Anda di halaman 1dari 12

ANALISA PROSES INTERAKSI

Inisial klien : Tn.G


Status interaksi : Pertemuan ke 2 (Fase orientasi - terminasi)
Lingkungan : Perawat dan klien duduk berhadapan di ruang murai A, di sebelah kiri terdapat dua orang perawat. Jarak
antara perawat dengan perawat lainnya kurang lebih 2 meter.
Deskripsi klien : Penampilan Tn.G cukup bersih dan rapi, ekspresi klien tampak tenang, berjabat tangan, menatap perawat,
dan terkadang memandang ke arah lain.
Tujuan : Membina hubungan saling percaya dan mengeksplorasi perasaan klien saat ini.
Nama Mahasiswa : Eirene Rosalina Sibarani S.Tr.Kep
Tanggal/jam : 13 November 2019/ 12.00 WIB
Ruang : Murai A

KOMUNIKASI KOMUNIKASI NON ANALISA ANALISA BERPUSAT RASIONAL


VERBAL VERBAL BERPUSAT PADA KLIEN
PADA PERAWAT
P: Selamat pagi, pak ! P: Duduk berhadapan, Perawat memulai Klien tampak bersedia Ucapan salam perawat
mengulurkan tangan, percakapan dengan berinteraksi kepada klien menunjukkan
tersenyum, badan agak sikap terbuka penghargaan perawat
membungkuk kedepan, kaki kepada klien. Penghargaan
rapat menghadap kea rah klien kepada orang lain
K: Melihat ke arah perawat merupakan modal awal
dan mengulurkan tangan seseorang dapat membuka
diri dengan orang lain.
K: Selamat pagi bu K: Klien memandang Perawat tetap menjaga Klien berespon positif Perawat mempertahankan
perawat, menjawab dengan posisi tubuh dengan dengan salam yang sikap terbuka, memandang
singkat terapeutik disampaikan oleh perawat dan mendengarkan dengan
P: Mempertahankan sikap penuh perhatian ketika
terbuka, memandang dan berinteraksi dengan klien.
mendengarkan dengan penuh
perhatian
KOMUNIKASI KOMUNIKASI NON ANALISA ANALISA BERPUSAT RASIONAL
VERBAL VERBAL BERPUSAT PADA KLIEN
PADA PERAWAT
P: Perkenalkan nama saya P: Suara jelas tidak terlalu Perawat mencoba Klien mendengarkan Membuka diri bagi perawat
perawat anninah. Saya cepat, memandang klien untuk membuka diri pertanyaan perawat untuk memudahkan dan
senang dipanggil ibu iren. dengan bersahabat, sikap dan mencoba dengan serius membina hubungan saling
Nama bapak siapa dan terbuka dan tersenyum menggali identitas percaya dengan klien
senang dipanggil apa? K: Memalingkan pandangan klien
dari perawat, wajah serius
mendengarkan pertanyaan
perawat
K: Nama saya Tn.G, K: Suara klien terdengar Perawat menunjukkan Klien terlihat mulai Memperkenalkan diri dan
biasanya dipanggil Tn.G pelan, kontak mata (+), sering sikap terbuka dengan menampakkan rasa mengatakan nama panggilan
memandang ke arah lain klien percaya dengan perawat yang disukai dapat
P: Mendengarkan dengan meningkatkan rasa percaya
penuh perhatian dan sikap kepada orang lain
terbuka
P: Bagaimana perasaan P: Suara jelas, tetap Perawat mencoba Klien tampak menerima Perawat mencoba
bapak saat ini? tersenyum, mempertahankan membuka diri dan dan terbuka dengan menggali kondisi klien
sikap terbuka, memandang mencoba menggali diskusi yang akan dengan pertanyaan terbuka,
klien dengan bersahabat data baru yang dilakukan dengan memberi kesempatan klien
K: Memandang perawat, mungkin sangat perawat mengeksplorasikan apa yang
wajah tampak lebih rileks diperlukan dari klien dirasakan klien
K: Baik dan nyaman K: Suara terdengar pelan dan Perawat menunjukkan Klien sudah mulai Klien sudah mulai membuka
kurang jelas, wajah terlihat sikap terbuka dengan menanamkan sikap diri dengan perawat. Ini
datar memandang ke arah lain klien terbuka dengan perawat merupakan awal yang baik
P: Memandang klien dengan untuk mengetahui lebih
sikap bersahabat dan dalam lagi tentang masalah
mempertahankan sikap yang dihadapinya
terbuka
KOMUNIKASI KOMUNIKASI NON ANALISA ANALISA BERPUSAT RASIONAL
VERBAL VERBAL BERPUSAT PADA KLIEN
PADA PERAWAT
P: Bagaimana kalau kita P: Mempertahankan kontak Perawat melakukan Klien mendengarkan Teknik validasi untuk
membicarakan tentang mata, sambil mengangguk klarifikasi terhadap penjelasan dan terlihat memastikan ucapan klien.
suara yang sering perlahan, dengan suara penuh Masalah yang ingin mengungkapkan Kontrak waktu, topik dan
