 14.30 WIB
No. R.M. : 000.896
Klien Suami Struktur Keluarga
Nama : Ny S Nama : Tn Y Alamat : CisomangBarat
Umur : 38 th Umur : - Struktur keluara : Keluarga Inti
Agama : Islam Agama : Islam Status pernikahan : menikah
Pendidikan : SMP Pendidikan: SD Lingkungan tempat tinggal: Padat Penduduk /
Suku : Sunda Suku : Sunda pedesaa
Bangsa :WNI Bangsa : WNI
Pekerjaan : Swasta Pekerjaan : Swasta

Riwayat Obstetri ginekologi


a. Riwayat kehamilan
Status obsetri : G6 P3 A2 HPHT : 3
Keluhan selama hamil : () mual ( ) muntah ( ) pusing, ( ) sakit
kepala ( ) perdarahan
Kebiasaan saat hamil : (x) merokok (x) minuman keras (x) konsumsi obat terlarang
(x) kegitan menggugurkan kandungan (X) lain lain
b. Riwayat persalinan
spontan/ SC/ Berat
Tanggal Keadaan
No Persalinan Usia vakum/ Penyulit : badan bayi
partus bayi
forseps lahir
1. - - - - - - Meninggal
2. Normal 19 26-5-1998 Spontan Tidak ada Lupa Sehat
3. Normal 15 11-1-2002 Spontan Tidak ada Lupa Sehat
4. Normal 13 8-8-2004 Spontan Tidak ada Lupa Sehat
5. - - - - - - Meninggal

c. Riwayat menyusui
Urutan Asi Tidak
No Usia PASI Alasan
Anak Eklusif Asi
1. 2 Klien mengatkan anaknya tidak berikan
2. 3 ASI selama 6 bulan secara lengkap
karena, tidak mengetahui tentang manfaat
3. 4
dari Asi Ekslusif

d. Riwayat KB
No Jenis KB yang Waktu Keluhan
digunakan pemakaian
1 KB Suntik 6 bulan Klien mengatakan tidak ada keluhan selama
menggunakan KB suntik.

e. Riwayat ginekologi: (X) infertilitas, (X) infeksi, (X) PMS, (X) endometriosis, ()
polip serviks, lain-lain Abortus

Riwayat Kesehatan
a. Keluhan utama saat ini:
Klien mengatakan masih merasa lemas dan sedikit nyeri pada bagian perut
terutama dibagian vagina, nyeri dirasa seperti ditusuk-tusuk dan masih sulit untuk
melakukan aktifitas seperti miring kiri dan miring kanan. Nyeri dirasa ketika hendak
bergerak, skala nyeri klien 2, nyeri berkurang saat posisi terlentang.

b. Riwayat penyakit / operasi yang lalu:


Klien mengatakan belum pernah dilakukan operasi, dan belum pernah dirawat di
rumah sakit.
Kepala
Rambut Hidung Masalah keperawatan:
- Penyebaran merata (), tidak ( ), - Sekresi (X), Pembengkakan (X) () defisit perawatan diri
- Mudah dicabut ya ( ), tidak () Rontok ( ), - warna mukosa: pink ( ) inefektif koping
tidak ( ) - Keluhan: Klien mengatakan tidak ada individu
- Warna: hitam Kebersihan : kusam keluhan pada bagian hidung klien ( )
- Keluhan: .klien mengatakan hanya sedikit ( )
gatal disekitar kepala karena tidak sejak 1 Mulut
hari yang lalu tidak sempat keramas. - Bibir : Warna merah pekat simetris (),
tidak (), lesi ( ) Kelembaban: basah ( ),
Wajah kering ()
Cloasma gravigarum (X) - Gigi : Bersih ( ), tidak ( )
- Keluhan: Klien mengatakan tidak ada keluhan Gigi palsu. Tidak ada.
disekitar wajah klien Caries () jumlah buah
letak
Mata - Lidah : Warna merah Lesi: ()
- Penglihatan jelas (), kabur ( ), rabun ( Pergerakan : bebas (), kaku ( )
), berkunang-kunang ( ), perih ( ) - Pembesaran tonsil : ada ( ), tidak ()
- Konjungtiva : pucat () lesi ( ) - Bau mulut: Urium ( ), amoniak ( ),
Sekresi ( ) aceton (), busuk ( ), alkohol ( )
- Sclera : warna putih - Sekret ( ), warna:
- Reaksi pupil : simetris (), tidak ( ) - Keluhan: klien mengatakan tidak ada
- Bola mata : simetris (), tidak ( ) keluhan pada mulut hanya merasa haus
- Keluhan: klien mengatakan tidak ada saja.
keluhan pada bagian matanya.
Leher
Telinga - Bentuk : simetris (), tidak ( )
- Pendengaran jelas (), berkurang ( ), - Pembesaran kelenjar : ada ( ), tidak ()
tidak terdengar ( ), nyeri ( ) Serumen: - Pembesaran tiroid : ada ( ), tidak ()
ada ( ), tidak ( ) - Keluhan: klien mengatakan tidak ada
- Keluhan: klien mengatakan tidak ada keluhan pada bagian leher.
keluhan pada bagian telinga klien.

