Anda di halaman 1dari 19

KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas
rahmat-Nya Program Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) ini dapat selesai dan menjadi
acuan dasar di Rumah Sakit Harapan Jayakarta.

Terbitnya Program ini adalah sebagai acuan dalam menjalankan kegiatan Unit
SDM. Dan diharapkan Program Diklat ini dapat meningkatkan kesejahteraan
karyawan rumah sakit yang berpengaruh terhadap mutu pelayanan di Rumah Sakit
Harapan Jayakarta.

Akhir kata kami ucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah
membantu terwujudnya Program Diklat ini di Rumah Sakit Harapan Jayakarta.

Jakarta, .....Januari 2017


Direktur Rumah Sakit Harapan Jayakarta

dr. Suhermi Yenti

1
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
KEBIJAKAN DIREKTUR TENTANG PROGRAM PENDIDIKAN DAN
PELATIHAN DI RUMAH SAKIT HARAPAN JAYAKARTA.

I. PENDAHULUAN 1
II. LATAR BELAKANG 2
III. TUJUAN UMUM DAN TUJUAN KHUSUS 3
IV. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN 4
V. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN 5
VI. SASARAN 6
VII. SKEDUL (JADWAL) PELAKSANAAN KEGIATAN 7
VIII. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN 8

2
PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
RUMAH SAKIT HARAPAN JAYAKARTA
2017

I. PENDAHULUAN
Karyawan di lingkungan suatu unit kerja atau bagian sangat penting
perannya dalam mencapai keberhasilan unit kerja atau bagian yang dimaksud.
Fasilitas yang canggih dan lengkap pun belum merupakan jaminan akan
keberhasilan bagian tersebut. Suatu unit kerja atau bagian tersebut tentu sudah
mempunyai visi, misi dan tujuannya masing-masing. Untuk mencapai visi, misi
dan tujuan ini maka direncanakan kegiatan atau program-program, dan
selanjutnya untuk pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi kegiatan-kegiatan
tersebut diperlukan tenaga yang profesional atau berkualitas baik.
Konsekuensinya tenaga yang dimilikinya harus disesuaikan, paling tidak
diberikan pelatihan agar pemakaian sistem dan fasilitas dapat digunakan secara
efisien.
Semua hal ini memerlukan sebuah peningkatan atau pengembangan agar
dicapai suatu hasil kerja yang optimal. Itulah perlunya suatu perusahaan apapun
memiliki unit kerja atau bagian yang menangani pengembangan Sumber Daya
Manusia (SDM). Pengembangan SDM tersebut adalah pengembangan secara
mikro dimana adanya suatu proses perencanaan pendidikan, pelatihan dan
pengelolaan tenaga atau karyawan untuk mencapai suatu hasil yang maksimal.

II. LATAR BELAKANG


Rumah Sakit Harapan Jayakarta adalah rumah sakit yang memiliki letak
yang sangat strategis dimana sangat dekat dengan kawasan penduduk dan
kawasan insdutri. Hal tersebut dapat menjadi peluang bisnis yang sangat baik,
namun bila hal tersebut dikombinasikan dengan SDM dan fasilitas yang baik
tentunya. Agar mampu menyesuaikan diri dengan tuntutan kemajuan ilmu
pengetahuan dan teknologi, kemampuan karyawan harus dikembangkan.
Dengan meningkatkan kemampuan karyawan ini diharapkan akan
meningkatkan efisiensi kerja, yang berarti produktivitas meningkat.

