Anda di halaman 1dari 17

ASUHAN GIZI

HEMORROID

Disusun oleh
Irma Kenanti
PO.62.31.3.16.239

PROGRAM STUDI DIV GIZI REGULER III


POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTRIAN KESEHATAN
2018-2019
KASUS III (Hemorroid)
Tn. Bt, umur 52 tahun, masuk rumah sakit di diagnose hemoroid grade III, anemia, TB 167
cm, BB 65 kg. pendidikan SMA, pekerjaan wiraswasta.
Riwayat penyakit sekarang :Pasien datang ke RSUD dr Doris Sylvanus dengan keluhan
kalau BAB nyeri dan mengeluarkan darah, ada benjolan di anus, sering pusing, badan lemas
tidak bertenaga.
Riwayat Penyakit Dahulu :Pasien dahulu sering menderita konstipasi dan hemoroid
Hasil Pemeriksaan Biokimia : HB 8,7 g/dl (N; 12-16 g/dl), Eritrosit 3,0 jt/UL (3,5-5,5
jt/UL), Leukosit 15,04 rb/mm3 (N: 4-12 rb/mm3), Trombosit 423.000/mm3 (N: 150-400
rb/mm3)
GDS =102 mg/dl (N <200)
Pemeriksaan Kimia Urin : kejernihan : kuning jernih
Data Klinis Pasien : TD 120/80 mmHg, nadi : 80x/menit, suhu : 36,5°C, pernafasan :
20x/menit.. Secara fisik pasien tampak sakit sedang, kesadaran compos mentis.
Terapi :
IVFD RL 20 tpm
Dulcolax 3 x 1
Amoxilin 3 x 1
Asammefenamat 3 x 1
Metronidazol 2 x 1
Riwayat Makan : Pasien makan 3 x sehari, makanan pokok 2,5 P, Lauk hewani 2 P,
lauknabati 1 P, sayur 1,5 P, goreng-gorengan 3 P, jajanan pasar 2 P, teh manis (gula 2 P),
minyak/santan 8 P. pasien suka makanan bersantan, jarang mengkonsumsi sayur dan buah.
Hasil Recall 24 Jam Selama sakit nafsu makan menurun, saat awal masuk RS didapatkan
energi 1490 kcal, protein 43 gr, lemak 58 gr, karbohidrat 198 gr.
Buat : NCP untuk kasus tersebut lengkap dengan rencana intervensinya !
Zat gizi Asupan makanan Kebutuhan Tingkat konsumsi Keterangan
Energi 1490 1852,4 80% Defisit ringan
Protein 43 138,9 30,9% Defisit berat
Lemak 58 41,2 140,8% Diatas kebutuhan
Karbohidrat 198 231,6 85,5% Desfisit ringan
SKRINING

1 Apakah pasien mengalami penurunan BB yang tidak


diinginkan dalm 6 bulan terakhir?
a. tidak ada penurunan berat badan Skor 0
b. tidak yakin/ tidak tahu /terasa baju lebih longgar Skor 1
c. jika iya. Berapa penurunan berat badan tersebut Skor 0
 1-5 kg
 6-10 kg
 11-15 kg
 .> 15 kg
2 apakah asupan makanan berkurang karena tidak nafsu
makan ?
a. Ya → Skor 1
b. Tidak Skor 0
Total skrinning MST Skor 2
Pasien dengan diadnosis khusus : YA
(DM / Kemoterapi / Hemodialisa / Geriatri / imunitas
menurun / lain-lain sebutkan Hemoroid
ASSESMENT GIZI
1. CH. CLIENT HISTORY
CH.1. Riwayat Personal
CH.1.1 Data Personal
CH.1.1.1 umur (52 tahun)
CH.1.1.2 Jenis kelamin ( laki-laki)
CH.1.1.5 Kemampuan membaca ( kemampuan membaca baik)
CH.1.1.6 Edukasi ( pendidikan SMA)
CH. 3 Riwayat Sosial
Pekerjaan : Wiraswasta
→ Identifikasi : Tn. BT berumur 52 tahun berjenis kelamin laki-laki pendidikan terakhir
SMA dan bekerja sebagai wiraswasta.

