Anda di halaman 1dari 31

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

KUNTILANAK
(Kopi Unik Anti Diabetes dari Biji Alpukat dan Beras Lunak)

BIDANG KEGIATAN :
PKM KEWIRAUSAHAAN

Diusulkan Oleh :
Ketua Pelaksana :
Tikat Deri Agratiyan NIM: 1431010054 Angkatan 2014
Anggota :
1. Indah Nur Laila NIM: 1531010115 Angkatan 2015
2. Dian Dwi Pangestu NIM: 1531010018 Angkatan 2015
3. Duhaul Biqal Kautsar NIM: 1531010110 Angkatan 2015
4. Mega Chania NIM: 1531010230 Angkatan 2015

UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN


JAWA TIMUR
SURABAYA
2015
ii
DAFTAR ISI

halaman
HALAMAN SAMPUL .............................................................................. i
HALAMAN PENGESAHAN .................................................................... ii
DAFTAR ISI ............................................................................................. iii
DAFTAR TABEL ...................................................................................... iv
RINGKASAN ............................................................................................ v
BAB 1. PENDAHULUAN ........................................................................ 1
1.1. Latar Belakang ........................................................................... 1
1.2. Rumusan Masalah ...................................................................... 2
1.3. Tujuan ........................................................................................ 2
1.1. Luaran yang Diharapkan ............................................................ 2
1.2. Manfaat Kegiatan ....................................................................... 3
BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA ............................................................... 3
2.1. Kondisi Umum Lingkungan ...................................................... 3
2.2. Peluang Pasar ............................................................................. 4
2.3. Analisis Ekonomi ...................................................................... 4
BAB 3. METODOLOGI PENELITIAN .................................................... 6
3.1. Perencanaan ............................................................................... 6
3.2. Survei Bahan Baku .................................................................... 6
3.3. Pelatihan dan Praktek ................................................................ 6
3.4. Produksi ..................................................................................... 6
3.5. Promosi ...................................................................................... 7
3.6. Pemasaran Produk ...................................................................... 8
3.7. Evaluasi Perkembangan Usaha .................................................. 8
3.8. Pembuatan Laporan ................................................................... 8
BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN ......................................... 9
4.1. Anggaran Biaya ......................................................................... 9
4.2. Jadwal Rencana Kegiatan Pelaksanaan PKM-K ....................... 9
DAFTAR PUSTAKA ................................................................................ 10
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Lampiran 1. Biodata Ketua, Anggota dan Dosen Pendamping
Lampiran 2. Justifikasi Anggaran
Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim dan Pembagian Tugas
Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Pelaksana

iii
DAFTAR TABEL

Tabel 1. Anggaran Bahan baku ....... ............................................... 4


Tabel 2. Ringkasan Anggaran Biaya PKM-K ................................ 9
Tabel 3. Jadwal kegiatan ................................................................ 9

iv
RINGKASAN

Kegiatan Kewirausahaan ini dilatar belakangi oleh kurangnya


pemanfaatan biji alpukat oleh masyarakat.Mereka hanya mengetahui bahwa
buah alpukat dapat dimanfaatkan daging buahnya untuk dikonsumsi saja. Hal
ini membuat peluang usaha dalam pembuatan kopi biji alpukat dan beras
terbuka lebar. Selain peluang usaha yang besar, kopi biji alpukat dan beras ini
juga sebagai sebuah upaya memberikan alternative bagi para pecinta kopi
terutama para penderita diabetes untuk dapat menikmati kopi .
Didalam bijinya terkandung zat yang bermanfaat bagi tubuh seperti
vitamin A, C, E, asam folat, beta sitosterol. Khasiatnya untuk mengobati sakit
gigi, sakit magh, kencing manis (diabetes), menghilangkan stress, mencegah
stroke, menangkal radikal bebas, menjaga kesehatan jantung, mencegah kanker
prostat, menurunkan kolesterol (Nurrasid, 1999).Adapun tujuan dari kegiatan
ini adalah mempelajari bagaimana pemanfaatan campuran biji Alpukat dan
beras menjadi Kopi Berkualitas serta Mempelajari metode pemasaran produk
Kopi Biji Alpukat agar dapat diterima dalam masyarakat. Target khusus dari
kegiatan ini adalah memasarkan kopi biji alpukat dan beras sebagai kopi yang
menyehatkan serta menjadi salah satu usaha kreatif mahasiswa yang nantinya
dapat membuka lapangan kerja baru serta memperoleh profit yang besar. Ada
delapan metode yang digunakan dalam program ini yaitu tahap perencanaan,
survey bahan baku, pelatihan dan praktek, tahapan produksi, promosi,
pemasaran produk, evaluasi perkembangan usaha, dan pembuatan laporan.
Kata Kunci : Biji Alpukat, Beras, Kopi