3
Berdasarkan Peraturan Direktur RS. Harapan Jayakarta Nomor
09/DIR.RSHJ/SK/I/2017, dijelaskan bahwa unit pendidikan dan pelatihan
Rumah Sakit Harapan Jayakarta mempunyai tugas melaksanakan pendidikan
dan pelatihan di bidang perumahsakitan (medis maupun non medis serta
penunjangnya) sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Direktur Rumah
Sakit dan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana yang dimaksud, unit
pendidikan dan pelatihan menyelenggarakan fungsi :
1. Perumusan kebijakan teknis di bidang pengkajian, pendidikan dan
pelatihan teknis, kepemimpinan dan umum.
2. Pemberian dukungan atas penyelenggaraan dan pelatihan-pelatihan teknis,
kepemimpinan dan umum.
3. Koordinasi pelaksanaan kerjasama pendidikan dan pelatihan dengan
lembaga pendidikan.
4. Penelaahan, evaluasi, dan penyusunan laporan pelaksanaan pendidikan dan
pelatihan dalam rangka pembinaan SDM RS. Harapan Jayakarta.

Dasar program pendidikan dan pelatihan (diklat) bagi Rumah Sakit


Harapan Jayakarta dianggap penting antara lain sebagai berikut :
a. Karyawan yang menduduki suatu jabatan tertentu belum pasti
mempunyai kemampuan yang sesuai dengan persyaratan yang diperlukan
dalam jabatan tersebut. Hal ini terjadi karena seringnya seseorang yang
menduduki jabatan tertentu bukan karena kemampuannya, melainkan
karena tersedianya formasi. Oleh karena itu, karyawan tersebut perlu
penambahan kemampuan yang mereka perlukan.
b. Dengan adanya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, tentu akan
mempengaruhi suatu unit kerja atau bagian tersebut. Oleh karena itu,
banyak jabatan-jabatan yang belum diperlukan, sekarang menjadi
diperlukan. Kemampuan orang yang akan menempati jabatan tersebut
terkadang tidak ada. Dengan demikian, maka perlu penambahan atau
peningkatan kemampuan yang diperlukan oleh jabatan tersebut.
c. Promosi dalam suatu perusahaan atau organisasi adalah suatu keharusan,
apabila perusahaan tersebut mau berkembang. Pentingnya promosi bagi
karyawan Rumah Sakit Harapan Jayakarta adalah sebagai salah satu
reward atau insentive (ganjaran dan perangsang). Adanya ganjaran dan

4
perangsang yang berupa promosi dapat meningkatkan produtivitas kerja
bagi seorang karyawan. Terkadang kemampuan seorang karyawan yang
akan dipromosikan untuk menduduki jabatan tertentu masih belum cukup.
Untuk itulah maka diperlukan diklat tambahan.

III. TUJUAN UMUM DAN TUJUAN KHUSUS


a. Tujuan Umum
Terciptanya tenaga kerja Rumah Sakit Harapan Jayakarta yang
memiliki kemampuan guna terwujudnya peningkatan mutu pelayanan,
pengelolaan SDM dan pelayanan rumah sakit.
b. Tujuan Khusus
1. Terciptanya kinerja pegawai (medis maupun non medis) yang sangat
baik.
2. Meningkatnya keahlian pegawai sejalan dengan kemajuan ilmu
pengetahuan dan teknologi.
3. Terwujudnya efisiensi waktu pembelajaran bagi pegawai baru agar
menjadi kompeten dalam pekerjaan.
4. Tercapainya solusi permasalahan operasional.
5. Tercapainya kesiapan pegawai untuk promosi.
6. Terlaksananya orientasi pegawai terhadap organisasi.
7. Terpenuhinya kebutuhan
8. Terwujudnya alat kontrol pelaksanaan mutu pelayanan RS.

IV. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


a. Persiapan Diklat
Sebelum diklat dilaksanakan, terlebih dahulu dilakukan persiapan yang
pada umumnya mencakup kegiatan-kegiatan administrasi, antara lain:
1. Menyusun silabus dan jadwal diklat (penjabaran kurikulum atau materi
ke dalam setiap kegiatan pembelajaran).
2. Pemanggilan dan seleksi calon peserta diklat.
3. Menghubungi tempat diklat (jika diselenggarakan institusi lain) atau
menghubungi para pengajar atau pelatih.
4. Penyusunan materi pelatihan serta penyediaan bahan-bahan referensi
(jika internal).
5. Persiapan tempat, akomodasi peserta dan sebagainya.
b. Pelaksanaan diklat
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan diklat adalah :
1. Adanya penanggung jawab harian.
2. Adanya monitoring pelaksanaan pelatihan melalui evaluasi harian.
3. Adanya alat-alat bantu yang diperlukan (OHP, LCD, komputer atau
laptop, dan lain-lain).

