0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
178 tayangan5 halaman

Lampu Tidur Dapat Disesuaikan dengan Raspberry Pi

Laporan ini mendeskripsikan proyek mini pengontrolan lampu tidur menggunakan Raspberry Pi, potensiometer, dan LED. Proyek ini memungkinkan pengguna mengatur tingkat terang lampu dengan mengubah nilai potensiometer antara hijau yang nyaman dan kuning yang terang.

Diunggah oleh

Muhammad Farhan
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
178 tayangan5 halaman

Lampu Tidur Dapat Disesuaikan dengan Raspberry Pi

Laporan ini mendeskripsikan proyek mini pengontrolan lampu tidur menggunakan Raspberry Pi, potensiometer, dan LED. Proyek ini memungkinkan pengguna mengatur tingkat terang lampu dengan mengubah nilai potensiometer antara hijau yang nyaman dan kuning yang terang.

Diunggah oleh

Muhammad Farhan
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN

PRAKTIK MIKROKONTROLER DAN ANTARMUKA LANJUTAN


KELAS TT-5A - PSTT JTE PNJ

C. APLIKASI DIY

1 NAMA PIC MUHAMMAD FARHAN

2 JUDUL APLIKASI Adjustable Sleeping Lamp


(MAKS. 3 KATA)

3 DESKRIPSI APLIKASI Mini project ini dibuat sebuah pengontrolan lampu tidur dengan menggunakan Raspberry
Pi (Node-Red), Potentiometer dan Led. Terdapat satu buah potensiometer dan dua buah
lampu indicator (LED). LED tersebut menunjukkan indikator warna ketika lampu
menyala. Apabila input potensiometer diberi nilai 1, maka lampu akan berubah menjadi
hijau. Sedangkan apabila input potensiometer diberi nilai 0, maka lampu akan berubah
menjadi kuning. Warna hijau memiliki kesan nyaman dan hangat. Sedangkan warna
kuning memiliki tingkat terang yang pas untuk beraktifitas.
4 GAMBAR SKEMATIK
(DIBUAT DENGAN SOFTWARE)
5 FLOW CHART
(DIBUAT DENGAN SOFTWARE)
6 SKETCH (SOURCE CODE) from node-red import LED, Potentiometer

greenLed = LED(24)

yellowLed = LED(17)

Potentiometer = Switch(27)

def switched(Potentiometer):

if input Potentiometer is 1:

digitalWrite(greenLed, HIGH);

digitalWrite(yellowLed, LOW);

else:

digitalWrite(greenLed, HIGH);

digitalWrite(yellowLed, LOW);

7 ANALISIS RANGKAIAN Pada sketch dideklarasikan “from node-red import LED, Potentiometer” untuk
ANTARMUKA DAN SKETCH mengimport module dan library yang di butuhkan. “greenLed = LED(24)” dan “yellowed
= LED (17) untuk menentukan bahwa pin tersebut yang terhubung sebagai output.
“Potentiometer = Switch(27)” sebagai pengatur pin 27 adalah input yang terhubung
dengan Potentiometer Switch.
“def switched(Potentiometer):
if input Potentiometer is 1:

digitalWrite(greenLed, HIGH);

digitalWrite(yellowLed, LOW);
else:

digitalWrite(greenLed, HIGH);

digitalWrite(yellowLed, LOW);”

untuk mengetahui apabila potentiometer diberi input 1 maka greenLed akan menyala
sedangkan potentiometer diberi input 0 maka yellowLed akan menyala sebagai indikator.

Anda mungkin juga menyukai