v
1

BAB I
Pendahuluan
I.1. Latar Belakang
Buah alpukat merupakan buah yang memiliki banyak penggemar di
kalangan masyarakat. Dikarenakan rasanya yang manis dan daging buahnya
yang lembut, buah ini banyak digemari oleh seluruh lapisan masyarakat. Buah
alpukat biasanya dikonsumsi dengan cara langsung memakan daging buahnya,
ataupun juga dijadikan jus. Sebagian besar masyarakat pasti akan membuang
biji dari buah alpukat. dikarenakan masyarakat belum banyak tahu tentang
manfaat dari biji alpukat tersebut. Yang diketahui hanya daun dan daging buah
dari pohon alpukat yang dapat dimanfaatkan untuk kesehatan.
Selain buahnya yang dapat dimanfaatkan ternyata biji buah alpukat
juga sangat baik digunakan untuk kesehatan yakni digunakan sebagai
penyembuh sakit gigi dan sakit magh. Menurut penelitian, biji buah alpukat
mengandung alkaloid, tanin, triterpen dan kuinon. Kandungan kimia buah dan
daun alpukat adalah saponin, alkaloid dan flavonoid. Buah juga mengandung
tanin sedangkan daun mengandung polifenol, kuersetin dan gula alkohol
persiit. Khasiat lain tumbuhan ini diantaranya untuk mengobati sariawan,
sebagai pelembab, kencing batu, darah tinggi, nyeri syaraf, nyeri lambung,
saluran nafas membengkak, menstruasi tidak teratur dan sakit gigi (Nurrasid,
1999).
Biji Alpukat juga mampu mengobati penyakit kencing manis
(diabetes).Penyakit diabetes tergolong penyakit yang berbahaya,sebagian besar
penderita diabetes tidak sadar akan bahaya komplikasi yang bisa muncul akibat
penyakit ini.Oleh karena itu,diperlukan alternatif obat diabetes salah satunya
melalui kopi biji alpukat.Alpukat merupakan tanaman yang banyak dijumpai di
indonesia namun pemanfaatan biji alpukat masih belum optimal sehingga
dengan pembuatan kopi dari biji alpukat akan meningkatkan nilai ekonomis
dari biji alpukat sekaligus menjadi solusi alternatif bagi penderita diabetes.
Untuk mengatssi persoalan tersebut kami berinisiatif untuk
memanfaatkan campuran biji alpukat dan beras untuk diolah sebagai kopi yang
menyehatkan dan memiliki harga jual .

I.2. Rumusan Masalah


Berdasarkan latar belakang diatas, maka dapat diidentifikasikan masalah
sebagai berikut :

1. Apa manfaat biji alpukat dan beras untuk kesehatan?


2. Bagaimana cara pengolahan Biji alpukat dan beras menjadi kopi?
3. Bagaimana cara memasarkan produk Kopi di lingkungan masyarakat?
2

I.3. Tujuan
Tujuan penelitian merupakan hal yang hendak dicapai dalam pedoman
untuk melakukan suatu kegiatan yang telah dirumuskan. Adapun tujuan
diadakannya penelitian ini adalah :

1. Mengetahui kandungan dalam biji Alpukat dan beras


2. Mengetahui cara pemanfaatan campuran biji Alpukat dan beras
menjadi Kopi Berkualitas
3. Mempelajari metode pemasaran produk Kopi Biji Alpukat agar
dapat diterima dalam masyarakat