5
c. Transfer ilmu oleh peserta yang mengikuti pelatihan ex-house kepada
rekan-rekannya agar mendapatkan ilmu terkini yang didapatkan oleh
peserta yang mengikuti pelatihan ex-house tersebut.
d. Evaluasi
Setelah diklat selesai, hal yang harus dilakukan selanjutnya adalah evaluasi
keseluruhan pelaksanaan diklat. Kegiatan ini dilakukan guna memperbaiki
dan meningkatkan pelaksanaan diklat pada program diklat selanjutnya.

V. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN


Pelatihan bagi para karyawan atau pegawai RS. Harapan Jayakarta dapat
dikelompokkan menjadi dua, yaitu pelatihan sebelum menjalankan tugas atau
pekerjaan (pre-service training) dan pelatihan setelah menjalankan tugas (in
service training). Segala biaya yang terkait dengan kegiatan diklat ini
sepenuhnya ditanggung oleh pihak RS. Harapan Jayakarta yang didapatkan dari
anggaran RS. Harapan Jayakarta tahun 2017.
a. Pre-service training
Sebelum karyawan (medis maupun non medis) menjalankan tugas
atau pekerjaannya, karyawan tersebut harus menjalani pelatihan yang
biasanya disebut pelatihan pra jabatan atau preservice training. Oleh sebab
itu, pelatihan ini diikuti oleh para karyawan baru atau calon karyawan baru.
Tujuan utama pelatihan ini adalah memberikan wawasan kepada karyawan
baru tersebut terhadap unit atau tempat mereka bekerja. Dengan adanya
pelatihan ini, diharapkan para karyawan baru akan mengenal dan
memahami visi, misi dan budaya kerja di RS. Harapan Jayakarta. Sehingga
para karyawan dapat menjalankan tugas atau pekerjaannya dengan baik,
loyal, dan berdedikasi tinggi.

b. In service training
Pelatihan ini ditujukan kepada karyawan (medis maupun non medis)
yang sudah bekerja di berbagai unit atau departemen, oleh karena itu
pelatihan ini disebut dengan in service training. Tujuan pelatihan ini adalah
untuk meningkatkan kinerja karyawan yang bersangkutan. Pelatihan ini
dibedakan menjadi dua, yaitu :
1. Pelatihan di luar tugas (off the job side training)
Pada pelatihan ini, karyawan sebagai peserta pelatihan keluar
sementara dari kegiatan, tugas atau pekerjaannya dikarenakan harus
mengikuti pelatihan di institusi lain.

6
2. Pelatihan di dalam pekerjaan (on the job training)
Pelatihan ini berbentuk penugasan karyawan-karyawan di bawah
bimbingan para supervisor yang telah berpengalaman. Dalam pelatihan
ini para karyawan yang sudah berpengalaman diminta untuk
membimbing atau mengajarkan kepada karyawan baru. Karyawan
senior yang bertugas untuk membimbing karyawan baru (sebagai
trainer) diharapkan memperlihatkan contoh-contoh pekerjaan yang
baik dan memperlihatkan penanganan suatu pekerjaan yang jelas dan
konkrit, yang akan dikerjakan oleh karyawan baru tersebut segera
setelah pelatihan berakhir.

