0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
78 tayangan14 halaman

Rencana Keperawatan untuk Nyeri dan Nutrisi

[Ringkasan] Rencana keperawatan tersebut membahas tiga diagnosa utama pasien yaitu nyeri akut lambung, nutrisi kurang, dan gangguan pola tidur. Tujuan keperawatan adalah mengurangi nyeri, memenuhi kebutuhan nutrisi, dan mengembalikan pola tidur normal pasien. Intervensi keperawatan meliputi pengkajian, pendidikan kesehatan, kolaborasi dengan dokter dan ahli gizi, serta pemantauan perkembangan pasien.

Diunggah oleh

Asep Mkgta
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
78 tayangan14 halaman

Rencana Keperawatan untuk Nyeri dan Nutrisi

[Ringkasan] Rencana keperawatan tersebut membahas tiga diagnosa utama pasien yaitu nyeri akut lambung, nutrisi kurang, dan gangguan pola tidur. Tujuan keperawatan adalah mengurangi nyeri, memenuhi kebutuhan nutrisi, dan mengembalikan pola tidur normal pasien. Intervensi keperawatan meliputi pengkajian, pendidikan kesehatan, kolaborasi dengan dokter dan ahli gizi, serta pemantauan perkembangan pasien.

Diunggah oleh

Asep Mkgta
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA KEPERAWATAN

NO DIAGNOSA TUJUAN KRITERIA HASIL INTERVENSI KEPERAWATAN


KEPERAWATAN
1. Nyeri akut b/d Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x 24 Mandiri
peningkatan HCL jam, diharapkan nyeri berkurang sampai dengan hilang 1. Menanyakan keluhan yang di rasakan klien
lambung dengan criteria hasil : 2. Kaji nyeri secara komprehensif meliputi
1. Pasien dapat mengontrol nyeri (lokasi, karakteristik, dan onset, durasi,
2. Pasien melaporkan nyeri berkurang atau hilang frekuensi, kualitas, intensitas nyeri )
3. Skala 0-10. 3. Ajarkan tentang teknik nonfarmakologi
4. TTV dalam batas normal (relaksasi) untuk mengurangi nyeri
5. Pasien tidak gelisah 4. Obs TTV
1. 5. kolaborasi dengan dokter dalam pemberian obat Kolaborasi
5. Kolaborasi dengan dokter dalam pemberian
obat
2. Nutrisi kurang dari Setelah dilakukan tindakan keperawatan 3x 24 jam Mandiri
kebutuhan tubuh b/d diharapkan kebutuhan nutrisi klien adekuat dengan 1. kaji adanya alergi makanan
anoreksia kriteria hasil 2. kaji pola makan pasien
- pasien mengatakan nafsu makan bertambah/kembali 3. beri makanan dengan porsi kecil tapi sering
normal
- porsi makan bertambah / dihabiskan ± 4-5 sendok
Kolaborasi

1
- pasien mengatakan muntah berkurang 4. kolaborasi dengan ahli gizi dalam
- KU baik menentukan jumlah nutrisi dan kalori yang
dibutuhkan

Health education
5. anjurkn pasien untuk menghindari
makanan yg asam, pedas, keras yg dpt
merangsang iritasi pada mukosa lambung

6. (pendidikan kesehatan) tentang pentingnya


nutrisi bagi kesembuhan pasien

3 Gangguan pola tidur setelah dilakukan tindakan keprawatan 3x24 jam pola Mandiri
b/d ketidaknyamanan istirahat /tidur klien dapat normal kembali 1. ciptakan lingkungan yang tenang
terhadap nyeri 1. pasien tampak segar dan nyaman
2. frekuensi tidur teratur 2. beri posisi senyaman mungkin sesuai
3. konungitva tidak anemis keinginan klien
3. monitor/catat kebutuhan tidur klien

