Anda di halaman 1dari 5

Dosen : Islamiyah, S.kep.,Ns.,M.

Kep

“LAPORAN PENDAHULUAN TERAPI MODALITAS (PIJAT TUINA)”

OLEH :

NAMA : SITI MARIATI

NIM : P201701005

KELAS : J1 KEPERAWATAN

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN

“MANDALA WALUYA”

KENDARI

2020
LAPORAN PENDAHULUAN

TERAPI MODALITAS (PIJAT TUINA)

A. Pengertian Terapi Modalitas


Terapi modalitas berasal dari bahasa modality yaitu yang berarti modal,
kekuatan atau potensi. Terapi modalitas menurut Perko & Kreigh (1998) merupakan
suatu tindakan terapi dimana memiliki penndekatan tertentu baik secara langsung dan
fasilitatif sesuai dengan teori dan kiat terapis dengan menjadikan kekuatan klien
sebagai modal utama untuk berubah ( Susana S.A et all, 2017). Tetapi modalitas ini
juga dikenal sebagai upaya alternative terapi yang digunakan untuk menyembuhkan
klien dengan gangguan jiwa. Akan tetapi seiring perkembangan ilmu dan teknologi
dikesehatan terapi ini banyak juga dilakukan untuk terapi alternatif pada klien dengan
gangguan fisik serta banyak digunakan dalam berbagai penelitian-penelitian.
B. Jenis Terapi Modalitas
Beberapa jenis terapi modalitas yaitu :
1. Sistem Medikal Keseluruhan, contoh terapi Ayurveda, naturopati, pengobatan
tradisional cina, homeopati.
2. Tindakan pikiran-tubuh, contoh meditasi, hipnotis, doa, yoga, petunjuk gambar,
biofeedback, seni, music dan terapi dansa.
3. Terapi biologis, contoh terapi herbal, diet khusus, orthomolecular dan terapi
biologis individu.
4. Metode manipulative tubuh, contoh chiropractic, pijat dan kerja tubuh, refleksologi.
5. Terapi Energi, contoh Qigong, Reiki, terapi sentuhan, electromagnet.
C. Definisi Pijat Tuina
Tuina adalah pijat terapeutik tradisional cina yang dilakukan bersamaan dengan
pengobatan lainnya, seperti akupuntur dan bekam. Pengertian Tui adalah menekan dan
Na artinya menggenggam. Jadi, pada dasarnya pijatan ini dilakukan dengan cara
menekan sesekali menggenggem bagian tubuh. Pijatan ini dilakukan selama 10-15
menit.
D. Manfaat Pijat Tuina
Beberapa manfaat dari pijat tuina adalah sebagai berikut :
1. Meningkatkan sirkulasi darah
Melakukan pijatan ini selama 10 menit bisa meningkatkan sirkulasi darah
dalam tubuh. Sehingga ketika melakukan hal ini dapat merangsang alergi dalam
tubuh dengan mengaktifkan kembali saraf pusat. Hal ini akan meminimalisir
adanya sakit pada tubuh yang disebabkan oleh tegangan otot dan saraf.
2. Mengobati depresi
Fokus pada penyembuhan seluruh tubuh, pijat yang satu ini bagus untuk
mengobati depresi, karena penyebabnya bisa kondisi fisik dan emosional. Suasana
hati akan meningkat karena tubuh mengeluarkan hormon bahagia setelah pijatan
ini.
3. Menyehatkan laktasi
Pijat Tuina pada payudara akan meningkatkan jumlah laktasi pada tubuh
dibandingkan perawatan lainnya. Pijat ini bisa membantu ibu menghasilkan ASI
dalam jumlah yang lebih besar dengan waktu cepat.
4. Mengobati masalah kaki
Pijat ini juga dijadikan terapi untuk orang-orang yang memiliki masalah
dengan kaki. Seperti pegal, kram, nyeri sendi, kesemutan, dan yang lainnya.
5. Mengurangi nyeri leher dan punggung bawah
Pijat ini akan mengurangi nyeri pada leher akibat ketegangan saraf, sesak,
dan iritasi pada otot lainnya. Sebuah studi dilakukan dan menyimpulkan bahwa
enam orang melakukan pijat ini dan intensitas nyeri lehernya berkurang. Selain itu
pijat ini juga akan mengatasi masalah sakit punggung bawah. Sebagaimana kita