Salah satu bentuk program pelatihan adalah in house training, yaitu program
pelatihan yang materi pelatihannya disusun dan dipersiapkan sesuai permintaan
peserta atau kebutuhan perusahaan. Tidak hanya materi pelatihannya saja,
umumnya waktu dan tempat pun disesuaikan dan dijadwalkan sesuai keinginan
atau kebutuhan.
Pelaksanaan kegiatan untuk inhouse dilakukan di rumah sakit dengan metode :
1. Ceramah dan interaksi tanya jawab.
2. Demo alat peraga.
3. Simulasi.
4. Praktek.
Sedangkan exhouse dilakukan di tempat institusi penyelenggara atau gedung
pertemuan yang disepakati, metode yang digunakan sama dengan inhouse.

VI. SASARAN
Sasaran dalam perencanaan dan pelaksanaan diklat tahun 2017 adalah :
1. Para pegawai baru, yang akan mengikuti program orientasi tahun 2017
2. Para tenaga medis yang akan melanjutkan ke jenjang spesialistik
3. Para tenaga kesehatan untuk meningkatkan keterampilan yang lebih spesifik
4. Para pegawai non medis untuk meningkatkan keterampilan atau pelatihan
baik yang diselenggarakan di dalam maupun diluar rumah sakit
5. Seluruh pegawai rumah sakit sesuai profesi atau unit yang diselenggarakan di
dalam dan di luar rumah sakit berupa kegiatan workshop, seminar,
symposium, dan lain-lain

VII. SKEDUL (JADWAL) PELAKSANAAN KEGIATAN


Jadwal pelaksanaan pelatihan baik pre-service training maupun in service
training dapat disesuaikan dengan kegiatan operasional Rumah Sakit Harapan
Jayakarta atau sesuai jadwal pelatihan yang akan diikuti di institusi lain.

7
Berikut adalah skedul (jadwal) pelaksanaan diklat Rumah Sakit Harapan
Jayakarta 2017 :

Rincian kegiatan Bulan


No
pelatihan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Handling
1.
Complain
Soft Skill
2.
Employement
3. Service Excellent
Komunikasi dan
4.
Informasi Efektif
Interpersonal
5.
Relationship
6. Etika Pelayanan
Basic Life
7.
Support/ BHD
Keselamatan,
8. Kesehatan, Kerja
(K3)
Penanganan
9.
Kebakaran
10. Hand Hygiene
Perawat
11.
Perawatan Luka
Pertolongan
12. Pertama Gawat
Darurat
Manajemen Unit
13.
Gawat Darurat
Resusitasi
14.
Neonatus
Manajemen
15.
Rekam Medis
Pembacaan ICD-
16.
X
Customer Service
17.
Skills

8
Excellent
18. Frontline
Services
Peningkatan
19.
Pelayanan Kasir
Dasar
20. Keamanan/Garda
Pratama
Manajemen
21.
Farmasi
22. Terapi Antibiotik
Dasar Farmasi
23.
Klinik
Manajemen Obat
24. dalam Sistem
JKN
Teknis
25.
Penyediaan Obat
Manajemen
26.
Logistik Farmasi
27. Asisten Apoteker
28. Phlebotomy
Manajemen
29. Laboratorium
Kesehatan
30. Proteksi Radiasi
31. Radiografi
32. Fisioterapi
Physical Therapy
33.
Management
Perawat Mahir
34.
Mata
35. Bedah Dasar
Instrumentator
36.
Operasi
Keperawatan
Anak dan
37.
Maternitas Tahap
Dasar
Asuhan
38.
Keperawatan
Dasar Asuhan
Keperawatan
39.
Sakit Kritis pada
Anak
40. EKG
41. CSSD
Keperawatan
42.
Intensif Anak