Thorax
Dada Lesi ada ( ) tidak () Masalah keperawatan:
- Bentuk simetris (), tidak ( ) Paru: bronkovesikuler (), wheezing ( ), ( ) defisit perawatan diri
- Retraksi interkosta (), tidak ( ) ronchi ( ), krekleas ( ) ( ) gangguan pola nafas
- Payudara: simetris (), tidak ( ) Jantung : bunyi teratur (), tidak ( ) ( )
Benjolan ( ) Puting susu menonjol (), Ketiak : pembesaran kelenjar ( ), tidak () ( )
tidak ( ) Keluhan : klien mengatakan tidak ada
kolostrum () Hiperpigmentasi areola () keluhan pada bagian dada klien.
Konsistensi : keras ( ) tidak ( )

Abdomen
- Bentuk : datar/flat ( ), Keadaan jahitan SC : Masalah keperawatan:
membuncit/protuberant (), ( ) Striae gravidarum linea gravidarum ( ( ) defisit perawatan diri
cekung/concave ( ), tegang (), ) ( ) resiko infeksi
rounded/membulat ( ) lain-lain ( ) jaringan parut ( ) ( ) infeksi
- TFU: 1 jari diatas pusat. Vesika urinaria teraba keras ( ) tidak ( ) () nyeri abdomen
posisi: medial Bising usus ( )
- kontraksi uterus: kuat Keluhan : klien mengatakan bagian perut
- Diastasis rectus abdominis (X) masih terasa nyeri dengan skla nyeri 2
rentang (0-10).

Genitalia
- Perineum: utuh - Hemoroid (X) derajat.......... lokasi ........ Masalah keperawatan:
- REEDA sign ( )hemoroid ( ), varises ( ), berapa lama .......... ( ) defisit perawatan diri
- Lochea : rubra Nyeri: ya/tidak ( ) resiko infeksi
Jumlah : 150 cc - Pembesaran kelenjar bartolini tidak ( ) infeksi
Konsistensi: sedikit cair bercampur lendir Keluhan :klien mengatakan agak sedikit ( )
bau () nyeri pada bagian alat kelaminnya, nyeri
terasa seperti ditusuk-tusuk.
Extremitas
- Bentuk : simetris ( ), tidak ( ) - Edema ( -- ), varises (-- ), refleks Masalah keperawatan:
- Pembengkakan lipat paha: ada ( ), tidak patela (+ ) ( ) infeksi
() - Homans sign (- ) ( ) intoleransi aktivitas
- Perabaan: panas ( ) dingin ( ) normal () Keluhan : klien mengatakan tidak ada ( ) kerusakan mobilitas
keluhan pada bgian extremitas baik atas
maupun bawah.