bapak dengar? Apakah perhatian dihadapi klien serta permasalahan yang tempat merupakan cara
bapak tidak keberatan? K: Memandang perawat, membuat kontrak dihadapi untuk menjalin hubungan
Berapa lama kira-kira kita mendengarkan pertanyaan pertemuan dan yang terapeutik.
mengobrol? Dimana kita dengan serius, muka tampak menentukan topik
akan mengobrol? mulai rileks, pembicaraan
tangan diletakkan di atas
paha.
K: Boleh bu, terserah ibu K: Wajah sudah tampak Perawat Klien sudah tampak Klien sudah dapat membuat
atau kapan bisanya rileks, memandang lawan mempertahankan percaya dengan kehadiran suatu keputusan yang
bicara sikap terbuka dengan perawat dan dapat sederhana. Hal ini
P: Tersenyum dan klien membuat kontrak yang menandakan bahwa proses
menganggukkan kepala. jelas kognitif klien masih baik
P: Baiklah, bagaiman P: Tersenyum, Perawat memberikan Klien terlihat ingin Perawat
kalau kita ngobrol kurang mempertahankan sikap pertanyaan terbuka menyampaikan sesuatu memberikan pertanyaan
lebih 10 menit, di ruangan terbuka, suara jelas kepada klien terbuka yang bersifat
ini saja ya pak? Baiklah eksplorasi, sesuai dengan
sekarang coba K: Mendengarkan pertanyaan teori bahwa eksplorasi
bapak ceritakan lebih perawat, memandang adalah mempelajari topik
lanjut tentang suara yang perawat. secara mendalam.
sering bapak dengar
KOMUNIKASI KOMUNIKASI NON ANALISA ANALISA BERPUSAT RASIONAL
VERBAL VERBAL BERPUSAT PADA KLIEN
PADA PERAWAT
K: Sekarang saya sudah K: Menjawab dengan suara Perawat mencoba Klien tampak ingin Mengeksplorasi
tidak pernah mendengar pelan & memandang kearah memahami apa yang menceritakan masalahnya permasalahan
suara - suara lagi, lain saat bercerita dan sesekali dikatakan oleh klien dengan perawat klien bertujuan untuk
menatap mata perawat. mengidentifikasi masalah
utama klien.
P: Mengangguk kepala,
memandang klien dengan
ramah, mendengarkan
P: suara seperti apa yang P: Memandang klien dengan Perawat mencoba Klien mencoba Mengeksplorasi
bapak dengar? bersahabat, mempertahankan menggali lebih dalam memahami pertanyaan permasalahan klien dan
sikap terbuka tentang masalah klien perawat bertujuan untuk
K: Memandang perawat mengidentifikasi masalah
sambil menjlaskan isi utama klien.
halusinasi
K: Biasanya suara anak K: Menjawab dengan suara Perawat mencoba Klien berusaha
Klarifikasi dari klien
saya yang sudah yang pelan dan kurang jelas. memahami penjelasan menjelaskan tentang hal
menandakan klien sudah
meninggal memangil nama yang diberikan klien. yang ditanyakan oleh
mencoba berpikir rasional.
saya P : Mendengarkan penjelasan perawat Hal ini dilakukan perawat
dari klien dengan serius untuk meningkatkan
kemampuan analisa klien
terhadap suatu masalah.
P: Apakah suara tersebut P: Memperhatikan klien, Perawat mencoba Klien terlihat ingin Perawat berusaha
mengajak bapak mempertahankan sikap untuk menggali lebih mengungkapkan apa yang mengeksplorasi dengan
berbicara? terbuka jauh tentang isi ia alami memberikan pertanyaan
K: Mendengarkan kata-kata halusinasi terbuka yang bertujuan
perawat dengan serius. untuk menggali pikiran dan
perasaan klien
KOMUNIKASI KOMUNIKASI NON ANALISA ANALISA BERPUSAT RASIONAL
VERBAL VERBAL BERPUSAT PADA KLIEN
PADA PERAWAT
K: Tidak K: Mata memandang kearah Perawat berusaha
Klien berusaha Penjelasan dari klien
lain dan berkata dengan tegas menggali kemampuan
menjelaskan isi halusinasi menandakan klien sudah
klien mengenal mencoba berpikir rasional.
P: Mendengarkan dengan halusinasi Hal ini dilakukan perawat
serius sambil tetap untuk meningkatkan
mempertahankan kontak mata kemampuan analisa klien
terhadap suatu masalah.
P: Kapan biasanya bapak P: Tetap mempertahankan Perawat berusaha Klien terlihat Teknik eksplorasi dengan
mendengar suara itu? kontak mata menggali mengungkapkan memberikan pertanyaan
permasalahan klien pengalaman yang terbuka bertujuan untuk
K: Berusaha mengingat, dirasakannya menjelaskan pikiran dan
ekspresi wajah tenang. perasaan klien.