9
43. Perawat Anestesi
Penatalaksanaan
Pasien Pre
44.
Operasi dan Post
Operasi
Manajemen
45.
Kamar Bedah
Kegawatan Nafas
dan Tindakan
46.
Resusitasi pada
Neonatus
Pemasangan Infus
47. pada Pasien Bayi
– Dewasa
Penatalaksanaan
48.
Fraktur
49. BTCLS
Proffesional
50. Clinical
Hypnotherapy
Keselamatan
Pasien dan
51.
Manajemen
Risiko Klinis
Komunikasi
52.
Terapeutik
Manajemen Mutu
53. dalam pelayanan
keperawatan
Perawatan Ginjal
54.
Intensif
Manajemen
55.
Kebidanan
56. Konselor Laktasi
57. Neonatologi
58. Perawat ICU
Manajemen ICU
59.
dan NICU
Instruktur
Keperawatan
60.
(Clinical
Instructor)
Manajemen
Pelayanan dan
61.
Asuhan
Keperawatan
Leadership and
62.
Power Behavior
63. Administrasi dan

10
Pengarsipan RS
Good Personality
64.
Development
Professional
65.
Secretary Skills
Pelatihan
Manajemen SDM
66. (Analisis
Kebutuhan SDM
Rumah Sakit)
Manajemen
67.
DIKLAT
Analisa Beban
68.
Kerja
Training Need
69.
Analysis
Manpower
70.
Planning
Manajemen
71. Layanan
Pelanggan
Promosi
72.
Kesehatan RS
Good Marketing
73. and Marketing
Plan
Perpajakan
74.
Rumah Sakit
Manajemen
75.
Keuangan
Effective Cost
76. and Competitive
for Pharmacy
Penghitungan
77.
Unit Cost RS
PSAK 14
Akuntansi
78. Persediaan &
PSAK 16 Aset
Tetap
79. Pemasakan
Penataan Gizi dan
80.
Menu
81. Gizi Seimbang
Manajemen Linen
82. dan Laundry
Rumah Sakit
83. Manajemen
Pemeliharaan

11
Peralatan
Manajemen Fisik
84.
dan Lingkungan
Penanganan
85.
Bencana
Penanganan
86.
Kontaminasi B3
Manajemen
87.
Logistik
Pembersihan
88. Sarana dan
Prasarana RS

VIII. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN


 PENCATATAN
1. Perencanaan program diklat dilaksanakan di berbagai unit kerja
dalam rumah sakit dan kemudian diajukan ke unit kerja diklat RS
untuk dikoordinasikan oleh berbagai unit terkait untuk diajukan
kebutuhan biayanya.
2. Pelaksanaan program diklat disertai dengan kerangka acuan yang
terdiri dari :
a. Pendahuluan
b. Tujuan program diklat
c. Sasaran program diklat
d. Langkah-langkah kegiatan
e. Pembiayaan
f. Waktu dan tempat pelaksanaan
g. Pelaksana / susunan panitia
3. Menyusun jadwal pelaksanaan kegiatan program diklat
4. Menyusun kriteria keberhasilan kegiatan program diklat
5. Membuat Laporan pelaksanaan kegiatan program diklat
6. Monitoring dan evaluasi yang dimaksud sasaran dalam presentase,
dan pencapaian dari jumlah semua pegawai yang ada di rumah sakit

 PELAPORAN

12
a. Diklat yang dilaksanakan didalam Rumah Sakit Harapan Jayakarta.
Panitia membuat laporan kegiatan setiap selesai melaksanakan
kegiatan dan laporan diserahkan kepada Bagian Sumber Daya
Manusia (SDM) untuk diteruskan kepada Direktur Rumah Sakit
Harapan Jayakarta sebagai pertanggung jawaban pelaksanaan
kegiatan.
b. Diklat yang dilaksanakan diluar Rumah Sakit Harapan Jayakarta.
Personil yang menjalani (atau peserta) pendidikan membuat laporan
pendidikan, dipresentasikan hasil pendidikan dan pelatihan tersebut
dan membuat laporan tertulis kepada Direktur Rumah Sakit
Harapan Jayakarta melalui bagian SDM sebagai
pertanggungjawaban kegiatan yang telah dijalani/diikuti.