I.4. Luaran Yang Diharapkan


Luaran yang kami harapkan dari PKM-K ini adalah dapat mengolah biji
alpukat dan beras menjadi kopi yang diminati oleh banyak kalangan. Produk
ini mampu menjadi obat alternatif bagi penderita diabetes. Mendapatkan
keuntungan finansial yang dapat meningkatkan tarif kesejahteraan hidup dan
mengembangkan UKM (Usaha Kecil Menegah) yang ada di Indonesia.
I.5. Manfaat Kegiatan
Secara umum manfaat dari program ini untuk memperluas kesempatan
kerja kepada masyarakat dan untuk mengaplikasikan hasil kegiatan ini secara
professional dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup secara mandiri, selain
itu:
1) Dapat meningkatkan kreativitas kewirausahaan kami dan masyarakat,
2) Mampu meningkatkan hasil produktivitas pengolahan biji alpukat,
3) Mampu menambah lapak lowongan kerja,
4) Mampu menambah wawasan kami dan masyarkat tentang pengolahan biji
alpukat,
5) Dapat menambah penghasilan sendiri bagi kami selaku mahasiswa.
3

BAB II

GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA

II.1 Kondisi Umum Lingkungan

Pada saat ini bidang kuliner berkembang dengan sangat pesat sehingga
dianggap oleh sebagian orang dapat dijadikan sebagai bisnis yang sangat
menjanjikan. Namun dilain pihak banyak orang-orang yang hanya mementingkan
pada nilai rasa dari suatu bidang kuliner, hal ini semakin diperparah dengan
konsumen yang tidak berfikir panjang mengenai berbagi kandunag dalam asupan
yang masuk kedalam tubuh. Sehingga tidak jarang menimbulkan berbagai efek
yang buruk untuk tubuhdan diekspresikan dengan munculnya berbagai penyakit.
Gambaran umum dari munculnya penyakit dikarenakan ketidak seimbangan
asupan gizi kedalam tubuh adalah munculnya penyakit Diabetes Melitus.

Dengan melihat uraian diatas maka kita sadari akan perlunya alternatif
yang dapat mengatasi permasalahan tersebut. Pada berbagai kesempatan kita tentu
melihat benda atau barang buangan yang dianggap tidak lagi dibutuhkan dan tidak
ada lagi manfaatnya, misalnya saja kami ambil Biji Alpukat namun tidak
dengan orang yang mau berfikir untuk kebaikan orang lain dengan memanfaatkan
barang yang tidak lagi dibutuhkan namun memiliki banyak manfaat didalamnya
dengan jumlah yang melimpah dan mudah didapat. Maka dari itu kami membuat
inofasi dengan biji alpukat yang telah diketahui memiliki kandungan zat yang
dapat mengobati penyakit diabetes melitus dengan membuat produk berupa
Kopi dari bahan biji alpukat dengan bahan tambahannya berupa beras lunak.

Kesediaan bahan yang melimpah, mudah didapat, dan murah tentu akan
menarik berbagai kalangan untuk menggunakan produk ini. Kami memilih
membuat produk berupa kopi dikarenakan kopi merupakan minuman yang
digemari oleh berbagai kalangan baik dari kalangan bawah, menengah, maupun
atas dan sudah tentu tidak asing lagi bagi para pria yang dominan menggemari
kopi yang tidak lain merupakan penderita diabetes terbanyak dibandingkan
dengan wanita. Namun bukan berarti kopi hanya digemari oleh pria saja banyak
pula para wanita karier yang menggemari kopi dan tidak menutup kemungkinan
mereka dapat terkena diabetes sehingga kami menyimpulkan bahwa kopi biji
alpukat ini akan sangat digemari. Siapa pecinta kopi yang tidak mau terbebas dari
diabetes namun tetap dapat memuaskan hasratnya untuk minum kopi.
4

Seperti yang kita tahu bahwa biji alpukat oleh kebanyakan orang tidak lagi
digunakan, dengan keadaan tersebut kami melihat peluang yang sangat besar dan
dapat menjadi suatu usaha yang sangat menguntungkan dimana kita dapat
menghasilkan produk dengan biaya produksi yang minim kemudian diolah
menjadi produk yang bermanfaat dan dapat bernilai tinggi dibandingkan dengan
biaya produksinya. Serta jika dilihat dari peminat kopi yang sangat besar dengan
jaminan terbebas dari diabetes maka akan sangat menarik pecinta kopi
menggunakan produk ini.