K:suara itu muncul terus K: Memandang perawat Perawat mencoba Klien berusaha Eksplorasi bertujuan untuk
menerus sesaat kemudian memandang menggali menceritakan masalahnya menjelaskan pikiran dan
kearah lain, nada suara rencana klien lebih perasaan yang dialami klien
terdengar pelan dalam.
P: Tetap memandang klien
dengan penuh perhatian
P: Pada kondisi yang P: Mempertahankan kontak Perawat berusaha Klien tampak sudah Perawat mencoba
bagaimana suara itu mata dan sikap terbuka menggali kemampuan mengingat halusinasi nya memberikan pertanyaan
muncul? klien mngenal terbuka yang bersifat
K: Diam sesaat, berpikir, klien halusinasi eksplorasi sehingga dapat
berusaha untuk mengingat tergali permasalahan klien
sebenarnya
KOMUNIKASI KOMUNIKASI NON ANALISA ANALISA BERPUSAT RASIONAL
VERBAL VERBAL BERPUSAT PADA KLIEN
PADA PERAWAT
K : suata itu muncul terus K: Menjawab dengan suara Perawat Klien tampak sudah Perawat berusaha
tidak menentu, terkadang pelan sambil memandang ke mendengarkan mulai mengenal mengeksplorasi lebih jauh
saat sendirian, kadang saat arah perawat keterangan yang halusinasinya untuk melengkapi isi
di jalan atau pun di disampaikan klien halusinasi yang dialami
keramaian P: Menatap klien dengan klien
penuh perhatian
P: Bagaimana respon P: Bicara jelas, badan agak Perawat berusaha Klien tampak mengingat Perawat memberikan
bapak saat mendengar condong ke arah klien, menggali kembali masalah yang ia pertanyaan terbuka pada
suara itu tersebut? memandang klien dengan alami klien untuk mengeksplorasi
bersahabat lebih jauh
K: Mengalihkan pandangan ke
arah lain sambil berpikir
sejenak.
K: Saya merasa takut K: Ekspresi serius, kontak Perawat berusaha Klien mengungkapkan Penjelasan dari klien
mata dipertahankan menyimak cerita klien. perasaannya menunjukkan proses
P: Mendengar cerita klien kognitif yang masih baik
dengan seksama dan
mengamati perubahan
ekspresi wajah klien.