Kulit
- Turgor: menurun ( ), lembab (), kering Keluhan :klien mengatakan kulitnya sedikit Masalah keperawatan:
() Texture: licin ( ), keriput (), kasar ( tidak nyaman karena sedikit kering. () defisit perawatan diri
) ( ) gangguan integritas
- Lesi ( ) kulit

c. Riwayat kesehatan keluarga:


Klien mengatakan tidak memiliki riwayat kesehatan sebelumnya seperti DM,
Hepatitis, asma, TBC, Hipertensi, Gonorrhoe, kelaninan darah atau pun kelaninna
genetik, walalupun ada hanya pusing, batuk pilek.
Pemeriksaan Fisik, tanggal 25 Maret 2017 Pukul : 07.15 WIB
Keadaan umum : Kesadaran : composmetis
Tanda vital : Tekanan Darah : 110/70 mmHg
Nadi : 88x/menit
RR : 16x/menit
Suhu: : 36,8C
Pola aktivitas sehari-hari
Pola Pernafasan
- Frekuensi: 18 kali permenit, teratur Kerusakan bernafas: ada ( ), tidak ( )
(), tidak ( ), Keluhan : klien mengatakan tidak ada
dangkal ( ), dalam ( ) keluhan pada bagian pernapasan klien.
- Jenis pernafasan: hidung ( ), mulut
( ), dada ( ), perut ( )

Pola nutrisi dan kebutuhan cairan


- BB hamil: 72kg BB saat ini: kg - Minum : air putih
TB: cm - Pantangan minum : -
- Makan : 2-3 kali perhari frekuensi - Kesulitan mengunyah (), kesulitan
jumlah 3/tiap kali menelan ( ), mual (), muntah ( ),
makan jumlah ........cc Diuresis ada () tidak ()
- Nafsu makan: nasfu makan klien Keluhan :
tidak tentu terkadang meningkayt .......................................................
terkadang kurang nafsu makan.
- Diet : tidak ada diet
- Pantangan makanan: tidak ada
pantangan makan

- Pola eliminasi dan personal hygiene


- BAB : 2 kali sehari frekuensi - Mandi : 2.x/hr
Konstipasi ( ) - Kuku : panjang ( ), pendek ( ),
Konsistensi Warna bersih ( ), kotor ( )
- BAK :6-8 frekuensi, warna - Ganitalia : bersih ( ), kotor ( )
terkadang kuning bening dan - Sikat gigi : 2.x/hr, gigi bersih ( ),
terkadang warna sama seperti air kotor ( )
putih, saat BAK ada saat kehamilan Pakaian : bersih () tidak ()
8-9 bulan terkadang merasa nyeri. Keluhan: klien mengatakan tidak ada
- Keluhan: klien mengatakan tidak ada keluhan.
keluahan yang berart, walaupun ada
pada saat kehamilan 9-9 bulan saat
BAK terasa nyeri saja.
Pola aktivitas (mobilitas dan latihan ) dan istirahat
- Tidur malam 6 jam tidur siang jam - Gerakan ROM: aktif ( ), pasif ( )
- Bangun tengah malam (--), susah - Tingkat mobilitas: terbatas ( ), tidak ()
tidur (--), mengigau (--) - Kemauan mobilitas: ya ( ), tidak ( )
- Keluahan ketidaknyamanan : ya - Tingkat ketergantungan perawatan:
Lokasi: perut bagian bawah - Total ( ) sebagian ( ) mandiri ( )
Sifat : nyeri tertekan - Keluhan: klien mengatakan tidak ada
Intensitas: terkadang, terutama keluhan.
ketika posisi berdiri ke duduk
Keluhan : klien mengatakan saat
kehamilan terkadang merasa nyeri
saat posisi berdiri keduduk.

