Anda di halaman 1dari 11

Apa Itu Kerajinan Bahan Keras?

Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa kerajinan keras merupakan suatu hasil produk
kerajinan yang bahanya berasal dari bahan-bahan keras. Contoh bahan keras seperti
kayu, bambu, besi, logan, dan lainya. Yang semua itu dapat dimanfaatkan untuk
berbagai kerajinan. Lantas apa saja jenis-jenis kerajinan keras itu?

Bahan keras alami merupakan bahan untuk pembuatan kerajinan yang pembuatannya
menggunakan bahan baku alam. Dalam hal ini untuk menciptakan sebuah hasil
kerajinan maka bahan-bahan alam tersebut harus mengalami beberapa proses. Yang
tujuanya untuk menciptakan hasil suatu karya maksimum. Adapun untuk contoh-
contoh bahan keras adalah sebagai berikut ini.

Contoh Kerajinan Bahan Keras Alami

Setelah kalian faham dengan apa yang dimaksud dengan bahan keras alami, maka
berikut contoh bahan keras alami tersebut yang kalian perlu tahu.

1. Kayu
2. Biji-bijian
3. Bambu
4. Batu
5. Kerang
6. Tulang
7. Rotan
8. Pasir

Ingat ya, bahwa kerajinan bahan keras terbagi menjadi dua macam, setelah kalian
sudah faham dengan baha keras alami. Maka berikutnya adalah contoh bahan keras
buatan, adapun penjelasanya kalian bisa menyimaknya seperti di bawah ini.

Baca juga: Kerajinan Tangan Dari Kulit Jagung dan Cara Membuatnya

Bahan Keras Buatan


Selanjutnya adalah bahan keras buatan merupakan bahan yang sengaja dibuat untuk
memenuhi kebutuhan pasar. Untuk pembuatanya yakni harus melalui beberapa proses
hingga menjadi kerajinan dengan bahan keras buatan contoh bahan keras buatan
seperti besi, logam, emas dan masih banyak lagi. Untuk rincianya kalian dapat
melihatnya di bawah ini.

Contoh Kerajinan Bahan Keras Buatan

Setelah kalian faham dengan apa yang dimaksut dengan kerajinan bahan alam dan
buatan, maka berikut contoh dari bahan buatan. Adapun bahan keras buatan yang
dipakai untuk kerajinan adalah sebagai berikut ini:

1. Kaca
2. Kaleng
3. Logam
4. Semen
5. Kawat
6. Timah
7. Besi

Nah, itulah yang merupakan jenis dan contoh-contoh dari kerajinan bahan keras alami
dan buatan yang biasa dipakai untuk salah satu kerajinan dalam memenuhi sektor
pasar.

Baca juga: 100+ Nama Produk Kerajinan yang Keren & Belum Dipakai

Tips Membuat Kerajinan Bahan Keras


Untuk membuat kerajinan bahan keras memanglah tidak dapat asal-asalan apalagi
hasil dari kerajinan tersebut nantinya akan di dijual lagi. Nah, bagi kalian yang ingin
membuat kerajinan dari bahan keras. Saya berikan tips agar hasil kalian dapat
maksimum dan bisa memiliki harga yang tinggi.

1. Membuat Rancangan

Langkah pertama dalam pembuatan kerajinan bahan keras adalah awal dengan
membuat rancangan objek atau karya yang akan buat sesuai dengan keinginan.
Rancangan yang bagus dan detail tentunya akan mampu menghasilkan karya yang
lebih bagus lagi. Rancangan atau sketsa umunya digambar di sebuah kertas dengan
sedetail-detail mungkin.

2. Menyiapkan Alat dan Bahan

Selanjutnya adalah mempersiapkan semua peralatan dan bahan-bahan yang


diperlukan. Persiapakam alat dan bahan yang kualitas agar hasil yang didapat bisa
maksimal.

