Askep Post SC DNG Gemelli Svaha
Askep Post SC DNG Gemelli Svaha
EN
P2013 POST SECTIO CAESARIA DENGAN GEMELLI
DI RUANG DRUPADI RSUD SANJIWANI GIANYAR
TANGGAL 20-21 AGUSTUS 2019
I. PENGKAJIAN
A. IDENTITAS PASIEN PENANGGUNG/SUAMI
Nama : Ny. EN Nama : Tn. KS
Umur : 21 tahun Umur : 26 th
Pendidikan : SMA Pendidikan : SMA
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga Pekerjaan : Pegawai swasta
Status perkawinan : Menikah Alamat : Br. Puseh,Pejeng
Agama : Hindu Tampaksiring
Suku : Bali No Telepon : 082236199xxx
Alamat : Br. Puseh, Pejeng, Tampaksiring
No. CM : 622521
Tgl MRS : 19 Agustus 2019
Tgl Pengkajian : 20 Agustus 2019
Sumber Informasi : Pengkajian CM
B. ALASAN DIRAWAT
1. Alasan MRS
Pasien mengatakan dirinya dirawat di RS karena sudah dijadwalkan sesuai perkiraan
kelahiran dan akan dilakukan tindakan section caesaria tgl 20 Agustus 2019 karena
janinnya kembar dan posisi sungsang.
2. Keluhan saat dikaji
Saat dikaji pasien mengeluh nyeri pada luka operasi dan merasa kurang nyaman pada
bagian perut
Nilai Jumlah
Tanda
0 1 2 9
Denyut jantung Tidak ada < 100 >100 2
Usaha napas Tidak ada Lambat Menangis kuat 2
Tonus otot Lumpuh Ekstremitas Gerakan aktif 2
fleksi sedikit
- Bayi II
o APGAR SCORE
Nilai Jumlah
Tanda
0 1 2 9
Denyut jantung Tidak ada < 100 >100 1
Usaha napas Tidak ada Lambat Menangis kuat 2
Tonus otot Lumpuh Ekstremitas Gerakan aktif 2
fleksi sedikit
b. Riwayat Penikahan:
Menikah : 1 kali Lama : 3 tahun
No Tahun Umur Penyulit Jenis Penolong Penyulit Laserasi Infeksi Pedarahan Jenis BB Pj
Kehamilan kelamin
2 2018 Abortus - - - - - - - - - -
2. Pola Metabolik-Nutrisi
Sebelum Masuk Rumah Sakit
Pasien mengatakan sebelum dirawat di rumah sakit dirinya biasanya
makan 3 kali sehari dengan porsi sedang dan lauk yang berbeda – beda setiap
harinya dengan diselingin snack atau buah jika masih merasa lapar. Pasien
minum air ± 8 – 10 gelas dalam sehari, dan segelas susu untuk ibu hamil. Pasien
mengatakan hanya merasakan mual pada tiga bulan pertama kehamilannya.
Tidak ada alergi terhadap makanan ataupun pantangan dalam makanan, pasien
menyukai daging dan sayuran, dan makanan yang kurang disukai pasien adalah
makanan pedas.
Saat Dirawat di Rumah Sakit
Saat dirawat di rumah sakit dari tanggal 19 Agustus 2019 sekitar pukul
16.45 WITA. Pasien diminta untuk berpuasa dari jam 12 malam untuk persiapan
operasi section caesarea pada tanggal 20 Agustus 2019. Pasien selesai operasi
pada puku 13.15 dan disarankan untuk puasa selama ± 6 jam setelah operasi.
3. Pola Eliminasi
Sebelum Masuk Rumah Sakit
Pasien mengatakan BAB satu kali dalam sehari, biasanya di pagi hari
dengan konsistensi tidak terlalu lembek dan berwarna kecoklatan. Tidak ada
keluhan dalam BAB. Pasien mengatakan BAK sebanyak ± 4-6 kali dalam sehari
dengan warna urine kuning bening, tidak ada keluhan dalan BAK.
Saat Dirawat di Rumah Sakit
Saat dikaji pasien mengatakan terakhir BAB pada tanggal 19 Agustus
2019 pagi dengan konsistensi tidak lembek dan berwarna coklat gelap. Pasien
mengatakan tidak memiliki hemoroid dan tidak mengalami kesulitan dalam
BAB. Setelah dirawat di RS pasien belum BAB. Pasien dipasang kateter pada
tanggal 19 Agustus 2019 pukul 20.15 Wita, setelah dipasang kateter produksi
urine pasien ± 100 cc dengan warna kuning jernih dan bau khas urine.
