Anda di halaman 1dari 3

(NaOH), juga dikenal sebagai soda kaustik atau sodium

hidroksida, adalah sejenis basa logam kaustik. Natrium Hidroksida


terbentuk dari oksida basa Natrium Oksida dilarutkan dalam air.
Natrium hidroksida membentuk larutan alkalin yang kuat ketika
dilarutkan ke dalam air. Ia digunakan di berbagai macam bidang
industri, kebanyakan digunakan sebagai basa dalam proses produksi
bubur kayu dan kertas, tekstil, air minum, sabun dan deterjen. Natrium hidroksida
adalah basa yang paling umum digunakan dalam laboratorium kimia (Amins dan
Mirzae, 2005).
Naoh merupakan basa kuat yang digunakan sebagai bahan pembuat sabun
(pratama,2007)
Natrium hidroksida (NaOH) merupakan basa kuat yang menerima proton dari Na+.
Natrium hidroksida mengandung unsur dari golongan alkali, yakni Natrium (Na+).
Ciri ciri yang dimiliki golongan alkali seperti reduktor kuat dan mampu mereduksi
asam, mudah larut dalam air, merupakan penghantar arus listrik yang baik dan panas,
urutan kereaktifannya meningkat seiring dengan bertambahnya berat atom.pada
umumnya NaOH digunaka sebagai pelarut, penggunaan NaOH sebagai pelarut
disebkan kegunaan dan efektifitasnya seperti untuk menetralka asam. NaOH terbentuk
dari elektrolisis larutan NaCl dan merupakan basa kuat (Ansori dalam Fauzan, 2001).
Larutan asam merupakan pereaktif NaOH dalam bereaksi, ekses yang melebihi
keperluan netralisasi akan bereaksi dengan material fospatida. Natrium hidroksida
(NaOH) merupakan basa kuat yang menerima proton dari Na+. Basa ini mengandung
unsur dari golongan alkali, yakni Natrium (Na+). Ciri lain dari golongan alkali adalah
reduktor kuat dan mampu mereduksi asam, mudah larut dalam air, merupakan
penghantar arus listrik yang baik dan panas, urutan kereaktifannya meningkat seiring
dengan bertambahnya berta atom (Linggih 1988).
Naoh sangat larut dalam air dan akan melepaskan panas ketika dilarutkan, karena
pada proses pelarutnya dalam air bereaksi secara eksotermis, yaitu pelepasan kalor
dari sistem ke lingkungan karena titik didih NaOH lebih besar dibandingkan titik
didih air. Semakin banyak massa NaOH maka larutan akan semakin panas dan kalor
yang dilepas juga semakin besar. Selain itu ketika NaOH dilarutkan dalam air. NaOH
akan terurai secara sempurna menjadi ion Na ( Na+) dan ion OH-, dimana ion Na oleh
keaktifan logam Na itu sendiri, sehingga dapat menimbulkan panas serta untuk
memutuskan ikatan hidrogen jaga saat penguraian NaOH makan dilepaskan kalor
yang besar oleh NaOH kedalam larutan sehingga terjadilah reaksi eksoterm (
Sukmariah, 1990)
Natrium hidroksida (NaOH) merupakan basa kuat yang menerima proton dari Na+.
Natrium hidroksida mengandung unsur dari golongan alkali, yakni Natrium (Na+).
Ciri ciri yang dimiliki golongan alkali seperti reduktor kuat dan mampu mereduksi
asam, mudah larut dalam air, merupakan penghantar arus listrik yang baik dan panas,
urutan kereaktifannya meningkat seiring dengan bertambahnya berat atom.pada
umumnya NaOH digunaka sebagai pelarut, penggunaan NaOH sebagai pelarut
disebkan kegunaan dan efektifitasnya seperti untuk menetralka asam. NaOH terbentuk
dari elektrolisis larutan NaCl dan merupakan basa kuat (Ansori dalam Fauzan, 2001).
Larutan asam merupakan pereaktif NaOH dalam bereaksi, ekses yang melebihi
keperluan netralisasi akan bereaksi dengan material fospatida. Natrium hidroksida
(NaOH) merupakan basa kuat yang menerima proton dari Na+. Basa ini mengandung
unsur dari golongan alkali, yakni Natrium (Na+). Ciri lain dari golongan alkali adalah
reduktor kuat dan mampu mereduksi asam, mudah larut dalam air, merupakan
penghantar arus listrik yang baik dan panas, urutan kereaktifannya meningkat seiring
dengan bertambahnya berta atom (Linggih 1988).
NaOH adalah contoh dari larutan sekunder, yaitu larutan yang telah melalui proses
standarisasi dan memiliki konsentrasi tertentu (Watson, 2005).
Istilah lye paling sering dipakai untuk soda api (caustic soda) yang oleh orang kimia
disebut natrium hidroksida. Ini bahan yang berbahaya. Selain beracun, kulit dapat
terkelupas dan larut. Bahan ini dipakai untuk membersihkan saluran air kotor yang
mampat karena sanggup mengubah lemak menjadi sabundan bisa menguraikan
rambut. (wolke.2002)
Soda api (NaOH) dapat digunakan sebagai bahan untuk mengendalikan penyebaran
penyakit pada areal kandang yang berasal dari bakteri, virus ataupun parasit. Larutan
ini sangat efektif untuk membasmi berbagai macam virus yang membahayakan seperti
virus IB (infectious Bronchitis) ataupun NCD (New Castle Diseases) (alif.2017)
NaOH merupakan larutan yang dapat mengawetkan bambu secara kimiawi untuk
mencegah kerusakan bambu dari serangan serangga dan jamur (gerbono. 2005)
DAFTAR PUSTAKA

Amini and Mirzae, 2005, Effect of Solution Chemistry on Preparation of Boehmite by


Hydrothermal Assisted Sol-Gel Processing of Alumunium Alkoxides. Springer
Science Business Media, Inc. USA.
Sukmariah. 1990. Kimia Kedokteran Edisi 2. Binarupa Aksara, Jakarta.
Pratama.2007.kimia untuk kelas xii semester satu sekolah menengah atas. Bandung :
grafindo media
Linggih, S. R dan P. Wibowo. 1988. Ringkasan Kimia. Ganeca. Exact Bandung. ITB,
Bandung.
Watson , David G. 2005 . Analisis Farmasi .Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran.
Robert L,wolke. 2002. What enstein told his cook kitcen science explained. Jakarta :
Gramedia pustaka utama
Anton gerbono. 2005. Aneka anyaman bambu. Yogyakarta : KANISIUS
Alif S.M. 2017. Kiat sukses beternak ayam petelur. Yogyakarta : BIO GENESIS