3. Membuat Kerajinan Sesuai Rancangan

Setelah semuanya siap, selanjutnya kita mulai membuat karya. Pertama buatlah
sebuah bagian dasar terlebih dahulu dari suatu kerajinan sehingga nantinya akan
mudah untuk dibentuk selain itu juga dapat mempercepat proses pembuatan.

4. Tahap Penyelesaian

Tahap finishing atau tahap guna merapikan hasil karajinan, yakni dengan
menghaluskan atau memberi hiasan dan beberapa tambahan lain sehingga
meningkatkan kualitas kerajinan tersebut.

Teknik Membuat Kerajinan Bahan Keras


Dalam hal ini, terdapat beberapa teknik yang digunakan untuk membuat kerajinan
bahan keras, di antaranya adalah:

Teknik Cor (Cetak Tuang)

Di Indonesia mulai mengenal teknik pengolahan perunggu ketika dimasa


kebudayaaan perunggu mulai masuk ke Indonesia, tentunya termasuk teknik cor ini.
Dalam ini ada beberapa produk kerajinan dari bahan perunggu dimasa itu contoh
sepertii gendering, perunggu, kapak, bejana, dan perhiasan-perhiasan. Dalam teknik
cor terbagi menjadi dua macam yang digunakanya diantaranya seperti:

Teknik Tuang Berulang (Bivalve)

Teknik yang digunakan untuk ini yaitu dengan menuang berulang kali yaitu dengan
memanfaatkan dari dua buah keping cetakan yang terbuat dari batu, selain itu dapat
digunakan berkali-kali sesuai dengan kebutuhan kita. Cetakan yang dibuat dengan
teknik tuang ini, dapat kita gunakan kembali meskipun sudah pernah digunakanya.

Pada teknik Bivalve seperti pada kegunaanya yakni digunakan untuk mencetak benda
yang lebih sederhana saja, baik dari bentuk ataupun pada hiasannya contoh seperti
wadah dan barang-barang lainya.

Teknik Tuang Sekali Pakai (A Cire Perdue)

Alat tuang sekali pakai merupakan teknik yang hanya dapat di lakukan sekali saja
atau tidak dapat lebih, selain itu alat ini hanya khusus untuk perunggu saja, dan pada
hal ini bentuk dan hiasannya lebih rumit diabanding yang lain. Contoh benda ini
seperti arca dan patung perunggu. Untuk menggunakan teknik ini, pertama kita harus
membuat model yang berasal dari tanah dulu.

Kemudian model tersebut dilapisi dengan menggunkan lilin, dan ditutup lagi dengan
menggunakan tanah liat, terakhir dibakar guna untuk mengeluarkan lilin tersebut
sehingga nantinya akan menjadi rongga. Selanjutnya tuangkan perunggu ke dalam
rongga tersebut.

Terakhir cetakan tanah liat dapat dipecah jika sudah dingin sehingga nantinya akan
terciptalah benda perunggu yang sesuai dengan keinganan kita atau sesuai pada
cetakan yang kita buat. Teknik sekali pakai ini hanya berguna untuk sekali saja.

Teknik Etsa

Kata Etsa yang berarti memakan, atau berkorosi, atau berkarat. Pada teknik etsa yang
berarti merendam bahan-bahan logam dengan larutan etsa atau yang dikenalnya
dengan bahan larutan asam. Larutan asam terdiri dari larutan asam organik, asam
mineral anorganik dan laruran campuran dari keduanya. Pada sebagian larutan asam
ini memiliki daya kikis yang baik terutama untuk benda-benda jenis logam.

