Anda di halaman 1dari 40

EUIS KOMALA RESTIAWATI S.Kep.Ners.

,MMRS
Malang , 29 Januari 2021
Nama : Euis Komala Restiawati S.Kep. Ners.,MMRS
Tempat Tanggal Lahir : Bandung, 18 Mei 1964
No Telepon : 081252309954
Alamat email : euiskr@gmail.com
Pendidikan Terakhir
S1 Keperawatan, Ners, Universitas Brawijaya Malang , 2002
S2 Magister Manajemen RS, Universitas Brawijaya Malang 2014
Riwayat Pekerjaan Di RSUD DR Saiful Anwar Malang
1988 – 1995 Perawat Pelaksana
1995 – 2001 Kepala Ruang Rawat Bedah Organisasi
2002 – 2013 Koordinator Pelayanan Rawat Inap II PPNI DPW Jatim : Anggota Bidang
2002 – 2013 Ketua Komite Keperawatan Pelayanan
2013 – 2020 Kepala Instalasi Pengendali Mutu HPMI Jatim : Bendahara
2020 – sekarang Kepala Seksi Evaluasi dan Pelaporan KARS : Surveior Keperawatan.
OUTLINE

II III
I
DASAR MUTU &
PENDAHULUAN HUKUM KESELAMATAN
PASIEN RS

Contents Contents

IV V VI
PERAN PERAWAT DALAM IMPLEMENTASI DI RSUD.
PENUTUP
MENJAGA MUTU DAN DR. SAIFUL ANWAR
KESELAMATAN PASIEN MALANG

Contents Contents
? PERAN KEPERAWATAN MENJAGA
MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN
DI RS MASA PANDEMI COVID -19

IMPLEMENTASI UU KESEHATAN, RS &


KEPERAWATAN, STANDAR & KODE ETIK
PROFESI

TUNTUTAN DAN HARAPAN STAKE


HOLDER TERHADAP LAYANAN
KESEHATAN YANG BERMUTU

PERKEMBANGAN INFORMASI DAN


TEKNOLOGI TERKINI

KONSISTENSI IMPLEMENTASI STANDAR


AKREDITASI RS
(KARS & JCIA)
DASAR HUKUM
➢ UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 36 TAHUN UNDANG 2009 TENTANG KESEHATAN
➢ UNDANG UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 44 TAHUN 2009 TENTANG RUMAH SAKIT
➢ UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 36 TAHUN 2014 TENTANG TENAGA KESEHATAN
➢ UNDANG UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 38 TAHUN 2014 TENTANG KEPERAWATAN
➢ PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 49 TAHUN 2013 TENTANG KOMITE
KEPERAWATAN RUMAH SAKIT
➢ PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 56 TAHUN 2014 TENTANG KLASIFIKASI
DAN PERIZINAN RUMAH SAKIT
➢ PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2017 TENTANG
KESELAMATAN PASIEN
➢ PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 40 TAHUN 2017 TENTANG
PENGEMBANGAN JENJANG KARIR PROFESIONAL PERAWAT KLINIS
➢ PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 52 TAHUN 2018 TENTANG
KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN.
➢ PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 26 TAHUN 2019 TENTANG STANDAR
PRAKTEK KEPERAWATAN
➢ PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2020 TENTANG KOMITE
MUTU RUMAH SAKIT
DIMENSI MUTU PELAYANAN KESEHATAN
PERSON
CENTERED

TIMELY SAFE

SIX
HEALTHCARE
QUALITY
DIMENSIONS
EQUITABLE EFFECTIVE

Institute Of Medicine, 2001


EFFICIENT
PMK N0.11 TAHUN 2017 TENTANG KESELAMATAN PASIEN

Terwujudnya sistem asuhan pasien lebih aman

❖ Dilakukan asesmen risiko. ❖ Implementasi solusi untuk


meminimalkan timbulnya
❖ Identifikasi dan pengelolaan risiko
risiko pasien
❖ Mencegah terjadinya cedera yang
❖ Pelaporan dan analisis disebabkan oleh karena kesalahan
insiden akibat melaksanakan suatu
tindakan atau tidak mengambil
❖ Kemampuan belajar dari tindakan yang seharusnya diambil
insiden dan tindak lanjutnya
Komite Mutu RS
PMK 80 / 2020
Dibentuk oleh Kepala / Ketua, Sekretaris & Anggota
Direktur RS & Tenaga Medis, Keperawatan, Nakes Lain
bertanggung jawab dan Non Nakes
kepada Kepala / Direktur
RS
SUSUNAN
ORGANISASI
ORGANISASI

pembentukan sesuai tidak pernah melakukan


dengan kebutuhan, perbuatan tercela; sehat
ketersediaan sumber KOMITE PERSYARATA , memiliki pengetahuan
MUTU N dalam penyelenggaraan
daya, dan beban kerja
Rumah Sakit. mutu , bersedia,
memiliki komitmen

