0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
312 tayangan9 halaman

PKM K

Ringkasan dokumen tersebut adalah: (1) Dokumen tersebut membahas tentang pengembangan produk es krim dari lidah buaya untuk memberikan nilai tambah pada tanaman tersebut; (2) Proses pembuatan es krim lidah buaya meliputi pembuatan pasta daging lidah buaya dan pencampuran dengan bahan lain seperti gula dan susu; (3) Produk es krim lidah buaya diharapkan dapat menjadi usaha yang menguntungkan serta memanfaat

Diunggah oleh

Deden Istia
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
312 tayangan9 halaman

PKM K

Ringkasan dokumen tersebut adalah: (1) Dokumen tersebut membahas tentang pengembangan produk es krim dari lidah buaya untuk memberikan nilai tambah pada tanaman tersebut; (2) Proses pembuatan es krim lidah buaya meliputi pembuatan pasta daging lidah buaya dan pencampuran dengan bahan lain seperti gula dan susu; (3) Produk es krim lidah buaya diharapkan dapat menjadi usaha yang menguntungkan serta memanfaat

Diunggah oleh

Deden Istia
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

A.

Judul
SIM DAYA (Es krim Lidah Buaya) kaya akan manfaat sebagai pemanfaatan dari
tanaman yang terbuang.

B. Latar Belakang Masalah


Pangan adalah kebutuhan poko terpenting, yang memiliki keterkaitan langsung dan tidak
Langsung dengan kondisi kesehatan, kecerdasan, dan produktivitas sumber daya manusia. Selain
itu pemenuhan kebutuhan pangan bagi seluruh penduduk Indonesia merupakan pondasi kuat
untuk pembentukan kualitas manusia, merupakan pilar bagi pembagunan ekonomi dan sector
lainnya. Serta merupakan wahana untuk memenuhi hak asasi manusia atas pangan.

Lidah Buaya atau Aloe Vera adalah nama jenis tanaman yang sudah dikenal sejak ribuan
tahun lalu yang biasanya digunakan untuk menyuburkan rambut, penyembuh luka dan perawatan
kulit. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, manfaat tanaman lidah buaya
berkembang sebagai bahan baku industri farmasi dan kosmetika, serta sebagai bahan makanan
dan minuman kesehatan.

Berdasarkan hasil penelitian, tanaman ini kaya akan kandungan zat-zat


seperti enzim, asam amino, mineral, vitamin, polisakaridadan komponen lain yang sangat
bermanfaat bagi kesehatan. Lidah buaya berkhasiat sebagai anti inflamasi, anti jamur, anti
bakteri dan membantu proses regenerasi sel. Di samping menurunkan kadar gula dalam darah
bagi penderita diabetes, mengontrol tekanan darah, menstimulasi kekebalan tubuh terhadap
serangan penyakit kanker, serta dapat digunakan sebagai nutrisi pendukung penyakit kanker,
penderita HIV/AIDS. Aloe vera/lidah buaya mengandung semua jenis vitamin kecuali vitamin
D, mineral yang diperlukan untuk fungsi enzim, saponin yang berfungsi sebagai anti mikroba
dan 20 dari 22 jenis asam amino.