4. Pola Aktivitas-Latihan
Sebelum Masuk Rumah Sakit
Pasien mengatakan aktivitasnya selama hamil hanya pekerjaan rumah
yang ringan seperti menyapu, memasak, mencuci piring dan menjaga anak
pertamanya yang berusia 2,5 tahun. Kegiatan pasien dirumah ditemani dan
dibantu oleh mertuanya. Pasien tidak ada mengikuti kegiatan latihan khusus
kehamilan.
Saat Dirawat di Rumah Sakit
Saat dirawat dirumah sakit pasien hanya berbaring di tempat tidur,
sesekali pasien miring kanan dan miring kiri atau posisi setengah duduk dengan
dibantu perawat ataupun keluarga pasien. Walaupun masih lemas, tapi pasien
dapat menyusui bayinya dengan dibantu suami dan keluarganya.
5. Pola Persepsi-Kognitif
Pasien mengatakan bahwa dirinya sangat bersyukur dengan kehamilannya kali
ini dan berharap persalinannya lancer dan dia serta anak – anaknya sehat.
7. Pola Hubungan-Peran
Pasien mengatakan bahwa dirinya sangat menikmati peran menjadi seorang istri
serta ibu dari tiga orang anak. Pasien menjalankan perannya sebagai ibu rumah
tangga yang mengurus keluarga, dan anggota keluarganya menjalankan tugas sesuai
peran dalam keluarganya dengan baik serta saling mendukung satu sama lain.
8. Pola Reproduktif-Seksualitas
Pasien mengatakan ini adalah kehamilan ketiganya dan pertama kalinya hamil
dengan janin kembar. Sebelumnya pasien melahirkan anak perempuan pada tahun
2017 dengan parsalinan normal dibantu oleh bidan di klinik dekat rumah pasien,
lalu pada tahun 2018 pasien hamil dan mengalami keguguran saat usia
kandungannya 3 bulan dimana diduga penyebab kegugurannya adalah kelelahan.
Saat ini pasien hamil ketiga kalinya dengan section caesarea karena bayinya kembar
dan letak bayinya sungsang.
9. Pola Toleransi Terhadap Stres-Koping
Pasien mengatakan bila memiliki masalah maka dirinya akan bercerita dan
mendiskusikan masalahnya dengan suami serta orang tuanya. Pasien merasa selalu
mendapat dukungan dan bantuan dari keluarganya ketika ada masalah.
F. PEMERIKSAAN FISIK
- GCS : E4 V5 M6
- Tingkat kesadaran : Kompos mentis
- Tanda-tanda vital : TD: 130/90 mmHg N: 82 x/mnt RR: 20 x/mnt T: 36,2 OC
- BB : 99,5 kg TB : 165 cm LILA : 36 cm
Head to toe:
Kepala
Wajah : Bersih, lesi (-), hiperpigmentasi (-), oedema (-)
Pucat (-)
Cloasma (-)
Sklera : Ikterik (-)
Konjungtiva : Anemis (-)
Pembesaran limphe node : Tidak ada
Pembesaran kelenjar tiroid : Tidak ada
Telinga : Simetris, bersih, alat bantu dengar (-), secret (-)
Dada
Payudara
Areola kanan : Coklat gelap Puting : (menonjol/tidak)
Areola kiri : Coklat gelap Puting : (menonjol/tidak)
Tanda dimpling/retraksi : Tidak ada
Pengeluaran ASI : Normal
Jantung : S1 S2 tunggal, Paru : Vesikuler
Abdomen
o Linea : Nigra
o Satriae : Albican
o Luka SC : Bersih, tidak ada tanda-tanda infeksi
o Bising usus: : 10 x/menit
o TFU : 1 jari dibawah pusat (hari ke 0)
o Kontraksi : Baik
o Diasksi rectus abdominis : 2/5 jari
Genitalia
o Kebersihan : Baik
o Lokhea : Rubra
o Perineum : REEDA
Redness : Tidak ada
Edema : Tidak ada
Ekimosis : Tidak ada
Discharge : Tidak ada
Aproximation: Tidak ada
o Hemoroid : Tidak ada
Ekstremitas
Atas
Oedema : Tidak ada
Varises : Tidak ada
CRT : < 2 detik
Bawah
Oedema : Tidak ada
Varises : Tidak ada
CRT : < 2 detik
Tanda human : Negatif
Pemeriksaan reflek : Normal
G. DATA PENUNJANG
Pemeriksaan laboratorium : Terlampir
Pemeriksaan radiologi :-
H. DIAGNOSA MEDIS
P2013 Post Sectio Caesarea dengan Gemelli Hari ke 0
I. PENGOBATAN
Jenis Dosis Rute Fungsi
Terapi
NaCL 0,9% 20 tpm IV Obat yang memicu atau memperkuat kontraksi pada otot
+ oksitoksin (Hari ke 0) rahim untuk merangsang (menginduksi) persalinan dan
20 IU menghentikan perdarahan setelah persalinan.
NaCl 0,9% 20 tpm IV Sebagai pengganti dalam pemenuhan kebutuhan cairan
tubuh pasien
Vitamin A 1 @24 jam IO Obat yntuk meningkatkan vitamin A dalam tubuh, vitamin
200.000 IU (hari ke 0 A juga berpengaruh pada ASI. Pemberian vitamin A ini
dan ke 1) dapat membantu menurunkan angka kematian pada ibu dan
bayi, berkurangnya penyakit infeksi paska persalinan,
mencegah gangguan penglihatan seperti rabun senja,
mempercepat proses pemulihan dan mencegah anemia.