 EVALUASI KEGIATAN
Setelah pelaksanaan diklat berlangsung, hal yang harus dilakukan
selanjutnya adalah evaluasi keseluruhan pelaksanaan diklat dari mulai
persiapan hingga pelaksanaan selesai. Kegiatan ini dilakukan guna
memperbaiki dan meningkatkan pelaksanaan diklat pada program diklat
selanjutnya. Kemudian terhadap hasil diklat pun dilakukan evaluasi.

13
BAB III
PENUTUP

Program peningkatan mutu rumah sakit merupakan suatu upaya tanpa akhir
yang perlu didukung oleh SDM yang mempunyai pengetahuan, keterampilan, serta
sikap profesional di bidangnya. Dalam pelaksanaannya, upaya peningkatan mutu ini
bukanlah hal yang mudah karena itu perlu adanya kerja sama dengan berbagai pihak
yang mempunyai visi yang sama.
Demikian adanya program kegiatan ini, diharapkan dapat terlaksana sesuai
program sehingga dapat meningkatkan kemampuan SDM yang berdampak pada
peningkatan mutu pelayanan pengelolaan SDM di RS. Harapan Jayakarta.

Lampiran

Tabel 1. Program Orientasi Pegawai Baru


No. Jenis Tenaga Pendidikan Peserta Bulan

14
Tabel 2. Program Refreshing Dokter Umum
No. Materi Tempat
1. Terapi Insulin
2. Gagal Ginjal Aula RS.
3. Manajemen ABC dan Teknik RJP Aula RS.
5. Resusitasi Neonatus Aula RS.
6. Elektrokardiografi Aula RS.
7. Hypoglycemia Aula RS.
8. Penanganan Epilepsi dan Status Epileptikus Aula RS.
9. Trauma Kepala Aula RS.
10 Oksigenasi Jaringan Aula RS.
11. Serebrovaskuler Disease Aula RS.
12. Retensi Urine & Cystotomy Aula RS.
13. Pelatihan ATLS Exhouse
14. Pelatihan ACLS Exhouse

Tabel 3. Inhouse dan Exhouse Training Karyawan


No. Deskripsi Bagian
1. Handling Complain Seluruh Karyawan
2. Soft Skill Employement Seluruh Karyawan
3. Service Excellent Seluruh Karyawan
4. Komunikasi dan Informasi Efektif Seluruh Karyawan
5. Interpersonal Relationship Seluruh Karyawan
6. Etika Pelayanan Seluruh Karyawan
7. Basic Life Support/ BHD Seluruh Karyawan
8. Keselamatan, Kesehatan, Kerja (K3) Seluruh Karyawan
9. Penanganan Kebakaran Seluruh Karyawan
10. Hand Hygiene Seluruh Karyawan
11. Perawat Perawatan Luka Seluruh Perawat
12. Pertolongan Pertama Gawat Darurat Seluruh Perawat
13. Manajemen Unit Gawat Darurat UGD
14. Resusitasi Neonatus UGD
15. Manajemen Rekam Medis Rekam Medis
16. Pembacaan ICD-X Rekam Medis
17. Customer Service Skills FO
18. Excellent Frontline Services FO
19. Peningkatan Pelayanan Kasir Kasir
20. Dasar Keamanan/Garda Pratama Security