Sedangkan pada beberapa asam lainnya hanya sedikit, bahkan terkadang tidak ada
pengaruhnya sama sekali. Berhasil atau tidaknya dalam mengetsa itu tergantung pada
pengaturan, pengawasan dan ketelitian pada daya ketahanan larutan asam pengetsa.
Contoh seperti:

1. Penerapan bahan penolak asam pada sebuah benda logam.


2. Cara dan ketrampilan dalam membuat desain, tujuan agar tetap terbuka melalui penggunaan
resist atau (bahan pelindung).
3. Dalam pengawasan membutuhkan perhitungan waktu, pengukuran dan pengikisan asam,
tujuan dari hal ini agar gambar etsa dapat muncul di permukaan logam seusai dengan derajat
keteraturan dan kedalaman yang sesuai keinginan kita.

Teknik Ukir

Teknik ini merupakan teknik dalam tahap penggunaan yang melalui tahap proses
pencukilan sehingga dengan demikian mampu membentuk cekungan atau cembungan
sesuai dengan polanya. Teknik ukir yang sudah dikenal sejak pada zaman Batu Muda,
di Indonesia.

Dimasa itu sudah banyak peralatan-peralatan yang dibuat dari batu, contoh seperti
perkakas-perkakas rumah tangga dan benda-benda seperti jenis gerabah. Seperti pada
umumnya benda-benda tersebut biasanya diberi ukiran geometris, seperti tumpal,
lingkaran, garis, swastika, ziq zaq, segitiga dan masih lagi.
Selain bermanfaat untuk hiasan, ukiran juga mengandung simbolis dan religius.
Berdasarkan dari jenisnya, teknik ukir terbagi menjadi beberapa jenis dinataranya
adalah : ukiran tembus, ukiran rendah, ukiran tinggi, dan ukuran utuh.

Teknik Ukir Tekan

Teknik ukir tekan merupakan sebuah teknik dalam proses pembuatan hiasan di atas
permukaan plat logam tipis dengan ketebalan 0,2 mm. Sedangkan untuk logam plat
kuningan ketebalan hingga mencapai 0,4 mm untuk plat logam tembaga. Alat untuk
teknik ukir tekan ini, berasal dari tanduk sapi dan kerbau, yang sudah dibentuk sesuai
dengan kebutuhan ukir tekan.

Selain itu kita juga dapat menggunakan bambu ataupun kayu sebagai bahan ukir
tekan. Cara menggunkan alat ukir tekan, kita hanya cukup menekan pada permukaan
benda tersebut dengan mengikuti bentuk sesuai motif dari gambar yang telah kita
ditentukan itu saja.

Teknik Bubut

Teknik bubut merupakan teknik yang membutuhakan alat pahat atau bubut yang
berfungsi untuk mengiris, menggaruk dan membentuk benda-benda sesuaui dengan
keinginan yang sudah ditentukanya.

Kelebihan teknik bubut ini mampu menghasilkan karya kerajinan yang simetris, bulat
dan rapi sehingga banyak yang menyukainya. Berikut adalah contoh karya kerajinan
dengan teknik bubut seperti asbak kayu, vas bunga dari kayu, dan benda-benda
mainan lainnya.

Teknik Anyam

Teknik anyam merupakan sebuah teknik kerajinan yang biasa dilakukan dengan cara
menumpang tindihkan atau yang dikenalnya dengan teknik menyilang-nyilangkan
bahan-bahan. Sehingga menjadi suatu karya anyaman yang indah dan rapi. Teknik
anyaman ini menggunakan bahan yang bersifat keras seperti bambu, rotan, plastik dan
lainnya.

Contoh Kerajinan Bahan Keras


Contoh aneka ragam produk yang dihasilkan dari kerajinan bahan keras. Berikut
adalah beberapa contohnya di antaranya:

1. Kerajinan Logam

Logam yang memiliki sifat keras, sehingga dengan demikian pengolahannya pun
membutuhkan teknik yang mungkin sedikit rumit, karena dalam teknik ini juga
memerlukan proses tahap pembakaran atau pemanasan. Contoh bahan logam seperti
besi, perunggu, emas, perak dan lain sebagainya.

