Anda di halaman 1dari 4

FO

1. RESERVASI DIBAGI MENJADI 3


2. JENIS-JENIS RSERVASI
3. MEDIA DAN SUMBER RESERVASI
4. SISTEM PENANGANAN RESERVASI (MANUAL DAN KOMPUTER)

PORTER
1.JENIS2 BARANG TAMU
2.LUGGAGE TAG
3. BELL BOY ERRAND CARD
4. BELL BOY CONTROL SHEET
5.ERRAND CONTROL SHEET
6. BAGGAGE CLAIM CHECK
7. LUGGAGE ROOM BOOK
8. METODE PENANGANAN BARANG (HANDLING METHODS) 112

Surat keputusan menteri pariwisata, pos dan telekomunikasi No. KM 37/PW-340/ MPPT-86
suatu jenis akomodasi yang mempergunakan sebagian atau seluruh bangunan untuk
menyediakan layanan penginapan, makanan, dan minuman serta jasa lainnya bagi umum,
yan dikelola secara komersial

Dalam bahasa perancis, hotel (mansion) mengimplikasikan sebuah tingkat kenyamanan yang
tinggi, kemewahan, dan pelayanan personal. Yang dimaksud dengan pelayanan pribadi disini
adalah adanya pelayanan makanan dan minuman.
Hotel atau Inn merupakan jenis akomodasi tertua oleh bangs inggris di didefinisikan
sebagai tempat di mana para pelancong berkelas mendapatkan jasa penginapan dan
makanan dengan cara menyewa dan penyewa dalam keadaan yang memungkinkan untuk
memperoleh jasa itu.

Hotel tertua ditemukan di Pompoei bagian selatan Italia. Pada tahun 1282 di Florence
dikenalkan istilah Inkeepers.

Organisasi Kepariwisataan Nasional Indonesia:

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI)

Association of Indonesian Tour and Travel Agency (ASITA)

Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI)

Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI)


Gabungan Pengusaha Wisata Bahari dan Tirta (Gahawistri)

Asosiasi Perusahaan Impresariat Indonesia (ASPINDO)

Himpunan Penulis Pariwisata (HPP)

Asosiasi Kawasan Pariwisata Indonesia (AKPI)

Masyarakat Pariwisata Indonesia (MPI)

Hotel Human Resources Managers Association (HHRMA)

IKATAN JURU MASAK PROFESIONAL INDONESIA (IJUMPI)

Organisasi Kepariwisataan Regional:

Asean Tourism Association (ASEANTA)

Sebagai pelaksana Deklarasi ASEAN yang ditanda tangani pada 8 Agustus 1967 di Bangkok dan untuk
mewujudkan kerja sama regional antar bangsa di kawasan Asia Tenggara, maka di dalam siding-
sidang para Menteri Luar Negeri ASEAN, sejak tahun 1967, bidang pariwisata telah menjadi salah
satu pokok pembahasan, karena disadari bahwa melalui pengembangan pariwisata diharapkan kerja
sama ASEAN akan lebih memasyarakat. ASEANTA dibentuk dala rangka meningkatkan kerja sama
dalam mempromosikan periwisata antar Negara-negara ASEAN.

b. Asian Association of Conservation and Visitors Bureans (AACVB)

Asian Association of Conservation and Visitors Bureans (AACVB) adalah suatu asosiasi kepriwisataan
yang bergerak di bidang pengembangan dan pembinaan usaha konservasi di kawasan Asia. Asosiasi
ini dibentuk pada 1983 di Manila dan berkantor Pusat di Macao. Keanggotam AACVB meliputi antara
lain: Organisasi Hotels, Airlines, Professional Congress Organizer (PCO), Specialist Travel Agents
dan Transportation Companies.
c. ASEAN Permanent Committee on Tourism (ASEAN PCT)

ASEAN PCT merupakan salah satu bagian dari Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara yang
bergerak di bidang kepariwisataan yang dibentuk pada tahun 1969. Kedudukan sekretariat
organisasi ini bergilir mengikuti negara dari ketua organisasi ini. Tujuan ASEAN PCT adalah
meningkatkan kerjasama yang aktif dan saling membantu kepentingan bersama dalam bidang
perjalanan dan pariwisata.

d. ASEAN Hotel and Restaurant Association (AHRA)

AHRA adalah perhimpunan hotel dan restoran di kawasan ASEAN. Kantor pusatnya di Singapura.
Usaha dan tujuan AHRA adalah menerbitkan ASEAN Hotel and Restaurant Directory,
menyelenggarakan pendidikan dan konferensi tahunan untuk merumuskan dan mencari pemecahan
masalah-masalah kepariwisataan ASEAN

ORGANISASI KEPARIWISATAAN NASIONAL

World Tourism Organisation (WTO)

United Nation World Tourism Organisation (UN-WTO) merupakan organisasi di bawah naungan
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai badan intergovernment yang berkantor pusat di Madrid,
Spanyol dan menangani isu-isu kepariwisataan global dan promosi. Tujuan WTO untuk menstimulasi
pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja, memberikan insentif dan melindungi
lingkungan serta warisan budaya suatu destinasi, mempromosikan perdamaian dan saling
pengertian antarnegara di dunia. Saat ini anggota WTO hampir seluruh negara yang memiliki daya
tarik wisata ditambah lagi dengan affiliatate members yang terdiri dari institusi pendidikan,
perusahaan biro perjalanan, hotel, dan penerbangan.

World Traveland Tourism Council (WTTC)

World Traveland Tourism Council merupakan koalisi global lebih dari 100 orang topexecutive dari
seluruh sektor pariwisata di dunia. Didirikan tahun 1990 di London, WTTC dijalankan oleh 15 anggota
eksekutif komite. Tujuan WTTC adalah bekerja sama dengan pemerintah untuk membuat strategi
pengembangan ekonomi dan diprioritaskan kepada penciptaan sumber daya manusia dibidang
pariwisata, pengembangan teknologi,pengembangan akses untuk capital resources (sumber-sumber
keuangan) dan tourism demand.

International Air Transport Association (IATA)

International Air Transport Association merupakan organisasi seluruh perusahaan penerbangan


internasional dengan tujuan utama menyederhanakan dan memperlancar arus orang dan barang
dari satu jalur penerbangan ke jalur penerbangan lain di suatu negara. Bertugas menstandarkan
tiket, airwaybills (dokumen cargo), baggage checks, memeliharastabilitas harga tiket. Misi IATA
menjadi perwakilan dan melayani industri penerbangan dunia (perusahaan penerbangan,
masyarakat, pemerintah, pihak ketiga seperti supplier). IATA berkantor pusat di Montreal, Kanada,
dan memiliki eksekutif office di Jenewa, Swiss.

International Civil Aviation Organisation (ICAO)

International Civil Aviation Organisation merupakan organisasi pemerintahan untuk


mempromosikan penerbangan sipilinternasional terkait dengan masalah keselamatan penerbangan.

Pasific Asia Travel Association (PATA)

Pasific Asia Travel Association (PATA) adalah suatu organisasi pariwisata internasional yang
bertujuan untuk mempromosikan seluruh daerah / kawasan Asia Pasifik dan amerika utara sebagai
wisata yang menarik

Internasional Congress and Convention Association (ICCA)

Universal Federation of Travel Agent Association (UFTAA)