II.2 Peluang Pasar

Peluang pasar yang diharapkan adalah masyarakat dan toko makanan.


Kami yakin dengan produk ini karena merupakan sutu inovasi untuk
menanggulangi masalah Limbah Biji alpukat, produk ini sangat praktis dalam
pembuatannya, tidak berbahaya bagi kesehatan, dan terbukti memiliki khasiat
kesehatan bagi tubuh.

II.3 Analisis Ekonomi

Biaya operasional selama empat bulan

Harga Barang
No Kegiatan Jumlah
Unit Harga @
Bahan Baku Kopi Kuntilanak selama 4 bulan

1 Biji alpukat 60 Kg Rp 3000 Rp 180.000


2 Beras 20 Kg Rp 12.800 Rp 256.000
3 Gula 90 Kg Rp 12.000 Rp 1.080.000
4 Air Mentah 24 Gallon Rp 3.000 Rp 72.000
5 Air mineral 1320 Liter Rp 800 Rp 1.056.000
Pengemasan
1 Gelas 120 Pack Rp 10.000 Rp 1.200.000
Penutup Plastik
3 Gulung Rp 90.000 Rp 270.000
2 Berlabel
3 Sedotan 240 Pack Rp 1.500 Rp 360.000

Lain-Lain
1 Tagihan Listrik 4 Bulan Rp 100.000 Rp 400.000

Total Rp 4.874.000
Tabel 1 Anggaran bahan baku kopi
5

Bila dalam 16 produksi menghasilakn 6000 produk dengan biaya Rp 4.874.000


harga beli per produk adalah Rp 4.874.000 : 6000 = Rp 813

Produksi 1 Minggu = 375 gelas

Produksi 16 Minggu (16x375) = 6000 gelas

Harga Produk yang ditawarkan Rp. 2000 / gelas

Hasil penjualan 4 bulan = 6000 x Rp 2000

= Rp 12.000.000

Biaya operasional 4 bulan = Rp 4.874.000

Keuntungan 4 bulan = Rp 12.000.000 Rp 4.874.000

= Rp 7.126.000
6

BAB III

METODE PELAKSANAAN

Metode pelaksanaan dalam rencana usulan proposal PKM-K ini adalah sebagai
berikut :

III.1 Perencanaan

Merencanakan sebuah usaha merupakan mutlak diperlukan guna


mendukung kegiatan wirausaha. Perencanaan dalam usaha pengolahan kopi biji
alpukat yaitu memulai dengan rencana konsepan kemasan, sampai pada tahap
distribusi dan marketing untuk menghindari atau meminimalisir kendala yang
akan dihadapi.

III.2 Survey Bahan Baku

Setelah melewati tahapan perencanaan, maka tahapan selanjutnya adalah


Tim kami akan melakukan survey bahan baku untuk kualitas dari bahan baku
yang akan digunakan yaitu berupa sampah biji alpukat yang dapat diolah kembali
menjadi minuman. Kemudian dilanjutkan dengan pembelian bahan baku baku
yang sudah diperlukan untuk pengolahan biji alpukat menjadi kopi.

III.3 Pelatihan

Pada tahap ini dilakukan uji coba metode produksi pembuatan kopi biji
alpukat dengan campuran beras. Harapan dari tahap ini agar menghasilkan suatu
produk yang benar-benar bisa dikonsumsi dan bermanfaat dilingkungan
masyarakat.

III.4 Produksi

Inilah bagian yang paling penting dalam usaha ini, bagaimana perencanaan
yang ada dalam konsepan yang diaplikasikan untuk menjadi suatu produk yang
nyata. Adapun tata cara pengolahannya adalah sebagai berikut:

a. Penyortiran
Sortir biji alpukat dengan cara yang mudah yaitu dengan memilih
biji alpukat yang berwarna coklat dan memisahkannya dengan yang
berwarna hijau serta berulat, kemudian untuk menjaga kualitas
kebersihan biji alpukat, cucilah hingga semua kotoran terbuang. Dengan
biji alpukat yang sudah bersih, timbang biji tersbut hingga mendapat
takaran yang pas untuk membuat kopi yaitu seberat 3,75 kg, setelah itu
untuk memudahkan dalam mengolah biji menjadi kopi, maka potonglah
biji alpukat tipis-tipis.
7

