Anda di halaman 1dari 4

No : SOP-00-HSE-016

SOP Tgl terbit : 01-10-2015

KOMITE K3L Revisi : 00

Halaman : 1 dari 4

TUJUAN : Untuk menetapkan suatu standar Komite K3L/HSE Committee yang


seragam di seluruh Project/Site PT.Manggala Usaha Manunggal dan
Kantor Pusat.

RUANG LINGKUP : Standar ini mencakup struktur, frekuensi pertemuan dan materi
pembahasan dalam Komite K3L/HSE Committee di project/site, dan kantor
pusat/Head Office.

REFERENSI :  Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor :


555.K/26/MPE1995, tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Pertambangan Umum pasal 25
 Permenaker No : Per-04/Men/1987 tentang Panitia Pembina
Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Tata Cara Penunjukan Ahli
K3
 Permenaker No : Per-02/Men/1992 tentang Tata Cara Penunjukan,
Kewajiban dan Wewenang Ahli K3
 OHSAS 18001 klausul 4.4.3 tentang Konsultasi dan Komunikasi
 Permen ESDM No.38 Tahun 2014 Lampiran 1, Bab III.7 Tentang
Pembentukan dan Penetapan Komite Keselamatan Pertambangan.

1. DEFINISI
Komite K3L/HSE Committee adalah Sekumpulan orang/karyawan sebagai perwakilan dari
perusahaan yang dipilih dan diberi tanggung jawab untuk melaksanakan fungsi/tugas yang tidak
terbatas pada menetapkan Program Keselamatan Pertambangan; memastikan terlaksananya
program; menetapkan kebijakan, standar, SOP dan aturan lainnya; menetapkan evaluasi melalui
penyelenggaraan audit; serta memastikan terlaksananya Tinjauan Manajemen secara
berkesinambungan.

2. TANGGUNG JAWAB, AKUNTABILITAS DAN KEWENANGAN

3. DIAGRAM ALIR

4. URAIAN
4.1. Struktur Komite K3L/HSE Committee Corporate/Head Office
4.1.1. Struktur Komite K3L/HSE Committee Corporate terdiri dari Ketua, Sekretaris dan
Anggota.
4.1.2. Komite K3L/HSE Committee Corporate diketuai oleh Direktur atau pejabat yang
ditunjuk, dan beranggotakan semua Departemen Head.
No : SOP-00-HSE-016

SOP Tgl terbit : 01-10-2015

KOMITE K3L Revisi : 00

Halaman : 2 dari 4

4.1.3. Sekretaris Komite K3L/HSE Committee Corporate dijabat oleh Corporate HSE dan
memiliki kualifikasi sebagai Ahli K3.
4.1.4. Anggota HSE Committee Corporate diangkat oleh Direktur dan disertai dengan Surat
Keputusan Direksi dimana di dalamnya diisebutkan tugas dan tanggung jawabnya.
4.1.5. Anggota HSE Committee yang diangkat akan menandatangani surat pernyataan
mengenai kesediaan dan persetujuan pengangkatan.
4.1.6. Bila terjadi perubahan pada anggota (baik struktur organisasi maupun anggota) maka
Direktur akan mengeluarkan Surat Keputusan Direksi yang baru mengenai penetapan
anggota HSE Committee yang baru.
4.1.7. Direktur mengevaluasi/mereview struktur dan keanggotaan minimal satu tahun satu
kali.
4.1.8. Komite K3L/HSE Committee Corporate harus membuat strategi K3LH untuk
perusahaan (corporate) dengan menetapkan visi dan pedoman untuk mengarahkan
fungsi semua manajemen. Komite K3L kantor pusat juga harus mengevaluasi isi dan
implementasi dari Sistem Manajemen K3L yang diterapkan.

4.2. Struktur Komite K3L/HSE Committee Project/Site.


4.2.1 Struktur Komite K3L/HSE Committee Project/Site terdiri dari Ketua, Sekretaris, HSE
Representative dan Anggota dari masing-masing Kepala Departemen.
4.2.2 Sekretaris Komite K3L/HSE Committee Project/Site dijabat oleh Kepala Departemen
HSE dan memiliki kualifikasi sebagai Ahli K3.
4.2.3 Project Manager bertindak sebagai ketua komite K3L Project/Site, beranggotakan
semua (Superintendent/Supervisor), kepala departemen, dan wakil-wakil K3L/HSE
Representative dari masing-masing departemen.
4.2.4 Anggota komite K3L dan wakil-wakil K3L/HSE Representative diangkat secara tertulis
oleh Project Manager dan mereka harus mengetahui tugas dan tanggung jawabnya
sebagai anggota komite K3L.
4.2.5 Semua anggota dan wakil K3L/HSE Representative harus mendapatkan pelatihan
untuk memperoleh pengetahuan yang memadai tentang sistem Manajemen K3L yang
diterapkan oleh PT. Manggala Usaha Manunggal.
4.2.6 Komite K3L Site harus mengendalikan strategi K3L di Project/site, memimpin dan
mengarahkan fungsi-fungsi manajemen di site untuk menerapkan dan mendukung
Sistem Manajemen K3L yang diterapkan oleh PT.Manggala Usaha Manunggal.
4.2.7 Project Manager akan mengevaluasi struktur dan keanggotaan minimal satu tahun
satu kali. Evaluasi dapat dilakukan dengan memperhatikan frekuwensi pelaksanaan
Safety Committee Meeting, kehadiran dari masing-masing anggota, agenda
pembahasan dan follow-up dari risalah pertemuan tersebut (sampai sejauh mana
pelaksanaan tindakan perbaikan yang telah dilakukan).