Data psikososial spiritual dan sekxualitas


Harapan terhadap persalinan dan bayi
Non verbal: ekspresi wajah sedih ( ), murung ( ), ceria Pengetahuan merawat bayi:
() tanpa ekspresi ( ), sikap apatis ( ), Klien mengatakan tidak terlalu mengerti untuk
agresif ( ), menghindar ( ), gerakan tidak perawatan bayi, menurut klien hanya sebatas
bermakna ( ) untuk merawat bayi pada umumnya, seperti
Verbal : bicara terputus-putus ( ), bicara keras ( ), menjemur bayi ketika pagi hari, memberikan asi
bicara tidak jelas ( ) bicara tidak bermakna setiap 2 jam, namun untuk pemberian asi ekslusif
( ), bicara cepat ( ), bicara lambat ( ) bicara kline mengatakan tidak tahu.
tidak sesuai dengan pertanyaan () bicara
sesuai dengan pertanyaan ( ) Perasaan tentang bayinya: positif
Emosi : stabil (), labil ( ) Klien mengtakan perasaan tentang bayinya sangat
senang karena ini adalah titipan yang mahakuasa.
Pengalaman persalinan terdahulu: positif
Klien mengatakan, sudah memiliki pengalaman Kemampuan merawat bayi: positif
persalinan sebelumnya dan menganggap bahwa sudah Klien mengatakan sudah belajar untuk merawat
lebih siap untuk menghadapi ersalinan. bayi dari orang tuanya dan sudah memiliki sedikit
kemampuan dari kebiasaan anak pertama jadi
Pandangan suami terhadap persalinan da bayi: positif dirasa sudah memiliki kemampuan untuk merawat
Suami klien mengtakan bahawa sanggat positif bayinya.
terhadap persalinan istrinya dan berharap saat
persalinan istri dan anaknya akan baik-baik saja tidak Bayi terhadap perkawinannya: positif / negatif
terjadi sesuatu hal yang membahayakan. .................................................................................
..................
Kemampuan memenuhi tugas sebagai istri setelah Pengalaman orang tua (ibu dan bapak) dalam
persalinan dan memiliki bayi: positif merawat anak: positif
Klien mengatakan Klien mengatakan sejauh ini sudah memiliki
pengalaman untuk merawat anak karena ini bukan
Padangan terhadap diri setelah persalinan: positif anak pertamanya.
Klien mengatakan pandangan terhadap persalinannya
sangat positif, karena Kebutuhan Pembelajaran:
perawatan bayi ( ) perawatan diri ( ) menyusui ()
perawatan perineum ( ) aktivitas mobilisasi ()
Harapan terhadap diri setelah persalinan: positif KB ( ) seksualitas setelah melahirkan ( )
Klien mengatakan harapan setelah melakukan Keluhan: klien mengatakan sejak anak kedua
persalinan klien dapat melakukan aktivitas seperti sampai anak ke 4 tidak pernah diberikan asi
biasaya dan berharap bisa merawat semua anaknya ekslusif
dengan bantuan suami dan keluarga serta
lingkungannya.
Masalah keperawatan:
Kurang pengetahuan tentang asi ekslusif

Interaksi sosial
Keluarga yang diminta pertolongan saat persalinan: Pusat informasi pendukung untuk merawat bayi
suami/mertua/orangtua/sodara kandung/sodara ipar dan masa postnatal:
Suami ( ) mertua ( ) orangtua () sodara kandung
Bantuan suami dalam merawat bayi positif / negatif ( ) sodara ipar ( ) tetangga ( ) petugas kesehatan
........................................................................................ () pusat kesehatan ( ) buku-buku ( ) internet ( ).
....
Dukungan keluarga terhadap persalinan positif Cara mendapatkan sarana pelayanan kesehatan
Klien mengatakan keluarga sangat mendukung untuk memenuhi kebutuhan saat terjadi perubahan
terhadap persalinan klien dengan mempersiapkan status kesehatan:
kebutuhan persalinan klien. Puskesmas () tempat praktek petugas kesehatan
swasta ( ) RS ( ) Menelepon petugas kesehatan ( )
Dukungan keluarga terhadap perawatan anak positif
Klien mengatakan dukungan keluarga terhadap
perawatan anaknya baik, karena kebiasaan sejak anak
pertamanya selalu ada bantuan untuk menjaga dan
merawat anaknya, dan harapan klien untuk anak ini
pun sama.