b. Penjemuran
Penjemuran ini berfungsi untuk menghilangkan bau langu yang ada
di biji alpukat, serta berguna untuk mengurangi kadar air dalam biji.
Proses pengeringan ini menggunakan sinar matahari. Panas yang timbul
pada proses ini, akan mengakibatkan perubahan warna dan biji buah
menjadi masak. Setelah proses pengeringan kadar air akan menjadi
sekitar 12%. Proses penjemuran bisa dilakukan dengan meletakkan biji
alpukat kedalam tampah yang kemudian diletakkan ditempat yang
terkena sinar matahari langsung. Proses ini dapat dilakukan 3 minggu.
c. Pencucian
Pada tahap ini dilakukan pencucian beras sampai bersih.pencucian
dilakukan dalam sebuah baskom. Rendam 1,25 kg beras selama 2-3
jam. Kemudian dilakukan penirisan pada rendaman beras tersebut.
d. Sangrai biji alpukat
proses penyangraian dilakukan agar kopi yang disajikan memiliki
citarasa yang bagus. Proses penyangraian diawali dengan penguapa
air,yang ada di dalam biji alpukat dengan memanfaatkan panas yang
tersedia dan diikuti dengan penguapan senyawa volatil serta proses
pirolisis. Penyangraian dilakukan seama 30 menit pada suhu 200oC. Pada
proses penyangraian biji alpukat mengalami perubahan warna dari coklat
muda menjadi hitam. Bila kopi sudah berwarna hitam dan mudah pecah
(retak) maka penyangraian segera dihentikan. Selanjutnya, kopi segera
diangkat dan didinginkan.
e. Proses Penggilingan
Butir-butir alpukat yang telah selesai disangrai dimasukkan
kedalam mesin coffe grender. Kemudian diayak (disaring) untuk
menghasilkan bubuk kopi yang berukuran maksimal 75 mesh dengan
berat 4 kg. Masukkan hasil gilingan tersebut pada toples yang ada.
f. Penyajian Kopi
Masukkan 2-3 sendok teh bubuk kopi yang telah dihaluskan
kedalam gelas plastik. Tambahkan 2 sdt gula dan tuangkan air dalam
dispenser yang telah dipanaskan. Aduk secara perlahan dan merata.
g. Pengemasan produk
Kopi yang telah selesai dibuat dalam gelas plastik, kemudian
ditutup menggunakan mesin cup sealer. Dan Kopi kuntilanak siap dijual.
Produk ini dapat bertahan 1 hari.

III.5 Promosi

Pengenalan produk minuman ini kepada masyarakat,di awali dari


lingkungan kampus UPN Veteran JATIM yaitu dengan mempromosikan sampel
produk kopi kuntilanak kepada mahasiswa yang ingin merasakan dan menikmati
8

produk minuman kami, selanjutnya akan mempromosikan ke masyarakat dengan


membuka stan di pinggir jalan atau di sekitar tempat tinggal kami . Kami juga
akan menawarkan produk ini kepada konsumen-konsumen yang kami temui
dimanapun kami berada atau yang berada didekat tempat produksi kami juga tidak
lupa memperkenalakan produk kami kepada dosen-dosen di kampus kami
khususnya di lingkungan dosen. Produk ini juga akan dipublikasikan
menggunakan pamflet bahwa kami menerima pesanan, internet melalui jejaring
sosial, penyebaran brosur ke masyarakat luas, dan informasi dari mulut ke mulut.

III.6 pemasaran produk

Dalam jangka pendek kami akan memasarkan langsung ke konsumen,


yaitu masyarakat yang ada di sekitar rumah kita dan mahasiswa UPN Veteran
Jatim. Untuk jangka panjang kami berencana untuk membuat lebih banyak
produk kami dan menjual produk kami dengan menggunakan situs online yang
tersedia serta membuka kedai kopi di wilayah Surabaya dan sekitarnya.