Untuk meningkatkan nilai jual dari Lidah Buaya serta karena banyaknya tanaman Lidah
Buaya yang di buang sia-sia, terutama Lidah Buaya yang tidak memenuhi kriteria untuk di
ekspor, maka dilakukan banyak inovasi terhadap produk ini. Jenis jenis olahan Lidah Buaya
yang sudah ada adalah Shampoo, Minuman rasa Lidah Buaya. Namun dibandingkan dengan
produk-produk yang sudah ada produk yang sangat digemari saat ini yaitu Minuman rasa Lidah
Buaya. Oleh karna itu dibutuhkan pengembangan terhadap Minuman rasa Lidah Buaya agar
lebih menarik, sehat serta bergizi. Pengembangan yang dimaksud adalah dengan menciptakan Es
Krim dalam kemasan yang bernama SIM DAYA (Es Krim Lidah Buaya).
Berangkat dari wacana dan peluang tersebut maka disusunlah proposal PKMK ini.
Pemilihan Lidah Buaya sebagai komoditas untuk dijadikan usaha dalm bentuk Es Krim ini selain
untuk memanfaatkan tanaman Lidah Buaya yang selama ini jarang di gunakan atau di
perhatikan. Usaha ini dinamakan SIM DAYA yang berasal dari paduan kata yang berarti Es
Krim yang terbuat dari bahan Lidah Buaya. Usaha ini diharapkan mampu memanfaatkan secara
maksimal tanaman lidah buaya dan juga menciptakan lapangna kerja bagi masyarakat.

C. Rumusan Masalah
Berdasarkan penjelasan yang terdapat pada latar belakang dapat diketahui beberapa
permasalahan, yaitu sebagai berikut :
1. Bagaimanakah proses pembuatan es krim dengan memanfaatkan tanaman lidah buaya ?
2. Apakah produk es krim dengan memanfaatkan tanaman lidah buaya dapt menjadi
peluang usaha yang menguntungkan ?
3. Mengapa perlu didirikannya usaha SIM DAYA ini ?

D. Tujuan
1. Memberikan informasi kepada masyarakat tentang pemanfaatan tanaman lidah buaya.
2. Memberikan nilai tambah komoditas dalam negeri, serta meningkatkan kreativitas
dan kewirausahaan pada mahasiswa.
3. Membuat inovasi baru pada bahan makanan yang berbahan dasar Edamame.

E. Luaran Yang Diharapkan


Produk komersial yang dihasilkan adalah es krim lidah buaya dengan merek dagang
SIM DAYA. Produk komersial ini akan dikemas dengan kemasan yang menarik dengan harga
yang terjangkau.
F. Kegunaan
1. Bagi Perguruan Tinggi
Munculnya produk SIM DAYA sebagai makananbaru akan mmicu jiwa kreatif
dan inovatif mahasiswa dalam menciptakan sebuah produk makanan pelepas dahaga.
Kondisi ini dapat menumbuhkan iklim kompetitif dikalangan mahasiswa untuk bersaing
melalui pengembangan intelektualitas dan kreatifitas, sehingga secara tidak langung
dapat meningkatkan kualitas perguruan tinggi.
2. Bagi Mahasiswa
Pelaksanaan program ini akan merangsang mahasiswa untuk mnjadi seorang
entrepreneur, serta membuat mahasiswa berikir posotif, kreatif, inovatif dan kemandirian.
Program ini akan menambah wawasan dan pengalaman mahasiswa dalam berkarya dalam
menerapkan teknologi sederhana yang berhasil guna.
3. Bagi Masyarakat
Adanya produk ini akan membantu masyarakat dalam menaggulangi tanaman
yang terbuang sia-sia serta dapat menciptakan lapangan kerja.