Dukungan lingkungan tempat tinggal terhadap


persalinan dan anak positif
Klien mengatakan lingkungan tempat tingalya juga
mendukung terhadap persalinan dan terhadap anaknya
dengan memberikan dukungan

Harapan terhadap bantuan untuk merawat bayi dan


masa setelah melahirkan:
Suami () mertua () orangtua ( ) sodara kandung ( )
sodara ipar ( ) tetangga ( ) petugas kesehatan ()

Program therapi dan laboratorium

No Therapi Dosis
1. Vitamin Zat besi (Fe)
2. Vitamin K
3. Antasida
4. Paracetamol 500mg
Pengelompokan data

Data Subjektif Data objektif


- Pasien mengatakan nyeri dibagian - Tanda vital : Tekanan darah : 110/70
perut klien bagian bawah. mmHg, nadi : 88 kali/menit, suhu :
- Pasien mengatakan nyeri pada daerah 36,8oC, pernafasan 16 kali/menit.
- Wajah pasien tampak meringis
vagina, nyeri dirasakan menusuk,
kesakitan ketika berubah posisi
nyeri dirasakan pasien ketika pasien - Vagina : integritas kulit : tidak tampak
berubah posisi, nyeri berkurang jika jahitan
pasien tidur terlentang. Skala nyeri 2 - Lochea : Jumlah : di softex, penuh,
(rentang 0-10) jenis : rubra, warna : merah, konsistensi
- Pasien mengatakan belum tahu : cair ada stolsel, bau : amis.
tentang pemberian asi eksklusif. - Kebersihan vagina : agak kotor
- Pasien tampak lemas, rambut tampak
- Pasien mengatakan badan terasa
kusam dan rontok, kulit terlihat kering.
lemas, kulit kepala terasa gatal, dan
badan terasa tidak nyaman seperti
terasa kering.
Analisa Data
No Data Etiologi Problem
1. Ds: Proses persalinan Nyeri
- Pasien mengatakan nyeri
dibagian perut klien bagian
bawah.
- Pasien mengatakan nyeri pada
daerah vagina, nyeri dirasakan
menusuk, nyeri dirasakan
pasien ketika pasien berubah
posisi, nyeri berkurang jika
pasien tidur terlentang. Skala
nyeri 2 (rentang 0-10)

Do:
- Klien tampak meringis ketika
miring kanan/kiri
- TTV: TD: 110/80 mmHg, Nadi:
88x/menit
Ds: Proses persalinan Kurang perawatan
- Pasien mengatakan badan terasa diri
lemas, kulit kepala terasa gatal,
dan badan terasa tidak nyaman
seperti terasa kering.

Do:
- Pasien tampak lemas, rambut
tampak kusam dan rontok, kulit
terlihat kering.

Ds: Proses pemberian asi Kurang pengetahuan


- Klien mengatakan tidak eksklusif
mengerti tentang pemberian asi
eksklusif
Do:
- Klien tampak bingung ketika
ditanya tentang pemberian asi

Prioritas Diagnosa Keperawatan


1. Nyeri berhubungan dengan proses persalinan
2. Kurang perawatan diri berhubungan dengan proses persalinan
3. Kurang pengetahuan berhubungan dengan pemberian asi eksklusif
I. Intervensi Keperawatan
Rencana keperawatan Pada Ny. S Antenatal Care

