Anda di halaman 1dari 3

BAB IV

PENUTUP

A. KESIMPULAN
1. Desain formulir di RSUD Prof. Dr. Margono Soekardjo Purwokerto
terutama formulir RM 07 Catatan Perkembangan Pasien Terintregasi
(CPPT) masih terdapat kekurangan. Ditinjau dari aspek fisik ukuran
kertas menggunakan HVS F4 sedangkan menurut WHO standarnya
menggunakan HVS A4. Sedangkan aspek anotomi RM 07 kurang
dalam instruksi mungkin karena sudah berbasis elektronik sehingga
mungkin pengisiannya secara otomatis menurut teori perintah pengisian
seharusnya ada di setiap formulir. Serta ditinjau dari aspek isi tidak
terdapat kekurangan.
2. Sistem pelaporan di RSUD Prof. Dr. Margono Soekardjo Purwokerto
sudah sesuai dengan teori yang ada. Terdapat 2 sistem pelaporan yaitu
pelaporan internal dan pelaporan eksternal. Pelaporan internal maupun
eksternal sudah terkomputerisasi dengan basis data yang berasal dari
KHS (SIMRS).
3. Sistem pengkodean di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto
sudah dilaksanakan sesuai dengan tata cara pengkodean yang benar.
Pelaksanaan pengkodean dibagi menjadi 3 yaitu pengkodean untuk
rawat inap dilaksanakan oleh koder di masing-masing bangsal,
pengkodean rawat jalan dilaksanakan oleh admin (perawat/dokter) di
poliklinik dan akan dikoreksi oleh koder dibagian Unit Rekam Medis,
sedangkan untuk pengkodean IGD sendiri dilakukan oleh koder di Unit
Rekam Medis.
4. Perhitungan statistika di RSUD Prof. Dr. Margono Soekardjo
Purwokerto menunjukan bahwa hasil yang dihasilkan berada diatas
rata-rata ideal yaitu BOR 113,71%, AvLOS 4,9 hari, TOI -0,72 hari,
BTO 5,88 kali, NDR 38,54, GDR 56,71.
B. SARAN
1. Pada formulir rekam medis alangkah lebih baik jika diberikan instruksi
atau perintah agar dalam pengisian formulir tetap konsisten dan tidak
terjadi kesalahan.
2. Dilihat dari hasil perhitungan statistik menunjukan BOR yang terlalu
tinggi yang akan mengakibatkan banyaknya pasien yang terlantar di
IGD karena tidak lekas mendapatkan ruang perawatan, maka dari itu
pihak RSUD Prof. Dr. Margono Seoekardjo Purwokerto dapat
mengajukan penambahan bed atau tempat tidur kepada
3. Bagian koding sudah baik, akan tetapi harus mempertahankan tata cara
pengkodean yang benar.
DAFTAR PUSTAKA

Hatta, Gemala. 2008. Pedoman Manajemen Informasi Kesehatan di Sarana


Pelayanan Kesehatan. Jakarta : UI Press.

Huffman. Edna K., 1994. Health Information Management. Tenth Edition.


Physicians’

Permenkes RI No. 269/ MENKES/ PER/ III/ 2008. Rekam Medis. Jakarta :
Depkes RI.

Sudra, Rano Indradi. 2010. Statistik Rumah Sakit.


Yogyakarta. Graha Ilmu