ketahui bagian punggung bawah penuh dengan saraf penggerak kaki. Jika keadaan
punggung bawah sehat maka masalah pada kaki juga akan teratasi dengan baik.
6. Mengatasi masalah kesehatan anak
Selain untuk orang dewasa, pijat tuina juga bermanfat bagi kesehatan anak.
Pijatan ini juga mampu untuk mendukung proses tumbuh kembang anak secara
mental, fisik dan social, tujuan dari pemijatan tersebut adalah untuk memberikan
rangsangan positif, melancarkan saraf-saraf sehingga bisa menjadikan tubuh
menjadi rileks, lebih segar dan sebagainya (Dewitasari, 2015). Menurut Munjidah
(2015), yang menyebutkan bahwa pijat Tui Naberpengaruh positif terhadap
kesulitan makan pada balita danmenerapkan asuhan inovasi pijat Tui Na untuk
membantu meningkatkan nafsu makan pada balita yang diharapkan membantu ibu
dalam mengatasi masalah nafsu makan pada balita.
E. Prosedur Pijat Tuina
Teknik pijat tradisional Cina yang diajarkan Dr. Fan Ya-Li (pakar tuina anak) untuk
membantu menstimulasi nafsu makan anak serta meningkatkan penyerapan
gizi.Berikut ini cara melakukan Pijat Tui Na yang dialih bahasakan dan diperagakan
oleh Reza Gunawan (praktisi kesehatanholistik) &Atisha.
1. Tekuk sedikit ibu jari, lalu gosok perlahan seperti gerakan memijat bagian garis
pinggir ibu jari (sisi telapak). Pijatan dilakukan mulai dari ujung ibu jari hingga ke
pangkal ibu jari sebanyak yang ibu mampu (disarankan 100-500 kali). Pijatan pada
sisi telapak ibu jari ini berfungsi untuk memperkuat fungsi pencernaan dan limpa.
2. Pijat dengan cara sedikit ditekan melingkar pada bagian pangkal ibu jari yang
paling tebal (berdaging) sebanyak 100-300 kali. Hal ini sangat berpengaruh pada
penguraian akumulasi makanan yang belum dicerna serta menstimulasi lancarnya
sistem pencernaan.
3. Gosok melingkar pada bagian tengah telapak tangan sebanyak 100- 300 kali,
dengan radius lingkaran kurang lebih 2/3 dari bagian tengah telapak ke pangkal jari
kelingking. Pijatan ini berfungsi untuk menstimulasi dan memperlancar sirkulasi
daya hidup dan darah serta mengharmoniskan 5 organ utama dalam tubuh.
4. Tusuk bagian lekuk buku jari dengan kuku 3-5 kali secara perlahan pada masing-
masing jari mulai dari ibu jari sampai kelingking secara bergantian. Lalu pijat
dengan cara menekan melingkar 30- 50 kali per titik buku jari. Stimulasi ini
berfungsi untuk memecah stagnasi di meridian dan menghilangkan akumulasi
makanan.
5. Tekan melingkar dengan bagian tengah telapak tangan Anda tepat di area atas
pusarnya, searah jarum jam sebanyak 100-300 kali. Ini untuk menstimulasi agar
makanan lebih lancar dicerna.
6. Tekan dan pisahkan garis di bawah rusuk menuju perut samping dengan kedua ibu
jari sebanyak 100-300 kali. Hal ini untuk memperkuat fungsi limpa, lambung dan
juga untuk memperbaiki sistem pencernaan.
7. Tekan melingkar pada titik di bawah lutut bagian luar, sekitar 4 lebar jari pasien di
bawah tempurung lututnya, dan lakukan sebanyak 50-100 kali. Stimulasi ini untuk
mengharmoniskan fungsi lambung, usus dan pencernaan.
8. Pijat punggung pasien, tekan ringan pada bagian tulang punggungnya dari atas ke
bawah sebanyak 3 kali. Lalu cubit bagian kulitnya di bagian kiri dan kanan tulang
ekor lalu menjalar ke bagian atas hingga lebar 3-5 kali. Hal ini untuk memperkuat
konstitusi tubuh dan mendukung aliran chi menjadi lebih sehat serta untuk
memperbaiki nafsu makan.