CH.2.1 RIWAYAT MEDIS/ KESEHATAN PASIEN/KLIEN/KELUARGA


CH.2.1. Riwayat medis/kesehatan terkait gizi dari pasien/ klien atau keluarga
CH.2.1.1 Keluhan klien terkait gizi
CH.2.1.14 Lain-lain :
 Sekarang : keluhan kalau BAB nyeri dan mengeluarkan darah, ada benjolan di
anus, sering pusing, badan lemas tidak bertenaga.
 Dulu : Pasien dahulu sering menderita konstipasi dan hemoroid
→ Identifikasi : pasien masih menderita konstipasi dan hemoroid disertai pusing, dan badan
lemas tidak bertenaga.

FH.1 RIWAYAT TERKAIT GIZI DAN MAKANAN (RIWAYAT GIZI)


FH.1. ASUPAN MAKANAN DAN ZAT GIZI
FH.1.1 Asupan Energi
 Asupan energi total klien saat dilakukan recall yaitu 1490 kkal (80,3% dari
total kebutuhan energy yaitu 1852,4 kkal).
→Identifikasi: diketahui bahwa asupan energi total klien masuk dalam kategori defisit ringan.
FH 1.2.2 AsupanMakanan
 Jenis Makanan
Jenis makanan yang dikonsumsi klien merupakan makanan biasa
 Variasi makanan
Saat dilakukan recall makanan yang dikonsumsi klien cukup bervariasi
→Identifikasi:dari data tersebut asupan makanan klien sudah cukup bervariasi karena dari
asupan tersebut ada makanan pokok, lauk hewani, lauk nabati, sayur dan buah dengan jenis
makanan biasa

FH 1.5 Asupan Zat Gizi Makro


FH 1.5.1 AsupanLemakdanKolestrol
FH 1.5.1.1 Lemak Total
 Asupan lemak total klien saat dilakukan recall yaitu 58 gram (140,8%dari total
kebutuhan lemak yaitu 41,2 gram)
→identifikasi:diketahui bahwa asupan lemak total klien masuk dalam kategori diatas
kebutuhan
FH 1.5.2 Asupan Protein
FH 1.5.2.1 Protein Total
 Asupan protein total klien saat dilakukan recall yaitu43 grm (30,9% dari total
kebutuhan protein yaitu 138,9 gram)
→identifikasi:diketahui bahwa asupan protein total klien masuk dalam kategori defisit berat
FH 1.5.3 Asupan Karbohidrat
FH 1.5.3.1 Karbohidrat Total
 Asupan karbohidrat total klien saat dilakukan recall yaitu198 gram (85,5%
dari total kebutuhan karbohidrat yaitu 231,6 gram)
→identifikasi:diketahui bahwa asupan KH total klien masuk dalam kategori defisit ringan.

FH. Pemberian Enternal dan Parenteral


FH.2.1.4.1 Akses Parenteral
Klien diberikan infus IVFS RL 20 tpm
FH .3 Penggunaan obat-obatan
FH.3.1 Suplemen Obat dan jamu
 Penggunaan Obat yang diresepkan
Dulcolax (3x1) Obat yang digunakan sebagai obat pencahar
atau pelancar buang air besar. Dulcolax
digunakan untuk
kasus konstipasi atau sembelit dan sebagai
salah satu persiapan tindakan operasi atau
tindakan lainnya. Konstipasi Dulcolax
mengandung zat bisacodyl. Zat ini berfungsi
untuk meningkatkan motilitas (gerakan)
dinding usus besar serta memiliki efek
meningkatkan kadar air dalam feses
(membuat feses menjadi lebih lunak).
Amoxilin (3x1) Obat yang termasuk antibiotik golongan
penisilin yang digunakan untuk mengatasi
infeksi berbagai jenis bakteri, seperti infeksi
pada saluran pernapasan, saluran kemih, dan
telinga. Amoxicillin hanya berfungsi untuk
mengobati infeksi bakteri dan tidak bisa
mengatasi infeksi yang disebabkan oleh
virus. Obat ini membunuh bakteri dengan
cara menghambat pembentukan dinding sel
bakteri.
Asam Mefenamat (3x1) Obat untuk mengobati rasa sakit ringan
hingga sedang / rasa nyeri
Metronidazol (2x1) Obat antimikroba yang digunakan untuk
mengobati berbagai macam infeksi yang
disebabkan oleh mikroorganisme protozoa
dan bakteri anaerob. Kedua jenis organisme
ini dapat hidup dan berkembang biak tanpa
bantuan oksigen

FH.4.2.12 Kesukaan Makanan


Klien menyukai makanan yang berlemak dan bersantan

2. ANTROPOMETRI (AD)
AD 1.1 Komposisi/Pertumbuhan/RiwayatBeratBadan
AD 1.1.1 TinggiBadan
 Tinggi badan klienyaitu167 cm → 1,67m
AD 1.1.2 BeratBadan
 Berat badan klien yaitu 65 kg
AD 1.1.5 IMT
 IMT pada klien 23,2 kg/m2 (BB normal)
Identifikasi: dari data tersebut diketahui bahwa status gizi klien masuk dalam kategori status
BB normal.