Setiap RS wajib Peningkatan Mutu


TUGAS
menyelenggarakan tata TATA KELOLA Keselamatan Pasien
PELAKSANAA
MUTU
kelola mutu utk N & EVALUASI Manajemen Resiko
meningkatkan mutu RS
& mempertahankan
standar pelayanan RS

unsur organisasi non struktural yang membantu kepala atau direktur rumah sakit dalam mengelola dan memandu
program peningkatan mutu dan keselamatan pasien, serta mempertahankan standar pelayanan rumah sakit
Logframe Ditjen Yankes
UPAYA PENINGKATAN MUTU RS

REGISTRASI &
LISENSI
SESUAI
PMK 3 / 2020
13
INDIKATOR
MUTU RS
Sarana
PENILAIAN
Prasarana AKREDITASI
Alat Kesehatan
TATA KELOLA DAN
KEPEMIMPINAN
Sumber Daya
Kesehatan
Logframe Ditjen Yankes
Tiga Peran Manager dalam Peningkatan Mutu
& Keselamatan Pasien

(Minztberg, 1990)
MANAJEMEN DALAM YANKEP
Peran Manajer: Perencanaan
Interpersonal
Informational P Menentukan 5 W1H
SMART, terdokumentasi, tersepakati
Decisional Tuj tercapai sukses & kerugian minimal

Pengendalian
C O Pengorganisasian
Mengatur Rantai komando,
Peningkatan mutu & keselamatan kendali Setiap indivIdu tahu
pasien, Standar, penilaian kinerja Manajemen perannya
Indikator mutu yan terpenuhi Keperawatan

Pengarahan Ketenagaan
Membentuk perilaku indiv
Komunikasi, motiv, belajar A S Mengatur Standar,
rekruitment, ... alokasi
Setiap indiv perilaku sesuai Setiap individu kompeten
tujuan organisasi
Kebijakan
Pelayanan Kes
KONTRIBUSI BIDANG KEPERAWATAN
International Patient Safety Goals/IPSG Patient-Centered Standards
1. Memperkuat Komite Mutu dan Keselamatan • Akses ke Rumah Sakit & Kontinuitas
Pasien Pelayanan (ARK)
2. Menetapkan Patient Safety Officer di tiap • Hak Pasien & Keluarga (HPK)
ruangan ( 2 orang/ ruangan ) • Asesmen Pasien (AP)
3. Memantau pelaksanaan Indikator klinik di
• Pelayanan & Asuhan Pasien (PAP)
Keperawatan:
➢ IPSG • Pelayanan Anestesi & Bedah (PAB)
➢ Nursing Sensitive Indicator • Pelayanan Kefarmasian & Penggunaan
➢ Audit dokumentasi pelaksanaan askep, Obat (PKPO)
observasi pelaksanaan prosedur keperawatan (
kepatuhan SOP ), Survey kepuasan pasien. • Manajemen Komunikasi & Edukasi (MKE)

Komite Keperawatan
PERAN MANAJER KEPERAWATAN DALAM MENJAGA MUTU
• Review & Revisi Kebijakan
DAN KESELAMATAN PASIEN dan Prosedur
• Training and Sosialisasi
• Observation kepatuhan staf
• Bimbingan Klinik
• Cross audit
PENGELOLAAN KEPERAWATAN
Perawat sebagai Garda Terdepan Pelayanan & Asuhan
di Era Pandemik
Keperawatan
PROFESIONAL
Pelayanan Asuhan PEMBERI ASUHAN
P: Regulasi, Pedoman, Panduan, SOP, Visi, Misi Komprehensif, Holistik (bio,psiko,social,
O: Metode delivery Care di RS, Puskesmas, spiritual, budaya) Interkolaborasi
Praktik mandiri, Continuity of Care (rentang • Asesmen
kendali) • Penetapan Diagnosis Keperawatan
S: Proporsi, Kompetensi, Kewenangan, Skill Mix, • Nursing Outcome
Shifting Task & Sharing, scheduling, Rotasi • Intervensi SDKI, SLKI,
A: Penggerakan, Pengarahan, Motivasi, • Implementasi
Pengembangan dan Supervisi • Evaluasi SIKI
C: Pengendalian, Quailty & Safety, Kepuasan
internal & eksternal

6 M + 1 I ; MAN, MONEY, METHODE, MACHINE, MATERIIL, MARKET + INFORMASI & TEKNOLOGI


KOMITE
REGULASI
KEPERAWATAN
INDIKATOR
Peran Manajer Keperawatan SENSITIF
Interpersonal KEPERAWATAN
Informational
Decisional MUTU & KOMITE MUTU
KESELAMATAN PASIEN
• STANDAR ASUHAN KEPERAWATAN
DPP PPNI- 3 S