P: Apa yang bapak lakukan P: Bicara jelas, badan agak Perawat berusaha Klien tampak mengingat Perawat memberikan
jika mendengar suara condong ke arah klien, menggali kembali masalah yang ia pertanyaan terbuka pada
tersebut? memandang klien dengan alami klien untuk mengeksplorasi
bersahabat lebih jauh
K: Mengalihkan pandangan ke
arah lain sambil berpikir
sejenak.
KOMUNIKASI KOMUNIKASI NON ANALISA ANALISA BERPUSAT RASIONAL
VERBAL VERBAL BERPUSAT PADA KLIEN
PADA PERAWAT
K: Saya diam saja dan K: Ekspresi serius, kontak Perawat berusaha Klien tampak Penjelasan dari klien
mengucapkan mata dipertahankan menyimak cerita klien. menceritakan menunjukkan proses
astaghfirullahaladzim P: Mendengar cerita klien halusinasinya kepada kognitif yang masih baik
dengan seksama dan perawat
mengamati perubahan
ekspresi wajah klien.
P: Apa dengan cara P: Mempertahankan sikap Perawat berusaha Klien terlihat .Perawat memberikan
tersebut suara itu bisa terbuka dan menjaga kontak mengeksplore memperhatikan pertanyaan terbuka untuk
hilang? mata kemampuan klien pertanyaan perawat mengksplorasi agar klien
K: Menyimak pertanyaan menyelesaikan dengan serius dapat menjelaskan pikiran
perawat dengan serius masalah dan perasaan yang
dialaminya
K: Kadang tiba-tiba hilang K: Mempertahankan kontak Perawat berusaha Klien terlihat Eksplorasi bertujuan untuk
kadang muncul terus mata menyimak cerita klien bersemangat memberikan menjelaskan pikiran dan
P: Mengangguk perlahan, jawaban perasaan yang dialami klien
tetap memandang klien
P: Nah baiklah pak, apa P: Mempertahankan sikap Perawat berusaha Klien terlihat Eksplorasi bertujuan untuk
yang bapak alami itu terbuka dan menjaga kontak memberikan bersemangat menyimak menjelaskan pikiran dan
dinamakan halusinasi mata penjelasan mengenai penjelasan perawat perasaan yang dialami klien
pendengaran. Dan itu tidak K: Menyimak penjelasan dan halusinasi
baik. Ada cara yang lebih pertanyaan perawat dengan
bagus untuk mengontrol serius
halusinasi. Bapak man
mau belajar cara
mengontrol, halusinasi?
K: Bagaimana caranya bu? K: Ekspresi serius, sambil Perawat mencoba Klien memberikan Penjelasan perawat
memandang perawat. memahami pertanyaan pertanyaan setelah membantu klien untuk
P: Memandang klien dengan klien mendengarkan penjelasan mengenali halusinasi yang
bersahabat, mempertahankan perawat dialaminya
sikap terbuka
KOMUNIKASI KOMUNIKASI NON ANALISA ANALISA BERPUSAT RASIONAL
VERBAL VERBAL BERPUSAT PADA KLIEN
PADA PERAWAT
P: Ada 4 cara mengontrol P: Mempertahankan sikap Perawat memberikan Klien terlihat Penjelasan perawat
halusinasi yaitu
terbuka dan menjaga kontak penjelasan cara memperhatikan membantu klien untuk
menghardik, obat,
mata mengontrol halusinasi penjelasan perawat mengontrol halusinasi
bercakap-cakap, dan
K: Menyimak penjelasan dan dengan serius dengan menghardik
aktivitas terjadwal.
pertanyaan perawat dengan
Sekarang kita belajar cara serius
yang pertama yaitu
menghardik. Kita mulai ya
pak?
K: Boleh bu K: Ekspresi serius, sambil Perawat merasa Klien menyetujui belajar Persetujuan menunjukkan
tetap mempertahankan kontak senang karena klien cara menghardik adanya kemauan dari klien
mata, mengertukan dahi menerima tawaran untuk menyelesaikan
P: Mengangguk dan perawat masalahnya
memperhatikan adanya
perubahan ekspresi
P: Saya akan P: Mempertahankan sikap Perawat memberikan Klien terlihat Penjelasan perawat
mempraktekkan terlebih terbuka dan menjaga kontak penjelasan cara memperhatikan membantu klien untuk
dahulu, jika bayangan itu mata mengontrol halusinasi penjelasan perawat mengontrol halusinasi
muncul bapak tutup kedua K: Menyimak penjelasan dan dengan menghardik dengan serius dengan menghardik
mata bapak kemudian pertanyaan perawat dengan
katakan dengan keras serius
dalam hati ”pergi-pergi
saya tidak mau lihat, kamu
tidak nyata”. Begitu
seterusnya sampai
bayangan tersebut hilang.
Coba bapak ulangi dan
praktekkan apa yang telah
saya lakukan tadi.
KOMUNIKASI KOMUNIKASI NON ANALISA ANALISA BERPUSAT RASIONAL
VERBAL VERBAL BERPUSAT PADA KLIEN
PADA PERAWAT
K: Boleh bu K: Ekspresi serius, menutup Perawat merasa Klien mempraktekkan Persetujuan mengulangi
mata sambil mempraktekkan senang karena klien cara menghardik menunjukkan adanya
cara menghardik mampu kemauan dari klien untuk
P: Mengangguk dan mempraktekkan menyelesaikan masalahnya
memperhatikan kembali cara
menghardik
P: Bagus sekali bapak P: Tersenyum memandang Perawat memberikan Klien tampak senang Pemberian reinforcement
sudah bisa mempraktekkan klien reinforcement (+) positif merupakan bentuk
cara menghardik. Sekarang K: mengangguk dan penghargaan kepada klien,
bagaimana perasaan mempertahankan kontak mata hal ini dapat meningkatkan
bapak? harga diri klien dan
memotivasi klien
mempertahankan perilaku
baru