G. Gambaran Umum Rencana Usaha


1. Gambaran Usaha
Usaha pengolahan es krim lidah buaya dilakukan guna memanfaatkan tanaman
yang jarang diperhatikan, kemudian merubahnya menjadi suatu olahan makanan yang
sangat disukai oleh semua kalangan.SIM DAYA (Es Krim Lidah Buaya) dapat dijadikan
sebagai peluang usaha yang sangat menjanjikan karena untuk memperoleh atau menanam
Lidah Buaya juga mudah. Harga untuk mendapatkannya juga cukup terjangkau. SIM
DAYA (Es Krim Lidah Buaya) memiliki peluang usaha yang cukup tinggi.
Usaha ini ditekankan pda pemanfaatan dan peningkatan nilai tambah tanaman
Lidah Buaya. Pihak manajemen kami akan melakukan pengemasan dan pemasaran
produk. Sebagai pengembangan usaha adalah pengemasan makanan atau kudapan
pelepas dahaga berupa Es Krim Lidah Buaya dengan target pemasaran utama di
kampus UPN Veteran Jawa Timur dan akan berekembang ke seluruh daerah di
Surabaya.
2. Gambaran Produk
Usaha yang kami kembangkan dari es krim lidah buaya adalah sebuah usaha
makanan alternatif yang memanfaatkan tanaman yang jarang sekali diperhatikan.
Keungglan produk kami dibandingkan dengan es krim yang lainnya adalah bahan baku
yang digunakan cenderung berbeda dengan es krim lainnya. Selain itu olahan es krim
lidah buaya yang kami buat menawarkan alternatif konsumsi makanan atau kudapan yang
memiliki banayak kandungan ilmiah dan memiliki manfaat tersendiri.
Kami mengembangkan es krim dari lidah buaya dari segi produk dan segi
pemasarannya. Pada segi pemasarannya kita merencanakannya dikemas dengan
semenarik mungkin.
3. Analisis Ekonomi Usaha
Analisis ekonomi Usaha dari produk SIM DAYA (Es Krim Lidah Buaya)
meliputi Analisi SWOT, yaitu:
A. Strength (Kelebihan)
Bahan baku mudah didapat.
Lokasi strategis.
Sumber daya mahasiswa potensial.
Merupakan kudapan sehat dan bergizi.
Produk Kue Kap tanpa bahan pengawet lebih menjamin kesehatan konsumen.
B. Weakness (Kelemahan)
Membutuhkan modal usaha yang tidak sedikit.
Produk es krim tanpa bahan pengawet tidak tahan lama.
Kesadaran masyarakat yang kurang terhadap pentingnya mengkonsumsi
kudapan yang sehat.
C. Opportunity (Peluang)
Produk ini cukup diminati oleh semua kalangan.
Dapat dikonsumsi dari berbagai kalangan dari rentangan usia 6 60 tahun.
Cakupan lokasi pemasaran yang cukup luas.
Belum ada usaha es krim dengan bahan tanaman lidah buaya yang kaya akan
manfaat.
4. Rencana Harga Penjualan Produk Awal
Rencana awal produk kita akan kenalkan kepada masyarakat dengan harga 8.000
per bungkus dengan jumlah produksi 100 cup per tiga minggu atau 500 cup per empat
bulan.
Jumlah Penjualan Rp 4,000,000

Biaya Produksi Rp 738,000


Biaya Investasi Rp 2,110,500
Rp 2,848,500
Laba Kotor Rp 1,151,500
Harga pokok produksi : Rp 2,848,500: 500 = Rp 5,597
Harga jual yang di inginkan : Rp 8.000
Asumsi pokok terjual semua : Rp 4.000.000
Perkiraan laba rugi (per 500 produk)
Penjualan : Rp 4.000.000
Harga pokok penjualan : Rp 2,848,500
Laba Kotor Rp 1,151,500
Bahan operasinal
Beban penjualan : Rp 400,000
Beban Admistrasi : Rp 220,000
Rp 620,000
Laba Bersih : Rp 531,000

H. Metode Pelaksanaan
1. Perencanaan Produksi
1) Bahan Produksi
Lidah Buaya
Garam
Gula Pasir
Susu Kental Manis
Cup Plastik Kemasan
Label Kemasan
2) Alat Produksi
Pisau
Gelas Takaran
Timbangan Gram
Saringan
Kompor Gas
LPG
Panci 10 L
Sendok Pengaduk
Freezer Es Krim
Baskom
Blender
2. Proses Produksi
a. siapkan lidah buaya segar, kemudian dihilangkan kulitnya dan ambil dagingnya.
b. campur garam secukupnya dan diremas-remas untuk menghilangkan lendirnya.
c. Selanjutnya daging lidah buaya tadi dicuci, kemudian dimasak dengan air mendidih
sekitar lima menit.
d. Daging daun lidah buaya kemudian diblender hingga halus dan dimasak kembali.
Campur dengan gula pasir dan susu secukupnya.
e. Setelah dingin kemudian dimasukkan dalam almari es. Es krim yang sudah setengah
matang kemudian diblender lagi hingga benar-benar lembut dan merata.
f. Setelah itu, es krim dimasukkan kembali ke dalam freezer.
g. Mengemas dan memasarkan Es Krim Lidah Buaya
I. Jadwal Kegiatan