STANDAR DIAGNOSA STANDAR INTERVENSI STANDAR LUARAN


KEPERAWATAN INDONESIS KEPERAWATAN INDONESIA KEPERAWATAN INDONESIA
(SDKI) (SIKI) (SLKI)
ALUR PROSES PENJAMINAN MUTU STAF KEPERAWATAN

Induction Asesmen
Rekrutmen Kredensial
program Kompetensi

Kredensial Kredensial &


SPK

Monev Maintenance Penugasan

Penilaian kinerja, log book, Perceptorship, CPD,


clinical care DRK, Pembinaan
IMPLEMENTASI MUTU DAN
KESELAMATAN PASIEN
DI RSUD DR SAIFUL ANWAR MALANG
RSUD DR SAIFUL ANWAR MALANG
•Terakreditasi
2018 Internasional
KARS

2011 • RS Pendidikan
Utama A

2008 •BLUD
Provinsi Jawa Timur

2007 •Rumah Sakit Kelas A

1981 •Rumah Sakit Kelas B

•RS Celaket Diresmikan


sebagai RSUD Dr. Saiful
1979 Anwar Malang & sebagai
Rumah Sakit Rujukan
VVIP;VIP; Kelas I;
2; 41; 94;
5,69%
0,28% 13,06%

Kelas III;
267;
37,08%
720 TT

Kelas II;
316;
43,89%

SK Direktur Nomor : 065/32790/302/2020


PENGERTIAN
MUTU DI RSSA:
MAREM

M: memuaskan
A : aman
R : rasional
E : efisien
M: manusiawi
PENERAPAN BUDAYA KESELAMATAN
DENGAN BUDAYA CEKLIST
❑ CEKLIST KESELAMATAN BUDAYA
❑ CEKLIT KINERJA SDM
KITA PEDULI
❑ CEKLIT ETIK DAN HUKUM DALAM BEKERJA

PELAKSANAAN;
❑ DILAKSANAKAN OLEH SELURUH KEPALA SATUAN KERJA
❑ DILAKUKAN OLEH SELURUH PPA
❑ DILAKSANAKAN OLEH TENAGA LAIN

EVALUASI
❑ JUMLAH UNSUR YG DILAKSANAKAN : JML YG DI SURVEI X 100 %
❑ RTL UNTUK YG NILAI DIBAWAH 60 DENGAN :
❑ MENGANALISA MASALAH DG MENCARI AKAR PENYEBAB MANUSIA, FASILITAS,
PROSEDUR
27
BUDAYA KESELAMATAN

KESELAMATAN
KESELAMATAN SARPRAS
PETUGAS .

KESELAMATAN
PASIEN
.
KESELAMATAN
FINANSIAL
KESELAMATAN
LINGKUNGAN
UPAYA – UPAYA BERBAIKAN DAN
PENCEGAHANNYA

DENGAN MELAKUKAN:
1. Infection Control Risk Assessment (ICRA),
analisa bahaya infeksi
MENCEGAH 2. Hazard Vulnerable Analysis (HVA)
RISIKO TIDAK Analisa Bahaya dan Kerentanan
TERJADI 3. Failure mode and effect analysis (FMEA).
Analisis dari akibat suatu kejadian yang
berujung pada risiko tinggi
4. Melakukan supervisi dengan menggunakan
ceklist budaya keselamatan

Root Cause Analysis (RCA), proses mengenal


RISIKO YG SUDAH faktor-faktor yang mendasari atau menjadi
TERJADI penyebab terjadinya variasi kinerja

29
ELEMEN
Contents Contents
EMIRSA

Contents Contents
Capaian Budaya Keselamatan RS tentang Perilaku Menyimpang
di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang

