0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
599 tayangan22 halaman

Senam Hipertensi: Panduan Lengkap

Buku panduan ini memberikan penjelasan tentang senam yang dapat dilakukan oleh penderita hipertensi untuk menjaga kesehatan dan mengontrol tekanan darah. Terdapat pengertian hipertensi, klasifikasi tekanan darah, tujuan dan manfaat senam hipertensi, serta langkah-langkah senam yang meliputi gerakan tangan, tubuh bagian atas dan bawah. [/ringkasan]

Diunggah oleh

alif achmad
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
599 tayangan22 halaman

Senam Hipertensi: Panduan Lengkap

Buku panduan ini memberikan penjelasan tentang senam yang dapat dilakukan oleh penderita hipertensi untuk menjaga kesehatan dan mengontrol tekanan darah. Terdapat pengertian hipertensi, klasifikasi tekanan darah, tujuan dan manfaat senam hipertensi, serta langkah-langkah senam yang meliputi gerakan tangan, tubuh bagian atas dan bawah. [/ringkasan]

Diunggah oleh

alif achmad
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Booklet

SENAM HIPERTENSI

Disusun oleh :
Mahasiswa PKL di Dusun Sangonan

KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


POLITEKNIK KESEHATAN YOGYAKARTA
JURUSAN KEPERAWATAN
2018
A. Pengertian Hipertensi
Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah
meningkatnya tekanan darah atau kekuatan menekan darah
pada dinding rongga di mana darah itu berada.
Tekanan Darah Tinggi (hipertensi) adalah suatu
peningkatan tekanan darah di dalam arteri.
Hiper : berlebihan
Tensi : tegangan / tekanan
Hipertensi adalah gangguan sistem peredaran darah yang
menyebabkankenaikan tekanan darah diatas nilai normal.
(Depkes, 2014)

B. Klasifikasi
Menurut Depkes, 2014
No Klasifikasi Sistolik Diastolik
1 Optimal < 120 mmHg < 80 mmHg
2 Normal < 130 mmHg < 85 mmHg
3 Normal tinggi 130 – 139 mmHg 85 – 89 mmHg
4 Hipertensi ringan 140 – 159 mmHg 90 – 99 mmHg
5 Hipertensi sedang 160 – 179 mmHg 100 – 109 mmHg
6 Hipertensi berat > 180 mmHg > 110 mmHg
C. Pengertian Senam Hipertensi
Salah satu cara pemeliharaan kesegaran jasmani dengan
melakukan senam, karena dapat merangsang aktivitas kerja
jantung untuk melakukan perubahan yang menguntungkan
dalam tubuh seseorang yang melaksanakannya.

D. Tujuan Senam Hipertensi


Untuk meningkatkan jumlah interaksi oksigen yang
diproses di dalam tubuh dalam waktu tertentu.

E. Manfaat Senam Hipertesni


Untuk meningkatkan daya tahan jantung dan paru-paru
serta membakar lemak yang berlebihan di tubuh karena
aktivitas gerak untuk menguatkan dan membentuk otot serta
beberapa bagian tubuh lainnya, seperti: pinggang, paha,
pinggul, perut, dan lain lain.
F. Langkah – Langkah
Hitungan : 1 siklus => 8 hitungan
1. Jalan ditempat
Mulailah dengan jalan ditempat sebagai bentuk
pemanasan, dilakukan sebanyak 3 siklus.
2. Tepuk Tangan
Rentangkan tangan sejajar bahu lalu tepukan kedua tangan
kedepan, lakukan sebanyak 2 siklus
3. Tepuk Jari
Rentangkan tangan sejajar bahu sembari jari-jari tangan
diregangkan, lalu katupkan keduanya hingga masing-
masing jari bertemu, lakukan sebanyak 2 siklus
4. Temu Sela Jari
Rentangkan tangan sejajar bahu sembari jari-jari tangan
diregangkan, lalu katupkan jari-jari diantara sela-sela jari,
lakukan sebanyak 2 siklus
5. Tepuk Jari Kelingking
Rentangkan tangan sejajar bahu sembari tangan dalam
posisi telapak tangan menghadap ke atas, lalu katupkan
hingga kelingking bertemu kelingking, lakukan sebanyak
2 siklus
6. Tepuk Jari Telunjuk
Rentangkan tangan sejajar bahu sembari tangan dalam
posisi telapak tangan menghadap ke bawah, lalu
katupkan hingga jari telunjuk bertemu dengan jari
telunjuk , lakukan sebanyak 2 siklus
7. Tepuk Pergelangan Tangan
Tangan kedepan dengan posisi telapak tangan menghadap
kebawah dan sejajar bahu, lalu tepuk pergelangan tangan
menggunakan tangan kanan sebanyak 2 siklus, lakukan
pada tangan kanan juga.
8. Tepuk Nadi
Tangan kedepan dengan posisi telapak tangan
menghadap ke atas dan sejajar bahu, lalu tepuk
pergelangan tangan (nadi) menggunakan tangan kanan
sebanyak 2 siklus, lakukan pada tangan kanan juga.
9. Tekan Jari
Temukan kedua telapak tangan , lalu jempol ditarik
kebelakang dan telapak tangan diregangkan.
Kemudian naik turunkan kedua tangan sembari saling
tekan menekan pada ujung-ujung jari, lakukan
sebanyak 2 siklus.
10. Lepas Kepal Jari
Tangan kedepan dengan posisi telapak tangan menghadap
ke bawah dan sejajar bahu, lalu kepal kedua tangan
kemudian dilepas, lakukan sebanyak 2 siklus.
11. Tepuk Punggung Tangan
Majukan tangan dengan posisi telapak tangan menghadap
ke bawah dan sejajr bahu, lalu tepukkan tangan kanan di
punggung tangan kiri sebanyak 2 siklus, lakukan juga pada
tangan kanan.
12. Tepuk Punggung Lengan Bahu
Majukan tangan dengan posisi telapak tangan
menghadap ke bawah dan sejajr bahu, lalu tepukkan
tangan kanan di punggung lengan dan bahu tangan kiri
sebanyak 2 siklus, lakukan juga pada tangan kanan.
13. Tepuk Pinggang
Berdiri sejajar, rentangkan tangan kebelakang, kemudian
tepuk pinggang, lakukan sebanyak 2 siklus.
14. Tepuk Paha
Berdiri tegak, kemudian rentangkan tangan disamping
tubuh dengan sudut 450, lalu tepuk paha, lakukan sebanyak
2 siklus
15. Tepuk Betis
Bungkukkan badan dengan sudut 900 dengan tangan
meregang disamping tubuh, lalu tepuk betis, lakukan
sebanyak 2 siklus
16. Jongkok Berdiri
Lakukan jongkok – berdiri sebanyak 1 siklus, hati-hati
pada penderita osteoporosis.
17. Tepuk Perut
Berdiri sejajar, kemudian tepuk perut perlahan-lahan,
lakukan sebanyak 1 siklus
18. Jinjit
Lakukan sebanyak 1 siklus.
DAFTAR PUSTAKA

Kementrian Kesehatan RI. 2014. Hipertensi

Anda mungkin juga menyukai