III.7 Evaluasi perkembangan usaha

Pada tahap ini dilakukan dua kali evaluasi. sebelum melakukan evaluasi
dilakukan pengamatan terhadap metode pemasaran tersebut dengan harapan dapat
ditemukannya metode yang lebih tepat dalam proses pemasarannya dan juga dapat
diketahui peluang-peluang baru yang dapat diakses sehingga didapatkan hasil
yang sangat memuaskan dari proses pemasaran ini. Kemudian dilakukan evaluasi
dengan tujuan untuk mencari kelebihan dan kelemahan metode pemasaran yang
dipakai dan untuk mengetahui apakah produk kopi ini pemasarannya mengalami
kemajuan atau mengalami kemunduran dan hal ini dapat dilihat dari jumlah
produk yang terjual dipasaran.

III.8 Pembuatan Laporan

Pembuatan Laporan ini dilaksanakan pada akhir periode kegiatan.


9

BAB IV

BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

IV.1 RANCANGAN BIAYA

No Jenis Pengeluaran Biaya ( Rp)


1 Peralatan Penunjang 4.267.500
2 Bahan Habis Pakai 2.844.000.
3 Biaya Pengemasan 1.830.000
4 Lain-lain 949.000
Jumlah 9.890.500
Tabel 2 Ringkasan Anggaran Biaya PKM-K

IV.2 Jadwal kegiatan

Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 bulan dan dimulai dengan jadwal sebagai
berikut :

N Pelaksanaan Bulan I Bulan II Bulan III Bulan IV Bulan V


o Kegiatan
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1 Perencanaan
2 Survey Bahan
3 Pelatihan
4 Publikasi dan
Promosi
5 Produksi
6 Pemasaran
7 Evaluasi
8 Pembuatan
Laporan
Tabel 3 Jadwal Kegiatan
10

Daftar Pustaka

Devina.2010.cara-membuat-tepung-beras.http://anakbayibalita.wordpress.com

diakses pada 14 Juni 2015 pukul 12.00 WIB

Dalimartha, S. 1999. Ramuan Tradisional Untuk Pengobatan Diabetes Mellitus.

Cetakan ke-4. Penebar Swadaya. Jakarta

Ghea,icha.2010. Khasiat-biji-alpukat.http://ichi-gheajualpulsa.blogspot.co.id

diakses pada 14 Juni 2015 pukul 12.35 WIB

Kuncoro,Sucipto.2015.alasan nasi putih lebih baik dari nasi

merah.http://pasiensehat.com diakses pada 14 juni 2015

Mamum,Nurcholis.2012.manfaat daun, buah, dan biji alpukat.http:// manfaatdan

kandungan. blogspot.co.id diakses pada 14 juni 2015

Wijayakusuma, H, et al. 1998. Tanaman Berkhasiat Obat Di Indonesia. Jilid IV.

Cetakan ke-4. Jakarta.

Zuhrotun, A., 2007, Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Etanol Biji Alpukat (Persea

americana Mill) Bentuk Bulat, Karya Tulis Ilmiah: Fakultas Farmasi,

Universitas Padjajaran Bandung


LAMPIRAN LAMPIRAN

Lampiran 1. Biodata Ketua, Anggota, dan Dosen Pembimbing

1. Biodata Ketua
1) Identitas Diri

Nama Lengkap (dengan


1 Tikat Deri Agratiyan
Gelar)

2 Jenis Kelamin Laki-Laki

3 Program Studi Teknik Kimia

4 NIM 1431010054

5 Tempat dan Tanggal Lahir Pati, 6 Desember 1995

6 E-mail masderi4@yahoo.co.id

7 Nomor Telepon/Hp 082133444664

2) Riwayat Pendidikan

SD SMP SMA

SD Leteh II SMPN 1 SMAN 1


Nama Institusi
Rembang Rembang Rembang

Jurusan - - IPA

Tahun Masuk-
2002-2008 2008-2011 2011-2014
Lulus

3) Pemakalah Seminar Ilmiah

Nama Pertemuan
No Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat
Ilmiah / Seminar

1 - - -

2
2. Biodata Anggota 1

1) Identitas diri

1 Nama Lengkap Dian Dwi Pangestu

2 Jenis Kelamin Perempuan

3 Program Studi Teknik Kimia

4 NIM 1531010018

Tempat dan Tanggal


5 Lahir Mojokerto, 3 Mei 1997

6 E-mail DianDwiP@gmail.com

7 Nomor Telepon/HP 085749917414

2) Riwayat Pendidikan

SD SMP SMA

SD Negeri SMP Negeri 2 SMA Negeri 3


Nama Institusi
Kepuhklagen I Jetis Mojokerto

Jurusan IPA

Tahun Masuk-
Lulus 2003-2009 2009-2012 2012-2015

3) Pemakalah Seminar Ilmiah

Nama Pertemuan
No Ilmiah Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat
/Seminar