Cefazolin 2x1 IV Obat golongan Antibiotik yang berfungsi untuk mengobati
1gr (1@12 beberapa kondisi akibat infeksi bakteri,
jam)
Ketorolac 1 3x1 IV Obat nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID) yang
ml (1@8 jam) bekerja dengan memblok produksi substansi alami tubuh
K/P
yang menyebabkan inflamasi. Efek ini membantu
mengurangi bengkak, nyeri, atau demam.
Paracetamol 3x1 IV Termasuk kelompok obat analgesik atau pereda rasa sakit.
500 mg (1@8jam) Digunakan untuk meredakan rasa sakit ringan hingga
K/P menegah. Obat ini juga bisa dipakai untuk menurunkan
demam.
S: 4 (skala 1-10) ↓
T: Hilang timbul
Merangsang pengeluaran
- Pemeriksaan vital sign:
histamin dan prostaglandin
TD: 130/80 mmHg
S: 36,3 oC ↓
N: 88 x/mnt Nyeri Akut
R: 22 x/mnt
IV. IMPLEMENTASI
TGL/ NO
IMPLEMENTASI RESPON PARAF
JAM DX
Selasa, 1,2 Menjemput pasien dari DS: Pasien mengatakan masih lemas
20 Agst ruang operasi DO: Pasien tampak lemas, KU baik,
2019 kesadaran kompos mentis, GSC: E4
Pukul V5 M6
13.10
Pukul 1,2 Memperkenalkan diri dan DS: Pasien dan keluarga mengatakan
13.12 meminta ijin untuk bersedia untuk dikaji.
melakukan pengkajian DO: Pasien dan keluarga kooperatif
saat dikaji.
Pukul 1,2 Observasi vital sign DS: -
13.15 DO:
TD: 130/80 mmHg
N: 88 x/mnt
R: 22 x/mnt
S: 36,3 OC
Pukul 1,2 Mengkaji keluhan pasien DS: Pasien mengatakan mulai merasa
13. 17 nyeri pada jaritan operasi.
DO:
- Pasien tampak meringis
- Terdapat luka jaritan operasi section
caesarea di perut bawah pasien
- Pengkajian nyeri:
P: Nyeri semakin berat bila
digerakan
Q: Seperti ditusuk-tusuk
R: Nyeri di perut bawah
S: 4 (skala 1-10)
T: Hilang timbul
Pukul 1,2 Melakukan pemeriksaan DS:
13.20 fisik postpartum DO: Hasil pemeriksaan fisik di lembar
pemeriksaan head to toe
Pukul 1,2 Memberikan pasien posisi DS: Pasien mengatakan ingin bagian
13.30 nyaman kepala ditinggikan.
DO:
- Pasien terlihat nyaman setelah
diberikan posisi semi fowler 30o
Pukul 1,2 Melatih teknik distraksi dan DS: Pasien mengatakan bahwa jika
13.30 relaksasi bayinya ada didekatnya maka dia akan
lupa pada rasa nyerinya.
DO: Pasien terlihat lebih nyaman saat
bayinya berada disampinya.
Pukul 1,2 Kolaboratif pemberian DS: -
14.10 paracetamol flash 500 mg DO:
- Paracetamol flash habis setelah 30
menit
- Tidak ada tanda-tanda alergi
Pukul 1,2 Observasi vital sign DS: -
16.00 DO:
TD: 120/70 mmHg
Nadi: 80 x/mnt
Suhu: 36,2 oC
Respirasi:20 x/mnt
Pukul 1,2 Mengkaji nyeri DS: Pasien mengatakan masih merasa
18.00 nyeri, namun sudah berkurang
DO:
P: Nyeri semakin berat bila
digerakan
Q: Seperti ditusuk-tusuk
R: Nyeri di perut bawah
S: 3 (skala 1-10)
T: Hilang timbul
Pukul 1,2 Mengamjurkan pasien untuk DS: Pasien mengatakan kesulitan jika
19.00 miring kanan dan miring memiringkan badan sendiri.
kiri DO: Pasien melakukan miring kanan
dan miring kiri dengan dibantu
perawat dan keluarga.