4.3. Pertemuan Komite K3L/HSE Committee Corporate


4.3.1 Komite K3L/HSE Committee Corporate akan melakukan pertemuan minimal 4 bulan
sekali.
4.3.2 Agenda dan notulen dari pertemuan Komite K3L/HSE Committee Corporate akan
dicatat dalam minute of meeting dan dikontrol oleh Sekretaris Komite K3L/Corporate
No : SOP-00-HSE-016

SOP Tgl terbit : 01-10-2015

KOMITE K3L Revisi : 00

Halaman : 3 dari 4

OHSE dan ketua Komite K3L/HSE Committee. Notulen akan didistribusikan ke semua
anggota Komite K3L/HSE Committee dan semua project manager untuk ditindak-
lanjuti.
4.3.3 Pertemuan ini secara global membahas bagaimana kinerja K3 untuk masing-masing
Project/Site dibanding dengan KPI yang telah ditetapkan.
4.3.4 Pertemuan dipimpin oleh Ketua Komite K3L Corporate.
4.3.5 Agenda-agenda minimum yang dibahas adalah (tidak terbatas pada) :
4.3.5.1 Tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya
4.3.5.2 Presentasi pencapaian kinerja K3 di masing-masing Projec/Site.
4.3.5.3 Memonitor pemenuhan pelaksanaan Sistem Manajemen K3 di masing-
masing Project/ Site.
4.3.5.4 Membahas analisa statistik kecelakaan.
4.3.5.5 Mereview program K3

4.4 Pertemuan Komite K3L/HSE Committee Meetting untuk Project/Site.


4.4.1 Project manager harus memastikan bahwa pertemuan yang teratur (minimal satu kali
sebulan) dilaksanakan di site.
4.4.2 Project Manager dan HSE Officer harus menyusun agenda sebelum pertemuan komite
K3L dimulai.
4.4.3 Notulen yang lengkap harus dicatat selama pertemuan, dan salinannya harus dikirimkan
ke semua kepala bagian di site, General Manager Operation, dan Corporate HSE.
4.4.4 Peserta yang harus hadir pada pertemuan ini adalah semua Kepala Departemen di
Project, Project Manager, HSE Representative, dan HSE Dept Project.
4.4.5 Pertemuan dipimpin oleh Project Manager.
4.4.6 Agenda minimum yang dibahas adalah (tidak terbatas pada) :
4.4.6.1 Menyampaikan hasil pertemuan Komite K3L Corporate.
4.4.6.2 Memonitor pemenuhan penerapan Sistem manajemen K3L di Project/Site.
4.4.6.3 Memonitor pemenuhan penerapan K3L oleh Sub-kontraktor.
4.4.6.4 Mempelajari dan membahas analisa statistik kecelakaan dan tren-nya untuk
mengidentifikasi kondisi dan tindakan yang tidak aman/berbahaya.
4.4.6.5 Mereview hasil pelaksanaan inspeksi K3.
4.4.6.6 Membahas tindakan perbaikan hasil temuan hasil inspeksi yang
“overdue”/tertunda dan memerlukan tindakan selanjutnya.
4.4.6.7 Membuat, menetapkan dan mereview Prosedur dan standar K3L

5. DOKUMEN TERKAIT
5.1 FM-00 -HSE-028 Form Surat Pengangkatan HSE Representative
5.2 FM-00- HSE-029 Form Surat Pengangkatan Anggota HSE Committee
No : SOP-00-HSE-016

SOP Tgl terbit : 01-10-2015

KOMITE K3L Revisi : 00

Halaman : 4 dari 4

Kolom Pengesahan

Dibuat Oleh Diperiksa Oleh Disetujui Oleh

Gunawan Arie AP Tarub Arinto Pramudyo


HSE Corporate General Manager Operation Management Representatif

Riwayat Revisi

Tanggal Penjelasan Perubahan Diajukan Disetujui


No Revisi
Oleh Oleh