Anda di halaman 1dari 3

6. Bagaimana lingkungan pemasaran mempengaruhi keputusan upaya pemasaran?

Jawab:
Perusahaan harus melakukan analisis terhadap lingkungan pemasarannya untuk
menentukan berbagai ancaman yang mungkin dihadapi dan beberapa peluang yang
mungkin untuk dikelola. Disamping itu perusahaan juga harus melakukan analisis
terhadap kekuatan dan kelemahannya. Hasil analisis pemasaran ini merupakan informasi
penting yang digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan pada fungsi
perencanaan pemasaran, implementasi pemasaran, dan pengendalian pemasaran.
Sumber:
(http://aka2013feunma.blogspot.com/2016/12/manajemen-audit-pemasaran.html)

7. Bagaimana audit terhadap strategi pemasaran dapat membantu perusahaan dalam


meningkatkan keakuratan strategi pemasarannya?
Jawab: Audit terhadap strategi pemasaran bertujuan untuk menentukan bahwa
perusahaan telah menetapkan strategi yang selaras dengan tujuannya, sesuai dengan
lingkungan yang dihadapi. Sering terjadi bahwa tujuan dan strategi perusahaan tidak
secara jelas dinyatakan dan kemudian auditor harus menentukan pernyataan tujuan untuk
kepentingan pengevaluasiannya.
Sumber:
(http://aka2013feunma.blogspot.com/2016/12/manajemen-audit-pemasaran.html)

8. Dalam audit atas sistem informasi pemasaran, apa yang menjadi fokus utama auditor
untuk dapat mengambil kesimpulan tentang keberadaan sistem informasi tersebut?
Jawab:
Pertama sistem informasi pemasaran berinteraksi dengan manajer pemasaran unutk
menilai kebutuhan informasi oleh manajer pemasaran, selanjutnya system informasi ini
mengembangkan informasi yang dibutuhkan dari berbagai sumber informasi (catatan
internal, intelijen pemasaran, dan riset pemasaran). Analisis informasi memproses
informasi untuk menjadikannya lebih bermanfaat dan akhirnya sistem informasi
pemasaran mendistribusikan informasi kepada manajer pemasaran secara akurat dan tepat
waktu untuk membantu mereka dalam melaksanakan fungsi manajerialnya.
Sistem informasi pemasaran dirancang untuk menghubungkan kebutuhan manajemen
terhadap informasi berbagai aktivitas pemasaran yang telah dilakukan dan memenuhi
kebuthan informasi tersebut dalam menjalankan fungsi manajerialnya. Diawali dengan
mengidentifikasi kebutuhan manajemen terhadap berbagai informasi sebagai dasar
pengambilan keputusannya, system informasi pemasaran mengelola sumber informasi dan
menganalisisnya sehingga kebutuhan informasi oleh manajemen dapat terpenuhi secara
akurat dan tepat waktu. Identifikasi ini sangat penting karena tidak semua manajer
mengetahui tentang informasi yang dibutuhkannya.
Sumber:
(http://aka2013feunma.blogspot.com/2016/12/manajemen-audit-pemasaran.html)

9. Apa yang mendorong manajemen untuk melakukan audit pemasaran?


Jawab:
Untuk mengidentifikasi ancaman-ancaman pemasaran yang dihadapi perusahaan dan
merencanakan perbaikan yang diperlukan untuk mengeleminasi ancaman tersebut. Hasil
audit dapat memberikan gambaran yang objektif tentang kinerja pemasaran perusahaan
dan berbagai kekurangan yang terjadi dalam pengelolaan upaya pemasaran yang masih
memerlukan perbaikan. Rekomendasi yang diberikan auditor dapat menjadi alternatif
solusi atas kekurangan yang terjadi sehingga perbaikan-perbaikan yang perlu segera dapat
dilakukan.
Sumber:
(http://aka2013feunma.blogspot.com/2016/12/manajemen-audit-pemasaran.html)

10. Dalam melaksanakan audit atas fungsi pemasaran, auditor melakukan review dan
pengujian terhadap sistem pengendalian manajemen perusahaan. informasi apa
yang digali auditor dalam pengujian dan review tersebut?
Jawab:
Informasi yang digali auditor dalam pengujian dan review yaitu:
 Apakah departemen perusahaan memiliki pernyataan tujuan secara tertulis?
 Apakah pemasaran perusahaan menyesuaikan tujuan dengan perubahan
kondisi?
 Apakah perusahaan memiliki rencana bisnis actual untuk dibandingkan
nantinya dengan hasil yang dicapai?
 Apakah upaya pemasaran perusahaan didukung oleh SDM yang memadai?
 Apakah perusahaan telah menyusun upaya pemasarannya secara sistematis?
Sumber:
(http://aka2013feunma.blogspot.com/2016/12/manajemen-audit-pemasaran.html)

