0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
55 tayangan6 halaman

Kasus Morbus Hansen Tipe BB pada Pria 30 Tahun

Pasien laki-laki berusia 30 tahun datang dengan keluhan bercak merah di tungkai kiri selama 3 bulan. Pemeriksaan menemukan lesi kulit pada tungkai kiri dengan konfigurasi plak dan lesi terbuka. Diagnosis banding adalah morbus Hansen tipe BB atau BL. Pemeriksaan BTA positif, sehingga didiagnosis morbus Hansen tipe BB dan ditatalaksanakan dengan obat anti lepra dan edukasi.

Diunggah oleh

Khodijah Sunarya
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
55 tayangan6 halaman

Kasus Morbus Hansen Tipe BB pada Pria 30 Tahun

Pasien laki-laki berusia 30 tahun datang dengan keluhan bercak merah di tungkai kiri selama 3 bulan. Pemeriksaan menemukan lesi kulit pada tungkai kiri dengan konfigurasi plak dan lesi terbuka. Diagnosis banding adalah morbus Hansen tipe BB atau BL. Pemeriksaan BTA positif, sehingga didiagnosis morbus Hansen tipe BB dan ditatalaksanakan dengan obat anti lepra dan edukasi.

Diunggah oleh

Khodijah Sunarya
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PRESENTASI KASUS

MORBUS HANSEN

Disusun Oleh :
Maydina Sifa Fauziah (1102016114)

Pembimbing :
dr. Hadi Firmansyah Sidiq, Sp.KK, M.Kes

KEPANITERAAN KLINIK BAGIAN ILMU KESEHATAN


KULIT DAN KELAMIN PERIODE 28 JUNI –
17 JULI 2021 RUMAH SAKIT YARSI
UNIVERSITAS YARSI

2
KATA PENGANTAR

Dengan mengucap syukur Alhamdulillah kehadirat Allah SWT, karena atas


rahmat dan hidayah-Nya Laporan Kasus ini dapat terselesaikan dengan baik.
Laporan kasus ini disusun sebagai salah satu tugas kepanitraan klinik stase Ilmu
Penyakit Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas YARSI di Rumah
Sakit YARSI.

Dalam penulisan laporan kasus ini, tidak lepas dari bantuan dan kemudahan
yang diberikan secara tulus dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis
menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada dr. Hadi Firmansyah,
Sp.KK sebagai dokter pembimbing.

Dalam penulisan laporan kasus ini tentu saja masih banyak kekurangan dan
jauh dari sempurna, oleh karena itu dengan segala kerendahan hati, kritik dan
saran yang bersifat membangun akan sangat penulis harapkan demi kesempurnaan
laporan kasus ini.

Akhirnya, dengan mengucapkan Alhamdulillahirobbil ‘alamin laporan kasus


ini telah selesai dan semoga bermanfaat bagi semua pihak serta semoga Allah
SWT membalas semua kebaikan dengan balasan yang terbaik, Aamiin Ya Robbal
Alamin.

Jakarta, Juli 2021

Penulis

1
BAB I
KASUS
I. IDENTITAS PASIEN
Nama : Tn. X
Usia : 30 tahun
Jenis Kelamin : Laki-laki
Alamat :-
Pekerjaan : Ojek Online
Status Pernikahan :-
Suku :-

II. ANAMNESIS
A. KELUHAN UTAMA
Bercak-bercak kemerahan pada tungkai kiri sejak 3 bulan yang lalu

B. RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG


Seorang laki-laki berusia 30 tahun datang ke Poli Rumah Sakit
YARSI dengan keluhan muncul bercak kemerahan di tungkai kiri
sejak 3 bulan yang lalu. Pasien tidak memiliki keluhan gatal, dan
nyeri, namun dirasakan baal di daerah kemerahan. Pasien sudah
mengobati bercak tersebut dengan salep betamethasone, tapi tidak
membaik.

C. RIWAYAT PENYAKIT DAHULU


Riwayat penyakit seperti saat ini tidak ada
Riwayat hipertensi disangkal
Riwayat Diabetes Melitus disangkal

D. RIWAYAT PENYAKIT KELUARGA


Riwayat penyakit seperti pasien disangkal
Riwayat hipertensi disangkal
Riwayat Diabetes Melitus disangkal

E. RIWAYAT PENGOBATAN
Pasien sudah mengobati dengan salep betamethasone tapi tidak
membaik

III. PEMERIKSAAN FISIK


A. TANDA VITAL
 TD : dalam batas normal
 Suhu : dalam batas normal
 Nadi : dalam batas normal
 RR : dalam batas normal

2
B. STATUS GENERALIS
 Kepala : dalam batas normal
 Mata : dalam batas normal
 Hidung : dalam batas normal
 Mulut : dalam batas normal
 Leher : dalam batas normal
 Thorax : dalam batas normal
 Abdomen : dalam batas normal

C. STATUS DERMATOLOGIKUS
 Lokasi : Regio femur - cruris, unilateral
 Effloresensi : plak eritematosa dan lesi punched out, multipel,
lentikular – plakat, sirkumkripta, diskret

IV. RESUME
Seorang laki-laki berusia 30 tahun datang ke Poli Rumah Sakit
YARSI dengan keluhan muncul bercak kemerahan di tungkai sejak 3
bulan yang lalu. Pasien tidak memiliki keluhan gatal, dan nyeri, namun

3
dirasakan baal di daerah kemerahan. Pasien sudah mengobati bercak
tersebut dengan salep betamethasone, tapi tidak membaik.
Pada status dermatologikus ditemukan lesi pada regio femur -
cruris sinistra, unilateral dengan efloresensi plak eritematosa dan lesi
punched out, berjumlah multipel, berukuran lentikular – plakat, berbatas
sirkumskrip, dengan konfigurasi diskret.

V. DIAGNOSIS BANDING
 Morbus Hansen tipe BB (mid borderline)
 Morbus Hansen tipe BL (Borderline Lepromatosa)

VI. PEMERIKSAAN PENUNJANG


Pemeriksaan BTA

VII. DIAGNOSIS
Morbus Hensen tipe BB (mid borderline)

VIII. TATALAKSANA
 Terapi Non-Medikamentosa
o Edukasi pasien untuk meminum obat secara rutin.
o Edukasi pasien untuk tiap bulan rutin check up secara klinis dan
tiap 3 bulan rutin melakukan pemeriksaan bakteri.
o Edukasi pasien bahwa pengobatan penyakit Morbus Hensen
membutuhkan waktu yang panjang, sehingga diperlukan
kesabaran serta kepatuhan dalam minum obat.

 Terapi Medikamentosa
o Rifampisin 600 mg/bulan
o DDS (dapson) 100 mg/ hari
o Clofazimine
 Hari ke 1 : 300 mg
 Hari ke 2 – 28 : 50 mg

IX. PROGNOSIS
 Quo ad Vitam : ad bonam
 Quo ad Functionam : dubia ad bonam
 Quo ad Sanactionam : dubia ad bonam

Anda mungkin juga menyukai