IMPLEMENTASI & EVALUASI

2
Catatan perkembangan : Hari pertama

NO DX HARI/TANGGAL IMPLEMENTASI EVALUASI


1. 1. Menanyakan keluhan yang dirasakan klien
Dengan Hasil : S : Klien menyatakan, masih nyeri.
- klien mengatakan masih merasakan nyeri dan O : Wajah klien tampak meringis
pasien terlihat lemah dan wajah tampak menahan TTV
nyeri TD : 100/ 70 MmHg
2. Mengkaji nyeri secara kompheretif SB : 36,6°C
Dengan hasil : N : 90x/menit
P : Nyeri diulu hati R : 22x/menit
Q : Seperti di tusuk tusuk A : Masalah belum teratasi
R : Nyeri di epigastrium P : Lanjutkan Intervensi keperawatan (1,2,3,4)
S: 6
T : Terus menerus.
3. Mengajarkan klien tehnik masas untuk mengurangi
nyeri
Dengan Hasil :
- Klien diajarkan tehnik nafas dalam sebanyak
10x namun belum ada perubahaaan

3
4. Observasi TTV
Dengan hasil
TTV
 TD: 100/70 mmHg, Suhu : 36,6°C , N :100/menit
RR : 22x/menit.
5. Kolabarasi dengan dokter dalam pemeberian obat
Dengan Hasil :
- Domperidon
- Inj pumpizel
- Episen syr
2. 1. Kaji adanya alergi makanan
Dengan hasil : S:
- klien tidak memiliki alergi terhadap - pasien mengatakan masih muntah ± 2-3x
makana - pasien mengatakan tidak ada nafsu makan
2. mengkaji pola makan pasien O:
Dengan hasil : - pasien masih muntah
- frekuensi makan pasien hanya makan 3-4 - porsi makan hanya bertambah 1sendok
sendok - KU lemah
3. menganjurkan dan memberi makan dengan A:
porsi kecil tapi sering Masalah teratasi sebagian

4
. Dengan hasil : P : Lanjutkan intervensi
klien belum ada nafsu makan
4. kolaborasi dengan ahli gizi dalam menentukan
jumlah kalori dan nutrsi
Dengan Hasil :
- 53x15 =1.590 kkal yang diperlukan klien
5. menganjurkan pasien untuk menghindari
makanan yang asam, pedas, keras, dan panas,

Dengan hasil;
- klien mengerti dan mengatakan akan
mengikuti anjuran yang diberikan

6. memberikan pendidikan pada pasien tentang


pentingnya nutrisi bagi kesembuhan pasien
Dengan hasil :
- pasien mengerti akan penjelasan perawat

3. 1. Menciptakan lingkungan yang tenang dan


nyaman S : klien mengatakan belum bisa isitirahat

5
Dengan hasil : O: klien mengatakan membutuhkan bed rest total
- Kamar tidur klien di berikan pencahayaan A:masalah belum teraasi
- Pengunjung dibatasi agar klien bias tidur dan P : intervensi di hentikan
istirahat dengan nyaman
1. Memberikan posisi senyaman mungkin
Dengan hasil :
- klien tidur dengan posisi semi fowler karena klien
mengatakan merasa nyaman dengan posisi tersebut
2. Memonitor kebutuhan tidur klien
Dengan hasil
- Klien belum bisa sepenuhnya istirahat karena
masih mersakan nyeri
- Klien mengatakan membutuhkan bed rest total
- Klien tidur hanya 4 jam lalu terbangun dan pada
siang hari 1 jam

Catatan perkembangan : Hari kedua

6
NO DX HARI/TANGGAL IMPLEMENTASI EVALUASI
1. 1 Menanyakan keluhan yang dirasakan klien
Dengan Hasil : S : Klien menyatakan, masih nyeri.
klien mengatakan nyeri sudah berkurang O : Wajah klien tampak meringis
2 Mengkaji nyeri secara kompheretif TTV
Dengan hasil : TD : 100/ 70 MmHg
P : Nyeri diulu hati SB : 36,6°C
Q : seperti tertekan N : 90x/menit
R : nyeri di bagian epigastirium R : 22x/menit
S: 4 A : Masalah belum teratasi
T : Hilang Timbul P : Lanjutkan Intervensi keperawatan (1,2,3,4)
3 Mengajarkan klien tehnik masas untuk mengurangi
nyeri
Dengan Hasil :
- Klien mengikuti tehnik yang di ajarkan.
- Klien mengatakan mulai merasakan
perubahanrasa nyeri setelah di ajarkan tehnik
nafas dalam

[Link] TTV
Dengan hasil :