12. Audit pemasaran dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan kinerja


pemasarannya, informasi apa yang disajikan dalam laporan audit pemasaran yang
dapat digunakan perusahaan untuk meningkatkan kinerja pemasarannya?
Jawab:
Pada laporan audit pemasaran terdapat informasi mengenai kesimpulan hasil audit
yang kemudian berisi daftar ringkasan temuan audit yang mana dalam dalam table
tersebut auditor telah mengemukakan temuan temua yang ia temukan dari kondisi,
kriteria standar penyebab dan akibat kemudian disusul pada bab selanjutnya berupa
rekomendasi untuk perbaikan yang mana pada rekomendasi tersebut perusahaan dapat
melakukan sesuai rekomendasi yang telah direkom oleh auditor untuk dapat mengatasi
masalah masalah pemasaran yang sedang dihadapi sehingga kinerja pemasaran dapat
mengalami penyesuaian dan perbaikan yang akan berdampak pada meningkatnya kinerja
bagian pemasaran.
Sumber:
(https://www.scribd.com/doc/292995062/Audit-Pemasaran)

13. Dalam audit terhadap kebijakan produk, auditor menelusuri pemahaman


perusahaan berkaitan dengan sikap pembeli terhadap kualitas produk. Informasi
apa yang diinginkan auditor dan untuk apa? Jelaskan.
Jawab:
Sumber:

14. Pada saat melakukan audit atas fungsi promosi, saudara menanyakan “apakah
perusahaan memiliki tujuan periklanan yang dinyatakan dengan tegas?” informasi
apa yang ingin saudara dapatkan dari pertanyaan tersebut?
Jawab:
Sumber:

15. Apa saja kebijakan promosi yang baik?


Jawab:
Sumber:

16. Bagaimana auditor menilai efektivitas kebijakan promosi?


Jawab:
Dengan mengukur hasil promosi yang mana pengukuran ini melibatkan wawancara
dengan audiensi sasaran untuk mendapatkan informasi tentang apakah mereka mengenal
atau mengingat pesan yang disampaikan, berapa kali mereka melihatnya, poin apa dari
pesan tersebut yang paling mereka ingat. Disamping itu perlu juga diperoleh informasinya
tentang respon audiens, berapa banyak dari mereka yang membeli produk tersebut,
menyukainya dan membicarakan dengan orang lain.
Sumber:
(https://www.scribd.com/doc/292995062/Audit-Pemasaran)

17. Pada saat mengaudit fungsi distribusi, saudara menanyatakan “Apakah perusahaan
memiliki tujuan dan strategi distribusi yang dinyatakan dengan tegas?” Sebut dan
jelaskan kriteria strategi distribusi bagi produk agribisnis.
Jawab:
1) Kriteria Ekonomi, masing-masing alternative saluran akan menghasilkan tingkat
penjualan dan biaya yang berbeda pula.
2) Kriteria Kontrol dan Adaptif, jika menggunakan agen penjualan, perusahaan akan
mendapatkan masalah dalam hal pengendalian. Agen penjualan merupakan
perusahaan independen yang berusaha memaksimalkan labanya. Agen penjualan
mungkin berkonsentrasi pada pelanggan yang membeli paling banyak, bukan
mengutamakan mereka yang membeli barang produsen.
Sumber:
(IBK Bayangkara, Audit Manajemen : Prosedur dan Implementasi, Bab 5:213)

18. Harga adalah merupakan variabel untuk memenangkan persaingan. Sebagai


auditor pemasaran, bagaimana saudara menilai efektivitas harga yang ditetapkan
perusahaan dalam mendukung keunggulan bersaingnya.
Jawab:
Penilaian efektivitas harga yang ditetapkan perusahaan dalam mendukung keunggulan
bersaingnya adalah dengan mengidentifikasi kebijakan harga, apakah kebijakan harga
yang telah ditetapkan dapat memenuhi kelangsungan hidup produk, memaksimalkan laba
saat ini, apakah kebijakan harga yang telah ditetapkan mampu membuat perusahaan
menjadi pemimpin di pangsa pasar, yang mengutamakan keunggulan di pasar, baik
melalui kualitas, produk, pelayanan dan penekanan pada memaksimalkan kepuasan
pelanggan.
Sumber:
(IBK Bayangkara, Audit Manajemen : Prosedur dan Implementasi, Bab 5:203-204)