Teknik Kerajinan Bahan Keras


Dengan menggunakan sistem cor, ukir, dan tempa yakni teknik yang sesuai dengan
bentuk yang sudah ditentukanya.

Fungsi Kerajinan

Kerajinan logam biasanya seringa digunakan untuk bahan pembuatan perhiasan dan
aksesoris lainya, yang kemudian berkembang menjadi benda hias dan fungsional
seperti gelas, wadah, bahkan hingga simbol kejuaraan-kejuaraan tertentu.

2. Kerajinan Bahan Keras dari Kayu

Hutan yang yang ada di Indonesia tentunya menjadikan negara kita sebagai ladang
bahan kayu terbesar. Begitu pula dengan karya kerajinan ukir yang banyak
menggunakan bahan utama dari kayu-kayu yang ada di hutan kita indonesia. Kayu
yang biasa digunakanya adalah seperti kayu jati, kayu mahoni, waru, sawo, nangka
dan masih banyak lagi.

Teknik Bahan Keras

Teknik ini hanya menggunakan teknik tatah ukir saja.

Fungsi Kerajinan

Kerajinan berbahan kayu selain menjadi benda yang memiliki kegunaan lain, juga
dapat digunakan sebagai benda-benda hias seperti mainan dan pernak-pernik lainnya.

Baca juga: 5 Ide Kreatif Membuat Kerajinan dari Bambu (dapat Dijadikan Ide
Bisnis)

3. Kerajinan Bambu

Di Indonesia, sudah menggunakan bambu untuk berbagai kebutuhan sejak zaman


dahulu, dimulai dari yang sederhana hingga yang rumit-rumit sekaligus. Berbagai
hasil produk kerajinan yang bernilai seni dan ekonomi yang tinggi banyak sekali
kerajinan tanagan yanag berasal dari bahan bambu. Contoh saja produk anyaman dari
Indonesia yang sudah digemari oleh mata dunia dengan berbagai motif dan bentuk
yang unik dan menarik.

Teknik Kerajinan Bahan Keras

Teknik dalam pembuatan kerajinan bahan alami yakni dengan teknik anyaman dan
teknik temple saja.

Fungsi Kerajinan

Biasanya aneka produk dari bambu lebih sering dibuat sebagai peralatan rumah
tangga dan sebagai benda hias lainya.
Baca juga: 30+Kerajinan Tangan Dari Kardus Bekas yang Mudah Dibuat Serta
Mempunyai Nilai Jual yang Tinggi

4. Kerajinan Rotan
Rotan merupakan salah satu hasil darai kekayaan alam di Indonesia, terutama pada
sebuah Pulau Kalimantan yang paling banyak menghasilkan rotan.

Teknik Kerajinan Bahan Keras

Tumbuhan rotan yang kuat dan lentur, sehingga menjadikannya bahan tersebut sangat
cocok untuk benda kerajinan tangan. Untuk teknik yang digunakanya adalah teknik
menganyam atau anyaman.

Fungsi Kerajinan

Produk kerajinan tangan dari rotan biasanya lebih sering digunakan pada kebutuhan
rumah tangga contoh seperti, meja kursi, lemari, tempat makanan, dan lain
sebagainya.

5. Kerajinan dari Batu

Selain kayu dan rotan di indonesia juga terdapat sumber alam yakni yang berupa
bebatuan. Dari berbagai jenis batu yang ada di daerah kita, ternyata Pulau Kalimantan
merupakan pulau yang mampu menghasilkan bebatuan warna yang unik.

Batu hitam yang keras dan batu padas yang berwarna putih dan coklat serna memiliki
sifat yang lunak, yang dapat kita manfaatkan sebagai salah satu bahan produk
kerajinan.

Teknik Kerajinan

Dalam teknik pengolahan bebatuan seperti pada umumnya teknik yang digunakanya
yakani dengan teknik pahat dan teknik ukir.

