Anda di halaman 1dari 4

Daftar Pustaka

Fitria, Tlita. 2009. “Prinsip Dasar Dan Aplikasi Penulisan Laporan Pendahuluan Dan Strategi
Pelaksanaan Tindakan Keperawatan”. Jakarta : Salemba Medika
Keliat, Bidiana. 2006. “Proses Keperawatan Kesehatan Jiwa”. Edisi 2. Jakarta : ECG
Yosep. 2009. “Keperawatan Jiwa”. [online] dikutip pada tanggal 10 Desember 2018
C. Masalah Keperawatan
1. Defisit Perawatan Diri
2. Gangguan Konsep diri : HDR
3. Isolasi Sosial

IV. Diagnosa
Defisit Perawatan Diri

V. Rencana Tindakan
1. Rencana tindakan keperawatan untuk klien
TUM : Klien mampu melakukan aktivitas perawatan diri secara mandiri seperti
mandi, berpakaian, makan, dan BAB/BAK
TUK :
1) Mengkaji kemampuan melakukan perawatan diri secara mandiri
Melatih pasien cara menjaga kebersihan diri
Membimbing pasien memasukkan dalam jadwal kegiatan harian
2) Memvalidasi masalah dan latihan sebelumnya
Menjelaskan cara makan yang baik
Melatih pasien cara makan yang baik
Membimbing pasien memasukkan dalam jadwal kegiatan harian
3) Memvalidasi masalah dan latihan sebelumnya
Menjelaskan cara eliminasi yang baik
Melatih cara eliminasi yang baik
Membimbing pasien memasukkan dalam jadwal kegiatan harian

2. Rencana Kegiatan untuk keluarga


1) Mendiskusikan masalah yang disarankan keluarga dalam merawat pasien
Menjelaskan pengertian, tanda dan gejala deficit perawatan diri, dan jenis
deficit perawatan diri yang dialami pasien beserta proses terjadinya
Menjelaskan cara-cara merawat pasien deficit perawatan diri
2) Melatih keluarga mempraktekkan cara merawat pasien dengan deficit
perawatan diri
Melatih keluarga melakukan cara merawat langsung kepada pasien deficit
perawatan diri
3) Membantu keluarga membuat jadwal aktivitas di rumah termasuk minum obat
(discharge planning)
Menjelaskan follow up pasien setelah pulang
LAPORAN PENDAHULUAN
PADA KLIEN DENGAN KASUS
“DEFISIT PERAWATAN DIRI”

I. Masalah Utama
Defisit Perawatan Diri

II. Proses Terjadinya Masalah


1. Pengertian
 Adalah salah satu kemampuan dasar manusia dalam memenuhi kebutuhannya
guna mempertahankan kehidupannya, kesehatan, dan kesejahteraan sesuai
dengan kondisi kesehatannya, klien dinyatakan terganggu keperawatan dirinya
jika tidak dapat melakukan perawatan diri (Depkes 2000).
 Adalah gangguan kemampuan untuk melakukan aktifitas perawatan diri
(mandi, berhias, makan,toileting) (Nurjannah, 2004).
 Adalah deficit perawatan diri yang terjadi akibat adanya perubahan proses
piker sehingga kemampuan untuk melakukan aktivitas perawatan diri
menurun (Keliat dan akemat 2007).
 Adalah suatu tindakan untuk memelihara kebersihan dan kesehatan seseorang
untuk kesejahteraan fisik dan psikis (Poter. Perry, 2005)

2. Rentang Respon

Adaptif Maladaptif

Pola Perawatan Kadang Tidak


diri seimbang perawatan diri melakukan
kadang tidak perawatan diri
Keterangan :

1. Pola perawatan diri seimbang : saat klien mendapatkan stressor dan mampu untuk
berperilaku adaptif, maka pola perawatan yang dilakukan klien seimbang, klien masih
melakukan perawatan diri.
2. Kadang perawatan diri kadang tidak : saat klien mendapatkan stressor kadang-kadang
klien tidak memperhatikan perawatan dirinya.
3. Tidak melakukan perawatan diri : klien mengatakan dia tidak peduli dan tidak bias
melakukan perawatan saat stressor