3. FISIK KLINIS (PD)


PD 1.1 Nutrition-Focused Physical Findings
PD 1.1.1 Penampilan Keseluruhan
 Keadaan umum klien baik.
 Klien dapat berkomunikasi dengan baik.
TD NADI SUHU PERNAFASAN
120/80mmHg 80x/menit 36,5’c 20x/menit

BD .Data biokimia ,tes medis dan prosedur


Hemoglobin Eritrosit Lukosit Trombosit GDS
8.7 g/dL 3,0 jt 15,04 rb/mm3 423.000/m3 102 mg/dL
Rendah Rendah Tinggi Tinggi Normal

BD . Profil Urine
Warna Urine : kuning jernih
DIAGNOSIS GIZI
I. DOMAIN INTAKE (NI)
NI.2.1 Asupan Oral Inadekuat
Berkaitan dengan asupan protein klien yang kurang dibuktikan dengan hasil recall 1
yaitu 43 gram dari total kebutuhan 138.9 gram dengan tingkat konsumsi 30,9 % (defisit berat)
, asupan energi klien dengan hasil recall 1 yaitu 1490 kkal dari total kebutuhan 1852.4 kkal
dengan tingkat konsumsi 80 % (defisit ringan) dan asupan karbohidrat klien berkurang
dibuktikan dengan hasil recall 198 gr dari total kebutuhan 231.6 gr dengan tingkat konsumsi
85.5 % (defisit ringan)

NI Kelebihan Asupan lemak


Berkaitan dengan asupan lemak klien kelebihan dibuktikan dengan hasil recall 1 yaitu
58 gr dari total kebutuhan 41.2 gr dengan tingkat konsumsi 140,8% (diatas kebutuhan)

II. DOMAIN CLINIS (NC)


NC.1.4 Perubahan Fungsi Gastrointestinal
Berkaitan dengan pasien didiagnosa hemoroid grade III dibuktikan dengan keluhan
pasien mengalami BAB nyeri dan mengeluarkan darah serta ada benjolan dianus.

NC.2.2 Perubahan nilai lab terkait gizi


Berkaitan dengan data lab nilai HB 8,7 g/dl dibuktikan dengan adanya pendarahan di
saluran cerna dan kurangnya konsumsi zat gizi protein dengan kategori defisit berat,
menyebabkan pasien mengalami anemia

III. DOMAIN PERILAKU LINGKUNGAN (NB)


NB.1 Pengetahuan dan kepercayaan
NB.1.1 Kurangnya pengetahuan terkait makanan dan zat gizi
Kurang pengetahuan terkait makanan dan zat gizi berkaitan dengan kurang pedulinya
dan kesadaran klien dalam pola makan yang kurang mengetahui tentang makanan sehat dan
diet rendah sisa untuk penderita hemoroid grade III yang sedang dideritanya
NB.1.2 Perilaku dan kepercayaan yang tidak mendukung terkait makanan dan zat gizi
Perilaku yang tidak mendukung terkait makan dan zat gizi berkaitan dengan pasien
dahulu sering mengalami konstipasi dan hemoroid dibuktikan dengan pasien suka makanan
yang bersantan dan jarang mengkonsumsi sayur dan buah yang dapat menyebabkan
gangguan gastrointestinal

IV. PRIORITAS

 Domain Intake
Saya memilih memprioritaskan domain intake dengan masalah asupan oral tidak
adekuat karena saya menemukan adanya defisit pada asupan energi, asupan protein dan
asupan karbohidrat.
INTERVENSI GIZI

1. Tujuan Diet
 Tujuan Jangka Pendek : meningkatkan asupan energi, asupan protein dan asupan
karbohidrat sebesar 30% dan menurunkan asupan lemak sebesar 30`% secara
bertahap dalam waktu 3 hari
 Tujuan Jangka Panjang: memperbaiki pola makan dan kebiasaan makan yang
tidak baik dan mempertahan status gizi pasien agar tetap normal dalam waktu 1
bulan.
2. Jenis diet
 Diet rendah sisa