7
TD : 110/80MmHg
N :90x/menit
R : 21x/menit
SB : 36,6°C
2. 2. mengkaji pola makan pasien
Dengan hasil : S:
frekuensi makan pasien hanya makan 3-4 sendok - klien mengatakan sudah mulai ada nafsu makan
1. menganjurkan dan memberi makan dengan - klien mengatakan muntah berkurang
porsi kecil tapi sering
. dengan hasil : klien sudah mau makan setengah O:
dari porsi sedang yang diberikan dengan menu - klien Nampak menghabiskan porsi makan
makanan bubur telur buah pisang dan air putih
2. kolaborasi dengan ahli gizi dalam menentukan A : Masalah teratasi sebagian
jumlah kalori dan nutrsi P : Lanjutkan intervensi 2,3,4
Dengan Hasil :
- 53x15 =1.590 kkal yang diperlukan klien
- gizi klien mulai terpenuhi karena klien
sudah makan makanan yang sudah di pilih
untuk di konsumsi oleh klien
3. menganjurkan pasien untuk menghindari

8
makanan yang asam, pedas, keras, dan panas,
Dengan hasil;
- klien mengikuti anjuran

3. 1. memonitor kebutuhan tidur klien


Dengan hasil
- klien sudah bisa sedikit istirahat dan tidur S:
- rasa nyeri mulai b berkurang - klien mengatakan sudah mulai bisa istirahat
- konjungtiva mulai normal - klien mengatakan masih membutuhkan bed rest

- jumlah tidur klien sudah mulai terpenuhi total

- 6 jam pada malam hari dam /30 menit pada O:

siang hari - klien nampak sudah bisa istirhat dan tidur


A:
- masalah teratasi sebagian
P:
- intervensi di lanjutkan

Catatan perkembangan : hari ketiga

NO DX HARI/TANGGAL IMPLEMENTASI EVALUASI

9
1 1. Menanyakan keluhan yang dirasakan klien
Dengan Hasil : S:
Klien mengatakan nyeri telah hilang - Klien menyatakan nyeri telah hilang
2. Mengkaji nyeri secara kompheretif - Klien tidak meringis lagi
Dengan hasil : - Klien merasa rileks
S: 2
T : Nyeri hilang O:
- Klien tampak tidak menahan rasa nyeri lagi
- Klien tampak tenang dan rileks.

A : Masalah teratasi
P : Intervensi Dihentikan

2 [Link] pola makan pasien


Dengan hasil : S:
- Klien sudah menghabiskan makanan dalam - klien mengatakan sudah mulai ada nafsu
porsi sedang makan
3. menganjurkan dan memberi makan dengan porsi - klien mengatakan muntah berkurang
kecil tapi sering
. Dengan hasil : O:
- klien sudah mau makan - klien Nampak menghabiskan porsi makan

10
- nafsu makan klien kembali baik
4. memberikan pendidikan pada pasien tentang A : Masalah teratasi
pentingnya nutrisi bagi kesembuhan pasien P : Intervensi dihentikan
Dengan hasil :
- pasien mengerti akan penjelasan perawat
[Link] dengan ahli gizi dalam menentukan jumlah
kalori dan nutrsi
Dengan Hasil :
- 53x15 =1.590 kkal yang diperlukan,
- kebutuhan kalori klien sudah terpenuhi
dikarenakan klien sudah makan dan nafsu
- makan klien sudah baik

3. 1. memonitor kebutuhan tidur klien


Dengan hasil : S:
- klien sudah bisa istirahat dan tidur - klien mengatakan sudah bisa istirahat dan tidur
- rasa nyeri hilang O:
- konjungtiva normal - nampak kebutuhan tidur dan istirahat klien

- jumlah tidur klien terpenuhi terpenuhi

- 8 jam pada malam hari dan 1 jam pada siang - klien nampak rileks

hari A:

11
- masalah teratasi
P:
- intervensi di hentikan

Pathway
Peningkatan HCL pada lambung

Merangsang pengeluaran zat Rangsangan dihantarkan ke thalamus


bradikinin, histamin dan sirotin

12
Nyeri

Peningkatan asam lambung Ketidaknyam


tidur dan istirahat
terganggu anan

Mual dan muntah Kelemahan


Gangguan
pola tidur
Intoleransi
aktivitas
Nafsu makan berkurang

Nutrisi kurang dari kebutuhan


tubuh

13
14

Anda mungkin juga menyukai