Pukul 1,2 Melakukan vulva hygiene DS: Pasien mengatakan pembalutnya
19.30 sudah terasa penuh.
DO:
- Pembalut terisi penuh
- Lokhea rubra
- Tidak ada tanda-tanda REEDA
Pukul 1,2 Menganjurkan pasien untuk DS: Pasien mengatakan sudah merasa
21.30 istirahat mengantuk
DO: Pasien tampak rileks, pasien dan
keluarga bersiap-siap untuk
beristirahat.
Pukul 1,2 Kolaboratif pemberian obat DS: -
22.00 (IV) DO:
- Cefazolin - Obat masuk
- Tidak ada tanda-tanda alergi
Rabu 1,2 Observasi vital sign DS: -
21 Agst DO:
2019 TD: 110/70 mmHg
Pukul Nadi: 76 x/mnt
06.00 Suhu: 36 oC
Respirasi:20 x/mnt
Pukul 1,2 Kolaboratif pemberian obat DS: -
08.00 IV DO:
- Obat masuk
- Tidak ada tanda-tanda alergi
Pukul 1,2 Melakukan vulva hygiene DS: Pasien mengatakan butuh bantuan
08.30 untuk mengganti pembalut.
DO:
- Pembalut terisi 2/3 bagian
- Lokhea: Rubra
Pukul 1,2 Memberikan pasien posisi DS: Pasien meminta agar tempat
09.00 nyaman tidurnya bagian kepala ditunggikan
agar mudah menyusui bayinya:
DO: Pasien diberikan posisi semi
fowler 30o. Pasien sudah terlihat
nyaman.
Pukul 1,2 Menganjurkan pasien untuk DS: Pasien mengatakan sudah bias
11.00 miring kanan dan miring miring kanan dan miring kiri sendiri.
kiri DO: Pasien dapat melakukan miring
kanan dan miring kiri tanpa bantuan
perawat.
Pukul 1,2 Melatih teknik distraksi dan DS: Pasien mengatakan dibantu
12.00 relaksasi menemukan posisi nyaman untuk
menyusui bayinya.
DO: Pasien terlihat lebih nyaman
dengan posisi miring kanan saat
menyusui bayinya.
Pukul 1,2 Observasi vital sign DS: -
13.00 DO:
TD: 110/70 mmHg
Nadi: 78 x/mnt
Suhu: 36,2 oC
Respirasi: 20 x/mnt
Pukul 1,2 Mengkaji status nyeri pasien DS: Pasien mengatakan nyeri sudah
13.10 berkurang.
DO:
P: Nyeri semakin berat bila
digerakan
Q: Seperti ditusuk-tusuk
R: Nyeri di perut bawah
S: 1 (skala 1-10)
T: Hilang timbul
V. EVALUASI
NO HARI/
CATATAN PERKEMBANGAN PARAF
DX TGL/JAM
1 Rabu, 21 S: Pasien mengatakan tidak mengalami perdarahan berlebihan
Agustus setelah persalinan.
2019
Pukul O:
13.10 - Pasien P2013 post section caesarea dengan gemelli hari ke 1
- Pasien tampak lebih nyaman
- HB: 12,3 g/dl (20 Agustus 2019)
- Tanda REEDA: Tidak ada
- TFU: 2 jari dibawah pusat (Hari ke 1)
- Lokhea: rubra
- Tidak ada tanda-tanda REEDA
- Tanda-tanda vital
TD: 110/70 mmHg
Nadi: 78 x/mnt
Suhu: 36,2 oC
Respirasi: 20 x/mnt
A: Risiko perdarahan
P:
- Lanjutkan intervensi monitor tanda dan gejala perdarahan
- Lanjutkan intervensi memantau vital sign secara komprehensif.
- Catat tingkat hemoglobin / hematokrit sebelum dan sesudah
kehilangan darah, seperti yang di anjurkan.
- Pertahankan intake nutrisi yang adekuat
- Pertahankan intake cairan yang adekuat
- Kolaborasi pemberian obat sesuai indikasi
2 Rabu, 21 S: Pasien mengatakan nyeri sudah jauh berkurang.
Agustus
2019 O:
Pukul - Pasien tidak tampak meringis
13.10 - Pengkajian nyeri
P: Nyeri semakin berat bila digerakan
Q: Seperti ditusuk-tusuk
R: Nyeri di perut bawah
S: 1 (skala 1-10)
T: Hilang timbul
- Tanda-tanda vital
TD: 110/70 mmHg
Nadi: 78 x/mnt
Suhu: 36,2 oC
Respirasi: 20 x/mnt
A: Nyeri Akut
P:
- Lanjutkan latihan teknik distraksi dan relaksasi
- Kolaborasi pemberian obat paracetamol 500 mg (bila nyeri)
- Lakukan pengkajian nyeri secara komprehensif