1,5
1,31
1 1,04
target
0,5 capaian
0 0 0
2019 2020

31
Capaian 12 Indikator Mutu Nasional yang kami
tunjukkan sebagai gambaran capaian indikator mutu
di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang
N JUDUL INDIKATOR ST 1 19 ST2 19 ST1 20 STANDAR
O
12 ATAU 13?
1 Kepatuhan Identifikasi Pasien 97,45% 99,86% 98% 100%
2 Kepatuhan Upaya Pencegahan 84,20% 91,98% 94,84 100%
Risiko Cedera Akibat Pasien Jatuh %
pada Pasien Rawat Inap
N JUDUL INDIKATOR ST 1 19 ST2 19 ST1 20 STANDAR
3 Kepatuhan Jam Visite DPJP 55,81% 57,35% 58,10 ≥ 80% O
%
7 Kepatuhan Kebersihan Tangan 86,50% 86,69% 90,63% >85%
4 Pelaporan Hasil Kritis 87,06% 95,26% 85,87 100% 8 Penundaan Operasi Elektif 33,91% 35,87% 0% <5%
Laboratorium < 30 Menit %
9 Waktu Tunggu Rawat Jalan 63 53 56 60 menit
5 Waktu Tanggap Pelayanan Gawat 100% 100% 100% 100% menit menit menit
Darurat ≤ 5 Menit 10 Kepatuhan Penggunaan 95,77% 96,13% 95,50% 85%
6 Kepatuhan terhadap PPK 50% 50% Belum 80% Formularium Nasional (KPFN)
audit Rumah Sakit Provider Badan
Penyelenggaraan Jaminan
Sosial
11 Kecepatan Waktu Tanggap 100% 55% 27% 75%
Komplain
12 Kepuasan Pasien Dan Keluarga 93,02 86,19 86,85 Indeks
32 84,98
Penajaman Strategi Pencapaian Kinerja PD
Dalam Masa Pandemi Covid-19

Penerapan HDEP Pilihan sulit


(Hospital Disaster & Epidemic Plan ) Hanya melayani Covid
di RSSA saat Pandemi Covid - 19 Atau membelah Rumah Sakit.

• Early warning & response system


• Command Organization COVID HOSPITAL
• Resetting Officer & Staff
• Identification, Recording &
Reporting
REGULAR SERVICE
• Expansion of Caring Space COVID SERVICE
AREA AREA
• Prevention propagated outbreak
• The addition of logistics & support
• Public information
KONSEP PELAYANAN KESEHATAN DI RSSA MALANG
MENGHADAPI PANDEMI COVID-19
SEIMBANG
PELAYANAN PELAYANAN
COVID-19 ESENSIAL

Patient Safety
Pelayanan Kesehatan yang
Employee Safety
Produktif dengan tetap
Facility Safety
menjalankan PROKES yang
Environment Safety
ketat
Financial Safety

SUBSTITUSION & PENGEMBANGAN PENGUATAN


ELIMINATION CONTROL
ENGINERING CONTROL PELAYANAN PENUNJANG PELAYANAN
ELIMINATION CONTROL :

Adalah upaya rumah sakit untuk


menghilangkan atau
melokalisir/memisahkan antara sumber
infeksi dengan yang non infeksi

Periode Mar ’20 – Jun ‘20 Periode Jun ’20 – Des ‘20
Lt 1 : IGD COVID, RAWAT JALAN, BAYI DAN IBU
Elimination MELAHIRKAN
Lt 2 : HCU
Lt 3 : KAMAR OPERASI, ICU/PICU/NICU, HEMODIALISIS
Control Lt 4 : RUANG LOGISTIK, PUSAT KENDALI

Ibu-Bayi
IGD, POLI
IGD Reguler
SUBSTITUSION & ENGINERING CONTROL
:

Adalah upaya rumah sakit untuk


mencegah transmisi dengan memodifikasi
sarana yang ada
PENGEMBANGAN PELAYANAN :
Adalah upaya rumah sakit untuk
mengantisipasi pertambahan jumlah
pasien, variasi kasus, dan lain-lain untuk
mempertahankan dan meningkatkan
mutu pelayanan

Periode Jun ’20 – Des ‘20 Periode Jan ’21 – Feb ‘21
PENUTUP
PENGELOLAAN KEPERAWATAN
Perawat sebagai Garda Terdepan Pelayanan & Asuhan
di Era Pandemik
Keperawatan

Pelayanan Asuhan
P: Regulasi, Pedoman, Panduan, SOP, Visi, Misi Komprehensif, Holistik (bio,psiko,social,
SDKI, SLKI, O: Metode delivery Care di RS, Puskesmas, spiritual, budaya)
SIKI
Panduan BIDANG
Praktik mandiri, Continuity of Care (rentang • Asesmen
kendali) • Penetapan Diagnosis Keperawatan KOMITE
KEPERAWATAN
S: Proporsi, Kompetensi, Kewenangan, Skill Mix, • Nursing Outcome
Shifting Task & Sharing, scheduling, Rotasi • Intervensi KEPERAWATAN
A: Penggerakan, Pengarahan, Motivasi, • Implementasi
Interkolaborasi Pengembangan dan Supervisi • Evaluasi
C: Pengendalian, Quailty & Safety, Kepuasan
antar PPA internal & eksternal

INSTALASI INSTALASI 6 M + 1 I ; MAN, MONEY, METHODE, MACHINE, MATERIIL, MARKET + INFORMASI & TEKNOLOGI
PELAYANAN REGULASI
KOMITE MUTU

MUTU &
KESELAMATAN PASIEN