K: Senang bu... K: Tersenyum danPerawat mengamati Klien tampak serius Evaluasi subjektif
memandang senang pada ekspresi klien untuk mengungkapkan membantu perawat
perawat memvalidasi perasaannya mengevaluasi hasil proses
P: Tersenyum pada klien ungkapan verbal dan penyelesaian masalah yang
non verbal klien diajarkan
P: Bagus sekali, baiklah, P: Tersenyum memandang Perawat memberikan Klien terlihat menyimak Pemberian reinforcement
kalau begitu bagaimana klien reinforcement (+) dan tawaran perawat positif dan menyepakati
kalau besok kita K: Mengangguk, langsung menawarkan kontrak merupakan bentuk
mengobrol kembali dan mempertahankan kontak mata kesepakatan untuk penghargaan kepada klien,
melanjutkan latihan pertemuan berikut hal ini dapat meningkatkan
mengontrol hlalusinasi baik topik, waktu, harga diri klien dan
dengan cara menghardik. tempat memotivasi klien
Apa bapak bersedia? Mau mempertahankan perilaku
jam berapa kita baru
mengobrol? Dimana?
KOMUNIKASI KOMUNIKASI NON ANALISA ANALISA BERPUSAT RASIONAL
VERBAL VERBAL BERPUSAT PADA KLIEN
PADA PERAWAT
K: Saya kapan bisa nya saja K: Memandang perawat Perawat merasa Klien mencoba Kemampuan klien
bu dengan ekspresi serius senang atas kemauan memberikan kesempatan membolehkan perawat untuk
P: Tersenyum pada klien klien menyepakati perawat menentukan menetapkan waktu interaksi
kontrak dan waktu kontrak menunjukkan klien percaya
membolehkan perawat selanjutnya pada perawat untuk
membuat jadwal mengambil keputusan
pertemuan terhadap klien
P: Baiklah pak, kita akan P: Tersenyum, memandang Perawat puas dengan Klien tampak senang Terminasi adalah saat untuk
ketemu lagi jam 15.00 WIB klien dengan bersahabat, interaksi yang karena perawat mengubah perasaan dan
selama 10 menit, di mempertahankan sikap dilakukan dengan membantunya dalam memori serta untuk
ruangan ini, kita akan terbuka klien mengatasi masalahnya mengevaluasi kemajuan
praktikkan cara K: Memandang perawat klien dan tujuan yang telah
mengontrol halusinasi dengan ekspresi serius dicapai
dengan menghardik.
Sampai bertemu lagi,
selamat beristirahat pak...

KESAN PERAWAT :
Perawat menganalisis bahwa dalam pertemuan kedua perawat berhasil mencapai hubungan saling percaya dengan klien. Hal ini ditandai
dengan klien sudah mau bercerita tentang apa yang dirasakannya dan bersedia belajar cara penyelesaian masalah. Hasil interaksi
menunjukkan kemampuan klien menerima dan mempraktikkan cara yang diajarkan. Interaksi perlu ditingkatkan untuk membantu klien
mengoptimalkan kemampuan mengontrol halusinasi dengan cara menghardik.