Fungsi Kerajinan Bahan Keras

Kerajinan batu juga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu jenis bahan hiasan interior
dan eksterior. Selain itu produk kerajinan dapat dibuat untuk perlengkapan aksesoris
busana atau penghias benda lainnya.

Baca juga: 9 Contoh Kerajinan Dari Tanah Liat dan Cara Membuatnya

6. Kerajinan Kaca Serat (Fiberglass)

Kaca serat atau fiberglass merupakan sebuah serat gelas yang berupa kaca cair yang
sudah di olah menjadi bentuk serat-serat tipis. Serat ini pada dasarnya diolah untuk
menjadi benang atau bahan tenun selanjutnya menjadi kain yang siap menhadi bahan
pakaian kita.
Kemudian, diolah lagi sehingga dapat menjadi bahan yang lebih kuat dan mampu
bertahan terutama terhadap korosi. Dalam proses pembuatan kerajinan fiberglass juga
memerlukan beberapa campuran laiya, contoh seperti:

 Cairan Resin atau minyak jenis resin yang bahan dasarnya dari minyak bumi dan residu.
 Katalis, met, serat fiber, polish atau sabun krim silicon kegunanya sebagai bahan pembuatan
cetakan.
 Talk untuk memekatkan warna.

Dalam hal ini cara membuatnya harus dengan perbandingan supaya nantinya dapat
memperoleh hasil yang maksimum dan lenih baik lagi. Jika pada zar cair atau resin
dan katalis dicampur, maka dengan demikian akan dapat berekasi dari cair berubah
menjadi padat dan keras dan berwarna bening serta mengkilap.

7. Kerajinan Bahan Keras dari Bambu

Ada banyak cara dalam membuat kerajinan dari bambu yang dapat kita manfaatkan
sebagai ide pokok dalam menciptakan sebuah kreatifitas kerajinan yang unik. Pada
dasarnya bahan bambu adalah bahan yang mudah untuk diutak-atik kerana sifatnya
yang memang kuat dan lentur.

8. Kerajinan Bahan Keras Dari Kaleng

Salah satu upaya yang dapat menangani pencemaran lingkungan adalah dengan cara
melakukan pendaur ulangan pada suatu barang bekas atau barang yang terbuang dan
tidak terpakai. Kita dapat melakukan hal tersebut terutama untuk mengubah barang
bekas kaleng menjadi barang kerajinan.

Mungkin tanpa kita sadari bahwa barang bekas kaleng dapat disulap menjadi
beberapa kerajinan yang unik dan menarik berikut adalah beberapa hasil kerajinan
bahan keras dari kaleng.

1. Tempat lilin dari bahan kaleng


2. Tempat alat lukis dari bahan kaleng
3. Panggangan mini dari kaleng bekas
4. Ornamen lampu lilin dari kaleng bekas
5. Lonceng angin dari kaleng bekas
6. Tempat sendok dan garpu dari kaleng bekas
7. Kompor mini dari kaleng bekas
8. Jam klasik dari kaleng
9. Kap lampu dinding
10. Pot bunga gantung dari kaleng bekas
PROGRAM KERJA PERPUSTAKAAN
SMP NEGERI 2 BATANG ANAI
KABUPATEN PADANG PARIAMAN
TAHUN PELAJARAN 2022/2023
STRUKTUR ORGANISASI PERPUSTAKAAN
SMP NEGERI 2 BATANG ANAI

PEMBINA

KEPALA SEKOLAH
ZULFAHMI, S.Pd

KEPALA PERPUSTAKAAN
ROSFIATI

ANGGOTA PERPUSTAKAAN
NELYA ARDINA
Mengetahui, Ketaping, Juli 2022
Kepala SMP N 2 Batang Anai Kepala Perpustakaan

Zulfahmi, S.Pd Rosfiati


Nip.197405071999031007 Nip.196310211987032002

Anda mungkin juga menyukai