Anda di halaman 1dari 3

Metode Bishop

Cara Mengerjakan metode Bishop adalah sebagai berikut :

1. Tentukan titik pusat longsor dan nilai R nya.


2. Buat Lingkar atau daerah longsornya
3. Bagi daerah longsor tersebut menjadi beberapa bagian/segmen/baji (sebaiknya cukup banyak).
Pada gambar dibawah ini dibagi menjadi 15 bagian/segmen/baji

4. Hitung luas dan berat masing-masing bagian/segmen/baji tersebut


5. Cari nilai-nilai variable untuk mencari FK pada tiap bagian/segmen/baji dengan rumus berikut.

6. Untuk mencari nilai 1/M(alpha), dianjurkan memakai grafik dibawah ini atau dengan cara trial and
error
7. Gambarkan sebuah garis dari titik R ke tengah-tengah busur tiap bagian/segmen/baji sebut saja
garis ini adalah garis X. Nilai alpha adalah sudut dari garis vertikal titik R ke garis X
setiap bagian/segmen/baji, jika sudut ke kanan maka bernilai positif sedangkan jika sudut ke kiri
bernilai negatif.

8. Cari nilai FK.

Catatan:
Untuk metode Bishop apabila harga Mi(a) dimasukkan ke dalam persamaan FK maka akan terdapat dua buah nilai FK yaitu
di kiri dan di kanan persamaan. Oleh karena itu, dalam metode Bishop ini perlu dilakukan cara coba-coba (trial and error).
Whitman & Bailey (1967) menyarankan apabila harga Mi(a) < 0.2 umumnya akan terdapat masalah pada analisis kestabilan
lereng, dan dianjurkan untuk menggunakan metode lain yang lebih baik, sehingga metode Bishop dapat dikatakan cukup
akurat untuk kepentingan praktek dan tidak direkomendasikan digunakan apabila Mi(a) < 0.2.

Untuk kasus sudut geser dalam, =0 maka formula Bishop menjadi sama persis dengan metode Fellenius. Hal
ini diakibatkan karena komponen Mi(a) sama dengan cos di mana I= b/cos . sehingga dalam penentuan FK
tidak perlu dilakukan cara coba-coba.
Metode Fellenius

Dalam menghitung faktor keamanan lereng menggunakan metode Fellenius. Langkah awal yang harus
dilakukan sama dengan metode Bishop, yaitu menggambarkan bidang longsor serta membagi bidang
longsor tersebut menjadi 20 baji.
Rumus yang diambil adalah

Atau