1
3. Biodata Anggota 2

1) Identitas Diri

Nama Lengkap (dengan


1 Indah Nur Laila
Gelar)

2 Jenis Kelamin Perempuan

3 Program Studi Teknik Kimia

4 NIM 1531010115

5 Tempat dan Tanggal Lahir Bojoegoro, 01 Nopember 1997

6 E-mail indahelaila@gmail.com

7 Nomor Telepon/Hp 0857-0746-8983

2) Riwayat Pendidikan

SD SMP SMA

Mts I MA I
Nama Institusi MII Jatigede
ATTANWIR ATTANWIR

Jurusan - - IPA

Tahun Masuk-
2003-2009 2009-2012 2012-2015
Lulus

3) Pemakalah Seminar Ilmiah

Nama Pertemuan Waktu dan


No Judul Artikel Ilmia
Ilmiah / Seminar Tempat

1 - - -
4. Biodata Anggota 3

1) Identitas Diri

Nama Lengkap (dengan


1 Mega Chania
Gelar)

2 Jenis Kelamin Perempuan

3 Program Studi Teknik Kimia

4 NIM 1531010230

5 Tempat dan Tanggal Lahir Mojokerto, 27 Mei 1997

6 E-mail Kaniaegga@gmail.com

7 Nomor Telepon/Hp 087752962590

2) Riwayat Pendidikan

SD SMP SMA

SDN
SMPN 2 SMAN 1
Nama Institusi PENANGGUNGAN
TRAWAS TRAWAS
II

Jurusan - - IPA

Tahun Masuk-
2003-2009 2009-2012 2012-2015
Lulus

3) Pemakalah Seminar Ilmiah

Nama Pertemuan Waktu dan


No Judul Artikel Ilmia
Ilmiah / Seminar Tempat

1
5. Biodata Anggota 4
1) Identitas Diri

Nama Lengkap (dengan


1 Duhaul Biqal Kautsar
Gelar)

2 Jenis Kelamin Laki-laki

3 Program Studi Teknik Kimia

4 NIM 1531010110

5 Tempat dan Tanggal Lahir Surabaya, 24 Agustus 1998

6 E-mail -

7 Nomor Telepon/Hp 0877-5130-2843

2) Riwayat Pendidikan

SD SMP SMA

SMPN 27 SMAN 8
Nama Institusi SDI Lilwathon
Surabaya Surabaya

Jurusan - - IPA

Tahun Masuk-
2003-2009 2009-2012 2012-2015
Lulus

3) Pemakalah Seminar Ilmiah

Nama Pertemuan Waktu dan


No Judul Artikel Ilmia
Ilmiah / Seminar Tempat

1 - - -
6. Biodata Dosen Pembimbing

1) Identitas Diri

Nama Lengkap (dengan


1 Ir . H. Bambang Wahyudi, MS
Gelar)

2 Jenis Kelamin Laki-laki

3 Program Studi Teknik Kimia

4 NIDN 0711075802

5 Tempat dan Tanggal Lahir Purwokerto, 11 Juli 1958

7 Nomor Telepon/Hp 081-2357-825

2) Riwayat Pendidikan

UNIVERSITAS/INSTITITUT TAHUN BIDANG


GELAR
DAN LOKASI SELESAI STUDI

Universitas Pembangunan
Sarjana Muda Teknik
Nasional (UPN)Veteran Jawa 1981
(B.Sc) Kimia
Timur,Surabaya

Universitas Pembangunan
Teknik
Nasional (UPN)Veteran Jawa Sarjana S-1 (Ir) 1983
Kimia
Timur,Surabaya