15
21. Manajemen Farmasi Farmasi
22. Terapi Antibiotik Farmasi
23. Dasar Farmasi Klinik Farmasi
24. Manajemen Obat dalam Sistem JKN Farmasi
25. Teknis Penyediaan Obat Farmasi
26. Manajemen Logistik Farmasi Farmasi
27. Asisten Apoteker Farmasi
28. Phlebotomy Laboratorium
29. Manajemen Laboratorium Kesehatan Laboratorium
30. Proteksi Radiasi Radiografer
No. Deskripsi Bagian
31. Radiografi Radiografer
32. Fisioterapi Fisioterapi
33. Physical Therapy Management Fisioterapi
34. Perawat Mahir Mata Perawat Poliklinik
35. Bedah Dasar Perawat dan Bidan
36. Instrumentator Operasi Perawat
37. Keperawatan Anak dan Maternitas Tahap Dasar Perawat Poliklinik
38. Asuhan Keperawatan Perawat
39. Dasar Asuhan Keperawatan Sakit Kritis pada Anak Perawat Perinatologi
40. EKG Perawat
42. Keperawatan Intensif Anak Perawat PICU
43. Perawat Anestesi Perawat R. Operasi
Penatalaksanaan Pasien Pre Operasi dan Post
44. Perawat R. Operasi
Operasi
45. Manajemen Kamar Bedah Unit Kamar Bedah
Kegawatan Nafas dan Tindakan Resusitasi pada Perawat
46.
Neonatus
47. Pemasangan Infus pada Pasien Bayi – Dewasa Perawat
48. Penatalaksanaan Fraktur Perawat
49. BTCLS Seluruh Perawat
50. Proffesional Clinical Hypnotherapy Perawat
51. Keselamatan Pasien dan Manajemen Risiko Klinis Perawat
47. Komunikasi Terapeutik Perawat
48. Manajemen Mutu dalam pelayanan keperawatan Perawat
49. Perawatan Ginjal Intensif Perawat HD
50. Manajemen Kebidanan Bidan
51. Konselor Laktasi Bidan
52. Neonatologi Perawat NICU
53. Perawat ICU Perawat ICU

No. Deskripsi Bagian


54. Manajemen ICU dan NICU Kanit dan Karu
55. Instruktur Keperawatan (Clinical Instructor) Perawat
56. Manajemen Pelayanan dan Asuhan Keperawatan Kepala Unit dan Karu
57. Leadership and Power Behavior Manajer
58. Administrasi dan Pengarsipan RS Sekretariat, Staf

16
Admin
59. Good Personality Development Sekretaris
60. Professional Secretary Skills Sekretaris
Pelatihan Manajemen SDM (Analisis Kebutuhan
61. SDM
SDM Rumah Sakit)
62. Manajemen DIKLAT SDM
63. Analisa Beban Kerja SDM
64. Training Need Analysis SDM
65. Manpower Planning SDM
66. Manajemen Layanan Pelanggan Public Relationship
67. Promosi Kesehatan RS Public Relationship
68. Good Marketing and Marketing Plan Public Relationship
69. Perpajakan Rumah Sakit Keuangan
70. Manajemen Keuangan Keuangan
71. Effective Cost and Competitive for Pharmacy Keuangan
72. Penghitungan Unit Cost RS Keuangan
PSAK 14 Akuntansi Persediaan & PSAK 16 Aset
73. Keuangan
Tetap
74. Pemasakan Gizi
75. Penataan Gizi dan Menu Gizi
76. Gizi Seimbang Gizi
77. Manajemen Linen dan Laundry Rumah Sakit Laundry
78. Manajemen Pemeliharaan Peralatan UPSRS
79. Manajemen Fisik dan Lingkungan Sanitasi
80. Penanganan Bencana K3
81. Penanganan Kontaminasi B3 K3
No. Deskripsi Bagian
82. Manajemen Logistik Logistik
83. Pembersihan Sarana dan Prasarana RS Cleaning Service

Tabel 4. Monitoring dan Jadwal Evaluasi


Bulan
Tahapan Bulan Berjalan Penanggung
No. Sebelumnya Keterangan
Kegiatan Jawab
I II III IV I II III IV
Pengajuan
1. X X SDM
ke Direksi
Konfirmasi Anggaran,
2. X SDM
Pembiayaan Sponsor
3. Pendaftaran X SDM
Pembuatan
4. X Sekretariat
Surat Tugas
5. Konfirmasi X SDM

17
Ulang
Sesuai
6. Pelaksanaan X SDM
Jadwal
Pembuatan
7. Laporan dan X SDM
Evaluasi

18
19