Minggu ke 1 Minggu ke 2 Minggu ke 3 Minggu ke 4


No Kegiatan
1 2 3 4 5 6 7 1 2 3 4 5 6 7 1 2 3 4 5 6 7 1 2 3 4 5 6 7
Studi
1 Pustaka X X X X X X X X X X X X X X
Lapangan
Persiapan
2 Alat dan X X X X X X X X X
Bahan
Proses
3 Produksi Es X X X X X X X X X X
Krim
Proses
4 X X X X X X X X X X X
Promosi
Pembahasan
5 X X X X X X X X X
dan Evaluasi
Pembuatan
6 X X X X X X X
Laporan

J. Rancangan Biaya
1. Biaya Produksi
No Jenis Pengeluaran Kebutuhan Harga/Satuan Jumlah

1 Lidah Buaya 20 Kg Rp 7,500 Rp 150,000


2 Garam 10 kg Rp 2,000 Rp 20,000
3 Gula Pasir 20 kg Rp 13,000 Rp 260,000
4 Susu Kental Manis 12 Kaleng Rp 9,000 Rp 108,000
5 Air Galon 5 Galon Rp 5,000 Rp 25,000
Rp
6 Cup Plastik/Kemasan 100 Buah 750 Rp 75,000
7 Label Kemasan 100 Buah Rp 1,000 Rp 100,000
Total Biaya Rp 738,000
2. Biaya Investasi
No Jenis Pengeluaran Kebutuhan Harga/Satuan Jumlah

1 Pisau 2 Buah Rp 6,500 Rp 13,000


2 Gelas Takaran 2 Buah Rp 8,500 Rp 17,000
3 Timbangan Gram 1 Buah Rp 75,000 Rp 75,000
4 Saringan 2 Buah Rp 5,000 Rp 10,000
5 Kompor Gas 1 Buah Rp 250,000 Rp 250,000
6 LPG 2 Buah Rp 16,000 Rp 32,000
7 Panci 5 L 2 Buah Rp 45,000 Rp 90,000
8 Sendok Pengaduk 2 Buah Rp 5,000 Rp 10,000
9 Freezer Es Krim 1 Buah Rp 1,250,000 Rp 1,250,000
10 Blender 1 Buah Rp 350,000 Rp 350,000
11 Baskom 3 Buah Rp 4,500 Rp 13,500

Total Biaya Rp 2,110,500

3. Biaya Promosi
No Jenis Pengeluaran Kebutuhan Harga/Satuan Jumlah

1 Pamflet 200 Lembar Rp 1,000 Rp 200,000


2 Brosur 200 Lembar Rp 750 Rp 150,000
3 Sample 20 Buah Rp 8,000 Rp 160,000
4 Iklan Koran Kampus 2 Edisi Rp 45,000 Rp 90,000
5 Kaos Promosi 5 Buah Rp 55,000 Rp 275,000
6 Konsusmi 5 Hari Rp 50,000 Rp 250,000

Total Biaya Rp 1,125,000

4. Lain-Lainnya
No Jenis Pengeluaran Biaya

1 Transportasi Rp 1,250,000
2 Dokumentasi Rp 350,000
3 Penyusunan Proposal Rp 400,000

Total Biaya Rp 2,000,000

Jadi jumlah total biaya yang dibutuhkan adalah : Rp 5.973.500

Anda mungkin juga menyukai