Nama : Ny.S
Umur : 38 Tahun
Ruang rawat : Puskesmas DPT Cikalong Wetan

No Tanggal Diagnosa keperawatan Tujuan & criteria Intervensi Rasional


hasil
1. 25 Dx: Nyeri berhubungan dengan proses Setelah dilakuakan 1. Kaji keluhan klien, skala 1. Memudahkan pemberian tindakan
Maret persalinannya. tindakan keperawatan nyeri dan lokasi nyeri keperawatan dan mengetahui tingkat
2017 Ds: Pasien mengatakan nyeri dibagian selama 1x 24 jam rasa 2. Observasi TTV nyeri yang dirasakan Klien.
perut klien bagian bawah. nyaman klien 3. Ajarkan untuk teknik 2. Mengetahui keadaan umum klien
: Pasien mengatakan nyeri pada terpenuhi ditandai relaksasi (napas dalam) 3. Vasodilatasi pembuluh darah
daerah vagina, nyeri dirasakan dengan : 4. Menganjurkan pada klien membuat rileks, sehingga nyeri
menusuk, nyeri dirasakan pasien 1. Klien mengatakan untuk merubah posisi dari berkurang.
ketika pasien berubah posisi, nyeri nyeri berkurang duduk keberdiri dengan 4. Perubahan posisi akan mempengaruhi
berkurang jika pasien tidur 2. Klien pelan-pelan. sirkulasi Klien sehingga menyebabkan
terlentang. Skala nyeri 2 (rentang mengungkapan 5. Anjurkan pasien agar kurangnya suplai oksigen jika
0-10) kondisinya. menggunakan tehnik perubahan posisi dilakukan secara
distraksi dengan focus pada tiba-tiba.
bayi. 5. Mengurangi rasa nyeri dengan
memfokuskan perhatian terhadap bayi
Do: Klien tampak meringis ketika 6. Motivasi untuk mobilisasi 6. Memperlancar pengeluaran lochea,
miring kanan/kiri sesuai indikasi mempercepat involusi, dan
TTV: TD: 110/80 mmHg, Nadi: mengurangi nyeri secara bertahap
7. Kolaborasi pemberian 7. Melonggarkan sistem saraf perifer
88x/menit
analgetik paracetamol sehingga rasa nyeri berkurang.

500mg oral
2. 25 Dx. Kurang perawatan diri berhubungan Setelah diberikan 1. Libatkan keluarga untuk 1. Menjaga kebersihan diri pasien
Maret dengan proses persalinan asuhan keperawatan membantu pasien dalam
selama 1x 24 jam perawatan diri : 2. Meningkatkan sirkulasi dan aliran
2017 Ds: Pasien mengatakan badan terasa perawatan diri
lemas, kulit kepala terasa gatal, dan memandikan pasien di darah ke ekstremitas bawah
terpenuhi dengan
badan terasa tidak nyaman seperti tempat tidur. .
Kriteria :
terasa kering. 3. Mobilisasi bertahap mengurangi
Do: Pasien tampak lemas, rambut 1. Pasien
tampak kusam dan rontok, kulit mengatakan tidak 2. Anjurkan pasien untuk keluhan yang dirasakan pasien.
terlihat kering. lemas mobilisasi dini secara
2. Pasien bertahap. 4. Mengetahui kesehatan pasien
mengatakan untuk memudahkan intervensi.
3. Bantu pasien untuk
badan terasa
mobilisasi dari tidur-
segar
duduk-berdiri dan jalan.
3. Pasien bisa
mandi sendiri di
4. Observasi tekanan darah
kamar mandi
pasien.
4. Tekanan darah:
100/70-120/80
Pasien tampak
segar
3. 20 Dx : Kurang pengetahuan berhubungan Setelah dilakuakan 1. Kaji tingkat pengetahuan 1. Untuk mengetahui pengetahuan klien
maret pemberian asi ekslusif tindakan keperawatan
klien 2. Memberikan informasi kepada klien
2017 Ds : Klien mengatakan ini kehamilan 30 menit, klien
2. Berikan pendidikan 3. Memberikan informasi dan
pertamanya. mengetahui tentang
: klien mengatakan belum proses persalinan yang kesehatan mengenai asi pemgetahuan klien
mengetahui tentang persalinan. akan dihadpinya,
esklusif. 4. Mengakuratkan informasi yang
Do : Klien tampak cemas ketika ditanya ditandai dengan :
3. Jelaskan dampak jika tidak disampaikan.
tentang persalinan. 1. Klien mampu
mengetahui tentang mengetahui tentang asi 5. Mengetahui sejauh mana klien
proses persalinan.
ekslusif mengetahui akan Pendidikan

4. Berikan kesempatan kepada kesehatan proses persalinan.

klien untuk bertanya.