3. Perhitungan zat gizi


a. Zat gizi dan perencanaan menu
Diketahui :
Jenis kelamin : laki-laki
Usia : 52 tahun
BB : 65 Kg
TB : 167 cm

BB 65
IMT = TBXTB = (1,67)²

Kg
=23,2 ⁄ (BB normal)

BEE = 66,473 + (13,752 x BB) + ( 5,003 x TB) – ( 6,755 x U)
= 66,473 + ( 13,5 x 65 ) + ( 5,003 x 167 ) – (6,755 x 52 )
= 66,473 + 877,5 + 835,5 – 351,26
= 1428,2 kkal
FA = Ringan (1,3)
FI = 1
Kebutuhan energi = BEE x FA x FI
= 1428 x 1,3 x 1
= 1856,4 kkal
± 5% = 1763.58 kkal – 1949 kkal

Kebutuhan zat gizi makro :


 Protein = 20% x 1856 ,4 = 92,8 gram
4
± 5% = 1763,6 gr - 1950 gr
 Lemak =20% x 1856,4= 41,2 gram
9
± 5% = 39,2 gr - 43,2 gr
 KH = 60% x 1856,4 = 279 gram
4
± 5% = 1578 gr - 2135 gr

Kebutuhan zat gizi mikro :


 Besi (fe) = BBA x nilai AKG
BBST
= 65x 12 = 14,4
55
± 5% = 13,7 – 15,15
 Vitamin B12 = 65 x 2,4 = 2,9
55
± 5% = 2,76 – 3,1
● Kalsium = 65 x 1000 = 1200
55
± 5% = 1140 – 1260
Tabel Audit Gizi II ( tabel Rencana Intervensi )
Energi dan zat Audit Gizi I Kebutuhan Rencana % rencana
gizi Intervensi Intervensi
Energi 80 % 1856,4 kkal 2037 kkal 110 %
Protein 30,9 % 92,8 gram 84,6 gram 60,9 %
Lemak 140,8% 41,2 gram 45,6 gram 110,8 %
Karbohidrat 85,5% 279 gram 267 gram 115,5 %

 Energi = 1856,4 x 110 = 2042 gram


100
± 5% =1932 kkal – 2152 kkal
 Protein = 92,8 x 60,9 = 56,5 gram
100
± 5% = 4,4 gr – 117,4 gr
 Lemak = 41,2 x 110,8= 41,2 gram
100
± 5% = 39.14 gr – 43,3 gr
 KH = 279 x 115,5 = 322,2 gram
100
± 5% = 206,7 gr – 437,7 gr

4. Prinsip diet
- Energi diberikan cukup
- Protein diberikan tinggi
- Lemak diberikan cukup
- KH diberikan rendah
- Serat diberikan rendah
- Cairan dan elektrolit cukup
5. Syarat diet
 Energi yang diberikan 1932 kkal – 2152 kkal sebagai sumber tenaga untuk
aktifitas
 Protein yang diberikan 4,4 gr – 117,4 gr untuk memelihara keseimbangan asam
basa cairan tubuh. Pertumbuhan dan pembentukkan protein diserum ,hb, enzim
,hormon dan antibody juga sebagai sumber energy
 Lemak yang diberikan 39.14 gr – 43,3 gr untuk sumber energi pelarut vitamin
larut lemak dan juga pemberian rasa sedap pada makanan
 Karbohidrat yang diberikan 206,7 gr – 437,7 gr untuk membentuk glikogen
sebagai cadangan energy
6. Bentuk makanan
Bentuk makanan saring
7. Frekuensi
- 3 kali makan 3 kali selingan (PKTS)
8. Rute
- Pada fase akut dipuasakan dan diberikan makanan secara parenteral / makanan
saring melalui oral
9. Edukasi gizi
Edukasi yang diberikan yaitu berupa konseling yang terdiri dari :
Topik : Diet rendah sisa untuk penderita hemoroid grade III
Waktu : ± 15 menit
Bentuk edukasi : konseling serta Tanya jawab
Sasaran : pasien / klien dan keluarga klien
Materi edukasi :
1. Diet rendah sisa
2. Pemilihan bahan makanan yang mengandung serat rendah, tidak bergas, tidak
berlemak tinggi, terlalu asam ,terlalu manis, dan berbumbu tajam yang
merangsang saluran pencernaan
3. Memperbanyak mengkonsumsi sayur dan buah
4. Memberikan makanan yang tinggi protein
5. Menghindari makan yang mengandung gas
6. Mengurangi makanan yang mengandung santan
7. Menghindari susu, produk susu dan daging berserat kasar