Universitas Gajah Sarjana Utama Teknik


1989
Mada,Yogakarta S-2 (MS) Kimia

3) Pengalaman Kerja dalam penelitian

No Judul penelitian Jabatan Tahun

1 Kinetika Pirolisis Sampah Plastik Anggota Peneliti 2001


Sebagai Sumber Energi

2 Esterifikasi Pembentukan Biodisel Anggota Peneliti 2002


dari Coconou Fatty Acid Destilate
Lampiran 2. Justifikasi Anggaran kegiatan
1. PERALATAN PENUNJANG
Harga Barang
NO Bahan Unit Harga @ Jumlah
1 Wajan 3 Buah Rp30.000 Rp 90.000
2 Pisau 2 Buah Rp10.000 Rp20.000
3 Spatula 4 Buah Rp10.000 Rp40.000
4 Papan Iris 2 Buah Rp6.000 Rp12.000
5 Rol kabel 1 Buah Rp40.000 Rp40.000
6 Sendok 3 Buah Rp3500 Rp10.500
7 Timbangan Elektronik 1 Buah Rp350.000 Rp350.000
8 Batu bata 40 Buah Rp1000 Rp 40.000
9 Tampah 3 Buah Rp20.000 Rp60.000
10 Baskom 3 Buah Rp5000 Rp15.000
11 Mesin cup sealer 1 Buah Rp1.750.000 Rp1.750.000
12 Toples 2 Buah Rp45.000 Rp90.000
13 Mesin penggiling kopi 1 Buah Rp1500.000 Rp1.500.000
14 Dispenser 1 Buah Rp250.000 Rp250.000
Total Rp 4.267.500

2. BAHAN HABIS PAKAI


Harga Barang
NO BAHAN Unit Harga @ Jumlah
(4 bulan)
1 Biji Alpukat 60 Kg Rp 3000 Rp 180.000
2 Beras 20 Kg Rp12.800 Rp 256.000
3 Gula pasir 90 Kg Rp 12.000 Rp1.080.000
4 Air mentah 24 gallon Rp3000 Rp 72.000
5 Air Mineral 1320 Litter Rp800 Rp1.056.000
6 Kayu Bakar 20 Karung Rp 10.000 Rp 200.000
Total Rp2.844.000
3. BIAYA PENGEMASAN

NO BAHAN Harga Barang Jumlah


Unit Harga @
1 Gelas Plastik 120 pack Rp 10.000 Rp 1.200.000
2 Plastik penutup 3 Gulung Rp 90.000 Rp 270.000
berlabel Produk
3 Sedotan 240 Pack Rp1500 Rp360.000
Total Rp 1.830.000
4. Lain - lain

NO BAHAN Harga Barang Jumlah


Unit Harga @
1 Kertas A4 1 Rim Rp 32.000 Rp 32.000
2 Jilid Proposal dan 2 Kali Rp 3500 Rp 7.000
Laporan
3 Cetak Brosur 100 Buah Rp1500 Rp150.000
4 Biaya Transport 48 Liter Rp 7.500 Rp 360.000
5 Tagihan Listrik 4 Bulan Rp 100.000 Rp 400.000
Total Rp 949.000
Total Biaya Rp9.890.500
Lampiran 3 Susunan Organisasi Tim Pelaksana dan Pembagian Tugas
N Nama/NIM Program Jabatan Alokasi Uraian Tugas
o Studi Waktu
(jam/mi
nggu)
1 Tikat Deri Teknik Ketua Tim 14 1. Mengkoordini
Agratiyan Kimia jam/mi r Tim
ngu 2. Dokumentasi
1431010054 3. Penyusun
laporan
4. Produksi
2 Indah Nur Teknik Wakil Tim 14jam/ 1. Penentuan alat
Laila Kimia minggu dan bahan
2. Pemberi ide
dan saran
1531010115
3. Produksi
4. Promosi dan
publikasi
3 Dian Dwi Teknik Produser 14jam/ 1. Penyusun
Pangestu Kimia minggu laporan
2. Penentuan alat
dan bahan
1531010018
3. Dokumentasi
4. Promosi dan
publikasi
4 Duhaul Biqal Teknik Promotor 14 1. Produksi
Kautsar Kimia jam/mi 2. Pemasaran
nggu produk
3. Penyusun
1531010110
laporan
5 Mega Chania Teknik Bendahara 14 1. Pengelola
Kimia jam/mi Keuangan
1531010230 nggu 2. Pencari alat
dan bahan
3. Produksi
4. Pemasaran