5. Tanyakan kembali tentang


proses persalinan.
Implementasi dan Evaluasi

No Tanggal/ Implementasi Ttd Tanggal/ Evaluasi Ttd


waktu waktu
1. 20 maret Dx.Kep Antonius 20 Maret S : klien mengatakan masih nyeri jika
2017 Gangguan rasa nyaman nyeri berhubungan 2017 posisi dari duduk keberdiri,
peningkatan tekanan abdomen terutama dibagian perut.
09.40 O : klien tampak meringis setiap kali
09.10 mengkaji keluhan klien hendak duduk keberdiri
Rs/ klien mengatakan nyeri pada bagian A : masalah belum teratasi
abdomen. P : Intervesi dilanjutkan :
Ro/ klien tampak meringis saat duduk 1. Anjurkan untuk napasdalam
09.12 setiap kali mau duduk keberdiri
mengobservasi TTV ataupun sebaliknya.
Ro/ Td: 110/70mmHg, Nadi 87x/menit 2. Anjurkan pada klien untuk
09.15 merubah posisi dari duduk
mengkaji skala nyeri dan lokasi nyeri keberdiri dengan pelan-pelan.
Rs/ klien mengatakan nyeri dibagian peru t
terutama dibagian perut bawah.
Ro/ klien tampak menunjukan letak nyeri.
09.18
mengajarkan untuk teknik relaksasi (napas
dalam)
Rs/ klien mengerti akan cara teknik relaksasi
napas dalam
09.20 Ro/ klien tampak melakukan teknik napas
dalam.

menjelaskan pada Klien tentang penyebab


yang dialami
Rs/klien mengatakan paham akan penyebab
yang dialami, karena klien sedang hamil dan
09.22 terjadi penekanan pada rongga perut karena
adanya janin.
Ro/ klien tampak mengerti.

Menganjurkan pada klien untuk merubah


posisi dari duduk keberdiri dengan pelan-
pelan.
Rs/ klien mengatakan mengerti akan posisi
yang dilakukan.
Ro/klien tampak mencoba untuk melakukan
posisi dari duduk keberdiri.

2. 20 Maret Dx.Kep kurang pengetahuan berhubungan 20 maret S : klien mengatakan sudah mengerti
2017 dengan proses persalinan. 2017 tentang proses persalinan yang
09.13 Mengkaji Kaji tingkat pengetahuan klien akan dihadapi klien.
Rs/ klien mengatakan bahwa ini hamil 09.40 O : klien tampak mengerti
pertamanya dan tidak tahu akan proses persalinan. A : interveni dihentikan
Ro/ klien tampak cemas
P :-

Memberikan pendidikan kesehatan mengenai


09.16
tanda-tanda proses persalinan.
Rs/ klien mengatakan mengerti akan proses
persalinan yang akan dihadapi.

09.26 Menjelaskan dampak jika tidak mengetahui


akan proses kelahiran.
Rs/ klien mengatakan paham akan dampak
akan proses persalinan

09.30 Berikan kesempatan kepada klien untuk


bertanya.
Rs/ klien mengatakan mengapa pentingnya
09.38 untuk mengetahui proses persalinan.
menanyakan kembali tentang proses kelahiran
Rs/ klien dapat menjawab pertanyaan yang
diberikan oleh penyuluh akan proses
persalinan.
3. 20 Maret Dx.Kep 20 maret S : klien mengatakan mengatakan
2017 Resiko nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh 2017 masih mual jika hendak makan,
09.15 berhubungan dengan intake yang tidak namun akan mencoba intervensi
adekuat akibat gangguan hormonal. 09.40 yang sudah dijelaskan
O : klien tampak mengerti
09.18 menjelaskan pada Klien tentang penyebab A : masalah keperawatan teratasi
mual yang dialami sebagian.
Rs/ klien mengatakan paham akan penyebab P : intervensi dilanjutkan
mengapa dirinya mual.
1. Anjurkan klien untuk meng
09.20 Menganjurkan klien untuk mengkonsumsi konsumsi makanan dan minuman
makanan dan minuman selagi hangat. selagi hangat.
Rs/ klien mengtakan 2. Anjurkan klien untuk makan
dalam porsi kecil tetapi sering
09.26 Menjelaskan pada Klien untuk makan dalam dan menghindari makanan
porsi kecil tetapi sering dan menghindari dengan bau menyengat
makanan dengan bau menyengat 3. Anjurkan klien untuk
Rs/ klien mengatakan paham mengkonsumsi vitamin.

09.33 menjelaskan pada Klien tentang pentingnya


mengkonsumsi vitamin
Rs/ klien mengatakan mengerti dan akan rutin
mengkonsmsi vitamin yang diberikan.