Perencanaan Menu

Bahan makanan Penukar Energi Protein Lemak KH


Makanan pokok 5 875 20 - 200
Lauk hewani rendah 3 150 21 6 -
Lauk hewani sedang 3,5 262,5 24,5 17.5
Lauk nabati 4 300 20 12 28
Sayur 2 50 2 - 10
Buah 3 150 - - 36

Minyak 1.5 75 - 7.5 -


Gula 1.5 75 - - 18
Total 1937,5 kkal 87.5 gr 43 gr 292 gr

Pembagian menu dalam sehari

BM URT Pagi Snack Siang Snack Malam Snack


M.K 5 1 1 1 ½ 1 ½
LH rendah 3 1 - 1 - 1 -
LH. Sedang 3,5 ½ 1 ½ 1 ½ -
L.N 4 1½ - 1½ - 1 -
Sayur 2 ½ - 1 - ½ -
Buah 3 ½ ½ ½ ½ ½ ½
Minyak 1.5 ½ ½ ½ - -
Gula 1.5 - ½ - ½ - ½
Total 22 5 3,5 6 3 4.5 1.5
Susunan menu dalam sehari

Waktu Menu makanan Bahan Berat


Pagi Bubur saring Beras 100 gr
Ikan nila 40 gr
Telur ayam 27,5 gr
Tahu 165 gr
Labu 50 gr
Buah Pisang 20 gr
Snack Bubur saring Beras 50 gr
Bakso 85 gr
Minyak zaitun 2,5 gr
Jus buah Jambu 50 gr
gula 6,5 gr

Siang Bubur saring Beras 50 gr


Kentang 105 gr
Hati ayam 15 gr
Ayam non kulit 40 gr
Tempe 75 gr
Buncis 100 gr
Minyak zaitun 2,5 gr
Buah Pepaya 55 gr
Snack Bubur saring Beras 50 gr
Bakso 85 gr
Minyak zaitun 2.5 gr
Jus mangga Mangga 45 gr
Gula 6,5 gr
Malam Bubur saring Beras 100 gr
Ikan haruan 40 gr
Telur bebek 27,5 gr
Tahu 110 gr
Wortel 50 gr
Buah Semangka 90 gr
Snack Bubur saring Beras 50 gr
Jus jeruk Jeruk 55 gr
Gula 6.5 gr

MONEV
Dampak asuhan Gizi Asupan energi dan zat gizi makro (P,L,KH)

Indikator Outcome Asupan zat Gizi pada recal I yaitu :


1. Energi : 1490 kalori
2. Protein : 43 gram
3. Lemak : 58 gram
4. KH : 198 gram
Kriteria (Depkes RI Tahun 1996) Asupan Zat Gizi berdasarkan recall I memiliki
Interpretasi sebagai berikut :
1. Energi : deficit ringan
2. Protein : defisit berat
3. Lemak : diatas kebutuhan
4. Karbohidrat : deficit ringan
Dokumentasi Monitroing Evaluasi Asupan zat gizi pada saat recal I yaitu :
1. Energi 1490 kalori dengan tingkat
konsumsi 80 % daritotal kebutuhan
energi
2. Protein 43 gram dengan tingkat konsumsi
30,9 % dari total kebutuhan
3. Lemak 58 gram dengan tingkat konsumsi
140,8 % dari total kebutuhan
4. Karbohidrat 198 gram dengan tingkat
konsumsi 85,5 % dari total kebutuhan
Dokumentasi Monitoring Evaluasi Pada tahap berikutnya akan dilakukan
monitoring evaluasi pada kunjungan berikutnya,
Pengkajian Setelah dilakukan intervensi pada
Gizi anak Bioji diketahui hasil dari
selanjutnya asupan zat gizi yaitu :
Setelah 1. Energi 1850 kkal dengan
intervensi tingkat konsumsi 90 %
(normal)
2. Protein 85,5 gram dengan
tingkat konsumsi 101,0 %
(normal)
3. Lemak 43 gram dengan
tingkat konsumsi 94 %
(normal)
4. Karbohidrat 272 gram
dengan tingkat konsumsi
101,8 % (normal)